Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Makassar City's New Social Movement Based on Literacy (Paradigma Institute Makassar Case Study) Amsal, Bahrul; Sunaniah; Mappe, Ulfa Utami
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v5i2.281

Abstract

Social movements are characterized by collectivity that acts based on a common goal. Until now, situations deemed less than ideal have sparked the emergence of social movements. The Paradigma Institute Makassar is a semi-formal organization that promotes change based on literacy issues. The literacy movement of the Paradigma Institute, viewed through the lens of new social movements, aims to foster social change by exploring social change issues through transformative actions like social science study classes, writing classes, and book discussion forums. The primary goal of this writing is to examine the connection between literacy issues and social change by analyzing social movements and program models that promote social change, all within the framework of the Paradigma Institute's vision as a new social movement. This research uses a qualitative descriptive approach. We conduct data analysis through three stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research findings reveal two main points. First, the Paradigma Institute is a semi-formal organization that operates based on a new social movement model to realize its vision and mission, including the aim of producing an enlightened society. Second, the change actions, such as social science study programs, writing classes, and book discussions, concretize the changes the organization pursues. In this digital era, Paradigma Institute also has the opportunity to expand its impact through the use of information technology, in the form of an organizational website, thus enabling broader and more sustainable social transformation.
Respons Masyarakat Muslim Terhadap Populisme Islam Di Kota Makassar Amsal, Bahrul
PREDESTINATION: Journal of Society and Culture Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No.1 Agustus 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/prd.v7i1.68465

Abstract

Artikel ini membahas respons masyarakat muslim terhadap populisme Islam di Kota Makassar. Tujuan penulisan artikel ini yakni untuk mengetahui respons respons masyarakat muslim terhadap populisme Islam di Kota Makassar. Artikel ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei atas respons (afeksi dan konasi) masyarakat Muslim Makassar terhadap beberapa indikator populisme Islam. Populasi survei adalah masyarakat Muslim yang secara administratif merupakan warga Kota Makassar yang ditunjukkan dengan KK dan KTP. Penentuan jumlah sampel menggunakan metode Slovin dengan galat duga 0,05 (5%), karenanya menghasilkan jumlah sampel sebanyak 400 responden. Responden tersebut diambil dari 40 kelurahan yang dipilih secara acak, pada masing-masing kelurahan diambil 10 orang responden yang dibagi atas 5 laki-laki dan 5 perempuan. Penentuan responden dilakukan dengan metode acak dengan menggunakan pola kish grid pada kk yang terpilih pada setiap kelurahan. Survei menunjukkan bahwa Ahmadiyah lebih dikenal dibandingkan Syiah di Makassar Barat dan Timur, dengan tingkat pengenalan lebih tinggi di Makassar Timur. Resistensi masyarakat terhadap kelompok minoritas ini relatif rendah, mencerminkan penerimaan yang cukup baik, terutama di kalangan berpendidikan tinggi. Pengetahuan tentang Syiah lebih tinggi di usia muda (17-35 tahun), sedangkan Ahmadiyah lebih dikenal di usia dewasa (36-55 tahun). Sebagian besar responden bersikap netral terhadap tindakan intoleran seperti pembubaran kegiatan keagamaan, terutama pada kelompok usia menengah dan pendidikan menengah, meskipun proporsi kesediaan sedikit lebih tinggi pada pendidikan tinggi. Mayoritas responden, baik yang berafiliasi dengan ormas maupun tidak, lebih memilih untuk tidak terlibat dalam pembubaran kegiatan kelompok agama lain. Sikap ini menunjukkan resistensi rendah terhadap intoleransi, meskipun populisme dan radikalisme tetap menjadi tantangan sosial.
TINDAKAN EKOFEMINISME PEREMPUAN PENGUMPUL LIMBAH PABRIK SEMEN Mappe, Ulfa Utami; Amandaria, Riri; Ramli, Mauliadi; Amsal, Bahrul
PREDESTINASI Vol 16, No 2 (2023): PREDESTINASI
Publisher : Program Studi Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/predestinasi.v16i1.47546

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini, bertujuan untuk mengkaji tindakan yang dilakukan perempuan dalam merespon perubahan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer merupakan hasil wawancara, observasi, pendokumentasian, dan data sekunder yakni data-data yang didapatkan dari instansi pemerintahan, media daring, serta jurnal. Hasil penelitian, menunjukkan pencirian ekofeminisme yang dilakukan perempuan pengumpul limbah pabrik PT. Semen Bosowa Maros yakni; kesadaran perempuan terkait limbah yang merusak lingkungan serta mempertahankan kultur menanam. 
PERAN KUASA ADAT AMMATOA DALAM KEBERTAHANAN ETNIK KAJANG Amsal, Bahrul; ., jusnawati; Wahda, Muhammad Aksa; Mappe, Ulfa Utami; Novianti Putri, Rukiana
PREDESTINASI Vol 16, No 2 (2023): PREDESTINASI
Publisher : Program Studi Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/predestinasi.v16i1.47563

Abstract

ABTRAKPenelitian ini bertujuan menggambarkan kuasa adat Ammatoa berperan dalam melestarikan kehidupan budaya masyarakat adat Kajang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan tekhnik pengumpulan data  secara observasi tanpa peran serta, wawancara, dokumentasi, materi audio dan visual. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan tahap:1) Mengkaji data., 2) Analisis data,. 3) Membuat tafsiran data., 4) Membuat diagnosis,. Hasil penelitian menunjukkan Ammatoa memiliki empat peran kuasa adat, 1) sebagai pusat penjaga pasang; 2) Ammatoa sebagai moral force; 3) Ammatoa sebagai pengawas dan penyaluran perilaku; dan 4) Ammatoa sebagai representasi simbolik adat. 
Edukasi Kekerasan Seksual pada Anak Di UPT SPF Inpres Cambayya 1 Salwia, Salwia; Jusnawati, Jusnawati; Mario, Mario; Amandaria, Riri; Amsal, Bahrul
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Volume 04 Nomor 01 (April 2025)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jhp2m.v4i1.7810

Abstract

Kekerasan seksual terhadap anak merupakan isu yang semakin mengkhawatirkan dan dapat terjadi di berbagai lingkungan, termasuk di sekolah dasar. Minimnya pengetahuan anak mengenai bentuk, dampak, serta cara pencegahan kekerasan seksual menjadikan mereka rentan menjadi korban. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa Sekolah Dasar UPT SPF SD Inpres Cambayya 1 terkait kekerasan seksual melalui pendekatan edukatif yang interaktif dan sesuai usia. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi kelompok, pemutaran video edukatif, serta penggunaan alat peraga visual yang mudah dipahami anak. Kegiatan ini juga melibatkan guru dan pihak sekolah secara aktif sebagai mitra dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai jenis-jenis kekerasan seksual dan tindakan pencegahan yang dapat dilakukan. Selain itu, kegiatan ini membangun kesadaran kolektif untuk bersama-sama menja ga dan melindungi anak dari bahaya kekerasan seksual. Program edukasi ini diharapkan dapat menjadi model bagi sekolah dasar lainnya dalam upaya perlindungan anak di lingkungan pendidikan..
Sosialisasi Anti Narkoba di SMP Datuk Ribandang Kota Makassar Jusnawati, Jusnawati; Amandaria, Riri; Amsal, Bahrul; Sunaniah, Sunaniah; Salwia, Salwia
Humanis Vol 24, No 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/humanis.v24i1.72559

Abstract

Penyalahgunaan narkoba adalah masalah serius yang mengancam masa depan remaja, kesehatan, bahkan merenggut nyawa penggunanya. Problem ini telah banyak menimpa remaja yang ada di kota Makassar. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah melalui kegiatan sosialisasi anti narkoba dengan memberikan pemahaman mendalam dan menguatkan kesadaran remaja sejak awal tentang bahaya penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya atau biasa disingkat dengan narkoba. Sosialisasi ini bertujuan untuk membekali siswa dengan pengetahuan dasar mengenai jenis-jenis narkoba, dampak negatifnya bagi kesehatan fisik dan mental, serta sanksi hukum yang dapat dikenakan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi interaktif dan diskusi dengan pendekatan partisipatif dari siswa sebagai peserta, serta kuiz untuk menguji tingkat pemahaman siswa. Sasaran utama kegiatan pengabdian ini adalah siswa-siswi SMP Datuk Ribandang kelas 2 & 3. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai bahaya narkoba serta munculnya sikap kritis dan penolakan terhadap penggunaan narkoba. Diharapkan melalui kegiatan ini, siswa dapat menjadi agen perubahan yang turut serta dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba
Partisipasi Warga Meningkatkan Kewarganegaraan Ekologis Melalui Lorong Wisata Kota Makassar Amsal, Bahrul; Mario, Mario; Mappe, Ulfa Utami; Sunaniah, Sunaniah
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 5, Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v5i1.73668

Abstract

Artikel ini bertujuan menguraikan konsep kewarganegaraan ekologis melalui partisipasi warga dalam program lorong wisata Kota Makassar. Fokus utama penulisan artikel ini adalah analisis partisipasi warga yang berdimensi kewarganegaraan ekologis melalui kegiatan lorong wisata di Kota Makassar. Pendekatan penulisan menggunakan deskripsi kualitatif yang menyajikan data terkait dengan konsep kewarganegaraan ekologis yang meningkatkan kesadaran lingkungan dengan memanfaatkan lorong. Penelitian ini pertama mengeksplorasi konsep lorong wisata yang diimplementasikan di lokasi penelitian dengan melihat partisipasi warga sebagai bahan kajiannya. Kedua, melalui implementasi lorong wisata secara tidak langsung meningkatkan kesadaran lingkungan warga kota sesuai dengan makna dari kewarganegaraan ekologis. Hasil artikel ini menunjukkan lorong wisata berdampak kepada perubahan image lorong terutama dari sisi fisik dan UMKM. Temuan lainnya adalah melalui konsep lorong wisata, warga yang berpatisipasi meningkatkan kesadaran lingkungan melalui perannya sebagai warga kota melalui konsep kewarganegaraan ekologis.
PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) TERHADAP KETERAMPILAN DIRI MAHASISWA SOSIOLOGI UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Suedi, Reski; Mario, Mario; Amsal, Bahrul
PREDESTINATION: Journal of Society and Culture Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No.2 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/prd.v8i2.72849

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan (1) alasan mahasiswa Sosiologi Universitas Negeri Makassar menggunakan Artificial Intelligence (AI) dalam menyelesaikan tugas perkuliahan, (2) pola penggunaan AI di kalangan mahasiswa, dan (3) dampak penggunaan AI terhadap keterampilan kognitif, afektif, dan psikomotorik mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) alasan utama mahasiswa menggunakan AI adalah efisiensi waktu, kemudahan akses informasi, dan kepraktisan dalam menyederhanakan tugas yang kompleks. Faktor tekanan tenggat waktu dan volume tugas yang tinggi menjadi pendorong signifikan dalam keputusan tersebut, serta Faktor Rekomendasi Teman atau Media Sosial (2) Pola penggunaan AI meliputi aktivitas menyusun esai, merangkum jurnal, memahami teori sulit, serta mencari referensi akademik secara cepat. Pola ini juga menunjukkan kecenderungan ketergantungan pada teknologi. (3) Dampak penggunaan AI terhadap keterampilan mahasiswa meliputi penurunan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas pada aspek kognitif, berkurangnya sensitivitas terhadap isu sosial pada aspek afektif, serta menurunnya intensitas diskusi dan kolaborasi dalam lingkungan sosial pada aspek psikomotorik.Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun AI memberikan manfaat dalam efisiensi dan produktivitas akademik, ketergantungan berlebihan pada teknologi ini dapat menghambat pengembangan keterampilan penting mahasiswa. Oleh karena itu, diperlukan literasi digital dan metode pembelajaran yang mendukung keseimbangan antara penggunaan teknologi dan pengembangan keterampilan personal.  
PENINGKATAN PHBS MELALUI KETERAMPILAN MEMILAH DAN MENGELOLA SAMPAH RUMAH TANGGA DI PULAU LAE-LAE KOTA MAKASSAR Mappe, Ulfa Utami; Idrus, Idham Irwansyah; Amsal, Bahrul; Syam, Agus; Hafid, Umy Qalzum
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 02 (2025): Volume 02 Nomor 02 (Mei 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilakukan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat Pulau Lae-Lae dalam memilah dan mengelola sampah rumah tangga. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan metode sosialisasi dan pelatihan. Sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memilah sampah sesuai jenisnya. Sedangkan pelatihan dilakukan untuk meningkat pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah organik rumah tangga seperti kulit buah dan sisa sayuran menjadi eco-enzyme yang dapat digunakan sebagai produk ramah lingkungan untuk kebutuhan rumah tangga. Pelaksanaan yang kegiatan melalui tahap: (1) persiapan; (2) perencanaan; (3) pelaksanaan; dan (4) evaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi PkM menunjukkan terkait sosialisasi PHBS dan pemilhan sampah 100% peserta mendapatkan pengetahuan dan akan mulai mempraktekkan hal-hal sederhada yang dapat dilakukan dalam mempraktekkan perilaku hidup bersih dan sehat di rumah termasuk memilah sampah rumah tangga. Sedangkan, terkait pelatihan pembuatan eco-enzyme 100% peserta mendapatkan pengetahuan terkait pembuatan eco-enzyme dan manfaatnya.
Peningkatan Ketahanan Keluarga melalui Pemanfaatan Teknologi dalam Produksi Abon Ikan Tuna Sinar Harapan Pulau Lae-Lae Idrus, Idham Irwansyah; Mappe, Ulfa Utami; Sunaniah, Sunaniah; Mario, Mario; Amsal, Bahrul
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/d3jkac27

Abstract

Kondisi sosial ekonomi komunitas nelayan di Pulau Lae-Lae tidak jauh berbeda dengan kondisi komunitas nelayan di wilayah lain yang identik dengan tingginya angka kemiskinan. Kondisi yang berkaitan dengan ketahanan keluarga, di mana salah satu komponen ketahanan keluarga adalah ketahanan fisik. Bentuk optimalisasi pemenuhan nafkah rumah tangga nelayan, yaitu melalui pelibatan anggota keluarga. Salah satu bentuk pelibatan tersebut yaitu melalui pembentukan Kelompok Sinar Harapan Pulau Lae-Lae yang dikelola oleh ibu-ibu istri nelayan. Berdasarkan kondisi dan permasalahan mitra, maka tujuan kegiatan  ini adalah melakukan pelatihan dan pendampingan dalam hal peningkatan pengetahuan dan keterampilan pembuatan Abon Ikan Tuna dengan menggunakan teknologi yaitu spinner (mesin peniris minyak). Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra, serta meningkatnya kapasitas produksi Abon Ikan Tuna. Penggunaan spinner berkontribusi pada efisiensi, efektifitas, higienitas dan kualitas produksi Abon Ikan Tuna kelompok Sinar Harapan Pulau Lae-Lae. Jika sebelumnya menggunakan alat manual untuk meniriskan minyak, mitra hanya mampu memproduksi 4 kg bahan per-hari, maka penggunaan spinner saat pelatihan mampu memproduksi bahan sebanyak 10 kg hanya dalam waktu 4 jam.