p-Index From 2021 - 2026
10.629
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Nurse Media Journal of Nursing LINK Jurnal NERS JURNAL PENDIDIKAN KEPERAWATAN INDONESIA Jendela Nursing Journal (JNJ) Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Jurnal Keperawatan Silampari Jurnal Kesehatan Holistic Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia (Indonesian Nursing Scientific Journal) CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Media Keperawatan Indonesia Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik Faletehan Health Journal Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Health Information : Jurnal Penelitian J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Journal of Community Empowerment for Health Jurnal Ners Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Science Midwifery Indonesian Journal of Global Health research Avicenna : Journal of Health Research Nusantara Science and Technology Proceedings Mikki: Majalah Ilmu Keperawatan dan kesehatan Indonesia Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Epidemiology and Society Health Review (ESHR) MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Jurnal EMPATI (Edukasi Masyarakat, Pengabdian dan Bakti) Journal of Health Research Science Jurnal Keperawatan Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Prosiding University Research Colloquium Journal of Public Health Concerns Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Jurnal Keperawatan Health Research Journal of Indonesia Keperawatan Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Holistik Jurnal Kesehatan Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jurnal Berkawan Indonesian Journal of Global Health Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Breathing Exercise Untuk Mengatasi Kelelahan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisis Bella Carissa; Beti Kristinawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32673

Abstract

Penyakit gagal ginjal kronis (CKD) berkembang secara perlahan yang dapat memburuk dan menyebabkan gangguan serius pada kesehatan, kondisi ini bersifat kompleks dan memerlukan perawatan jangka panjang. Kelelahan merupakan salah satu gejala yang sering terjadi dan mengganggu bagi pasien dengan penyakit ginjal. penatalaksanaan untuk menurunkan tingkat kelelahan pada pasien gagal ginjal kronis yaitu dengan penerapan deep breathing exercise atau latihan relaksasi nafas dalam. Penerapan breathing exercise terbukti dapat menurunkan kelelahan pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani cuci darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek implementasi breathing exercise dalam mengurangi kelelahan pada pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus deskriptif dengan menggunakan Standar Operasional Prosedur (SOP). pengukuran kelelahan menggunakan FAS (Fatigue Assesment Scale). Dari hasil studi kasus yang sudah dilakukan setelah diberikan breathing exercise dengan relaksasi napas dalam selama 3 hari pada pasien ckd on hd yang sedang menjalani rawat inap di rumah sakit pada kedua responden mengalami penurunan tingkat kelelahan dari kelelahan sedang menjadi kelelahann ringan.
Penerapan Intervensi Swedish Massage Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Dengan Gangguan Tidur Prahasti Anggun Kusuma Wardani; Beti Kristinawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41071

Abstract

Tingginya angka kejadian penyakit diabetes melitus merupakan faktor risiko terjadinya gangguan kualitas tidur. Gangguan tidur menyebabkan peningkatan frekuensi terbangun, kesulitan untuk kembali tidur, dan ketidakpuasan terhadap tidur yang akhirnya berujung pada penurunan kualitas tidur secara keseluruhan. Setiap orang memerlukan tidur yang cukup, sebaiknya minimal 8 jam tiap malam. Dengan melakukan teknik relaksasi, otomatis ketegangan dapat berkurang, sehingga memudahkan seseorang untuk tertidur. Salah satu strategi non farmakologis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas tidur adalah terapi swedish massage. Swedish massage dapat meningkatkan sirkulasi darah dengan membantu relaksasi otot dan mengurangi ketegangan, yang mendukung tidur yang lebih nyenyak. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas swedish massage pada pasien diabetes melitus dengan gangguan tidur. Metode  yang digunakan adalah studi kasus dengan metode wawancara dan pemberian intervensi. Sedangkan instrument yang digunakan adalah kuesioner   Pittsburgh   Sleep   Quality   Index   (PSQI). Hasil studi kasus yang didapati setelah dilakukan intervensi swedish massage selama 3 hari, pasien mengalami peningkatan kualitas tidur. Sehingga swedish massage efektif dalam meningkatkan kualitas tidur pada pasien diabetes melitus dengan gangguan tidur.
Penerapan Intervensi Teknik Relaksasi Genggam Jari Pada Pasien CA Mammae Dengan Masalah Nyeri Akut Sinta Pitasari; Beti Kristinawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41072

Abstract

Carcinoma mammae, atau kanker payudara didefinisikan sebagai tumor ganas yang tumbuh dalam jaringan payudara, termasuk kelenjar susu dan saluran kelenjar. Carcinoma mammae adalah kondisi di mana sel-sel payudara kehilangan kontrol terhadap mekanisme normalnya, yang mengakibatkan pertumbuhan yang tidak normal, cepat, dan tidak terkendali. Pasien kanker, terutama pada stadium lanjut, sering mengalami nyeri yang berdampak pada kesehatan fisik dan emosional mereka, dengan lebih dari 70% pasien mengalaminya. Nyeri ini dapat bersifat akut atau kronis dan disebabkan oleh faktor fisik dan non-fisik. Manajemen nyeri terdiri dari dua strategi: farmakologis dan non-farmakologis. Teknik non-farmakologis untuk mengatasi nyeri termasuk kompres hangat dan dingin, pijat, distraksi, serta relaksasi. Di antara teknik tersebut, relaksasi nafas dalam dan genggaman jari merupakan metode yang efektif untuk mengurangi nyeri tanpa efek samping. Tujuan studi kasus ini yaitu untuk mengetahui bagaimana Hasil Penerapan Intervensi Teknik relaksasi genggam jari terhadap nyeri pada pasien ca mammae. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada pasien Ca Mammae yang mengalami masalah nyeri dan diberikan dengan intervensi relaksasi genggam jari. Hasil dari studi kasus ini setelah diberikan intervensi relaksasi genggam jari yang dilakukan selama 3 hari yaitu secara signifikan terbukti untuk mengurangi nyeri pada pasien Ca mammae.
Efektivitas Reed Disffuser Roses Aroma Therapy Relaxation Dan Digital Tasbih Distraction Terhadap Intensitas Nyeri Pada Klien Perioperatif Hernioraphy: Studi Kasus Sheli Duwita Sari; Beti Kristinawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41482

Abstract

Aromaterapi merupakan salah satu jenis pengobatan alternatif yang menggunakan bahan tanaman aromatik dalam bentuk minyak esensial untuk meningkatkan suasana hati, fungsi kognitif, dan kesehatan. Pada pasien pederita hernia akan mengalami rasa nyeri yang berbeda-beda, skala nyeri ringan (1-3), sedang (4-6), berat (7-10) tergantung pada kondisinya. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui hasil dari pemberian terapi kombinasi reed disffuser rosess aroma therapy relaxation dan digital tasbih distraction pada seorang pasien laki-laki berusia 66 tahun dengan perioperatif hernioraphy. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan dalam penerapan evidence-based practice nursing pada satu pasien yang diberikan intervensi reed disffuser aromaterapi dan digital tasbih selama 30 menit dalam 3 hari berturut-turut. Berdasarkan hasil pemantauan selama 1 hari sebelum operasi dan 3 hari setelah operasi menggunakan Numerical Rating Scale, ditemukan skala nyeri menurun dari skala pre operasi 4 menjadi 2, dan skala post operasi 7 menjadi 3. Studi kasus ini dapat membuktikan bahwa efektivitas dalam penurunan nyeri sebelum dan setelah diberikan terapi kombinasi reed disffuser aromateraphy dan digital tasbih distraction pada pasien perioperatif hernioraphy. Kata Kunci: Disffuser Aromaterapi, Digital Tasbih, Hernioraphy, Nyeri
Efektivitas Aplikasi Low Lighting Untuk Sleep Quality Dalam Mengurangi Kelelahan Pada Pasien Hepatitis Nyimas Arsilla Restinavia; Beti Kristinawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43639

Abstract

Pasien hepatitis sering mengalami gangguan tidur dan kelelahan yang berdampak pada kualitas hidup mereka. Faktor lingkungan, seperti pencahayaan, dapat mempengaruhi pola tidur, terutama pada lansia.Mengevaluasi efektivitas pencahayaan redup dalam meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi kelelahan pada pasien hepatitis. Studi kasus dilakukan pada seorang pasien laki-laki berusia 82 tahun dengan hepatitis. Pencahayaan redup (lampu LED) diterapkan di kamarnya pada malam hari selama empat hari. Kualitas tidur dinilai menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), sementara tingkat kelelahan diukur menggunakan Visual Analog Scale (VAS) dan pemantauan denyut jantung.Kualitas tidur mengalami peningkatan signifikan, dengan skor PSQI menurun dari 17 menjadi 4. Denyut jantung turun dari 130 menjadi 78 kali per menit, dan tingkat kelelahan berkurang berdasarkan skor VAS.Pencahayaan redup efektif dalam meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi kelelahan pada pasien hepatitis. Intervensi ini merupakan metode yang terjangkau untuk mengatasi gangguan tidur pada kasus serupa.Diperlukan studi yang lebih besar dan periode observasi yang lebih lama untuk mengonfirmasi temuan ini serta mengeksplorasi pengaruh intensitas pencahayaan yang bervariasi dan faktor lingkungan lainnya.
Efektivitas Terapi Musik Suara Alam dan Guided Imagery Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Pasien Fibroadenoma Mammae: Studi Kasus Mahrunnisa Syahratudar Maharani; Beti Kristinawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.44549

Abstract

Musik suara alam dan guided imgery merupakan teknik relaksasi distraksi yang menggunakan indra pendengaran untuk mengurangi kecemasan dan mengontrol suasana hati. Pada umumnya penderita fibroadenoma mammae cenderung mengalami kecemasan dengan seiring waktu tumor ini juga akan semakin membesar apabila tidak ditangani dengan benar. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui hasil terapi kombinasi musik suara alam dan guided imagery pada pasien perempuan usia 33 tahun dengan perioperatif eksisi fibroadenoma mammae. Metode penelitian menggunakan studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan dalam penerapan evidence-based practice nursing pada satu pasien yang diberikan intervensi musik suara alam dan guided imagery selama 30 menit selama 3 hari. Berdasarkan hasil pemantauan 1 hari sebelum operasi dan 2 hari setelah operasi menggunakan Visual Analogue Scale for Anxiety (VAS-A), ditemukan skala kecemasan menurun pada pre-operasi 8 menjadi 6 dan post-operasi 6 menjadi 2. Hal ini membuktikan bahwa terapi kombinasi musik suara alam dan guided imajery efektif dalam mengurangi kecemasan.
Efektivitas Hand Held Fan Therapy Dalam Mengelola Dyspnea Pada Pasien Congestive Heart Failure Aurani Faradila Dwi Maulida; Beti Kristinawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45688

Abstract

Gagal Jantung Kongestif (CHF) merupakan kondisi medis yang dapat diketahui karena adanya gangguan pada struktur dan fungsi jantung, yang berdampak pada menurunnya kemampuan ventrikel dalam memompa darah secara efektif. Gejala utama yang sering dialami oleh pasien CHF yaitu dyspnea atau rasa sesak napas. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas penggunaan terapi kipas genggam sebagai salah satu pendekatan non-farmakologis dalam menangani keluhan dyspnea pada pasien CHF. Penelitian yang digunakan menggunakan desain studi kasus yang melibatkan satu orang pasien CHF dan saat ini masih dirawat di Instalasi Gawat Darurat. Teknik pengumpulan data meliputi observasi langsung, wawancara, serta penelaahan rekam medis pasien. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat dyspnea dari skala 4 menjadi 2 setelah dua kali sesi terapi kipas genggam masing-masing selama 5 menit. Selain itu, frekuensi napas menurun dari 27 kali per menit menjadi 23 kali per menit, dan kadar saturasi oksigen meningkat dari kurang dari 96% menjadi 99%. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa terapi kipas genggam dapat digunakan sebagai metode tambahan dalam mengatasi sesak napas pada pasien CHF.
Penerapan Intervensi Akupresur untuk Mengurangi Nyeri Selama Pungsi Vena di Instalasi Gawat Darurat Alfirda Retno Luluk Fauziah; Beti Kristinawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.47265

Abstract

Salah satu tindakan medis yang sering dilakukan di Instalasi Gawat Darurat yaitu pungsi vena yang terdiri dari pengambilan darah dan pemasangan infus. Hal ini dapat menimbulkan rasa nyeri yang menyebabkan trauma dan ketidaknyamanan pada pasien. Nyeri akibat pungsi vena seringkali dapat menyebabkan penolakan pasien untuk melanjutkan prosedur. Sehingga penerapan intervensi dapat dilakukan salah satunya yaitu akupresur. Akupresur diberikan untuk mengurangi nyeri selama pungsi vena pada titik LI 4, LI 11, HT 7, karena dapat menghambat transfer rangsangan nyeri dan meningkatkan produksi endorfin. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas akupresur guna mengurangi nyeri selama pungsi vena. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan metode observasi dan pemberian intervensi akupresur 10 menit sebelum pungsi vena dilakukan. Sedangkan instrumen yang digunakan adalah VAS ( Visual Analogue Scale ). Hasil studi kasus yang diperoleh setelah dilakukan intervensi akupresur selama 10 menit, pasien mengalami penurunan nyeri dan lebih nyaman. Sehingga akupresur efektif untuk mengurangi nyeri selama pungsi vena.
PELATIHAN KADERISASI UNTUK PENDATAAN IBU HAMIL DENGAN CARA DIGITALISASI (GOOGLE FORM) DI DESA JATI KECAMATAN GATAK KABUPATEN SUKOHARJO Ayu Anisah; Novira Indah Safitri; Talitha Eka Maulinda; Iqbal Maulana Ikhsan; Milan Dwi Winanti; Ajeng Dyah Kusumaningrum; Nyimas Arsilla Restinavia; Anggitya Widyastuti; Titik Setiyowati; Kurnia Lutfi Farizqi; Isna Aprilia; Beti Kristinawati; Listyani Hidayati
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2, No. 3, September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The recording and reporting of health data carried out by cadres mostly use manual methods. The shortcomings of using manual methods in reporting include missing data, data duplication, and reporting to the health center. In addition, reporting to the health center must be in the form of a neat file, and if it continues to be done manually, it can slow down the reporting process. Advanced technology can be used as a solution to these problems, such as data collection training for cadres to create Google form where the results will be in the form of files that are neatly inputted into spreadsheet without having to work twice. The purpose of this community service is to provide training to health cadres to increase their knowledge and skills and not be stuttering about technology because today’s era is entirely digital. In addition, it also aims to facilitate cadres in the process of recording and reporting. The method used in this community service is education on creating Google form and direct training. The results of the activity show an increase in pretest and posttest scores. The conclusion of community service is that there was an increase in knowledge and skills from 3 to 10 cadres after the posttest in the data collection training using Google form. The suggestion for future activities is to work together with village officials to help provide facilities and infrastructure, such as facilitating laptops for cadres.
EDUKASI PENCEGAHAN KOMPLIKASI DIABETES MELLITUS TERHADAP KEJADIAN STROKE ISKEMIK Ardito Dicky Pilang Gusbriananda; Listyani Hidayati; Beti Kristinawati; Fauzi Ahmad Yudianto; Amalia Sania Qonita; Diana Febriani; Adindha Puteri Ayu Zahwani; Yumnariffa Ulayya Ridwan; Dyah Retno Palupi; Maya Sukmawati; Layla Bonita Salsabila; Zahra Ratnawati Desiana; Bela Segar Juniarti; Salma Chintana Putri; Fitriana Fatika Khaerani
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2, No. 1, Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v2i1.6074

Abstract

Desa Gumpang merupakan salah satu desa di Kecamatan Kartasura Sukoharjo. Di Desa Gumpang, terdapat lansia dengan diabetes mellitus sebanyak 22 orang. Hasil analisis, masih terdapat lansia yang belum mengetahui komplikasi yang diakibatkan dari diabetes mellitus. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi pencegahan komplikasi pada lansia dengan diabetes mellitus. Pencegahan komplikasi pada diabetes mellitus dapat dilakukan melalui upaya promotif dan preventif yang berfokus untuk meningkatkan pengetahuan serta sikap positif lansia terhadap kejadian stroke iskemik. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan metode ceramah dan tanya jawab, kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahap, diantaranya yaitu : (1) survei lapangan; (2) persiapan pelaksanaan kegiatan; (3) cek kesehatan lansia; (4) senam diabetes lansia (5) pre-test; (6) edukasi diabetes mellitus; (7) diskusi; (8) post-test. Untuk evaluasi kegiatan ini menggunakan pretest dan posttest dengan media Presentasi Power Point. Hasil kegiatan menunjukkan pada pretest 2 orang mendapatkan nilai dengan kategori tidak paham, 18 orang kategori kurang paham, dan 2 orang kategori paham. Setelah diberikan edukasi terdapat peningkatan nilai dari hasil pretest ke posttest. Terdapat 2 orang mendapatkan nilai dengan kategori kurang paham dan 20 orang kategori paham. Kesimpulan: pemberian edukasi tentang pencegahan kejadian stroke iskemik pada penyandang diabetes mellitus dapat meningkatkan pengetahuan pada lansia di Desa Gumpang.
Co-Authors Adindha Puteri Ayu Zahwani Afif Riada Pratama Afinda Krisdeana Ahmad Fadhlur Rahman Ajeng Dyah Kusumaningrum Alfirda Retno Luluk Fauziah Alsa Cicin Sejatika Amalia Sania Qonita Amilatusholiha, Dina Ammar, Naufal Ana Dwi Iriani Ana Dwi Irianti Ana Oktarisa Anam, Muhtarul Ananta, Dyaz Surya Andi Kurniawan Andini Rahma Nidaul Izza Anggitya Widyastuti Anggraheni, Astantika Afri Annisa Dini Aryani Annisa Muryadewi Annisa, Safira Bela Antika, Febrianti Nur Ardhia Putri Pramesti Ardhu Rizkiawan Ardhu Rizkiawan Ardhu Rizkiawan Ardhu Rizkiawan Ardito Dicky Pilang Gusbriananda Arditya Kurniawan Arif Widodo Arifudin, Navian Fauzi Arina Maliya Army Reza Mutias Aura Rahmatika Galuh Putrianti Aurani Faradila Dwi Maulida Avrielya, Dinda Ayu Anisah Azizah, Adelia Nurul Azizah, Ika Nur Azizah, Lina Wati Nur Baety, Nimas Citra Nur Bagas Haidir Sakti Bela Segar Juniarti Belete, Alemayehu Berhanu Bella Carissa Bintang Viga Handika Damayanti, Shafira Eka Danur Kusuma Arini Putri Daviq Bagus S Diah Ayu Kurnia Dian Hudiawati Dian Hudiyawati Diana Febriani Dimas Ria Angga Pribadi Dinasti, Thia Wulan Dyah Retno Palupi Dyaz Surya Anata Dzakiya Diena Karimah Eka Devi Permatasari Ekan Faozi Enita Dewi Eslyano Herdan Pratama Estu Werdani, Kusuma Fadhila, Aisyah Nur Fadhila, Rizky Amin Nur Fahrun Nur Rosyid Faizah Betty Rahayuningsih Fara Nabila Fatma Dhian Fauzan, Ade Fauzi Ahmad Yudianto Fauzi, Ekan Firyal Tsamarah Salsabila Fitriana Fatika Khaerani Ghina Attila Setya Maharani Guntur Nurcahyanto Halimah Muhtar Handika, Bintang Viga Hanifa Nurmajid Hanifah Eka Ningtyas Hardiyana, Mayang Tri Haris Joko Prasetyo Hartono, Susilo Herliani, Vevi Hery Widijanto Hudiawati, Dian Imam Mashudy Fazry Indah Dewi Nurjanah Iqbal Maulana Ikhsan Iriani, Ana Dwi Isna Aprilia Itsnaani Rahmadita Nur Latiifah Itsnaani Rahmadita Nur Latiifah Itsnaani Rahmadita Nur Latiifah Jannah, Zulfa Fairuz Karnianti, Retti Kartinah Kartinah, Kartinah Khasanah, Riska Nurul Khayla Febriannisa' KHOIRUN NISAK Khoirun Nisak Khujun, Nuzula Syifaul Kristini, Puji Kurnia Lutfi Farizqi Kurniasari Kurniasari Kurniasari Kurniawan, Arditya Laila Shofiya Latiifah, Itsnaani Rahmadita Nur Layla Bonita Salsabila Lilik Subagiyo Utomo Lilik Subagiyo Utomo Listyani Hidayati Lusi Runtuwene Luthfi Maulana Ibrahim Mahrunnisa Syahratudar Maharani Mardana, Nyofan Wahyu Maya Sukmawati Mia Yuliana Milan Dwi Winanti Muhammad Abdan Syuhada Muhammad Farid Muhtarul Anam Mustofa, Sidqon Mus’ab Ridho Syafii Muthohharoh, Nurhidayah Nadia Ilhaq Aulia Faristiyana Nanda Tia Adila Nasichah, Siti Nur Alfiyatin Navian Fauzi Arifudin Nefalensy Putri Mithakul Janah Nove Wiand Dwi Wijayanti Nove Wiand Dwi Wijayanti Novira Indah Safitri Nur Asa Rhahmadani Susanti Nur Widayati Nur Widayati Nur Widayati Nur Widayati Nurlaila Fitriani Nyimas Arsilla Restinavia Nyofan Mardana Nyofan Wahyu Mardana Nyofan Wahyu Mardana Nyofan Wahyu Mardana Nyofan Wahyu Mardana Oktaviani, Rurun Nisa Patria Asda, Patria Permatasari, Eka Devi Prahasti Anggun Kusuma Wardani Pramesti, Ardhia Putri Pramesti, Diah Endah Pratama , Rafi Abrar Pratama, Rafi Abrar Pratiwi, Jiheny Siska Prayuni, Elita Trinanti Putri Intan Miladiana Putri Nurfitriani Putri, Danur Kusuma Arini Rafi Abrar Pratama Rafi Abrar Pratama Rafi Abrar Pratama Rahmadani, Hanifa Eka Rahmawati, Zulia Siti Rezania Asyfiradayati Riska Nurul Khasanah Riska Nurul Khasanah Riska Nurul Khasanah Rizkiawan, Ardhu Rohmah, Dini Nur Runtuwene, Lusi S, Daviq Bagus S. Sugiharto Safira Bela Annisa Salma Chintana Putri Salsabila Saufia Aura Sadin Sari, Adjeng Pradita Sari, Mia Yuliana Permata Sejati, Ilham Kukuh Setiowati, Tutut Shafira Eka Damayanti Sheli Duwita Sari Sidqon Mustofa Sinta Pitasari Siti Arifah Siti Mulyati Siti Rahmawati Siti Rahmawati Siti Rahmawati SRI RAHAYU Sri Rahayu Sugiharto Sugiyarti Sukma, Nori Sulastri Sulastri Supratman Syafriati, Ani Talitha Eka Maulinda Tamelia, Yolan Titik Setiyowati Tofik Hidayat Tofik Hidayat Tutik Lamini Vevi Herliani Violeta Yuman Tanaya Wahyu Rahmawati Wahyuni Wahyuni Widodo Widodo Wijayanti, Nove Wiand Dwi Wita Oktaviana Wiyoga, Aryasatya Cahya Wulan Sari Yohanes Agoes Passo Marey Yuli Wahyu Utami Yuli Wahyu Utami Yumnariffa Ulayya Ridwan Zahra Ratnawati Desiana Zulfiana Nurlaili