Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PERBEDAAN GANGGUAN KESEIMBANGAN DITINJAU BERDASARKAN KARAKTERISTIK PASIEN PASCA STROKE DI POLI REHABILITASI MEDIK RSUD ULIN BANJARMASIN Sandaga, Putri Noor; Siddik, Muhammad; Sanyoto, Didik Dwi; Hayati, Azka; Fakhrurrazy, Fakhrurrazy
Homeostasis Vol 7, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v7i3.14568

Abstract

Abstract: Stroke causes weakness and results in balance disorders and can affect functional activities. The research aims to determine whether there are differences in balance disorders in post-stroke patients based on patient characteristics. The research was conducted using observational analysis methods and a cross-sectional design. The primary data used is the results of observations of the Berg Balance Scale questionnaire assessment. The research population was post-stroke patients at the Medical Rehabilitation Polytechnic. Number of samples in the period November-December 2023 using purposive sampling technique. The results of the study did not show a relationship between balance disorders in terms of gender, age, stroke onset, lesion location, Brunstrom stage, history of attacks, comorbidities and history of therapy in post-stroke patients. From the results of the study, no relationship was found between mobility impairments based on the characteristics of post-stroke patients at the medical rehabilitation clinic at Ulin District Hospital, Banjarmasin. Keywords: Balance disorders, post-stroke, Berg Balance Scale. Abstrak: Stroke menyebabkan kelemahan dan mengakibatkan gangguan keseimbangan serta dapat mempengaruhi aktivitas fungsional. Penelitian bertujuan mengetahui apakah terdapat perbedaan gangguan keseimbangan pada pasien pasca stroke yang ditinjau berdasarkan karakteristik pasien. Penelitian dilakukan dengan metode analisis observasional dan desain potong lintang. Data primer yang digunakan adalah hasil pengamatan penilaian kuesioner Berg Balance Scale. Populasi penelitian adalah pasien pasca stroke di Poli Rehabilitasi Medik. Jumlah sampel pada periode November-Desember 2023 dengan teknik purposive sampling.  Hasil penelitian tidak di dapatkan hubungan antara gangguan keseimbangan ditinjau dengan jenis kelamin,usia,onset stroke,letak lesi,stadium brunnstrom,riwayat serangan,komorbid dan riwayat terapi pada pasien pasca stroke. Dari hasil penelitian tidak didapatkan hubungan antara gangguan mobilitas ditinjau berdasarkan karakteristik pasien pasca stroke di poli rehabilitasi medik RSUD ulin Banjarmasin. Kata-kata kunci: Gangguan keseimbangan, pasca stroke, Berg Balance Scale.
PERBEDAAN GANGGUAN MOBILITAS DITINJAU BERDASARKAN KARAKTERISTIK PASIEN PASCA STROKE DI POLI REHABILITASI MEDIK RSUD ULIN BANJARMASIN Luthfiyyah, Rifaa; Siddik, Muhammad; Sanyoto, Didik Dwi; Hayati, Azka; Fakhrurrazy, Fakhrurrazy
Homeostasis Vol 7, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v7i3.14569

Abstract

Abstract: Stroke results in limited mobility. Mobility impairment due to stroke affects functional activities. The research aims to determine whether there are differences in mobility impairment in post-stroke patients based on patient characteristics. The method used is observational analysis with a cross-sectional design. The data used is primary data from examination observations using the Functional Ambulation Category questionnaire. This research targets the population of post-stroke patients at the Medical Rehabilitation Clinic. Number of samples in the period November-December 2023 using purposive sampling technique. The results of the study did not show a relationship between mobility impairment in terms of gender, age, stroke onset, lesion location, Brunstrom stage, history of attacks, comorbidities and history of therapy in post-stroke patients. From the results of the study, no relationship was found between mobility impairments based on the characteristics of post-stroke patients in the medical rehabilitation clinic at Ulin District Hospital, Banjarmasin. Keywords: Mobility disorders, post-stroke patients, Functional Ambulation Category Abstrak: Stroke mengakibatkan keterbatasan mobilitas. Gangguan mobilitas akibat stroke mempengaruhi aktivitas fungsional. Penelitian bertujuan mengetahui apakah terdapat perbedaan gangguan mobilitas pada pasien pasca stroke yang ditinjau berdasarkan karakteristik pasien. Metode yang digunakan adalah analisis observasional dengan desain potong lintang. Data yang digunakan adalah data primer pengamatan pemeriksaan menggunakan kuesioner Functional Ambulation Category. Penelitian ini menargetkan populasi pasien post stroke Poli Rehabilitasi Medik. Jumlah sampel pada periode November-Desember 2023 dengan teknik purposive sampling.  Hasil penelitian tidak di dapatkan hubungan antara gangguan mobilitas ditinjau dengan jenis kelamin,usia,onset stroke,letak lesi,stadium brunnstrom,riwayat serangan,komorbid dan riwayat terapi pada pasien pasca stroke. Dari hasil penelitian tidak didapatkan hubungan antara gangguan mobilitas ditinjau berdasarkan karakteristik pasien pasca stroke di poli rehabilitasi medik RSUD Ulin Banjarmasin. Kata-kata kunci: Gangguan mobilitas, pasien pasca stroke, Functional Ambulation Category.
PENGARUH LATIHAN AEROBIK INTENSITAS SEDANG TERHADAP KEBUGARAN JANTUNG PARU PADA PASIEN SKOLIOSIS DI RSUD ULIN BANJARMASIN Ramadan, Yoga Aditya Noor; Hayati, Azka; Asnawati, Asnawati; Siddik, Muhammad; Marisa, Dona
Homeostasis Vol 7, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ht.v7i3.14612

Abstract

Abstract: Patients with scoliosis experience changes in the shape of the spine and ribs that can affect cardiorespiratory fitness (VO2 max). Cardiorespiratory fitness is related to a person's ability to perform moderate to heavy intensity exercise continuously for a long time. One of the exercises to increase VO2 max is aerobic exercise. The purpose of this study was to determine the effect of moderate intensity aerobic exercise on cardiorespiratory fitness in scoliosis patients. This research is quasi-experimental with a one group pretest and posttest research design with no control group. The research subjects were scoliosis patients who met the inclusion criteria totaling 4 people who were taken at the medical rehabilitation section of Ulin Banjarmasin Hospital in the October-November 2023 period. Subjects were treated with moderate intensity aerobic exercise by walking 20 minutes/exercise, 3 times a week, for 4 weeks; then cardiorespiratory fitness test was applied using the 6-minute walk test method. The mean VO2 max value before aerobic exercise was 16.84±1.887 and after exercise was 23.60±5.168. The results of data analysis using paired t test from the mean VO2 max before and after training obtained p=0.047. It can be concluded that there is a significant effect of moderate intensity aerobic exercise on cardiorespiratory fitness in scoliosis patients at Ulin Hospital Banjarmasin. Keywords: scoliosis, cardiopulmonary fitness, VO2 max, aerobic exercise. Abstrak: Penderita skoliosis mengalami perubahan bentuk tulang belakang dan tulang rusuk yang dapat mempengaruhi fungsi kebugaran jantung paru (VO2 maks). Kebugaran jantung paru berhubungan dengan kemampuan seseorang untuk melakukan latihan dengan intensitas sedang hingga berat secara terus-menerus dalam waktu yang lama. Salah satu latihan untuk meningkatkan VO2 maks adalah latihan aerobik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui pengaruh dari latihan aerobik intensitas sedang terhadap kebugaran jantung paru pada pasien skoliosis. Penelitian ini bersifat quasi eksperimental dengan desain penelitian one group pretest and posttest with no control group. Subjek penelitian merupakan penderita skoliosis yang memenuhi kriteria inklusi yang berjumlah 4 orang yang diambil di bagian rehabilitasi medik RSUD Ulin Banjarmasin periode Oktober-November 2023. Subjek diberi perlakuan latihan aerobik intrensitas sedang dengan berjalan kaki 20 menit/latihan, 3 kali seminggu, selama 4 minggu; kemudian dilakukan uji kebugaran jantung paru menggunakan metode uji jalan 6 menit. Didapatkan rerata nilai VO2 maks sebelum latihan aerobik 16,84±1,887 dan setelah latihan 23,60±5,168. Hasil analisis data menggunakan uji t berpasangan dari rerata VO2 maks sebelum dan setelah latihan didapatkan nilai p=0,047. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan latihan aerobik intensitas sedang terhadap kebugaran jantung paru pada pasien skoliosis di RSUD Ulin Banjarmasin. Kata-kata kunci: skoliosis, kebugaran jantung paru, VO2 maks, latihan aerobik.
Cluster Validity for Optimizing Classification Model: Davies Bouldin Index – Random Forest Algorithm Prihandoko, Prihandoko; Jollyta, Deny; Gusrianty, Gusrianty; Siddik, Muhammad; Johan, Johan
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol 24 No 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/matrik.v24i1.4043

Abstract

Several factors impact pregnant women’s health and mortality rates. The symptoms of disease in pregnant women are often similar. This makes it difficult to evaluate which factors contribute to a low, medium, or high risk of mortality among pregnant women. The purpose of this research is to generate classification rules for maternal health risk using optimal clusters. The optimal cluster is obtained from the process carried out by the validity cluster. The methods used are K-Means clustering, Davies Bouldin Index (DBI), and the Random Forest algorithm. These methods build optimum clusters from a set of k-tests to produce the best classification. Optimal clusters comprising cluster members withstrong similarities are high-dimensional data. Therefore, the Principal Component Analysis (PCA) technique is required to evaluate attribute value. The result of the research is that the best classification rule was obtained from k-tests = 22 on the 20th cluster, which has an accuracy of 97% to low, mid, and high risk. The novelty lies in using DBI for data that the Random Forest will classify. According to the research findings, the classification rules created through optimal clusters are 9.7% better than without the clustering process. This demonstrates that optimizing the data group has implications for enhancing the classification algorithm’s performance.
Analisis Kemampuan Pemahaman dan Pemecahan Masalah pada Siswa Kelas VIII UPT SMP Negeri 27 Medan Terhadap Materi Bangun Datar dan Ruang Siddik, Muhammad; Rizka. S, Nazwa; Jannah, Raudhatul; Fauzi, Muhammad Amin
ALACRITY : Journal of Education Volume 4 Issue 3 Oktober 2024
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v4i3.504

Abstract

This study is a descriptive study with a qualitative approach that aims to analyze the errors made by students in solving mathematics problems, especially on flat and solid geometry materials using the Newman Theory approach. The subjects in this study were 30 seventh grade students at SMP Negeri 27 Medan. The method of collecting data or information was carried out through a written test of 3 (three) descriptive questions and interviews with selected subjects. The information obtained was then analyzed based on the Newman analysis procedure which is divided into 5 (five) stages of errors, namely reading, understanding, transformation, process skills, and writing answers. The results of the analysis showed that the most significant errors occurred at the transformation stage, with a percentage of 83.3%, categorized as very high. On the other hand, errors in process skills were classified as very low, namely 16.6%. This finding shows the importance of developing more effective learning methods to help students understand and solve mathematics problems, especially those related to geometric concepts.
Islamic Based Decision Making Strategies for Students Career Choices Siddik, Muhammad; Haikal, Muhammad Fachran
Hikmah Vol. 22 No. 1 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sumatera Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53802/hikmah.v22i1.450

Abstract

Many students, especially at the vocational high school level, often face difficulties in making the right career decisions. Lack of adequate information, limited social support, and lack of practical experience are the main challenges. These issues often lead to confusion in choosing a career path that aligns with students' potential and interests. This study aims to explore career decision-making strategies among 12th-grade students at Apipsu Pharmacy Vocational High School in Medan. With the increasing challenges in career selection, it is important for students to have access to adequate skills, information, and social support. Through observation and interviews, this study identified eight types of decision-making strategies, which were divided into effective and ineffective categories. The results showed that hands-on practices such as internships and industrial visits significantly increased students' motivation and understanding of available career options. Additionally, career guidance support was found to be crucial in helping students make decisions aligned with their potential and aspirations. The implications of this study suggest that experience-based learning and continuous career guidance support can significantly improve students' career decisions, reduce confusion, and enhance their readiness to face professional challenges.
Implementasi Softwere Python Terhadap Pembelajaran Matematika Tingkat SMA: Studi Literatur Suwanto, Suwanto; Zega, Nurhamidah; Fitri, Annisa; Siddik, Muhammad
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 6 Nomor 1 Maret 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v6i1.2537

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut dunia pendidikan untuk beradaptasi, termasuk dalam proses pembelajaran matematika di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Salah satu pendekatan yang mulai banyak digunakan adalah implementasi software Python sebagai alat bantu pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas dan tantangan implementasi Python dalam pembelajaran matematika melalui metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari artikel ilmiah, prosiding, dan laporan penelitian yang diakses melalui berbagai basis data seperti Google Scholar dan Garuda. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan Python mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep abstrak matematika, khususnya melalui visualisasi fungsi dua variabel dan pemodelan grafik tiga dimensi. Selain itu, Python juga terbukti meningkatkan kemampuan berpikir logis dan pemecahan masalah siswa. Data kuantitatif dari salah satu studi menunjukkan peningkatan skor rata-rata sebesar 31 poin antara pretest dan posttest setelah penerapan Python. Meski demikian, implementasi Python masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan perangkat dan pelatihan guru. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kurikulum dan infrastruktur agar pemanfaatan Python dapat dioptimalkan dalam pembelajaran matematika yang adaptif dan relevan dengan tuntutan abad ke-21.
IMPLEMENTASI ALGORITMA COSINE SIMILARITY DALAM PENGENALAN WAJAH UNTUK APLIKASI ABSENSI Siddik, Muhammad; Sirait, Azrai
JOISIE (Journal Of Information Systems And Informatics Engineering) Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35145/joisie.v9i1.4772

Abstract

Pengenalan wajah merupakan salah satu metode biometrik yang digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk sistem absensi. Dalam penelitian ini, diterapkan algoritma Cosine Similarity untuk mengukur tingkat kemiripan antara gambar wajah yang terdaftar dengan gambar wajah yang diambil saat absensi. Cosine Similarity mengukur kedekatan antara dua vektor fitur wajah dengan menggunakan rumus perbandingan sudut antara vektor-vektor tersebut. Proses dimulai dengan ekstraksi fitur wajah dari kedua gambar, diikuti dengan perhitungan cosine similarity untuk menentukan persentase kemiripan. Hasil perhitungan ini digunakan untuk memverifikasi identitas pengguna pada sistem absensi. Semakin tinggi persentase kemiripan, semakin besar kemungkinan wajah yang terdaftar dan yang diambil adalah sama. Gambar wajah yang diregistrasi di uji dengan gambar yang memeiliki sedikit kemiripan atau tidak mirip sama sekalii agar gambar wajah bisa di deteksi. Persentase kemiripan yang harus diperoleh adalah minimal 60% dari hasil perbandingan gambar wajah saat registrasi dengan saat proses absensi oleh demikian maka sistem akan memperbolehkan melakukan penyimpanan data dan sebailknya jika persentase kemiripan di bawah 60% atau sampai 0% maka sistem akan menolak untuk penyimpanan data kehadiran absensi. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Cosine Similarity dalam pengenalan wajah dapat memberikan solusi yang efisien dan akurat 80% dalam sistem absensi berbasis wajah.
Implementasi Data Mining Untuk Klasifikasi Kunjungan Wisatawan Riau Menggunakan K-NN Muzaki Fhardana, Rifqi; Siddik, Muhammad
Jurnal SANTI - Sistem Informasi dan Teknik Informasi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pariwisata merupakan sektor penting dalam perekenomonian daerah, termasuk pada Provinsi Riau yang memiliki lebih dari 200 destinasi wisata. Dengan banyaknya destinasi wisata, tidak semua wisata memiliki infrastruktur yang memadai dan baik. Hal ini dikarenakan, tidak adanya pengklasifikasian destinasi wisata yang setara dan membuat pembangunan kurang merata. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan destinasi wisata yang ada pada Provinsi Riau menjadi beberapa kategori. Dengan klasifikasi yang tepat, Dinas Pariwisata Riau dapat memberikan dana untuk pembangunan tempat wisata yang lebih merata. K-Nearest Neighbor digunakan pada penelitian ini karena dirasa cukup ampuh dalam melakukan klasifikasi. Dengan menggunakan data kunjungan wisatawan yang terdapat pada periode 2021 hingga 2023, data yang digunakan sudah masuk ke dalam tahapan preprocessing, pemberian label menggunakan label encoding, dan pemberian kategori dengan min-max scaling. Pada pembagian data menggunakan presentase 80 persen data latih dan 20 persen data uji, didapatkan akurasi sebesar 93,75%, akurasi label ramai sebesar 100%, akurasi label cukup ramai sebesar 75%, dan akurasi tidak ramai sebesar 96%. Dengan demikian, model dinyatakan cukup ampuh dalam mengklasifikasikan data dengan kategori tidak ramai, sementara untuk kategori ramai dan cukup ramai, model tidak terlalu baik dalam mengklasifikasikan data dikarenakan data yang didapat memiliki perbandingan kategori yang kurang merata
PENERAPAN DATA MINING MENGGUNAKAN ALGORITMA APRIORI DALAM MEMBANGUN SISTEM PERSEDIAAN Jessfry, Vincent; Siddik, Muhammad
JOISIE (Journal Of Information Systems And Informatics Engineering) Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35145/joisie.v8i1.3911

Abstract

Pengelolaan persediaan barang sangat penting untuk dilakukan, karena banyak dampak yang diberikan jika persediaan barang tidak dikelola dengan baik. Pada toko Mitra Sukses Abadi pencatatan persediaan barang masih manual, melihat hal itu menerapkan sistem persediaan barang akan membantu toko dalam pengelolaan persedian barang. Sistem persediaan yang baik dapat memberikan keputusan dari olahan data yang ada, karena itu menerapkan data mining pada sistem persediaan akan membantu dalam membuat suatu keputusan. Algoritma apriori merupakan salah satu algoritma pada data mining untuk mencari frequent item/itemset pada transaksional database. Dengan menerapkan apriori maka kita dapat mencari hubungan itemset yang satu dengan hubungan itemset yang lain, hasilnya berupa knowledge atau pengetahuan karena bisa di analisis pembelian barang mana yang transaksinya secara bersamaan dengan pembelian barang lainnya sehingga dapat mengantisipasi persediaan stok barang berlebih ataupun kurang. Perhitungan algoritma apriori dari penelitian ini menghasilkan 4 rule , dimana itemset BR13 (pell) dan BR17 (sapu) dengan confidence 57%, itemset BR17 (sapu) dan BR13 (pell) dengan confidence 72,4%, itemset BR13 (pell) dan BR19 (sikat lantai) dengan confidence 55,2%, dan itemset BR19 (sikat lantai) dan BR13 (pell) dengan confidence 85,8%.