p-Index From 2021 - 2026
8.565
P-Index
This Author published in this journals
All Journal E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat JOURNAL OF APPLIED INFORMATICS AND COMPUTING Jurnal Inotera Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Jurnal ULTIMATICS JURTEKSI JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) CCIT (Creative Communication and Innovative Technology) Journal Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) SENSITEK Jurnal Ners Science Midwifery Jurnal Informa: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Infokes : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Jurnal Teknik Informatika (JUTIF) International Journal of Computer and Information System (IJCIS) Jurnal Abdi Mas Adzkia International Journal of Community Service Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Jubaedah) Indonesian Journal of Health Information Management (IJHIM) PELS (Procedia of Engineering and Life Science) International Journal of Health Science (IJHS) Techno Journal Health Information Management Indonesian Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Ilmu Komputer Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS) Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional JENGGALA: Jurnal Riset Pengembangan dan Pelayanan Kesehatan International Journal Of Public Health International Journal Of Health And Social Behavior International Journal of Health and Medicine International Journal of Information Engineering and Science Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia Green Health: Journal of Health Sciences, Nursing and Nutrition Servitia: Journal of Community Service and Engagement International Journal of Health Science
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Efisiensi Pelayanan Pasien Rawat Inap di RSU Assalam Gemolong Sragen Arumawati, Arachis; Sri Suparti; Wahyu Wijaya Widiyanto
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 1 No. 2 (2022): Agustus (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v2i1.30

Abstract

Tingkat efisiensi pelayanan pasien rawat inap di RSU Assalam Gemolong yang diukur berdasarkan empat indikator belum efisien. Berdasarkan data sekunder pada tahun 2018-2020 angka BOR adalah 53,0%, 60,07%, 30%. LOS dari 2018-2020 selalu stabil yaitu 3 hari. TOI adalah 2, 2, 6 (hari). BTO 76, 85, 43 (kali). BOR dari tahun 2018-2020 rendah sehingga belum memenuhi standar ideal menurut Barber-Johnson. Angka TOI tahun 2020 tinggi dan belum memenuhi standar ideal menurut Barber-Johnson. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui tingkat efisiensi pelayanan pasien rawat inap dan rekomendasi bagi Rumah Sakit Umum Assalam Gemolong Sragen. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah rekapitulasi sensus harian rawat inap di RSU Assalam Gemolong Sragen pada tahun 2018-2021. Cara pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil perhitungan pada tahun 2021 nilai BOR adalah 25,12%, nilai LOS 2,88 hari, nilai TOI 7,62 hari dan nilai BTO 35,88 kali. 6. Berdasarkan grafik Barber-Johnson titik temu keempat indikator rawat inap pada tahun 2021 berada pada koordinat (7,61;2,55) maka masih jauh dengan daerah efisiensi, sehingga dapat dikatakan bahwa pelayanan pasien rawat inap berdasarkan empat indikator belum efisien. Sebaiknya perlu meningkatkan promosi rumah sakit melalui media sosial berupa instagram, banner, leaflet dan pengabdian kepada masyarakat.
Analisis Kebutuhan Tenaga Kerja Pendaftaran Berdasarkan Metode WISN di Rumah Sakit Umum Assalam Gemolong nur adi satriyo pradista; Sinta Novratilova; Wahyu Wijaya Widiyanto
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 3 No. 1 (2024): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v3i1.31

Abstract

 Abstrak — Terdapat 8 petugas di bagian pendaftaran RSU Assalam Gemolong. Kegiatan dalam satu shift tidakhanya melayani pendaftaran pasien RJ, RI dan IGD akan tetapi juga mencari dan mengambilkan dokumen rekammedis ke rak filing, setelah itu petugas masih mengantar dokumen rekam medis ke poliklinik dan IGD. Pada harisenin, selasa, kamis dan sabtu banyak pasien yang berobat di RSU Assalam Gemolong, sehingga petugaspendaftaran akan mengalami kesusahan dalam pelayanan pendaftaran pasien. Akibatnya antrian pasien akanmenumpuk karena hanya terdapat 3 loket pendaftaran. Metode yang digunakan adalah metode WISN dengantahapan waktu kerja tersedia, standar beban kerja, standar kelonggaran dan kebutuhan tenaga kerja. Hasilpenelitian menunjukkan waktu kerja tersedia shift pagi pendaftaran RJ, RI dan IGD 117.600 menit, shift siangpendaftaran RJ, RI dan IGD 100.800 menit dan shift malam pendaftaran IGD dan rawat inap 194.700 menit. Unitkerja petugas pendaftaran berjumlah 3 petugas lulusan SMA dan 5 petugas lulusan D3 Rekam Medis. Standarbeban kerja shift pagi pendaftaran RJ dan IGD 10.556,55 menit/tahun dan pendaftaran RI 7.829,56 menit/tahun,shift siang pendaftaran RJ dan IGD 9.048,47 menit/tahun dan pendaftaran RI 6.711,05 menit/tahun dan shift malampendaftaran IGD 17.447,55 menit/tahun dan pendaftaran RI 12.962,71 menit/tahun. Standar kelonggaran shift pagi1,146 , shift siang 1,4 dan shift malam 0,23. Kebutuhan tenaga kerja perlu adanya penambahan tenaga kerjapendaftaran pada shift siang sejumlah 1 petugas dari 3 petugas yang tersedia.
Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Missfile Bagian Penyimpanan Dokumen Rekam Medis di RSAU dr. Siswanto Lanud Adi Soemarmo Dengan Menggunakan Metode Fishbone Tahun 2021 Amelia Fitriasari; Wahyu Wijaya Widiyanto; Aries Widiyoko
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 3 No. 1 (2024): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v3i1.51

Abstract

 Abstrak — Catatan pasien merupakan bagian penting dari administrasi rumah sakit. Fungsi rekam medis adalahuntuk memberikan informasi yang akurat dan lengkap tentang riwayat pelayanan medis dan kesehatan di rumahsakit pada masa lalu, sekarang dan yang akan datang. Kejadian missfile yang terjadi di RSAU dr. Siswanto terjadisekitar 40% DRM tidak ditemukan pada rak filing pada tahun 2021, sedangkan data kejadian missfile di tahun2022 sekitar 10%, bahwa dari sampel 100 DRM kejadian tidak ditemukannya dokumen rekam medis di RSAU dr.Siswanto terdapat 10 DRM tidak terletak di rak dan salah penempatan pada rak lain. Tujuan dari penelitian iniadalah untuk mengetahui tingkat kejadian missfile dokumen rekam medis di penyimpanan dan apa saja faktorpenyebab terjadinya missfile di bagian penyimpanan dokumen rekam medis di RSAU dr. Siswanto. Metode daripenelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dengan pedoman wawancara, observasi, dandokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah metode analisis diagram tulang ikan untuk mengidentifikasipermasalahan dan menganalisis penyebab masalah terjadi menggunakan instrumen 5M. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa prosentase kejadian missfile di RSAU dr. Siswanto pada tahun 2021 terjadi sekitar 40% danpada tahun 2022 terjadi 10%, penyebab utama kejadian missfile yaiu dari faktor man, money, methode, machine,material. Kejadian missfile ditinjau dari aspek man adalah kelalaian seorang petugas, faktor kelelahan, dan faktorketerbatasan SDM. Missfile ditinjau dari aspek money adalah pengadaan rak penyimpanan dokumen rekam medisdan penyediaan tracer. Missfile ditinjau dari aspek methode adalah masih terdapat SOP yang diterapkan. Missfileditinjau dari aspek machine adalah SIMRS yang masih dalam perancangan sistem baru. Missfile ditinjau dari aspekmaterial adalah tidak menerapkan penggunaan tracer, map dokumen rekam medis menggunakan bahan HVS 70gr,dan masih terdapat dokumen rekam medis belum diberikan kode warna.
Analisis Efisiensi Pelayanan Rawat Inap Setiap Bangsal Di Rumah Sakit Jiwa Daerah dr. Arif Zainudin Surakarta Tahun 2021 ramadhan, annisa; Widiyanto, Wahyu Wijaya; Sunandar, Ahmad
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 1 No. 3 (2022): Desember (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v3i1.63

Abstract

Parameter yang digunakan untuk memantau efisiensi penggunaan tempat tidur telah dirumuskan dan terdiri dari 4 parameter, yaitu Bed Occupancy Ratio (BOR), Length Of Stay (LOS), Turn Over Interval (TOI) dan Bed Turn Over (BTO). Berdasarkan survey pendahuluan memperoleh data sekunder perhitungan 4 parameter untuk memantau efisiensi penggunaan tempat tidur pada tahun 2019 – 2021 secara beruntutan yaitu angka BOR 67.16%, 53.44%, 50.03%, angka LOS adalah 25, 22, 20 (hari), angka TOI adalah 12, 19, 19 (hari) dan angka BTO adalah 10, 9, 8 (kali). Standar ideal menurut Barber Johnson nilai parameter BOR yang ideal adalah antara 75% – 85%, LOS yang ideal antara 3 – 12 hari, nilai TOI jeda tempat tidur kosong kisaran 1 -3 hari, nilai BTO dalam setahun satu tempat tidur rata – rata dipakai ≥ 30 kali. Dari data tersebut belum sesuai dengan standar ideal atau belum efisien. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif yaitu memberikan gambaran mengenai efisiensi pelayanan rawat inap berdasarkan parameter Barber Johnson yaitu Bed Occupancy Rate (BOR), Lenght Of Stay (LOS), Turn Over Interval (TOI), dan Bed Turn Over (BTO), membuat grafik Barber Johnson dan faktor penyebab ketidakefisiensi pelayanan rawat inap. Hasil penelitian menunjukkan Nilai Bed Occupancy Rate (BOR) yang sesuai dengan standar ideal adalah bangsal Kresna 77% dan Sena 81%. Nilai Length Of Stay (LOS) yang memenuhi standar ideal adalah bangsal Wisanggeni 12 hari. Nilai Turn Over Interval (TOI) sesuai dengan standar ideal tidak ada bangsal yang memenuhi standar ideal. Efisiensi pelayanan rawat inap setiap bangsal berdasarkan gambar grafik Barber Johnson belum ada bangsal yang masuk daerah efisien.Faktor ketidakefisiensian pelayanan rawat inap ada 3 penyebab yang mempunyai skor penilaian Tinggi yaitu bahwa pendapatan rumah sakit berkurang karena jumlah pasien yang rawat inap sedikit, pandemi COVID-19 merupakan salah satu penyebab jumlah pasien jiwa yang di rawat inap berkurang dan terdapat pasien rawat inap dengan lama rawat lebih dari 12 hari Petugas rekam medis khusus petugas sensus mempunyai pelaporan efisiensi penggunaan tempat tidur berdasarkan ruang perawatan rawat inap. Manajemen rumah sakit dan kehumasan mempromosikan kembali pelayanan yang ada dirumah sakit. Meningkatkan kepatuhan clinical pathway agar sistem pengobatan pasien dapat berjalan sesuai dengan prosedur medis Kata kunci – BOR, LOS, TOI, BTO, Efisiensi, Barber Johnson
Analisis Faktor Selisih Tarif Necrosis Pulpa Dengan Tarif INA-CBGs Untuk Kendali Biaya Oda Jeki Pangesti; Wahyu Wijaya Widiyanto; Aries Widiyoko
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 2 No. 1 (2023): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v2i1.79

Abstract

Terdapat selisih negatif tarif riil klinik pedodonsi RSUD Muntilan dengan tarif INA-CBGs. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi selisih negatif tarif riil kasus necrosis pulpa pada klinik Pedodonsi dengan tarif INA-CBGs di RSUD Muntilan Kabupaten dan upaya rumah sakit dalam kendali biaya. Penelitian ini menggunakan mix method model sequential explanatory. Tahap awal dilakukan analisis deskriptif dan uji regresi linear berganda untuk mendapatkan faktor yang sangat mempengaruhi selisih negatif tarif riil klinik pedodonsi dengan tarif INA-CBGs. Tahap selanjutnya analisis kualitatif untuk pendalaman terhadap upaya rumah sakit dalam kendali biaya. Komponen biaya kasus necrosis pulpa yang meliputi prosedur bedah, prosedur non bedah dan BMHP secara signifikan berpengaruh sangat kuat terhadap selisih negatif tarif riil klinik pedodonsi dengan tarif INA-CBGs. Belum ada upaya dari rumah sakit untuk kendali biaya terhadap faktor yang mempengaruhi tarif riil klinik pedodonsi yang lebih besar dari tarif INA-CBGs. Oleh sebab itu perlu ditetapkan standar prosedur pelayanan pada kasus necrosis pulpa agar mengurangi variasi dalam pelayanan tetapi mutu tetap terjamin dan biaya lebih mudah di prediksi.
Analysis of the Distribution of DHF Using Information System Studies Geographical District Karanganyar Raihan Dicky Ardiansyah; Sinta Novratilova; Wahyu Wijaya Widiyanto
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 3 No. 1 (2024): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v3i1.105

Abstract

 Abstract — Dengue Hemorrhagic Fever is still a major public health problem in Indonesia. DHF is closely relatedto geographical/spatial aspects because one of the sources of disease occurrence cannot be separated fromenvironmental factors so that these environmental factors can be mapped using GIS tools. GIS is a spatialdescription of the spread of DHF on the earth's surface that can be displayed in digital graphic form and can bevisualized in map form. This study uses a descriptive analytic survey search method with a spatial approach toanalyze the pattern of distribution of cases, which is then buffered to see the direction of mosquito travel, anddisplays an overlay map. Results The distribution of dengue fever cases in Karangayar sub-district, namely Gedongsub-district had 6 cases, Bejen sub-district 35 cases, Delingan sub-district 17 cases, Gayamdompo sub-district 4cases, Popongan sub-district 34 cases, Tegalgede sub-district 26 cases, Jantiharjo sub-district 27 cases, Bolongsub-district 9 cases, Karanganyar sub-district 13 cases, Cangakan sub-district 34 cases, Jungke sub-district 7 cases,Lalung sub-district 34 cases.
Analisis Aspek Keamanan dan Kerahasiaan Rekam Medis di Ruang Filing Rumah Sakit Khusus Ibu Dan Anak (RSKIA) PKU Muhammadiyah Kotagede Yogyakarta Rahmawati, Anggita; Wulandari, Sri; Widiyanto, Wahyu Wijaya
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v2i2.148

Abstract

Keamanan dan kerahasiaan merupakan aspek yang sagat penting dalam pengelolaan rekam medis,sedangkan aspek tersebut meliputi aspek fisiki, biologi, kimia dan aspek kerahasiaan rekam medis.Tujuan daripenelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aspek keamanan da kerahasiaan data pasien di Rumah Sakit KhususIbu dan Anak (RSKIA) PKU Muhammadiyah Kotagede Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metodemetode penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Pengumpulan datanya menggunakan observasi,wawancara dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di ruang penyimpanan (filing) Rumah Sakit Khusus Ibu danAnak (RSKIA) PKU Muhammadiyah Kotagde Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristikpegawai tidak semua lulusan rekam medisdan kurangnya pelatihan dalam pengelolaan rekam medis, fasilitasruangan yang mempengaruhi keamanan yaitu belum adanya AC, kurangnya ventilasi atau jendela sehingga sinarmatahari atau udara tidak bisa masuk dan keluar ke ruang penyimpanan dokumen secara langsung, ditemukanyaatap yang bocor sehingga membuat sisi rak dan bagian bawah lantai basah/lembab. Kondisi ruangan yangmempengaruhi keamanan yaitu masih ada dokumen yang di letakan di kardus, ditemukanya petugas yangmakan/minum dan membawa makanan dan minuman, terdapat debu di rak, dan masih ditemukanya hewanseperti kecoa. Dari kerahasiaan yaitu pintu tidak pernah terkunci dan sering terbuka, terdapat petugas selainperekam medis yang masuk ke ruang rekam medis. Untuk itu menjaga keamanan dan kerahasiaan rekam medismemerlukan sarana dan prasarana, serta fasilitas yang aman dan cukup baik untuk menyimpan rekam medis.Perlu disosialisasikan lagi SOP keamanan dan kerahasiaan serta mengadakan pelatihan secara bertahapmengenai pengelolaan rekam medis kepada petugas rekam medis
Analisis Kelengkapan Pengisian Formulir Informed Consent Pasien Rawat Inap Kasus Bedah di Rumah Sakit Panti Waluyo Surakarta Tahun 2022 Kusumawati, Pingki Dwi; Widiyanto, Wahyu Wijaya; Sukmaningsih, Wahyu Ratri
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan dapat dicapai dengan penilaian berbagai aspek, salah satunya kualitaskelengkapan pengisian dari formulir informed consent pada rekam medis pasien. Informed consent adalah suratpersetujuan tindakan kedokteran yang diberikan kepada pasien atau keluarganya setelah memperoleh informasiberupa penjelasan secara lengkap mengenai tindakan medis/kedokteran yang akan dilakukan pada pasien. Adanyaformulir informed consent bertujuan sebagai jaminan hukum jika tindakan yang dilakukan terjadi suatuketidaksesuaian. Tujuan penelitian adalah mengetahui angka kelengkapan pengisian formulir informed consentpasien rawat inap kasus bedah di Rumah Sakit Panti Waluyo Surakarta pada tahun 2022. Penelitian ini dilakukandengan metode kuantitatif. Sampel penelitian sejumlah 179 formulir informed consent pada dokumen rekam medispasien rawat inap kasus bedah. Analisis data dilakukan secara univariat yaitu menganalisis setiap variabel darihasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka kelengkapan pengisian informed consent sebanyak36 formulir lengkap (20%) dan sebanyak 143 formulir tidak lengkap (80%). Komponen review analisis kuantitatifdengan angka ketidaklengkapan terbanyak yaitu review autentifikasi (41%). Penyebab banyaknya formulirinformed consent tidak terisi atau kosong adalah kesibukan dari dokter penanggung jawab pasien mengakibatkanterburu-buru dalam mengisi data sehingga tidak melengkapi formulir informed consent.
Analisis Kelengkapan Formulir Resume Medis Pasien Rawat Inap Terhadap Kasus Gastroenteritis Triwulan III Di Rumah Sakit Asy Syifa Sambi Boyolali Tahun 2022 Santoso, Azis Aji; Widiyanto, Wahyu Wijaya; Habibi, Musta’inul
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada fasilitas pelayanan kesehatan, kelengkapan pengisian rekam medis menjadi hal penting dalammempengaruhi pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan serta mempengaruhi mutu pelayanan suaturumah sakit. Berdasarkan hasil survey pendahuluan dan hasil penelitian yang dilakukan di Rumah Sakit UmumAsy Syifa Sambi Boyolali, ditemukan ketidaklengkapan pengisian formulir resume medis. Dari analisis pada 10formulir resume medis penyakit Gastroenteritis, dimana terdapat hasil yaitu 4 formulir yang lengkap (40%) dan6 formulir yang tidak lengkap (60%). Penelitian ini bertujuan mengetahui persentase hasil Analisis KelengkapanFormulir Resume Medis Pasien Rawat Inap Terhadap Kasus Gastroenteritis Triwulan III di Rumah Sakit UmumAsy Syifa Sambi Boyolali Tahun 2022 dan menganalisis faktor-faktor penyebab ketidaklengkapan pengisianResume Medis dengan menggunakan metode 5M (Man, Material, Method, Machine, dan Money). Jenispenelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel padapenelitian ini adalah 121 formulir resume medis. Intrumen penelitian yang digunakan yaitu Check-listkelengkapan dan pedoman wawancara. Pengumpulan data menggunakan cara observasi dan wawancara secaralangsung. Hasil Analisis Kelengkapan Pengisian Formulir Resume Medis Pasien Rawat Inap KasusGastroenteritis Triwulan III diperoleh presentase kelengkapan yaitu komponen Review identifikasi yaitu 100%lengkap (121 formulir), 0% tidak lengkap. komponen Review Laporan yang penting yaitu 66% lengkap (80formulir), 34% tidak lengkap (41 formulir). Komponen Review Autentifikasi yaitu 85% lengkap (103 formulir),15% tidak lengkap (18 formulir). Komponen Review Pencatatan yang baik yaitu 83% lengkap (100 formulir),17% tidak lengkap (21 formulir)
ANALISIS UI DAN UX APLIKASI TRANSMEDIC BERDASARKAN HEURISTIC EVALUATION DAN WEB USE DERDASARKAN ISO 13407 DI RSJD SURAKARTA Wicaksono, Aliansi; Widiyanto, Wahyu Wijaya; Novratilova, Sinta
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis User Interface (UI) dan User Experience (UX) padaaplikasi Transmedic di RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta menggunakan metode Heuristic Evaluation dan WebUse berdasarkan ISO 13407. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif denganmenggunakan kuisioner sebagai instrumen pengumpulan data. Responden dalam penelitian ini adalah petugasrekam medis RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Transmedicmemenuhi kriteria parameter Heuristic Evaluation dengan presentase 76,625% pada unsur Fleksibilitas danefisiensi penggunaan, 76,875% pada unsur estetika dan desain minimalis, serta 77,75% pada unsur bantupengguna mengenali, mendiagnosis, dan memulihkan dari kesalahan. Dengan demikian, dapat disimpulkanbahwa aplikasi Transmedic RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta sudah memenuhi kriteria Heuristic Evaluation.Selain itu, hasil analisis berdasarkan ISO 13407 juga menunjukkan hal yang menarik pada aplikasi TransmedicRSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta. Pada kriteria Causuality, aplikasi Transmedic memperoleh nilai presentasesebesar 81,125%, menunjukkan bahwa aplikasi ini sangat menarik. Pada kriteria Visible Constraints, aplikasiTransmedic mendapatkan nilai presentase sebesar 79,375%, sehingga dapat dikatakan aplikasi ini menarik. Padakriteria Mapping, aplikasi Transmedic juga mendapatkan nilai presentase sebesar 79,375%, yang menunjukkankeunggulan aplikasi ini. Selanjutnya, pada kriteria Transfer Effects, aplikasi Transmedic dikategorikan sangatmenarik dengan presentase 82,5%. Dan pada kriteria terakhir, yaitu Population Stereotypes, aplikasi Transmedicdinilai menarik dengan presentase 75,625%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah aplikasi Transmedic RSJDDr. Arif Zainudin Surakarta telah memenuhi kriteria Heuristic Evaluation dan mendapatkan hasil yang sangatmenarik berdasarkan analisis ISO 13407. Implikasi dari penelitian ini adalah perlu dipertahankan danditingkatkan kualitas UI dan UX aplikasi Transmedic guna memberikan pengalaman pengguna yang lebih baikdan memenuhi kebutuhan petugas rekam medis di RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta.
Co-Authors Ade Amallia Adnan Syarif Mustaqim Ahmad Sunandar Ainurrizah Ainurrizah Amelia Fitriasari Andrianto Afandi Annisaa Miftakhul Jannah Arfeni Warongan, Vicky Aries Widiyoko Arif Surono Arifah Damayanti Arini Vika Sari Arum Astika Sari Arumawati, Arachis Aryawan Eka Syahputra Astri Sri Wariyanti Bajeng Nurul Widyaningrum Budi, Agustyarum Pradiska Budiantono, Budiantono Canggih Ajika Pamungkas Dhimas Permana Putra Dimas Luthfi Pambudi DWI ISKANDAR edy susanto Edy Susanto Eko Purwanto Elok Rizma Hapsari Endah Retnani Wismaningsih Erma Pradnyani, Putu Eva Firdayanti Bisono Fendy Prasetyo Nugroho Fitria Rohmatun W Fransiska Defriani Nahu Pandur Fristi Firnawati , Artika Galuh Nugrahaning Budi, Galuh Gede Wirabuana Putra Habibi, Musta’inul HANIF AL FATTA Hasna Khoirunnisa Putri Hidayat, Andra Dwitama Igiany , Prita Devy Igiany, Prita Devy Inka Sasti Isnaeni, Dwi Retno Joko Mulyono Krisnita Dwi Jayanti Kurniawati, Novi Ika Kusrini Kusrini Kusumawati, Pingki Dwi Lestari, Dewi Amelia Licia, Rizka Lidia Putri Fitriana Marjono Marjono Markus Utomo Sukendar Mathar, Irmawati Mochammad Arief Darmawan Moh Arif Yunianto Muhammad Fajrian Noor Muji Rahayu Muqorobin - Muqorobin Muqorobin Muqorobin Muqorobin Nia Kurniati Nizam Husen, Mohd Novratilova, Sinta Nugroho, Suryanto nur adi satriyo pradista Nurhadi Nurhadi Nurnanik, Iis Oda Jeki Pangesti Pamungkas, Canggih Ajika Pariyasto, Sofyan Pradiska Budi, Agustyarum Prita Devy Igiany Putra, Dwi Anantama Putri Lestari, Adriana Rahmawati, Anggita Raihan Dicky Ardiansyah ramadhan, annisa Risa Kurnia Wati Rizka Licia Rizka Licia Robi Wariyanto Robi Wariyanto Abdullah Roki Mahendra Safitri, Rizky Nur Salsa Bila Karin Santoso, Azis Aji Sari , Arum Astika Sari, Yayak Kartika Sevi Oktrianadewi Sofyan Pariyasto Sri Lestari Sri Suparti Sri Wulandari Sri Wulandari Sri Wulandari SRI WULANDARI Sri Wulandari Sulistyati, Hanifah Shobri Sunandar, Ahmad SURYANI Suryani . Susena, Edy Syafitri Hasanah Syahrul Syahrul vicky arfeni warongan, vicky arfeni Vivi Rahmawati Wahyu Ratri Sukmaningsih Wicaksono, Aliansi Widiyoko, Aries Widiyoko, Aries Widiyoko Yoga Dwi Pambudi Yudha Christianto F. Zahroh, Salsabila Ummu Zainal Arifin