Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Analisis Gaya Penulisan Iksaka Banu dan Kurnia Effendi dalam Novel Pangeran Dari Timur: Sebuah Kajian Literatur Komparatif Farah Tazkyatun; Nensilianti, Nensilianti; Syamsudduha, Syamsudduha
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3521

Abstract

Penelitian ini menggunakan teori sosiologi sastra untuk menganalisis aspek sosiologi pengarang dalam karya sastra, dengan fokus pada dua pengarang, Iksaka Banu dan Kurnia Effendi. Melalui analisis data, gaya penulisan keduanya dalam mendeskripsikan seni lukis, tempat, dan bangunan dalam novel "Pangeran dari Timur" dibandingkan dengan pendekatan deskripsi realistis (objektif) dan impresionistis (subjektif). Hasilnya menunjukkan bahwa gaya penulisan mereka dipengaruhi oleh latar sosial dan kehidupan pengarang, dengan Iksaka Banu cenderung menggunakan pendekatan realistis yang merinci objek secara faktual, sedangkan Kurnia Effendi lebih cenderung kepada deskripsi impresionistis yang menekankan interpretasi subjektif. Hasil penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana latar belakang sosial dan pengalaman individu dapat memengaruhi gaya penulisan dalam karya sastra, serta pentingnya memahami pendekatan deskripsi objek dalam konteks realistis dan impresionistis dalam kajian sastra.
Kesantunan Berbahasa dalam Talkshow “Perempuan Bicara” Dokumentasi Videografi Tahun 2022 di Channel Youtube TV One Kajian Pragmatik Yuditha, Yuditha; Syamsudduha, Syamsudduha; Andi Agussalim Aj
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa pada talkshow Perempuan Bicara berdasarkan kajian pragmatik. Fokus penelitian ini adalah strategi kesantunan berbahasa dan prinsip kesantunan berbahasa dalam talkshow Perempuan Bicara. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh tuturan antara pembawa acara dan narasumber dalam talkshow Perempuan Bicara. Sumber data dalam penelitian ini adalah adalah video youtube acara talkshow Perempuan Bicara yang ditayangkan di TV One. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini teknik analisis isi. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat dua strategi kesantunan berbahasa yang digunakan oleh penutur dan lawan tutur yakni strategi kesantunan positif dan strategi kesantunan negatif. Prinsip kesantunan berbahasa yang ditemukan dalam penelitian ini berupa maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim pemufakatan, maksim kesederhanaan dan maksim kesimpatian.
Tindak Tutur Ilokusi dalam Wacana Pro dan Kontra Media Sosial pada Platform Instagram dan Youtube Pali', Arnovlin Evilin; Syamsudduha, Syamsudduha; Sultan, Sultan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4023

Abstract

Pragmatik merupakan aktivitas bertutur tidak hanya terbatas pada penuturan sesuatu, tetapi juga melakukan sesuatu atas dasar tuturan itu. Austin dalam Rusminto (2009:74) mengemukakan bahwa aktivitas bertutur tidak hanya terbatas pada penuturan sesuatu, tetapi juga melakukan sesuatu atas dasar tuturan itu. Pendapat Austin ini didukung oleh Searle menyatakan bahwa unit terkecil komunikasi bukanlah kalimat, melainkan tindakan tertentu, seperti membuat pernyataan, pertanyaan, peritah, dan permintaan Media sosial merupakan media komunikasi yang efektif, tranparasi dan efisien serta memiliki peran penting sebagai agen perubahan dan pembaharuan. Penggunaan media sosial merupakan sebuah jembatan penghubung yang bisa membantu semua kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat, sebagai proses mengalihkan pandangan masyarakat dari tradisional ke pandangan masyarakat modern. Dengan menganalisis wacana pro dan kontra media sosial pada platform Instagram dan Youtube. Metode penelitian yang digunakan adalah deksriptif kualitatif. Sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah teknik deskriptif analisis. Adapun bentuk tindak tutur ilokusi: 5 kutipan, jenis tindak tutur ilokusi; Asertif: 4 kutipan, Direktif: 1 kutipan, Komisif: 1 kutipan, Ekspresif: 3 kutipan, dan Deklaratif: 1 kutipan.
"Pappaseng and Deep Learning: A Perspective on Strengthening Student Character through Local Wisdom" Syamsudduha, Syamsudduha; Ita Rosvita; Muhammad Ilham
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 4 (2025): Penulis dari 3 negara (Indonesia, Jerman dan Turki)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i4.7128

Abstract

This study aims to examine the integration of local wisdom values from Pappaseng of the Bugis tradition through a deep learning approach to support the strengthening of students’ character. Pappaseng contains moral messages such as work ethic (reso), mutual cooperation, solidarity, religiosity, scholarship, and health. These messages are relevant to the principles (outcomes) embedded within deep learning. The study investigates whether the values of Pappaseng align with the dimensions of deep learning, which emphasize meaningful understanding, self-reflection, the development of social attitudes, and the connection of knowledge to real life contexts using a qualitative methodology based on literature review. The findings indicate that integrating these two concepts can lead to a more holistic learning process that combines mastery of knowledge, critical thinking skills, strong moral formation, and a solid cultural identity. This synergy has the potential to cultivate a generation that is intellectually capable, honest, resilient in the face of global changes, and beneficial to society.
Kesulitan Guru Dalam Pembelajaran Bahasa Arab Berdasarkan Kurikulum 2013 Di MTs Negeri Gowa Salmawati, Salmawati; Syamsudduha, Syamsudduha; Kasim, Amrah
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 17 No. 2 (2019): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1047.723 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini membahas tentang “Kesulitan Guru dalam Pembelajaran Bahasa Arab Berdasarkan Kurikulum 2013 di MTS Negeri Gowa”. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dan jenisnya adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu sumber data primer yakni guru yang mengajarkan mata pelajaran Bahasa Arab di Madrasah Tsanawiyah Negeri Gowa dan sumber data sekunder berupa dokumentasi penting menyangkut profil sekolah, dokumen kurikulum, petunjuk teknis pengembangan silabus untuk mata pelajaran bahasa Arab. Adapun kesulitan Guru dalam pembelajaran Bahasa Arab berdasarkan Kurikulum 2013 di MTS Negeri Gowa antara lain: 1) kesulitan yang dialami dalam merencanakan pembelajaran adalah menganalisis Kompetensi inti (KI), Kompetensi Dasar (KD), Merumuskan Indikator, merumuskan tujuan pembelajaran, Media dan Metode yang akan digunakan, 2) Kesulitan dalam melaksanakan pembelajaran adalah menerapkan pendekatan scientific yang mengarahkan pembelajaran berpusat kepada peserta didik, akan tetapi minimnya minat belajar bahasa Arab sehingga peserta didik kurang memperhatikan pelajaran serta menganggap bahwa bahasa Arab itu susah untuk dipelajari, dan 3) Kesulitan dalam menilai hasil pembelajaran yaitu pada tekhnik penilaian sikap sulit dalam menumbuhkan sikap mandiri dan gemar membaca dalam diri peserta didik. Kemudian pada tekhnik penilaian pengetahuan dan keterampilan yaitu karena dalam suatu ruangan terlalu banyak jumlah peserta didik sedangkan alokasi waktu yang disiapkan terbatas sehingga peserta didik tidak memiliki kesempatan melakukan unjuk kerja demikian juga halnya dengan proyek dan portofolio belum berjalan sesuai dengan langkah-langkah penilaian karena guru belum memahami tekhnik penilaian tersebut. Kata Kunci: Kesulitan Guru, Bahasa Arab, Kurikulum.
AFIKS PEMBENTUK VERBA DALAM BAHASA BUGIS PADA KARANGAN BEBAS SISWA KELAS VII SMP MUHAMMADIYAH SOPPENG Dini, Dini; Syamsudduha, Syamsudduha; Hajrah, Hajrah
Journal Studies in Indonesian Language and Literature Vol. 1 No. 2 (2024): Journal Studies in Indonesian Language and Literature
Publisher : Journal Studies in Indonesian Language and Literature

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is a descriptive qualitative research which aims to describe the types and meanings of verb-forming affixes in Bugis language in students' free essays. Data and data sources in this research are written data in the form of words containing verb-forming affixes. The data collection technique used in this research is document analysis which is morphological study with note-taking technique. The analysis technique includes data reduction, data presentation and conclusion drawing. Based on the results of data analysis, the types and meanings of verb-forming affixes in students' free essays were found. (1) types of verb-forming affixes in Bugis language, namely prefix maG-, mappa-, mappasi-, infix -ul-, suffix -i-, confix pa-...-i. (2) The meaning of affixes forming verbs in Bugis language, namely prefix maG-, doing an action, mappa- making an activity. The meaning of the infix -ul- to do an action. The meaning of the suffix -i, states the command and means to cause as mentioned in the base word. The meaning of the confix pa-...-i, means to make something.
KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN TEKS CERITA RAKYAT BUGIS SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 MAROS Asriani; Syamsudduha, Syamsudduha; Asri, Aswati
Journal Studies in Indonesian Language and Literature Vol. 1 No. 2 (2024): Journal Studies in Indonesian Language and Literature
Publisher : Journal Studies in Indonesian Language and Literature

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the reading comprehension ability of Bugis folklore texts of class X students of SMA Negeri 2 Maros. This research is descriptive quantitative. The population in this study were all class X students totaling 134 people. The sample set as many as 100 students using simple random sampling technique . The data analysis technique used to collect data in this study is the reading test technique. The data to be collected were analyzed using descriptive analysis techniques. The results showed that the ability to read comprehension of Bugis folklore texts of class X students of SMA Negeri 2 Maros was declared incapable. This can be seen in the percentage of students who scored ≥75 as many as 69 people with a percentage (69%) in the category of not being able to reach the set criteria of 75%.
PELAKSANAAN QUALITY CONTROL PROSES PEMBELAJARAN PADA PASCASARJANA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) ALAUDDIN MAKASSAR Yani, Ahmad; Arsyad, Azhar; Syamsudduha, Syamsudduha; S, Arifuddin
Jurnal Diskursus Islam Vol 6 No 3 (2018): December
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v6i3.6739

Abstract

Hasil penelitian terkait quality control terhadap proses pembelajaran menunjukkan bahwa pelaksanaan quality control pada perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi hasil pembelajaran telah dilaksanakan sesuai standar yang ditetapkan baik internal maupun berdasarkan standar nasional pendidikan tinggi (SNPT), dengan indikator tersedianya program tahunan maupun semester, dan kalender akademik yang menjadi acuan dalam proses pembelajaran, penyediaan sarana dan prasarana pembelajaran, dan tersedianya RPS/Silabus. Adapun program yang dilakukan Pascasarjana terkait dengan quality control, yakni: 1) pelaksanaan rapat edukasi setiap awal tahun akademik berjalan yang bertujuan untuk mengevaluasi pembelajaran yang telah terlaksana sekaligus mendengarkan masukan-masukan dan aspirasi dosen dalam rangka peningkatan mutu dan proses penyelenggaraan pendidikan, 2) control terhadap kehadiran dosen kegiatan pembelajaran, 3) control pelaksanaan tugas dosen dengan mekanisme penilaian course evaluation survey yang terintegrasi dengan sistem informasi akademik, 3) control yang dilakukan oleh pengelola program studi terkait dengan terhadap pelaksanaan pembelajaran baik secara langsung di ruangan, maupun melalui absensi setelah perkuliahan dilaksanakan, 4) control yang dilakukan oleh ketua program studi terkait kesesuaian materi yang diberikan oleh dosen dengan silabi yang telah dibuat dan disetujui melalui instrumen jurnal perkuliahan, 5) kontrol pelaksanaan evaluasi terkait ujian yang dilaksanakan baik ujian semester maupun ujian lainnya seperti ujian kualifikasi proposal, hasil tutup maupun ujian terbuka (promosi). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dinyatakan bahwa pelaksanaan quality control di Pascasarjana Universitas Islam Alauddin Makassar dilaksanakan dengan menerapkan konsep mutu yang lebih mengacu pada standar-standar, baik itu standar nasional pendidikan tinggi maupun standar mutu internal yang ditetapkan olen lembaga, dan belum sepenuhnya mempertimbangkan kebutuhan pasar serta keinginan konsumen (stakeholders). Hal ini menguatkan teori mutu yang dikemukakan oleh Philip B. Crosby yang menyatakan bahwa mutu adalah kesesuaian dengan yang dipersyaratkan/distandarkan. Penelitian ini diharapkan dapat berimplikasi terhadap upaya peningkatan mutu layanan administrasi akademik melalui penguatan sistem dan kebijakan pengelolaan pendidikan yang bermutu dan berdaya saing.
PEMBARUAN PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM MUHAMMAD BASIUNI IMRAN (1906-1976 M) Nasrullah, Nasrullah; Sewang, Ahmad M; Syamsudduha, Syamsudduha; Said, Nurman
Jurnal Diskursus Islam Vol 6 No 1 (2018): April
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v6i1.7056

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembaruan pemikiran Pendidikan Islam Muhammad Basiuni Imran tahun 1906 sampai 1976. Tahun 1906 adalah tahun ia mulai mengajar di sekolah Sultaniyah. Tahun 1909 ia melanjutkan pendidikan ke Mesir dengan tujuan al-Azhar. Pada saat itulah ia mengenal pembaruan pemikiran pendidikan Islam Muhammad Rasyid Rida. Tahun 1913 ia pulang ke Sambas dan dilantik menjadi Maharaja Imam. Tahun 1916 menjadi guru di Madrasah al-Sultaniyah. Tahun 1918 ditunjuk menjadi pengawas pada sekolah yang sama. Tahun 1936 mendirikan sekolah Tarbiyatul Islam. Tahun 1963 mendirikan sekolah Kulliyatul Muballighin. Penelitian ini menggunakan metode s}ejarah dengan pendekatan sosiologi, antropologi, prosopografi dan sejarah intelektual. Teori yang digunakan adalah teori pembaruan dan perubahan sosial. Penelitian ini juga menggunakan dua kajian yaitu pustaka dan lapangan. Kajian pustaka untuk melacak pemikiran pembaruan melalui karya-karyanya yang banyak. Sementara kajian lapangan melihat praktek pembaruan yang dilakukan Muhammad Basiuni Imran. Penelitian ini menunjukkan bahwa pada tahun 1906 Muhammad Basiuni Imran memotivasi para siswa akan pentingnya pendidikan. Pendidikan bagi Muhammad Basiuni Imran adalah kunci utama untuk meraih kemajuan. Tahun 1916 ketika ia diangkat menjadi guru pada Madrasah al-Sultaniyah, ia berhasil  mengintegrasikan kurikulum agama dan umum secara bertahap dan perlahan dan berlanjut pada sekolah Tarbiyatul Islam tahun 1936. Pada sekolah yang kedua yaitu sekolah Tarbiyatul Islam ia juga berhasil mengenalkan sekaligus menerapkan ko-edukasi dan manajemen sekolah berbasis administrasi. Upaya yang dilakukannya tersebut melawan arus.