Claim Missing Document
Check
Articles

Gaussian Mixture-Based Data Augmentation Improves QSAR Prediction of Corrosion Inhibition Efficiency Ignasius, Darnell; Akrom, Muhamad; Budi, Setyo
Journal of Applied Informatics and Computing Vol. 9 No. 5 (2025): October 2025
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jaic.v9i5.10895

Abstract

Predicting corrosion inhibition efficiency IE (%) is often hindered by small, heterogeneous datasets. This study proposes a Gaussian mixture–based data augmentation pipeline to strengthen QSAR generalization under data scarcity. A curated set of 70 drug-like compounds with 14 physicochemical and quantum descriptors was cleaned, split 90/10 (train/test), and transformed using a Quantile Transformer followed by a Robust Scaler. A Gaussian Mixture model (GMM) with 2–5 components selected by the variational lower bound was fitted to the transformed training features and used to generate up to 2,500 synthetic samples. Eight regressors (Gaussian Process, Decision Tree, Random Forest, Bagging, Gradient Boosting, Extra Trees, SVR, and KNN) were evaluated on the held-out test set using R2 and RMSE. Augmentation improved performance across several families: for example, Gaussian Process R2 improved from −1.54 to 0.54 (RMSE 11.71 to 5.01) and Decision Tree R2 from −0.33 to 0.63 (RMSE 8.48 to 4.44), Bagging and Random Forest showed R2 increases of 0.67 and 0.40, respectively. The optimal synthetic size varied by model.
Symbolism of the Ideology of Javanese Knights Based on the Iconography of the Visual Form of Punakawan in Javanese Wayang Purwa Budi, Setyo; Susilo, Joko
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol. 25 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmonia.v25i1.29319

Abstract

Wayang purwa is a product of Javanese culture which constructs a world of symbols. The depiction of wayang figures does not represent human figures but the symbolisation of human characters and qualities. The research goal is to reveal hidden messages of the four punakawan wayang: Sêmar, Garèng, Pétruk, and Bagong, who are loyal followers of Arjuna in Javanese wayang purwa. Javanese puppets are indeed sourced from Mahabharata, but the four figures are additional figures from the creators. The research method is explorative qualitative and based on iconographical theory. The results of the study show that Sêmar symbolises ‘spirituality’, a Javanese knight must have a high level of spirituality; Garèng symbolises ‘personal awareness’, a knight must have awareness as an imperfect being; Pétruk symbolises a ‘visionary’, a knight must be able to look far into the future, and Bagong symbolise ‘holistic awareness’, a knight must also have empathy for his surroundings. Wayang should be understood as a world of symbols, but positioning the iconography of wayang from a representation of a human figure to the symbolisation of ‘character and aptitude’ is an ‘extreme interpretation’ within the boundaries of an interpretative study. This is a way of understanding Javanese culture in a cosmological context; what appears is not real because what is essential is invisible.
Pembuatan dan Pengembangan Bibit Varietas Unggul Baru Tanaman Tebu (Saccarum Officinarum L.) Bersertifikat Berbasis Kultur Jaringan di SMK Muhammadiyah 5 Gresik Budi, Setyo; Nur lailiyah, Wiharyanti; Rahim, Andi Rahmad; Prayitno, Sutrisno Adi; Nurjannah, Indah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi Mei- Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i3.3489

Abstract

SMK Muhammadiyah 5 Gresik berpotensi dikembangkan menjadi center of excelen perbanyakan dan pengembangan bibit tebu unggul (Saccarum Officinarum L.) klon JW01 UMG NX, SB03 UMG NX, SB04 UMG NX, SB11 UMG NX, SB12 UMG NX, SB12 UMG NX, SB19 UMG NX bersertifikat berbasis kultur jaringan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat dan kaitan MBKM, IKU terdiri jangka pendek, menengah dan panjang. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan cara partisipatif aktif dan pendampingan dalam perbanyakan dan pengembangan bibit tunggul tebu bersertifikat berbasis kultur jaringan, SMK Muhammadiyah 5 Gresik mendukung pengabdian masyarakat oleh UMG dan berpartisipasi aktif dalam menyediakan dan mengembangkan laboratorium kultur jaringan sebagai tempat produksi awal bibit tebu unggul  dan lahan seluas 5 ha untuk pengembangan bibit tebu bersertifikat klasifikasi KBPU, serta evaluasi pelaksanaan program berkelanjutan jangka pendek, menengah, dan panjang. Hasil dari kegiatan pengabdian ini berupa tersedianya bahan klon JW01 UMG NX, SB03 UMG NX, SB04 UMG NX, SB11 UMG NX, SB12 UMG NX, SB12 UMG NX, SB19 UMG NX dari P3T dan perbanyakan bibit tanaman tebu melalui kultur jaringan sampai pada tahapan diferensiasi kalus dengan media MS produksi kurang lebih 1000 planlet. Kegiatan pengabdian masyarakat ini didukung penuh oleh research majelis dikti PP Muhammadiyah dan pendanaan Hibah RisetMu Batch VII Tahun 2023/2024.
Kajian Estetik Batik Jombangan Motif Jula-Juli sebagai Petuah Kehidupan dalam Bermasyarakat Kholis, Achmad Nur; Budi, Setyo; Nurcahyanti, Desy
Acintya Vol. 15 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/acy.v15i1.5062

Abstract

A Batik is a work of art that has a teaching value in the form of advice. The aim of this study was to determine the aesthetic value of visualizing Jula-Juli batik as a guide in society. The research method used to collect and present the data is descriptively qualitative. The aesthetic value assessment approach uses the elegant design theory of Luca Iandoli and Giuseppe Zello. Data were collected using observation, interviews and documentation of Jula-Juli Batik as a medium for preserving local wisdom in the form of advice with novelty value.Keyword: batik, aesthetic value,  Jombang, local wisdom, motifs
PENGENALAN PERANGKAT LUNAK LaTeX SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF PENULISAN BUKU AJAR BAGI GURU Herowati, Wise; Budi, Setyo; Wibawa, Tangkas Surya; Prabowo, Wahyu Aji Eko
JE (Journal of Empowerment) Vol 3, No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v3i2.2740

Abstract

ABSTRAK Penulisan dokumen secara digital merupakan kemampuan yang harus dimiliki di era digitalisasi sekarang ini. Secara khusus pada bidang pendidikan, tenaga pendidik wajib memiliki ketrampilan dalam penulisan teks secara digital. Beberapa tahun yang lalu, penulisan dokumen dilakukan menggunakan mesin tik. Kemudian beralih ke era digital,  diperkenalkan perangkat lunak berbasis komputer, salah satunya adalah Microsoft Word. Meskipun penggunaannya yang mudah, namun kurang dapat menampilkan visualisasi persamaan matematika dengan indah. Perangkat lunak lain yang dapat digunakan untuk membuat formulasi matematika lebih rapi dan indah adalah LaTeX. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah untuk memperkenalkan dan memberi pelatihan pengggunaan LaTeX kepada tenaga pendidik di Yayasan Hidayatullah Gunung Pati, Kota Semarang. Metode yang digunakan pada PKM ini adalah dengan melakukan pengenalan dan pelatihan penggunaan perangkat lunak LaTeX. Luaran PKM ini adalah softskill guru meningkat sehingga menunjang proses penulisan buku ataupun media ajar yang lain sehingga kualitas SDM dan Yayasan menjadi lebih baik.ABSTRACTNowadays, the ability to document writing is important. In particular, in the field of education, educators are required to have the ability and soft skills in digital text writing. A few decades ago, writing documents was done using a typewriter. In this digital era, computer-based software was introduced, and one of the software was Microsoft Word. Even though easy to use, it is not able to visualize the mathematical formula beautifully. Another software that can produce the mathematical formula beautifully is LaTeX. The purpose of this PKM is to introduce and train on the use of latex to educators at the Hidayatullah Foundations, Gunung Pati, Semarang City. The method used in this PKM is to introduce and train the use of LaTeX software. The output of this PKM is increasing the educator’s soft skills to support the production of teaching media so that the quality of human resources becomes better. 
PENYULUHAN GAME & PSIKOLOGI 2.0 KEPADA PESERTA DIDIK DAN GURU Budi, Setyo; Gamayanto, Indra; Novianto, Sendi; Haryanto, Hanny; Wibowo, Sasono; Sani, Ramadhan Rakhmat; Sukamto, Titien Suhartini
JE (Journal of Empowerment) Vol 4, No 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v4i1.2851

Abstract

ABSTRAK Kata perubahan merupakan kata penting karena perubahan membutuhkan tingkat kreativitas tinggi serta implementasi bertahap. Dalam dunia game, perubahan terjadi sangat signifikan. Game yang ada sekarang dapat memberikan dampak besar terhadap pemainnya yaitu dampak positif dan negatif. Peserta Didik/Murid dan Guru harus mengetahui  dampak yang diakibatkan dari permainan game,  kemudian mengetahui solusi atau alternatif apa yang terbaik untuk mengatasi dampak tersebut. Agar pemahaman dasar tentang game ini dimiliki oleh Murid dan Guru SMA Negeri 3 Semarang, maka diperlukan penyuluhan terkait permaian game dan psikologi. Metode yang digunakan pada Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah model penyuluhan. Untuk mengetahui indikator keberhasilan pada penyuluhan ini yaitu dengan membagikan kuisioner terkait dengan materi yang disampaikan. Hasil dari penyuluhan ini adalah Murid dan Guru dapat memahami dampak yang lebih jelas mengenai game, serta solusi apa saja yang perlu dipertimbangkan untuk mendapatkan hal-hal yang positif dari permainan game. ABSTRACTThe word change is an important word because change requires a high level of creativity and gradual implementation. In the world of games, changes are very significant. Games that exist now can have a big impact on players, namely positive and negative impacts. Learners/Students and Teachers must know the impact caused by playing games, then know what solutions or alternatives are best to overcome these impacts. So that the students and teachers of SMA Negeri 3 Semarang have a basic understanding of this game, counseling is needed regarding game play and psychology. The method used in Community Service (PkM) is an extension model. To find out the indicators of success in this extension, namely by distributing questionnaires related to the material presented. The result of this counseling is that students and teachers can understand a clearer impact on games, as well as what solutions need to be considered to get positive things from playing games.
Pelatihan Computational Thinking Melalui Soal Tantangan Bebras untuk Siswa SD Herowati, Wise Herowati; Sudibyo, Usman; Budi, Setyo; Kurniawan, Achmad Wahid; Safitri, Aprilyani Nur
Manggali Vol 4 No 1 (2024): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v4i1.2941

Abstract

Proses penyampaian ilmu pengetahuan salah satunya ada di proes pendidikan dasar yang diterapkan pada proses persekolahan. Salah satu yang mendukung untuk mengembangkan pengetahuan adalah menggunakan konsep Computational Thinking (CT) melalui soal-soal Bebras. Pengetahuan mengenai soal bebras dapat membantu guru dan siswa dalam mengembangkan kemampuan dan kreatifitas dalam berpikir kritis dan melakukukan analisis dalam menyelesaikan masalah. Metode pembelajaran berbasis simulasi yang digunakan dalam proses pelatihan yang diharapkan dapat membantu guru dan siswa dalam memvisualisasikan konsep secara lebih baik dan jelas serta diharapkan pula siswa mendapatkan keterampilan yang baru dengan tidak takut jika melakukan kesalahan.
Dampak Jenis Cacing Tanah Dan Jenis Kotoran Ternak Terhadap Kualitas Vermikompos Nur Ramadhan, Ashary; Budi, Setyo; Rossyda, Rossyda
Agrium Vol 19 No 2 (2022)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v19i2.7836

Abstract

Cacing tanah merupakan organisme makro fauna yang memiliki potensi dan peran yang besar dalam perbaikan di dalam tanah, baik melalui perannya sebagai decomposer maupun melalui kotoran yang dihasilkan (vermicompost). Namun setiap jenis cacing memiliki perbedaan kualitas dalam decomposisi dan juga perbedaan pada kotoran yang dihasilkan (vermicompost). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas dan efisiensi pada berbagai jenis cacing tanah dalam proses dekomposisi media dan menguji kualitas vermikompos pada bahan baku kotoran ternak memenuhi strandarisasi pupuk organik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Faktor pertama adalah jenis kotoran ternak yaitu kotoran  sapi dan kotoran kambing. Faktor kedua yaitu jenis cacing tanah Pheretima asiatica, Perionyx excavatus, dan Lumbricus rubellus, tahap selanjutya yakni analisis laboratorium. Data yang dihasilkan dari analisa lapangan dan laboratorium dianalisis dan disajikan secara sistematis berupa grafik dan Tabel. Tabel dan grafik berisi tentang parameter kimia, dan kualitas kandungan dari vermikompos oleh cacing tanah. Cacing tanah jenis Perionyx excavatus memiliki kualitas lebih baik dalam decomposisi karena tipe cacing tanah yang agresif, sehingga kualitas vermikompos yang dihasilkan juga lebih baik dibandingkan dengan jenis cacing tanah Pheretima asiatica dan Lumbricus rubellus.
Combinatory effects of pineapple peel liquid organic fertilizer and rice husk charcoal on melon (Cucumis melo L.) growth and yield Hidayat, Moh. Hamdan; Lailiyah, Wiharyanti Nur; Budi, Setyo
Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 21 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jip.v21i2.20250

Abstract

The intensive use of synthetic fertilizers in melon cultivation can reduce soil organic matter and fertility, ultimately decreasing productivity. This situation necessitates the improvement of growing media to achieve production targets through the use of rice husk charcoal and liquid organic fertilizer (LOF) from pineapple peel. This study aims to determine the combinatory effects of pineapple peel LOF and rice husk charcoal media on the growth and yield of melon plants. The research employed a factorial randomized block design (RBD) with 6 treatment levels, and data were analyzed using ANOVA followed by an HSD test at the 5% significance level. The results showed an interaction between pineapple peel POC and rice husk charcoal media on the number of leaves variable. The P0M1 treatment (positive control and 50% rice husk charcoal : 50% soil) at 52 days after planting (DAP) produced the highest number of leaves, totaling 26. However, this increase in leaf number was not accompanied by an increase in fruit weight or brix levels. These findings open opportunities for further research to understand why the increase in leaf number did not translate to higher fruit weight or Brix levels, and to identify treatment combinations that can enhance both growth and yield.
PENYULUHAN “THE PHYCOLOGY OF BOARD GAME” DI DHADHU BOARD GAME CAFÉ & SMAN 3 SEMARANG Budi, Setyo; Gamayanto, Indra; Zami, Farrikh Al; Wibowo, Sasono; Novianto, Sendi; Herowati, Wise; Haryanto, Hanny; Harisa, Ardiawan Bagus
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v9i1.8758

Abstract

Abstrak Board game memiliki banyak manfaat di dalam perkembangannya, hal ini akan dapat memberikan pengaruh positif dan negative terhadap para penggunanya. Tetapi, di sini kita akan berfokus pada dampak positif yang dimiliki oleh board game. Pengabdian masyarakat kali ini akan membahas mengenai bagaimana pengaruh board game terhadap dampak psikologi seseorang. Jika seseorang memainkan board game apakah akan mendapatkan benefit dan perubahan di dalam dirinya dan berdampak terhadap lingkungannya? Kita akan melakukan pembahasan dan penyuluhan di dalam pengabdian ini. Hal ini tentunya masih membutuhkan pembahasan yang lebih mendalam karena board game bersifat sangat luas dan dapat memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap hal-hal lainnya. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah para pengguna, pemain, staff dan lainnya yang sejatinya menyukai board game akan mendapat manfaat yang sebesar-besarnya, sehingga board game tidak lagi dijadikan sebagai permainan biasa, tetapi sudah menjadi permainan yang dapat digunakan sebagai pengembangan diri dan dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat dan diri sendiri.Kata kunci: pemberdayaan, Board game, permainan, implementasi, pengaruh, dampak
Co-Authors Achmad Nuruddin Safriandono Achmad Wahid Kurniawan Ahmad Alfa Trisnapradika, Gustina Alzami, Farrikh Amboro, Lulut Andi Rahmad Rahim Andini, Rintin Zulfia Andriani Eko Prihatiningrum Apriliyanto, Heru Assyafa, Izza Atto’illah, Mochamad Faiq Bahari, Nooryan Budi Widjajanto De Rosal Ignatius Moses Setiadi Fitriya, Zumrotus Nur Hagus Tarno Hanny Haryanto Harisa, Ardiawan Bagus Harun Al Azies Herfiani, Kheisya Talitha Herowati, Wise Herowati, Wise Herowati Hidayah, Devi Nurul Hidayat, Moh. Hamdan Husain, Mochammad Jamaluddin Ifan Rizqa Ignasius, Darnell Ignatius Moses Setiadi, De Rosal Imam Sucahyo Imas Kania Rahman Indra Gamayanto Joko Susilo Kholis, Achmad Nur L. Budi Handoko Larasati, Kartika Mahardianti, Dinda Sarasatus Megantara, Rama Aria Moch Anjas Aprihartha Muljono Muljono Muslih Muslih Nafisa, Zahrun Nisa, Isnaini Maulidatu Nur Lailiyah, Wiharyanti Nur Ramadhan, Ashary Nur Safitri, Aprilyani Nurcahyanti, Desy Nurhindarto, Aris Nurjanah, Indah Nurjannah, Indah Pertiwi, Riska Indah Guritno Gita Prabowo, Wahyu Aji Eko Priyadarshini, Rossyda Putra, Zidane Triananda Rahardiansyah, Wahyu Indra Dwiki Rahmad Jumadi Rahman, Imas Kania Ramadhan Rakhmat Sani Redjeki, Endah Sri Rini Anggraeni Rofiani, Rofiani Safitri, Aprilyani Nur Safitri, Riana Intan Sasono Wibowo Sastra, Akhmad Sendi Novianto Setiawan, Aries Shafira, Natasya Risha Siswahyudianto Soeleman, M Arief Sudiarso Sudiarso Sudibyo, Usman Suhaili, Suhaili Suherlan, Yayan Sukamto, Titien Suhartini Supriadi Rustad Sutrisno Adi Prayitno Suyud Widiono T. Sutojo Talitha, Talitha Anindya Trisnapradika, Gustina Alfa Wahyuingsih, Novita Wati, Deny Dwi Kusuma Wibawa, Tangkas Surya Wiharyanti Nur Lailiyah Yustika, Aninda Zami, Farrikh Al Zumroh, Arofatuz