Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Sekolah Dasar Nurbadriah, Siti Yayah; Aris, Ika Evitasari; Wijaya, Sastra
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v5i1.1820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap hasil belajar siswa Sekolah Dasar pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif dengan desain pra-eksperimen One-Group Pretest–Posttest. Populasi penelitian meliputi seluruh siswa kelas empat di Sekolah Dasar Negeri Binong, dengan sampel sebanyak 13 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pencapaian belajar Ilmu Pengetahuan Sosial yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan model CTL. Analisis data mencakup uji validitas dan reliabilitas, uji normalitas, uji paired t-test, serta analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest, dengan nilai signifikansi 0,027 (< 0,05). Rata-rata skor N-Gain sebesar 0,62, yang menunjukkan tingkat efektivitas sedang, yang mengindikasikan bahwa model CTL dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pendekatan CTL memfasilitasi kemampuan siswa untuk mengaitkan materi pembelajaran dengan konteks kehidupan nyata, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih bermakna dan menarik. Oleh karena itu, model CTL dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar.
Development of online learning modules to improve lecturers' digital literacy skills and teaching creativity Sastra Wijaya; Rifda Cita Zulviah; Fadlilah Fahmi; Teti Trisnawati; Anna Maria Oktaviani
Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Vol. 7 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/ijed.v7i1.6182

Abstract

This research is motivated by low levels of digital literacy and limited creativity in teaching among lecturers, as well as the significant obstacles encountered in online learning at the Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Primagraha. The purpose of this study is to analyze the needs, develop, and test the feasibility and effectiveness of a Digital Literacy E-Module for lecturers. Using the Research and Development (R&D) method within the ADDIE model, this study involved the entire population of FKIP lecturers, with 36 respondents selected through purposive sampling. Data collection techniques included observation, questionnaires, and tests, using instruments such as expert validation sheets, user response questionnaires, and learning outcome test questions. The results indicated that the E-Module is categorized as "Highly Feasible," with an average validation score exceeding 84%, and demonstrated moderate effectiveness, as indicated by an N−Gain score of 0.62. It is concluded that this E-Module is effective in enhancing lecturers' digital literacy and teaching creativity to support the quality of online learning within Universitas Primagraha. It is recommended that the institution integrate this module into continuous professional development programs for lecturers to ensure the quality of adaptive online learning.
The Effectiveness of Critical Thinking Ability in Elementary School Students Through the Discovery Learning Model in Social Science Subjects Wijaya, Sastra; Gumelar, Gumgum; Utomo, Erry; Fahrurrozi, Fahrurrozi
Teknodika Vol 21, No 2 (2023): Teknodika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/teknodika.v21i2.72016

Abstract

Through the discovery learning model, this study aims to determine the effectiveness of students' critical thinking skills in developing their self-understanding of the social environment and knowledge in the 21st-century learning era. The research results demonstrated that the learning model applied in research was suitable for developing students' critical thinking skills, as it created an active way of learning for students by finding themselves and investigating themselves. The results obtained would be loyal and long-lasting in memory, and students would not easily forget. This study employed a quasi-experimental method through a nonequivalent control group design using a quantitative research approach. In this study, the results of homogeneity calculations and significant value hypotheses (Sig 2-tailed) revealed a substantial implication of 0.000, meaning that Ho was rejected because 0.000 < 0.05 and Ha was accepted. It can be concluded that the discovery learning model could improve critical thinking skills in elementary school students.
Analisis Kemampuan Membaca Dengan Menggunakan Media Cerita Bergambar Kelas IV di SD Negeri 2 Bumi Nabung Utara Muhamad Azhari; Sastra Wijaya; Maulina Rahayu
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7071

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca siswa sekolah dasar, khususnya kelas IV di SD Negeri 2 Bumi Nabung Utara. Pembelajaran konvensional yang kurang menarik serta minimnya media inovatif menyebabkan rendahnya minat baca dan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas media cerita bergambar dalam meningkatkan kemampuan membaca, baik literal maupun inferensial. Media ini dipilih karena memadukan teks dan visual. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas IV dan guru kelas IV SD Negeri 2 Bumi Nabung Utara pada tahun ajaran 2024/2025. Hasil penelitian menunjukkan media cerita bergambar mampu meningkatkan keterampilan membaca siswa, meliputi kelancaran, pemahaman isi, kemampuan menjawab pertanyaan literal dan inferensial, serta keterampilan menceritakan kembali isi bacaan. Sebanyak 20% siswa yang sebelumnya belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) mengalami peningkatan signifikan setelah penerapan media ini. Keberhasilan didukung oleh ketersediaan media visual, peran guru sebagai fasilitator, dan lingkungan belajar kondusif. Simpulan menegaskan bahwa media cerita bergambar efektif mengatasi kesenjangan kemampuan membaca, meningkatkan minat baca, serta mendorong partisipasi aktif siswa. Penelitian ini memberi kontribusi praktis bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran kreatif dan menjadi acuan sekolah mengembangkan program literasi inovatif.
Dampak Penggunaan Media Sosial Terhadap Kreativitas Belajar Siswa pada Pembelajaran Seni Budaya Kelas IV SDN 6 Kota Serang Aldriansyah Aldriansyah; Sastra Wijaya; Maulina Rahayu
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan media sosial terhadap kreativitas belajar siswa pada pembelajaran Seni Budaya kelas IV SDN 6 Kota Serang. Kreativitas yang dimaksud mencakup kemampuan siswa dalam menghasilkan karya seni orisinal yang mencerminkan ide, inovasi, dan ekspresi pribadi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket terbuka, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial, khususnya YouTube, berperan sebagai sumber inspirasi yang mendorong siswa menemukan ide baru, memperoleh referensi bentuk karya, dan memotivasi mereka untuk mencoba berbagai teknik seni. Siswa menjadi lebih aktif, antusias, serta berani bereksperimen dalam menghasilkan karya seni yang lebih variatif. Media sosial juga berfungsi sebagai sarana kolaborasi, di mana siswa saling berdiskusi dan bertukar gagasan. Namun, penelitian ini juga menemukan adanya dampak negatif, yaitu kecenderungan siswa lebih sering menggunakan media sosial untuk hiburan, menurunnya fokus belajar, serta munculnya karya seni yang kurang orisinal karena hanya meniru konten yang ada. Oleh karena itu, diperlukan peran guru dan orang tua dalam memberikan bimbingan serta pengawasan agar pemanfaatan media sosial tetap mengarah pada peningkatan kreativitas belajar siswa.
Implementasi Penggunaan Model Pembelajaran Discovery Learning pada Siswa Dalam Pembelajaran IPAS Kelas IV SDN Padek 1 Tsani Karman Billah; Sastra Wijaya; Maulina Rahayu
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model pembelajaran Discovery Learning dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas IV di SDN Padek 1. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Discovery Learning efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa, ditandai dengan keaktifan dalam eksplorasi, diskusi, serta pemecahan masalah. Proses pembelajaran tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep, tetapi juga mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan rasa percaya diri siswa. Selain itu, suasana belajar yang interaktif dan kolaboratif turut mendorong terjalinnya komunikasi dan kerjasama antar siswa. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar, sekaligus mempersiapkan siswa menjadi pembelajar aktif, kritis, dan mandiri.
Digitalisasi UMKM sebagai Inovasi Pemasaran di Kelurahan Nyapah Mardiah Mardiah; Sastra Wijaya; Laela Laela; Hita Heliansah; Hafiz Maulana Ibrahim; Badri Badri
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 2 (2026): Februari - Agustus
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i2.8988

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian lokal, termasuk di Kelurahan Nyapah, namun pelaku usahanya masih banyak yang bertumpu pada pemasaran konvensional dari mulut ke mulut sehingga jangkauan pasar terbatas dan daya saing rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menganalisa proses, hasil dan tantangan digitalisasi UMKM sebagai bentuk inovasi pemasaran di Kelurahan Nyapah, sekaligus merumuskan rekomendasi pengembangan berkelanjutan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dipadukan dengan metode pengabdian kepada masyarakat, meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam terhadap pelaku UMKM dan perangkat kelurahan, dokumentasi, serta sosialisasi pendampingan penerapan media digital berupa marketplace, Google Maps Bisnis, aplikasi desain Canva, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), dan katalog digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum intervensi, mayoritas UMKM Nyapah belum memiliki akun media sosial bisnis, belum terdaftar di peta digital, dan bertransaksi secara tunai sepenuhnya. Setelah pendampingan, terjadi peningkatan visibilitas usaha, perluasan jangkauan konsumen di luar wilayah kelurahan, kemudahan transaksi nontunai, serta penguatan citra merek melalui konten visual yang lebih profesional. Kendala yang masih dihadapi meliputi keterbatasan literasi digital, dan konsistensi pengelolaan akun pascapendampingan. Kegiatan pengabdian ini merekomendasikan pendampingan berkelanjutan, pembentukan kelompok UMKM digital, serta kolaborasi lintas sektor antara pemerintah kelurahan, perguruan tinggi, dan platform digital untuk menjaga keberlanjutan program.
STRATESTRATEGI PEMBELAJARAN IPS PADA ANAK SEKOLAH DASARGI PEMBELAJARAN IPS PADA ANAK SEKOLAH DASAR Aliyah; Rafika Silfiyanty; Rifa'i; Sastra Wijaya
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12990

Abstract

A good and appropriate learning process affects the quality of learning. In order to improve the quality of education, the hope is that learners understand what they learn and can be applied in real life. Therefore, teachers are required to have innovative knowledge so that in the learning process not only the teacher is active but also the students. Strategy is a very important tool in achieving learning objectives. Active learning strategies are designed to create a learning atmosphere that stimulates active student involvement in the learning process, so that students have an attitude of independence, are able to think critically, and creatively. Therefore, educators are required to be creative in carrying out various strategies that are in accordance with the material and are expected to be easily accepted by students. Innovative learning will make students interested in learning and trigger the emergence of creativity in students. Social studies learning strategies should be designed as much as possible to achieve a learning process that is easy to understand. Social studies is a social subject that covers various aspects such as social life, and includes structures that exist on earth. The approach used in this research is a literature study. Where researchers analyze a number of journals and articles from relevant previous research.
INOVASI PROGRAM FORSAM (FORUM SOLUSI SAMPAH MASYARAKAT) SEBAGAI MODEL KOLABORASI MULTIPIHAK DALAM PENGUATAN TATA KELOLA SAMPAH DI KAMPUNG KAWUNEN KELURAHAN TRITIH KOTA SERANG Herli Noviansyah; Sastra Wijaya; Anita Sukmawati; Silatu Dzikri; Vika Ratih; Siti Nur; Liasa Noviar; Ayu Komalasari; Yayah; Afikoh; Nicki Aldi; Anggi Saputra; Sulaeman; Beye; Gress Nathalia; Usi Anggraeni
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Now Available
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.18445

Abstract

The problem of waste collection services in Kawunen Village, Teritih Subdistrict, Walantaka District, Serang City, is marked by the halt of collection services due to the previous disposal site no longer being usable. This situation makes it difficult for residents to manage household waste. The KKM activities of Group 19 from Primagraha University aim to establish FORSAM (Community Waste Solutions Forum) as a multi-stakeholder collaborative space to find and determine solutions as well as the mechanisms for waste collection services. The implementation method uses a participatory approach with collaborative governance principles through stages of problem identification, forum formation, solution discussion, third-party coordination, field surveys, agreement, and service implementation. Results show that FORSAM successfully brought together residents, neighborhood groups (RT/RW), community leaders, village government, and third parties to produce an agreement on waste collection services Transportation then resumed so that the community has a more organized mechanism in handling household waste. FORSAM became a form of collaborative innovation as well as a contribution from KKM Group 19 of Universitas Primagraha in supporting the sustainability of waste management services in Kampung Kawunen. Keywords: FORSAM, collaborative governance, waste management, transportation services, KKM.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN COOPERATION METHOD IN CANVA (COSMIC) PADA MATERI SISTEM TATA SURYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Herdiansyah, Dhean; Anna Maria Oktaviani; Sastra Wijaya
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Verified
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.64010

Abstract

Science learning in elementary schools requires innovative instructional media to help students understand abstract concepts, particularly the Solar System topic. Based on a needs analysis conducted at SDN Kubang Apu, classroom instruction still relied on PowerPoint presentations, resulting in limited student engagement and difficulties in understanding the learning material. This study aimed to develop Cooperation Method in Canva (COSMIC) learning media and determine its feasibility and contribution to improving fifth-grade students' learning outcomes on the Solar System topic. This research employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, consisting of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. The participants were 35 fifth-grade students of SDN Kubang Apu, Serang City. Research instruments included expert validation sheets, teacher and student response questionnaires, interviews, observations, and pretest-posttest tests. The findings showed that the COSMIC media achieved feasibility percentages of 85.00% from the material expert, 91.25% from the media expert, and 96.25% from the language expert, indicating a very feasible category. Student responses reached 96.07%, while teacher responses reached 100%, both categorized as very good. Students' learning outcomes also improved, with the mean score increasing from 57.14 on the pretest to 76.00 on the posttest and an N-Gain score of 0.44 (moderate category). Therefore, the COSMIC learning media is feasible and practical to support science learning on the Solar System topic in elementary schools.
Co-Authors Aditya, Decxa Afiaty Dewi, Arini Afikoh Ahmad Antoni Ahmad Solihin Aldriansyah Aldriansyah Aliansi, Ananda Putri Aliyah Andini Piatni Anggi Saputra Anggraeni, Aini Anita Sukmawati Anna Maria Oktaviani APRILIA, LINDA Ari Gunardi Arifin Maksum Arita Marini Asep Supena Ayu Komalasari Azmi Nida Hamidah Azzahra, Faizah Badri Badri Beye Cintia, Riska Damiri, Muhammad Adam Dhea Amaliya Diniya Ningtias Edwita Edwita Edwita, Edwita Eko Saputra Elsa Noviyanti Erry Utomo Fadlilah Fahmi Farhah Safiana Dewi Fauzi Fadliansyah Fitriyani Fitriyani Gress Nathalia Gumgum Gumelar Fajar Rakhman Gunardi, Ari Hadiza, Rista Hafidoh, Hafidoh Hafiz Maulana Ibrahim Hastuti, Silvia Herdiansyah, Dhean Herdiansyah, Dheano Herli Noviansyah Hilda Dhaniartika Nurma’ardi Hita Heliansah Hummaira, Salwa Ika Evitasari Aris Ilah Sarmila inaya, Inayafatihana Indah, Juwita Indra Dwisaputra istianah, estin Iva Sarifah Jayadi Jayadi Laela Laela Lailatul Azkia Liasa Noviar Limas, Nida Nabilah Lutfiah, Fifi Mardiah Mardiah Maria, Anna Maulana Yusup Maulana Yusup, Maulana Maulina Rahayu Mohamad Syarif Sumantri Mohammad Syarif Sumantri Muhamad Azhari Muhamad Syarif Sumantri Muhammad Zambri Nadia Ilannur Nadia Ilannur Nadilah Nadilah Najiyah, Firqotun Nicki Aldi Nina Nurhasanah Ningtias, Diniya Nurbadriah, Siti Yayah Nurjannah Nurjannah Nurkholifah, Siti Ifah Ocsirendi Perawati Bte Abustang Rafika Silfiyanty Rahayu, Maulina Rahmawati, Oka Mania Rifa'i Rifda Cita Zulviah Roji, Muhamad Abdul Sakilatun Nabila Setiawan, Hendi Gunawan Sholehah, Marah Silatu Dzikri Siti Alimah Siti Nur Siti Okah Hujatunnufus Sofia Rizqia, Mila Sopia Sopia Sopiaturida, Siti Suhernah, Suhernah Sulaeman Sulistiawati Sulistiawati Sunisti, Ayu Teti Trisnawati Triana, Hana Tsani Karman Billah Usi Anggraeni Uvia Nursehah Vika Ratih Wijaya, Megan Siti Wina Ermawati Yayah Yufiarti YULIA AGUSTINA yulia, Ulfa Yulia Rahmi Yuliyanti, Selfana YUYUN ELIZABETH PATRAS, YUYUN ELIZABETH Zulela, Zulela