Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh terapi slow deep breathing terhadap Tekanan Darah tinggi pada lansia dengan hipertensi Rifkhana Aulia Citra; Andriani Mei Astuti; Endrat Kartiko Utomo
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1728

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang banyak dialami lansia dan dapat menyebabkan komplikasi kardiovaskular, seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Pengendalian hipertensi dapat dilakukan melalui terapi farmakologis dan nonfarmakologis, salah satunya memperlambat pernapasan dalam . Terapi ini memberikan efek relaksasi, meningkatkan aktivitas saraf parasimpatis, dan menurunkan resistensi pembuluh darah sehingga berpotensi menurunkan tekanan darah . Tujuan: Menganalisis efektivitas terapi pernafasan lambat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Desa Glagawangi. Metode: Penelitian menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest - posttest . berjumlah 40 lansia penderita hipertensi dengan teknik total sampling . Intervensi pernapasan dalam lambat diberikan selama tiga hari berturut-turut. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan tensimeter digital. Analisis meliputi analisis univariat dan bivariat. Uji normalitas menggunakan Shapiro–Wilk, sedangkan uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-Test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Rata-rata tekanan darah sistolik dan diastolik sebelum intervensi sebesar 84.200, sedangkan setelah intervensi menurun menjadi 81.775 mmHg. Hasil Paired Sample t-Test menunjukkan adanya pengaruh signifikan terapi pernapasan dalam lambat terhadap penurunan tekanan darah, dengan rata-rata serta p-value < 0,05. Kesimpulan: Terapi slow deep breath efektif menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi dan dapat diterapkan sebagai intervensi perawatan mandiri yang aman, mudah, serta menjadi terapi pendamping dalam perawatan hipertensi . Kata Kunci: hipertensi, lansia, pernapasan dalam lambat , tekanan darah, terapi nonfarmakologi