Claim Missing Document
Check
Articles

Asupan Protein Dan Kadar Albumin Pasien Gagal Ginjal Kronik dengan Hemodialisis Selvianita, Defi; Hidayat, Nur; Puspaningtyas, Desty Ervira; Hilman, Hilman
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/07smt727

Abstract

Angka kejadian Gagal Ginjal Kronik (GGK) di Provinsi D.I Yogyakarta lebih tinggi dibandingkan angka Indonesia yaitu sebesar 0,38%. Salah satu komplikasi yang sering terjadi pada pasien GGK adalah hipoalbuminemia. Perawatan hemodialisis (HD) dapat menyebabkan hipoalbuminemia sehingga menurunkan angka kelangsungan hidup pasien HD. Diet tinggi protein dengan proporsi yang tepat untuk pasien HD membantu mengganti asam amino (AA) yang hilang selama menjalani HD, menjaga keseimbangan nitrogen, dan meningkatkan albumin serum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara asupan protein dan proporsi protein hewani-nabati dengan kadar albumin pasien GGK. Penelitian dilakukan secara observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien GGK yang menjalani HD secara rutin di Unit Hemodialisa RSUD Panembahan Senopati Bantul. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Sampel diambil berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data yang dikumpulkan meliputi data asupan protein, proporsi protein, dan kadar serum albumin dengan beberapa instrumen pengumpulan data berupa form food recall 24 jam, alat dan bahan pemeriksaan kadar albumin. Analisis data menggunakan uji chi-square. Sebanyak 56 responden (93,3%) memiliki asupan protein yang tidak baik, rata- rata asupan protein 31,5 g (48,8% dari kebutuhan protein perindividu). Sebanyak 55 responden (91,7%) memiliki proporsi protein hewani-nabati yang tidak adekuat. Dilihat dari kadar albumin, sebanyak 49 responden (81,7%) mengalami hipoalbuminemia, dengan rata-rata kadar albumin 3,15 g/dl. Hasil uji statistik ditemukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara asupan protein (p-value = 0,017) dan proporsi protein hewani-nabati (p-value = 0,039) terhadap kadar albumin pada pasien GGK dengan HD. Asupan protein, proporsi protein hewani-nabati mempengaruhi kadar albumin pasien GGK dengan Hemodialisis
Satiety and glycemic control after giving glucomannan-modified growol cookies Puspaningtyas, Desty Ervira; Sucipto, Adi; Styaningrum, Silvia Dewi; Sari, Puspita Mardika; Nidyarini, Anita; Rahmawati, Dwita Mukti; Lestari, Getha Puji; Sintia, Renata Deby; Ananda, Dhea Putri
Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) VOLUME 12 ISSUE 4, 2024
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijnd.2024.12(4).284-295

Abstract

Background: Obesity has become an epidemic in all parts of the world. One in five deaths is related to obesity predisposition. Providing foods high in fiber can be a solution to treating obesity. The addition of glucomannan to growol cookies can optimize the fiber content of food which will have an effect in controlling satiety and glycemic control.Objective: To study the effect of glucomannan-modified growol cookies, as a healthy snack in the context of preventing obesity, on changes in satiety and blood glucose levels in excessive-weight subjects (ES) and normal-weight subjects (NS).Methods: A quasi-experimental study with a pre-post design without a control group was conducted on 30 subjects (15 NS and 15 ES). The research was carried out at Universitas Respati Yogyakarta in June-July 2023. The satiety test was carried out using the SLIM (Satiety Labeled Intensity Magnitude) method. Blood glucose levels were measured using the Rapid Test method using Easy Touch GCU before, immediately after, and 120 minutes after giving cookies. Data on satiety and blood glucose levels were sequentially analyzed using the Wilcoxon Signed Ranks Test and Paired Samples T Test (comparing before and after intervention) as well as the Mann-Whitney U Test and Independent Samples T Test (comparing between groups) with a significance of 95%.Results: There was a difference in the feeling of fullness between the 0th minute, 30th minute, 60th minute, and 90th minute compared to the initial feeling of fullness (basal) in the entire group (p<0.05). There was no difference in blood glucose levels between fasting blood glucose, 0-minute blood glucose, and 120-minute blood glucose. Glucomannan-modified growol cookies can delay hunger for 1-1.5 hours before the next big meal. Glucomannan-modified growol cookies can also maintain blood glucose stability in the range of 90 mg/dL.Conclusion: Glucomannan-modified growol cookies can have a positive effect on satiety control and glycemic control.
Poundfit exercise and cardiometabolic health in women: a quasi-experimental study Sucipto, Adi; Rahmadani , Irianti Fitri; Afriani, Yuni; Sari, Siska Puspita; Boru, Dhelsiana Rambu Desi; Nabila , Dinda Rambu; Puspaningtyas, Desty Ervira
MEDISAINS: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Kesehatan Vol. 23 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v23i3.24480

Abstract

Background: Poundfit is a rhythmic, music-driven aerobic exercise that integrates cardiovascular movement and strength-based activities. Despite its growing popularity, evidence regarding its effects on cardiometabolic parameters in healthy adults remains limited. Objective: This study aimed to evaluate the effects of a short-term Poundfit exercise program on blood pressure and blood glucose levels in healthy adult women. Methods: A quasi-experimental one-group pretest–posttest design was conducted among 22 women aged 19–50 years. Participants attended Poundfit exercise sessions twice weekly for two weeks, with each session lasting 60 minutes. Blood pressure and blood glucose levels were measured before and after the intervention. Pretest–posttest comparisons were analyzed using the Wilcoxon signed-rank test. Results: Following the two-week intervention, systolic and diastolic blood pressure showed slight reductions, while blood glucose levels showed a slight increase; however, none of these changes were statistically significant (p = 0.122 for systolic blood pressure, p = 0.933 for diastolic blood pressure, and p = 0.220 for blood glucose). Conclusion: A two-week Poundfit exercise program did not result in statistically significant changes in blood pressure or blood glucose levels in healthy adult women. These findings suggest that short-term Poundfit training may be insufficient to produce measurable cardiometabolic improvements in normotensive individuals, highlighting the need for longer or more intensive exercise interventions in future studies.
Mie Growol sebagai Alternatif Pangan Darurat yang Kaya Manfaat untuk Ketahanan Pangan Styaningrum, Silvia Dewi; Puspaningtyas, Desty Ervira; Sari, Puspita Mardika; Sucipto, Adi; Wijaya, Andri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.24913

Abstract

ABSTRAK Indonesia merupakan negara yang rentan terhadap bencana alam, banjir, tanah longsor, letusan gunung berapi, gempa dan masih banyak lagi. Dalam menghadapi bencana, penting untuk mempersiapkan pangan darurat yang dapat memenuhi kebutuhan gizi. Salah satu upaya adalah pengembangan produk berbasis pangan lokal, yaitu mie dari growol, makanan tradisional dari singkong yang telah difermentasi, yang memiliki manfaat kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang manfaat growol dan potensinya sebagai pangan darurat. Selain itu, pelatihan pembuatan mie dari growol diharapkan dapat memperkenalkan mie dari bahan nonterigu. Metode yang digunakan adalah edukasi dan pelatihan. Edukasi diberikan tentang growol, manfaatnya bagi kesehatan, dan potensinya dalam penyediaan pangan darurat. Pelatihan kemudian dilakukan dengan mengajarkan peserta cara membuat mie dari growol menggunakan teknologi sederhana yang dapat diterapkan di rumah tangga.Kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki pengetahuan yang baik mengenai growol dan manfaat kesehatan yang dimilikinya. Pelatihan pembuatan mie growol menunjukkan hasil positif, dengan peserta aktif berpartisipasi dalam praktik pembuatan mie dan memberikan penilaian positif terhadap rasa mie growol, yang lebih gurih dibandingkan mie terigu. Kegiatan ini berhasil memberikan edukasi mengenai growol sebagai alternatif pangan darurat dan meningkatkan keterampilan peserta dalam membuat mie growol. Produk mie growol ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan dengan mengurangi ketergantungan pada bahan pangan impor.Kata Kunci: Mie Growol, Pangan Darurat, Nonterigu, Ketahanan Pangan.  ABSTRACT Indonesia is a country prone to natural disasters, floods, landslides, volcanic eruptions, earthquakes, and many more. In the face of disasters, it is important to prepare emergency food that meets nutritional needs. One effort is the development of locally produced food products, namely noodles made from growol, a traditional fermented cassava product with health benefits. This activity aims to educate the public about the benefits of growol and its potential as emergency food. In addition, training in making noodles from growol is expected to introduce noodles made from non-wheat ingredients. The methods used are education and training. Education is provided on growol, its health benefits, and its potential as an emergency food source. Training is then conducted by teaching participants how to make noodles from growol using simple technology that can be applied in households. Participants demonstrated good knowledge of growol and its health benefits. The training on making growol noodles showed positive results, with participants actively participating in the noodle-making practice and giving positive reviews of the taste of growol noodles, which were more savoury than wheat noodles. This activity successfully provided education on growol as an emergency food alternative and improved participants' skills in making growol noodles. It is hoped that this growol noodle product can strengthen. Keywords: Growol Noodle, Emergency Food, Non-Wheat, Food Security.
Co-Authors Adams Bagus Pratama Adi Sucipto Adi Sucipto, Adi Adiputra*, Andre Kussuma Aeni, Syifa Agus Qomaruddin Munir Akhmad Surya Kuncara Amigo, Thomas Aquino Erjinyuare Ananda, Dhea Putri Andika Setiawan Andika Setiawan, Andika Andri Wijaya Anita Nidyarini Anita Nidyarini Anwar, Fadil Arta Farmawati Bayu Indra Wahyudi Bernadeta M Wara Kushartanti Boru, Dhelsiana Rambu Desi Br Simanjorang, Eta Hosana Eka Rizti Br Situmorang, Eta Hosana Eka Rizti Cindy Nur Elityasari Cornelia D.Y Nekada Cornelia D.Y. Nekada Cornelia D.Y. Nekada Dea Puarisa Sugian Putri Debora Helsius SB Dhea Putri Ananda Diana Nurrohima Dwi Endah Kurniasih Dwita Mukti Rahmawati Eka Novita Indra Elityasari, Cindy Nur Ellysha Anggreini Heryanto Eni Yusniati Evrita Lusiana Utari Evrita Lusiana Utari Evrita Lusiana Utari, Evrita Lusiana Febriyanita, Anggun Firdausi, Qotrunnada Fitriana, Lala Budi Fitrianingtyas, Fitrianingtyas Getha Puji Lestari Helsius SB, Debora Herviana Herviana Kurniasih, Dwi Endah Kusuma, Nanda Herdiyanti Kusuma, Rio Jati Lestari, Getha Puji Listyalina, Latifah Luturmas, Ametkabal K. Mardika Sari, Puspita Mukarromah, Nurul Nabila , Dinda Rambu Nanda Herdiyanti Kusuma Natalia Desy Putriningtyas, Natalia Desy Nidyarini, Anita Nisya Aulia Aziza Novitasari, Revi Nur Hidayat Nur Mukarromah Nurul Huda Syamsiatun, Nurul Huda Pranata, I Komang Suadana Adi Puspita Mardika Sari Rahayu, Andi Rahmadani , Irianti Fitri Rahmawati, Dwita Mukti Renata Deby Sintia Riana Swasti Saputri Ririn Wahyu Widayati Riski Desiplia Sari, Jihan Novita Selvianita, Defi Silvi Lailatul Mahfida Silvia Dewi Styaningrum Sintia, Renata Deby Siska Puspita Sari Siska Puspita Sari Siswahyudianto Siti Wahyuningsih Sri Kadaryati Styaningrum, Silvia Dewi Sugiarto , R. Nurhadi Wijaya Sutoyo, Rr.Lieliesnaini Octaviariani Syarifudin, Much Maschun Tirza Frelly Anita Tirza Frelly Anita Toto Sudargo Toto Sudargo Vio Nita Wayan Sugi Lestari Yeri Amranitalia Putri Yuni Afriani Yuni Afriani Yuni Afriani Yuni Afriani Yuni Afriani Yuni Afriani, Yuni Zhafira, Hafizha Rahma Zulfa, Nuri Kamalia