Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Information Technology Education Journal

Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning terhadap Hasil Belajar Busana Industri pada Siswa SMK di Era Pandemi Covid-19 Nurhijrah Nurhijrah
Information Technology Education Journal Volume 1, Issue 2, Mei 2022
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.608 KB) | DOI: 10.59562/intec.v1i2.236

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum adanya metode yang tepat untuk meningkatkan hasil belajar siswa selama pembelajaran di era pandemi covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar busana industri siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran project based learning dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional pada pembelajaran di era pandemi covid-19. Penelitian ini dilaksanakan di SMKS Garudaya Bontonompo. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMKS Garudaya Bontonompo Jurusan Tata Busana Kelas XI Tata Busana berjumlah 23 orang. Instrumen penelitian menggunakan tes hasil belajar busana industri. Teknik analisis data menggunakan uji t sampel independen dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar busana industri siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran project based learning mengalamai peningkatan dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (Sig = 0,000 < 0,05).
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif E-Modul Digital Mikro Nurhijrah
Information Technology Education Journal Vol. 3, No. 3, September (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berupa e-modul digital mikro untuk mendukung pembelajaran teknik menghias kain, serta menganalisis efektivitasnya dalam meningkatkan kompetensi siswa. Metode pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) yang melibatkan lima tahapan utama: analisis kebutuhan, perancangan media, pengembangan prototipe, implementasi uji coba, dan evaluasi produk. E-modul yang dikembangkan dirancang dengan struktur materi yang terorganisir dalam topik mikro, dilengkapi fitur interaktif seperti video tutorial dan kuis otomatis. Uji coba dilakukan pada 30 siswa SMK jurusan Tata Busana yang mempelajari teknik menghias kain. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa, kuesioner untuk mengetahui tanggapan serta observasi langsung selama proses pembelajaran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa meningkat signifikan, dari 62,3 pada pretest menjadi 84,1 pada posttest (p < 0,05). Sebanyak 90% siswa menyatakan e-modul membantu mereka memahami materi dengan lebih baik. 85% siswa merasa lebih termotivasi untuk belajar teknik menghias kain menggunakan e-modul dibandingkan metode konvensional, dan Fitur video tutorial dianggap sangat membantu oleh 95% siswa, karena memberikan penjelasan visual yang detail. E-modul digital mikro merupakan media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam teknik menghias kain. Media ini tidak hanya mendukung pembelajaran mandiri, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan menarik. Penelitian ini merekomendasikan implementasi e-modul secara luas dengan pengembangan fitur tambahan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi. Kata Kunci: Pengembangan, Media Pembelajaran Interaktif, E-Modul, Digital Mikro 
Effect of Project-Based Learning on the Learning Independence of Undergraduate Students in the Family Welfare Education Program Nurhijrah; Israwati Hamsar
Information Technology Education Journal Vol. 4, No. 3, August (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/intec.v4i3.9615

Abstract

This study examines the effect of Project-Based Learning (PjBL) on the learning independence of undergraduate students in the Family Welfare Education program, particularly in the Educational Evaluation course. A quasi-experimental design with a pretest–posttest non-equivalent control group was employed, involving 80 students divided into experimental (PjBL) and control (conventional) classes. Findings indicate that students taught through PjBL demonstrated stronger gains in learning independence, especially in initiative, self-management, and intrinsic motivation. These results confirm the potential of PjBL to foster autonomy in non-technical higher education contexts. The novelty of this research lies in its application of PjBL within Family Welfare Education, a field where empirical evidence remains limited. The study contributes to the development of innovative pedagogical strategies aligned with the Merdeka Belajar–Kampus Merdeka policy and offers practical insights for lecturers to enhance student self-directed learning.