Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN SENAM KAKI PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS SIBIRU-BIRU KABUPATEN DELI SERDANG Syapitri, Henny; Yonlafado, Edriyani; Hutajulu, Johansen; Siregar, Laura; AIPNI, Pengurus
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 1 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penderita diabetes memiliki resiko lebih tinggi mengalami masalah kaki karena gangguan pembuluh darah menyebabkan sirkulasi darah kaki dari tungkai menurun, gangguan saraf menyebabkan kemampuan kedua kaki untuk merasakan berkurang, serta berkurangnya daya tahan tubuh terhadap infeksi. Lebih dari 50% amputasi yang dialami oleh penderita DM dianggap dapat dicegah dengan mengajarkan perawatan kaki dan melakukan latihan fisik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penderita diabetes mellitus untuk melaksanakan senam kaki diabetes yang sasarannya adalah penderita diabetes mellitus di wilayah kerja puskesmas Siburu- Biru kabupaten Deli Serdang. Peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 60 orang dan mereka sangat antusias mengikuti kegiatan senam kaki diabetes ini. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat di Puskesmas Biru-Biru berdasarkan karakteristik responden menemukan sebagian besar responden berusia 58-71 tahun sebanyak 63.5% sedangkan pada jenis kelamin sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan yaitu 62.8% dan pada karakteristik lama menderita DM adalah 3 -5 tahun sebanyak 56.5%. Senam kaki yang dilakukan oleh pasien DM di Puskesmas Biru-Biru secara sistematis mengakibatkan aliran darah di ektremitas bawah akan lancar dan manifestasi komplikasi kaki berupa kesemutan tidak terjadi. Disarankan kepada lansia sebaiknya Senam Kaki Diabetic dilaksanakan oleh pasien DM di rumah sebagai upaya memperbaiki sirkulasi darah dan mencegah terjadinya neuropati diabetik.
ANALISIS AKURASI DAN EFISIENSI SISTEM PENILAIAN LUKA MENGGUNAKAN PENDEKATAN WOUND ASSESMENT DIGITAL Syapitri, Henny; Ginting, Riah Ukur; Simamora, Marthalena; Sembiring, Rinawati; Asrizal, Asrizal
JURNAL MUTIARA ELEKTROMEDIK Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Mutiara Elektromedik
Publisher : Prodi Teknik Elektromedik Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/elektromedik.v9i2.6545

Abstract

Latar belakang: Penilaian luka secara manual masih menghadapi tantangan berupa variasi subjektivitas antar penilai yang dapat memengaruhi akurasi dan konsistensi hasil evaluasi klinis. Seiring meningkatnya beban penanganan luka kronis dan kebutuhan transformasi digital layanan kesehatan, sistem penilaian luka berbasis teknologi menjadi alternatif yang berpotensi meningkatkan ketepatan dan efisiensi kerja tenaga kesehatan. Namun, efektivitas implementasi teknologi ini masih bervariasi dan dipengaruhi oleh faktor pengguna, kondisi klinis, serta karakteristik luka. Tujuan: menganalisis akurasi, konsistensi, dan efisiensi penilaian luka digital serta memahami pengalaman tenaga kesehatan dalam menggunakannya dalam praktik klinis. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik di Asri Wound Care Center Medan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan tenaga medis luka dan dokter, serta observasi langsung terhadap penggunaan aplikasi penilaian luka digital. Analisis tematik dilakukan untuk mengidentifikasi pola pengalaman dan persepsi terkait akurasi, alur kerja, dan aspek subjektif klinis. Hasil: menunjukkan bahwa penilaian luka digital memberikan akurasi dan konsistensi yang lebih tinggi dibandingkan metode manual, terutama dalam pengukuran ukuran luka dan identifikasi jaringan. Digital wound assessment juga meningkatkan efisiensi waktu melalui proses dokumentasi otomatis yang mempercepat alur kerja klinis. Meskipun demikian, beberapa aspek subjektif seperti bau luka, nyeri, dan penilaian kedalaman luka tetap membutuhkan pemeriksaan manual. Kesimpulan: bahwa teknologi penilaian luka digital merupakan alat bantu yang efektif dalam meningkatkan kualitas evaluasi luka, tetapi belum dapat sepenuhnya menggantikan peran klinis tenaga kesehatan. Pendekatan hibrid yang menggabungkan kemampuan teknologi dengan keahlian klinis tetap menjadi strategi terbaik untuk menghasilkan penilaian luka yang komprehensif dan akurat
Reduction of Anxiety on Pregnant Women in the 3rd Trimester Through Use of Rosemary Aromatherapy Purba, Agnes; Christina Roos Etty; Julia Mahdalena; Henny Syapitri
Public Health of Indonesia Vol. 11 No. 4 (2025): October - December
Publisher : YCAB Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36685/phi.v11i4.1129

Abstract

Background: One of the psychological problems experienced by pregnant women is anxiety. Untreated anxiety will increase the risk of premature birth, miscarriage, cesarean section, and neonatal asphyxia. Aromatherapy as a traditional and natural therapy uses inhaled fragrances and uses plants. One of these aromatherapy is rosemary (Rosmarinus officinalis L.), with minimal side effects, can provide muscle relaxation, relieve anxiety, reduce stress, relax the mind and refresh. Objective: This study aims to analyze the effect of rosemary aromatherapy intervention given by inhalation on anxiety in pregnant women in the third trimester. Methods: The design of this study was a one group pre and post-test design without control. Measurement of respondent anxiety was carried out before and after aromatherapy intervention using the PASS (Perinatal Anxiety Screening Scale). Rosemary aromatherapy was given by mixing 3 drops with 40 ml of water in a diffuser, given before sleep at night. The research sample was healthy third trimester pregnant women who had no history of diseases recorded at the Martine Midwife Clinic as the research location with a total of 53 people. Data analysis used a paired t-test. Results: There is a significant influence on the anxiety of pregnant women in the third trimester before and after using inhalation rosemary aromatherapy (p=0.000). Conclusions: Rosemary aromatherapy (Rosemarinus officinalis L.) can be recommended for use by pregnant women in the third trimester as an effort to overcome anxiety. Keywords: Anxiety; pregnant; rosemary aromatherapy
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PENDERITA HIPERTENSI DALAM MINUM OBAT HIPERTENSI Sinurat, Lasma Rina Efrina; Marbun, Agnes Silvina; Syapitri, Henny; Zega, Metalitas
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/keperawatan.v8i2.6893

Abstract

Latar belakang: Keberhasilan suatu pengobatan tidak hanya dipengaruhi oleh akses pelayanan kesehatan, pengetahuan, peran petugasnya dan dukungan keluarga, tetapi juga dipengaruhi oleh kepatuhan pasien. Ada berbagai faktor yang mempengaruhi tingkat kepatuhan penderita hipertensi dalam minum obat antihipertensi. Kepatuhan penderita hipertensi dalam minum obat penting karena obat antihipertensi mengkontrol tekanan darah dan dalam waktu jangka panjang resiko terjadinya kerusakan organ-organ dapat dikurangi. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan penderita hipertensi dalam mengkonsumsi obat hipertensi di Puskesmas Parsingkaman. Metode: Desain penelitian adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 75 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Alat pengumpulan data adalah kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah chi-square. Hasil: Hasil penelitian diperoleh ada hubungan yang signifikan antara faktor keterjangkauan akses pelayanan kesehatan, pengetahuan, dukungan keluarga dan peran petugas kesehatan dengan kepatuhan penderita hipertensi dalam mengkonsumsi obat hipertensi dengan p value= 0.003, 0.001, 0.002, 0.004. Kesimpulan: Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan masukan dalam menyusun strategi untuk meningkatkan kepatuhan pasien hipertensi dalam minum obat.
PEMBERDAYAAN PASIEN DIABETES MELALUI EDUKASI SELF CARE MANAGEMENT SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN GULA DARAH DAN PENCEGAHAN ULKUS DIABETIKUM Syapitri, Henny; Lasma Rina Efrina Sinurat; Agnes Silvina Marbun; Grace Tayesha Panjaitan
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i1.6889

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti ulkus diabetikum. Rendahnya kepatuhan self care management menjadi salah satu faktor utama tidak terkontrolnya kadar gula darah dan meningkatnya kejadian luka kaki diabetik. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pasien diabetes melitus dalam menerapkan self care management guna mengendalikan kadar gula darah serta mencegah ulkus diabetikum di Klinik Asri Wound Care Center Medan. Metode: Metode pelaksanaan meliputi edukasi kesehatan, demonstrasi perawatan kaki, monitoring gula darah sewaktu, serta pendampingan self care selama periode tertentu. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test pengetahuan serta observasi praktik perawatan diri. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pasien tentang pengelolaan diabetes, peningkatan kepatuhan dalam monitoring gula darah, serta peningkatan kesadaran terhadap perawatan kaki. Kesimpulan: Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap upaya pencegahan komplikasi ulkus diabetikum dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan luka berbasis edukasi preventif di klinik.
SLEEP QUALITY AND BLOOD PRESSURE IN HYPERTENSION PATIENTS UNDERGOING HEMODIALYSIS Simanjuntak, Edriyani Yonlafado; Sipayung, Normi Parida; Syapitri, Henny; Hulu, Juli Jernih
Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Mutiara Ners
Publisher : Program Studi Ners UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Hypertension or increased blood pressure is a silent killer disease whose main cause is currently unknown. High blood pressure is the highest case with an incidence reaching 22% of the world's population, or around two-thirds of hypertension sufferers coming from countries with lower-middle incomes. One of the factors causing hypertension or increased blood pressure is poor sleep quality. Purpose: The objective of this was to identify the relationship between sleep quality and blood pressure in hypertensive patients undergoing hemodialysis Methods: The study was a quantitative survey with a cross-sectional approach in a population of End State Renal Disease patients with hypertension underwent hemodialysis at RSUP. H. Adam Malik, Medan. A total of 57 individuals were sampled using a purposive sampling technique. The measuring instrument uses a questionnaire and a digital tensiometer. Univariate and bivariate data were obtained from statistical analysis using a computer. Results: Statistical tests used Spearman rank. The outcomes of the study showed the average score of respondents' sleep quality was 13.16, meaning poor sleep quality, and the average systolic blood pressure was 147.26 mmHg, meaning grade 1 (mild) hypertension, and diastolic blood pressure was 93.81 mmHg, meaning grade 1 (mild) hypertension. Statistical tests showed a significant value of p-value = 0.000 (α <0.05), This means there are relationship between sleep quality and blood pressure in hypertensive patients undergoing hemodialysis. Conclusion: It is recommended that health workers improve the quality of their services by providing education to have good sleep quality and controlled blood pressure.
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI AUTOGENIK TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI Henny Syapitri; Lasma Rina Efrina Sinurat; Agnes Silvina Marbun; Raudha Yulisma
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Worldwide, hypertension is on the rise, with the World Health Organization (WHO) projecting that by 2025, 29% of individuals would have the condition.  Presently, worldwide efforts to improve health are focusing on hypertension as a non-communicable illness.  The autogenic relaxation method is one non-pharmacological option for managing blood pressure.  The purpose of this research is to determine if hypertensive individuals' blood pressure may be reduced using the autogenic approach.  The researchers used a pretest-posttest control group design, making this study quasi-experimental.  One hundred forty-one hypertension patients who were seen at the Pante Raya Community Health Center made up the study's population.  Using a purposive sampling approach, the research comprised 40 participants as samples.  Seven days in a row, for a total of fifteen minutes per session, the autogenic relaxation method was given.  Using a digital sphygmomanometer, the patient's blood pressure was monitored.  The data was evaluated using a dependent t-test to compare the pre- and post-autogenic blood pressure levels, and an independent t-test to compare the intervention group's and control group's blood pressure levels.  Both the pre- and post-autogenic relaxation systolic and diastolic blood pressures were found to be significantly lower (p < 0.05).  This research found that hypertension individuals whose blood pressure was significantly reduced by using autogenic relaxation methods.  Thus, autogenic approaches provide a non-pharmacological approach to managing blood pressure that is both effective and safe.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PENDERITA HIPERTENSI DALAM MINUM OBAT HIPERTENSI Lasma Rina Efrina Sinurat; Agnes Silvina Marbun; Henny Syapitri; Metalitas Zega
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Keberhasilan suatu pengobatan tidak hanya dipengaruhi oleh akses pelayanan kesehatan, pengetahuan, peran petugasnya dan dukungan keluarga, tetapi juga dipengaruhi oleh kepatuhan pasien. Ada berbagai faktor yang mempengaruhi tingkat kepatuhan penderita hipertensi dalam minum obat antihipertensi. Kepatuhan penderita hipertensi dalam minum obat penting karena obat antihipertensi mengkontrol tekanan darah dan dalam waktu jangka panjang resiko terjadinya kerusakan organ-organ dapat dikurangi. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan penderita hipertensi dalam mengkonsumsi obat hipertensi di Puskesmas Parsingkaman. Metode: Desain penelitian adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 75 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Alat pengumpulan data adalah kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah chi-square. Hasil: Hasil penelitian diperoleh ada hubungan yang signifikan antara faktor keterjangkauan akses pelayanan kesehatan, pengetahuan, dukungan keluarga dan peran petugas kesehatan dengan kepatuhan penderita hipertensi dalam mengkonsumsi obat hipertensi dengan p value= 0.003, 0.001, 0.002, 0.004. Kesimpulan: Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan masukan dalam menyusun strategi untuk meningkatkan kepatuhan pasien hipertensi dalam minum obat.
KOMPONEN YANG MEMPENGARUHI MANAJEMEN DIRI PENDERITA DIABETES DI UPT. PUSKESMAS DESA LAMA SEI LEPAN Agnes Silvina Marbun; Lasma Rina Efrina Sinurat; Henny Syapitri; Eliasna Sembiring; Popi Paranita Harefa
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/keperawatan.v9i1.6481

Abstract

Latar belakang: Diabetes melitus merupakan gangguan metabolisme pada tubuh seseorang dengan gejala hiperglikemia yang mana hal ini berhubungan dengan produksi karbohidrat, lemak, dan protein yang terjadi karena penurunan sekresi insulin atau penurunan sensitivitas insulin. Penurunan kualitas hidup pada pasien diabetes melitus tipe 2 dikarenakan pasien tidak mampu melakukan management diri. Tujuan: untuk mengetahui penyebab dikaitkan kepada pengaturan diri penderita diabetes. Metode: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua pasien dengan DM tipe 2 yang berobat yang berjumlah 35 orang, sampel pada penelitian ini berjumlah 35 orang dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Hasil: menunjukkan ada pengaruh usia terhadap diabetes self management pada pasien DM tipe 2 nilai p value 0,039 (p<0,05), ada pengaruh jenis kelamin terhadap Diabetes Self-Management pada pasien DM tipe 2 dengan nilai p value 0,004 (p<0,05), ada pengaruh pendidikan terhadap Diabetes Self-Management pada pasien DM tipe 2 dengan nilai p value 0,000 (p<0,05), ada pengaruh pengetahuan terhadap Diabetes Self-Management pada pasien DM tipe 2 dengan nilai p value 0,000 (p<0,05), ada pengaruh dukungan terhadap Diabetes Self-Management pada pasien DM tipe 2 dengan nilai p value 0,000 (p<0,05). Kesimpulan: faktor-faktor yang mempengaruhi Diabetes Self-Management pada pasien DM tipe 2 adalah usia, jenis kelamin, pendidikan, pengetahuan, dan dukungan keluarga. Disarankan dapat memberikan pengetahuan baru bagi pasien DM tipe 2 tentang faktor yang mempengaruhi diabetes self-management dan bagaimana cara meningkatkannya sehingga pasien memiliki kesehatan yang lebih baik lagi, dapat menjadi acuan bagi perawat untuk memberikan penyuluhan mengenai pentingnya melakukan self-management.
PENATALAKSANAAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KEJADIAN PINGSAN DI SMP SWASTA KATOLIK MARIANA MEDAN Lasma Rina Efrina Sinurat; Agnes Silvina Marbun; Henny Syapitri; Meytri Kristiani Duha; Mahdalina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 2 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i2.6494

Abstract

Pingsan (sinkop) merupakan kondisi hilangnya kesadaran sementara yang terjadi akibat berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak. Kejadian pingsan sering ditemukan pada remaja usia sekolah dan dapat dipicu oleh berbagai faktor seperti kelelahan, dehidrasi, kurangnya asupan makanan, anemia, tekanan darah rendah, serta paparan panas yang berlebihan. Penatalaksanaan Pertolongan Pertama pada Kejadian Pingsan dilaksanakan di SMP Swasta Mariana Medan sebagai upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, serta kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi kejadian pingsan di lingkungan sekolah. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan kesehatan menggunakan media PowerPoint, leaflet, dan video edukasi yang disampaikan dengan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, serta demonstrasi pertolongan pertama. Materi yang diberikan meliputi pengertian pingsan, faktor penyebab dan faktor risiko, tanda dan gejala, dampak dan komplikasi, penatalaksanaan pertolongan pertama, serta upaya pencegahan kejadian pingsan di lingkungan sekolah. Hasil menunjukkan bahwa sebanyak 14 siswa (60,9%) memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai pertolongan pertama pada kejadian pingsan setelah mengikuti kegiatan pendidikan kesehatan. Siswa juga menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung, terutama pada sesi diskusi dan demonstrasi. Melalui kegiatan ini diharapkan siswa mampu menerapkan pengetahuan dan memberikan pertolongan pertama yang tepat apabila terjadi kejadian pingsan di lingkungan sekolah, serta semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan melalui pola makan yang teratur, istirahat yang cukup, dan menjaga kondisi fisik untuk mencegah terjadinya pingsan.
Co-Authors Adventy Riang Bevy Gulo Adventy Riang Bevy Gulo Adventy Riang Bevy Gulo Agnes Silvina Marbun Agnes Silvina Marbun AIPNI, Pengurus Amila Amila Aryani, Novita Aryani, Novita Asrizal Asrizal Asrizal Aulia Arman Berampu, Rani Mukherzi Bevy Gulo, Adventy Riang Bunga Theresia Purba Christina Roos Etty Daniel Ginting Darwita Barus Darwita Juniwati Barus Edriyani Simanjuntak Efrina Sinurat, Lasma Rina Eliasna Sembiring Evarina Sembiring Flora Sijabat Frida Liharis Saragih Fridalina Tarigan Grace Tayesha Panjaitan Gultom, Rumondang Hasibuan, Eva Kartika Hikmah Sikutiro Hulu, Juli Jernih Hutajulu, Johansen Janno Sinaga Janno Sinaga Jon Kenedy Marpaung Julia Mahdalena Kusuma, Sri Lasma Rina Efrina Sinurat Lasma Rina Efrina Sinurat Lastri Laura Mariati Siregar Laura Mariati Siregar Listi Listi Hasugian Mahdalina Marbun, Agnes Silvina Marthalena Simamora Metalitas Zega Meytri Kristiani Duha Nadia Aramita Ningsih, Siska Dwi Normi Parida Sipayung Normi Parida Sipayung Normi Parida Sipayung Normi Parida Sipayung Normi Sipayung Novita Aryani Ordekoria Saragih Popi Paranita Harefa Purba, Agnes Purba, Bunga Theresia Putri Lestari Rani Damanik Rani Kawati Damanik Raudha Yulisma Rifki Amtenar Rinawati Sembiring Saragih, Frida Liharris Saragih, Masri Satidasar Halawa Sembiring, Evarina Sembiring, Rinawati Sikutiro, Hikmah Simamora, Marthalena Simanjuntak, Edriyani Simanjuntak, Edriyani Yonlafado simanjuntak, edriyani yonlafado Simanjuntak, Yunida Turisna Sinaga, Caca Rohali Sinurat, Lasma Rina Efrina Sipayung, Normi Sipayung, Normi Parida Sipayung, Rosetty Siregar, Laura Siregar, Laura Mariati Siska Dwi Ningsih Siti Maimunah Siti Maimunah Situmeang, Regita Pratiwi Sri Agustina Toni Wandra Vierto Yonlafado, Edriyani Yulisma, Raudha Zega, Metalitas