Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Academic Culture and Students' Scientific Attitudes In Improving The Quality of Higher Education: Research at the Indonesian Institute of Education and Garut University Jalaludin, Dodi Misbah; Syah, Muhibbin; Nursobah, Asep; Suhartini, Andewi
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v3i8.5371

Abstract

Building an academic culture is not an easy thing to do, it requires socialization and supervision of all ongoing academic activities, so that a habit is built among the academic community to obey and comply with the academic rules that have been set. The purpose of this study is the implementation of academic culture and scientific attitudes of students in order to improve the quality of higher education. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. This research was conducted at the Indonesian Institute of Education (IPI) Garut and Garut University (UNIGA) as the research locus. By using a qualitative approach with descriptive methods. Data collection techniques using interview techniques, observation, and documentation. The stages of data analysis were carried out by reducing data, displaying data, and drawing conclusions. The results of this study indicate that the academic culture of students at IPI Garut includes a culture of literacy, research, seminars and publications. Then the scientific attitude of IPI Garut students can be seen from classroom discussions. The academic culture of students on the UNIGA campus includes seminars, workshops, publications, etc. The scientific attitude of UNIGA students includes critical thinking, curiosity, discussion, writing and other activities. However, all of these things have not been fully implemented properly.
Cultivating the Values of Communication Ethics in Madrasah Munifah, Munifah; Syah, Muhibbin; Muhtadi, Asep Saeful; Natsir, Nanat Fatah
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 8 (2024)
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v3i8.5407

Abstract

this study is motivated by the current symptoms of moral decline, such as poor communication occurs among vulnerable adolescents with emotional traits. Many facts in society prove that wrong or incorrect communication will give birth to various immoral behaviors, fights, brawls, and various negative things that arise due to communication that does not care about ethics. This study uses a qualitative approach with descriptive analytical methods. The method of data collection in this study used in-depth interviews and supported by observation and documentation data. The results of this study indicate that: planting the value of communication ethics in the four MTs Banjar has been done through polite, courtesies, and greetings, both inside and outside the madrasah. So that it becomes a daily habit with the aim to improve the morale, and mental learners but not maximal. Therefore, instilling an understanding of communication ethics to students is very important so that they know how good communication ethics when communicating in terms of behaving and speaking appropriately.
Pendekatan Pembelajaran Ditinjau Dari Sudut Pandang Psikologi Pendidikan Mikdar, Wendi Saepul; Syah, Muhibbin; Arifin, Bambang Syamsul
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 17 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13929131

Abstract

Pendidikan agama Islam memiliki peranan penting dalam mebentuk karakter peserta didik bukan hanya pintar saja tetapi harus menjadi peserta didik yang shaleh dan shalehah. Sehingga dalam proses pembelajaran diperlukan pengorganisir siswa secara kognisi untuk mencegah penyampaian ilmu pengetahuan yang diluar dari batas kemampuan peserta didik. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui ragam-ragam pendekatan dalam proses pembelajaran dari sudut pandang psikologi pendidikan. Pendidik dalam melaksanakan tanggungjawabnya dalam proses pembelajaran tentunya harus memperhatikan psikologis peserta didik sehingga dengan penempatan pendekatan pembelajaran yang tepat akan memiliki pengaruh yang baik bagi peserta didik. Pendidik yang memahami hal demikian akan mendapatkan suatu nilai yang baik dan bernilai ibadah. Terdapat tiga alternatif pendekatan pembelajaran ditinjau dari sudut pandang psikologi pendidikan, yaitu; 1). Pendekatan perilaku, 2). Pendekatan Kognitif, dan 3). Pendekatan Terapan
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN INKLUSI DI SEKOLAH DASAR NEGERI PABUARAN 2 Ramdani, Ibnu Laksana Aulia; Syah, Muhibbin; Arifin, Bambang Samsul
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.24240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan apa saja pembelajaran yang mempunyai pengecualian. Adapun penulisan arikel ini menggunakan teknik (Field research). Pembelajaran yang mempunyai pengecualian juga bisa disebut sebagai pembelajaran anak berkebutuhan khusus. Pembelajaran pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) adalah pembelajaran yang dilaksanakan dengan melibatkan strategi, metode/teknik, evaluasi serta berbagai media pembelajaran yang secara variatif telah ditentukan sesuai kebutuhan peserta didik. Fokus pada penelitian ini adalah anak yang berkesulitan belajar dan mencari tahu mengenai pengertian pembelajaran berkebutuhan khusus, karakteristik, manfaat, Dan Pengimplementasian pendidikan berkebutuhan khusus yang diterapkan untuk membantu pengajaran