Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Self-Help Group pada Orang tua Sebagai Dukungan Kesiapan Bersekolah Melalui Layanan Konseling Kelompok Berbasis Daring Putri, Rukiana Novianti; Nurani, Pertiwi; Wulandari, Ratna; Amsal, Bahrul
JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2025): J-BKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/5287hb53

Abstract

Kesiapan keluarga khususnya orang tua dapat memengaruhi kemampuan anak untuk bersekolah. Kesiapan keluarga berpusat pada bagaimana orang tua berpartisipasi dan berperan dalam memenuhi kebutuhan belajar anak. Orang tua harus siap secara finansial dan mental sebagai upaya mempersiapkan anak bersekolah. Selain itu, orang tua juga memiliki peran penting sebagai guru di rumah, yang juga membutuhkan bantuan untuk memastikan anak mereka siap untuk bersekolah. Oleh karena itu, ketika orang tua tidak mendapatkan dukungan dan tidak mampu merencanakan dengan baik, kesiapan anak untuk sekolah menjadi kurang optimal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran kelompok dari sesama orang tua dianggap cukup efektif dalam membantu dan memperkuat keyakinan orang tua tentang kesiapan bersekolah anak. Hal tersebut ditandai dengan perilaku orang tua memiliki perspektif yang lebih optimis, memiliki kemampuan perencanaan tentang sekolah anak, dan memperoleh perspektif yang berbeda dari orang lain sebagai bentuk penguatan keyakinan dan praktik baik. Kunci: Self-Help Group, Orang tua, Kesiapan Bersekolah, Konseling kelompok daring
GAMBARAN KEMAMPUAN KREATIVITAS SISWA SLOW LEARNER (LAMBAT BELAJAR) Putri, Rukiana Novianti; Nuraini, Pertiwi; Amsal, Bahrul
JBKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2023): J-BKPI: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jbkpi.v3i1.13681

Abstract

This research aims to determine the description of the creativity of slow learner students using a qualitative approach using purposive sampling techniques. The results of the research show that slow learner students are slow to understand the subject matter, have short attention span, slow reaction time, are lagging behind in academics, especially in reading, limited vocabulary, low retention and memory, low level of initiative, less stable emotional control and less capable. interact openly. The picture of creativity of slow learner students that emerged from the subjects is that they are able to express their ideas using attractive colors and shapes; able to tell stories with interesting and entertaining imagination; able to find ways to express themselves with rhythm and body movement through music. This shows that the picture of creativity of slow learner students in general can be a source of unexpected potential because each student has a unique way of showing their creativity. Despite the fact that students understand academic lessons more slowly than their classmates.
Resiliensi Keluarga Perantau dalam Mewujudkan Ketahanan Keluarga di Desa Mario Kabupaten Bone ., Jusnawati; Amsal, Bahrul; R Delu, Abidah
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2024): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/equilibrium.v12i2.14663

Abstract

Keputusan untuk pergi merantau tentu didasari oleh pertimbangan yang matang bagi sebuah keluarga karena berpotensi melahirkan persoalan dalam keluarga. Resiliensi keluarga sangat penting dalam menghadapi persoalan tersebut. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran persoalan yang dihadapi keluarga perantau dan faktor-faktor yang memengaruhi resiliensi keluarga perantau. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis dengan melalui tahap: 1) reduksi data, 2) sajian data dan 3) penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan beberapa persoalan yang dialami keluarga perantau adalah persoalan ekonomi, beban ganda, kebutuhan pendidikan anak, dan isu orang ketiga atau perselingkuhan. Adapun faktor-faktor pendorong resiliensi keluarga perantau, pertama keyakinan yang dimiliki anggota keluarga dan telah ditanamkan sejak dini dalam keluarga, kedua pola organisasi dalam keluarga meliputi pola pengelolaan masalah dengan melakukan musyawarah dan curah pendapat untuk menemukan solusi yang tepat, keterhubungan antar anggota keluarga dan lingkungan sosial, serta pengelolaan ekonomi keluarga dengan memprioritaskan kebutuhan pokok keluarga, serta investasi masa depan melalui tabungan emas dan peliharaan hewan ternak. Ketiga pola komunikasi keluarga yang mencakup kejelasan informasi dan kebenaran, sikap terbuka atau jujur, dan ketiga penyelesaian masalah secara kolaboratif di mana setiap anggota keluarga memiliki tanggungjawab bersama dalam membantu menemukan solusi dan menjalankan solusi yang telah disepakati.
MIE GACOAN'S CULINARY HEGEMONY IN MAKASSAR Amsal, Bahrul; Mario, Mario; Jusnawati, Jusnawati
Social Landscape Journal Vol 5, No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/slj.v5i3.66222

Abstract

This article reviews the culinary franchise Mie Gacoan in the city of Makassar. As a brand, Mie Gacoan has captured the attention of the people of Makassar, especially students, college students, and families. The spicy flavor and affordable prices make its outlets popular among many visitors. The appeal of Mie Gacoan is also evident from the long lines of visitors also highlight Mie Gacoan's appeal. The Mie Gacoan outlet in Makassar, despite its crowded customer base, boasts comfortable seating, internet access, and an Instagram-worthy ambiance, attracting young people who use it as a destination for selfies and social media engagement. Mie Gacoan's success has had an impact on the Makassar people's culinary culture. Market expansion, which establishes six outlets, signifies a form of hegemony aimed at influencing the public's consumption preferences. This article's research method employs a qualitative descriptive approach in the form of written narratives based on data collected through interview instruments. The conclusion of this article is that, first, Mie Gacoan's dominance in Makassar represents a form of culinary power that has the potential to shift the culinary preferences of the Makassar people, who are rich in traditional cuisine. The strategy is to provide cheap products, leverage influencers, and create viral content. Secondly, Mie Gacoan, as an affordable food offering, poses a threat to the diversity and richness of Makassar's local culinary scene.
RESISTENSI MASYARAKAT PESISIR PANTAI MERPATI ATAS KEBIJAKAN PEMBANGUNAN WATERFRONT CITY BULUKUMBA Amsal, Bahrul; Jusnawati, Jusnawati
Social Landscape Journal Vol 5, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/slj.v5i1.59883

Abstract

This study aims to determine the pattern and stage of resistance of the Merpati Bulukumba coastal community after the enactment of Regional Regulation No. 21 of 2012 concerning the 2012-2032 Bulukumba Regency Spatial Planning regarding the development of coastal areas through the Waterfront City grand design. This study used a descriptive qualitative method in the form of written narratives from the research subjects and observed behavior. In this study, the researchers determined the research location to be the coastal area of Merpati Beach in the Terang-Terang sub-district, Bulukumba district, South Sulawesi. The results showed that first, there was resistance in the coastal communities of Merpati Beach, with open patterns and strategies of resistance through rejection, demonstrations, and campaigns. Second, the process of resistance from the Pesisir Pantai Merpati community went through three stages so that they were able to influence local government policies through relocation decisions in the form of making shelter for the eviction victims.
PKM Literasi Keluarga untuk Meningkatkan Ketahanan Keluarga pada Ibu-Ibu Istri Nelayan di Pulau Barrang Lompo, Kota Makassar Idrus, Idham Irwansyah; Mappe, Ulfa Utami; Amandaria, Riri; Amsal, Bahrul; Sunaniah, Sunaniah
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Barrang Lompo dengan luas lebih kurang 49 Ha dihuni sebanyak 5.227 jiwa dengan mata pencaharian utama penduduknya, yaitu 70% di sektor perikanan, baik sebagai nelayan maupun perdagangan hasil laut. masalah utama yang dihadapi oleh komunitas masyarakat nelayan, termasuk nelayan di Pulau Barrang Lompo, yaitu kemiskinan. Sementara kemiskinan atau tingkat kesejahteraan berhubungan dengan tingkat literasi masyarakat. Warga yang literat dan kehidupan yang berkualitas merupakan ciri negara maju. Kesejahteraan keluarga akan berdampak pada ketahanan keluarga, keluarga dengan ekonomi baik cenderung memiliki ketahanan keluarga yang kuat, sebaliknya keluarga dengan ekonomi yang buruk cenderung memiliki ketahanan keluarga yang lemah. Tujuan pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah memberikan pemahaman kepada ibu-ibu istri nelayan mengenai literasi keluarga dan pentingnya peningkatan ketahanan keluarga. Selain itu, juga bertujuan memberikan keterampilan literasi untuk diimplementasikan di dalam keluarga. Kegiatan PKM dilaksanakan menggunakan model pemberdayaan dengan langkah-langkah sebagai berikut: 1) Tahap Persiapan; 2) Tahap Assesment; 3) Tahap Perencanaan Program atau Kegiatan; 4) Tahap Pemformulasian Rencana Aksi; 5) Tahap Pelaksanaan Program atau Kegiatan; serta 6) Tahap Evaluasi. Hasil evaluasi kegiatan yang dilakukan dalam 2 tahap menunjukkan ketercapaian tujuan pelaksanaan, di mana peserta tidak sekedar memahami materi yang diberikan tetapi juga sudah mulai mengimplementasikan secara bertahap dalam lingkungan keluarga masing- masing.
Pola Pembinaan Keberdayaan Masjid “Ikhtiar Membangun Keberdayaan, Guna Mewujudkan Kemandirian Masjid Al Anshar” Ashari Ismail; Mario SM; Saifuddin; Wahda, Muhammad Aksha; Amsal, Bahrul
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Volume 02 Nomor 02 (Oktober 2024)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v2i2.5103

Abstract

Masjid adalah instrumen penting dalam beribadah dan dakwah. Dalam banyak problematik ummat, masjid belum mampu memberikan kontribusi signifikan, guna mengatasi masalah , bahkan nyaris ada anggapan Masjid, malah menjaudi “beban” ummat, di tengah ummat berjuang memenuhi kebutuhan hidup. Memahami hal demikian, salah satu upaya guna memberdayakan masjid, agar dapat “bertumpuh”, pada “kemampuan sendiri”, dan dapat membantu ummat adalah memberikan pembinaaan pada jamaaah Masjid, di Majid Al Ansar Tandara, guna meningkatkan kemampauan Masjid, agar dapat memiliki sumber pendapatan sendiri. Melalui pola pembinaan jamaah. dengan multi metode, maka pengurus masjid diarahkan : (1) Masjid harus mendapatkan “penghasilan sendiri”, melalui usaha-usaha yang dikelolah atas nama masjid; (2) Mengarahkan Pengurus Masjid agar dapat memberikan bantuan kepada para pakir miskin atau orang yang membutuhkan; (3). Mendorong, Pengurus Masjid melakukan pembangunan fisik, sebagai “tempat singgah“ sementara bagi orang-orang pendatang dari luar daerah.
Pelatihan Konseling Model KIPAS Berbasis Nilai Tudang Sipulung dalam Upaya Peningkatkan Kapasitas Konseling Multibudaya Guru Bimbingan Konseling Aswar, Aswar; Wibowo, Dwi Endrasto; Amsal, Bahrul; Anugerah, Muh. Fahmi; Ayu, Siska Putri
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.903

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas konseling multibudaya guru Bimbingan dan Konseling (BK) di Kabupaten Sidenreng Rappang yang masih terbatas dalam mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal ke dalam layanan konseling. Sehingga, program pengabdian masyarakat diorientasikan pada pelaksanaan pelatihan konseling model KIPAS (Konseling Integratif Progresif Adaptif Struktur) yang dipadukan dengan strategi budaya tudang sipulung terhadap guru BK. Metode pengabdian masyarakat menggunakan participation action research (PAR) dengan langkah-langkah pelaksanaan meliputi mengidentifikasi permasalahan mitra, penyusunan program dan konsep kegiatan pelatihan, sosialisasi, pelatihan daring dan luring, praktik konseling, pendampingan, serta pengembangan e-modul, dan platform digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan guru BK, ditunjukkan oleh kenaikan skor post-test dibandingkan pre-test serta keterampilan praktik konseling yang lebih aplikatif. Luaran berupa e-modul, dan platform digital yang mendukung keberlanjutan implementasi konseling multibudaya berbasis kearifan lokal. Dengan demikian, kegiatan ini berdampak positif dalam meningkatkan kapasistas konseling multibufaya guru BK sekaligus membangun jejaring profesional yang berkelanjutan
Bocor Alus Podcast: An Analysis of the Political Role of Media Tempo During the 2024 Presidential Election W Suhaeb, Firdaus; Amsal, Bahrul; Wahda, Muhammad Aksha
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 5, Nomor 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v5i2.76641

Abstract

This article aims to analyze how the media, particularly Tempo, plays a role in shaping the discourse of democracy during the 2024 Presidential Election in Indonesia. The main focus of this research is the analysis of the political role of the podcast program "Bocor Alus Politik" managed by Tempodotco during the 2024 presidential election, through the ideas of freedom of expression, equality, and the formation of public opinion. Through a qualitative content analysis approach that involves a deep understanding of the meaning of communication, this research explores, first, how the narratives presented by Tempodotco, particularly through the program Bocor Alus Politik, discuss, reflect, shape, and discourse political issues within the framework of media politics. Second, through the media politics framework, this article examines how the program Bocor Alus Politik plays a role in revitalizing the democratic agenda during the 2024 presidential election period. The exploration results of this article conclude, first, that through the program "Bocor Alus Politik," Tempo plays a media political role in shaping the political discourse during the 2024 presidential election period. Second, through the political narrative of "Bocor Alus Politik," Tempo has implications for the democratic process in Indonesia.
PKM Penganekaragaman Olahan Rumput Laut pada Keluarga Petani di Desa Punaga Kabupaten Takalar Kaseng, Ernawati S.; Suhaeb, Firdaus W.; Amsal, Bahrul; Hamda, Hamda; Tamrin, Sopian
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan pelatihan PKM ini untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu rumah tangga petani rumput laut dalam mengolah rumput laut menjadi aneka ragam produk penganan olahan rumput laut dalam skala industri rumah. Hasil pelaksanaan pelatihan PKM ini menunjukkan tingginya antusiasme para ibu rumah tangga peserta pelatihan melalui evaluasi pelaksanaan pelatihan yang dilakukan Tim pengabdi LP2M UNM pada akhir pelatihan PKM yakni, 100% peserta menyatakan sangat baik untuk kebermanfaatan tema pelatihan. Sedang pelayananan selama pelatihan, 90% peserta menyatakan sangat baik dan 10% peserta menyatakan baik. Kemudian pelaksanaan demonstrasi dan aplikasi langsung, 100% peserta menyatakan sangat baik. Luaran dari pelatihan PKM adalah: 1)Meningkatnya pemahaman  mitra PKM tentang cara membuat olahan rumput laut menjadi produk penganan, seperti Bakso rumput laut dan Nugget rumput laut; 2) Meningkatnya keterampilan mitra PKM dalam  membuat olahan rumput laut menjadi produk penganan, seperti Bakso rumput laut dan Nugget rumput laut; 3) Mitra PKM termotivasi dan memiliki antusiasme untuk memulai rintisan usaha produk olahan berskala usaha micro atau skala rumahan berbahan dasar rumput laut.Kata kunci: Penganekaragaman; Rumput laut; Keluarga; Petani; Penganan