Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Analisis Kerusakan Pascapanen pada Produk Serealia (Jagung dan Beras) serta Strategi Penanganannya Hastuti, Arti; Faiha, Anya Arwa
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22110

Abstract

Jagung dan beras merupakan bahan pangan pokok di Indonesia yang berperan penting dalam ketahanan pangan nasional. Namun, kerusakan pascapanen akibat faktor fisik, kimia, biologi, dan lingkungan masih menjadi masalah serius yang menurunkan kualitas, nilai jual, serta dapat membahayakan kesehatan. Jagung cenderung lebih rentan terhadap serangan jamur seperti Aspergillus flavus yang menghasilkan aflatoksin, sedangkan beras lebih mudah terserang hama gudang seperti Sitophilus oryzae, khususnya pada kondisi lembab dan panas. Kerusakan ini berdampak langsung pada petani di wilayah seperti Bali dan Sulawesi Selatan, yang mengalami kesulitan memenuhi standar mutu dan kehalalan pangan. Metode yang digunakan adalah studi literatur, dengan menelaah jurnal ilmiah, data statistik resmi, serta regulasi pemerintah terkait pangan, halal, dan mutu produk pertanian, yang kemudian didukung oleh studi kasus dari wilayah penghasil utama. Penerapan Good Agricultural Practice (GAP) pada tahap prapanen dan pascapanen menjadi strategi penting untuk meminimalkan kerusakan, meliputi rotasi tanaman, pengelolaan lahan dan pupuk, pemilihan varietas tahan hama/jamur, pengeringan yang tepat, penggunaan wadah bersih, penyimpanan berventilasi, serta pengemasan vakum untuk beras. Penyuluhan kepada petani mengenai praktik penyimpanan dan pengendalian hama juga diperlukan agar hasil panen tetap aman, berkualitas, dan halal. Penanganan pascapanen yang baik, didukung regulasi pemerintah terkait pangan dan halal, mampu menekan kerugian ekonomi, meningkatkan mutu, dan menjamin keamanan serta kehalalan produk bagi konsumen.
Inovasi Minuman Herbal Teh Berbasis Bunga Kecombrang: Solusi Alternatif untuk Mengurangi Stres Ababil, Fauzanna; Habibi, Janitra Yasmine; Hidayatullah, Muhammad Ihqbal; Farihin, Sulthan Fadhil; Fauzia, Syaharani; Hastuti, Arti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.22117

Abstract

Teh herbal merupakan salah satu jenis minuman fungsional yang semakin diminati karena kandungan senyawa bioaktif serta manfaat kesehatannya. Di tengah meningkatnya tren gaya hidup sehat, 64% masyarakat Indonesia mulai beralih ke minuman sehat. Konsumsi teh herbal menjadi peluang pengembangan produk berbasis bahan lokal yang lebih natural dan menyehatkan. Kecombrang (Etlingera elatior) dan jahe merah (Zingiber officinale) merupakan bahan pangan lokal yang kaya senyawa fenolik, flavonoid, dan terpenoid yang berperan sebagai antioksidan, antimikroba, dan agen antiinflamasi. Namun, pemanfaatan kecombrang sebagai minuman herbal masih terbatas sehingga diperlukan inovasi produk berbasis bahan lokal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan teh herbal kecombrang–jahe dan mengevaluasi karakteristik sensori untuk mengetahui tingkat keberterimaannya. Metode penelitian dilakukan melalui sintesis produk dengan komposisi 7:2:1 (kecombrang:jahe merah:gula jagung) yang dipilih berdasarkan beberapa uji formulasi. Proses produksi meliputi pencucian, pengirisan, pengeringan pada suhu 65°C, penghalusan, dan pengemasan ke dalam kantung teh. Uji organoleptik dilakukan pada 30 panelis tidak terlatih menggunakan parameter warna, aroma, rasa, dan aftertaste. Hasil menunjukkan bahwa teh kecombrang–jahe memiliki tingkat penerimaan yang cukup baik dengan nilai hedonik warna 3,78, aroma 3,66, rasa 3,50, dan aftertaste 3,41. Warna pucat, aroma rempah seimbang, serta rasa yang relatif netral dinilai sesuai karakter minuman herbal, meskipun sebagian panelis merasakan sensasi asam dan getir. Secara keseluruhan, produk ini menunjukkan potensi untuk dikembangkan sebagai minuman herbal fungsional berbasis bahan pangan lokal.
Pengaruh Lama dan Tempat Penyimpanan yang Berbeda terhadap Kandungan Gizi Varietas Umbi Jalar Gisting, Marga, dan Manohara Hastuti, Arti; Agustina, Nurlaila
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22189

Abstract

Studi literatur ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh metode, tempat, dan lama penyimpanan terhadap perubahan sifat fisik serta kandungan gizi pada beberapa varietas ubi jalar (Ipomoea batatas), yaitu varietas Gisting, Marga, dan Manohara. Penelitian pertama dilakukan pada dua kondisi penyimpanan, yaitu suhu ruang (30–32°C, RH 58–70%) dan suhu dingin (25–26°C, RH 85–90%) selama 8 minggu pada varietas Gisting dan Marga. Penelitian kedua menggunakan varietas Manohara yang disimpan selama 0, 14, dan 28 hari pada dua tempat berbeda, yaitu di lantai dan di dalam kardus. Parameter yang diamati meliputi susut bobot, kadar air, total padatan terlarut (TPT), panjang dan jumlah tunas, serta kandungan proksimat (protein kasar, lemak kasar, serat kasar, abu, dan BETN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu rendah dan kelembaban tinggi mampu menekan laju susut bobot, menurunkan laju pertumbuhan tunas, dan mempertahankan kadar air serta protein kasar. Kondisi penyimpanan dingin (25–26°C, RH 85–90%) dan penyimpanan di lantai selama 28 hari memberikan hasil terbaik dalam mempertahankan mutu fisik dan gizi ubi jalar. Dengan demikian, pengaturan suhu dan kelembaban relatif udara menjadi faktor penting dalam memperpanjang umur simpan serta menjaga kualitas nutrisi umbi jalar selama penyimpanan.
Inovasi Gummy Gel Tapak Liman Berbasis Buah Naga Bunga Telang dan Rosella dengan Stevia Hastuti, Arti; Safitri, Desi Agustina; Yanti, Rima; Azkia, Mila; Jannah, Siti Zainabul
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22210

Abstract

Perkembangan produk pangan fungsional berbasis bahan alami terus meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi camilan sehat rendah kalori. Penelitian ini bertujuan mengembangkan inovasi Gummy Gel Tapak Liman dengan penambahan buah naga, bunga telang, dan rosella sebagai sumber pigmen alami, serta stevia sebagai pemanis non-kalori pengganti sukrosa. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen deskriptif dengan uji hedonik dan sensoris melibatkan 30 panelis tidak terlatih untuk menilai warna, aroma, rasa, tekstur, dan aftertaste menggunakan skala 1–5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk memiliki warna merah alami yang menarik (63,3% sangat suka), tekstur kenyal yang disukai (88,2%), dan rasa manis alami yang diterima baik oleh panelis (56,7% suka). Aftertaste dari stevia dinilai ringan tanpa rasa pahit yang menonjol, sedangkan aroma herbal dari kombinasi bahan alami dapat diterima dengan baik. Secara keseluruhan, Gummy Gel Tapak Liman menunjukkan tingkat kesukaan tinggi dan berpotensi dikembangkan sebagai camilan fungsional rendah kalori berbasis bahan alami lokal.
Pemanfaatan Sukun (Artocarpus Altilis) dan Jamur Tiram (Pleurotus Ostreatus) dalam Pembuatan Nugget Nabati Hastuti, Arti; Febriyani, Syifa Fauziyah; Danias , Desti Isna; Azzahra, Rizela; Putra, Sheva Fadhillahi
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.22232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi pangan lokal berupa nugget sukun dengan penambahan jamur tiram sebagai alternatif produk olahan nabati yang lebih bergizi dan mudah diterima konsumen. Sukun dipilih sebagai sumber karbohidrat lokal, sedangkan jamur tiram digunakan sebagai penambah protein, serat, aroma, dan tekstur. Proses pembuatan nugget meliputi pengolahan bahan, pembentukan adonan, pengukusan, pelapisan, dan penggorengan. Evaluasi mutu dilakukan melalui uji hedonik dan uji sensorik yang melibatkan 30 panelis untuk menilai warna, aroma, rasa, tekstur, after taste, dan keseluruhan penerimaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk nugget sukun dengan tambahan jamur tiram memperoleh tingkat kesukaan yang tinggi pada hampir seluruh parameter sensori. Panelis memberikan penilaian dominan pada kategori “suka” hingga “sangat suka”, terutama pada aspek rasa dan tekstur yang dinilai gurih, lembut, dan seimbang. Selain itu, penambahan jamur tiram tidak hanya meningkatkan kualitas sensorik, tetapi juga berpotensi memperkaya nilai gizi produk. Temuan ini menunjukkan bahwa nugget sukun jamur tiram dapat dijadikan alternatif pangan olahan nabati dengan prospek pengembangan yang baik untuk konsumsi sehari-hari maupun peluang usaha. Penelitian lanjutan dianjurkan untuk mengkaji nilai gizi, umur simpan, dan potensi komersialisasinya.
Pengembangan Sorbet Campolay (Pouteria campechiana) sebagai Produk Pangan Fungsional Lokal Sutisna, Noviyanti; Anisa, Siti; Nurlitasari, Desi; Bilbina, Naura Nadzhifatul; Hastuti, Arti
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.22255

Abstract

Buah campolay (Pouteria campechiana) merupakan komoditas lokal Indonesia yang kaya karotenoid, serat pangan, dan senyawa bioaktif, namun pemanfaatannya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sorbet campolay sebagai produk pangan fungsional dengan menilai penerimaan konsumen melalui uji hedonik dan uji sensori. Dua formulasi digunakan: (1) sorbet campolay tanpa jeruk nipis dan (2) sorbet dengan tambahan perasan jeruk nipis. Uji organoleptik dilakukan oleh 32 panelis menggunakan skala hedonik 1–5 dan sensori deskriptif. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, regresi linear sederhana, uji-t, dan ANOVA. Hasil menunjukkan bahwa atribut aroma (mean 4,84) dan warna (4,75) menjadi faktor paling disukai panelis, sedangkan aftertaste mendapat nilai terendah (3,06) akibat rasa pahit alami campolay. Instrumen sensori dinyatakan valid (r-hitung 0,47–0,61) dan reliabel (α = 0,81). Regresi menunjukkan mutu sensori berpengaruh signifikan terhadap tingkat kesukaan (R² = 0,52; t-hitung 6,01 > t-tabel 2,04). Uji F mengonfirmasi adanya perbedaan signifikan antar atribut (F-hitung 42,8). Secara keseluruhan, sorbet campolay diterima baik oleh panelis dan berpotensi dikembangkan sebagai produk pangan fungsional lokal. Pengembangan lanjutan dapat difokuskan pada perbaikan aftertaste dan stabilitas tekstur.
Diversifikasi Produk Edamame (Glycine Max (L) Merrill) sebagai Minuman Fungsional Sehat Kaya Antioksidan Hastuti, Arti; Spirulina, Syifa Dwi; Nurjanah, Siti; Rihadatul, Annida; Widiarto, Rian Rizki
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 1 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i1.22335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk dapat menguji validitas dan reliabilitas instrumen uji hedonik dan uji sensori pada Produk Inovasi Edamine Drink, minuman boba berbahan dasar edamame yang kaya antioksidan dan nutrisi. Populasi penelitian adalah konsumen yang mencoba Edamine Drink, dengan sampel 32 responden yang dipilih menggunakan Rumus Slovin dengan margin of error 5%. Data yang digunakan meliputi data kualitatif dan kuantitatif yang berasal dari sumber primer dan sekunder. Instrumen uji hedonik dan sensori yang melibatkan indikator warna, aroma, rasa, tekstur, dan after test diujikan melalui kuesioner online pada 30 responden dari kalangan mahasiswa dan masyarakat. Validitas instrumen diuji menggunakan korelasi product moment dengan hasil seluruh indikator valid, sedangkan reliabilitas diuji dengan Cronbach Alpha yang menunjukkan nilai di atas 0,85 untuk uji hedonik dan 0,87 untuk uji sensori, sehingga instrumen dinyatakan reliabel. Dengan demikian, instrumen ini layak digunakan untuk mengukur preferensi konsumen terhadap minuman Edamine Drink sebagai alternatif minuman boba sehat yang rendah gula dan kaya manfaat. Penelitian ini memberikan dasar yang kuat dalam pengembangan produk minuman sehat berbasis edamame untuk memenuhi kebutuhan pasar yang semakin sadar akan kesehatan.
Co-Authors Ababil, Fauzanna Abdul Azis Agustina, Nurlaila Aliffia, Nadira aliyah, siti nur Amalia, Nadia Anggara, Angriawan Ani Nuraini, Ani Aprila, Reva Arivianti, Anisyah Asyah, Difa Nur Aulia Nur Rahma, Aulia Nur Aulia, Reihana Fitri Aulia, Syifa Nur Azis, Abrar Ghani Azkia, Mila Azzahra, Anisa Safira Azzahra, Rizela Badrudin, Deni Ardhika Bilbina, Naura Nadzhifatul Chandra, Calya Fahira Chandraningtyas, Widya Firdiani Danias , Desti Isna Delfitriani Dewi Rosmayanti, Dewi Distya Riski Hapsari Dwi Aryanti Nur’utami Effendi, Saphira Aulia Eriani, Gita Nur Eva Fadhullah, Muhammad Ajriya Fadila, Zahra Nurul Fadilah, Ibnu Fadillah, Refal Maulana Fahira, Siti Aliza Faiha, Anya Arwa Farihin, Sulthan Fadhil Fauzia, Syaharani Fauziyah, Annora Elfreda Febriyani, Syifa Fauziyah Firdaus, Ashila Maziyya Fairuz Fitria, Ratu Destri Gusti, Muhammad Barkah Habibi, Janitra Yasmine Hasanah, Fitriah Nur Hidayatullah, Muhammad Ihqbal Idanata, Alisya Intan Kusumaningrum Irli, Sosa Sonia Jabbar, Kariem Jannah, Siti Zainabul Juniar, Vitri Heriana Kartikaratri, Tsaniyah Raihani Khafiza, Salma Rukhiatul Khoerurrohmah, Miranda Laela Khoirunisa, Firah Krisman, Wija Lia Amelia Mardiah Mardiah Maulida, Dinar Siti Muhammad Rizky Fauzi Noli Novidahlia Nuraisyah, Sulistina Hasya Nurintania, Andita Nurlaela, Raden Siti Nurlela, Raden Siti Nurlitasari, Desi Nursafa, Alsya Oktavianti, Annisa Putri Pertiwi, Sri Rejeki Retna Pitaloka, Vadilla Pratama, Akhlul Putra Putra, Rizki Putra, Sheva Fadhillahi Putri, Arlita Nada Putri, Cantyka Meisa Nurul Putri, Nayla Ayu Mulya Rabani, Titi Fania Raden Siti Nurlaela Rahayu, Melda Putri Rahmadhani, Adhelya Rahmania, Rizka Ramadhani, Nayla Sabilla Ramadhania, Novia Khansa Ramadhanti, Yussi Rihadatul, Annida Robby Firliandoko Sabila, Putri Nur Sabtaji, Fauzan Safitri, Desi Agustina Salsabilla, Desti Novia Sapitri, Afwina Aulia Septiani, Siti Dwi Setiawati, Mira Afrilia Siti Aminah Siti Anisa Siti Nurhalimah Siti Nurjanah Spirulina, Syifa Dwi Sumirat, Weni Sutisna, Noviyanti Tiara, Salva Utama, Maulydio Widiarto, Rian Rizki Yanti, Rima Yanti, Siti Anisa Maulida Zalfa, Detya