Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : JURNAL AGROINDUSTRI HALAL

Karakteristik Minuman Fungsional Ekstrak Biji Buah Alpukat (Persea americana Mill.) dengan Penambahan Ekstrak Jahe Titi Rohmayanti; Noli Novidahlia; Sartika Widianingsih
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.239 KB) | DOI: 10.30997/jah.v5i1.1683

Abstract

Buah alpukat (Persea americana Mill.) merupakan salah satu buah yang banyak digemari karena memiliki rasa yang enak. Buah alpukat terdiri dari 70% daging buah dan 30% biji. Penelitian terkini mengungkapkan bahwa biji alpukat terbukti memiliki berbagai macam senyawa bioaktif dan senyawa-senyawa ini terbukti memiliki efek yang menguntungkan bagi tubuh, sehingga dilakukan diversifikasi produk yaitu minuman fungsional. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan minuman fungsional terbaik, mengetahui minuman fungsional  yang disukai dan mengetahui pengaruh konsentrasi perbandingan ekstrak biji buah alpukat dan ekstrak jahe terhadap minuman fungsional yang dihasilkan. Metode analisis yang digunakan adalah metode rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor dengan perbandingan (ekstrak biji buah alpukat dan ekstrak jahe) yaitu 60%:40%, 70%:30%, 80%:20% dengan 2 kali ulangan. Analisis data yang digunakan yaitu ANOVA dan uji lanjut Duncan. Minuman fungsional terpilih adalah A1 (ekstrak biji buah alpukat 60% dan ekstrak jahe 40%) memiliki kadar air 83,81%, abu 0,04%, lemak 0,52%, protein 10,34%, karbohidrat 5,29%, total padatan terlarut sebesar 16,1 oBrix, nilai pH 7,6, antioksidan dengan nilai IC50 8,04 mg/mL dan positif mengandung senyawa fitokimia yaitu tanin, flavonoid dan saponin.
Karakteristik Fisikokimia Jelly Drink Daging Semangka, Albedo Semangka, dan Tomat dengan Penambahan Karagenan dan Tepung Porang (Amorphophallus muelleri Blume) Noli Novidahlia; Titi Rohmayanti; Yuni Nurmilasari
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.183 KB) | DOI: 10.30997/jah.v5i1.1694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan karagenan dan tepung porang terhadap jelly drink. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan yaitu A1 (karagenan dan tepung porang 0.10%), A2 (karagenan dan tepung porang 0.15%), A3 (karagenan dan tepung porang 0.20%), dan A4 (karagenan dan tepung porang 0.20%). Analisis data yang digunakan yaitu ANOVA dan uji lanjut Duncan. Analisis produk yang digunakan yaitu uji sensori (mutu sensori dan hedonik), uji kimia (kadar air dan pH) dan fisik (total padatan terlarut). Analisis terhadap produk jelly drink terpilih yaitu kadar serat pangan dan antioksidan. Jelly drink terpilih adalah A3 (karagenan dan tepung porang 0.20%), jelly drink ini memiliki kadar air 89.92%, pH 6.4, total padatan terlarut 8.9 °Brix,  serat pangan  4.09%, antioksidan dengan nilai IC50130.42 mg/mL.Kata kunci: karagenan, tepung porang, semangka, tomat,  jelly drink
Karakteristik Tortilla Chips dengan Penambahan Tepung Ampas Kecap Titi Rohmayanti; Noli Novidahlia; Imay Damayanti
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.873 KB) | DOI: 10.30997/jah.v5i1.1695

Abstract

Ampas kecap merupakan sisa pembuatan kecap dengan bahan dasar kedelai yang memiliki kandungan protein cukup tinggi. Proses pembuatan ampas kecap melalui beberapa tahap sebelum diperoleh hasil utama kecap dan hasil samping berupa ampas kecap yang berwarna coklat kehitaman. Untuk menambah jenis olahan pangan berbahan ampas kecap ini dilakukan pembuatan tortilla chips. Ampas kecap dapat dijadikan tepung untuk ditambahkan kedalam bahan tortilla chips. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan persentase masa jagung dengan tepung ampas kecap pada pembuatan tortilla chips dengan perbandingan persentase A1 (44,4% : 10%), A2 (36,4% : 18,2%), A3 (33,3% : 25%) dengan dua kali ulangan. Analisis yang digunakan meliputi organoleptik (uji mutu sensori dan skala hedonik), uji kadar protein, dan untuk tortilla chips terpilih yaitu nilai gizi dan uji serat pangan. Perbandingan persentase masa jagung dengan tepung ampas kecap pada tortilla chips berpengaruh terhadap sifat organoleptik tortilla chips. Tortilla chips dengan penambahan tepung ampas kecap yang terpilih adalah tortilla chips dengan formulasi A2 (36,4% : 18,2%) memiliki kadar air 2.35%, abu 5.78%, lemak 19.94%, protein 14.76%, karbohidrat 57.17%, nilai energi 467.18 kkal/100gr, dan serat pangan 6.22%.
Sifat Mutu Fisik Mi Basah Berbahan Baku Tepung Campolay Masak Penuh Aminullah Aminullah; Risdelita Purba; Titi Rohmayanti; Sri Rejeki Retna Pertiwi
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Agroindustri Halal 6(2)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.849 KB) | DOI: 10.30997/jah.v6i2.3168

Abstract

Buah campolay masak penuh dapat diolah menjadi tepung campolay dan dibuat menjadi mi basah non gluten. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari pengaruh formulasi rasio mocaf dengan tepung campolay dan konsentrasi guar gum terhadap mutu fisik mi.   Penelitian ini menggunakan dua faktorial, faktor pertama adalah perbandingan mocaf dan tepung campolay (70%:30%, 60%:40%, 50%:50%) dan faktor kedua adalah konsentrasi guar gum (0%, 1%, 2%), dengan dua kali pengulangan. Analisis mi basah meliputi uji cooking loss, kekerasan, kekenyalan, kelengketan. Hasil menunjukkan bahwa semakin banyak tepung campolay yang ditambahkan pada formula mi basah menghasilkan cooking loss semakin tinggi,   tetapi semakin tinggi konsentrasi guar gum yang ditambahkan pada formula mi cenderung   menurunkan nilai cooking loss. Peningkatan konsentrasi  tepung  campolay dan dapat  menurunkan  kekerasan,  akan tetapi tidak berpengaruh secara nyata terhadap kekenyalan dan  kelengketan. Sedangkan peningkatan konsentrasi guar gum dapat menurunkan kekerasan, kelengketan dan meningkatkan kekenyalan mi basah campolay.
Formulasi Food Bar Sebagai Pangan Darurat Berbasis Tepung Ubi Jalar Oranye (Ipomoea Batatas L.) Dan Tepung Kacang Merah (Phaseolus Vulgaris L.) Noli Novidahlia; Siti Maulida Ulfa; Titi Rohmayanti
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Agroindustri Halal 8(1)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.464 KB) | DOI: 10.30997/jah.v8i1.4854

Abstract

Food is the most needed necessity in an emergency situation such as natural disaster. The application of local food like orange sweet potatoes and red beans in producing food bar as the emergency food is one of the efforts to establish the food security. The purpose of this research is determine the ratio of orange sweet potato flour and red bean flour to the nutritional value and characteristics of food bars for emergency food. Food bars are selected based on their nutritional value and total calories produced. The selected food bar is formulation which consists of 10% orange sweet potato flour and 30% red bean flour. The results of the analysis of the nutritional value of 50g food bar resulted in water content 4.17g, ash content 1,41 g, fat content 7.32g, protein content 4.86g, carbohydrate content 32.36g, beta-carotene content 6.61mg/50g, total calories 214.34 Kcal, and hardness 3054.50 g/f. The results of the sensory quality unpleasant smell, a hard texture, and sweet taste.
Potensi Senyawa Ekstrak Tanaman Seledri (Apium graveolens) Sebagai Inhibitor Angiotensin-Converting Enzyme 2 Secara In Silico Fadillah Yudha Syahrul; Muhammad Fakih Kurniawan; Titi Rohmayanti
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Agroindustri Halal 9(1)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v9i1.6753

Abstract

Covid-19 disebabkan oleh masuknya virus CoronaVirus 2 (SARS CoV2) yang dapat berinteraksi dengan reseptor angiotensin-converting enzyme 2 (ACE2). Interaksi virus dan reseptor ini dapat diganggu dengan menghambat enzim ACE2. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki potensi ekstrak seledri sebagai penghambat ACE2 menggunakan uji Lipinski dan molekular docking berdasarkan Gibbs binding free energy (∆G), root mean square deviation (RMSD) dan interaksi residu asam amino. Dari 20 senyawa dalam ekstrak seledri, 14 senyawa memenuhi lima aturan Lipinski, termasuk α-ionone, apigenin, caryophyllene, β-selenium, nerol, cis-carveol, linalool, cis-dihydrocarvone, P-mentha-2, 8-dien -1-ol, P -mentha-trans-2,8-dien-1-ol, limonene, β-cymene, β-mycene, trans-caryophyllene. Hasil docking ditemukan 14 senyawa dari ekstrak seledri, ditemukan enam senyawa yang berpotensi sebagai penghambat ACE2 berdasarkan energi bebas Gibbs (∆G), nilai RMSD, dan residu asam amino yang berkontribusi terhadap interaksi hidrofobik dan pembentukan ikatan hydrogen yang hampir lebih baik daripada ligan validasi 4 termasuk limonene, apigenin, cis-carveol, P-mentha-trans-2,8-dien-1-ol, α-ionone, dan P-mentha-2,8-dien-1-ol. Senyawa terbaik dalam ekstrak seledri sebagai penghambat ACE2 adalah limonene. Secara umum, senyawa ekstrak seledri dapat menghambat interaksi antara ACE2 dan SARS CoV2.
Profil Sensori Pada Roti Tawar Dengan Penambahan Tepung Kulit Buah Naga Merah Dengan Menggunakan Metode Rate-All-That-Apply (RATA) Muhammad Rifqi Suryana; Titi Rohmayanti; Fariha Rizki Sania; Utami Dwi Hapsari
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 9 No. 3 (2023): Jurnal Agroindustri Halal 9(3)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v9i3.8100

Abstract

Kulit buah naga merah berwarna merah keunguan karena adanya pigmen antosianin yang dapat menghasilkan variasi sensori roti tawar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil sensori roti tawar dengan penambahan tepung kulit buah naga menggunakan metode RATA (Rate-All-That-Apply). Analisis data meliputi Friedman Test, PCA, dan Preference Mapping. Analisis PCA menunjukkan bahwa persentase tepung terigu dan tepung kulit buah naga (95%:5%) dan (90%:10%) identik dengan atribut sensoris warna luar jingga-merah, tekstur lembut (tangan), tekstur lembut. (mulut). , tekstur kenyal (tangan), dan roti tawar memiliki aroma yang khas. Perbandingan persentase tepung terigu dan tepung kulit buah naga (85%:15%) dan (80%:20%) identik warna luar merah tua, warna dalam merah tua, tekstur padat (mulut), tekstur padat (tangan ), rasa asam, rasa pahit, aftertaste asam dan aftertaste pahit. Produk roti dengan perbandingan persentase tepung terigu dan tepung kulit buah naga (95%:5%) memiliki rata-rata nilai kesukaan tertinggi yaitu 80-100%, sedangkan konsentrasi tepung yang ditambahkan Semakin besar kulit buah naga maka konsumen akan semakin rendah. nilai preferensi, yaitu 0-20%.
Sifat Mutu Sensori dan Kimia Selai Kulit Buah Naga Merah dan Buah Sirsak Primaviera, Ellyvia; Kusumaningrum, Intan; Rohmayanti, S.Si, M.Si, Titi
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jam is a semi-solid food product made from fruit and sugar. This study aims to utilize red dragon fruit skin and soursop fruit flesh as jam. This study used a one-factor Completely Randomized Design (CRD) with a ratio of red dragon fruit skin pulp and soursop fruit pulp at five treatment levels, namely 20%:80%, 35%:65%, 50%:50%, 65%:35%, and 80%:20% with two repetitions. Product analysis consists of chemical tests for water content, ash content, crude fiber, total dissolved solids, degree of acidity (pH), sensory quality test, and hedonic test to determine the selected product. The analysis of research data used a test of variance (ANOVA) with Duncan's advanced test. The results of the research on selected products in the treatment of 80% red dragon fruit skin pulp: 20% soursop fruit pulp, which has a moisture content of 33.33%, an ash content of 0.49%, 3.45% crude fiber, and 50.10% total dissolved solids. Sensory quality tests lead to a purplish red color, smells of red dragon fruit skin, smells of soursop fruit, sweet and not sour taste, a non-bitter aftertaste, a soft mouth texture, easy to spread, and hedonic test on all parameters leads to likes.
Analysis Of Microbial and Chemistry Contamination Thai Tea Drink in Junior High School Rohmayanti, Titi; Indiana Janet; Siti Nurlaela, Raden
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v10i2.10326

Abstract

Thai Tea drink is the current favorite drink of the current millennial generation. Thai Tea beverage products are usually sold in places that are easily accessible to consumers, such as on the side of the highway. This thing makes Thai Tea beverage products have potential to become a medium for foreign object to enter the body if they are not processed properly. This study aims to determine the safety of Thai Tea beverage products that are sold around junior high schools in Central Bogor District. This study used seven samples taken from 7 junior high schools in seven different sub-districts and used a purposive sampling method. Product analysis was carried out twice, including testing the microbial contamination levels of Total Plate Number, Coliforms, Escherichia coli, heavy metal lead chemical contamination and sucrose content in Thai Tea drinks. Research is also supported by field observations and interviews. The research showed that all samples of Thai Tea drinks contained TPC microbial contamination that exceeded the standard, twelve repetition were contaminated with coliform bacteria and Escherichia coli, all repetition were not detected by heavy metal lead contamination and the sucrose content of all repetition did not exceed the maximum daily sugar intake limit.
Karakteristik Kimia dan Sensori Stik Bawang dengan Penambahan Tepung Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Ramadani, Vika; Rohmayanti, Titi; Siti aminah
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 10 No. 3 (2024): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v10i3.10284

Abstract

Churros is a food from Spain which is currently popular in Indonesia. Taro flour is a substitute for wheat flour because wheat flour has more calories than taro flour and the addition of Bogor bean flour to making churros can increase the protein in churros. This research aims to innovate churros products based on local food ingredients. This research used a completely randomized design (CRD) consisting of four treatment levels and two replications. The treatment consisted of a comparison of taro flour and Bogor bean flour (100% : 0%), (70% : 30%), (50% : 50%), (30% : 70%). Chemical analysis includes moisture content, ash content, fat content, protein and carbohydrate content as well as sensory and hedonic quality tests to determine the selected product. The research data analysis used was (ANOVA) with Duncan's Advanced Test with a 95% confidence interval. The results showed that the churros selected in the ratio of taro flour and Bogor bean flour (70% : 30%) had a moisture content of 17.70%, ash content of 1.95%, fat content of 12.79%, protein content of 8.98%, carbohydrate content 58.58%. Churros from taro flour with substitution of Bogor bean flour have a texture that tends to be crunchy, the color tends to be brownish yellow, the aroma is not bad, the taste tends to be sweet, the aftertaste is not bitter.
Co-Authors Abdul Mujid Agustiani, Novi Ahmaludin Ahmaludin Alfarizi, Feby Arif Alfintawati, Aprillia Amelia, Iis AMINULLAH Aminullah Aminullah Aminullah Aminullah Aminullah Aminullah, Aminullah Andriani Andriani Anisyah, Yuni Nur Apriani, Yasri Apriansyah, Agung Hidayat Aprilia, Della Argani, Pramudya Fajar Ariestyani, Imelda Arif, Zulfan Zaenal Arti Hastuti Aulia, Sandra Nurul Az-zahra, Raisha Putri Azmi, Fadhila Nurul Damayanti, Imay Daniel Daniel Delfitriani Distya Riski Hapsari Dwi Ananda, Delia Elviana, Ratu Adis Erna Puspasari Erna Puspasari Fadhilah, Syifa Fadillah Yudha Syahrul Fahruddin, Muhammad Naufal Fariha Rizki Sania Febriansyah, Ilham Feranica Fitrilia, Tiana Fuzawati, Fitri Gusrani, Salsabila Syifa Hafiyya, Naila Fathi Isnazaki Handayani, Ani Harianto, Indra Helmi Haris Iman, Muhamad Imay Damayanti Indiana Janet Indradewa, Rhian Intan Kusumaningrum Jaelani, Salsabila Azaria Karimy, Moh Faiz Khafiza, Salma Rukhiatul Kharyani, R. Aldini KHOIRUNNISA Kinanti, Putri Kurniawan, M. Fakih Lia Amalia Mandira, Mugi Tyas Mardiah Marhamah, Irma Siti Maryam Jamila Maulana, Ihsan Mega Silpia Meilani, Almanda Mir'atu Saa'dia Septiani Muhammad Rifki Muhammad Rifqi Muhammad Rifqi Suryana Muharrama, Yurandani Mukhreza, Destila Nawfal Imanudin Noli Novidahlia Nur Mila Sari Nurcahali, Fani Nurfadhilah, Kania Nurfauziah Hadiati Nurlaela, Raden Siti Nurul Izah, Linda Permatahati, Ghina Sri Pertiwi, Inno Ariska Puspa Pertiwi, Sri Rejeki Retna Prasojo, Muhammad Ghazy Fauzan Primaviera, Ellyvia Purba, Risdelita Putri, Sahila Aulia Qisthina, Dalilah Qodariah, Siti Nurlailatul Rahma, Anisa Aulia Rahmawati, Siti Irma Ramadani, Vika Ramadanti, Novia Risdelita Purba Rosadi, Siti Ledidah Muharromah Putri Rosy Hutami Rudy Tjahjohutomo Ruhiya, Fajar Samsu, Qatrun Nada Aghia Saniyya, Ashila Nasyadhiya Saputra, Wildan Sartika Widianingsih Saryono, Zunesha Puspa Sa’diah, Elin Halimatus Septian, Willyandi Septianingsih, Asiah Setiawan, Bagus Adi Setiawati, Mira Afrilia Siahaan, Muhamad Ardi Taufik Silpia, Mega Siti Aminah Siti Maulida Ulfa Siti Nova Isda Dwiyanti Siti Nurhalimah Siti Nurlaela, Raden Siti Rahmawati Sonjaya, Nabila Rizqi Chairiyati Sri Rejeki Retna Pertiwi Sunandi, Dedi Suryaman, Friska Dwi Syafira, Fika Putri Tiara Amanda Lestari Ulfah, Luthfia Uning Budiharti Utami Dwi Hapsari Wahyuni, Aulia Dinda Wardiningsih, Enanda Widianingsih, Sartika Widodo Suwito Widyaningrum, Rohmah Wulan, Nawang Yasri Apriani Yuni Nurmilasari Zahro, Halimah Az