Articles
Penerapan Metode TOPSIS dan Profile Matching Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Siswa Peserta LKS
Dita Indah Pratama Putri;
M. Fakhriza;
Muhammad Dedi Irawan
Resolusi : Rekayasa Teknik Informatika dan Informasi Vol. 4 No. 4 (2024): RESOLUSI March 2024
Publisher : STMIK Budi Darma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30865/resolusi.v4i4.1694
In determining which students will take part in the Student Competency Competition (LKS), it is necessary to pay attention when determining the selection results for LKS participants. The Student Competency Competition is an annual competency between students at the vocational school level according to the skills taught at the vocational school. So far, the process of selecting students who will participate in the LKS has only been done manually by selecting students who are active enough in learning so that only those students will take part in the LKS. The aim of this research is to design and build a decision support information system using the TOPSIS (Technique for Order Preference by Similiarity to Ideal Solution) method and web-based Profile Matching which can make it easier for teachers to select students who will take quality and fulfilling LKS. Assessment standards in the field of competence. The system development method used in this research is the Rapid Application Development (RAD) method. With this information system, it is hoped that it can help teachers in selecting students who will take the LKS. From the preference values, it can be concluded that the alternative (third row) has the most optimal weight value compared to the other alternative values. Therefore, it can be seen that (third row) are students who have the right or are eligible to become prospective participants in vocational school level LKS who pass the first selection with a preference value (0.881).
Sistem Pakar Dalam Deteksi Dini Kista Ovarium Menggunakan Kombinasi Forward Chaining dan Certainty Factor
Fajri Nurhidayahti;
Triase;
Muhammad Dedi Irawan
Resolusi : Rekayasa Teknik Informatika dan Informasi Vol. 4 No. 6 (2024): RESOLUSI July 2024
Publisher : STMIK Budi Darma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30865/resolusi.v4i6.1957
Ovarian cysts are a disease that only affects women and attacks the ovaries. Many people don't know about this disease, including its causes, symptoms and how to prevent it. In the world of health, there are still several problems in diagnosing diseases, especially ovarian cysts. Some lay people have no knowledge about this disease and often experience difficulties due to limited doctor schedules or the availability of specialist doctors in hospitals. Many patients want to consult or find out whether there are ovarian cysts in their pregnancy. The aim of this research is to build a knowledge-based system in the medical field that uses a combination of Forward Chaining and Certainty Factor methods to diagnose ovarian cysts. The Forward Chaining method is used to find conclusions based on cause and effect using the IF-THEN rule, while the Certainty Factor is used to provide a weight value (Expert CF) that has been determined by the expert in order to get maximum results. The result of this research is an expert system application that combines the Forward Chaining and Certainty Factor methods in diagnosing ovarian cysts. This application is intended for the public by carrying out an initial diagnosis based on the symptoms that have been input, using rules from the Forward Chaining method and calculating certainty values ??using the Certainty Factor method. With this application, it is hoped that it can help people find out about the disease they are suffering from and provide the information needed to take further action.
PENERAPAN METODE AHP DAN VIKOR DALAM REKRUTMEN KARYAWAN HARIAN LEPAS PADA HARI BESAR: STUDI KASUS TOKO RIA BUSANA LUBUK PAKAM
Pane, Ogie Ariansah;
Irawan, Muhammad Dedi
IJIS - Indonesian Journal On Information System Vol 9, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : POLITEKNIK SAINS DAN TEKNOLOGI WIRATAMA MALUKU UTARA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36549/ijis.v9i2.342
Perkembangan teknologi membuka peluang besar bagi pelaku usaha untuk mengembangkan teknologi dan menerapkan sistem seleksi calon karyawan maupun pembuatan laporan sebagai sarana penunjang kinerja yang lebih cepat dan efisien. Pada perayaan hari besar toko Ria Busana membutuhkan karyawan harian lepas, untuk mendapatkan karyawan harian lepas yang terbaik dengan kriteria tertentu maka diperlukan penetapan standar ataupun kriteria-kriteria yang digunakan untuk penilaian rekruitmen. Sehingga diperlukan suatu sistem pengambil keputusan untuk rekruitmen karyawan, metode yang digunakan adalah AHP untuk penentuan bobot serta metode VIKOR untuk menyelesaikan penyeleksian calon karyawa harian lepas. Dalam penelitian ini penulis menguraikan 5 standar atau kriteria yang digunakan dalam rekrutmen karyawan harian lepas pada ria busana lubuk pakam sebagai berikut kecepatan respon, kemampuan komunikasi, psikologi, pengetahuan fashion, fleksibilitas waktu. Pengujian nilai pada sistem dapat digunakan sesuai kebutuhan. Atas nama Rizky Khodijah mendapatkan nilai terendah yaitu -0,001 yang artinya dalam atauran VIKOR semakin rendah nilainya maka semakin tinggi rankingnya, jadi dalam peranking ia mendapat ranking 1. Dari hasil uji coba dapat disimpulkan metode AHP VIKOR dapat menyelesaikan masalah perekrutan secara konvensional dengan menunjukkan nilai-nilai secara tranparansi.Kata Kunci: Sistem Pendukung Keputusan, AHP, VIKOR, Karyawan
KOMBINASI METODE BACKWARD CHAINING DAN CERTAINTY FACTOR MENDIAGNOSA PENYAKIT GANGGUAN ANSIETAS
Harahap, Putri Sari Febrianty;
Fakhriza, M.;
Irawan, Muhammad Dedi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6, No 3 (2023): October 2023
Publisher : Smart Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54314/jssr.v6i3.1469
Gangguan kecemasan adalah salah satu gangguan yang paling umum dalam psikologi. Kecemasan adalah keadaan ketakutan dan kecemasan. Ini adalah respons yang tepat untuk sebuah ancaman, tetapi pada tingkat yang lebih tinggi dan ekstrem, itu bisa menjadi tidak normal (gangguan) dan mengganggu fungsi dan aktivitas sehari-hari. Beberapa orang masih mengabaikan gangguan kecemasan ini karena kurangnya informasi tentang mereka. Gangguan kecemasan memiliki berbagai gejala. Gejala kondisi ini dapat mempengaruhi orang yang terpengaruh secara mental dan fisik. Pengobatan dalam bentuk obat-obatan dan psikologi ini masih relatif terbatas dan kurang berkembang. Sistem pakar ini mendiagnosis gangguan kecemasan dengan menghitung jumlah skor gejala yang dialami. Sistem ini mengimplementasikan backward chaining untuk mencari basis pengetahuan. Penyakit yang diidentifikasi menggunakan metode backward chaining membantu pengguna jalan untuk menangani penyakit tersebut dengan benar. Untuk dapat mengantisipasi, mengoreksi secara psikologis, dan secara umum kembali ke tingkat gangguan kecemasan yang normal yang dialami seseorang. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa sistem pakar efektif dalam mendiagnosis gangguan kecemasan.
Sistem Informasi Pengaduan Jaringan Internet pada Dinas Komunikasi dan Informatika Padang Lawas Berbasis Web
Hasibuan, Wahyu;
Irawan, Muhammad Dedi;
Pulungan, Rudi Ismail
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 1 No. 1 (2022): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (568.905 KB)
|
DOI: 10.56211/blendsains.v1i1.65
Selama pelaksaaan Kerja Praktik di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Padang Lawas penulis ditempatkan pada bidang E-Government, dimana pelayanan publik oleh pemerintah daerah yang memanfaatkan teknologi dikelola oleh bidang E-Government. Masa pandemi COVID-19 di Indonesia terjadi sejak maret 2020, Kabupaten Padang Lawas sendiri awalnya merupakan zona hijau kemudian pada pertengahan juli 2021 berubah menjadi zona kuning karena beberapa masyarakat Kabupaten Padang Lawas telah terkonfirmasi positif COVID-19, sehingga mengakibatkan penggunaan teknologi dalam menyampaikan informasi meningkat pesat salah satunya dalam pengaduan jaringan internet. semasa pandemi penggunaan internet tentunya memiliki peran penting dalam menjalankan produktivitas, seperti sekolah daring dan bekerja dari rumah (Work from Home). Salah satu yang menjadi masalah terbesar jika terjadinya gangguan pada internet yang dapat mengakibatkan terhambatnya produktivitas. ketika terjadi gangguan internet, masyarakat Kabupaten Padang Lawas masih menggunakan cara tradisional, dimana masyarakat harus mendatangi kantor Dinas Komunikasi dan Informastika Padang Lawas untuk membuat laporan pengaduan terkait jaringan internet. Namun interaksi tatap muka yang dilakukan selama pandemi haruslah seminimal mungkin, sehingga pembuatan laporan ini dapat menghambat kinerja petugas dalam menerima pengaduan dari masyarakat. Dari permasalahan tersebut maka dirancang sebuah sistem infromasi berbasis web yang dapat menerima pengaduan dari masyarakat terkait gangguan internet pada area Padang Lawas. Perancangan sistem menggunakan metode waterfall dimana design sistem akan menggunakan Use Case Diagram, Activity Diagram, Sequence Diagram, serta Class Diagram. Sistem akan diimpletementasikan menggunakan bahasa pemograman PHP beserta MySQL sebagai database dari aplikasi.
IMPLEMENTASI METODE COCOSO DAN SAW DALAM MENENTUKAN KELAYAKAN PENDAMPING PECANDU NARKOBA
Maulana, Dimas Krisna;
Irawan, Muhammad Dedi
JUSIM (Jurnal Sistem Informasi Musirawas) Vol 9 No 2 (2024): JUSIM : Jurnal Sistem Informasi Musi Rawas DESEMBER
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32767/jusim.v9i2.2476
Pendekatan oleh pemulihan narkoba telah berubah secara signifikan sebagai hasil dari peningkatan teknologi dalam banyak aspek kehidupan. Rehabilitasi narkoba, seperti Rehabilitasi Bukit Doa, memegang peranan penting dalam mendukung pemulihan individu yang terkena dampak penyalahgunaan narkoba. Dalam rangka meningkatkan efektifitas pemilihan pendamping pecandu narkoba, penelitian ini mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan dengan mengkombinasikan metode CoCoSo dan SAW. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu menemukan pelamar yang paling memenuhi syarat berdasarkan lima kriteria yaitu pengalaman di bidang kecanduan, latar belakang pendidikan, kemampuan komunikasi, sertifikat pelatihan, dan usia. Penerapan metode ini diharapkan dapat memperbaiki tingkat efisiensi dan efektivitas dalam tahapan pemilihan pendamping pecandu narkoba di rehabilitasi.
Penerapan QR Code Pada Aplikasi Absensi Karyawan Menggunakan Bootstrap
Khairina, Nadia Luthfiah;
Irawan, Muhammad Dedi
Journal of Computer Science and Informatics Engineering Vol 1 No 3 (2022): Juli
Publisher : Ali Institute of Research and Publication
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55537/cosie.v1i3.103
Perkembangan teknologi informasi sangat dibutuhkan saat ini dan memegang peranan penting dalam hampir setiap aspek kehidupan manusia. Hal ini ditandai dengan meningkatnya penggunaan komputer dan internet di berbagai bidang. Salah satunya adalah area kerja, yang dapat mempercepat pekerjaan dan tentunya mengelola data serta menemukan informasi yang dibutuhkan dengan lebih akurat. PT Perkebunan Nusantara II atau biasa disingkat dengan PTPN II adalah anak usaha dari PTPN III yang bergerak dibidang agribisnis perkebunan. Penelitian ini bertujuan untuk membantu perusahaan dalam menyelesaikan sistem absensi yang masih menggunakan cara manual. Aplikasi yang dikembangkan akan menggunakan mySQL, PHP, Codeigniter disertai visio yang digunakan untuk mendesain rancangan aplikasi yang akan dibuat dan kemudian dirancang berdasarkan metode waterfall. Permasalahan yang kelak terjadi seperti ada karyawan yang kelupaan untuk menandatangani absen tetapi ia sudah pulang kerumah alhasil keesokan harinya ia juga menandatangani di kolom absen yang semalam dengan merancang sistem absensi berbasis QR Code untuk lebih memudahkan karyawan dalam melaksanakan absensi serta memudahkan pihak Personalia dalam melakukan rekapan absensi. Aplikasi berhasil berjalan sesuai dengan metode yang diterapkan dengan tahapan-tahapan yaitu analisis kebutuhan, desain sistem, penulisan kode program, pengujian program serta penerapan program dan pemeliharaan.
Sistem Penginputan Data Barang Strategis Berbasis Web Pada Toko Bangunan di Kota Medan (Studi Kasus:DISPERINDAG Provinsi SumateraUtara)
Wisaksono, Aizat;
Irawan, Muhammad Dedi
Journal of Computer Science and Informatics Engineering Vol 2 No 2 (2023): April
Publisher : Ali Institute of Research and Publication
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55537/cosie.v2i2.240
Proses pengubahan data fisik menjadi data digital dengan cara mengetikkannya ke dalam komputer dikenal sebagai input data. Manusia saat ini mendapat keuntungan dari kemajuan teknologi di tempat kerja. Komputer adalah salah satu teknologi tersebut. Di dinas perindustrian dan perdagangan provinsi sumatera utara, alat yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan adalah komputer. Pemrosesan data, yang meliputi perolehan, perakitan, penyimpanan, dan manipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang relevan, akurat, dan tepat waktu, merupakan fungsi dari sistem informasi atau teknologi informasi. Tujuan pembuatan sistem penginputan berbasis web dengan memakai UML (Unifield Modelling Language), suatu pendekatan pemodelan visual, adalah untuk mendemonstrasikan desain sistem berorientasi objek. Inovasi ini menggunakan sekelompok PC untuk mengelola informasi, kerangka kerja organisasi untuk menghubungkan satu PC ke lebih tergantung pada situasi, dan inovasi komunikasi siaran digunakan untuk tujuan agar informasi dapat disebarluaskan dan diperoleh di tingkat internasional. Menggunakan sistem informasi untuk memenuhi kebutuhan tersebut merupakan salah satu pilihan, sistem informasi pengelolaan data bisa diakses secara online. Sistem tersebut dapat meningkatkan kinerja suatu instansi daerah serta menyediakan data dan informasi secara realtime yang dapat diakses setiap saat.
Kombinasi Metode Certainty Factor dan Forward Chaining Dalam Sistem Pakar Diagnosis Mandiri Mental Illness
Diana, Dwi Rahmadani Ivan;
Samsudin, Samsudin;
Irawan, Muhammad Dedi
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 12, No 3: Desember 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35889/jutisi.v12i3.1380
Mental illness or psychiatric disorders are syndromes that disrupt a person's thinking pattern or psychology, causing dysfunction in daily activities. Data collected in Indonesia's health profile shows a high prevalence of untreated mental disorders. This is in stark contrast to the number of psychologists and psychiatrists available in the country. Society's stigma against mental disorders causes many to consider it mystical and reluctant to get themselves checked. This research uses certainty factor and forward chaining methods to overcome uncertainty in analyzing information from experts. The application is built based on Android which will make it easier for patients to access and diagnose the disease they are suffering from. By calculating mental illness diagnoses involving 62 symptoms and 10 diseases, the combination of certainty factor and forward chaining methods produces the same system and expert accuracy values. This shows the effectiveness of both approaches when combined.Keywords: Expert System; Forward Chaining; Certainty Factor; Mental Illness AbstrakPenyakit mental atau gangguan kejiwaan adalah sindrom yang mengganggu pola pikir atau psikologi seseorang, menyebabkan disfungsi aktivitas sehari-hari. Data yang dikumpulkan dalam profil kesehatan Indonesia menunjukkan tingginya prevalensi gangguan jiwa yang tidak diobati. Ini sangat kontras dengan jumlah psikolog dan psikiater yang tersedia di negara ini. Stigma masyarakat terhadap gangguan jiwa menyebabkan banyak yang menganggapnya sebagai hal mistis dan enggan memeriksakan diri. Penelitian ini menggunakan metode certainty factor dan forward chaining untuk mengatasi ketidakpastian dalam menganalisis informasi dari pakar. Aplikasi yang dibangun berbasis android yang akan memudahkan pasien dalam mengakses dan mendiagnosa penyakit yang diderita. Dengan penghitungan diagnosa mental illness yang melibatkan 62 gejala dan 10 penyakit, kombinasi metode certainty factor dan forward chaining menghasilkan nilai akurasi sistem dan pakar yang sama. Hal ini menunjukkan keefektifan kedua pendekatan tersebut jika digabungkan.Â
IMPLEMENTATION OF THE COMPLEX PROPORTIONAL ASSESSMENT METHOD IN DETERMINING THE PLACE OF INDUSTRIAL WORK PRACTICE
Aulansari, Suwinda;
Irawan, Muhammad Dedi
JIKO (Jurnal Informatika dan Komputer) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Khairun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33387/jiko.v7i2.8393
Industrial Work Practices are a form of directly applying the knowledge gained in the classroom to the industrial world or the world of work. However, in its implementation, problems exist, such as workloads that must be by majors and conditions. This research uses the COPRAS method to build a decision support system to determine the place of industrial work practice at Prama Artha Private Vocational School. This method focuses on resolving each alternative's relative weight and utility and performing complex calculations proportionally. This study used 10 alternative data for internship places as samples and five criteria: student expertise, company division, distance, number of students, and type of company. The results of this study are that the PLN UP3 Pematang Siantar alternative is ranked first with a final calculation result of 100, the USI Pematang Siantar alternative is ranked second with a final calculation result of 96.29 and continued with the Tunas Bangsa STIKOM alternative with a final calculation value of 93.01. This COPRAS ranking system is based on the weights and values given to each criterion so that objectivity and accuracy are guaranteed in determining the place of internship based on the needs and abilities of students. Based on the results of black box testing of the system, it can be concluded that the system as a whole can run according to functionality and is ready for use