p-Index From 2021 - 2026
4.998
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Metrum

NILAI PROFIL PELAJAR PANCASILA DAN KAJIAN MAKNA DALAM CERPEN KOMPAS Rahmad Nuthihar
Jurnal Metrum Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Metrum
Publisher : PT Metrum Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas nilai Profil Pelajar Pancasila dan kajian makna yang terdapat dalam cerpen Kompas. Cerpen kompas yang diteliti dalam penelitian ini sebanyak tiga judul yang terdiri atas (1) Hawa Panas ditulis oleh  Silvester Petara Hurit (2022), (2) Khasiat Embun Pohon Putih  Ahda Imran (2022), (3) Bukan Bocah Biasa ditulis oleh Ketut Sugiartha (2022). Analisis data dilakukan dengan tahapan (1) membaca intensif, (2) menandai data yang mengandung Profil Pelajar Pancasila, (3) menganalisis data, dan (4) menarik simpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dari ketiga cerpen tersebut, nilai berkebinekaan global merupakan nilai yang paling banyak dominan dengan jumlah data 15 atau  36,59%.  Selanjutnya, nilai yang paling sedikit tingkat kemunculannya adalah nilai kreatif dengan angka kemunculan 2 atau 4,88%. Tingginya kemunculan nilai berkebinekaan global membuktikan bahwa masyarakat Indonesia sangat tinggi perasaan menghormati keberagaman yang ada di Indonesia. Untuk nilai kreatif yang jumlahnya sedikit ditemukan dalam penelitian ini disebabkan ketiga cerpen tersebut tidak dikategorikan dalam genre fantasi ataupun fiksi ilmiah. Kajian makna yang ditemukan dalam penelitian ini sebagian besar cerpen kompas memiliki makna leksikal dan makna gramatikal. Untuk makna referensi dan makna kiasan hanya terdapat di beberapa cerpen. Hal ini menyimpulkan bahwa cerpen Kompas dapat dipahami secara lugas oleh para pembaca umum.
NILAI PROFIL PELAJAR PANCASILA DAN KAJIAN MAKNA DALAM CERPEN KOMPAS Nuthihar, Rahmad
Jurnal Metrum Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Metrum
Publisher : PT Metrum Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas nilai Profil Pelajar Pancasila dan kajian makna yang terdapat dalam cerpen Kompas. Cerpen kompas yang diteliti dalam penelitian ini sebanyak tiga judul yang terdiri atas (1) Hawa Panas ditulis oleh  Silvester Petara Hurit (2022), (2) Khasiat Embun Pohon Putih  Ahda Imran (2022), (3) Bukan Bocah Biasa ditulis oleh Ketut Sugiartha (2022). Analisis data dilakukan dengan tahapan (1) membaca intensif, (2) menandai data yang mengandung Profil Pelajar Pancasila, (3) menganalisis data, dan (4) menarik simpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dari ketiga cerpen tersebut, nilai berkebinekaan global merupakan nilai yang paling banyak dominan dengan jumlah data 15 atau  36,59%.  Selanjutnya, nilai yang paling sedikit tingkat kemunculannya adalah nilai kreatif dengan angka kemunculan 2 atau 4,88%. Tingginya kemunculan nilai berkebinekaan global membuktikan bahwa masyarakat Indonesia sangat tinggi perasaan menghormati keberagaman yang ada di Indonesia. Untuk nilai kreatif yang jumlahnya sedikit ditemukan dalam penelitian ini disebabkan ketiga cerpen tersebut tidak dikategorikan dalam genre fantasi ataupun fiksi ilmiah. Kajian makna yang ditemukan dalam penelitian ini sebagian besar cerpen kompas memiliki makna leksikal dan makna gramatikal. Untuk makna referensi dan makna kiasan hanya terdapat di beberapa cerpen. Hal ini menyimpulkan bahwa cerpen Kompas dapat dipahami secara lugas oleh para pembaca umum.
Co-Authors 366-373 , Ade Dwinta Abdul Latif Wabula Ade Dwinta Afiati, Laksmita Nur Afriani , Zelvia Liska Andi Mustari Andi Mustari Andoyo Sastromiharjo Apriliya, Seni Azrul Rizki Chaira Cut Liliiza Yusra Dadang S Anshori Dadang Sunendar Denni Iskandar Dewayani, Sofie Dewi Ratnasari DWI ALIA, DWI Farthur Ahkyat Firman Parlindungan Hanif Hasan, Riza Hasnita Herman Rusli Herman, RN Hilma Erliana Hilma Erliana Ilham Jaya Indrianto Indrianto Intan Wulan Sari Intan Wulansari Irfan Rifai Iskandar Abdul Samad Ixsir Eliya Ixsir Eliya Juanda Juanda Keumala Fadhiela ND Kurniasih Kusmira Agustian Lia Lisyati Lida, Ulfah Mey Lutfi Lutfi Luthfi Luthfi Luthfi Luthfi Luthfi Luthfi, Luthfi M Rusdi M. Faisi Ikhwali M. Rusdi Matondang, Zulfahmirda Matondang, Zulfamirda Maulidya Cahyani Menjamin, Sumaiyah Mohd Harun Muhamad Chairul Basrun Umanailo Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis, NFN Muna Aljamaliah , S. Nailul Munggaran, Nita Anjung Mursyidin Mursyidin Mursyidin Noeraeni, Rani Nurpadillah, Veni Oussou, Said Rachman, Anita Kurnia Rahmatillah, Refanja Raiyana Putri Kana Ramli Ramli Ramli Ramli Refanja Rahmatillah Riza Hasan Rizki, Azrul Rudi Kurniawan Rudi Kurniawan Rusli, Herman Safrizal Razali Safrizal Safrizal Sakdiah Sakdiah Santi Septiana Zarita Sari, Intan Wulan Seles , Susi Sri Widya Sumaiyah Menjamin Syihabuddin Syihabuddin, NFN Tara Astika Bangun Vismania S. Damaianti, Vismania S. Wabula, Abdul Latif Wahdaniah Wahyudi Wildan Wildan Wildan, NFN Wirduna Wirduna Yulianeta Yunita Arafah Yusra, Cut liliiza Yusri Yusuf Zainun, NFN