Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Screening Pada Lansia Dan Pelatihan Kader Posbindu RW 07 Wilayah Binaan Puskesmas Bencongan Indah Karawaci Tangerang Juhdeliena Juhdeliena; Riama Marlyn Sihombing; Eva Berthy Tallutondok; Triulan Agustina; John Butar-Butar
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.097 KB)

Abstract

Usia yang semakin bertambah memungkinkan seseorang untuk mengalami permasalahan fisik, jiwa, spiritual, ekonomi dan sosial. Data Riset Kesehatan tahun 2013 menuliskan bahwa hipertensi, arthritis dan diabetes mellitus masuk ke dalam sepuluh besar penyakit tidak menular pada lanjut usia (lansia), dimana hipertensi menjadi peringkat pertama, diikuti oleh arthritis dan diabetes mellitus diperingkat kelima. Efek penyakit kronis pada kehidupan lansia bervariasi tetapi umumnya kondisi ini dapat menurunkan kesejahteraan dan mengancam kemandirian mereka. Pemerintah mengharapkan lansia dapat menjadi lansia yang aktif, produktif dan mandiri dengan membentuk beberapa program yang telah dilaksanakan di masyarakat. Upaya untuk mewujudkan hal tersebut maka dosen dan mahasiswa fakultas keperawatan Universitas Pelita Harapan melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat selama tiga hari. Hari pertama: dari 92 peserta yang mendaftar hanya 88 peserta (95,6%) yang mengikuti pemeriksaan kesehatan. Hari kedua: dari 30 target peserta hanya 9 kader (30%) yang mengikuti training of trainer. Hari ketiga: seluruh peserta yang mendaftar mengikuti pemeriksaan bone mass density sebanyak 76 peserta (100%). Hasil kegiatan didapatkan peserta berjenis kelamin perempuan (74%), usia 45 – 59 tahun (39%) dan >59 tahun (39%), indeks massa tubuh kategori overweight (44%), tekanan darah sistolik > 140 mmHg (43%), tekanan darah diastolik 80 – 89 mmHg (68%), kadar kolesterol total peserta berada pada kategori normal (67%), kadar glukosa sewaktu sebagian besar peserta normal < 200 mg/dL (80%), kadar asam urat laki-laki sebagian besar normal (57%), kadar asam urat pada peserta perempuan >5,7 mg/dL (58%), dan terdapat perbedaan signifikan rerata nilai pengetahuan osteoporosis sebelum dan sesudah penyuluhan (p value 0,001).
Edukasi Pengendalian Hipertensi Dan Asam Urat Pada Warga Kelurahan Bencongan Indah Tangerang Banten Riama Marlyn Sihombing; Fiolenty Sitorus; Fransiska Ompusunggu; Triulan Sidabutar; Lisandra M. G. Bernadette
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.487 KB)

Abstract

Gaya hidup malas bergerak, konsumsi makanan tinggi lemak dan tinggi asam urat serta kurangnya informasi kesehatan menjadi pemicu meningkatnya masalah kesehatan metabolik yang meningkatkan angka kesakitan.WHO (2011) menunjukkan satu milyar orang di dunia menderita hipertensi.3 Hal ini sesuai hasil pemeriksaan yang dilakukan pada bulan September 2017 di RW 05 Kelurahan Bencongan Indah Tangerang ditemukan sebanyak 44,8% warga menderita hipertensi dengan kolesterol tinggi (67%) dan asam urat tinggi (36,2%). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil pemeriksaan kolesterol dan asam urat sebelum dan sesudah edukasi tentang hipertensi dan gout.Metode menggunakan rancangan pretest-posttest pada 31 warga. Implementasi meliputi pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan, kadar asam urat, kolesterol serta edukasi diet pada hipertensi dan gout kepada kader dan warga. Edukasi dilakukan dengan metode ceramah dan media audiovisual berupa slide power point.Analisis data menggunakan uji Wilcoxon.Hasil menunjukkanlebih dari setengah (54,8%) warga berusia 45 – 59 tahun, mayoritas (83,9%) berjenis kelamin perempuan, sebagian besar (80,6%) obesitas, lebih dari setengah (54,8%) tekanan darahpost-testtermasuk hipertensi, lebih dari setengah (61,3%) kolesterol pre-test meningkat sedangkan lebih dari setengah (54,8%) kolesterol post-test normal, lebih dari setengah (64,5%) kadar asam urat pre-test dan post-test (61,3%) termasuk normal. Hasil analisa menunjukkan ada perbedaan kadar kolesterol sebelum dan sesudah edukasi (p = 0,030) dan tidak ada perbedaan kadar asam urat sebelum dan sesudah edukasi (p= 0,731). Kegiatan selanjutnya kader kesehatan perlu memberikan edukasi tentang hipertensi dan memantau kepatuhan warga menjalankan diet hipertensi.
Pemanfaatan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Terhadap Pengendalian Hipertensi Pada Warga Di Tangerang Riama Marlyn Sihombing; Fiolenty Sitorus; Fransiska Ompusunggu; Triulan Sidabutar; Lisandra Maria G. B. Sidabutar
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.571 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.334

Abstract

Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 had made Non-Communicable Diseases (PTM) as a national priority. PTM - including hypertension - were often undetectable because it had not cause symptoms or complaints and were usually found at an advanced stage so it was difficult to cure and caused disability or premature death. One way to control PTM through Posbindu PTM activities. Purpose of the community service was to find utilization of Posbindu PTM on hypertension control in residents of RW 05 Kelurahan Bencongan Indah Tangerang Banten. Method used quantitative correlation with a cross sectional approached. Population was residents aged 29-85 years with a sample of 83 people. Implementation included measuring blood pressure and monitoring blood cholesterol levels. This community service founded 36.1% of residents who not active used Posbindu PTM, majority (74.7%) were female, more than half (68.6%) showed abnormal blood pressure while results of blood cholesterol test were almost balanced between normal and abnormal results. Data analysis using Fisher's test with an error rate of 0.05 founded a significant difference in blood pressure (p = 0.005) and no difference in cholesterol results (p = 1.00) in the utilization of Posbindu PTM. The future community service activities need to analyze the factors that were related to utilization of Posbindu PTM and improved people's understanding of the importance of Posbindu PTM activities.
Edukasi Diabetes, Pemeriksaan Gula Darah Dan Kolesterol Di Gereja Kristen Pasundan Yeruel Cibubur Michael Recard Sihombing; Theresia Theresia; Riama Marlyn Sihombing; Ineke Patrisia
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.421 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.434

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit yang dapat mengakibatkan terjadinya berbagai penyulit menahun dan juga biasa disebut the silent killer sehingga perlu dilakukan tindakan pencegahan yang efektif dan efisien. Tim PkM dari Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Universitas Pelita Harapan bekerja sama dengan Komisi Pelayanan Kesehatan Gereja Kristen Pasundan Yeruel Cibubur telah melakukan edukasi dan pemeriksaan pada tanggal 3 November 2018. Pada saat kegiatan ditemukan peserta berjenis kelamin perempuan (66,67%) lebih banyak dibandingkan dengan peserta berjenis kelamin laki-laki (33,33%), distribusi kelompok umur ditemukan jumlah yang terbanyak (41,67%) peserta berusia antara 45 – 59 tahun. Berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan ditemukan kurang dari setengah (40%) peserta memiliki tekanan darah prehipertensi, kurang dari setengah (45%) mempunyai IMT normal, lebih dari setengah (78,33%) kolesterol normal dan hanya sebagian kecil (3,33%) ditemukan kadar gula darah sewaktu yang meningkat sedangkan lebih dari setengah (66,67%) kadar asam urat dalam batas normal. Dari kegiatan edukasi diabetes dan pelatihan pengukuran tekanan darah menunjukkan adanya peningkatan nilai pre-test dan post test. Kegiatan pengabdian masyarakat berjalan dengan lancar dan terjalin kerjasama tim yang baik. Untuk kegiatan selanjutnya komisi kesehatan perlu melakukan pengukuran tekanan darah secara rutin kepada anggota jemaat khususnya penderita hipertensi agar jemaat terhindar dari komplikasi penyakit hipertensi.
Webinar Patuhi Protokol dan Kenali Vaksin untuk Mencegah Covid-19 di Tiga Gereja Indonesia Ballsy Cicilia Albertina Pangkey; Stevent Sumantri; Riama Marlyn Sihombing; Santa Maya Pramusita; Ester Silitonga
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i9.6883

Abstract

ABSTRAK Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh SARS-CoV-2. WHO resmi menyatakan bahwa Covid-19 adalah suatu pandemi dan merupakan masalah kesehatan dunia. Angka kejadian Covid-19 di Indonesia semakin hari semakin meningkat dikarenakan tingkat pengetahuan terhadap pencegahan Covid-19 pada masyarakat masih kurang. Pencegahan yang dimaksud adalah melakukan 5M dan 3T, serta menjalankan program vaksinasi. Tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang pencegahan dan vaksin Covid-19. Metode menggunakan metode penyuluhan dengan cara ceramah dan demostrasi dalam bentuk webinar melalui aplikasi zoom. Pembicara memberikan webinar tentang pencegahan dan vaksin Covid-19. Sebelum mengikuti webinar masyarakat diuji pengetahuannya dengan mengikuti pre-test. Setelah webinar, masyarakat kembali diuji pengetahuannya dengan mengikuti post-test. Hasil analisis pada pre-test terdapat hanya 35% peserta yang mengerti dan memahami tentang pencegahan dan vaksin Covid-19, sedangkan pada post-test ditemukan 95% peserta sudah mengerti dan memahami tentang pencegahan dan vaksin Covid-19. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa webinar ini meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang pencegahan dan vaksin Covid-19. Kata Kunci: Webinar, Pencegahan dan Vaksin Covid-19, Masyarakat ABSTRACT Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) is an infectious disease caused by SARS-CoV-2. WHO officially declares that Covid-19 is a pandemic and is a global health problem. The number of cases of Covid-19 in Indonesia is increasing day by day because the level of knowledge about preventing Covid-19 in the community is still lacking. Prevention is meant to do 5M and 3T, and run a vaccination program. Objective to increase public knowledge and understanding about Covid-19 prevention and vaccines. Methods using the extension method by way of lectures and demonstrations in the form of webinars through the zoom application. The speaker gave a webinar on Covid-19 prevention and vaccines. Before participating in the webinar, the community's knowledge is tested by taking a pre-test. After the webinar, the community's knowledge was again tested by taking a post-test. The results of the analysis in the pre-test there were only 35% of participants who understood and understood about Covid-19 prevention and vaccines, while in the post-test it was found that 95% of participants already understood and understood Covid-19 prevention and vaccines. Based on the results, it can be concluded that this webinar increases public knowledge and understanding about Covid-19 prevention and vaccines. Keywords: Webinar, Covid-19 Prevention and Vaccine, Society
PENINGKATAN PEMAHAMAN KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM KEPERAWATAN Peggy Sara Tahulending; Riama Marlyn Sihombing; Maria M.Y. Apelaby; Christie Lidya Rumerung; Adventina Delima Hutapea
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1459

Abstract

Organisasi pelayanan kesehatan bersifat kompleks dan dinamis. Tanggung jawab manajerial yang baru berada pada pegelolaan pelayanan keperawatan yang memerlukan perawat administrator yang memiliki pengetahuan, terampil dan kompeten dalam semua aspek manajemen. Menurut American Nurse Association (ANA) standar pelayanan yang profesional termasuk didalamnya adanya etika dalam lingkup praktek. Selanjutnya, menyebutkan bahwa perawat diharapkan dapat membangun suatu lingkungan yang beretika dan berbudaya civility dan memiliki kebaikan, cara memperlakukan sesama, rekan kerja, staf lain, mahasiswa dan orang lain dengan bermartabat dan rasa hormat. Tenaga kesehatan saat ini menunjukkan bahwa masih sering terjadinya masalah dalam berkomunikasi. Masalah etika komunikasi yang mulai menjadi isu dalam keperawatan yaitu komunikasi secara online dan offline. Tujuan PKM ini untuk meningkatkan pemahaman Teknik komunikasi terapeutik yang efektik dalam keperawatan. Metode pelaksanaan meliputi pemberian kuesioner pre test, pemberian materi komunikasi teraupetik, role play komunikasi dan pelaksanaan post test. Hasil dari 50 perawat yang mengikuti kegiatan didapatkan hasil terdapat peningkatan pemahaman tentang komunikasin efektif (p=0.001). Rekomendasi selanjutnya diharapkan dalam dilaksanakn pelatihan komunikasi seacra berkala khususnya masuk dalam program orientasi peawat baru.
Pengingkatan Pengetahuan Warga tentang COVID-19 dengan Webinar: Update Informasi dan Dampak Psikologis Pandemi COVID-19 Dora Irene Purimahua; Riama Marlyn Sihombing; Veronica Paula; Kinanthi Lebdawicaksaputri; Anthina Dorthea Luturmas
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1462

Abstract

Pandemi COVID-19 sontak mengagetkan seluruh dunia termasuk Indonesia. Dalam situasi ini, kebutuhan akan informasi terkini terkait perkembangan penyakit, langkah pencegahan penyebaran, bahkan dampak psikologis pandemi COVID-19 menjadi kebutuhan yang dicari oleh masyarakat di Indonesia. Akses informasi secara online mulai dilakukan dimana-dimana demi tercapainya kebutuhan akan informasi terkini. Berbagai penyuluhan kesehatan secara online mulai dilakukan oleh intitusi pendidikan maupun kesehatan sebagai wujud partisipasi dalam program pemerintah untuk pengingkatan pengetahuan masyarakat tentang COVID-19 serta dampak psikologis yang berpotensi untuk dialami masyarakat. Kegiatan webinar dengan tema update informasi dan dampak psikologis COVID-19 dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait kedua topik tersebut. Webinar melalui zoom meeting dihadiri oleh 145 peserta dari seluruh daerah di Indonesia. Uji Wilcoxon dilakukan untuk menilai perbedaan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah pelaksanaan webinar. Hasil yang didapatkan adalah, terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan peserta sebelum dan setelah kegiatan webinar (p 0.001). Kegiatan berupa webinar disarankan untuk terus-menerus dilakukan sebagai upaya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pandemi COVID-19.
Edukasi Perilaku Hidup Bersih Sehat pada Anak Usia Dini dan Orang tua Siswa Riama Marlyn Sihombing; Veronica Paula; Kinanthi Lebdawicaksaputri; Dora Irene Purimahua; Anthina Dorthea Luturmas
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1472

Abstract

Latar belakang: Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan perlu diterapkan di lingkungan sekolah dan dibentuk sejak masa anak-anak. Namun anak usia dini belum memiliki kemampuan untuk menerapkan dan memahami pentingnya kebersihan diri yang layak. Orang tua dan guru berperan untuk meningkatkan kesadaran hidup yang sehat bagi anak usia dini di sekolah maupun rumah. Edukasi PHBS ini suatu tindakan promotif dan preventif pemeliharaan kesehatan masyarakat terhadap penyakit menular yang diharapkan menumbuhkan kepekaan dan kesadaran warga sekolah terhadap hidup sehat. Metode: Kegiatan edukasi PHBS dilakukan dalam dua kelas. Kelas pertama penyampaian materi PHBS kepada siswa menggunakan metode panggung boneka sedangkan kelas yang lain edukasi kepada orang tua siswa dengan metode ceramah dan diskusi. Pada akhir kegiatan peserta mempraktekkan mencuci tangan dengan sabun menggunakan air mengalir. Evaluasi kegiatan edukasi dilakukan dengan memberikan pre dan post-test kepada orang tua siswa. Hasil: Pengetahuan peserta tentang PHBS mengalami peningkatan dari rata-rata pengetahuan sebelum edukasi sebesar 96,88 menjadi 98,75 setelah edukasi. Siswa dan orang tua dapat mempraktekkan enam langkah mencuci tangan dengan benar. Kesimpulan: Pengetahuan orang tua meningkat setelah dilakukan edukasi PHBS. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memiliki implikasi bagi orang tua dan siswa untuk mempromosikan PHBS baik di sekolah maupun di rumah.
Nursing Lecturers’ Readiness to Teach Online in the ‘New Normal’ Post COVID-19 Era Pramusita, Santa Maya; Sihombing, Riama Marlyn; Situmorang, Komilie
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No S2 (2022): Suplement 2
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.511 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7iS2.1433

Abstract

Introduction – As a way of reducing Covid-19’s infection rate, Indonesian students, and teachers at all levels of education are forced to undergo online teaching and learning, without much preparation. This also applies to nursing lecturers of associate degree nursing programs (D3). Purpose – This study attempts to find out the readiness of lecturers D3 nursing program to teach fully remote after this pandemic end, and the most associated variable on D3 nursing lecturers’ readiness. This is done to anticipate if full online teaching method is still applied by stakeholders in the ‘new normal era. Methodology – Inferential quantitative with a cross-sectional approach was utilized. The population encompassed 344 actively working lecturers in private institutions of DKI Jakarta and Banten. The sample in this study was taken using an accidental sampling technique, and the data were gained using a Likert-scale questionnaire. This study was analyzed using the Chi-square test. Findings – The results showed that half of the respondents (55.4%) had low readiness. Furthermore, there was a significant correlation between education (p=0.023). These results can be a basis for making recommendations in support of policies and decisions concerning the implementation of online learning. Abstrak: Pendahuluan – Sebagai upaya menekan angka penularan Covid-19, siswa dan pengajar di semua jenjang pendidikan Indonesia diminta menjalani kegiatan belajar mengajar secara daring, tanpa banyak persiapan. Demikian pula dosen pada program studi D3 Keperawatan. Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan dosen D3 keperawatan untuk mengajar daring secara sepenuh setelah pandemi berakhir, dan variabel yang berhubungan dengan kesiapan dosen. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi jika metode pengajaran daring masih diterapkan oleh para pemangku kepentingan di era kenormalan baru. Metodologi – kuantitatif inferensial dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah 344 dosen aktif yang bekerja di instansi swasta sekitaran DKI Jakarta dan Banten. Sampel diambil menggunakan teknik accidental sampling, dan data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala likert. Data kemudian dianalisis menggunakan chi square. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa setengah dari responden (55,4%) memiliki kesiapan yang rendah. Selanjutnya, terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan (p=0,023). Hasil ini dapat dijadikan dasar untuk membuat rekomendasi dalam mendukung kebijakan dan keputusan terkait pelaksanaan pembelajaran daring
PAKET EDUKASI KEPADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DI TK KEENAN KAMPUNG BABAKAN TANGERANG Yenni Ferawati Sitanggang; Lia Kartika; Riama Marlyn Sihombing; Shinta Yuliana Hasibuan
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): NOPEMBER
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gemassika.v6i2.572

Abstract

The development in a country in the globalization era has grown so fast, many things can be done with sophisticated and modern technology which ease every society without access difficulty. One of the technologies owned by all society is gadget such as smartphones or tablet phones. The technology that sophisticated ease everyone to access any newest and updated knowledge. Many education facilities used gadgets as their media of learning. However, that also brings some bad impacts to many ages if it used irresponsibly such as pornography or even become addicted to children. Not only that, sometimes through gadgets, but children are also exposed to pornography sites and bullying. Therefore, the Faculty of Nursing UPH giving an education package about digital printing, bullying, sex education to children, and their parents in TK Keenan Kampung Babakan, Tangerang.  At the end of education, children can mention what actions need to be taken when the child is teased by their school friends. The child is also able to mention which body areas can be touched and which body areas must be protected through movement and song.
Co-Authors Adventina Delima Hutapea Aktri Margaret Manihuruk Anthina Dorthea Luturmas Apriliani Siburian Arkianti, Maria Maxmila Yoche Ballsy Cicilia Albertina Pangkey Christie Lidya Rumerung Cucunawangsih Cucunawangsih, Cucunawangsih Dalmirah Tjakrapawira Diannita, Catharina Guinda Dora Irene Purimahua Dora Samaria Ed Rosi Pratama Elsantriya, Dhiaz Feby Ester Silitonga Ester Silitonga Eva Berthy Tallutondok, Eva Berthy Eva Chris Veronica Gultom Ferawati, Yenni Fransiska Ompusunggu Gea, Daniel Putra Setiawan Harefa, Ably Satisfy Hasibuan, Shinta Yuliana Hutapea, Adventina Delima Hutasoit, Elissa Oktoviani Ineke Patrisia Inggrid Claudine Ingrit, Belet Lydia Iradewi, Iradewi John Butar-Butar Juhdeliena, Juhdeliena Kinanthi Lebdawicaksaputri Kinanthi Lebdawicaksaputri Komilie Situmorang Lia Kartika Lisandra M. G. Bernadette Lisandra Maria G. B. Sidabutar Lumbantoruan, Septa Meriana Magda Fiske Rumambi Maria M.Y. Apelaby Maria Maxmilla Yoche Maria Maxmilla Yoche Arkianti Marini Purwani Michael Recard Sihombing Natya Ayu Paluwih Octaria, Martha Ompusungggu, Fransiska Patrisia, Ineke Paula, Veronica Peggy Sara Tahulending Peggy Sara Tahulending Peggy Tahulending Pramusita, Santa Maya Randan, Janeth Risty Rumerung, Christie Lidya Sampepadang, Mega Sandra Sembel Sandro Nainggolan Santa Maya Pramusita Saputra, Bima Adi Silalahi, Elfrida Siregar, Deborah Sitanggang, Yenni Ferawati Sitorus, Evalina Sitorus, Fiolenty B Marulianna SITUMORANG, KOMILIE Sri Lanawati Stevent Sumantri Suganthi J Tahapary , Prisca A. Tahulending, Peggy Sara Theresia Theresia Theresia Triulan Agustina Triulan Sidabutar Winarsih Winarsih Yakobus Siswadi, Yakobus Zebua, Herni Oktarina