Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO Kountul, Yoga P. D.; Kolibu, Febi K.; Korompis, Grace E. C.
KESMAS Vol 7, No 5 (2018): Volume 7, Nomor 5, September 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa merupakan individu dan bagian dari integrase pelayanan kesehatan, menjadi kelompok yang rentan terhadap stress yang berasal dari kehidupan akademik. Stress yang biasanya dialami mahasiswa disebabkan adanya tuntutan kehidupan dan tanggung jawab akademik. Setiap semester akan terjadi peningkatan jumlah mahasiswa yang mengalami stress. Penelitian dilakukan dengan tujuan mengetahui hubungan jenis kelamin dan pengaruh teman sebaya dengan stress mahasiswa di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Seluruh mahasiswa semester 3 sampai semester 7 yang terdaftar di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi merupakan populasi dari penelitian ini dan sebanyak 257 mahasiswa digunakan sebagai sampel penelitian. Uji statistik chi square digunakan untuk mengetahui hubungan jenis kelamin dan pengaruh teman sebaya dengan stress mahasiswa di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara jenis kelamin dan pengaruh teman sebaya dengan stress mahasiswa di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado. Kata Kunci: Jenis Kelamin, Pengaruh Teman Sebaya, Stres Mahasiswa. ABSTRACTStudents are individuals and part of integrase health services, being a group that is vulnerable to stress that comes from academic life. Stress that is usually experienced by students is due to the demands of life and academic responsibility. Every semester there will be an increase in the number of students who experience stress. The study was conducted with the aim of knowing the relationship of sex and peer influence with student stress in the Public Health Faculty of Sam Ratulangi University, Manado. This study is an analytical study with a cross sectional approach. All students from semester 3 to semester 7 who were registered at the Faculty of Public Health, Sam Ratulangi University were the population of this study and as many as 257 students were used as research samples. The chi square statistical test was used to determine the relationship of sex and peer influence with student stress in the Public Health Faculty of Sam Ratulangi University, Manado. The results showed that there was a relationship between gender and peer influence with student stress in the Public Health Faculty of Sam Ratulangi University, Manado.  Keywords: Gender, Peer Influence, Stress of Student.
FAKTOR-FAKTOR YANG BEHUBUNGAN DENGAN TIMBULNYA GANGGUAN KULIT PADA NELAYAN DI KELURAHAN POSOKAN KECAMATAN LEMBEH UTARA KOTA BITUNG Wibisono, Gloria N.; Kawatu, Paul A.T.; Kolibu, Febi K.
KESMAS Vol 7, No 5 (2018): Volume 7, Nomor 5, September 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan kulit yang disebabkan oleh penyakit atau gangguan yang mengenai kulit seperti jamur dan atau ruam, gangguan lain merupakan gejala penyakit yang mengenai kulit, Gangguan kulit di Indonesia menjadi permasalahan yang cukup berarti. Nelayan adalah individu yang aktif dalam melakukan penangkapan ikan dan binatang air lainnya oleh sebab itu nelayan memiliki peluang besar terkena gangguan kulit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis factor apa saja yang berhubungan dengan gangguan kulit pada nelayan di Kelurahan Posokan Kecamatan Lembeh Utara Kota Bitung. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional, dengan sampel berjumlah 75 nelayan di Kelurahan Posokan Kecamatan Lembeh Utara Kota Bitung, data yang diambil pada nelayan sesuai keinginan dari peneliti yang menurut peneliti sesuai dengan penelitiannya, penelitian ini dilaksanakan pada bulan November-Desember 2019. Nelayan di Kelurahan Poskan Kecamatan Lembeh Utara Kota Bitung yang mengalami gangguan kulit berjumlah 25 responden 33,3%. Nelayan dengan personal hygiene baik berjumlah 58,7% Nelayan dengan usia ³45 tahun 36,0% dan nelayan <45 tahun 64,0%. Nelayan dengan masa kerja ³6 tahun 81,3% sedangkan nelayan dengan masa kerja <6 tahunberjumlah 18,7%. Hasil  penelitian ini memperoleh nilai p=0,00 <0,05 dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara faktor personal hygiene dengan gangguan kulit.  Hasil penelitian hubungan faktor usia dengan gangguan kulit bahwa tidak terdapat hubungan dengan nilai p= 0,173. Hasil penelitian hubungan faktor masa kerja dengan gangguan kulit memperoleh nilai p=0,84.Nelayan diharapkan lebih menjaga personal hygiene (kebersihan diri) untuk menjaga kesehatan, perbiasakan selalu mencuci tangan, sela-sela jari dan mencuci kaki, sela-sela jari kaki  mengunakan sabun pada air yang mengalir setelah selesai bekerja, serta perbiasakan mandi dan mengganti pakaian setelah melaut untuk mencegah timbulnya gangguan kulit. Kata kunci: Gangguan kulit, Personal hygiene, Usia, Masa kerja.  ABSTRACTSkin problems is a disease or problems on the skin that appear in form of molds and rashes, and those are also can be symptoms to skin disease. Skin problems is a critical health problem in Indonesia and therefore. Fishermen are individuals who are active in catching fish and other aquatic animals, therefore fishermen have the opportunity to be exposed to skin disorders due to seawater, because the concentration of salt attracts water from the skin, in this case seawater is the cause of chronic skin dermatitis with primary stimulating properties. But skin diseases may also be caused by fungi or sea animals. This thesis has the purpose of analyzing the factors that associated with skin problems to Fishermen in Kelurahan Pasokan Kecamatan Lembeh Utara Bitung City.This thesis use analytical survey for the design complemented by Cross sectional design. Sample collected by Purposive sampling technique with 75 respondents of fishermen in Kelurahan Posokan, Kecamatan Lembeh Utara Bitung city. The data taken by the researcher is suitable for the research. The research carried out from November to December 2018. The relationship test of this research used chi square test with significance level of a = 0.05. There were 25 fishermen 33,3% in Keluarahan Posokan Kecamatan Lembeh Utara Bitung city with skin problems, 58,7% of fishermen that have good personal hygiene and 41,3% of fishermen with deficient of personal hygiene. Fishermen aged ³45 years old 36,0% and Fishermen aged <45 years old 64,0%. Fishermen with ³6 years of labor period 81,3 and 18,7% fishermen with <6 years of labor period. The result of this research was acquired with value of p=0,00 that showed a significant relationship of personal hygiene factors and skin problems, there is no significant relationship between the fishermen?s age factor with skin disorder with value of p= 0,173.Fishermen are supposed to keep their personal hygiene to keep their health, by trying to always wash their fingers and toes interspaces with soap and flowing water, and always take shower and put on new chlothes after fishing to prevent skin problems. Keywords : Skin Problems, Personal Hygiene, Age, Labor period.
Pengembangan Model Jenjang Karir Perawat Klinis di Unit Rawat Inap Rumah Sakit Kolibu, Febi Kornela; Hariyanto, Tatong; Pusparahaju, Arhwinda
Jurnal Kedokteran Brawijaya Vol 28, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.633 KB) | DOI: 10.21776/ub.jkb.2014.028.01.24

Abstract

Perawat klinik di RSBB terdiri dari pegawai tetap dan pegawai kontrak. Pengembangan karir yang selama ini dilaksanakan di RSBB berdasarkan masa kerja dan pelatihan yang diikuti oleh perawat belum dilaksanakan sesuai dengan jenjang karir profesional perawat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengembangan karir perawat klinik di rumah sakit Baptis Batu (RSBB) dan menyusun rancangan pengembangan karir profesional perawat di rumah sakit Baptis Batu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian dilakukan selama bulan Oktober-November 2013. Data diperoleh dengan wawancara dan focus group discussion (FGD) dengan Direktur rumah sakit, manajer sumber daya manusia, kepala komite keperawatan, manajer keperawatan, kepala-kepala ruangan dan perwakilan perawat di unit rawat inap. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar perawat (96,7%) memiliki latar belakang pendidikan DIII keperawatan, belum terdapat pola khusus dalam pelaksanaan recruitment, rotasi dan promosi perawat. Rancangan jenjang karir profesional perawat di RSBB disusun berdasarkan latar belakang pendidikan, masa kerja dan uji kompetensi. Dari setiap level jenjang karir, perawat akan dibagi dalam kategori perawat junior, middle dan senior dan diikuti dengan pemberian penghargaan berupa remunerasi.Kata Kunci: Pengembangan karir, perawat klinik
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP MEROKOK PEMUDA GMIM PAULUS TEMPOK KECAMATAN TOMPASO KABUPATEN MINAHASA Pantow, Dewi Christie; Kairupan, B .H. Ralph; Kolibu, Febi K.
KESMAS Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok merupakan suatu kebiasaan pada masyarakat yang banyak ditemui dalam kehidupan sahari-hari, di berbagai tempat dan kesempatan. Untuk itu penyuluhan kesehatan berupaya agar masyarakat lebih menyadari dan mengetahui bagaimana cara memlihara kesehatan mereka bagaimana untuk menghindari dan mencegah  hal- hal yang merugikan  kesehatan mereka maupun kesehatan orang lain. Pemuda memiliki resiko untuk merokok karena dipengaruhi oleh lingkungan sekitar, maka dari itu dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap pemuda sehingga tahu dan memahami bahaya dari rokok. Tujuan adalah menganalisis pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap pada pemuda Jemaat GMIM Paulus Tempok Kecamatan Tompaso Kabupaten Minahasa. Metode penelitian adalah penelitian kuantitatif bersifat, Quasi Eksperimen One Group Pre-Test and Post- Test. Populasi adalah seluruh pemuda GMIM Paulus Tempok Kecamatan Tompaso Kabupaten Minahasa. Sampel yaitu 43 pemuda. Instrument penelitian ini yakni kuisioner, leaflet, slide presentasi dan alat tulis menulis. Analisis data menggunakan uji t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai mean pre-test pengetahuan yaitu 1,23 dan post-test pengetahuan yaitu 1,74, nilai mean pre-test sikap yaitu 1,65 dan pada post-test sikap yaitu 1,65. Hasil pre-test dan post-test kelompok eksperimen terdapat perbedaan dengan nilai p value = 0,000 (α<0,05). Pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap kelompok komtrol dan eksperimen dengan hasil p value = 0,000(α<0,05). Penyuluhan kesehatan berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pemuda GMIM Paulus Tempok Kecamatan Tompaso Kabupaten Minahasa. Kata Kunci: Penyuluhan Kesehatan, Pengetahuan, Sikap, Pemuda ABSTRACTSmoking is a habit in society that is often found in daily life, in various places and opportunities. For this reason, health education seeks to make people more aware and know how to maintain their health, how to avoid and prevent things that are detrimental to their health and the health of others. Youth have the risk of smoking because it is influenced by the surrounding environment, therefore it is done to improve the knowledge and attitudes of young people so that they know and understand the dangers of smoking. The aim is to analyze the effect of health education on knowledge and attitudes on youth of the GMIM Jamaat Paulus Tempok District, Tompaso District, Minahasa Regency. The research method is quantitative research, Quasi Experiment One Group Pre-Test and Post-Test. The population is all GMIM youth Paulus Tempok, Tompaso District, Minahasa Regency. The sample is 43 youth. The research instruments were questionnaire, leaflet, presentation slide and writing stationery. Data analysis using t test. The results showed that the mean value of pre-test knowledge was 1.23 and the post-test knowledge was 1.74, the mean value of pre-test attitudes was 1.65 and the post-test attitude was 1.65. The results of the pre-test and post-test experimental groups there are differences with the value of p value = 0,000 (α <0.05). The effect of health education on the knowledge and attitude of the control and experimental groups with the results of p value = 0,000 (α <0.05). Health counseling has an effect on increasing the knowledge and attitudes of GMIM youth Paulus Tempok, Tompaso District, Minahasa Regency. Keywords: Health Education, Knowledge, Attitude, Youth
HUBUNGAN ANTARA PERAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TUBERKULOSIS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LIUN KENDAGE TAHUNA KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE Salensehe, Zardvita Octavia; Kolibu, Febi K.; Mandagi, Chreisye K.F
KESMAS Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit yang tidak mudah disembuhkan apabila pasien tersebut tidak patuh minum obat. Kepatuhan minum obat adalah tingkah laku penderita atau pasien dalam memberikan suatu tindakan dan upaya secara terautur dalam menjalani pengobatan yang diberikan oleh profesional kesehatan atau tenaga kesehatan. Peran keluarga adalah hak dan kewajiban yang dilakukan oleh anggota keluarga sesuai dengan status atau kedudukan dari anggota keluarga tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis di Rumah Sakit Umum Daerah Liun Kendage Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe. Desain penelitian bersifat survei analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional study. Penelitian ini dilakukan di poliklinik penyakit dalam Rumah Sakit Umum Liun Kendage Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe pada bulan November. Penelitian ini menggunakan total populasi pasien tuberkulois yang memeriksakan diri di poliklinik penyakit dalam Rumah Sakit Umum Daerah Liun Kendage Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe. Sampel yang didapat sebanyak 46 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Instrument penelitian yaitu kuesioner dari peneliti Yoisangadji untuk menggukur hubungan antara peran kelurga dan kepatuhan minum obat. Analisis yang digunakan merupakan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji fisher’s exact. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variable peran keluarga dengan kepatuhan minum obat didapatkan nilai p=0,012 menggunakan uji statistik Fisher’s Exact test sehingga p ≤ α = 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara peran keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien tuberculosis di Rumah Sakit Umum Daerah Liun Kendage Tahuna Kabupaten Kepulauan Sangihe. Saran yang dapat diberikan kepada pasien harus patuh dalam meminum obat sampai masa pengobatan selesai.Kata kunci: Peran keluarga, kepatuhan minum obat ABSTRACTTuberculosis is a disease that is not easily cured as patients who are not fit to take medication. Compliance with taking medication is the behavior of the patient or patient in providing assistance and treatment linked to in the treatment given by a health professional or health worker. The role of the family is the rights and obligations carried out by family members in accordance with the status or position of the family member. This study was conducted to determine the relationship between family and taking medicine in tuberculosis patients at the Liun Kendage Tahuna District General Hospital, Sangihe Islands Regency. Design of analytic survey research using cross sectional study design. The research was carried out at the disease clinic in Liun Kendage Tahuna General Hospital, Sangihe Islands Regency in November. This study used a total population of tuberculosis patients who examined themselves in the disease clinic at the Liun Kendage Tahuna District General Hospital, Sangihe Islands Regency. Samples obtained were 46 patients who met the inclusion and exclusion criteria. The research instrument was a questionnaire from researcher Yoisangadji to explore the relationship between the role of family and participation in taking medicine. The analysis used is univariate analysis and bivariate analysis using fisher's exact test. The results of this study indicate that the family role variable by drinking and drinking obtained p value = 0.012 using Fisher's exact test statistic so that p ≤ α = 0.05, it can be concluded that it is related to the family relationship with drugs related to tuberculosis treatment at the General Hospital Kendun Tahunage Liun District, Sangihe Islands Regency. Advice that can be given to patients must be obedient in taking medication until the treatment period is over.Keywords: Role of family, participation in taking medicine
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI DAN KOMUNIKASI DENGAN KINERJA PEGAWAI DI PUSKESMAS PACEDA KOTA BITUNG Sorongan, Meytha J.; Kolibu, Febi K.; Maramis, Franckie R.R
KESMAS Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu cara untuk mengukur kontribusi individu terhadap organisasinya adalah kinerja. Kinerja pada dasarnya adalah apa yang dilakukan atau tidak dilakukan pegawai. Kinerja adalah hasil atau tingkat keberhasilan seseorang secara keseluruhan selama periode tertentu dalam melaksanakan tugas dibandingkan dengan berbagai kemungkinan standar hasil kerja, target atau sasaran atau kriteria yang ditentukan terlebih dahulu dan telah disepakati bersama. Tujuan penelitan yaitu untuk mengetahui hubungan antara motivasi dan komunikasi dengan kinerja pegawai di Puskesmas Paceda Kota Bitung. Metode penelitian adalah survei analitik dengan desain penelitian yaitu cross sectional (potong lintang). Penelitian di lakukan di Puskesmas Paceda Kota Bitung dan waktu pelaksanaanya bulan Oktober sampai bulan Desember tahun 2019. Responden ialah pegawai yang berada di Puskesmas Paceda Kota Bitung. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pegawai yang ada di Puskesmas Paceda yang berjumlah 42 pegawai. Analisis data yang digunakan berupa analisis univariat dan analisis bivariat. Pengolahan data yang digunakan uji Chi Square test, untuk tingkat signifikansi 95% (α = 0,05). Hasil penelitian didapatkan kinerja baik 52,4 %, motivasi 59,5 %, komunikasi 57,1 %, sehingga memperlihatkan adanya hubungan yang signifikan antara motivasi dengan kinerja pegawai (p-value = 0,000 < 0,05) dan adanya hubungan antara komunikasi dengan kinerja pegawai (p-value = 0,001 < 0,05). Kata Kunci: Motivasi, Komunikasi, Kinerja Pegawai ABSTRACTOne way of measuring individual contributions to their organization is performance. Performance is essentially what employees do or don't. Performance is an overall outcome or success rate for a given period in carrying out a task in comparison to the various possible standards of work, target, or criteria specified in advance and has been agreed together. The aim of the research is to know the relationship between motivation and communication with the performance of employees in Paceda Puskesmas City Bitung. The research method is an analytical survey with a research design that is cross sectional (cut latitude). Research is done in Paceda Puskesmas City Bitung and the time of its implementation in October until December of the year 2019. The respondent is a clerk in Paceda Puskesmas, Bitung City. The population in this research is all employees in Paceda Puskesmas, amounting to 42 employees. Analysis of the data used in the form of univariate analysis and Bivariat analysis. Processing data used test Chi Square test, to a significance level of 95% (α = 0.05). The results of the study gained a good performance of 52.4%, motivation 59.5%, communication 57.1%, demonstrating a significant relationship between the motivation and performance of employees (p-value = 0,000 < 0.05) and the relationship between communication with employee performance (p-value = 0.001 < 0.05). Keywords: Motivation, Communication, Empleyee Work
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH REMAJA DI SMK KRISTEN GETSEMANI MANADO Entjaurau, Reviyanti; Kolibu, Febi K.; Korompis, Grace E. C.
KESMAS Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi adalah kesehatan baik secara fisik, mental dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses reproduksi dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual pranikah remaja di SMK Kristen Getsemani Manado. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian dilakukan di SMK Kristen Getsemani Manado  dan waktu pelaksanaannya pada bulan Januari tahun 2020. Responden dalam penelitian ini yaitu siswa dan siswi yang ada di SMK Kristen Getsemani Manado. Sampel dalam  penelitian ini adalah siswa dan siswi yang berjumblah 100 orang. Analisis data yang digunakan berupa analisis univariat dan analisis bivariat. Pengolahan data yang digunakan uji Chi Square test. Hasil penelitian didapatkan responden dengan pengetahuan kurang  baik 54%,  responden dengan perilaku beresiko 36%, dan perilaku kurang beresiko 18%, sehingga memperlihatkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual pranikah (p-value = 0,05 < 0,05) adanya hubungan antara sikap kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual pranikah (p-value = 0,05 < 0,05). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan sebagai berikut, Terdapat hubungan antara pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seksul pranikah remaja di SMK Kristen Getsemani Manado dan terdapat hubungan antara sikap tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual pranikah remaja di SMK Kristen Getsemani Manado. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Perilaku seksual pranikah, Remaja ABSTRACTReproductive health is health both physically, mental and social welfare in whole to the issues related to systems and functions and reproductive processes and not just a condition that is free of disease and disability. The objective of the research is to know the relationship between knowledge and attitude about reproductive health with teenage sexual prefectional behavior in SMK Christian Getsemani Manado. The research method is quantitative by using analytical survey method with cross sectional study approach. The study was conducted in the SMK of Christian Getsemani Manado and its implementation time in January 2020. Respondents in this study are students and students in SMK Christian Getsemani Manado. The sample in this study is a student and the student who quantities 100 people. Data analysis used in the form of univariate analysis and bivariate analysis. Data processing used Chi Square test test. The results of research, responded with less common knowledge of 54%, respondents with 36% risky behavior, and less than 18% risk behavior, thus showing significant relationships between reproductive health knowledge with prantic sexual behavior (P-value = 0.05 (0.05) of the relationship between reproductive health attitudes with prantic sexual behavior (P-value = 0.05 (0.05). Based on the results of research that has been done, the following conclusions, there is a relationship between knowledge of reproductive health with teen's sexual behavior in SMK Christian Getsemani Manado and have a relationship between attitudes on reproductive health with teenage behavior of pranjoine in SMK Christian Getsemani Manado.   Keywords: Knowledge, attitude, prejuited sexual behavior, teenagers
HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DENGAN KEJADIAN KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA PROYEK KONSTRUKSI PEMBANGUNAN GEDUNG BARU FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO Suak, Meilindah C.C; Kawatu, Paul A.T; Kolibu, Febi K.
KESMAS Vol 7, No 5 (2018): Volume 7, Nomor 5, September 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan kerja adalah kejadian yang tidak diinginkan yang dapat menyebabkan kerugian harta benda,waktu bahkan dapat menghilangkan nyawa seseorang.  Penggunaan APD merupakan salah satu upaya untuk meminimalisir terjadinya kejadian kecelakaan kerja. Tujuan untuk mengetahui hubungan kedua variable yaitu Penggunaan APD dan Kejadian kecelakaan kerja. Metode penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional study dengan jumlah sampel sebanyak 90. Pengambilan data diperoleh melalui wawancara dan menjalankan kuesioner. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji chi-square. Dalam penelitian ini dapat disimpulakn bahwa kedua variable tersebut dinyatakan berhubungan dengan nilai p-value= 0,011<0,05.. Kata kunci: Penggunaan APD, Kecelakaan Kerja ABSTRACTWorkplace accidents are unwanted events that can cause loss of property, time can even eliminate a person's life. The use of PPE is to minimize the occurrence of occupational accidents. This study aims to determine the relationship between two variables, namely the use of PPE and the incidence of workplace accidents. This research method uses a cross-sectional approach with a total sample of 90. Data collection was obtained through interviews and running questionnaires. Data analysis in this study used the chi-square test. In this study it can be concluded that the variables are related to the p-value = 0.011 <0.05. Keywords: Personal Protective Equipment, Work Accident
HUBUNGAN ANTARA PENERAPAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) DENGAN KINERJA PEGAWAI DI PUSKESMAS MINANGA Sumampow, Rine Debora Jhona; Kolibu, Febi K.; Mandagi, Chreisye K. F.
KESMAS Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu terpadu atau disebut juga Total Quality Management (TQM) dapat didefinisikan dari tiga kata yang dimilikinya yaitu: Total (keseluruhan), Quality (kualitas, derajat/tingkat keunggulan barang atau jasa), Management (tindakan, seni, cara menghendel, pengendalian, pengarahan). Dari ketiga kata yang dimilikinya, definisi TQM adalah: “sistem manajemen yang berorientasi pada kepuasan pelanggan (customer satisfaction) dengan kegiatan yang diupayakan benar sekali (right first time), melalui perbaikan berkesinambungan (continous improvement) dan memotivasi karyawan “. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan antara penerapan total quality management dengan kinerja pegawai di Puskesmas Minanga. metode penelitian adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian dilakukan di Puskesmas Minanga dan waktu pelaksanaannya pada bulan Januari sampai bulan Februari tahun 2020. Responden ialah pegawai yang berada di Puskesmas Minanga. penelitian ini adalah semua pegawai yang berada di Puskesmas Minanga yang berjumlah 40 pegawai. Analisis data yang digunakan berupa analisis univariat dan analisis bivariat. Pengolahan data yang digunakan uji Chi Square test.  untuk tingkat signifikansi 95% (α = 0,05). Hasil penelitian didapatkan kinerja baik 62,5%, pendidikan dan pelatihan dilaksanakan 62,5%, kesatuan tujuan dilaksanakan 75.0%, pelibatan dan pemberdayaan pegawai dilaksanakan 50,0%. sehingga memperlihatkan adanya hubungan yang signifikan antara pendidikan dan pelatihan dengan kinerja pegawai (p-value = 0,023 < 0,05) adanya hubungan antara kesatuan tujuan dengan kinerja pegawai (p-value = 0,024 < 0,05) dan adanya hubungan antara pelibatan dan pemberdayaan pegawai dengan kinerja pegawai (p-value = 0,000 < 0,05). Kata Kunci : Pendidikan dan Pelatihan, Kesatujuan Tujuan, Pelibatan dan Pemberdayaan pegawai, Kinerja Pegawai ABSTRACTIntegrated quality or also called Total Quality Management (TQM) can be defined from the three words it has, namely: Total (overall), Quality (quality, degree / level of excellence of goods or services), Management (action, art, holding, controlling, directing ). Of the three words that it has, the definition of TQM is: "a management system oriented to customer satisfaction with activities that are pursued absolutely right (right first time), through continuous improvement and motivating employees". The research objective is to determine the relationship between the application of total quality management with employee performance at the Minanga Health Center. The research method is descriptive analytic with cross sectional study approach. The study was conducted at the Minanga Health Center and the time of its implementation was in January to February 2020. Respondents were employees who were at the Minanga Health Center. This study is all employees who are in Minanga Health Center, amounting to 40 employees. Analysis of the data usedin the form of univariate analysis and bivariate analysis. Data processing used was Chi Square test. for a significance level of 95% (α = 0.05). The results of the study showed good performance62.5%, education and training carried out 62.5%, unity of objectives carried out 75.0%, involvement and empowerment of employees carried out 50.0%. thus showing a significant relationship between education and training with employee performance (p-value = 0.023< 0.05) there is a relationship between unity of purpose and employee performance (p-value = 0.024 < 0.05) and the relationship between employee engagement and empowerment and employee performance (p-value = 0,000 < 0.05). Keywords: Education and Training, Unity of Purpose, Employee Engagement and Empowerment, Employee Performance
HUBUNGAN ANTARA SUPERVISI DAN KEAMANAN KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT DIRUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM HERMANA LEMBEAN Warouw, Claudya Nathasya; Kolibu, Febi K.; Mandagi, Chreisye K. F
KESMAS Vol 8, No 6 (2019): Volume 8, Nomor 6, Oktober 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Supervisi merupakan bagian penting dari manajemen keperawatan, karena dapat mengatasi masalah dalam organisasi dengan cepat, perawat juga menginginkan lingkungan kerja yang nyaman untuk memudahkan dalam mengerjakan tugasnya agar kinerja menjadi baik. Supervisi dan Keamanan kerja memang sangat berpengaruh terhadap kinerja dari perawat. Untuk menganalisis hubungan antara supervisi dan keamanan kerja dengan kinerja perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Hermana Lembean. Metode penelitian ini adalah survei analitik dengan rancangan cross sectional study (studi potong lintang). Populasi dalam penelitian ini adalah 80 perawat.Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan dari masing-masing variable yaitu supervisi dan keamanan kerja dengan kinerja perawat. Kesimpulan terdapat hubungan antara supervisi dan keamanan kerja dengan kinerja perawat di ruang rawat inap RSU Hermana Lembean. Disarankan kepada pihak rumah sakit dapat meningkatkan supervisi dan keamanan kerja supaya menjadi lebih baik lagi agar tercipta kinerja yang baik dan dapat mencapai tujuan maupun visi misi rumah sakit. Kata Kunci: Supervisi, Keamanan Kerja, Kinerja Perawat ABSTRACTSupervision is an important part of nursing management, because it can solve problems in an organization quickly, nurses also want a comfortable work environment to make it easier to do their jobs so that performance is good. Work supervision and safety are very influential on the performance of nurses. To analyze the relationship between supervision and job security and the performance of nurses in the inpatient room of Hermana Lembean General Hospital. This research method is an analytical survey with a cross sectional study design. The population in this study was 80 nurses. The measuring instrument used was a questionnaire. The results of this study indicate there is a relationship between each variable, namely supervision and job security with nurse performance. Conclusion there is a relationship between supervision and job security with the performance of nurses in the inpatient room at Hermana Lembean General Hospital. It is recommended to the hospital to improve supervision and job security in order to be even better in order to create good performance and be able to achieve the goals and vision and mission of the hospital. Keywords: Supervision, Job Security, Nurse Performance
Co-Authors A M J Rattu Adam, Hilman Adan, Hilman Adisti A. Rumayar Adisti A. Rumayar, Adisti A. Akili, Rahayu Hasan Amisi, Windy G. Angelina Gloria Umboh Apdalah H. Saranaung Apdalah Hermansa Saranaung Apricillia Veronika Paulin Damopoli Ardiansa A. T Tucunan Ardiansa A.T Tucunan, Ardiansa A.T Arhwinda Pusparahaju Asep Rahman Asih Tri Rachmi Asih Tri Rachmi Asnawi, Rawia Asriffudin, Afnal Aurelia C. Wulandari B H. R. Kairupan Bagania, Wiwin A. Bellinda B. I. Kawatu Budi T. Ratag Chreisye Kardinalia Fransisca Mandagi Demar, Angellina I. Doda, Diana V.D. Entjaurau, Reviyanti Eveline Josik Franckie R. R. Maramis Franckie R.R Maramis Franckie R.R Maramis, Franckie R.R Franckie Rudolf R Maramis Frencelia, Derek Y Gabriel, Rantung Natalia Gloria M. Lapong Gloria Melisa Lapong Gobel, Sri Radhawati Goni, David D. Grace Debbie Kandou Grace E. C. Korompis Grace E. C. Korompis Grace Esther Carolina Korompis Grace Korompis Hawila Jessica Tampubolon Hilman Adam Jane M. Pangemana, Jane M. Janny S. Solihin Kadi, Nurhaliza Kairupan, Bernabas. H. R. Kairupan, Sharon Serina Kairupan, Yehezkiel Karen Kalesaran, Angela Fitriani Clementine Kaseger, Meylita S. M. Kawatu, Paul A.T Khoirurrizza, Mohammad Korompis, Grace Ester Caroline Korompis, Grace Esther Kountul, Yoga P. D. Lahiwu, Renaldy J.C. Lalintia, Friskyla S. Lasarus, Loritma Liong, Cecilia Meysin Liviani Meysi Arina Lohige, Windy Maddusa, Sri Seprianto Maino, Irny Makaenas, Veronica Julia Makatempuge, Jennifer Filipi Malinda Janet Watania, Malinda Janet Malintoi, Christiano Mamahit, Filia Sisilia Mamonto, Sutria Manoppo, Jeanette Irene C H Maramis, F .R.Raymond Maramis, Franckie R R Maramis, Franckie R.R. Mentang, Jelly Juliany Misah, Jesicca Cestly Herity Mokalu, Jounetha A.W Mongdong, Stinky Renaldo Mongdong, Winda E E Mundung, Cyntia A. Muntiaha, Christania R. Najoan, Gabriella Windy Nandar, Stenly T. Nasira, Azmi Zahran Nelwan, Jeini E Nibong, Clara Rosalia Oksfriani Jufri Sumampouw Pantow, Dewi Christie Patoding, Putri Cicilia Lusinthania Paul A. T. Kawatu, Paul A. T. Paul A.T. Kawatu Prastowo, Prully Diana Puasa, Djunita D.A Punuh, Maureen I Pusungunaung, Sriwahyuni W. Rana, Stephany Rattu, A. J.M. Rhegina Gloria Tulenan Rianna J Sumampouw Ribka L. Wowor, Ribka L. Rio, Ivana Bella Putri Rivaldy Ringkuangan Rompas, Pujiati K.D. Rorimpandey, Aldio Jum Agung Rosang, Merkuri C. D. Rumayar, Adisty A. Rumpa, Finy J. A. Runtuwene, Kurviasni S. Sahae, Etlinda Sahala, Indra Salawangi, Glady Endayani Salensehe, Zardvita Octavia Seguh, Finsensius Solihin, Janny Septian Sondakh, Yunissia Jibriel Sorongan, Meytha J. Suak, Meilindah C.C Sulaemana Engkeng, Sulaemana Sumampow, Rine Debora Jhona Sumenda, Cristi N. Suoth, Lery F. Takaendengan, Nolita S. Tamba, Violita Josevina Tatong Hariyanto Tewal, Florencia Betris Tewal, Florensia Tinamonga, Zein Toliaso, Cynthia Sisilia Tucunan, Ardainsyah C Tulangow, Ralfi R. Tumurang, Marjes N. Unso, Melkifo Rafles Warouw, Claudya Nathasya Wibisono, Gloria N. Windy Lohige Winokan, Stevani Rosalia Woodford B. S. Joseph Wurangian, Prisilia K. Yacob, Desriana M.L Yewen, Maria Rosita