Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Penggunaan Media Sosial Terhadap Kreativitas Belajar Siswa pada Pembelajaran Seni Budaya Kelas IV SDN 6 Kota Serang Aldriansyah, Aldriansyah; Wijaya, Sastra; Rahayu, Maulina
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan media sosial terhadap kreativitas belajar siswa pada pembelajaran Seni Budaya kelas IV SDN 6 Kota Serang. Kreativitas yang dimaksud mencakup kemampuan siswa dalam menghasilkan karya seni orisinal yang mencerminkan ide, inovasi, dan ekspresi pribadi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket terbuka, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial, khususnya YouTube, berperan sebagai sumber inspirasi yang mendorong siswa menemukan ide baru, memperoleh referensi bentuk karya, dan memotivasi mereka untuk mencoba berbagai teknik seni. Siswa menjadi lebih aktif, antusias, serta berani bereksperimen dalam menghasilkan karya seni yang lebih variatif. Media sosial juga berfungsi sebagai sarana kolaborasi, di mana siswa saling berdiskusi dan bertukar gagasan. Namun, penelitian ini juga menemukan adanya dampak negatif, yaitu kecenderungan siswa lebih sering menggunakan media sosial untuk hiburan, menurunnya fokus belajar, serta munculnya karya seni yang kurang orisinal karena hanya meniru konten yang ada. Oleh karena itu, diperlukan peran guru dan orang tua dalam memberikan bimbingan serta pengawasan agar pemanfaatan media sosial tetap mengarah pada peningkatan kreativitas belajar siswa.
Analisis Kemampuan Membaca Dengan Menggunakan Media Cerita Bergambar Kelas IV di SD Negeri 2 Bumi Nabung Utara Azhari, Muhamad; Wijaya, Sastra; Rahayu, Maulina
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7071

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca siswa sekolah dasar, khususnya kelas IV di SD Negeri 2 Bumi Nabung Utara. Pembelajaran konvensional yang kurang menarik serta minimnya media inovatif menyebabkan rendahnya minat baca dan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas media cerita bergambar dalam meningkatkan kemampuan membaca, baik literal maupun inferensial. Media ini dipilih karena memadukan teks dan visual. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas IV dan guru kelas IV SD Negeri 2 Bumi Nabung Utara pada tahun ajaran 2024/2025. Hasil penelitian menunjukkan media cerita bergambar mampu meningkatkan keterampilan membaca siswa, meliputi kelancaran, pemahaman isi, kemampuan menjawab pertanyaan literal dan inferensial, serta keterampilan menceritakan kembali isi bacaan. Sebanyak 20% siswa yang sebelumnya belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) mengalami peningkatan signifikan setelah penerapan media ini. Keberhasilan didukung oleh ketersediaan media visual, peran guru sebagai fasilitator, dan lingkungan belajar kondusif. Simpulan menegaskan bahwa media cerita bergambar efektif mengatasi kesenjangan kemampuan membaca, meningkatkan minat baca, serta mendorong partisipasi aktif siswa. Penelitian ini memberi kontribusi praktis bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran kreatif dan menjadi acuan sekolah mengembangkan program literasi inovatif.
Efektivitas Media Ropa (Roda Pecahan Ajaib) dengan Model Discovery Learning terhadap Kemampuan Numerasi dan Motivasi Belajar Wijaya, Megan Siti; Wijaya, Sastra; Maria, Anna
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v4i4.1746

Abstract

Kemampuan numerasi dan motivasi belajar matematika siswa sekolah dasar masih menjadi tantangan dalam pembelajaran, khususnya pada materi pecahan yang bersifat abstrak dan sulit dipahami siswa. Oleh karena itu, diperlukan penggunaan media dan model pembelajaran yang inovatif untuk membantu siswa memahami konsep secara konkret dan meningkatkan keterlibatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media ROPA (Roda Pecahan Ajaib) dengan model Discovery Learning terhadap kemampuan numerasi dan motivasi belajar matematika siswa kelas IV SDN Citerep. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experimental design) dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian adalah 63 siswa yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes numerasi dan angket motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan kemampuan numerasi dan motivasi belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Nilai N-Gain numerasi kelas eksperimen berada pada kategori sedang–tinggi, sedangkan kelas kontrol berada pada kategori rendah–sedang. Selain itu, motivasi belajar siswa kelas eksperimen meningkat secara signifikan. Dengan demikian, penggunaan media ROPA dengan model Discovery Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan numerasi dan motivasi belajar siswa.
Analisis Model Team Games Tournament (TGT) untuk Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran IPS Siswa Kelas IV MI Miftahul Falah Lutfiah, Fifi; Wijaya, Sastra; Anna Maria Oktaviani
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v4i4.1754

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar dalam pembelajaran IPS yang masih didominasi hafalan dan ceramah. Model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) dipandang relevan karena memadukan kerja sama, permainan, dan kompetisi untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterlaksanaan TGT dalam pembelajaran IPS serta kontribusinya terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV MI Miftahul Falah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif-induktif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan model TGT mencapai rata-rata 90 persen dengan kategori sangat baik. Sementara itu, kemampuan berpikir kritis siswa mencapai rata-rata 72 persen dengan kategori baik. Indikator yang paling menonjol adalah mengidentifikasi masalah dan memberikan alasan logis, sedangkan indikator membandingkan informasi serta memberikan solusi alternatif masih relatif rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa TGT tidak hanya menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan, tetapi juga efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Dengan demikian, TGT dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran IPS yang relevan untuk menjawab tuntutan pendidikan abad ke-21.
Analisis Metode Outdoor Study Terhadap Motivasi Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Peserta Didik Hadiza, Rista; Wijaya, Sastra; Maria, Anna
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v4i4.1756

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode outdoor study dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) serta pengaruhnya terhadap motivasi belajar peserta didik kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Darul Qori. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV beserta guru IPA sebagai informan kunci yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode outdoor study mampu meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPA. Hal ini terlihat dari meningkatnya perhatian, keaktifan, rasa ingin tahu, serta keterlibatan siswa dalam kegiatan belajar di luar kelas. Peserta didik lebih antusias, berani bertanya, serta mampu menghubungkan konsep IPA dengan pengalaman nyata di lingkungan sekitar. Selain itu, guru menilai pembelajaran menjadi lebih bermakna karena siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengamati langsung objek yang dipelajari. Dengan demikian, metode outdoor study terbukti efektif dalam menumbuhkan motivasi belajar IPA pada siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Darul Qori.
Pengaruh Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Sekolah Dasar Nurbadriah, Siti Yayah; Aris, Ika Evitasari; Wijaya, Sastra
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v5i1.1820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap hasil belajar siswa Sekolah Dasar pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif dengan desain pra-eksperimen One-Group Pretest–Posttest. Populasi penelitian meliputi seluruh siswa kelas empat di Sekolah Dasar Negeri Binong, dengan sampel sebanyak 13 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pencapaian belajar Ilmu Pengetahuan Sosial yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan model CTL. Analisis data mencakup uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas, uji paired t-test, serta analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest, dengan nilai signifikansi 0,027 (< 0,05). Rata-rata skor N-Gain sebesar 0,62, yang menunjukkan tingkat efektivitas sedang, yang mengindikasikan bahwa model CTL dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pendekatan CTL memfasilitasi kemampuan siswa untuk mengaitkan materi pembelajaran dengan konteks kehidupan nyata, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih bermakna dan menarik. Oleh karena itu, model CTL dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar.
Utilizing Social Media Videos in the Discovery Nano Learning Model to Improve Critical Thinking Skills Wijaya, Sastra; Marini, Arita; Maksum, Arifin
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v12i1.17976

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of utilizing social media-based learning videos in the discovery nano learning model on improving critical thinking skills of elementary school students. The study was conducted at Walantaka IV Public Elementary School, Serang City, with 30 sixth-grade students as participants. This study used a quantitative approach with a quasi-experimental design through a one-group pre-test post-test design. Data collection was carried out through critical thinking ability tests, student learning activity observation sheets, and documentation of the learning process. The research instruments had been tested for validity and reliability before being used in the study. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics with paired sample t-tests to determine differences in students' critical thinking skills before and after the implementation of the learning model. The results showed that the implementation of social media-based learning videos in the discovery nano learning model had a positive effect on improving students' critical thinking skills. In addition, the use of learning videos distributed through social media was able to increase student engagement in the learning process and facilitate more flexible and interactive learning. The findings of this study indicate that the integration of digital technology with innovative learning approaches can be an effective strategy in improving the quality of learning in elementary schools and developing higher-order thinking skills in students.
Development of online learning modules to improve lecturers' digital literacy skills and teaching creativity Wijaya, Sastra; Zulviah, Rifda Cita; Fahmi, Fadlilah; Trisnawati, Teti; Oktaviani, Anna Maria
Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Vol. 7 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/ijed.v7i1.6182

Abstract

This research is motivated by low levels of digital literacy and limited creativity in teaching among lecturers, as well as the significant obstacles encountered in online learning at the Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Primagraha. The purpose of this study is to analyze the needs, develop, and test the feasibility and effectiveness of a Digital Literacy E-Module for lecturers. Using the Research and Development (R&D) method within the ADDIE model, this study involved the entire population of FKIP lecturers, with 36 respondents selected through purposive sampling. Data collection techniques included observation, questionnaires, and tests, using instruments such as expert validation sheets, user response questionnaires, and learning outcome test questions. The results indicated that the E-Module is categorized as "Highly Feasible," with an average validation score exceeding 84%, and demonstrated moderate effectiveness, as indicated by an N−Gain score of 0.62. It is concluded that this E-Module is effective in enhancing lecturers' digital literacy and teaching creativity to support the quality of online learning within Universitas Primagraha. It is recommended that the institution integrate this module into continuous professional development programs for lecturers to ensure the quality of adaptive online learning.
STRATESTRATEGI PEMBELAJARAN IPS PADA ANAK SEKOLAH DASARGI PEMBELAJARAN IPS PADA ANAK SEKOLAH DASAR Aliyah; Rafika Silfiyanty; Rifa'i; Sastra Wijaya
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12990

Abstract

A good and appropriate learning process affects the quality of learning. In order to improve the quality of education, the hope is that learners understand what they learn and can be applied in real life. Therefore, teachers are required to have innovative knowledge so that in the learning process not only the teacher is active but also the students. Strategy is a very important tool in achieving learning objectives. Active learning strategies are designed to create a learning atmosphere that stimulates active student involvement in the learning process, so that students have an attitude of independence, are able to think critically, and creatively. Therefore, educators are required to be creative in carrying out various strategies that are in accordance with the material and are expected to be easily accepted by students. Innovative learning will make students interested in learning and trigger the emergence of creativity in students. Social studies learning strategies should be designed as much as possible to achieve a learning process that is easy to understand. Social studies is a social subject that covers various aspects such as social life, and includes structures that exist on earth. The approach used in this research is a literature study. Where researchers analyze a number of journals and articles from relevant previous research.
Co-Authors Aditya, Decxa Afiaty Dewi, Arini Ahmad Solihin Aldriansyah, Aldriansyah Aliansi, Ananda Putri Aliyah Andini Piatni Anggraeni, Aini Anna Maria Oktaviani APRILIA, LINDA Ari Gunardi Arifin Maksum Arita Marini Asep Supena Azmi Nida Hamidah Azzahra, Faizah Billah, Tsani Karman Cintia, Riska Damiri, Muhammad Adam Dhea Amaliya Edwita Edwita Edwita, Edwita Eko Saputra Elsa Noviyanti Erry Utomo Fadlilah Fahmi Fahrurrozi Fahrurrozi Farhah Safiana Dewi Fauzi Fadliansyah Fitriyani Fitriyani Gumgum Gumelar Fajar Rakhman Gunardi, Ari Hadiza, Rista Hafidoh, Hafidoh Hastuti, Silvia Herdiansyah, Dheano Hilda Dhaniartika Nurma’ardi Hummaira, Salwa Ika Evitasari Aris Ilah Sarmila inaya, Inayafatihana Indah, Juwita Indra Dwisaputra istianah, estin Iva Sarifah Jayadi Jayadi Lailatul Azkia Limas, Nida Nabilah Lutfiah, Fifi Maria, Anna Maulana Yusup Maulana Yusup, Maulana Mohamad Syarif Sumantri Mohammad Syarif Sumantri Muhamad Azhari Muhamad Syarif Sumantri Muhammad Zambri Nadia Ilannur Nadia Ilannur Nadilah Najiyah, Firqotun Nina Nurhasanah Ningtias, Diniya Nurbadriah, Siti Yayah Nurjannah Nurjannah Nurkholifah, Siti Ifah Ocsirendi Perawati Bte Abustang Rafika Silfiyanty Rahayu, Maulina Rahmawati, Oka Mania Rifa'i Rifda Cita Zulviah Roji, Muhamad Abdul Sakilatun Nabila Setiawan, Hendi Gunawan Sholehah, Marah Siti Alimah Siti Okah Hujatunnufus Sofia Rizqia, Mila Sopia Sopia Sopiaturida, Siti Suhernah, Suhernah Sulistiawati Sulistiawati Sunisti, Ayu Teti Trisnawati Triana, Hana Uvia Nursehah Wijaya, Megan Siti Wina Ermawati Yufiarti YULIA AGUSTINA Yuliyanti, Selfana YUYUN ELIZABETH PATRAS, YUYUN ELIZABETH Zulela, Zulela