p-Index From 2021 - 2026
9.816
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Nurse Media Journal of Nursing LINK Jurnal NERS JURNAL PENDIDIKAN KEPERAWATAN INDONESIA Jendela Nursing Journal (JNJ) Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Jurnal Keperawatan Silampari Jurnal Kesehatan Holistic Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia (Indonesian Nursing Scientific Journal) CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Media Keperawatan Indonesia Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Faletehan Health Journal Jurnal Kesehatan Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Health Information : Jurnal Penelitian J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Journal of Community Empowerment for Health Jurnal Ners Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Science Midwifery Indonesian Journal of Global Health research Avicenna : Journal of Health Research Nusantara Science and Technology Proceedings Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan kesehatan Indonesia Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Epidemiology and Society Health Review (ESHR) MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Jurnal EMPATI (Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti) Journal of Health Research Science Jurnal Keperawatan Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Prosiding University Research Colloquium Journal of Public Health Concerns Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Jurnal Keperawatan Keperawatan Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Holistik Jurnal Kesehatan Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Berkawan
Claim Missing Document
Check
Articles

Dukungan keluarga sebagai faktor penentu adaptasi fisik dan tingkat kelelahan pada pasien gagal jantung Ammar, Naufal; Kristinawati, Beti
Journal of Health Research Science Vol. 5 No. 02 (2025): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/vhxmtt71

Abstract

Latar Belakang: Kegagalan fungsi jantung menyebabkan penurunan fungsional, berdampak pada aktivitas fisik, dan menimbulkan tantangan, terutama saat pasien melakukan perjalanan jarak jauh. Dukungan dan keterlibatan keluarga penting untuk meningkatkan motivasi, rasa percaya diri, dan kemampuan pasien beradaptasi dengan tantangan fisik. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara dukungan keluarga, kemampuan adaptasi fisik, dan tingkat kelelahan pada pasien gagal jantung.  Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 134 pasien gagal jantung rawat jalan di rumah sakit Jawa Timur. Data dikumpulkan menggunakan instrumen Family Support Scale, Cardiac Self-Efficacy Scale, Fatigue Assessment Scale.Hasil: Temuan ini mengungkapkan jika terdapat hubungan yang positif di antara dukungan keluarga dan kemampuan adaptasi fisik pasien, serta tingkat kelelahan pasien (p < 0,05).Kesimpulan: Semakin tinggi dukungan keluarga yang diterima, semakin baik kemampuan fisik pasien dalam beradaptasi dilingkup pasien maupun saat berpergian. Berdasarkan temuan penelitian ini, disarankan agar keluarga mendukung penuh adaptasi fisik pasien gagal jantung.
Associations of physical activity and mental well-being with resilience in patients with heart failure: a cross-sectional Kristinawati, Beti; Arifudin, Navian Fauzi; Latiifah, Itsnaani Rahmadita Nur; Pratama , Rafi Abrar
Jurnal Ners Vol. 20 No. 4 (2025): VOLUME 20 ISSUE 4 (NOVEMBER 2025)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jn.v20i4.71838

Abstract

Introduction: Heart failure is a common chronic condition that significantly impairs the physical and mental well-being of individuals impacted.  Resilience is a dynamic occurrence involving constructive responses to adversity. The researcher aims to investigate the relationship between physical activity and mental health on resilience in heart failure patients. Methods: This study employed a quantitative, cross-sectional design. The population comprised 186 patients with heart failure at the cardiac outpatient department of Surakarta Regional General Hospital. A total of 140 participants were selected from this population using purposive sampling, based on specific criteria. The dependent variable is resilience, and the independent variables are physical activity and mental well-being. The data were gathered through the Adult Resilience Measure-Revised (ARM-R), the Mental Health Questionnaire incorporating the Depression, Anxiety, Stress Scale (DASS-42), and the Physical Activity Questionnaire derived from the International Physical Activity Questionnaire-Short Form (IPAQ-SF). The analyses used were the chi-square test and multiple linear regression analysis. Results: This study found a weak, positive relationship between mental well-being, physical activity, and resilience, with a combined R-value of 0.355. The R² value of 0.126 indicates that mental well-being and physical activity together account for 12.6% of the variance in resilience. The remaining 87.4% of the variance is due to other undetermined factors. Conclusions: Physical activity and mental well-being are positively, though weakly, related to resilience in heart failure patients. Both still contribute to improving resilience. Therefore, rehabilitation programs combining moderate physical activity and psychological support are recommended to enhance resilience and quality of life.
Providing comprehensive nurse-led health education to health failure patients in order to enhancing their self-management Kristinawati, Beti; Sukma, Nori; Wijayanti, Nove Wiand Dwi; Mardana, Nyofan Wahyu
Journal of Community Empowerment for Health Vol 8, No 3 (2025)
Publisher : Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jcoemph.88281

Abstract

Introduction: Heart failure patients' lack of awareness and inactivity regarding disease recognition and self-management. The study aimed to determine the advantages of instituting education administered by nurses capable of self-managing heart failure patients.Methods: During the preparation phase, a preliminary study was conducted by conducting interviews, making observations, and securing permission for community service at UNS Hospital. The final stage, evaluation, involves measuring the effectiveness of this service by determining how well patients with heart failure comprehend educational material by administering a test.Results: These findings indicate that training and education can result in a 32% increase in the self-management knowledge of heart failure patients.Conclusion: Patients will have a greater understanding of self-management due to the provided education, thereby decreasing the severity of the disease and the likelihood of readmission.
Efektivitas Intervensi Booklet Edukasi Kesehatan dalam Meningkatkan Kualitas Hidup pada Pasien Gagal Jantung Nurmajid, Hanifa; Kristinawati, Beti
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 18 No 1 (2026): Januari - April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v18i1.1805

Abstract

Latar Belakang: Gagal jantung berdampak signifikan terhadap kualitas hidup pasien, namun bukti ilmiah efektivitas booklet terhadap skor Minnesota Living with Heart Failure Questionnaire (MLHFQ) masih terbatas. Tujuan: Menganalisis efektivitas edukasi kesehatan berbasis booklet terhadap kualitas hidup pasien gagal jantung berdasarkan total skor dan domain fisik-emosional MLHFQ. Metode: Kuasi-eksperimental one-group pretest-posttest pada 148 pasien gagal jantung rawat jalan di RSUD Dr. Moewardi Surakarta, Maret–Juli 2025. Sampel dipilih purposive sampling menggunakan rumus Slovin. Intervensi berupa edukasi tatap muka 30–45 menit menggunakan booklet berbasis pedoman American Heart Association. Kualitas hidup diukur menggunakan MLHFQ versi Indonesia (?=0,753) pada pre-test dan post-test satu bulan pasca-intervensi. Analisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test (?=0,05). Hasil: Terdapat penurunan signifikan median skor total MLHFQ dari 38,00 menjadi 23,50 (selisih 13 poin; Z=?10,540; p<0,001; r=0,87), domain fisik turun 7 poin (Z=?10,435; p<0,001; r=0,86), dan domain emosional turun 3 poin (Z=?9,260; p<0,001; r=0,76), melampaui minimal clinically important difference ?5 poin. Simpulan: Edukasi kesehatan berbasis booklet efektif meningkatkan kualitas hidup pasien gagal jantung secara statistik dan klinis pada domain fisik maupun emosional. Saran: menggunakan desain randomized controlled trial pada penelitian selanjutnya
PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER ‘AISYIYAH TENTANG HIPERTENSI MELALUI KEGIATAN EDUKASI KESEHATAN Rahayu, Sri; Arifah, Siti; Widodo, Arif; Rahayuningsih, Faizah Betty; Kristinawati, Beti; Dewi, Enita; Tamelia, Yolan; Azizah, Ika Nur; Baety, Nimas Citra Nur; Pratiwi, Jiheny Siska; Dinasti, Thia Wulan; Fauzan, Ade; Ananta, Dyaz Surya
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.19714

Abstract

Abstrak: Penyakit hipertensi merupakan silent killer dan masih menjadi pusat perhatian pemerintah melalui PROLANIS (Program Pengelolaan Penyakit Kronis). Hipertensi berisiko berkembang menjadi penyakit stroke. Tujuan pengabdian persyarikatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader ‘Aisyiyah untuk dapatdalam mencegah dan mengontrol penyakit hipertensi di masyarakat melalui edukasi kesehatan. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan menggunakan media power point, leaflet, dan poster. Mitra yang dilibatkan yaitu kader ‘Aisyiyah ranting Sunggingan, Miri, Sragen yang merupakan salah satu organisasi ortonom Muhammadiyah. Ibu-ibu kader yang hadir sebanyak 45 orang. Evaluasi yang digunakan untuk mengetahui pengetahuan kader ‘Aisyiyah yaitu menggunakan pertanyaan pre-post test sejumlah 4 pertanyaansetelah dilakukan edukasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu-ibu kader ‘Aisyiyah tentang hipertensi semakin meningkat dari 84,4% menjadi 92,6% setelah dilakukan edukasi kesehatan. Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar dan sukses.Abstract: Hypertension is a silent killer and is still the center of government attention through PROLANIS (Chronic Disease Management Program). Hypertension is at risk of developing into stroke. The aim of this association's community services is to increase the knowledge of 'Aisyiyah cadres to be able to prevent and control hypertension in the community through health education. The method used isA health education using power point media, leaflets and posters were used as a method. An The partners involved were 'Aisyiyah cadres from Sunggingan, Miri, Sragen, which is one of Muhammadiyah's autonomous organizations were involved in this community services. There were 45 female cadres present. The evaluation used to determine the knowledge of ‘Aisyiyah cadres is using 4 pre-post test questionsis pre-post test questions after education has been carried out. The results of the service showed that the knowledge of 'Aisyiyah cadres mothers about hypertension increased from 84.4% to 92.6% after health education was carried out. Alhamdulillah, the activity went smoothly and successfully.
Implementasi Relaksasi Otot Progresif Pada Pasien Dengan Post Ekstubasi Di Intensive Care Unit Untuk Meningkatkan Saturasi Oksigen Nadia Ilhaq Aulia Faristiyana; Beti Kristinawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32333

Abstract

Pasien terpasang ventilasi mekanik mengalami ketergantungan pada sistem pernapasannya, pada masa ekstubasi ventilasi mekanik pasien mengalami akan penurunan saturasi. Kondisi post ekstubasi perlu dilatih untuk relaksasi otot progresif sehingga mampu mengatasi perburukan saturasi oksigen. Relaksasi otot progresif adalah salah satu latihan pernapasan untuk meningkatkan saturasi oksigen. Teknik ini membantu melatih kekuatan otot pernapasan dalam pemulihan paru-paru. Tujuan studi kasus ini untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi otot progresif dapat meningkatkan saturasi oksigen pada pasien post ekstubasi. Metode yang digunakan yaitu studi kasus pada pasien dengan post ekstubasi yang mengalami penurunan saturasi oksigen dan diberikan latihan reaksasi otot progresif dan dievaluasi presentasi saturasi oksigen setelah implementasi. Hasil studi kasus ini adalah setelah dilakukan intervensi latihan pernapasan otot progresif terdapat peningkatan tingkaat saturasi oksigen pada pasien pasca eskstubasi. Pada evaluasi studi ini adalah terdapat peningkatan saturasi oksigen setelah pemberian intervensi, sehingga intervensi relaksasi otot progresif dinilai efektif.
Efektivitas Aplikasi Moist Wound Healing Menggunakan Hidrogel Prontosan Terhadap Kesembuhan Luka Ulkus Diabetikum Safira Bela Annisa; Beti Kristinawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32456

Abstract

Diabetic Foot Ulcers merupakan komplikasi yang sering terjadi pada penderita diabetes melitus yang ditandai dengan adanya luka terbuka pada kaki. Luka tersebut jika tidak ditangani akan menyebabkan resiko amputasi karena luka yang semakin membesar karena terjadinya infeksi. Langkah pencegahan untuk mengurangi resiko tersebut adalah dengan meningkatkan proses penyembuhan luka pada pasien yang mengalami Diabetic Foot Ulcers dengan perawatan luka dengan rutin dan tepat. Perawatan luka dengan moist wound healing dilakukan kepada pasien dengan masalah gangguan integritas kulit selama 4 hari di bangsal dewasa guna melaporkan implementasi perawatan luka yang dilakukan pada pasien dengan luka ulkus diabetik untuk meningkatkan kesembuhan luka. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang terdiri dari pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi serta dokumentasi. Penelitian ini merupakan studi kasus yang dilakukan pada 1 subyek pasien diabetes melitus dengan luka ulkus pada kaki. Hasil dari implementasi penelitian perawatan luka dengan metode moist wound healing efektif dalam mempercepat penyembuhan luka. Perawatan luka dengan moist wound healing dapat mempercepat penyembuhan luka ulkus diabetik.
Implementasi Breathing Exercise Untuk Mengatasi Kelelahan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisis Bella Carissa; Beti Kristinawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32673

Abstract

Penyakit gagal ginjal kronis (CKD) berkembang secara perlahan yang dapat memburuk dan menyebabkan gangguan serius pada kesehatan, kondisi ini bersifat kompleks dan memerlukan perawatan jangka panjang. Kelelahan merupakan salah satu gejala yang sering terjadi dan mengganggu bagi pasien dengan penyakit ginjal. penatalaksanaan untuk menurunkan tingkat kelelahan pada pasien gagal ginjal kronis yaitu dengan penerapan deep breathing exercise atau latihan relaksasi nafas dalam. Penerapan breathing exercise terbukti dapat menurunkan kelelahan pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani cuci darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek implementasi breathing exercise dalam mengurangi kelelahan pada pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus deskriptif dengan menggunakan Standar Operasional Prosedur (SOP). pengukuran kelelahan menggunakan FAS (Fatigue Assesment Scale). Dari hasil studi kasus yang sudah dilakukan setelah diberikan breathing exercise dengan relaksasi napas dalam selama 3 hari pada pasien ckd on hd yang sedang menjalani rawat inap di rumah sakit pada kedua responden mengalami penurunan tingkat kelelahan dari kelelahan sedang menjadi kelelahann ringan.
Penerapan Intervensi Swedish Massage Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Dengan Gangguan Tidur Prahasti Anggun Kusuma Wardani; Beti Kristinawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41071

Abstract

Tingginya angka kejadian penyakit diabetes melitus merupakan faktor risiko terjadinya gangguan kualitas tidur. Gangguan tidur menyebabkan peningkatan frekuensi terbangun, kesulitan untuk kembali tidur, dan ketidakpuasan terhadap tidur yang akhirnya berujung pada penurunan kualitas tidur secara keseluruhan. Setiap orang memerlukan tidur yang cukup, sebaiknya minimal 8 jam tiap malam. Dengan melakukan teknik relaksasi, otomatis ketegangan dapat berkurang, sehingga memudahkan seseorang untuk tertidur. Salah satu strategi non farmakologis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas tidur adalah terapi swedish massage. Swedish massage dapat meningkatkan sirkulasi darah dengan membantu relaksasi otot dan mengurangi ketegangan, yang mendukung tidur yang lebih nyenyak. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas swedish massage pada pasien diabetes melitus dengan gangguan tidur. Metode  yang digunakan adalah studi kasus dengan metode wawancara dan pemberian intervensi. Sedangkan instrument yang digunakan adalah kuesioner   Pittsburgh   Sleep   Quality   Index   (PSQI). Hasil studi kasus yang didapati setelah dilakukan intervensi swedish massage selama 3 hari, pasien mengalami peningkatan kualitas tidur. Sehingga swedish massage efektif dalam meningkatkan kualitas tidur pada pasien diabetes melitus dengan gangguan tidur.
Penerapan Intervensi Teknik Relaksasi Genggam Jari Pada Pasien CA Mammae Dengan Masalah Nyeri Akut Sinta Pitasari; Beti Kristinawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41072

Abstract

Carcinoma mammae, atau kanker payudara didefinisikan sebagai tumor ganas yang tumbuh dalam jaringan payudara, termasuk kelenjar susu dan saluran kelenjar. Carcinoma mammae adalah kondisi di mana sel-sel payudara kehilangan kontrol terhadap mekanisme normalnya, yang mengakibatkan pertumbuhan yang tidak normal, cepat, dan tidak terkendali. Pasien kanker, terutama pada stadium lanjut, sering mengalami nyeri yang berdampak pada kesehatan fisik dan emosional mereka, dengan lebih dari 70% pasien mengalaminya. Nyeri ini dapat bersifat akut atau kronis dan disebabkan oleh faktor fisik dan non-fisik. Manajemen nyeri terdiri dari dua strategi: farmakologis dan non-farmakologis. Teknik non-farmakologis untuk mengatasi nyeri termasuk kompres hangat dan dingin, pijat, distraksi, serta relaksasi. Di antara teknik tersebut, relaksasi nafas dalam dan genggaman jari merupakan metode yang efektif untuk mengurangi nyeri tanpa efek samping. Tujuan studi kasus ini yaitu untuk mengetahui bagaimana Hasil Penerapan Intervensi Teknik relaksasi genggam jari terhadap nyeri pada pasien ca mammae. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada pasien Ca Mammae yang mengalami masalah nyeri dan diberikan dengan intervensi relaksasi genggam jari. Hasil dari studi kasus ini setelah diberikan intervensi relaksasi genggam jari yang dilakukan selama 3 hari yaitu secara signifikan terbukti untuk mengurangi nyeri pada pasien Ca mammae.
Co-Authors Adindha Puteri Ayu Zahwani Ahmad Fadhlur Rahman Ajeng Dyah Kusumaningrum Alfirda Retno Luluk Fauziah Amalia Sania Qonita Amilatusholiha, Dina Ammar, Naufal Ana Dwi Iriani Ana Dwi Irianti Ana Oktarisa Anam, Muhtarul Ananda, Ira Ayu Ananta, Dyaz Surya Andi Kurniawan Andini Rahma Nidaul Izza Anggitya Widyastuti Anggraheni, Astantika Afri Annisa Muryadewi Annisa, Safira Bela Antika, Febrianti Nur Ardhia Putri Pramesti Ardhu Rizkiawan Ardhu Rizkiawan Ardhu Rizkiawan Ardhu Rizkiawan Ardito Dicky Pilang Gusbriananda Arditya Kurniawan Arif Widodo Arifudin, Navian Fauzi Arina Maliya Army Reza Mutias Aryani, Annisa Dini Aura Rahmatika Galuh Putrianti Aurani Faradila Dwi Maulida Avrielya, Dinda Ayu Anisah Azizah, Adelia Nurul Azizah, Ika Nur Azizah, Lina Wati Nur Baety, Nimas Citra Nur Bela Segar Juniarti Belete, Alemayehu Berhanu Bella Carissa Bintang Viga Handika Damayanti, Shafira Eka Danur Kusuma Arini Putri Daviq Bagus S Diah Ayu Kurnia Dian Hudiawati Dian Hudiyawati Diana Febriani Dimas Ria Angga Pribadi Dinasti, Thia Wulan Dyah Retno Palupi Dyaz Surya Anata Eka Devi Permatasari Ekan Faozi Enita Dewi Estu Werdani, Kusuma Fadhila, Aisyah Nur Fadhila, Rizky Amin Nur Fahrun Nur Rosyid Fahrun Nur Rosyid Fahrun Nur Rosyid Fahrun Nur Rosyid Fahrun Nur Rosyid Faizah Betty Rahayuningsih Fatma Dhian Fauzan, Ade Fauzi Ahmad Yudianto Fauzi, Ekan Firyal Tsamarah Salsabila Fitriana Fatika Khaerani Guntur Nurcahyanto Hakim, Rayhan Nur Handika, Bintang Viga Hardiyana, Mayang Tri Haris Joko Prasetyo Hartono, Susilo Herliani, Vevi Hery Widijanto Hudiawati, Dian Iqbal Maulana Ikhsan Iriani, Ana Dwi Isna Aprilia Itsnaani Rahmadita Nur Latiifah Itsnaani Rahmadita Nur Latiifah Itsnaani Rahmadita Nur Latiifah Jannah, Zulfa Fairuz Karnianti, Retti Kartinah Kartinah, Kartinah Khasanah, Riska Nurul Khoirun Nisak KHOIRUN NISAK Khujun, Nuzula Syifaul Kristini, Puji Kurnia Lutfi Farizqi Kurniasari Kurniasari Kurniasari Kurniawan, Arditya Laila Shofiya Lamini, Tutik Latifah, Oktaviana Nur Latiifah, Itsnaani Rahmadita Nur Layla Bonita Salsabila Lilik Subagiyo Utomo Lilik Subagiyo Utomo Listyani Hidayati Lusi Runtuwene Mahrunnisa Syahratudar Maharani Mardana, Nyofan Wahyu Maya Sukmawati Milan Dwi Winanti Muhammad Farid Muhtarul Anam Mustofa, Sidqon Mus’ab Ridho Syafii Muthohharoh, Nurhidayah Nadia Ilhaq Aulia Faristiyana Nanda Tia Adila Nasichah, Siti Nur Alfiyatin Navian Fauzi Arifudin Nove Wiand Dwi Wijayanti Nove Wiand Dwi Wijayanti Novira Indah Safitri Nur Widayati Nur Widayati Nur Widayati Nur Widayati Nurlaila Fitriani Nurmajid, Hanifa Nyimas Arsilla Restinavia Nyofan Mardana Nyofan Wahyu Mardana Nyofan Wahyu Mardana Nyofan Wahyu Mardana Nyofan Wahyu Mardana Oktaviani, Rurun Nisa Patria Asda, Patria Permatasari, Eka Devi Prahasti Anggun Kusuma Wardani Pramesti, Ardhia Putri Pramesti, Diah Endah Prameswari, Shafa Textona Pratama , Rafi Abrar Pratama, Rafi Abrar Pratiwi, Jiheny Siska Prayuni, Elita Trinanti Putri Intan Miladiana Putri Nurfitriani Putri, Danur Kusuma Arini Rafi Abrar Pratama Rafi Abrar Pratama Rafi Abrar Pratama Rahmadani, Hanifa Eka Rahmawati, Zulia Siti Rezania Asyfiradayati Riska Nurul Khasanah Riska Nurul Khasanah Riska Nurul Khasanah Rizkiawan, Ardhu Rohmah, Dini Nur Runtuwene, Lusi S Supratman S, Daviq Bagus S. Sugiharto Safira Bela Annisa Salma Chintana Putri Sari, Adjeng Pradita Sari, Mia Yuliana Permata Sejati, Ilham Kukuh Setiowati, Tutut Shafira Eka Damayanti Sheli Duwita Sari Sidqon Mustofa Sinta Pitasari Siti Arifah Siti Rahmawati Siti Rahmawati Siti Rahmawati Sri Rahayu SRI RAHAYU Sugiyarti Sukma, Nori Sulastri Sulastri Syafriati, Ani Talitha Eka Maulinda Tamelia, Yolan Titik Setiyowati Tofik Hidayat Tofik Hidayat Vevi Herliani Violeta Yuman Tanaya Wahyu Rahmawati Widodo Widodo Wijayanti, Nove Wiand Dwi Wita Oktaviana Wiyoga, Aryasatya Cahya Wulan Sari Yohanes Agoes Passo Marey Yuli Wahyu Utami Yuli Wahyu Utami Yumnariffa Ulayya Ridwan Zahra Ratnawati Desiana