Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

KONSELING DAN PENGOBATAN PENYAKIT KRONIS PADA PETANI DI DESA UMBUL NITI KECAMATAN JATI AGUNG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Suharmanto; Rudiyanto, Waluyo; Hanriko, Rizki; Hadibrata, Exsa; Wintoko, Risal
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3309

Abstract

Riskesdas tahun 2018 mendapatkan prevalensi hipertensi sebesar sebesar 34,11%, diabetes melitus sebesar 8,5%, kanker sebesar 1,8%, stroke sebesar 10,9% dan gagal ginjal kronik sebesar 3,8%. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat petani melalui konseling dan diskusi. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan, pemahaman, sikap, praktik, meningkatkan literasi tentang pencegahan dan penanganan penyakit kronis sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan petani . Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah konseling dan pengobatan. Khalayak sasaran yang cukup strategis dalam kegiatan ini adalah 20 petani di Desa Umbul Niti Lampung Selatan. Materi konseling yang diberikan mencakup materi tentang pencegahan dan penanganan penyakit kronis. Diskusi dilakukan setelah konseling selesai dilaksanakan. Konseling yang dilakukan terbukti efektif meningkatkan pemahaman tentang pencegahan dan penanganan penyakit kronis. Kata kunci: konseling, pengobatan, penyakit kroni, petani
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG PENYAKIT JANTUNG KORONER PADA MASYARAKAT DESA KALIASIN, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Jausal, Anisa Nuraisa; Hadibrata, Exsa; Maulana, Muhammad; Ikhsan, Muhammad Al; Dwiputri, Maliya Finda; Nadifa, Shallu Afdha
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3315

Abstract

Penyakit Jantung Koroner (PJK) adalah gangguan fungsi jantung akibat adanya plak aterosklerosis pada arteri koroner yang menyebabkan otot jantung kekurangan suplai darah. Saat ini banyak mitos yang beredar tentang penyakit jantung koroner (PJK) sehingga terjadi kesalahpahaman di masyarakat. Khususnya pada masyarakat yang tinggal di desa yang jarang terhubung dengan informasi rentan tersebar mitos di kalangan mereka. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan yang baik tentang pencegahan PJK dapat mengurangi resiko PJK yang pada akhirnya akan mengurangi prevalensi PJK khususnya pada masyarakat di Desa Kaliasin, Tanjung Bintang, Lampung Selatan. Pengabdian dilakukan dengan pengukuran pengetahuan tentang penyakit jantung koroner (PJK) masyarakat Desa Kaliasin dengan pemberian pre dan post test; pemberian materi tentang PJK; dan pembahasan mitos dan fakta seputar PJK. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Kaliasin tentang penyakit jantung koroner. Oleh karena itu, penyuluhan yang kontinu diperlukan untuk peningkatan pengetahuan secara berkelanjutan. Kata kunci: masyarakat desa, pengetahuan, penyakit jantung koroner
EDUKASI KESEHATAN MENGENAI PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP PADA PETANI DI DESA MARGA AGUNG LAMPUNG SELATAN Suharmanto, Suharmanto; Kurniawan, Betta; Yonata, Ade; Graharti, Risti; Hadibrata, Exsa; Wintoko, Risal
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3381

Abstract

Riskesdas tahun 2018 mendapatkan penyakit kronis seperti hipertensi sebesar sebesar 34,11%, diabetes melitus sebesar 8,5%, gout sebesar 1,45%, hiperkolesterolemia sebesar 8,6%. Hal ini dapat terjadi akibat perubahan gaya hidup yang tidak sehat yang mengakibatkan terganggunya aktivitas hidup sehari-hari dan menurunnya kualitas hidup. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman masyarakat agrikultur mengenai pengelolaan penyakit kronis melalui edukasi kesehatan sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup. Kegiatan ini meliputi memberikan informasi melalui edukasi kesehatan tentang pengelolaan penyakit kronis pada masyarakat agrikultur. Solusi yang ditawarkan adalah penyampaian informasi melalui edukasi kesehatan tentang pengelolaan penyakit kronis. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Marga Agung Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan pada bulan September 2024. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat petani sebanyak 30 orang. Hasil yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah tersampaikannya materi tentang pengelolaan penyakit kronis. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan dilanjutkan dengan diskusi. Penyuluhan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kualitas hidup. Materi penyuluhan yang diberikan mencakup materi tentang kualitas hidup. Diskusi dilakukan setelah pemberian materi selesai dilaksanakan. Peserta bertanya tentang materi yang belum dipahami tentang kualitas hidup. Penyuluhan terbukti efektif meningkatkan pemahaman tentang kualitas hidup serta upaya pencegahan penyakit.
PEMERIKSAAN KESEHATAN SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI PENYAKIT KRONIS PADA MASYARAKAT PETANI DI DESA UMBUL NITI KECAMATAN JATI AGUNG LAMPUNG SELATAN Suharmanto, Suharmanto; Hadibrata, Exsa; Wintoko, Risal
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3383

Abstract

Pada tahun 2023, penyakit kronis di Indonesia semakin meningkat, termasuk hipertensi, diabetes melitus, kanker, dan penyakit jantung. Prevalensi kanker naik dari 1,4% menjadi 1,8%, prevalensi stroke meningkat dari 7% menjadi 10,9%, dan penyakit ginjal kronis bertambah dari 2% menjadi 3,8%. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini penyakit kronis pada masyarakat petani agar dapat dilakukan upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit kronis yang tepat. Solusi yang ditawarkan adalah pemeriksaan kesehatan dan penyampaian informasi melalui konseling mengenai penyakit kronis. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Umbul Niti Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan pada bulan September 2024. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat petani sebanyak 30 orang. Hasil yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah terdeteksinya hipertensi dan diabetes melalui pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemeriksaan kesehatan dan konseling serta diskusi. Pemeriksaan kesehatan diharapkan dapat menemukan hipertensi dan diabetes sehingga dapat dilakukan upaya penanggulangan yang baik. Konseling terbukti efektif meningkatkan pemahaman tentang penyakit hipertensi dan diabetes sebagai upaya pencegahan komplikasi dari penyakit kronis.
PENYULUHAN KESEHATAN MENGENAI IMUNISASI DASAR LENGKAP SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NATAR LAMPUNG SELATAN Suharmanto, Suharmanto; Wintoko, Risal; Hadibrata, Exsa
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3384

Abstract

Cakupan imunisasi rutin lengkap di Indonesia mencapai 94,9% pada Mei 2023. Imunisasi dasar lengkap mencakup beberapa jenis imunisasi, seperti: DPT-HB-HiB 3, Polio 4, Campak/MR. peningkatan pemahaman mengenai imunisasi dasar lengkap apat menggunakan metode penyuluhan kesehatan.Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman ibu balita mengenai imunisasi dasar lengkap melalui penyuluhan kesehatan sebagai upaya pencegahan penyakit menular pada balita. Kegiatan ini meliputi memberikan informasi melalui penyuluhan kesehatan tentang imunisasi dasar lengkap pada ibu balita. Solusi yang ditawarkan adalah penyampaian informasi melalui penyuluhan kesehatan tentang imunisasi dasar lengkap. Kegiatan ini dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Natar Lampung Selatan pada bulan September 2024. Sasaran kegiatan ini adalah ibu balita sebanyak 30 orang. Hasil yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah tersampaikannya materi tentang imunisasi dasar lengkap. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan dilanjutkan dengan diskusi. Penyuluhan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang pentingnya imunisasi dasar lengkap. Materi penyuluhan yang diberikan mencakup materi tentang imunisasi dasar lengkap. Diskusi dilakukan setelah pemberian materi selesai dilaksanakan. Peserta bertanya tentang materi yang belum dipahami tentang imunisasi dasar lengkap. Penyuluhan terbukti efektif meningkatkan pemahaman tentang imunisasi dasar lengkap sebagai upaya pencegahan penyakit menular pada balit.
PELATIHAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA PADA SISWI DI SMAN 5 BANDAR LAMPUNG Rudiyanto, Waluyo; Saputra, Oktadoni; Widia, Chyci; Suharmanto, Suharmanto; Hadibrata, Exsa; Wintoko, Risal
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3385

Abstract

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, mendapatkan prevalensi penderita kanker pada penduduk semua umur di Indonesia sebesar 1,4 per 1000 penduduk pada tahun 2013 dan 1,79 per 1000 penduduk pada tahun 2018. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam rangka deteksi dini kanker payudara yang dapat dilakukan adalah pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan keterampilan melalui pelatihan SADARI. Kegiatan ini akan dilaksanakan di SMAN 5 Bandar Lampung. Sasaran kegiatan ini adalah remaja putri sebanyak 30 orang. Hasil yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya keterampilan tentang SADARI yang akan menjadi dasar untuk pencegahan penyakit kanker payudara. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberian materi tentang kanker payudara dan pelatihan SADARI. Penyuluhan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan siswi tentang pencegahan kanker payudara. Materi penyuluhan yang diberikan mencakup materi tentang kanker payudara. Diskusi dilakukan setelah pemberian materi selesai dilaksanakan. Peserta bertanya tentang materi yang belum dipahami tentang kanker payudara. Penyuluhan terbukti efektif meningkatkan pemahaman tentang pencegahan kanker payudara.
SOSIALISASI PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI PUSKESMAS CAMPANG RAYA, KELURAHAN CAMPANG JAYA, KOTA BANDAR LAMPUNG Busman, Hendri; Cahyani, Endang Nur; Bilqis, Khorina Fatin; Hadibrata, Exsa
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3662

Abstract

Kesehatan Reproduksi Remaja merupakan bagian penting dari layanan Kesehatan Reproduksi Esensial. Masa remaja merupakan masa peralihan, masa peralihan ini ditandai dengan perubahan signifikan dalam aspek biologi, psikologis dan sosial. Faktor internal yang mempengaruhi adalah pengetahuan dan sikap individu itu sendiri, sementara faktor eksternal meliputi lingkungan di sekitar, seperti lingkungan keluarga, peran guru sebagai pendidik, dan interaksi dengan teman sebaya. Selain itu, sumber-sumber informasi mengenai kesehatan reproduksi juga termasuk dalam faktor eksternal yang turut berkontribusi dalam membentuk pemahaman dan perilaku remaja. Tujuan dilaksanakannya pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk memberikan pengetahuan tentang bagaimana menjaga kesehatan reproduksi remaja dan dampak negatif dari kurang pedulinya remaja terhadap kesehatan reproduksi remaja di Puskesmas Campang Raya, Kelurahan Campang Jaya, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah melakukan perancangan serta pembuatan bahan praktik untuk kegiatan pengabdian masyarakat, sekaligus menyampaikan materi terkait kesehatan reproduksi remaja dengan menggunakan metode penyuluhan sebagai pendekatan utama dalam proses pembelajaran. Hasilnya yaitu para remaja memiliki pengetahuan terkait kesehatan reproduksi remaja setelah dilakukan sosialisasi mengenai kesehatan reproduksi remaja, sehingga para remaja dapat menjawab pertanyaan dengan baik setelah pemateri mengajukan pertanyaan secara lisan. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan dengan harapan dapat membantu para remaja memahami berbagai aspek mengenai kesehatan reproduksi remaja.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Mortalitas Pasien Batu Ginjal yang Menjalani Operasi Nefrolitotomi di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2017-2021 Purnamasari, Haninovita; Hadibrata, Exsa; Mayasari, Diana; Wintoko, Risal
Medula Vol 16 No 1 (2026): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v16i1.1720

Abstract

This study aims to determine the factors that influence the mortality of kidney stone patients after nephrolithotomy surgery. This study used an descriptive analytic method with a case control approach. The research sample was 84 people, namely 21 cases and 63 controls in the working area of RSUD Dr. H. Abdul Moeloek 2017-2021 and was taken using the consecuetive sampling method. The dependent variable is the mortality of post-nephrolithotomy kidney stone patients. The independent variables were age, sex, Hb levels, decreased kidney function, types of stones, and multiple comorbidities. Statistical analysis using the chi square test. Based on the results of the study the mortality rate for patient with kidney stones after nephrolitotomy surgery was 7,9%. Most of the respondents were aged <60 years (76.2%), male (52.4%), Hb level >10 g/dl (63.1%), creatinine level <1.5 mg/dl (57.1%), non staghorn stones (54.8%), and multiple comorbidities (57.1%). Variables that influence mortality in postoperative kidney stone patients (α=0,05), namely age (p value <0,001),  Hb level (p value=0,003), decreased kidney function (p value=0,001), type of stone (p value=0,043), and multiple comorbidities (p value=0,002). While the unrelated variables is gender (p value=0,207). The factor that has the most dominant influence is Hb levels. Age, Hb level, decreased kidney function, type of stone and multiple comorbidities are influence with mortality in postoperative kidney stone patients at RSUD Dr. H. Abdul Moeloek.
Fuzzy medical expert system for prediction of prostate cancer Wantoro, Agus; Rusliyawati, Rusliyawati; Sutyarso, Sutyarso; Hadibrata, Exsa
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 40, No 3: December 2025
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v40.i3.pp1466-1477

Abstract

We developed the fuzzy medical expert system (F-MES) based on fuzzy inference system (FIS) Mamdani using a different approach to prostate cancer risk (PCR) prediction. The difference in our research is that we modify the membership function on the input variable according to medical standards. We used the same input variables as the previous study, namely age, prostate-specific antigen (PSA), prostate volume (PV), and percentage (%) free PSA (%FPSA). The data on the input variable is used as input into F-MES and displays the output in the form of a percentage (%) of PCR. If the PCR is >50%, then the patient is advised to undergo a biopsy test. We conducted an analysis with the doctor to create a simple domain and rule base of 24 rules. Our number of rules is lower than previous studies of 80 and 240, but our prediction results are better the F-MES evaluation used the same 56 patients, that the F-MES we developed had an accuracy of 857%. This score is better than previous studies of 75% and 76%. Our F-MES is simple but effective and can be used as a supporting tool in decision-making in medical diagnosis.