Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA KELAS II PADA MATERI PENJUMLAHAN DI SD NEGERI SERANG 06 Indah, Juwita; Wijaya, Sastra; Rahayu, Maulina
Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jurinotep.v4i2.185

Abstract

This study aims to analyze the learning difficulties experienced by second-grade students at SDN Serang 06 in mastering addition, which serves as the foundation for subsequent mathematical operations. Using a qualitative descriptive approach, the research involved students and classroom teachers as subjects, with data collected through observation, interviews, and documentation, and validated using triangulation techniques. The findings reveal four main types of difficulties: (1) conceptual difficulties in understanding addition as a process of combining numbers; (2) procedural difficulties, particularly in column addition with carrying; (3) difficulty recalling basic addition facts, indicated by reliance on finger counting; and (4) difficulty solving word problems due to inability to link problem contexts with appropriate operations. Contributing factors include internal aspects such as anxiety, low motivation, and lack of confidence, as well as external aspects like monotonous teaching methods, limited media use, and insufficient parental support. The study highlights the need for innovative learning strategies utilizing concrete and contextual media, along with teacher–parent collaboration, to minimize learning difficulties and strengthen students’ mathematical foundations.
Pengaruh Model Pembelajaran Teams Games Tournament Ditinjau dari Self-Efficacy terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas V SDN Baros 1 Kabupaten Serang Saputra, Eko; Wijaya, Sastra; Aris , Ika Evitasari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2854

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) ditinjau dari self-efficacy terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas V SDN Baros 1 Kabupaten Serang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran dengan model TGT dan kelas kontrol yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan berupa tes pemecahan masalah matematika, angket self-efficacy, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Nilai rata- rata posttest siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Selain itu, analisis N-Gain menunjukkan peningkatan kemampuan pemecahan masalah pada kelas eksperimen berada pada kategori sedang hingga tinggi, sedangkan kelas kontrol berada pada kategori rendah. Data angket dan observasi juga memperlihatkan bahwa siswa pada kelas eksperimen memiliki self- efficacy yang lebih baik, ditunjukkan dengan meningkatnya rasa percaya diri, motivasi, serta kemampuan bekerja sama dalam menyelesaikan soal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Teams Games Tournament berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa jika ditinjau dari self-efficacy.
Pengaruh Permainan Tradisonal Lompat Tali terhadap Keterampilan Motorik Siswa Kelas III SDN Kesaud Wijaya, Sastra; Oktaviani, Anna Maria; Setiawan, Hendi Gunawan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2994

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh permainan tradisional lompat tali terhadap perkembangan keterampilan motorik siswa kelas 3 di SDN Kesaud. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada menurunnya aktivitas fisik anak-anak akibat dominasi permainan digital dan pentingnya melestarikan permainan tradisional sebagai warisan budaya yang memiliki nilai edukatif. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari 60 siswa kelas 3 yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (30 siswa) dan kelompok kontrol (30 siswa). Kelompok eksperimen mendapatkan intervensi berupa permainan lompat tali selama 8 minggu dengan frekuensi 3 kali seminggu, masing-masing 30 menit. Instrumen yang digunakan adalah Test of Gross Motor Development-2 (TGMD-2) untuk mengukur keterampilan motorik kasar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan motorik kelompok eksperimen dengan nilai t-hitung 7,84 > t-tabel 2,00 (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah permainan tradisional lompat tali efektif meningkatkan keterampilan motorik siswa kelas 3, khususnya dalam aspek keseimbangan, koordinasi, dan kelincahan.
ANALISIS KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI METODE BERCERITA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS II SD NEGERI KALIBUNTU Ilah Sarmila; Sastra Wijaya; Siti Rokmanah, Muhammad Zambri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.34698

Abstract

Speaking skill is one of the essential language competencies that support the learning success of elementary school students. However, in reality, most second-grade students still face difficulties in expressing ideas coherently, lack self-confidence, and have limited vocabulary use. This study aims to analyze the speaking skills of second-grade students at SD Negeri Kalibuntu through the application of the storytelling method. The research employed a descriptive qualitative approach with second-grade students of SD Negeri Kalibuntu as the subjects. Data were collected through observation, interviews, and documentation, covering several indicators of speaking skills, including fluency, confidence, vocabulary use, expression, intonation, and comprehension of the story. Data analysis was carried out through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that the storytelling method improved students’ speaking skills across all indicators. Students became more fluent in delivering stories, more confident in performing in front of the class, used new vocabulary, and showed more appropriate expressions and intonation. Thus, the storytelling method is proven to be effective in enhancing elementary students’ speaking skills.
ANALISIS KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI METODE BERCERITA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS II SD NEGERI KALIBUNTU Ilah Sarmila; Sastra Wijaya; Siti Rokmanah, Muhammad Zambri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.34698

Abstract

Speaking skill is one of the essential language competencies that support the learning success of elementary school students. However, in reality, most second-grade students still face difficulties in expressing ideas coherently, lack self-confidence, and have limited vocabulary use. This study aims to analyze the speaking skills of second-grade students at SD Negeri Kalibuntu through the application of the storytelling method. The research employed a descriptive qualitative approach with second-grade students of SD Negeri Kalibuntu as the subjects. Data were collected through observation, interviews, and documentation, covering several indicators of speaking skills, including fluency, confidence, vocabulary use, expression, intonation, and comprehension of the story. Data analysis was carried out through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that the storytelling method improved students’ speaking skills across all indicators. Students became more fluent in delivering stories, more confident in performing in front of the class, used new vocabulary, and showed more appropriate expressions and intonation. Thus, the storytelling method is proven to be effective in enhancing elementary students’ speaking skills.
Pengaruh Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Mata Pelajaran IPA Kelas IV SDN Tirtayasa 1 Nurkholifah, Siti Ifah; Nursehah, Uvia; Wijaya, Sastra
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 3: Desember (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i3.713

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Populasi dan sampel penelitian ini ialah siswa kelas IV SDN Tirtayasa 1 dengan jumlah 46 siswa. Metode yang dipakai yaitu metode Quasi Experimental Design, dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Untuk pengumpulan data, instrumen yang dipakai yaitu tes essay, observasi serta dokumentasi. Hasil uji hipotesis memakai teknik Independent sample T-test dengan menggunakan IBM SPSS versi 29. Hasil analisis skor pre-test memperlihatkan skor Sig. (2-tailed) sebesar 0.087, lebih dari tingkat signifikansi α = 0.005. Sehingga H0 diterima dan H1 ditolak. Sementara skor post-test memperlihatkan skor Sig. (2-tailed) sebesar 0.000, kurang dari tingkat signifikansi α = 0.005. Sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Ini mengindikasikan perbedaan yang signifikan dalam rata-rata poin post-test antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Sedangkan untuk skor rata-rata pre-test siswa sebelum menggunakan model pembelajaran TGT di kelas eksperimen, hanya memperoleh rata-rata 30% (kurang kritis), sementara di kelas kontrol mencapai 42% (cukup kritis). Kemudian, rata-rata skor post-test siswa sesudah diberi perlakuan dengan model pembelajaran TGT di kelas eksperimen meningkat menjadi 80% (kritis), sementara di kelas kontrol, yang hanya menggunakan metode ceramah, rata-rata skornya adalah 71% (ktitis). Dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Mata Pelajaran IPA Kelas IV SDN Tirtayasa 1.
Pengaruh Media Puzzle Pecahan terhadap Hasil Belajar pada Materi Pecahan Siswa Kelas III SDN Tirtayasa 1 Sholehah, Marah; Wijaya, Sastra; Maria Oktaviani, Anna
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 3: Desember (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i3.714

Abstract

Hasil belajar mencerminkan perubahan dalam aspek psikomotorik dan kognitif individu, mencakup kemampuan mengaplikasikan pengetahuan, pengembangan keterampilan, dan pemahaman mendalam terhadap subjek. Metode pengajaran tradisional seperti ceramah seringkali kurang efektif, terutama dalam mata pelajaran matematika. Penelitian ini dilakukan di SDN Tirtayasa 1, dengan hasil awal menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa masih rendah, terutama dalam pemahaman konsep pecahan. Metode penelitian yang digunakan yaitu quasi experiment dengan non equivalent control group design. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu purposive sampling dengan jumlah masing-masing sampel 21 peserta didik kelas eksperimen dan kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda dengan teknik analisis data menggunakan bantuan software IBM SPSS Statistic versi 26. Hasil analisis data diperoleh dari uji hipotesis menggunakan uji independent sample T-test yang menunjukkan adanya penolakan H0 dan penerimaan H1 dengan nilai Sig. 2-tailed sebesar 0,000 < α (0,05).
Pengaruh Model Pembelajaran Talking Stick Berbantuan Media Roda Pintar terhadap Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas V SDN Tirtayasa 1 Najiyah, Firqotun; Wijaya, Sastra; Nursehah, Uvia
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 3: Desember (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i3.720

Abstract

Rendahnya hasil belajar IPA disebabkan kurangnya variasi model dan media pembelajaran yang guru terapkan dalam kegiatan belajar mengajar. Salah satu model dan media pembelajaran yang dapat diterapkan untuk mengembangkan hasil belajar siswa yaitu model pembelajaran talking stick berbantuan media roda pintar. Adapun model pembelajaran talking stick dapat mendorong siswa untuk berpartisipasi secara aktif dalam diskusi sedangkan media roda pintar siswa dapat lebih terlibat karena mereka memiliki alat visual yang menarik untuk mendukung pembelajaran mereka, sehingga dapat meningkatkan hasil belajar IPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran talking stick berbantuan media roda pintar terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SDN Tirtayasa 1 Kab. Serang-Banten Tahun Ajaran 2024/2025. Metode penelitian yang digunakan yaitu Quasi Experimental Design dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu Purposive Sampling dengan jumlah masing-masing sampel 56 siswa kelas eksperimen dan kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda, observasi dan dokumentasi dengan teknik analisis data menggunakan bantuan software IBM SPSS Statistic versi 26. Hasil analisis data diperoleh dari uji hipotesis menggunakan Uji Independent Sample T-test yang menunjukkan adanya penolakan H0 dan penerimaan H1 dengan nilai Sig. 2-tailed sebesar 0,000 < α (0,05). Hasil tersebut menandakan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran talking stick berbantuan media roda pintar terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SDN Tirtayasa 1 Kab. Serang-Banten Tahun Ajaran 2024/2025 pada materi rantai makanan dan jaring-jaring makanan, sehingga model pembelajaran talking stick berbantuan media roda pintar dapat membantu hasil belajar siswa.
Kemampuan Literasi Matematika Siswa Kelas V pada Model CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) berbasis Etnomatematika Menara Banten Hastuti, Silvia; Nursehah, Uvia; Wijaya, Sastra
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 3: Desember (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i3.723

Abstract

Kemampuan siswa terhadap literasi matematika masih tergolong rendah, hal tersebut disebabkan karna kurangnya pengimplementasian guru terhadap model pembelajaran serta media konkret yang bervariatif selama proses belajar berlangsung. Penggunaan model dan media variatif dianggap mampu meningkatkan literasi matematika, salah satu model dan media yang dapat menjadi upaya untuk diimplementasikan yaitu model CIRC berbasis Etnomatematika Menara Banten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi dari model CIRC  (Cooperative Integrated Reading and Composition) berbasis Etnomatematika menara banten terhadap kemampuan literasi matematika. Populasi pada penelitian ini adalah siswa Kelas V SDN tenjoayu 2.  Metode penelitian yang digunakan yaitu quasi experiment dengan jenis non equivalent control group design. Teknik pengambilan sampel pada penelitian yaitu purposive sampling dengan sampel masing masing kelompok sebanyak 16 siswa. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes berupa essai. Analisis data menggunakan Uji Independent Sample T-test dengan bantuan  Statistic SPSS versi 22.  dengan hasil sig (2-tailed) sebesar = 0,001 < α (0,05) yang berati  H0 ditolak dan H1 diterima. Kesimpulan yang dapat ditarik ialah penggunaan model CIRC (Coopertaive Integrated Reading and Composition) berbasis Etnomatematika Menara Banten memiliki pengaruh,  sehingga model dan media ini dapat dijadikan sarana untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika pada siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Koopratif Tipe Two Stay Two Stray terhadap Keaktifan Belajar Siswa Kelas V di SDN Ragas 1 Alimah, Siti; Wijaya, Sastra; Nurma'ardi, Hilda Dhaniartika
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 3: Desember (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i3.745

Abstract

Model pembelajaran two stay two stray adalah model pembelajaran yang membagi siswa kedalam beberapa kelompok dan memberi kesempatan kepada merka untuk berbagi informasi dan pengetahuan kepada kelompok lain.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran koopratif tipe two stay two stray terhadap keaktifan belajar siswa kelas V di SDN Ragas 1. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen dengan sampel 40 siswa kelas V yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data yang dikumpulkan menggunakan angket dan lembar observasi yang digunakan untuk mengukur keaktifan belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran two stay two stray. Hasil menununjukkan bahwa (H1) model pembelajaran two stay two stray berpengaruh terhadap keaktifan belajar siswa. Pada kelas kontrol keaktifan belajar siswa naik 11% sedangkan pada kelas eksperimen keaktifan belajar siswa mengalami kenaikan sebanyak 23%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran two stay two stray sangan berpengaruh dan mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan baru kepada guru terkait penggunaan model pembelajaran two stay two stray dan model-model pembelajaran lainnya sesuai dengan materi yang akan disampaikan.
Co-Authors Aditya, Decxa Afiaty Dewi, Arini Ahmad Solihin Aliansi, Ananda Putri Andini Piatni Anggraeni, Aini Anna Maria Oktaviani APRILIA, LINDA Ari Gunardi Arifin Maksum Aris , Ika Evitasari Aris, Ika Evitasari Arita Marini Asep Supena Azmi Nida Hamidah Azzahra, Faizah Cintia, Riska Damiri, Muhammad Adam Dhea Amaliya Edwita Edwita Edwita, Edwita Eko Saputra Elsa Noviyanti Erry Utomo Fahrurrozi Fahrurrozi Farhah Safiana Dewi Fauzi Fadliansyah Fitriyani Fitriyani Gumgum Gumelar Fajar Rakhman Gunardi, Ari Hafidoh, Hafidoh Hastuti, Silvia Herdiansyah, Dheano Hilda Dhaniartika Nurma’ardi Hummaira, Salwa Ika Evitasari Aris Ika Evitasari Aris Ilah Sarmila inaya, Inayafatihana Indah, Juwita Indra Dwisaputra istianah, estin Iva Sarifah Jayadi Jayadi Lailatul Azkia Limas, Nida Nabilah Maulana Yusup Maulana Yusup, Maulana Mohamad Syarif Sumantri Mohammad Syarif Sumantri Muhamad Syarif Sumantri Nadia Ilannur Nadia Ilannur Nadilah Najiyah, Firqotun Nina Nurhasanah, Nina Ningtias, Diniya Nurjannah Nurjannah Nurkholifah, Siti Ifah Nurma'ardi, Hilda Dhaniartika Nursehah, Uvia Ocsirendi Perawati Bte Abustang Rahayu, Maulina Rahmawati, Oka Mania Roji, Muhamad Abdul Sakilatun Nabila Setiawan, Hendi Gunawan Sholehah, Marah Siti Alimah Siti Okah Hujatunnufus Siti Rokmanah, Muhammad Zambri Sofia Rizqia, Mila Sopia Sopia Sopiaturida, Siti Suhernah, Suhernah Sulistiawati Sulistiawati Sunisti, Ayu Triana, Hana Trisnawati, Teti Uvia Nursehah Uvia Nursehah Wina Ermawati Yufiarti YULIA AGUSTINA Yuliyanti, Selfana YUYUN ELIZABETH PATRAS, YUYUN ELIZABETH Zulela, Zulela