Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Peran Strategi Koping dan Dukungan Sosial terhadap Compassion Fatigue pada Petugas Layanan Perlindungan Anak Gultom, Lydia Agnes; Purba, Fredrick Dermawan; Setyowibowo, Hari
Journal of Psychological Science and Profession Vol 8, No 3 (2024): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jpsp.v3i8.58375

Abstract

Petugas layanan perlindungan anak sering menghadapi situasi traumatis dan tekanan emosional yang dapat memicu compassion fatigue. Jenis strategi koping yang digunakan berperan dalam berkembangnya compassion fatigue sementara dukungan sosial dapat mendorong penggunaan strategi koping yang lebih efektif. Namun, penelitian terkait peran strategi koping dan dukungan sosial terhadap compassion fatigue pada petugas layanan perlindungan anak di Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris tentang peran strategi koping dan dukungan sosial dalam memprediksi compassion fatigue pada petugas layanan perlindungan anak. Melalui convenience sampling, 216 petugas dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) serta Unit Pelayanan Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) menjadi partisipan. Pengukuran dilakukan menggunakan Professional Quality of Life Scale Version 5 (ProQoL-5), The Brief Coping Orientation to Problems Experienced (COPE) Inventory, dan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS). Analisis regresi linier berganda menggunakan IBM SPSS Statistics 25 menunjukkan emotional-focused coping, problem-focused coping, dysfunctional coping, dan dukungan sosial bersama-sama memprediksi compassion fatigue sebesar 23,3%. Dysfunctional coping ditemukan signifikan memprediksi compassion fatigue. Penggunaan dysfunctional coping meningkatkan risiko compassion fatigue pada petugas layanan perlindungan anak. Oleh karena itu, penting bagi petugas layanan perlindungan anak untuk mengurangi penggunaan dysfunctional coping dalam mengelola stres demi mencegah compassion fatigue.
Spirituality Beyond Religiosity: Understanding Perceptions of Academic Cheating in Indonesia and Malaysia Jamaluddin, Samudera Fadlilla; Lufityanto, Galang; Purba, Fredrick Dermawan; Lesmana, Cokorda Bagus Jaya; Andrianto, Sonny; Ardi, Rahkman; Siswadi, Ahmad Gimmy Prathama; Ridfah, Ahmad; Kristanto, Andreas Agung; Hutapea, Bonar; Suryani, Luh Ketut; Wisayanti, Suci; Achmad, Rendy Alfiannoor; Zwagery, Rika Vira; Fernandez, Elaine Frances; Ismail, Rozmi; Ishak, Mai Sumiyati; Zhi, Alfred Chan Huan; Hashim, Intan Hashimah Mohd; Khan, Aqeel; Yusoff, Ahmad Mustaqim; Jaladin, Rafidah Aga Mohd; Chobthamkit, Phatthanakit
Jurnal Psikologi Vol 51, No 3 (2024)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jpsi.99452

Abstract

Cumulating evidence suggests that high levels of spirituality can foster integrity. However, integrity violations remain prevalent, even among populations with strong religious beliefs. This study collected data from 2,800 students across 17 academic institutions in Indonesia and Malaysia to examine the relationship between their levels of spirituality and their perceptions of academic cheating. Although both countries have predominantly Muslim populations, they differ in how religious practices are implemented. The results revealed a significant correlation between spirituality and perceptions of cheating in both countries. However, one aspect of spirituality in Indonesia diverged from the broader concept, underscoring the complex and nuanced relationship between spirituality and religion. While these concepts often overlap, they also exhibit distinct differences. Such differences in spirituality and religiosity may help explain the paradox of integrity issues, including the prevalence of cheating within religious communities.
Bibliometric Analysis of Parents' Health Belief Model Study of Vaccine Administration of Covid-19 Handayani, Eka Wuri; Perwitasari, Dyah Aryani; Dermawan Purba, Fredrick; Irham, Lalu Muhammad
Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia Volume 21, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/pharmacon.v21i2.4209

Abstract

A bibliometric analysis was conducted to assess the interest and significance of research on the Health Belief Model. The bibliographical information provides insights into the Health Belief Model concerning parents of children receiving the COVID-19 vaccine. As of January 25, 2023, data for the study were obtained from the Scopus database. Our analysis identified 876 articles with the keywords: Health Belief Model, Parents, and COVID-19 Vaccine. Articles were exclusively selected in English, and the analysis was performed using the R Studio 4.2.2 application for Bibliometric Analysis. China hosts the top five most productive authors, with Peking University contributing the highest number of articles (66 in total). The Vaccines Journal emerges as the primary publisher, while the majority of collaborative research on COVID-19 involves authors from the United States. Frequently used keywords include Human, Female, Male, Adult, COVID-19, and Article. The increasing trend in Health Belief Model articles related to the COVID-19 vaccine from 2020 to 2023 underscores the widespread interest in and appeal of this subject for discussion. Given the study's limitation, including only publications released before January 25, 2023, it is plausible that some more recent publications were unintentionally overlooked.
The role of pharmacist counseling for patient with type 2 diabetes mellitus and its impact on blood glucose control and quality of life at RSUD Pasar Minggu Hardi, Devita; Anggriani, Yusi; Purba, Fredrick Dermawan
JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol 23 No 1 (2025): JIFI
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/jifi.v23i1.1685

Abstract

Quality of life is an important aspect for patients with type 2 diabetes mellitus (T2DM). Pharmacist counseling is a non-pharmacological effort that can be provided to improve quality of life and control blood glucose levels. This study aimed to determine the effect of pharmacist-led therapeutic counseling for T2DM patients on improving their quality of life and reducing blood glucose levels. The study used a quasi-experimental nonequivalent control group design, with pretest and posttest assessments conducted before and after the intervention at RSUD Pasar Minggu, South Jakarta. A total of 194 T2DM patients participated in the study, with 97 patients in both the intervention and control groups. Quality of life was measured using the EQ-5D-5L and EQ-VAS questionnaires, along with fasting blood glucose levels. Measurements were taken three times: before the intervention, and one month and two months after the intervention. Paired data were analyzed using the Wilcoxon test, while unpaired data were analyzed using the Mann-Whitney test at a significance level of 0.05. Counseling significantly improved EQ-5D-5L scores (Δ=0.06; p<0.001) and EQ-VAS scores (Δ=6.40; p<0.001), as well as reduced fasting blood glucose levels (Δ=-12.10 mg/dL; p<0.001) in the intervention group after the intervention. The impact of counseling was particularly significant in the pain/discomfort and anxiety/depression domains. However, no significant correlation was found between quality of life and fasting blood glucose levels in this study (p>0.05). Pharmacist counseling conducted at RSUD Pasar Minggu had a positive and significant impact on improving the quality of life and treatment outcomes related to blood glucose reduction.
Kesejahteraan pada Masa Pandemi: Peran Kepuasan Pernikahan dan Kualitas Hidup pada Individu Menikah di Indonesia Kumalasari, Asteria Devy; Purba, Fredrick Dermawan; Novianti, Langgersari Elsari; Kendhawati, Lenny; Ninin, Retno Hanggarani
Journal of Psychological Science and Profession Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jpsp.v9i2.64173

Abstract

Penelitian terdahulu umumnya mengkatikan status pernikahan dengan kesejahteraan individu yang lebih baik. Namun, dinamika pandemi Covid-19 melalui pembatasan sosial berskala besar (PSBB) memunculkan tantangan terhadap kesejahteraan masyarakat. Penelitian tentang kontribusi simultan dari karakteristik sosiodemografis dan faktor psikososial seperti kepuasan pernikahan dan kualitas hidup terhadap kesejahteraan individu menikah di masa pandemi dalam konteks Indonesia masih jarang dilakukan. Penelitian ini menguji model yang menempatkan kepuasan pernikahan dan kualitas hidup sebagai kontributor simultan terhadap tingkat kesejahteraan subjektif individu menikah yang kehidupannya terdampak oleh pandemi dan tinggal serumah dengan pasangannya. Sebanyak 603 orang Indonesia yang menikah berpartisipasi dalam penelitian ini. Partisipan melaporkan tingkat kesejahteraan subjektif, kepuasan pernikahan, dan kualitas hidup yang tinggi. Ketiga variabel tersebut diukur menggunakan Marriage and Relationship Questionnaire (MRQ), World Health Organization Quality of Life–BREF (WHOQOL-BREF), dan Subjective Happiness Scale (SHS). Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa tingkat kesejahteraan subjektif partisipan dijelaskan oleh kepuasan pernikahan serta domain kualitas hidup psikologis, hubungan sosial, dan lingkungan. Persentase varian lain dalam skor kesejahteraan subjektif disumbangkan oleh usia, lama pernikahan, pendidikan, ketaatan beragama, dan kondisi keuangan yang dirasakan. Temuan ini menegaskan pentingnya pemeliharaan kualitas hubungan serta aspek-aspek kehidupan yang lebih luas untuk meningkatkan kesejahteraan individu yang menikah, khususnya pada situasi disrupsi sosial seperti pandemi.
Co-Authors Achmad, Rendy Alfiannoor Afra Hafny Noer Agung Permata Ahmad Gimmy Prathama Siswadi Aldirra Naufa Kamila Andina Bellaputri Andreas Agung Kristanto, Andreas Agung Anggriani, Yusi Arif Rahmandani Asprilia, Mutiara Tioni Asteria Devy Kumalasari Asyiah Ummul Muttaqinah Baydhowi Baydhowi Bayu Prio Septiantoro Bayu Prio Septiantoro Bayu Prio Septiantoro Bonar Hutapea Chobthamkit, Phatthanakit Cokorda Bagus Jaya Lesmana, Cokorda Bagus Jaya Desweri Muhareni Devi Wulandari Dhini Andriani Dyah Aryani Perwitasari Eka Wuri Handayani Ersa Zefanya Esti Wungu Faizal Musthofa Fernandez, Elaine Frances Fitriana, Titi Sahidah Ginanjar, Adriana Soekandar Grace Helena Firmansyah Putri Gultom, Lydia Agnes Handayani, Eka Wuri Hardi, Devita Hari Setyowibowo Hari Setyowibowo Hashim, Intan Hashimah Mohd Hesti Platini Ishak, Mai Sumiyati Iskandarsyah, Aulia Jaladin, Rafidah Aga Mohd Jamaluddin, Samudera Fadlilla Kamila, Aldirra Naufa Kendhawati, Lenny Khan, Aqeel Laila Qodariah Lalu Muhammad Irham Langgersari Elsari Novianti Langgersari Elsari Novianti LANGGERSARI ELSARI NOVIANTI, LANGGERSARI ELSARI Lenny Kendhawati Ligina Ayudia Lufityanto, Galang Luh Ketut Suryani Marisa Fransiska Moeliono Mariska Johana Heryputri Marwin Marwin Marwin Marwin Meidina Dwi Putri Mudita, Putu Getsha Pradnyan Rarasati Nabila Ghassani Putri Nasywa Alfiyyah Novi - Samiasih Novita, Shally Prih Sarnianto Putri Fitriana Herdani Rahkman Ardi Retno Hanggarani Ninin Ridfah, Ahmad Rozmi Ismail Shally Novita Sidik Maulana Sofia Nurinawati Solikhah Sonny Andrianto Susan Fitri Candradewi Susan Fitri Candradewi Susan Fitria Candradewi Titi Sahidah Fitriana Urip Purwono Wisayanti, Suci Yuliana Hanami Yusi Anggriani Yusi Anggriani Yusoff, Ahmad Mustaqim Zahrotur Rusyda Hinduan Zhi, Alfred Chan Huan Zwagery, Rika Vira