Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search
Journal : MEDIC MEdical Dedication

SKRINING HBA1C PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAKUAN BARU KOTA JAMBI Armaidi Darmawan; Ima Maria; Wahyu Indah Dewi Aurora; Erny Kusdiyah; Nuriyah Nuriyah
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 5 No. 2 (2022): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Background: Diabetes mellitus (DM) is a chronic disease that can be evaluated through HbA1c examination. The hemoglobin A1c test is a test used to control blood sugar levels within 6 weeks to 3 months. Objective: This service aims to determine the HbA1c value in DM patients in the work area of the Pakuan Baru Health Center, so that the HbA1c results can be used as basic data for adherence to treatment and changes in healthy living behavior. Methods: Counseling on DM and HbA1C examination was conducted in SAGU (Sugar Aware) Village. Blood samples were taken and examined at the Emerald Clinical Laboratory, Jambi City. Results: The most abnormal HbA1c was found in the age range of 50-54 years and 64.81% had HbA1c values above the reference normal range (4.5-6.3%). Keywords: Diabetes Mellitus, HbA1c Abstrak Latar Belakang: Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang dapat dievaluasi melalui pemeriksaan HbA1c. Tes hemoglobin A1c merupakan tes yang dipergunakan untuk mengontrol kadar gula darah dalam waktu 6 minggu hingga 3 bulan. Tujuan: Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengetahui nilai HbA1c pada penderita DM di wilayah kerja Puskesmas Pakuan Baru, sehingga hasil HbA1c tersebut dapat dijadikan data dasar untuk kepatuhan menjalani pengobatan dan perubahan perilaku hidup sehat. Metode: Penyuluhan tentang DM dan pemeriksaan HbA1C dilakukan di Kampung SAGU (Sadar Gula). Sampel darah dibawa dan diperiksa ke Laboratorium Klinik Emerald, Kota Jambi. Hasil: HbA1c abnormal terbanyak ditemukan pada rentang usia 50-54 tahun dan 64,81% memiliki nilai HbA1c di atas batas normal rujukan (4,5-6,3%).
Skrining Kadar Vitamin D Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Tahtul Yaman Kota Jambi Herlambang Herlambang; Nyimas Natasha Ayu Shafira; Citra Maharani; Rina Nofri Enis; Susan Tarawifa; Anggelia Puspasari; Erny Kusdiyah; Amelia Dwi Fitri
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 5 No. 2 (2022): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Vitamin D is one of the nutritional components needed by the human body. This vitamin plays a role in maintaining healthy bones, teeth and muscles because it functions in terms of the absorption of calcium and phosphate. The need and function of vitamin D are also very influential on the condition of pregnancy for both mother and fetus because the compound 1,25 dihydroxy vitamin D (1,25(OH)2D) plays a role in the maintenance of cell function in the placenta. Another function of vitamin D is maintaining the mother's immune system properly. Fulfilment of vitamin D should be gradual from early pregnancy, and vitamin D deficiency causes pregnancy disorders and complications such as pre-eclampsia, premature birth, and stunted fetal growth. Examination of vitamin D levels is not included in routine pregnancy checks, so this service activity screens Vitamin D levels in pregnant women as an initial effort to prevent pregnancy disorders that can be triggered by low levels of vitamin D. A total of 24 pregnant women have received explanations and are willing to follow this activity. The service team collaborates with the Tahtul Yaman Health Center and also the PRODIA Laboratory in helping with the implementation of this service. The results of the Vitamin D examination showed that plasma Vitamin D levels were more in the insufficiency and deficiency categories, and only a small proportion had normal Vitamin D plasma levels. Based on these results, vitamin D screening should be included as an antenatal care program, and a thorough follow-up study should be carried out hereafter. Keywords: Antenatal care, Pregnancy, Vitamin D ABSTRAK Vitamin D merupakan salah satu komponen nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Vitamin ini berperan dalam menjaga kesehatan tulang, gigi dan juga otot karena memiliki fungsi dalam hal penyerapan kalsium dan fosfat. Kebutuhan dan fungsi dari vitamin D ini juga sangat berpengaruh pada kondisi kehamilan baik untuk ibu maupun janin, karena senyawa 1,25 dihidroksi vitamin D (1,25(OH)2D) berperan untuk pemeliharaan fungsi sel pada plasenta. Fungsi lain dari vitamin D adalah untuk menjaga sistem kekebalan tubuh ibu agar tetap melakukan fungsinya dengan baik. Pemenuhan vitamin D sebaiknya bertahap dari awal kehamilan, defisiensi Vitamin D berdampak pada timbulnya komplikasi kehamilan seperti preeklampsia, persalinan prematur, dan pertumbuhan janin terhambat. Pemeriksaan kadar vitamin D tidak termasuk dalam pemeriksaan rutin kehamilan, sehingga kegiatan pengabdian ini melakukan skrining kadar Vitamin D pada ibu hamil sebagai upaya awal pencegahan timbulnya gangguan kehamilan yang dapat dipicu oleh rendahnya kadar vitamin D. Sebanyak 24 orang ibu hamil telah mendapatkan penjelasan dan bersedia untuk mengikuti kegiatan ini. Tim pengabdian berkerja sama dengan puskesmas Tahtul Yaman dan juga Laboratorium PRODIA dalam membantu terselanggaranya pengabdian ini. Hasil pemeriksaan Vitamin D didapatkan kadar Vitamin D plasma lebih banyak dalam kategori insufisien dan defisien, sebagian kecil yang memiliki kadar plasma Vitamin D normal. Berdasarkan hasil tersebut, sebaiknya skrining Vitamin D dapat dimasukkan sebagai program pemeriksaan rutin kehamilan dan dilakukan kajian lanjutan secara menyeluruh. Kata kunci: Kehamilan, Vitamin D, Pemeriksaan Kehamilan
SKRINNING PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM): PEMERIKSAAN EKG DAN GULA DARAH SEWAKTU DALAM RANGKA HUT IDI KE 72 KOTA JAMBI Elvi Roza; Cicilia Nopita; Wahyu Indah Dewi Aurora; Erny Kusdiyah; Ima Maria
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 6 No. 1 (2023): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v6i1.25101

Abstract

ABSTRACT Non-communicable diseases (PTM) are diseases that are not transmitted from person to person or are known as chronic diseases. The development of PTM disease is generally slow and has a long duration. In Indonesia, the most NCDs aged 30-70 years are cerebrovascular disease (20.7%), ischemic heart disease (14.7%), diabetes (9.6%), tuberculosis (7%), hypertension (5.4%). %), chronic obstructive pulmonary disease (4.2%) and malignant tumors of the breast (1.7%). This activity was carried out on October 20, 2022 in Jambi City, which coincided with IDI's 72nd Anniversary in 2022. Where previously the participants would be recorded first as basic data before the examination. ECG examination and interpretation are carried out by a medical team who are experts in their field and blood sugar when carried out by a paramedic team and if there are abnormalities, consult a doctor who is competent in his field. On the EKG examination, 6 participants had abnormal ECG features, including: non-specific ST depression, Grade I Borderline AV Block, non-specific abnormal T waves, ectopic atrial rhythm, Left Ventricle Hypertrophy, and demand pacing e.c. ECG abnormalities. While checking blood sugar when 5 participants who had high blood sugar (> 140 mg/dl). From the screening conducted in the community, abnormal EKG images were found and people with high blood sugar were asymptomatic, which could be dangerous if not managed further. The need for monitoring of non-communicable diseases from the relevant health agencies. Keywords: Non-communicable Diseases, EKG, Temporary Blood Examination   ABSTRAK Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyakit yang tidak ditularkan dari orang ke orang atau dikenal penyakit kronis. Perkembangan penyakit PTM pada umumnya lambat dan memiliki durasi yang panjang.  Diindonesia PTM yang terbanyak diusia 30-70 tahun adalah penyakit pembukuh darah otak (20,7%), penyakit jantung iskemik (14,7%), diabetes (9,6%), tuberculosis (7%), hipertensi (5,4%), penyakit paru obstruksi kronis (4,2%) dan tumor ganas pada payudara (1,7%). Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2022 di Kota Jambi yang bertepatan dengan HUT IDI ke-72 tahun 2022. Dimana sebelumnya peserta akan didata terlebih dahulu sebagai data dasar sebelum pemeriksaan. Pemeriksaan EKG serta intepretasi dilakukan oleh tim medis yang ahli dibidangnya dan Gula darah sewaktu dilakukan oleh tim paramedis dan apabila terdapat kelainan maka dikonsultasikan ke dokter yang berkompeten dibidangnya. Pada pemeriksaan EKG didapatkan 6 peserta memiliki gambaran EKG abnormal antara lain: ST depresi non spesifik, AV Block Grade I Borderline, T wave abnormal non specific, ectopic atrial rhythm, Left Ventricle Hypetrophy, dan demand pacing e.c. abnormal EKG. Sedangkan pemeriksaan gula darah sewaktu 5 peserta yang memiliki gula darah tinggi (>140mg/dl). Dari skrining yang dilakukan pada masyarakat, masih ditemukan gambaran EKG abnormal dan masyarakat dengan gula darah tinggi dengan kondisi tanpa gejala, yang bisa berbahaya jika tidak ditatalaksana lebih lanjut. Perlunya pemantauan penyakit tidak menular dari instansi kesehatan yang terkait. Kata Kunci: Penyakit Tidak Menular, EKG, Pemeriksaan Darah Sewaktu
FAKTOR YANG MEMENGARUHI CAKUPAN IMUNISASI DASAR LENGKAP DI KOTA JAMBI SAAT PANDEMI COVID-19 Huntari Harahap; wahyu indah dewi aurora; Erny Kusdiyah; Armaidi darmawan; Erina Shinta Anggraini
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 6 No. 1 (2023): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v6i1.26608

Abstract

ABSTRACT Covid-19 has created fear for parents to immunize their toddlers at health facilities and the enactment of government regulations resulting in a change in immunization coverage nationally. This study aims to determine the factors that affect complete basic immunization coverage in Jambi City during the COVID-19 pandemic. This research is an analytic observational study with a cross-sectional approach. The research subjects were mothers with toddlers over 24 months who had an MCH book. Respondents were taken using a stratified random sampling technique with a total of 102 respondents. All respondents were given a research questionnaire and viewed the completeness of basic immunization in the MCH handbook. The relationship between variables was analyzed using the Chi-Square bivariate test. It was found that 68 toddlers (66.7%) had complete basic immunization status. Factors that influence the completeness of basic immunization are family support, education, knowledge, mothers' fear of COVID-19, health facilities for basic immunization services, and the implementation of the PSBB. From the results of the study, it can be concluded that family support has a relationship with complete basic immunization coverage in Jambi City during the COVID-19 pandemic. ABSTRAK Covid-19 menimbulkan ketakutan bagi orang tua untuk memberikan imunisasi pada balita ke fasilitas kesehatan serta adanya pemberlakuan peraturan pemerintah sehingga terjadi perubahan cakupan imunisasi secara secara nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi cakupan imunisasi dasar lengkap di Kota Jambi saat pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan observasioanal analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian yakni ibu dengan balita diatas 24 bulan yang memiliki buku KIA. Responden diambil menggunakan teknik stratified random sampling dengan jumlah responden sebanyak 102 orang. Seluruh responden diberikan kuesioner peneltian dan dilihat kelengkapan imunisasi dasar pada buku KIA. Hubungan antar variabel dianalisis menggunakan uji bivariat Chi-Square. Didapatkan 68 balita (66,7%) memiliki status imunisasi dasar lengkap. Faktor yang memengaruhi kelengkapan imunisasi dasar adalah dukungan keluarga, pendidikan, pengetahuan, ketakutan ibu terhadap COVID-19, fasilitas kesehatan layanan imunisasi dasar, dan pemberlakuan PSBB. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dukungan keluarga yang memiliki hubungan dengan cakupan imunisasi dasar lengkap di Kota Jambi saat pandemi COVID-19.
EDUKASI BERKELOMPOK UNTUK PENINGKATAN KEPATUHAN TERAPI PADA ODHIV DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWASARI KOTA JAMBI Kusdiyah, Erny; Darmawan, Armaidi; Aurora, Wahyu Indah Dewi; Harahap, Huntari; Syauqy, Ahmad; Nuriyah, Nuriyah
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 7 No. 2 (2024): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HIV/AIDS infection (ODHIV) remains a significant public health issue in Indonesia. One of the main challenges in managing HIV/AIDS is adherence to antiretroviral (ARV) therapy among ODHIV. Low adherence can lead to drug resistance, decreased quality of life, and increased risk of virus transmission. Factors influencing ARV adherence include stigma, discrimination, and the knowledge of ODHIV about the therapy. Education was conducted through group counseling, starting with a pre-test to assess participants' knowledge about HIV treatment. After the pre-test, a counseling session on "The Importance of ARV Adherence for People Living with HIV" was held, concluding with a post-test. A total of 27 participants took part in this activity, with the majority being male (59%) and the largest age group being 20-30 years (41%). Pre-test results indicated that 44% of participants had a low initial understanding. However, post-test results showed a significant improvement; 37% of participants scored in the 71-80 range, and another 37% scored in the 81-90 range. These results indicate that the education provided successfully enhanced participants' understanding of the importance of ARV adherence. Despite the improvements, challenges remain regarding adherence, particularly for those lacking family support. This highlights the need for additional strategies to enhance social support for ODHIV. Participation in this activity was predominantly male, with most participants having a high school education. The post-test results confirmed a significant increase in understanding compared to the pre-test. Puskesmas and community health workers should conduct regular monitoring and evaluation of ARV adherence to prevent loss to follow-up in treatment.
PELATIHAN IDENTIFIKASI ZAT-ZAT BERBAHAYA PADA MAKANAN UNTUK PETUGAS KESEHATAN DI PUSKESMAS SIMPANG KAWAT KOTA JAMBI aurora, Wahyu Indah Dewi; Darmawan, Armaidi; Kusdiyah, Erny; Harahap, Huntari; Syauqy, Ahmad; Nuriyah, Nuriyah
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 7 No. 2 (2024): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Puskesmas plays a vital role in food safety supervision, including the identification of hazardous substances in food that can cause health issues, such as anemia. The knowledge of healthcare workers regarding food additives and colorants is crucial to protect the community from these risks. Community service activities were conducted at Puskesmas Simpang Kawat, Jambi City, involving 32 healthcare workers. The training program was designed to enhance their ability to identify hazardous substances such as borax, formalin, and metanil yellow, with both theoretical material and practical examination. Participants' knowledge was assessed before and after the training and subsequently analyzed using SPSS. The training participants, the majority aged 35-50 years (72%), showed a significant increase in knowledge before and after the training. The results of the pre-test and post-test questionnaires indicated a significant relationship regarding their understanding of hazardous substances before and after the training. This training not only improved technical knowledge but also boosted the confidence and motivation of healthcare workers. They are nowcapable of conducting accurate inspections in the field and educating the community about the dangers of hazardous substances in food. This initiative successfully enhanced the skills and knowledge of healthcare workers at Puskesmas Simpang Kawat in identifying hazardous substances. With improved knowledge, they can actively contribute to food safety and raise community awareness, potentially creating a positive longterm impact on public health. ABSTRAK Puskesmas berperan penting dalam pengawasan keamanan pangan, termasuk identifikasi zat berbahaya dalam makanan yang dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti anemia. Pengetahuan petugas kesehatan mengenai bahan tambahan dan pewarna makanan sangat krusial untuk melindungi masyarakat dari risiko tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Puskesmas Simpang Kawat, Kota Jambi, melibatkan 32 petugas kesehatan. Program pelatihan dirancang untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengidentifikasi zat berbahaya, seperti boraks, formalin, dan metanil yellow, dengan materi teoretis dan praktik pemeriksaan. Peserta akan dinilai pengetahuannya sebelum dan setelah pelatihan untuk selanjutnya dianalisis menggunakan spss. Peserta pelatihan, yang mayoritas berusia 35-50 tahun (72%), menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan sebelum dan setelah pelatihan. Hasil kuisioner pre-test dan post-test menunjukkan adanya hubungan yang signifikan terkait pemahaman mereka tentang zat berbahaya sebelum dan setelah pelatihan. Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan teknis, tetapi juga kepercayaan diri dan motivasi petugas kesehatan. Mereka kini mampu melakukan pemeriksaan akurat di lapangan dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya zat berbahaya dalam makanan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan dan pengetahuan petugas kesehatan di Puskesmas Simpang Kawat dalam identifikasi zat berbahaya. Dengan pengetahuan yang lebih baik, mereka dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan pangan dan meningkatkan kesadaran masyarakat, berpotensi memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesehatan masyarakat.
PELATIHAN AKTIVITAS FISIK YOGA DAN SKRINING DISLIPEMIA PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS PAKUAN BARU Harahap, Huntari; Kusdiyah, Erny; Zamzami , Mhd Usni; Darmawan, Armaidi; Tarawifa, Susan
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 7 No. 2 (2024): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Hypertension is the second most common disease out of the ten most common diseases in Jambi Province, and in 2022, the number of hypertension sufferers in Jambi Province will be around 25.48%. The priority of hypertension management is to prevent and control blood pressure, one of which is through yoga and physical activity. This community service aims to provide non-pharmacological therapy for hypertension patients at the Pakuan Baru Health Center. Community service measures blood pressure and yoga training for hypertension sufferers and conducts dyslipidemia screening with 16 participants with hypertension. Community service activities found that the blood pressure of participants was at most 50% suffering from Level 1 Hypertension, as many as 81.25% experienced hypercholesterolemia, and all participants underwent non-pharmacological yoga therapy. Periodic non-pharmacological treatment is needed to control blood pressure and cholesterol in hypertension sufferers. Keywords: Physical Activity, Yoga, Hypertension, Dyslipidemia ABSTRAK Hipertensi merupakan penyakit terbanyak kedua dari 10 penyakit terbanyak di Provinsi Jambi dan pada tahun 2022 jumlah penderita hipertensi di Provinsi Jambi sekitar 25,48%. Prioritas penatalaksanaan hipertensi yakni mencegah dan mengontrol tekanan darah, salah satunya dengan aktivitas fisik yoga. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini sebagai terapi non-farmakologi pada pasien hipertensi yang ada di Puskesmas Pakuan Baru. Pengabdian kepada masyarakat pengukuran tekanan darah, pelatihan yoga pada penderita hipertensi serta melakukan skrining dislipidemia dengan jumlah peserta 16 orang penderita hipertensi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat didapatkan tekanan darah peserta paling banyak 50% menderita Hipertensi Tingkat 1, sebanyak 81,25% mengalami hiperkolesterolemia, semua peserta melakukan terapi non-farmakologi yoga. Dibutuhkan terapi nonfarmakologi berkala untuk mengontrol terkanan darah dan kolesterol pada penderita hipertensi. Kata Kunci : Aktivitas_Fisik, Yoga, Hipertensi, Dislipidemia
HEALTH EDUCATION ON FAMILY MEDICINE PRINCIPLES FOR PROLANIS DIABETES MELLITUS GROUPS AT A PRIMARY CARE CENTER IN JAMBI CITY Darmawan, Armaidi; aurora, Wahyu Indah Dewi; Kusdiyah, Erny; Syauqy, Ahmad; Sulistiawan, Andika; Nuriyah, Nuriyah
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 7 No. 2 (2024): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a growing public health concern worldwide, including in Indonesia. The Indonesian Chronic Disease Management Program (PROLANIS) aims to empower individuals and families affected by DM through community-based health education. This study employed an educational intervention delivered through a counseling session on the importance of family medicine principles and dietary management for DM patients. A pre-test was administered to assess the participants' baseline knowledge, followed by the educational session, and concluded with a post-test. A total of 37 participants were involved in this activity, the majority of whom were middle-aged women with a senior high school level of education. Pre-test results indicated that 57% of participants had a low level of understanding. However, the post-test revealed a significant improvement, with 76% of participants achieving a score in the 6-10 range. Nevertheless, some participants still required further guidance. Despite the observed increase in knowledge, the application of family medicine principles within the PROLANIS program in the working area of the Rawasari Community Health Center remains suboptimal. The active engagement of participants during the question-and-answer session highlighted the need for additional support in implementing these principles. The educational program successfully enhanced participants' understanding of diabetes management. However, continuous monitoring and periodic evaluation by the Community Health Center and community health workers (cadres) are necessary to improve the application of family medicine principles within the PROLANIS program in its designated area. Keywords: Diabetes Mellitus, PROLANIS, Family Medicine
SKRINING STUNTING PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG KAWAT KOTA JAMBI aurora, Wahyu Indah Dewi; Darmawan, Armaidi; Kusdiyah, Erny; Harahap, Huntari
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 7 No. 1 (2024): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v7i1.32916

Abstract

ABSTRACTStunting has long-term effects along children life time. Stunted children are at risk for growth disorders, intelligence, metabolic disorders, etc. Assessment and evaluation the impacts of stunting toddlers is very important to determine what policies will be carried out afterwards to deal with the problem. The purpose of this activity is to screen children with stunting in elementary schools in the working area of the Simpang Kawat Health Center in Jambi City. This activity held on August 10, 2023. The location of the activity carried out at State Elementary School 179 Jambi City, in the working area of the Simpang Kawat Health Center in Jambi City. This Community Service activities expected to help Simpang Kawat Health center for overcoming stunting by conducting screening, providing counseling and also providing multivitamins to elementary school-age children. From these results it can be seen that most of the participants 62% were women and 37.7% men. In the nutritional status examination based on BMI / U, students with underweight nutritional status were 11.47%, students with overweight nutritional status were 9.8% and normal nutritional status was 78.7%. In the examination of nutritional status based on TB / U, students with short stature results were 37.7% and students with normal results were 62.3%.Keywords: stunting, primary school age children, screening ABSTRAKAnak dengan stunting memiliki efek jangka panjang yang tidak sebaik anak normal, anak stunting berisiko untuk mengalami gangguan tumbuh kembang, kecerdasan, gangguan metabolic, dll. Penilaian dan evaluasi dampak apa yang telah terjadi pada balita Stunting sangat penting untuk dapat menentukan kebijakan apa yang akan dilakukan setelahnya untuk menangani masalah tersebut. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan skrining anak-anak dengan stunting yang ada di Sekolah Dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 10 Agustus 2023. Lokasi kegiatan berada di Sekolah Dasar Negeri 179 Kota Jambi, di wilayah kerja Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini diharapkan dapat membantu mitra dalam penanggulangan stunting dengan cara melakukan skrining, pemberian penyuluhan dan juga adanya pemberian multivitamin pada anak usia Sekolah Dasar. Dari hasil tersebut terlihat bahwa sebagian besar peserta 62% adalah perempuan dan 37,7% laki-laki. Pada pemeriksaan status gizi berdasarkan IMT/U siswa dengan status gizi underweight sebanyak 11,47%, siswa dengan status gizi overweight 9,8% dan status gizi normal adalah 78,7%. Pada pemeriksaan status gizi berdasarkan TB/U siswa dengan hasil perawakan pendek adalah sebanyak 37,7% dan siswa dengan hasil normal adalah 62,3%. Kata kunci: Stunting, Anak Usia Sekolah Dasar, Skrining
DETEKSI DINI OBESITAS ANAK PASCA PANDEMI COVID-19 DAN EDUKASI DI SEKOLAH DASAR NEGERI 022IV JAMBI Harahap, Huntari; Tarawifa, Susan; Aurora, Wahyu Indah Dewi; Kusdiyah, Erny; Maria, Ima
Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA Vol. 7 No. 1 (2024): MEDIC. Medical dedication
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/medicaldedication.v7i1.32952

Abstract

ABSTRACTThe COVID-19 pandemic has brought about significant alterations in human activities, affecting individuals across all walks of life, including school-age children. These changes in activity patterns have had implications for health, particularly in the realm of obesity. Childhood obesity can lead to an increased incidence of chronic diseases in the future, such as hypertension and diabetes mellitus. Community engagement efforts have been undertaken with the aim of early detection of obesity through nutritional screening and educational interventions. This initiative was carried out at Public Elementary School 022/IV Jambi, with a participant cohort of 50 individuals representing students from grades 2 to 5. Anthropometric measurements were conducted on all students, followed by the provision of educational sessions. The nutritional screening results revealed 32% of children classified as normal, while 68% were identified as malnourished, and 30% were classified as obese. Regular monitoring and evaluation by relevant stakeholders are imperative to mitigate the incidence of malnutrition, particularly obesity, in children.Keywords: pandemic, obesity, nutrition, students ABSTRAKSelama masa pandemi covid-19 terjadi perubahan yang signifikan terhadap aktivitas manusia (sedentary life) tanpa terkecuali, salah satunya adalah siswa sekolah. Perubahan aktivitas ini berdampak pada kesehatan, yakni obesitas. Obesitas pada anak dapat meningkatkan kejadian penyakit kronis di masa mendatang, seperti hipertensi dan diabetes mellitus. Pengabdian masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk deteksi dini obesitas melalui skirining gizi serta pemberian edukasi. Kegiatan ini dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 022/IV Jambi dengan jumlah peserta 50 orang yang mewakili siswa kelas 2-5. Pengukuran antropometri dilakukan pada seluruh siswa, kemudian siswa diberikan edukasi. Hasil skrining gizi didapatkan 32% anak normal, dengan 68% anak malnutrisi, 30% anak obesitas. Diperlukan pemantauan dan evaluasi berkala dari pihak-pihak terkait untuk menurunkan kejadian malnutri, khususnya obesitas pada anak.Kata kunci: pandemi, obesitas, gizi, siswa
Co-Authors Agung Prasetio ahmad syauqi, ahmad Ahmad Syauqy Ahmad Syauqy Ahmad Syauqy Amalia, Fenny Amatullah, Afifah Ameli Dwi Fitri Amelia Dwi Fitri Amelia Dwi Fitri Amelia Dwi Fitri Amelia Dwi Fitri Amelia Dwi Fitri Amelia Dwi Fitri, Amelia Dwi Amelia, Wulan Rizky Anati Purwakanthi, Anati Andika Sulistiawan Anggelia Puspasari Annissa Delfira Aras, Rudi Berlian Panji Arini Putri Antika Armaidi Darmawan Asro Hayani Harahap Asro Hayani Harahap Asro Hayani Harahap Asro Hayani Harahap Attiya Istarini Ave Olivia Rahman Azairin, Laura Prima Azzahra Sarah Fatimah Ramadhanti Budi Justitia Budi Justitia Cicilia Nopita Citra Maharani Delfira, Annisa dewi, hasna Dhea Assyifa Dianisa, Giva Ega Benita Elfiani Eliezer, Victor Elvi Roza Enis, Rina N. Erina Shinta Anggraini Esa Indah Ayu, Esa Indah Essy Octavia Fadillah, Tanty Fadli Fadli Faila Sufa Fairuz Quzwain Fairuz, Fairuz Fakhri, Ayushia Generosa Fatimah, Firda Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Gading, Patrick William Guspianto Guspianto Hanina Harahap, Asro Hayani Hasibuan, Mhd Usni Zamzami Hasmita, Debby Herlambang Herlambang Herlambang Herlambang HERLAMBANG HERLAMBANG Herlambang Herlambang Hiratna, Hiratna Hulwa Atika Adilita Humaryanto Humaryanto, Humaryanto Huntari Harahap Ima Maria indah ayu dia, Esa Intan Karnina Putri Iskandar, Mirna Marhami Ismi Nurwaqiah Ibnu Kashmir, Arifin Kurniawan Keisya Dzikrina Putri Kennedy Artahsasta Gonbei Khairunnisa, Dhia Fairuz Kharisma, Made Deva Khoirunnisa' Mufiidatun Ummah ZA Lipinwati ., Lipinwati Lisa Susanti Mahendra, Mhd Habib Dwi Makmur, M. Jufri Maria Estela Karolina Maria, Ima Mayani, Gita Miftahurrahmah Miftahurrahmah, Miftahurrahmah Moniga, Agra Farellio Muhammad Anggamguna Mulyadi, Deri Mursalin, Adhywira Nabila Putri, Zahra Nur, Amrizal Muhammad NURIYAH Nuriyah Nuriyah Nuriyah, Nuriyah Nurul Izza Nyimas Natasha Ayu Shafira Octaviani, Jelica Oxalis, Siti Chalista Zaisha Putri Sari Wulandari Putri, Nadhilah Rahmadani, Firinia Raihanah Suzan Ramadhan, Ghozi F. Ratna Sugiati Riasari, Vonna Rina Nofri Enis Rina Nofrienis Rita Halim rizkiyani noor, amadea Rohman, Umi Rofiqul Jannah Shabrina Nadilah Zahra Subhan, Rahmatika Sugianti, Ratna Sugiarti, Ratna Sugiati, Ratna Susanti, Febriyolla Suzan, Raihanah Tarawifa, Susan Tia Wida Ekaputri Viapita, Brilianti Wahyu Indah Dewi Aurora Wahyuningtias, Isna Rizkia William Gading, Patrick Zami, Muh. Husni Zam Zamzami , Mhd Usni Zul Andriatha