Claim Missing Document
Check
Articles

ON, TO, AT, IN RISK ANALYSIS BASED ON ISO 31000 TO IMPROVE OPERATIONAL EFFECTIVENESS AT RAKHA LAUNDRY IN GOWA REGENCY: ANALISIS RISIKO BERBASIS ISO 31000 DALAM MENINGKATKAN EFEKTIFITAS OPERASIONAL PADA USAHA RAKHA LAUNDRY DI KABUPATEN GOWA Asmayanti, Asmayanti; Syam, Agus; Sudarmi, Sudarmi; Haruna, Hasisa; Nurhikmah, Andi Reski
Jurnal Ekonomi Ichsan Sidenreng Rappang Vol 4 No 1 (2025): Hal
Publisher : Universitas Ichsan Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61912/jeinsa.v4i1.170

Abstract

This research aims to analyze and mitigate risks to improve operational effectiveness at Rakha Laundry in Pattallassang, Gowa Regency. This business has been operating for a year but has encountered operational challenges that lead to waste, machine breakdowns, service delays, and even customer losses. These issues must be addressed to maintain business stability and sustainability. The research method used was a qualitative approach, utilizing primary and secondary data through observation and interviews. The risk mitigation tool used was ISO 31000. The results of the study show that risks and their mitigation are grouped into three levels, namely High, Medium, and Low. High Level Risk (1) Limited Human Resources; Education and Training, (2) Machine Damage; routine maintenance and supervision. (3) Lost/Exchanged clothes; SOP, CCTV, and employee training. Medium Level Risk (1) Power outages; procurement of generators or communicating to customers. (2) Floods; Prepare security, control receipts, and predict flooding based on the volume and duration of rain. (3) Poor quality, ironing is not neat, not clean, faded or damaged clothes; SOP, supervisor, reward and punishment. Low Level Risk (1) Employees are late; absenteeism, salary deductions and bonuses for disciplined employees. (2) Fluctuating material prices; Purchase materials from suppliers and determine prices by considering fluctuations. (3) Competitors; Improve skills through learning, training, and mentoring. Keywords: Risk Analysis, Effectiveness, ISO 31000.
Strategi Pengembangan Usaha Gula Merah di Desa Tungke Kecamatan Bengo Kabupaten Bone Haruna, Hasisa; Syam, Agus; Sudarmi, Sudarmi; Tahir, Sumiati; Asmayanti, Asmayanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pendapatan, analisis kelayakan dan strategi pengembangan usaha gula merah di Desa Tungke Kecamatan Bengo Kabupaten Bone. Penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif untuk mengetahui tingkat pendapatan dan analisis kelayakan usaha gula merah dan analisis deskriptif untuk menjelaskan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) untuk melihat lingkungan internal yaitu kekuatan dan kelemahan serta lingkungan eksternal yaitu peluang dan ancaman usaha gula merah. Hasil penelitian menunjukan tingkat pendapatan sebesar Rp 1.818.990,03 dan analisis kelayakan R/C sebesar Rp 1,87 dan B/C sebesar Rp 0,87 bahwa usaha gula merah layak diusahakan tapi tidak untuk investasi. Beberapa alternatif strategi usaha gula merah S-O (Strengths-Opportunities): Mempertahankan jumlah produksi dan kualitas produk agar keinginan konsumen selalu terpenuhi serta bekerja sama dengan industri pangan yang memakai bahan baku gula merah. Strategi S-T (Strengths-Threats): Meningkatkan produksi dengan menambah inovasi produk kemudian melakukan promosi ke media sosial atau mengikuti bazar untuk memperluas pasar. Starategi W-O (Weaknesses- Opportunities): Menciptakan tampilan gula merah lebih menarik dan memanfaatkan perkebunan setempat untuk lebih mudah mendapatkan bahan baku. Strategi W-T (Weaknesses-Threats): Menigkatkan sarana dan prasarana dalam mengelola usaha gula merah untuk menghindari kurangnnya ketersediaan bahan baku sehingga permintaan terpenuhi dan memperluas pasar agar usaha lebih berkembang.
INFLUENCE MOTIVATION ACHIEVMENT AGAINST MINDSET ENTREPRENEURSHIP IN STUDENTS MAKASSAR STATE UNIVERSITY FACULTY OF ECONOMICS Tahir, Sumiati; Syam, Agus; Thamrin Tahir, Muhammad Ilyas
Jurnal Ekonomi Ichsan Sidenreng Rappang Vol 4 No 2 (2025): Hal
Publisher : Universitas Ichsan Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61912/jeinsa.v4i2.227

Abstract

The purpose of this study is to ascertain how accomplishment motivation affects students at Makassar State University’s Faculty of Economics with regard to their entrepreneurial attitude. A sample of one hundred students was taken using the Probability Sampling approach. Primary data, or information obtained directly from respondents via surveys, and secondary data were the methods used to acquire the data. A questionnaire was employed in the data-gathering process. Simple regression analysis was conducted using SPSS as the data analysis tool. The study’s findings indicate that accomplishment motivation had a direct, favorable, and significant impact on the entrepreneurial attitude.
Peran Guru dalam Menumbuhkan Karakteristik Wirausaha pada Siswa SMK Melalui Pembelajaran Kewirausahaan Tahir, Sumiati; Tahir, Thamrin; Tahir, Muhammad Ilyas Thamrin; Syam, Agus; Haruna, Hasisa
Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi (September)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jmae.v4i2.1616

Abstract

This study aims to analyze the role of teachers in fostering entrepreneurial characteristics among Vocational High School (SMK) students through entrepreneurship learning. The background of this study lies in the high unemployment rate among SMK graduates, indicating a gap between vocational education objectives and labor market demands. A qualitative descriptive approach was employed, with data collected through in-depth interviews, classroom observations, and documentation, then analyzed using Miles, Huberman, and Saldaña’s interactive model. The findings reveal that teachers play strategic roles in three main dimensions: motivators, facilitators, and role models. As motivators, teachers inspire entrepreneurial interest through motivational stories and direct encouragement. As facilitators, they provide experiential learning such as project-based learning and small business simulations. As role models, teachers with real business experience act as authentic examples for students. However, the study also identifies structural challenges, including limited practice facilities, low parental support, and weak collaboration with industry. The results highlight that entrepreneurship education should not only focus on cognitive knowledge but also emphasize attitudes, values, and entrepreneurial skills. Practically, this study recommends stronger collaboration between schools, government, parents, and industry to reinforce the entrepreneurship education ecosystem in vocational schools.
Strategi Pengembangan Usaha Dalam Meningkatkan Penjualan Parfum Berbasis Online (Studi Kasus Usaha Aeternum) Makarateng, A.Alena Luwu; Syam, Agus; Halim, Nur; Asmayanti, Asmayanti; Tahir, Sumiati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2895

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengembangan usaha untuk meningkatkan penjualan parfum berbasis online pada usaha mikro Aeternum Parfum. Latar belakang penelitian berangkat dari meningkatnya persaingan industri parfum di Indonesia serta belum optimalnya penjualan Aeternum, meskipun telah memanfaatkan media sosial sebagai saluran utama pemasaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pemilik usaha dan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aeternum memiliki kekuatan pada kualitas produk, harga yang terjangkau, serta pemanfaatan media digital. Namun, kelemahan usaha terlihat pada keterbatasan modal,  dan kurang konsistennya strategi promosi. Analisis SWOT mengidentifikasi peluang dari tren belanja online yang meningkat, tumbuhnya platform seperti Shopee Live dan TikTok Shop, serta minat konsumen terhadap produk lokal. Di sisi lain, ancaman datang dari ketatnya persaingan, perubahan preferensi konsumen, dan fluktuasi pasar. Strategi yang diusulkan meliputi peningkatan promosi digital, diversifikasi produk, optimalisasi layanan pelanggan, serta penguatan brand image melalui kolaborasi dengan influencer. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa strategi digital marketing yang konsisten dan tepat sasaran dapat meningkatkan daya saing, memperluas jangkauan pasar, serta mendukung keberlanjutan usaha mikro di era digital.
Pengembangan Kemasan Produk dalam Meningkatkan Penjualan pada Usaha Keripik Pisang Tanduk Reguni Kabupaten Luwu Timur Reni, Reni; Syam, Agus; Tahir, Sumiati; Rakib, Muhammad; Halim, Nur
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3280

Abstract

Semakin ketatnya persaingan dalam industri makanan ringan mendorong pelaku usaha untuk menerapkan strategi yang tepat dalam menarik perhatian konsumen, salah satunya dengan memperhatikan aspek kemasan. Kemasan yang inovatif dan informatif dapat meningkatkan penjualan dan nilai tambah produk, serta dapat mejadi alat komunikasi dan strategi pemasaran yang memengaruhi persepsi konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan desain kemasan produk yang lebih inovatif dan menarik guna meningkatkan penjualan, serta membangun identitas merek yang kuat dan mudah dikenali sehingga dapat memperkuat posisi produk Keripik Pisang Tanduk Reguni di pasar dan membedakannya dari pesaing. Subjek uji coba dalam penelitian ini meliputi 1 orang pemilik usaha, 1 orang ahli kemasan, dan 21 orang konsumen yang diambil berdasarkan kriteria tertentu. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, angket (kuesioner), dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode pengembangan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kemasan produk pada usaha keripik pisang tanduk Reguni berhasil meningkatkan penjualan. Tingkat kelayakan yang diperoleh pada kemasan baru yaitu sebesar 85,7% atau sangat layak. Kemasan yang baru dinilai lebih menarik oleh responden, dan memperoleh respons positif dari konsumen. Selain itu, penjualan mengalami peningkatan yang terbukti saat implementasi selama 2 bulan dan juga malalui promosi dengan perolehan penjualan sebesar 37% pada bulan juli, dan pada bulan berikutnya mengalami kenaikan sebesar 13%. Ini membuktikan bahwa pengembangan kemasan pada usaha keripik pisang tanduk Reguni yang lebih menarik, informatif, dan fungsional berhasil meningkatkan penjualan.
Kepatuhan Terhadap Prinsip Halal dalam Industri Kosmetik: Implikasi terhadap Preferensi Konsumen Muslim Sudarmi, Sudarmi; Sapa, Nasrullah Bin; Muthiadin, Cut; Syam, Agus; Agus, Agus
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7188

Abstract

Kepatuhan terhadap prinsip halal dalam industri kosmetik memiliki dampak signifikan terhadap preferensi konsumen Muslim, seiring dengan meningkatnya permintaan untuk produk yang sesuai dengan ajaran Islam. Konsumen Muslim kini semakin memprioritaskan sertifikasi halal sebagai salah satu faktor utama dalam keputusan pembelian kosmetik, mencerminkan tingginya kesadaran akan pentingnya kehalalan dalam aspek kehidupan mereka, termasuk dalam produk kecantikan. Studi ini mengeksplorasi implikasi kepatuhan terhadap prinsip halal terhadap preferensi konsumen Muslim, dengan fokus pada sertifikasi halal, transparansi dalam pemasaran, dan etika perusahaan. Penelitian ini juga menyoroti bagaimana perusahaan kosmetik harus menyesuaikan strategi pemasaran mereka dengan nilai-nilai Islam, memastikan bahwa produk yang ditawarkan tidak hanya memenuhi persyaratan halal tetapi juga mencerminkan prinsip etika yang mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan kosmetik yang mematuhi prinsip halal dan menjalankan pemasaran yang berbasis pada integritas dan transparansi akan dapat meningkatkan kepercayaan dan loyalitas konsumen Muslim, serta meraih kesuksesan yang berkelanjutan di pasar yang semakin berkembang ini. Implikasi praktis dari temuan ini menekankan pentingnya adaptasi perusahaan kosmetik terhadap tren konsumsi halal yang terus berkembang untuk memenangkan pangsa pasar Muslim global.
Digital Marketing bagi Pelaku UMKM di Kabupaten Sidenreng Rappang Syam, Agus; Jufri, Muhammad; Sudarmi, Sudarmi; Asmayanti, Asmayanti; Tahir, Sumiati; Oktaviyah, Nurafni
DEDIKASI Vol 25, No 2 (2023): JURNAL DEDIKASI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v25i2.56066

Abstract

Abstrak. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah pelaku UMKM di Kabupaten Sidrap. Masalah yang dihadapi mitra adalah: (1) Kurangnya pemahaman tentang digital marketing; dan (2) Masih rendahnya volume pendapatan. PKM ini bertujuan; (1) Untuk memberikan pemahaman, pengetahuan dan pelatihan kepada mitra tentang digital marketing (2) Untuk memberikan stimulus kepada Mitra dalam upaya meningkatkan volume penjualan. Metode yang digunakan dalam menyelesaikan permasalahan yakni; (1) Ceramah; (2) Diskusi; dan (3) Tanya Jawab. Adapun Hasil yang dicapai dalam pelaksanaan PKM ini adalah: Mitra memiliki pengetahuan dan keterampilan tentang digital marketing. Mitra termotivasi untuk mandalami digital marketing dengan berbagai platform media social, hal ini terlihat dari antutiasnya mitra dalam bertanya terkait dalam penjualan online.Kata Kunci: Pelatihan, Digital Marketing
MARKETING STRATEGY IN INCREASING SALES TURNOVER IN THE EASTERN INDONESIA KIOSK BUSINESS (KTI) MAKASSAR CITY Syam, Agus; Minallah, Muh. Nasrun; Asmayanti, Asmayanti; Sudarmi, Sudarmi
Journal of Social Research Vol. 3 No. 3 (2024): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v3i3.1958

Abstract

Eastern Indonesia Kiosk (KTI) is one of the special store businesses that offers a variety of chicken products, such as slaughtered chicken, eggs, nuggets, and other needs related to processing chicken into delicious dishes.as the object of this study. The purpose of this study is to determine and analyze the marketing mix strategy in increasing sales turnover at the Eastern Indonesia Kiosk (KTI) Makassar City. The research method used is a qualitative descriptive method using SWOT analysis methods and data collection techniques through in-depth interviews, observations, and documentation related to marketing mix strategies which include products, prices, promotions and places and places by researchers in identifying strengths, weaknesses, opportunities and threats with the SWOT analysis method at the Eastern Indonesia Kiosk (KTI) Makassar City. Based on this study, the results of IFAS and EFAS showed strength with a score of 1.52 and weakness with a score of 0.75. While the EFAS results show opportunities with a score of 1.52 and threats with a score of 1.02. Based on the SWOT Analysis diagram, the East Indonesia Kiosk (KTI) Makassar City shows in diagram I by using the SO strategy, namely the company has opportunities and strengths so that it can take advantage of existing opportunities so that the strategy that can be applied is to support aggressive policy growth (growth oriented strategy) to increase sales turnover at the Eastern Indonesia Kiosk (KTI) Makassar City.
Tren Fashion Syariah dalam Digitalisasi Marketing di Era Milineal dan Gen Z Sudarmi; Awaluddin, Murtiadi; Syam, Agus; Mahmuddin
Economic Reviews Journal Vol. 3 No. 3 (2024): Economic Reviews Journal
Publisher : Masyarakat Ekonomi Syariah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mrj.v3i3.329

Abstract

In the current era of digitalization of marketing, fashion is developing very rapidly, including Muslim or sharia fashion, so with this development, the author wants to know what fashion trends among millennial and generation Z children are in accordance with sharia rules and wants to know the understanding of millennial and gen Z children regarding ethical behavior. get dressed. The method used is a literature review using a descriptive qualitative approach, by reviewing several literature articles, then concluding the results of the problem, namely that the millennial generation and Gen Z with digital marketing are increasingly fashionable due to the ease of accessing various fashion models and in fashion they only consider it as covering the body (aurat), increasing self-confidence and self-identity as a Muslim, but does not pay attention to or understand the rules and ethics in applying fashion trends.