Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Blended Learning Model in Technical Competence Training for Supervisors in the City of Bandung Riyantini Riyantini; Ihat Hatimah; Mustofa Kamil; Jajat Sudrajat Ardiwinata; Cucu Sukmana
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 8, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.082 KB) | DOI: 10.33394/jk.v8i3.5513

Abstract

This research aims to describe the blended learning model in technical competency training for supervisory functional positions in the city of Bandung. In this research apply analytical descriptive method and quantitative approach by using documentary study. The data collection instrument used was a questionnaire with 60 surveyors in Bandung as respondents. Data analysis techniques were data collection, presentation and conclusion. In the application of this model, training in the professional ability of the supervisory function of the city of Bandung was carried out which is expected to increase the level of quality of the inspector in practice. Things that need to be prepared before carrying out training with the Blended Learning method include preparing facilitators who understand information and communication technology, providing learning management systems (LMS), providing internet devices, digital libraries, and facilitating understanding by changing delivery materials. In organizing the training, the organizers must pay attention to matters relating to communication, logistics, operators, participants, infrastructure, evaluation and monitoring of other training materials. It is important to evaluate and monitor the training process to uncover various gaps, weaknesses and strengths, both in its implementation and in the process. The results of this training assessment indicated that there was an increase in differences in knowledge aspects between before and after the Blended Learning model training in technical skills training for supervisory functional positions in the city of Bandung.
Pendampingan Strategi Diversifikasi Produk Tulang Ikan Untuk Peningkatan Penjualan dan Pendapatan Usaha Warga Belajar Pasca Konservasi Keberaksaraan di Wilayah Pesisir Ihat Hatimah; Dadang Yunus Lutfiansyach
E-Coops-Day Vol. 3 No. 2 (2022): E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.992 KB) | DOI: 10.32670/ecoopsday.v3i2.2440 for articles

Abstract

Pendampingan strategi diversifikasi produk tulang ikan sebagai pengembangan produk yang dilakukan oleh warga belajar pasca konservasi keberaksaraan merupakan salah satu upaya yang dilakukan pengelola dalam meningkatkan penjualan dan pendapatan usaha warga belajar pasca konservasi keberaksaraan guna memenuhi kebutuhan pasar. Untuk itu, peran perguruan tinggi melalui program Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mengimplementasikan setiap karya/gagasankepada masyarakat secara umum. Tujuan umum dari pengabdian ini adalah melakukan pendampingan strategi diversifikasi produk tulang ikan untuk peningkatan dan pendapatan usaha warga belajar pasca konservasi keberaksaraan yang dilakukan oleh Laboratorium Pendidikan Masyarakat FIP UPI. Adapun tujuan secara khusus yakni mendeskripsikan prosedur/langkah-langkah yang dilakukan dalam menerapkan pendampingan strategi diversifikasi produk tulang ikan untuk peningkatan penjualan dan pendapatan usaha warga belajar pasca konservasi keberaksaraan di daerah pesisir. Metode yang digunakan dalam pengabdian pada masyarakat ini yakni menggunakan metode pendampingan manajerial yang dimulai pada aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan penilaian. Lokasi pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa Eretan Kulon Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu dengan jumlah peserta yang ikut kegiatan sebanyak 15 orang. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa para warga belajar antusias dan partisipatif dalam mengikuti kegiatan pendampingan. Selain itu, prosedur yang dilakukan dalam pendampingan ini melalui tahapan sebagai berikut : pertama, tahapan perencanaan dilakukan dengan menggali kebutuhan belajar, menetapkan masalah dan prioritas, menetapkan sumber belajar dan menetapkan mitra, kedua tahapan pengorganisasian dilakukan dengan cara merumuskan tujuan, materi, media, sarana, metoda/teknik, fasilitator/sumber belajar dan biaya. Adapun ketiga, tahapan pelaksanaan dilakukan dengan pemberian materi yang disampaikan oleh sumber belajar dengan pendekatan andragogis dan partisipatif; keempat, tahapan penilaian/evaluasi dilakukan melalui 2 indikatoryakni penilaian dalam pengelolaan usaha dan penilaian aneka produk (variatif) yang dihasilkan oleh warga belajar.
Implementasi Teori Pembelajaran Behavioristik dan Humanistik dalam Pendidikan Keluarga Novi Widiastuti; Ansori Ansori; Ihat Hatimah
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 9, No 1 (2023): January 2023
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.9.1.83-88.2023

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan mengenai implementasi teori pembelajaran behavioristik dan humanistik dalam pendidikan keluarga. Teori belajar seringkali dipandang hanya diterapkan pada pendidikan formal maupun nonformal, namun pendidikan keluarga merupakan salah satu unit pendidikan yang tidak bisa dipandang sebelah mata karena peran dan fungsinya yang juga memberikan kontribusi yang sangat besar pada perkembangan generasi bangsa. Beberapa penelitian terdahulu melihat implementasi teori belajar dalam satuan pendidikan baik formal maupun non formal, namun secara tidak sadar pada pendidikan keluarga pun sudah diimplementasikan namun dengan porsi dan teknik yang disesuaikan dengan iklim pendidikan keluarga. Oleh karena itu, dalam penelitian ini akan dibahas mengenai (1) Bagaimana implementasi prinsip-prinsip teori belajar behavioristik dalam pendidikan keluarga?; (2) Bagaimana implementasi prinsip-prinsip teori belajar humanistik dalam pendidikan keluarga? Penelitian ini dilakukan pada keluarga di RT 02 Kelurahan Sukamiskin Kecamatan Arcamanik Kota Bandung sebanyak 10 keluarga yang memiliki anak dibawah umur 18 tahun dengan karakteristik keluarga yang beragam dari aspek pekerjaan dan usia. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi.
IMPLEMENTATION OF E-TRAINING FOR EARLY CHILD EDUCATORS WITH A BLENDED APPROACH Nurul Fahimah; Ihat Hatimah; Oong Komar; Jajat S. Ardiwinata; Purnomo Purnomo
Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 12, No 1 (2023): February 2023
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/empowerment.v12i1.3705

Abstract

The use of ICT in education has evolved into distance education management in the field of training, it aims to provide the widest possible access to education and training for trainees who do not have the opportunity to attend face-to-face education due to various problems. Based on Dapodik data, most playschool educators or teachers in Indonesia do not have an educational background that can support their competence. Thus, education and training services are one of the efforts that can be made to encourage the improvement of the competence of playschool educators. Through e-training with a blended approach, it is expected to be a solution because it has advantages including 1) affordable and efficient costs; 2) unlimited quota; 3) can be accessed via the internet; 4) flexible time. The approach taken is a qualitative research approach with a descriptive method using purposive sampling technique which representing training activities in Bogor Regency, Karang Regency, and Bekasi Regency, West Java, Indonesia. The results of the research on the application of e-training with a blended approach for playschool educators show a new model in the implementation of learning, namely combining face-to-face learning with online. Adaptation to e-training with a blended approach must be carried out following the changes and developments of an increasingly rapid era without compromising the objectives and learning outcomes in the training program.
Praktik Pengasuhan: Responsif Genderkah Orangtua Kepada Anak di Dalam Keluarga? Ari Putra; Ihat Hatimah; Uyu Wahyudin; Iip Saripah
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 8 No 2 (2023): JULI
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.8.2.261-272

Abstract

Ketidakadilan gender pada anak laki-laki dan perempuan adalah isu yang kompleks dan harus diperangi secara kolektif oleh masyarakat dan pemerintah. Peran keluarga menjadi paling krusial dalam membentuk sikap yang responsive gender. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengasuhan yang diberikan oleh orangtua dengan merujuk pada pertanyaan apakah orangtua responsive gender dalam aktivitas pengasuhan kepada anaknya yang berusia 0-6 tahun di SPNF Kabupaten Bengkulu Tengah. Responsive gender dalam hal ini adalah memberikan akses, partisipasi, control, dan peran kepada anaknya yang masih dalam kategori usia dini. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Partisipan dalam penelitian ini adalah orangtua yang mengikutsertakan anaknya dalam program pendidikan anak usia di SPNF-SKB Bengkulu Tengah berjumlah 3 keluarga dengan pola pengasuhan yang berbeda. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis gender model harvard Analisis dilakukan dengan menggunakan butir kriteria kesejahteraan, akses, penyadaramn, partisipasi, dan penguasaan bagi laki-laki maupun perempuan. Hasil penelitian ini adalah pengasuhan yang dilakukan orangtua mengarah pada pengasuhan yang demokrasi dengan menerapkan fungsi harmonisasi keluarga sebagai pola dalam pengasuhan seimbang antara ayah dan ibu. Orangtua memberikan perhatian yang sesuai dengan kebutuhan anak dengan konsistensi dan sistemik tanpa melakukan tindakan membeda-bedakan perempuan dan laki-laki di dalam masyarakat sehingga langkah tersebut mampu menghapus kebudayaan yang mengarah pada ketidaksetaraan gender di dalam masing-masing keluarga.
Gender Phenomenology: Interaction and Parenting Style for Early Children In The Family Ari Putra; Ihat Hatimah; Uyu Wahyudin; Iip Saripah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5395

Abstract

Communication and interaction dynamics are fundamental to creating harmony in the family. This study investigates interaction and communication patterns in the family environment in the rural area of Bengkulu. This research uses a qualitative methods with phenomenology approach. Phenomenological studies use Husserl's theory where what is depicted is the reality of events in the field The research results show differences in interaction and parenting patterns within the family, primarily related to the role of the husband and the dominance of communication between the mother and the child. The following finding is that parenting styles that tend to pamper children or encourage children to be independent result in limited access to gender equality within the family. These findings can trigger various debates, ranging from relevance to social and cultural change, the influence of other factors in shaping children's gender roles, the need for policy interventions, to considerations related to the generalizability of the findings, gender theory, informal education, and cultural change in the context of role research. gender and parenting. This research implies that informal education needs to be transformed to support increasing parental capacity to increase gender-responsive parenting competencies.
Bibliometric Mapping: Development of Pedagogical Competency Research in Community Education Nurul Hayati; Babang Robandi; Ihat Hatimah
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 1 (2024): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v16i1.4211

Abstract

The need to grasp the newest trends and improvements in education necessitates examining the development of pedagogical competency studies in community education. The aim of this research is to describe the development of studies on pedagogical competence in community education. This study employs bibliometric analysis with Vosviewer for network visualisation, overlay, and density analysis. This study technique is suitable for extensively examining the evolution of studies on pedagogical competency from 2014 to 2023. The bibliometric mapping results using Vosviewer showed varying advances in research publications on pedagogical competency in community education from 2014 to 2023. Only 253 of the total publications indexed by Google Scholar, or 508 documents, fulfilled the criterion. The year with the largest publishing growth development was 2018, with 38 publications (15.0%), and the year with the lowest publication growth development was 2022, with 14 publications (5.5%). The study of pedagogical competencies in community education is essential to keep up with the latest trends and improvements in education. In addition, a more in-depth analysis highlighted the themes that appeared most frequently in the publications during the research period. This research provides insight into trends and patterns in the study of pedagogical competence in community education, which can help guide efforts to develop pedagogical competence in this area.
IMPLEMENTATION OF PROJECT BASED LEARNING IN THE LIFE SKILL PROGRAM AT HOMESCHOOLING TAMAN SEKAR BANDUNG Hanifa, Nadya Nida; Hatimah, Ihat; Pramudia, Joni Rahmat
Indonesian Journal of Adult and Community Education Vol 4, No 2 (2022): Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijace.v4i2.53619

Abstract

Project-based learning is one of the lessons that can direct students in solving problems, collaborating, and creating a creative work. This study aims to determine the implementation of project-based learning, the results of the application of project-based learning, and the inhibiting and supporting factors for the application of project-based learning at Taman Sekar Homeschooling Bandung. This research uses descriptive method and qualitative approach. The data collection techniques used were interviews, observations and documentation studies. The subjects of this research amounted to five people, namely three students, one tutor, and one person in charge of activities. Based on the research findings, it was found that 1) the implementation of project-based learning consists of six steps, namely fundamental questions, designing product planning, preparing schedules, monitoring students and project progress, assessing results and evaluating experiences. 2) The results of the application of project-based learning can be seen with an increase in cognitive, affective and psychomotor learning outcomes. 3) The supporting factor of project-based learning is the high motivation and interest of students, and the inhibiting factor is the ability of tutors who on average do not have expertise in certain fields, so the institution must bring in resource persons every project-based learning lesson
MODEL KONSEPTUAL PELATIHAN CEFE BERBASIS PENTAHELIX DALAM MENGELOLA UMKM DI KOTA CIMAHI PROVINSI JAWA BARAT Hatimah, Ihat; Sukmana, Cucu; Lutfiansyah, Dadang Yunus
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 16, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v16i1.64325

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan evaluasi yang menggambarkan model konseptual pengajaran CEFE berbasis Pentahelix untuk meningkatkan program pendidikan kewirausahaan. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dimana pengumpulan data melibatkan pelaku UMKM, pendamping dan koordinator, serta alat pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, wawancara dan tes. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa model konsep pelatihan manajemen pelatihan bekerja dengan baik dalam menyelesaikan permasalahan dunia usaha, karena pembahasan berkisar pada fakta bahwa model konsep pelatihan lebih panjang. Terstruktur, bukan pelatihan. Model pelatihan, maka manajemen ini menerapkan simulasi nyata pada dunia wirausaha, yang menjadikan model ini menerapkan simulasi model pelatihan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang peluang kerja dan memperluas pandangan tentang kewirausahaan
EKSPLORASI PENGETAHUAN KELUARGA SEBAGAI DASAR MELAKUKAN PEMBELAJARAN PARTISIPATIF DALAM PELAYANAN HOMECARE KEPADA PASIEN PASKA STROKE Hamzah, Ali; Hatimah, Ihat; Saepudin, Asep; Pramudia, Joni Rahmat; Masingboon, Khemaradee
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v16i1.2514

Abstract

Pasien stroke seringkali mengalami kelumpuhan dan ketergantungan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehingga memerlukan penanganan lanjutan paska stroke di rumah, hal ini memerlukan keterlibatan dan dukungan keluarga. Saat ini untuk melaksanakan   program lanjutan paska perawatan Stroke, keluarga menggunakan jasa layanan homecare karena keluarga tidak tahu dan tidak siap melakukannya secara mandiri di rumah. Tetapi tidak semua keluarga mampu membayar jasa layanan homecare, oleh karena itu mereka dituntut mampu mandiri melakukannya dan hal itu sangat ditentukan oleh pengetahuan keluarga terkait dengan penanganan pasien paska stroke di rumah.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan keluarga pasien paska stroke tentang penanganan pasien paska stroke dan pelayanan homecare dalam melanjutkan penanganan stroke di rumah. Metode yang digunakan adalah deskriptif eksfloratif dengan melibatkan 60 orang keluarga pasien paska stroke yang terpilih dengan Teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan rumus presentase yang dituangkan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan hampir seluruh responden mengetahui dengan baik penanganan stroke di rumah dan layanan homecare tetapi sayangnya sebagian dari mereka tidak siap dan tidak bersedia untuk melanjutkan penanganan pasien paska stroke di rumah. Sehubungan dengan itu disarankan agar dilakukan edukasi kepada keluarga dengan menggunakan metode pembelajaran partisipatif agar keluarga memiliki pengetahuan dan kesiapan dalam menangani pasien paska stroke di rumah.