Claim Missing Document
Check
Articles

Fiqh of Bureaucracy and Public Governance in Indonesia: A New Paradigm Based on Maqasid al-Shariah Ahwadzy, M. Arfan; Baihaqi, Ahmad; Thoha, M.; Muqtafa, Ahmad Rikza; Ainurrofiq, Rusydi; Al Bustomi, Bayazid; Khoirifo, M.
Islamic Review: Jurnal Riset dan Kajian Keislaman Vol 14 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Mafapress - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IPMAFA Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/islamicreview.v14i2.1844

Abstract

Inefficiency in bureaucracy, corruption, and weak governance are global problems that impact societal welfare. This research introduces fikih birokrasi (bureaucratic jurisprudence) as a new concept that bridges the gap between modern public administration theory and normative Islamic law by using the maqashid syariah (objectives of Islamic law) as its foundational value. The principle of maslahah (public interest) is positioned both as an ethical norm and a practical instrument for creating governance that is just, ssustainable, and accountable. The methodology employed is a descriptive-qualitative approach, utilizing the Miles and Huberman model for analysis. The research findings indicate that fikih birokrasi contributes a practical framework for public administration based on maqashid syariah, which can be operationalized through indicators of Islamic governance. This research presents a discourse offering an alternative paradigm in bureaucracy that connects the worldly-spiritual hereafter dimension, the individual-collective aspect, and material-spiritual needs with the practical demands of modern governance.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELURAHAN PELAMBUAN MELALUI PROGRAM PENDIDIKAN NONFORMAL DAN LIFESKILLS MENJAHIT BAGI PESERTA DIDIK PAKET C DI PKBM WARRAHMAH Baihaqi, Ahmad
Al-Manba Vol. 10 No. 2 (2025): Al Manba
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Ma'rif Buntok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69782/almanba.v10i2.52

Abstract

Non-formal education programs serve as a strategic effort to improve the quality of human resources, particularly for communities with limited access to formal education. This article discusses the empowerment of the Pelambuan Subdistrict community through a life skills-based sewing program provided to Package C students at PKBM Warrahmah. The program aims to equip participants with practical skills that can directly enhance their economic independence. The method employed is a participatory approach, involving hands-on sewing training from basic techniques to the production of simple, marketable items. The results show significant improvement in participants' sewing abilities, self-confidence, and motivation to pursue entrepreneurship. This program demonstrates that non-formal, skills-based education can be an effective solution for community empowerment and reducing unemployment, especially in densely populated urban areas.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA DALAM PEMBELAJARAN SISWA SMA Baihaqi, Ahmad
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 1 No. 1 (2023): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v1i1.11

Abstract

Mengacu kepada berbagai peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagaimana yang dinyatakan dalam naskah konsep dan strategi implementasi pendidikan budaya dan karakter bangsa di SMA, pendidikan budaya dan karakter bangsa dilakukan melalui integrasi pada mata pelajaran, pengembangan diri, dan budaya sekolah. Pendidikan budaya dan karakter bangsa pada intinya bertujuan mengembangkan karakter setiap individu agar mampu mewujudkan nilai-nilai luhur Pancasila; mengembangkan potensi dasar agar berhati baik, berpikiran baik, dan berperilaku baik; memperkuat dan membangun perilaku bangsa yang multikultur; dan meningkatkan peradaban bangsa yang kompetitif dalam pergaulan dunia. Proses ini melibatkan kerjasama seluruh warga sekolah. Sehubungan dengan itu, pendidikan budaya dan karakter bangsa di SMA dilakukan dengan pendekatan sistematik dan integratif dengan optimalisasi seluruh sumber daya pendukung yang ada di sekolah, keluarga, dan di masyarakat. Pendidikan karakter dapat didefinisikan sebagai segala usaha yang dapat dilakukan untuk mempengaruhi karakter siswa. Pendidikan karakter mengandung tiga unsur pokok, yaitu mengetahui kebaikan (knowing the good), mencintai kebaikan (loving the good), dan melakukan kebaikan (doing the good). Pendidikan karakter tidak sekedar mengajarkan mana yang benar dan mana yang salah kepada peserta didik, tetapi lebih dari itu pendidikan karakter menanamkan kebiasaan (habituation) tentang yang baik sehingga peserta didik paham, mampu merasakan, dan mau melakukan yang baik. Jadi, pendidikan karakter membawa misi yang sama dengan pendidikan akhlak atau pendidikan moral. Kemendiknas, telah diidentifikasi 18 nilai karakter yang perlu ditanamkan kepada peserta didik yang bersumber dari Agama, Pancasila, Budaya, dan Tujuan Pendidikan Nasional. Kedelapan belas nilai tersebut adalah: 1) religius, 2) jujur, 3) toleransi, 4) disiplin, 5) kerja keras, 6) kreatif, 7) mandiri, 8) demokratis, 9) rasa ingin tahu, 10) semangat kebangsaan, 11) cinta tanah air, 12) menghargai prestasi, 13) bersahabat/komunikatif, 14) cinta damai, 15) gemar membaca, 16) peduli lingkungan, 17) peduli sosial, 18) tanggung jawab.
EFEKTIVITAS PENYALURAN KREDIT SIMPAN PINJAM PERORANGAN (SPOP) PADA UNIT PENGELOLA KEGIATAN (UPK) DANA AMANAH PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (DAPM) KECAMATAN PARINGIN KABUPATEN BALANGAN (Studi Kasus Desa Paran, Desa Mangkayahu dan Kelurahan Paringin Timur) Gunade, Djayeng Turano; Hasanah, Maulida; Baihaqi, Ahmad
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 2 No. 12 (2023): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Desember 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v2i12.1939

Abstract

Simpan Pinjam Perorangan (SPOP) merupakan kegiatan pemberian permodalan berupa dana kepada masyarakat yang membutuhkan untuk keperluan tertentu yang mempunyai kegiatan simpan pinjam. Kegiatan ini memiliki permasalahan seperti kurangnya kesadaran, adanya pengaruh informasi tidak benar, tidak berjalannya sistem tanggung rentang, turunnya harga karet, adanya faktor alam dan adanya efek covid 19. Skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta membahas secara mendalam mengenai efektivitas penyaluran kredit Simpan Pinjam Perorangan (SPOP) pada Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat(DAPM) Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan (studi kasus Desa Paran, Desa Mangkayahu dan Kelurahan Paringin Timur). Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif-kualitatif dan metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data diambil melalui penarikan sampel dengan cara purposive sampling berjumlah 13 orang. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan efektivitas penyaluran kredit Simpan Pinjam Perorangan (SPOP) pada Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan belum efektif dari Pertama pada sub variabel pemahaman program diketahui indikator pengetahuan program, sosialisasi pengenalan program dan pemahaman tujuan program masih belum efektif. Kedua pada sub variabel tepat sasaran diketahui ketepatan penerima manfaat belum efektif dan proses analisis yang dilakukan sudah sesuai prosedur yang berlaku. Ketiga pada aspek tepat waktu bahwa indikator ketepatan waktu pencairan pinjaman dan ketepatan waktu dalam pembayaran tagihan masih belum efektif. Keempat pada aspek tercapainya tujuan pada indikator tujuan yang hendak dicapai dan strategi pelaksanaan program masih belum efektif. Kelima pada sub variabel perubahan nyata indikator sebelum dan sesudah menjadi nasabah belum berjalan dengan begitu baik. Faktor-faktor yang mempengaruhi yaitu pendidikan, usia, perekonomian, tingkat kepedulian masyarakat, dan pekerjaan. Upaya yang dilakukan pengelola yaitu memberikan sanksi kepada peminjam yang menunggak dan menghentikan sementara perguliran pada desa terbanyak yang menunggak. Peningkatkan efektivitas penyaluran Simpan Pinjam Perorangan (SPOP) diharapkan kepada camat Kecamatan Paringin dan kepala desa agar dapat bekerjasama mendukung kegiatan ini, adapun pengelola agar dapat melakukan pendampingan terhadap peminjam, berikutnya anggota nasabah diupayakan agar dapat menggunakan dana pinjaman tersebut untuk kebutuhan usaha.
Analisis Kemajuan Kerajaan Demak (1478 – 1550 M) Baihaqi, Ahmad
TARIKHUNA: JURNAL SEJARAH PERADABAN ISLAM Vol 3 No 02 (2023): TARIKHUNA: Jurnal Sejarah Peradaban Islam
Publisher : Asshiddiqiyah Press and Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menemukan faktor dan hasil kemajuan dari kerajaan Demak (1478-1550 M). Kerajaan Demak adalah kerajaan Islam pertama dan terbesar di pantai utara Jawa. Demak sebelumnya merupakan kadipaten dari kerajaan Majapahit, kemudian muncul sebagai kekuatan baru mewarisi legitimasi dari kebesaran Majapahit. Kerajaan ini tercatat menjadi pelopor penyebaran agama Islam di Pulau Jawa dan Indonesia pada umumnya. Walaupun demikian, kerajaan ini tidak berumur panjang dan segera mengalami kemunduran karena terjadi perebutan kekuasaan antar internal kerabat kerajaan. Pada tahun 1568 M, kekuasaan Demak beralih ke Kerajaan Pajang yang didirikan oleh Jaka Tingkir. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian literatur (kepustakaan) atau sering disebut dengan riset pustaka (library research), yakni kegiatan penelitian yang dilakukan dengan cara menghimpun data dari berbagai literatur, baik di perpustakaan maupun di tempat-tempat lain. Termasuk dalam jenis penelitian literer karena kegiatan dalam penelitian ini berkutat pada analisis teks-teks untuk ditelaah. Adapun penggunakan pendekatan yang dipakai adalah penelitian kualitatif.
Perancangan Sistem Informasi Pengelolaan Biaya Perawatan Truck Hebel Pada PT Maju Sukses Mandiri Blok Astriyani, Erna; Paramitha, Dinda; Destiany, Yulinda; Baihaqi, Ahmad; Setiawan, Reza
ADI Bisnis Digital Interdisiplin Jurnal Vol 1 No 2 Desember (2020): ADI Bisnis Digital Interdisiplin (ABDI Jurnal)
Publisher : ADI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/abdi.v1i2.193

Abstract

Perkembangan ilmu teknologi yang semakin pesat, dunia usaha ikut meramaikan perkembangan teknologi tersebut, yang dibantu dengan media komputer dalam melaksanakan kegiatan usahanya. Maka, untuk mendukung hal tersebut PT. Maju Sukses Mandiri Blok yang merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang distribusi bahan material harus selalu inovatif dan kreatif untuk mengikuti perkembangan teknologi , yaitu dengan menerapkan suatu sistem pengelolaan biaya perawatan truck yang terintegrasi dan berbasis web sehingga dapat digunakan dimana saja dan kapan saja. Dalam penelitian ini akan dijelaskan mengenai metode penelitian yang digunakan, metode wawancara, studi pustaka, metode analisa sistem dengan mengunakan Pieces, dan beberapa elisitasi sampai akhir rancangan serta manfaat dari sistem pengelolaan biaya perawatan truck hebel itu sendiri, juga menggnunakan metode perancangan program yang digambarkan dengan UML (Unified Modelling Language), wr pada implementasinya ditampilkann program, perangkat lunak, perangkat keras dan hak akses. Maka dapat disimpulkan bahwa sistem pengelolaan biaya perawatan truck hebel pada PT Maju Sukses Mandiri Blok masih belum optimal, sistem yang diusulkan ini dapat memaksimalkan berbagai bentuk proses, serta dapat dijadikan media informasi yang valid bagi seluruh aktivitas PT. Maju Sukses Mandiri Blok yang tentunya mempermudah proses pengelolaan biaya yang harus dikeluarkan. Maka dari itu, peneliti ingin mengangkat pembahasan diatas lebih lanjut dengan merancang dan membangun sistem yang dapat membantu dalam pengelolaan biaya perawatan truck hebel dengan tujuan agar dapat dilakukan secara baik dan mencapai tujuan yang diinginkan.
ANALISIS PRODUK PEGADAIAN SYARIAH DI KANTOR WILAYAH II PEKANBARU PROVINSI RIAU Ali, Sri Indriyani; Baihaqi, Ahmad
Al-Hasyimiyah: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 3 No 01 (2024): Juni
Publisher : STAI Sulthan Syarif Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64524/ah.v3i01.111

Abstract

Sharia pawnshops are a solution that emerged amidst public anxiety regarding fraudulent practices disguised as services, and also against the background of reduced public trust in community institutions that are oriented towards offering services. The development of sharia-based products is increasingly widespread in Indonesia, no except pawnshops. The pawnshop company issues shariabased products called sharia pawnshops. Basically, sharia-based products have characteristics such as not charging interest in various forms due to usury, establishing money as a medium of exchange, not as a commodity. Traded, and conduct business to obtain compensation for services and or profit sharing. At the Sharia Pegadaian in the Pekanbaru Region II office, Riau province, they have 3 products that they offer to the public, namely gold installment products (gold investment, gold savings, gold gathering), Sharia KUR (People's Business Credit), financing the Haj portion (Arrum Haji). With a variety of products on offer This Sharia pawnshop is very helpful to the community, especially the lower middle class who need loans.
Are Scrapbooks Able to Increase Tsunami Disaster Literacy? An Analytical Study of Junior High School Students Materials Septaria, Kiki; Fatharani, Atika; Baihaqi, Ahmad
SEJ (Science Education Journal) Vol. 9 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/sej.v9i2.1656

Abstract

Tsunami disaster mitigation is a crucial aspect of enhancing community preparedness, particularly among junior high school students in tsunami-prone areas. However, students' disaster literacy remains low due to the lack of engaging and interactive learning media. This study aims to develop and evaluate the effectiveness of Scrapbook-based learning media in improving students’ tsunami disaster literacy. Using a Research and Development (R&D) approach, this study follows the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) and employs a mixed-method approach combining quantitative and qualitative methods. The research involved four expert validators (material, media, language, and disaster mitigation practitioners) and 65 students from Al-Amin Junior High School, with an initial trial conducted on 15 students. The validation results indicate that the developed Scrapbook media is valid, with an average assessment score of 84%. The paired sample t-test revealed a significant improvement in students' disaster literacy, with a significance value of 0.000 < 0.005. These findings demonstrate that Scrapbook media effectively enhances students' understanding of tsunami disaster mitigation. The implications of this study highlight the importance of integrating interactive and visually engaging learning media into disaster education curricula to foster student engagement and strengthen their preparedness for future disasters.
THE EFFECT OF ENDURANCE AND TIME MANAGEMENT ON PROCRASTINATION IN MEMORIZING THE QUR'AN OF STUDENTS AT LUQMANUL HAKIM IT JUNIOR HIGH SCHOOL Lubis, Harun; Baihaqi, Ahmad; Lubis, Putri Nurhayati; Rarasati, Siti
Journal of Higher Education and Academic Advancement Vol. 2 No. 9 (2025): Journal of Higher Education and Academic Advancement
Publisher : PT. Antis International Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61796/ejheaa.v2i9.1388

Abstract

Objective: This study aims to examine the influence of endurance and time management on the tendency of procrastination in memorizing the Qur'an among female students of SMP IT Luqmanul Hakim. Method: The approach used is quantitative with descriptive research type. The subjects in this study were female students at SMP IT Luqmanul Hakim. Data collection techniques were carried out through four methods, namely: (1) questionnaires, (2) observation, (3) interviews, and (4) documentation. Results: The results of the study showed that the level of endurance in female students was in the high category for 10 people (20%) and the medium category for 40 people (80%). For the time management aspect, as many as 10 respondents (20%) were in the high category and 40 respondents (80%) were in the medium category. Meanwhile, the level of procrastination in memorizing the Qur'an showed that 26 female students (52%) were in the high category and 24 female students (48%) were in the medium category. Novelty: Furthermore, based on the results of the hypothesis test with Product Moment correlation analysis, a significance value of 0.000 was obtained which was smaller than 0.05. This indicates that there is a significant relationship between each variable, namely endurance (X1) and time management (X2) with procrastination in memorizing the Qur'an (Y), although the level of relationship found is in the weak category.
Meaning Equivalence in Pegon Translation of Lubabul Ḥadith: Analysis Based on Mashadi Said’s Translation Theory Baihaqi, Ahmad; Muttaqin, Khairul
JURNAL ISLAM NUSANTARA Vol 9, No 3 (2025)
Publisher : Lembaga Ta'lif wa An-Nasyr (LTN) PBNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33852/jurnalnu.v10i1.616

Abstract

This study aims to examine the quality of meaning equivalence in Pegon translations of Lubabul Ḥadis by Jalaluddīn al-Suyuṭi using Mashadi Saʿid’s translation framework. Pegon has historically functioned as an essential medium of Islamic literacy in Javanese pesantren, enabling access to Arabic religious texts through localized translation. However, previous studies indicate that lexical archaism, literal translation strategies, and socio-linguistic change have reduced Pegon’s semantic accessibility for contemporary santri. This research employs a qualitative library research design based on close reading and comparative textual analysis of Arabic and Pegon texts. Data were analyzed using Mashadi Saʿid’s criteria of accuracy, clarity, naturalness, and dynamic equivalence. The findings show that Pegon originally functioned as an epistemic and pedagogical bridge but is increasingly weakened by obsolete vocabulary. Pegon translations largely maintain semantic accuracy but often lack clarity and naturalness due to rigid Arabic syntactic calques. In addition, socio-cultural and generational shifts reduce the ethical and communicative impact of Pegon-translated hadith teachings. This study contributes to Islamic philology by integrating modern translation theory into Pegon studies and highlights translation quality as a key issue in pesantren literacy. It recommends adaptive strategies such as contextual glossaries and annotated translations to revitalize Pegon’s pedagogical relevance.