p-Index From 2021 - 2026
11.843
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL HUKUM Sriwijaya Law Review DE LEGA LATA: Jurnal Ilmu Hukum Varia Justicia JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Yurispruden Jurnal Hukum Volkgeist Kosmik Hukum Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Indonesian Comparative Law Review Community Empowerment Fundamental : Jurnal Ilmiah Hukum AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional Al-Muamalat : Jurnal Ekonomi Syariah Journal of Applied Nursing and Health COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Al-MIKRAJ: Jurnal studi Islam dan Humaniora Borobudur Law and Society Journal Borobudur Journal on Legal Services Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Jurnal Hukum dan HAM Wara Sains Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH) RechtIdee Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Belalek Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Law and Justice JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Jembatan Hukum: Kajian Ilmu Hukum, Sosial dan Administrasi Negara Journal of Transcendental Law Journal of Community Services and Engagement: Voice of Community (VOC) Al Urwah : Sharia Economics Journal Konstitusi: Jurnal Hukum, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi Legal Advice Jurnal Hukum Fundamental : Jurnal Ilmiah Hukum Jurnal Ragam Pengabdian PESHUM Jurnal Jurisprudence Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Sapientia Diversalis: Journal of Human Interaction and Social Studies Prosiding Seminar Nasional Program Doktor Ilmu Hukum Proceeding International Conference Restructuring and Transforming Law
Claim Missing Document
Check
Articles

The Legal Isomorphism in Indonesian Constitutional Amendment: Interplay Between Foreign Influence and National Identity Azhari, Aidul Fitriciada; Rizka, Rizka; Setiawati, Diana; Almira, Sekar Diah Ayu; Salmande, Ali
Jurnal Hukum Vol 41, No 4 (2025): Jurnal Hukum
Publisher : Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26532/jh.v41i4.44109

Abstract

The post-authoritarian reform era in Indonesia (starting in 1998) was characterized by a push to democratize the state system, leading to the adoption of several foreign, democratic, or "globalized" constitutional concepts. This process demonstrates legal isomorphism where Indonesia aligned its constitutional framework with prevailing international democratic standards. This article analyses the patterns of legal isomorphism in the Indonesian constitutional amendment by examining the dynamic interplay between foreign influence and national identity. For that reason, the research aims to determine a legal isomorphism that can harmonize and balance both foreign influences and the desire for a national identity in the constitutional amendment in Indonesia. To achieve these objectives, the study employed a qualitative research method with a socio-legal and comparative law approach. The research finds three distinct patterns of coercive legal isomorphism concerning the constitutional amendment process in Indonesia. Meanwhile, comparatively, a mimetic isomorphism regarding unamendable provisions of basic structure can be considered for harmonizing and making a balance between foreign influences and national identity in the constitutional amendment. The novelty of this research lies in its identification and classification of legal isomorphism patterns within Indonesia’s constitutional amendments, providing a new perspective on how external legal influences interact with national identity. This study contributes to the broader discourse on constitutional development by offering a framework for analysing the complex relationship between global legal trends and domestic constitutional transformations.
Strategi Lembaga Keuangan Syariah Dalam Menghadapi Tantangan Regulasi dan Persaingan Pasar Global : Analisis Kepatuhan Syariah dan Inovasi Produk Elvia Ghina Nismara; Yasmin Safinatunnajah; Linda Rose Rohidah; Ika Sahwa Damayanti; Zukrufi Ashof Almaunah; Diana Setiawati
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 3 No. 12 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v3i12.7445

Abstract

Abstrak. This researchaims to analyze the strategies implemented by Sharia Financial Institutions(SFIs) in maintaining compliance with Islamic law principles amidnational and international regulatory dynamics, as well as examining efforts toadjust products and services to remain competitive in the global market. Using a qualitative descriptive method based on secondary data through a literature review, this study explores regulatory harmonization, sharia compliance mechanisms, product innovation, and improving the quality of human resources askey factors in facing global challenges. The results showthat LKS implement various strategies such as harmonizing Sharia standardswith international provisions, strengthening the role of the Sharia Supervisory Board (DPS),digitizing services, and innovating Sharia-based products. In addition,improving SDI competency through training, certification, and institutional cooperationis an important effort in maintaining competitiveness without neglectingsharia principles. This study concludes that the strategies and innovationscarried out by LKS are complementary in ensuring sharia compliancewhile strengthening the position of the sharia financial industry in the global market. Keywords: Sharia Financial Institutions, Sharia Compliance, National and International Regulations, Product Innovation, Human Resources, Global Market
THE ROLE OF MUHAMMADIYAH IN THE HALAL PRODUCT SUPPLY CHAIN HALAL CERTIFICATION SELF DECLARE Mutimatun Ni'ami; Diana Setiawati; Karisma Cakraningrat; Taufiq Taufiq
Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Vol. 22 No. 001 (2023): Pena Justisia (Special Issue)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pj.v22i2.3814

Abstract

AbstractIndustri makanan merupakan usaha yang menarik minat masyarakat, baik ketika pandemi maupun ketika keadaan mendekati masa normal seperti ini. Tidak mengherankan jikaUMKM dibidang kuliner jumlah nya sangat banyak. Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki Jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, sehingga Pemerintah tidak ragu untuk menetapkan Visi Pusat Halal Dunia 2024 ini. Upaya akselerasi sertifikasi halal dilakukan dengan sertifikasi Halal Self Declare dimana pelaku UMKM menyatakan produknya halal dengan proses pendampingan dari BPJPH dan penetapan halal oleh Komisi fatwa MUI. Dalam salah satu syarat self declare ini, apabila dalam produknya menggunakan bahan daging maka disyaratkan pembelian di Rumah Potong Hewan (RPH) yang bersertifikat. Persyaratan ini menjadi kendala tersendiri bagi pelaku UMKM mengingat belum banyak tersedia Juru Sembelih Halal (Juleha) dan RPH bersertifikat halal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peluang bagi Muhammadiyah untuk ikut ambil bagian dalam memenuhi kebutuhan produk halal tersebut (supply chain). Metode penelitian ini adalah degan menggunakan model penelitian sosio legal dan pendekatan yuridis empiris. Responden dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM kec, kartasura dan para Pimpinan Lembaga yaitu PDM Kota Surakarta, MUI Kota Surakarta dan Dinas Pertanian Kota Surakarta. Dalam upaya menakar peluang Muhammadiyah menyediakan Juleha dan mendirikan RPH bersertifikat Halal. Hasil yang diperolah adalah Muhammadiyah memiliki peluang dalam menyediakan juru sembelih hewan (juleha) di kecamatan kartasura. Dari data yang diperoleh bahwa UMKM merasakan kesulitaan memenuhi persyaratan tersebut, disatu sisi jika diminta mengganti bahan tanpa menggunakan daging maka akan merubah minat masyarakat akan produknya. Disamping itu diperoleh data bahwa 85% RPH belum memiliki sertifikat Halal. Oleh karena itu penelitian ini menjadi penting dalam mendukung upaya pemerintah menjadikan Indonesia sebagai Pusat Halal Dunia di tahun 2024 ini.Keywords: Self Declare, Supply Chain, Muhammadiyah, Halal
Digitalisasi Ekonomi Syariah di Indonesia: Tantangan Kepatuhan Syariah Dalam Era Financial Technology Anadila, Kharisma Tsalsabila; Pancawati, Angelina; Setiawati, Diana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis regulasi hukum ekonomi syariah di Indonesia mengatur perkembangan financial technology (fintech) berbasis syariah serta menilai tingkat kepatuhan syariah di lembaga keuangan syariah. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan konseptual dan komparatif, dengan data yang diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum sekunder di Indonesia seperti pada Penerjemahan Syariah Fatwa DSN-MUI, Kepatuhan Regulatoris POJK & PBI, dan Infrastruktur Hukum (UU ITE dan Perbankan Syariah) dan bahan hukum primer yang relevan. Analisis dilakukan secara kualitatif untuk menafsirkan norma hukum yang berlaku dan mengidentifikasi kebutuhan pembaruan hukum ekonomi fintech dalam menghadapi perkembangan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan secara pemahaman komprehensif bahwa regulasi fintech syariah di Indonesia ditopang oleh kerangka hukum ganda: Fatwa DSN-MUI yang menentukan standar kepatuhan syariah, dan peraturan OJK (POJK) terkait Inovasi Keuangan Digital (IKD) yang menyediakan kerangka legal dan pengawasan operasional. Integrasi regulasi ini berhasil mewajibkan kepatuhan syariah sejak tahap perizinan. Meskipun demikian, terdapat tiga tantangan utama dalam implementasi kepatuhan syariah: (1) Adaptasi Akad; (2) Pengawasan Syariah; (3) Literasi dan Perlindungan Konsumen. Untuk mengatasi tantangan tersebut, penelitian ini menekankan mengenai pentingnya harmonisasi regulasi antara otoritas keuangan, lembaga, dan pelaku industri. Penelitian ini merekomendasikan pembaruan kerangka hukum ekonomi Syariah yang lebih responsif terhadap inovasi teknologi yang terus berkembang, sekaligus menjamin kepastian hukum dan integritas prinsip syariah
Legal Analysis of Online Sales Transactions from the Perspective of Sharia Economic Law: Validity, Legitimacy, and Implementation Challenges Aulia Rahma Hafizha; Hanifa Khoirunnisa; Salma Nur Halizah; Della Puspitasari; Ahmadzaki Fadhila; Diana Setiawati
Al Urwah : Sharia Economics Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Sharia Governance and Sustainable Finance
Publisher : Takaza Innovatix Labs Ltd.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61536/alurwah.v3i2.369

Abstract

Perkembangan teknologi informasi di Indonesia mendorong meningkatnya transaksi jual beli melalui e-commerce yang menawarkan kemudahan, namun juga menimbulkan tantangan baru terkait kejelasan akad, kepastian hukum, dan risiko transaksi. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan mengkaji Al-Qur’an, Hadis, regulasi nasional, serta Fatwa DSN-MUI No. 146 Tahun 2021 untuk menilai keabsahan transaksi elektronik menurut hukum Islam. Kajian difokuskan pada pemenuhan rukun dan syarat jual beli, transparansi informasi, perlindungan konsumen, serta kesesuaian mekanisme pembayaran dan pengiriman dengan prinsip syariah. Hasil penelitian diharapkan memberi kontribusi bagi pengembangan literatur dan rekomendasi penguatan regulasi transaksi digital berbasis syariah.
The Role of Islamic Financial Institutions in the Development of MSMEs: An Analysis of Financing and Mentoring for Islamic-Based Micro-Enterprises in West Java Diana Setiawati; Nayla Putri Aryani; Mozart Tiasylva Syah Nuhandika; Arifkha Gita Zahara; Berliana Azizah; Kanaya Ayodya Indra Prasta; Indah Ayu Dewi Maharani
Al Urwah : Sharia Economics Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Sharia Governance and Sustainable Finance
Publisher : Takaza Innovatix Labs Ltd.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61536/alurwah.v3i2.387

Abstract

MSMEs play a vital role in the Indonesian economy, yet they still face challenges in accessing financing and managing their businesses. Islamic Financial Institutions (IFIs) offer a financing alternative that is not only based on the principles of fairness and profit-sharing, but also prioritizes social sustainability and Sharia compliance. This study aims to analyze the selection and feasibility assessment mechanisms of micro-enterprises implemented by these institutions, as well as to examine the financing and mentoring models implemented to support MSME sustainability. The research method employed a qualitative approach through library research with content analysis of various literature sources related to Islamic financing and MSME empowerment. The results indicate that these institutions implement a selection mechanism based on the Sharia-compliant 5C concept, encompassing character, capacity, capital, business conditions, and collateral, with an emphasis on moral aspects and Sharia compliance. The financing models used include mudharabah, musyarakah, murabahah, ijarah, and qardhul hasan, combined with business mentoring such as management training, Islamic business ethics development, and field monitoring. This integrated approach has been proven to improve financial discipline, business sustainability, and social benefits for MSMEs. Thus, LKS functions not only as a capital provider but also as an agent for empowering the community's economy based on the principles of maqasid sharia.
A Comparative Study of Paternity Leave Regulations in Indonesia and Australia: (A Labor Law Perspective) Diana Setiawati; Mashari, Hanif Bagus; Apriansah, Rizki
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.2835

Abstract

Paternity leave is a special entitlement granted to male employees to take time off from work to accompany their spouses during pregnancy, childbirth, and the early stages of childcare. The existence of paternity leave plays an important role in balancing opportunities between men and women, thereby fostering a gender-friendly workplace environment. In Indonesia, the right to paternity leave has been regulated under Law No. 13 of 2003 concerning Manpower and Law No. 4 of 2024 concerning Maternal and Child Welfare during the First 1,000 Days of Life. Meanwhile, in Australia, paternity leave is comprehensively regulated under the Fair Work Act 2009. This research aims to provide a comparative analysis of paternity leave regulations in Indonesia and Australia from a labor law perspective. The study adopts a normative juridical method with a comparative approach, relying on primary and secondary legal materials obtained through a literature study. The findings reveal that Indonesia provides only limited entitlements to paternity leave, both in terms of duration and implementation, with weak legal protection. In contrast, Australia offers a more developed framework under the Fair Work Act 2009, which includes longer leave duration, the possibility of extensions, and structured payment schemes. These provisions reflect Australia’s stronger commitment to gender equality, family welfare, and the recognition of fathers’ roles in child-rearing. The study concludes that Indonesia’s regulatory framework requires harmonization with international standards, particularly by adopting key aspects of the Australian model. Strengthening the legal protection of paternity leave in Indonesia is essential to promote gender equality in the workplace and within the family, while also supporting fathers’ active participation in childcare.
Benefits of Corporate Social Responsibility (CSR) for the Community of Mundu Village, Klaten Setiawati, Diana; Febriani, Hanifah; Wibowo, Rio Pradita; Anggraeni, Chintya
Borobudur Journal on Legal Services Vol. 6 No. 2 (2025): Vol 6 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bjls.v6i2.15189

Abstract

This community service activity aims to provide an understanding of the benefits of the Corporate Social Responsibility (CSR) program for improving the welfare of the community in Mundu Village, Klaten Regency. CSR is understood as a company's social responsibility that is not only oriented towards economic profit, but also towards sustainable social and environmental contributions. The implementation methods included field observations, interviews with village officials and beneficiary communities, and focus group discussions (FGDs). The results of the activity showed that the CSR program in Mundu Village had a positive impact on the economy through the empowerment of MSMEs and skills training, on society through the improvement of public facilities and education, and on the environment through waste management based on waste banks and the use of cow dung waste to produce biogas.
Corporate Social Responsibility (Csr) dan Green Economy: Tinjauan Yuridis terhadap Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dalam Pengelolaan Limbah Industri Diana Setiawati; Nafi Rizka Ananda
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/74hvqj73

Abstract

Masih tingginya pencemaran limbah industri di Indonesia menunjukkan pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam pengelolaan lingkungan belum optimal. Meskipun telah diatur dalam berbagai peraturan dan dikaitkan dengan prinsip green economy, implementasinya dinilai belum efektif mendorong kepatuhan dan praktik industri berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara yuridis pelaksanaan CSR dalam pengelolaan limbah industri serta keterkaitannya dengan prinsip green economy untuk menilai efektivitas pengaturan hukum dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif melalui studi kepustakaan terhadap UUD 1945, UU Perseroan Terbatas, UU PPLH, PP No. 47 Tahun 2012, dan PP No. 22 Tahun 2021, serta literatur pendukung lainnya, dengan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan CSR telah diatur secara komprehensif, mulai dari dasar konstitusional hingga ketentuan teknis. Secara normatif, kerangka hukum tersebut selaras dengan prinsip green economy dan mendukung pencapaian SDGs. Namun, implementasinya belum optimal karena masih terdapat ketidakpatuhan dan praktik CSR yang bersifat formalitas. Diperlukan penguatan pengawasan, penegakan hukum, komitmen korporasi, serta sinkronisasi kebijakan agar CSR efektif mendukung pembangunan berkelanjutan
Prinsip Hukum Islam Terhadap Investasi Berbasis Pasar Modal: Upaya Menghindari Spekulasi dan Maisir Dalam Ekonomi Syariah Ghaizka Figo Alfaeza; Evan Yusuf Priyokusumo; M. Aldeon Putra Adi Surya; Edho Setyawan; Alif Budhi Santosa; Bella Nova Silvia; Diana Setiawati
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol. 6 No. 1: AL-Mikraj Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v6i1.8735

Abstract

The Islamic capital market in Indonesia has experienced rapid growth in line with the increasing awareness among Muslims of the importance of investing according to Islamic principles. As part of the national financial system, the Islamic capital market introduces instruments such as Islamic stocks, sukuk, and sharia mutual funds based on the values of justice, transparency, and the prohibition of riba (usury), gharar (uncertainty), and maysir (speculation or gambling). However, challenges remain in ensuring that all investment activities fully comply with sharia principles and are free from speculative elements commonly found in conventional markets. This study aims to examine: (1) how Islamic law regulates investment activities in the Islamic capital market, and (2) the fundamental differences between the Islamic and conventional capital markets in terms of legal principles, instruments, and economic objectives. The research employs a juridical-normative method with a qualitative approach, drawing on legal literature, fatwas issued by the National Sharia Council (DSN-MUI), and relevant capital market regulations in Indonesia. A descriptive analysis is used to assess the implementation of sharia principles in investment practices. The results indicate that the Islamic capital market emphasizes justice, transparency, and social welfare, while the conventional capital market prioritizes financial profit. In conclusion, the Islamic capital market serves not only as a halal investment platform but also as a reflection of an ethical, just, and sustainable Islamic economic system
Co-Authors a Widya Margaretha, Karelina Achmad Miftah Farid Adi Kurniawan Adriansyah Pradipta, Rifanov Afifah Hapsari Afdah Aflit Nuryulia Praswati Ahmad Agung Febrianto Ahmad Agung Febrianto Ahmad Fausi Ahmad Fauzan Ahmad Muchlasin Nur Ihsan Ahmadzaki Fadhila Aidul Fitriciada Azhari Ainanur Faizah, Fatimah Ajeng Rizky Andria Ramadhani Al Fairuz, Muhammad Ranadhif Al Jawi Putri, Prisitina Alaysia, Amaylia Noor Alif Budhi Santosa Almira, Sekar Diah Ayu Alsyad Dedin Ryan Syahputra Althea Rinanda, Rima Anadila, Kharisma Tsalsabila Angga Putra Adi Pratama Anggraeni, Chintya Anisahaq, Nabila Apriansah, Rizki Arief Budiono Ariffudin Nur Fadly Rosyid Arifkha Gita Zahara Ariyanti, Maelina Arsyad Fakhri Zainuddin Assadath, Frido Davi Aulia Rahma Hafizha Awalia Rina Rahmawati Ayu Astutik, Zulfiana Azhar Alam Azzahra Shabilla Hariyono Baehaqi Bagas Mulya Putra Bayu Aji Fadiansyah Bayu Ajie Sugeng Rahayu Bella Nova Silvia Benanda Bunga Natasha Berliana Azizah Beta Amalia Nur Fajrin Budi Prasetyo Adi Wibowo Carisa Maharani Chammellia Annastasya Melati4 Chintya Anggraeni Chrisna Bagus Edhita Praja Cindy Laksintya, Amelinda Dany Zain Abdillah Dataran Tinggi Golan Dea Arum Rahmawati Della Dearista Axelia Della Puspitasari Devina Septy Dewi Novitasari Dian Novitasari Dian Novitasari Anggraeni Dick Tjandra, Billie Dievla Yunda Asadel Dimas Adika Ardiyanto Diyah Murti Hastuti Dwi, Cindy Edho Setyawan Eka Imam Utomo Eka Saputri, Nurani Elvia Ghina Nismara Elvrida Mutiara Singgih Endah, Qori Enno Haya Gladya Naranta Enno Haya Gladya Naranta Enora Aulia Purbayang Ernawati Ernawati Evan Yusuf Priyokusumo Fachry Satrio Pringgowidigdo Fadhila, Dhea Salsa Fajriansi, Andi Farhan Ammar Luthfi Fauziyah, Hanifah Febriani, Hanifah Ferdian Raid Naufal Firdaus, Wahyu Tri Mohamad Frensiska Ardhiyaningrum Frontieka Ayu Rahmanto Frontieka Ayu Rahmanto Galang Andi Sunarto Ganeva, Irvan Ghaizka Figo Alfaeza Ghalib Rizki Luthfianto Gresnia Himbi Parkitasari Hadyan Sena Hendraatmaja Hafifah Nur Hasanah Hakim, Hary Abdul Hanifa Khoirunnisa Hanifah Fauziyah Hapipah, Hapipah Harjuna Nurfattah Hary Abdul Hakim Hary Abdul Hakim Hasby Yoga, Fahmi Adam Haszmi Alfateh Heri Bahtiar Herlina Diva Pratika Hisanah Putri Ariyanto, Amelia Ibrahim Sholahudin Ika Sahwa Damayanti Indah Ayu Dewi Maharani Indah Maulani Irma Salvia Nisrina Isman Isman Jaka Susila Jasmine Fahira Maulana Kanaya Ayodya Indra Prasta Karisma Cakraningrat Kautsar Risky Fadli Hidayah Kevin Kurnia Yuli Ardikha Kinanthi Mukti, Berliana Krisna Indra Sakti Latifah Kurniasih Lelya Cahya Mufidati Lelya Cahya Mufidati Linda Rose Rohidah Lutfiah Nurjanah M Junaidi M. Aldeon Putra Adi Surya Maghfirani, Syakira Mahendra Jaya Gumilang Mahfudz Rizal Setiawan Marsheila Audrey Nuralisha Mashari, Hanif Bagus Maulana Putra, Rafie Mira Eka Erlina Mozart Tiasylva Syah Nuhandika Muchamad Iksan Muhaimin Fachrul F Muhammad Alvin A.T Muhammad Daqvara Akbar Muhammad Haidar Aufa Mukti Fajar ND Mur Febianti, Selvi Mutiara Dewi Lazha Mutimatun Niami Nabila Ikbal Nabila Rahmawati Nabilla Dea Azzahramajid Nadia Dwi Sekar Kamila Nadita Oktaviona Nafi Rizka Ananda Nanda Dwi Purnama Narusweta, Arasyel Noor Vinki Naufal Hanif Fakhri W Nayla Enggita Nayla Enggita Vanasha Nayla Putri Aryani Nicolas Al Hanafiah Nike Cahyaningrum Nilam Arum Sari Nirwa Rizkyana, Elsa Nirwago Danar P Nova Auliyanti Faiza Noviana Pramesti Nugroho Adi Wicaksono Nur Andriyani Nur Fadilah Syahraya, Muhammad Nur Hidayah Nur ilmi putri febriyanti Nur Isa Herda A Nur Rizqi Febriandika Nuria Siswi Enggarani Nurlina Afifah Litti Nurmalitasari, Safira Orryza Almira Mauriska Pancawati, Angelina Pangaribuan, Leviadi Panji Nagaro Panji Nagaro Permata Dewi, Tyas Pradika Dhony Indrawan Pramesti, Noviana Presetiyo, Wibowo Heru Putri Dwi Arianti Putri Dwi Arianti Putri, Aulia Aninda Ektya Putri, Erna Putri, Thaasafina Sitasari Qusay Alya Difatta Radithya Putra Taqwa Rahma Rini Khalisa Firdausi Rahma Syifa Az Zahra Rahman, Rofi Aulia Rahmanto, Frontieka Ayu Rahmawati, Awalia Rina Raihanita Raihanita Raka Dhamang Pangaribawan Rakhmat Dian Hidayat Rakhmat Dian Hidayat Rakhul Akbar Maulana Ramadhani, Ichinoty ramadhani, zulfa Rika Septiani Rima Mila Wati Rio Marshel Sahertian Rio Pradita Wibowo Ristiana, Lisa Ristiani, Najwa Alya Riyandi Riyandi Rizka Rizki Andriyanto, Aditya Rizki Apriansah Rizky Abdullah Maulana Roi Hartono Putro Rosalina Setyowati Rosita Rahmawati Rossi Fitrianingrum Ryan Afjune Supriyanto Putra Sabrina Diyang A.P Sabrina Diyang Awandi Putri Saif Maulana Putra Susila Salma Nur Halizah Salmande, Ali Salwa Amanda Putri Sandy, Fadillah Saptafasya, Viola Puti Saputro, Triyono Adi Satriyo Wibowo S Selvi Novia Safitri Shabrina, Kania Putri Shofiana Eka Aulia Soepatini Sopyan, Hisma Yuliet Abu Spaltan, Bita Gadsia Suarnianti, Suarnianti Suharso Suharso Syahputra, Adam Syaifuddin Zuhdi Syakira Maghfirani Syawalia Aziza Taufiq Taufiq Teguh Hartono Tiara Vergita Mahanani Tisya Janice Hayu Meganova Triyono Adi Saputro Triyono Triyono Tsalsabila Anadila, Kharisma Tubagus Bayu Pamungkas Tyara Dhali Allfia Tyas, Erni Vella Putri Anjani Wahyu Tri Muhammad Firdaus Wardah Yuspin Wardani, Lusyka Widya Wibowo, Rio Pradita Widya Ayu Khairunnisa Widya Utami Winny Perwithosuci Yanita, Salma Yasmin Safinatunnajah Yati Nurhayati Yenny Ratnasari Yuha Farisa Zukhruf Yuliana, Khozin Zahra Difa Setyawan, Charlintang Zainab Diva Amanda Zukrufi Ashof Almaunah Zukrufi Ashof Almaunah Zulfiani Ayu Astutik