Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Basicedu

LITERACY SKILLS DEVELOPMENT THROUGHT MESSANGERS' STORIES AS THE SPIRITUAL BEHAVIOUR REALISATION IN ELEMENTARY SCHOOL Mayarnimar, Mayarnimar; Taufina, Taufina; Muhammadi, Muhammadi; Syarif, Muhammad Ilham
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 4 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.235

Abstract

The aim of this study is development literacy with using the story of the prophet to made good spiritual attitude valid for elementary school, practice, and efective. Methods This study use the development of research of Plomp. This study is a research design that combines Plomp models with models Gravemeijer & Cobb, the which consists of 3 phases roomates preliminary studies (Preliminary research / preparing for the experiment), phase of development (Development or prototyping phase / design experiment) and assessment phase ( assessment phase / retrospective analysis), This population is elementary school in Padang. The results Showed that the learning literacy with using the story of the prophet to made good spiritual attitude for elementary student get 95.5% is Valid. literacy with using the story of the prophet to made good spiritual attitude get practice for elementary student questionnaire teacher get 87.5%, 83.3% of the student questionnaire. literacy with using the story of the prophet to made good spiritual attitude for elementary student can get effective Because student chose how to implemented a spiritual good in their attitude after literacy live with the story of prophet.
Disrupsi Pendidikan IPA Sekolah Dasar dalam Menyikapi Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka Menuju New Normal Pasca COVID-19 Syarif, Muhammad Ilham
Jurnal Basicedu Vol. 4 No. 4 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.487

Abstract

Awal tahun 2020, dunia mengalami peristiwa pandemi COVID19. Hal ini merupakan termasuk kejadian terbesar pada abad ini. Pembatasan sosial diterapkan, sehingga pemerintah menetapkan kebijakan work from home (WFH). Hal ini membuat sistem pendidikan di seluruh dunia mengalami perubahan secara signifikan. Sekolah dilaksanakan di rumah melalui pembelajaran online. Merdeka belajar adalah kebijakan yang diterapkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. Merdeka belajar mendorong siswa untuk mampu berpikir literasi, numerasi dan berkarakter. Ketika Pembelajaran dilaksanakan di rumah kebijakan merdeka belajar sudah mulai diterapkan. Hal ini juga mempengaruhi dalam kualitas pendidikan IPA. Namun Pelaksanaan merdeka belajar ketika pandemi masih terdapat kendala. Sehingga kebijakan merdeka belajar harus dievaluasi untuk disempurnakan. Tujuan artikel ini menganalisis Disrupsi kebijakan merdeka belajar ketika pandemi untuk menyempurnaan menghadapi new normal pasca COVID19. Metode peneliti yang digunakan adalah tinjauan pustaka atau literature research. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan merdeka belajar merupakan kebijakan yang tepat dalam mempersipakn sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter untuk zaman revolusi Industri 4.0. Namun Indonesia masih mengalami permasalahan kendala dalam akses pembangunan yang belum merata seperti internet. Maka aritikel ini memberikan rekomendasi kepada pemegang kebijakann untuk penyebaran akses pembangunan dan melaksanakaan penelitian terhadap teknis pembelajaran merdeka belajar yang tepat untuk masing-masing daerah
Kajian Etnosains Asam Buaye Makanan Khas Melayu Siak sebagai Sumber Belajar IPA Arrumi, Khairunnissa; Syarif, Muhammad Ilham; Harahap, Fatimah Depi Susanty; Atika, Rizka Nurul
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7597

Abstract

Asam buaye Siak, hidangan tradisional dari Riau, terdiri dari ikan dan terong asam bakar yang disajikan dengan bumbu khas. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui cara mengelola dan membuat asam buaye makanan khas melayu Siak serta mengetahui asam buaye, sebagai makanan khas melayu Siak dapat dijadikan sumber belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) melalui pendekatan etnosains. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif fenomenologis dalam bidang etnosains penelitian ini berhasil mengintegrasikan pengetahuan tradisional tentang asam buaye dengan konsep-konsep ilmiah. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi proses pembuatan asam buaye ke dalam pembelajaran IPA dapat memfasilitasi pemahaman konsep-konsep ilmiah secara konkret dan kontekstual bagi siswa. Penekanan pada kompetensi dasar IPA yang terkait, siswa dapat lebih terhubung dengan materi pembelajaran dan memahaminya dalam konteks yang lebih nyata. Penelitian ini menegaskan bahwa asam buaye memiliki potensi besar sebagai sumber belajar yang bernilai dalam pembelajaran IPA. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa asam buaye dapat menjadi sumber belajar yang bernilai dalam pembelajaran IPA, yang tidak hanya memperkaya pemahaman siswa tentang sains, tetapi juga memperdalam keterhubungan mereka dengan budaya dan tradisi lokal