Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Analisis Penggunaan Loose Part dalam Mengembangkan Kreativitas Anak Usia Dini di KB Khadijah Ngariboyo Triyawati, Titin; Cahyono, Hadi; Wulansari, Betty Yulia
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.5918

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih minimnya pemanfaatan media loose part secara optimal dalam kegiatan pembelajaran anak usia dini, padahal media ini memiliki potensi besar untuk mengembangkan kreativitas anak melalui pengalaman bermain yang terbuka dan eksploratif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman guru terhadap penggunaan media loose part dan mengetahui perkembangan kreativitas anak melalui media loose part di KB Khadijah Ngariboyo. Media loose part dapat meningkatkan perkembangan kreativitas anak karena melalui media loose part anak diberikan kebebasan untuk menuangkan ide kreatifitasnya sesuai dengan imajinasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk memastikan keabsahan data, peneliti menggunakan tiga teknik triangulasi data yakni, triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Triangulasi sumber digunakan untuk membandingkan dan mengkroscek data dari berbagai sumber yakni guru dan siswa. Triangulasi teknik menggunakanlebih dari satu teknik pengumpulan data (observasi, wawancara, dokumentasi) untuk menguji konsistensi data. Triangulasi waktu digunakan untuk pengamatan atau wawancara di waktu yang berbeda untuk menghindari bias waktu. Tahapan teknik analisis data yang dilakukan peneliti antara lain, 1) Reduksi data; 2) Penyajian data; dan 3) Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan media loosepart terbukti efektif dalam merangsang kreativitas anak-anak melalui kegiatan bermain yang bebas dan fleksibel. Hal ini tercermin dari beberapa indikator kreativitas yang telah diamati selama proses pembelajaran
Implementasi Permainan Tradisional Cublak-cublak Suweng dalam Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air Pada Kelompok A KB Anak Sholeh Ngariboyo Hidayati, Anies Tri; Cahyono, Hadi; Wulansari, Betty Yulia
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.5919

Abstract

Penanaman nilai karakter cinta tanah air yang signifikan dalam mewujudkan kemajuan suatu bangsa dapat dilakukan secara efektif di sekolah melalui permainan tradisional Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif-deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi kemudian data dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional Cublak-cublak suweng yang diimplementasikan di kelompok bermain ternyata dapat menumbuhkan karakter cinta tanah pada pendidikan anak usia dini yang memang pembelajarannya berbasis permainan. Cublak-cublak suweng terbukti membawa dampak pada anak usia dini. Hal ini bisa dilihat pada aspek karakter cinta tanah air yang meliputi: mencintai budaya dan tradisi daerah; bangga dengan produk dalam negeri; menjaga persatuan dan kesatuan negara; peserta didik mengenal siapa dirinya dan dari mana asalnya.
Implementasi Dimensi Kebhinekaan Global dalam Pendidikan Karakter di SMPN 2 Kecamatan Pulung, Ponorogo Afriansyah, Alviananda Ghozu Khaira; Asmaroini, Ambiro Puji; Cahyono, Hadi
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i1.8825

Abstract

Penanaman pendidikan karakter kepada peserta didik melalui profil pelajar pancasila merupakan salah satu strategi pemerintah untuk mengembangkan karakter pelajar indonesia dengan mengandung elemen berkebhinekaan global dimana elemen tersebut menekankan pada penguatan karakter dalam menjaga budaya luhur, lokalitas, serta identitas bangsa. Penguatan dimensi kebhinekaan global yang tercantum dalam profil pelajar oancasila menjadi hal yang penting untuk mempertahankan identitas negara. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan hasil analisa implementasi dimensi kebhinekaan global dalam pendidikan karakter di SMPN 2 kec. Pulung kab. Ponorogo. Penelitan ini menggunakan teknik penelitian kualitatif, dengan menggunakan metodologi penelitian dekriptif kualitatif yang meneliti tentang implementasi dimensi kebhinekaan global dalam pendidikan karakter di smpn 2 kecamatan pulung ponorogo.
Sinergi Pentahelix dalam Penanganan Stunting di Kabupaten Gunungkidul dalam Dimensi Profil Pelajar Pancasila Purbarningrum, Catarina Dyah; Afriyanti, Afriyanti; Rohmah, Siti; Bawono, Septiono Eko; Lestari, Rosalia Widhiastuti; Mulatsih, Nurdiana Tri; Suindartini, Suindartini; Bharata, Risma Wira; Cahyono, Hadi
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 9 No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v9i1.8863

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada bayi (0-11 bulan) dan anak balita (12-59 bulan) kibat dari kekurangan gizi kronis terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Banyak faktor yang menyebabkan tingginya kejadian stunting pada balita. Penyebab langsung adalah kurangnya asupan makanan dan adanya penyakit infeksi, faktor resiko yang mempengaruhi kejadian stunting pada anak umur 12-24 bulan adalah rendahnya tingkat kecukupan energi, protein, seng, berat badan lahir rendah dan tingginya penggunaan pestisida. Penelitian ini termasuk jenis penelitian dan pengembangan dengan tujuan menghasilkan sebuah rancangan penanganan stunting dalam struktur model. Prosedur pengembangan terdiri atas dua tahapan, yaitu pra pengembangan meliputi: investigasi awal dan desain serta tahap pengembangan meliputi: evaluasi dan revisi. Model Sinergi Pentahelix adalah konsep sinergi berbagai lembaga dan instansi baik itu dari unsur pemerintah, swasta, perguruan tinggi, media dan masyarakat dalam rangka penanganan stunting di Kabupaten Gunungkidul. Dalam hal ini seluruh stakeholder memiliki andil yang sangat strategis dalam upaya penanganan ini, karena disadari bahwa stunting penyebabnya sangatlah kompleks, dan tentu saja hal ini berimbas pada penanganan yang harus melibatkan banyak lembaga dari berbagai bidang
Analisa Pemenuhan Hak Masyarakat Berkebutuhan Khusus di Kabupaten Ponorogo Imamudin, Iqbal Akbar; Mahardhani, Ardhana Januar; Cahyono, Hadi
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 13 No. 2 (2021): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v13i2.965

Abstract

The focus of this research is on the role of the village government in guaranteeing and fulfilling the disability rights needs of people with mental retardation. This study uses qualitative methods, research data obtained through the methods of observation, interviews, and documentation as well as data analysis techniques that researchers use in this study is using an interactive model. This research was conducted in Karangpatihan Village, Balong District, Ponorogo Regency which has 97 mentally retarded persons in 2020. The results of this study indicate that the Karangpatihan Village government has given rights to mentally retarded persons with twenty-two types of rights in accordance with Law number 8 of 2016 on Persons with Disabilities. Furthermore, in its implementation, the Karangpatihan Village Government also collaborates through the triple helix concept, namely between academics, business, and the third government, synergizing with each other to provide the best services for people with disabilities.
Installation of the Character of Love for the Country Through the Study (Study of Indonesian Labor Children in Malaysia) Yulianto, Moch. Iman; Majid, Ikhwanudin Abdul; Cahyono, Hadi; Sunarto, Sunarto
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 15 No. 2 (2023): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v15i2.2395

Abstract

The character of loving the motherland is how to act, and think, which shows respect for one's country. The way to convey this individuality is through learning Indonesian and PPKN subjects. The researcher aims to describe how to instill the character of loving the motherland in studio students and the influence of conveying the nature of loving the motherland through this theme. This research was carried out with qualitative research, namely a qualitative approach. Data was collected using observation, interviews, and documentation. After data collection, the data is analyzed and checked against what is described in the theory. The research results obtained are as follows. How to instill the character of loving the motherland through Indonesian language subjects. Instilling the character of loving the motherland with Indonesian subjects and Civics leads to improving attitudes and behavior to preserve Indonesian culture, especially speaking the right language and adhering to discipline. This value is related to the sign of the character of love for the motherland in learning studio students. It can be summarized that the overall effect is to increase students' enthusiasm for learning about language and create a feeling of pride in culture and education in Indonesia.
The Principal’s Strategy in Forming an Attitude of Love For the Motherland in Immigrant Students in Malaysia (Case Study at Kampung Baru Guidance Center) Nurlitasari, Amy; Mahardhani, Ardhana Januar; Harmanto, Bambang; Rahmani, Dianisa Dwi; Cahyono, Hadi
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 15 No. 1 (2023): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v15i1.2413

Abstract

This study tries to outline the principal's approach to helping immigrant kids in Malaysia develop a sentiment of love for their country of origin. A descriptive qualitative strategy is used in this research methodology. The Kampung Baru Malaysia Guidance Workshop is where the research is being conducted. Using interviews, observation, and documentation as data-collecting methods. Data reduction, display, and conclusion-making are all parts of the data analysis stage. The study's findings indicate that: (1) pupils do not fully possess a love of the motherland; (2) there are not many activities carried out to promote this attitude; and (3) cultural arts classes have not been integrated into the learning process. Conclusions: The school principal should encourage students to sing the national song regularly, observe Indonesian independence day with flag ceremonies and competitions, and introduce Indonesian culture through extracurricular activities to help students develop a love of their country.
Models of Multicultural Education in Efforts to Grow Tolerance in the Guidance Center of SMP An Nahdloh Malaysia Firdaus, Rizki Anugrah; Sunarto, Sunarto; Cahyono, Hadi; Asmaroini, Ambiro Puji; Umam, Muhammad Khairul
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 15 No. 2 (2023): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v15i2.3128

Abstract

The research aims: 1. To introduce the multicultural education model to students through the hierarchical learning media of the Pancasila pyramid. 2. To find out the activities in the Guidance Studio of An Nahdloh Malaysia which have tolerance values. 3. To increase tolerance between students at the An Nahdloh Malaysia Guidance Studio. This research method uses a qualitative approach, collecting data through observation, interviews, and documentation. From the results of observations in the field through observations at the An Nahdloh Middle School Guidance Studio, the majority of students do not have official or illegal citizenship documents. They do not have official citizenship documents because they follow their parents, who come from Indonesia and work in Malaysia as Indonesian migrant workers. And there are still students who discriminate by making fun of their friends. Apart from that, some student's friends are ostracized. Activities carried out by teachers are by providing material about tawasuh (moderate), tawazun (standing), i'tidal (fair), and tasamuh (tolerant). Then, students' activities to maintain harmony by carrying out daily activities at the cottage, such as eating, playing futsal, praying, and cleaning the cottage. From the activities carried out by the school principal and researchers, it can be concluded that all of them have values that build tolerance attitudes and increase insight into multiculturalism. It is hoped that this can foster an attitude of tolerance and strengthen relationships between students in dealing with cultural differences in the studio. Guidance from An–Nahdloh Malaysia
Analysis of Reading Difficulties of Muslim Student in Selangor, Malaysia Hartanto, Edwin Dwi; Mahardani, Ardhana Januar; Cahyono, Hadi; Chaniago, Zamawi
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 14 No. 2 (2022): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v14i2.3250

Abstract

The ability to read is one of the initial abilities that students from an early age must possess. This aims to improve students' ability to understand the information conveyed as well as knowledge in the learning process. However, there are still many problems with students' initial reading skills that limit students' ability to understand the information and knowledge provided, one of which is the problem of beginning reading skills faced by students in a guidance center in Hulu Langat, Selangor, Malaysia. This study aims to observe the problems of students' beginning reading skills in guidance workshops in Hulu Langat, Selangor, Malaysia. This study uses a type of qualitative research with a descriptive approach and data collection techniques through observation, interviews, questionnaires, and documentation studies. Data analysis was performed using data reduction techniques, data display, conclusions, and data confirmation. The results of the study showed that many students had difficulties in beginning reading. Some students cannot read the letters of the alphabet or spell words, while others do not know syllables, cannot read sentences, and cannot write letters of the alphabet A-Z. Internal and external factors that affect students' reading ability are also observed. Internal factors include students' ability to read and write, while external factors include the lack of parental attention and the lack of sufficient guidance. In conclusion, there needs to be more intensive efforts in helping students overcome initial reading difficulties.
Development of Google Sites-Based Career Card Media for Career Understanding at Junior High School 3 Palangka Raya Cahyono, Hadi; Suriatie, Mimi; Sendayu, Fendahapsari Singgih; Feronika, Nopi
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 1 (2025): Suluh : Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/suluh.v11i1.10892

Abstract

Career understanding is a person's understanding of career information, which can be in the form of jobs matching their interests, talents, and abilities needed to carry out the job. However, some students have a low level of career understanding, so many are confused when choosing a secondary school without consideration. With this Google Sites-based career card media, students can better understand secondary schools and various types of careers. This study was conducted to determine the feasibility of Google Sites-based career card media and to find out whether this Google Sites-based career card media is useful for students' career understanding. This study uses a Research and Development (R&D) approach, namely research and development, and produces a product, namely a career card and a Google Sites-based career card media for career understanding. The development model was adapted from Borg and Gall and included six stages of development research. The sample was taken using the purposive sampling technique, so six students from class VIII-2 of Junior High School 3 Palangka Raya were selected. The main data collection tool used by researchers is a questionnaire. Researchers use a questionnaire to determine whether there are changes before and after using Google Sites-based career card media for career understanding. The data was then analyzed and processed using parametric statistics from Kolmogorov-Smirnov using SPSS 26, which showed a normal distribution. The results showed that the t-test calculation using the paired sample t-test showed a significance of 0.000 < 0.05, and the calculated t-value compared to the t-table value was 24.265 > 2.015. Therefore, the null hypothesis (H0) was rejected and the alternative hypothesis (Ha) was accepted. Therefore, it can be concluded that there is a significant difference between before and after using Google Sites-based career card media for career understanding.
Co-Authors Afriansyah, Alviananda Ghozu Khaira Afriyanti Afriyanti, Afriyanti Asmaroini, Ambiro Puji Aththoillah, Muhammad Sabiq Bambang Harmanto, Bambang Betty Yulia Wulansari, Betty Yulia Bharata, Risma Wira Chaniago, Zamawi Dwi Hartanto, Edwin Elva Adelia Yuliani Fadilah, Afifah Nur Fauzi Nasution, Ikhwan Feronika, Nopi Firdaus, Rizki Anugrah Hartanto, Edwin Dwi Hidayati, Anies Tri Imamudin, Iqbal Akbar Indarwati Indarwati Indriastuti, Niken Reti Januar Mahardani, Ardhana Juppenny, Ryan Lestari, Rosalia Widhiastuti Maharani, Deaningma Mahardani, Ardhana Januar Mahardani, Ardhana Zanuar Mahardhani , Ardhana Januar Mahardhani, Ardhana Januar Majid, Ikhwanuddin Abdul Majid, Ikhwanudin Abdul Mustikawati, Diyah Atiek Muttaqin, Muhammad ‘Azam Muttaqin, Muhammad ‘Azzam Nasution, Ikhwan Fauzi Nurdiana Tri Mulatsih Nurlitasari, Amy Pangestika, May Tree Widya Pawestri, Wulan Indri Prihma Sinta Utami, Prihma Sinta Puji A, Ambiro puji asmaroini, ambiro Purbarningrum, Catarina Dyah Putri , Wiffy Zalina Putri, Vera Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahadi Wiratmoko, Bimo Rahmani, Dianisa Dwi Rianti, Rianti Rudi Ruhardi Rudiawan, Rofi Sari, Rury Narulita Sendayu, Fendahapsari Singgih Septiono Eko Bawono Shohenuddin Shohenuddin, Shohenuddin Singkir Hudijono Sinta Utami , Prihma sinta utami, prihma Siti Asiyah Siti Rohmah Subangun, Subangun Suharto, Afif Audio Wahyu Widhi Suindartini Sunarto Sunarto Suriatie, Mimi Trisofirin, Marisa Triyawati, Titin Umam, Muhammad Khairul Widiawati, Suci Yeni Rahmawati, Ida Yulianto, Moch. Iman