Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Sosialisasi Peningkatan SDM Perangkat Desa Melalui Program Pendidikan S1 di Kecamatan Tano Tombangan Siregar, Evitamala; Priyono, Cipto Duwi; Sihombing, Edi Epron; Nursalamah; Siregar, Rini Kesuma; Meidipa, Lisa Fitri
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/jurnalkalandra.v3i1.379

Abstract

The aim of this team is for village officials to have skills and knowledge in managing villages through Strata 1 Education. The research location is in Tano Tombangan District. The method used by the PKM team is a method that is generally often used during outreach, namely the lecture method. Because the lecture method is most appropriate to use to socialize the importance of increasing human resources in Malulu village officials at the tertiary level. As a result of the socialization carried out, it was discovered that there were several village officials who were interested in continuing their undergraduate education, there were around 17 village officials who wanted to continue to higher education, both the village head and his staff. And the conclusions obtained are that there are several duties and authorities of the village head related to village administration, development, training and empowerment. If it is related to the graduation rate of village heads who are only junior high school or high school graduates, then this is not in accordance with the village head's duties and authority because in carrying out these duties the village head should receive education through lectures so that the village head has knowledge about how to manage the village.
PENINGKATAN LITERASI DIGITAL MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI HOAKS DAN DISINFORMASI DI ERA MEDIA SOSIAL Cipto Duwi Priyono; Teuku Alfiady; Arinanda Arinanda; Rabith Madah Khulaili Harsya; Yuliani Istiqomah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59339

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat dalam menghadapi hoaks dan disinformasi di era media sosial. Jumlah peserta dalam kegiatan ini sebanyak 40 orang. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi, diskusi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai karakteristik hoaks, disinformasi, serta langkah-langkah sederhana dalam memverifikasi informasi digital sebelum menyebarkannya kepada orang lain. Hasil evaluasi juga menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta pada seluruh aspek penilaian, nilai post-test tertinggi terlihat pada aspek kesadaran untuk tidak menyebarkan informasi palsu nilai rata-rata 91. Selain meningkatkan pengetahuan, kegiatan ini juga berhasil membangun sikap kritis dan kesadaran peserta dalam menggunakan media sosial secara lebih bijak dan bertanggung jawab. Meskipun terdapat kendala berupa perbedaan tingkat pemahaman teknologi digital dan keterbatasan waktu pelaksanaan, kegiatan tetap berjalan efektif melalui pendekatan pendampingan langsung dan diskusi kelompok. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi digital masyarakat sehingga diharapkan mampu meminimalkan penyebaran hoaks dan disinformasi di lingkungan sosial.
EFEKTIVITAS INTEGRASI SEJARAH PENDIDIKAN ISLAM DALAM MENINGKATKAN KARAKTER RELIGIUS DAN SOSIAL MAHASISWA PGMI Joni Indra Wandi; Cipto Duwi Priyono; Reflianto Reflianto; Nora Afnita; Farida Ariani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas integrasi Sejarah Pendidikan Islam dalam meningkatkan karakter religius dan sosial mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Institut Agama Islam Sumatera Barat (IAI Sumbar). Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan pendidikan karakter di perguruan tinggi keagamaan Islam yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan kepribadian mahasiswa yang religius dan memiliki kepedulian sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe non-equivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas 50 mahasiswa Semester IV PGMI yang dipilih secara purposif, meliputi 25 mahasiswa Kelas B sebagai kelompok eksperimen dan 25 mahasiswa Kelas A sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui angket karakter religius dan sosial yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas, serta didukung oleh observasi selama proses pembelajaran. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji independent sample t-test, dan two-way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan karakter religius dan sosial yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok setelah perlakuan diberikan (p < 0,05). Sementara itu, hasil two-way ANOVA menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi yang signifikan antara tingkat karakter awal mahasiswa dan integrasi Sejarah Pendidikan Islam terhadap peningkatan karakter religius dan sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi Sejarah Pendidikan Islam merupakan pendekatan pembelajaran yang efektif dalam memperkuat karakter religius dan sosial mahasiswa secara merata pada berbagai tingkat karakter awal. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan pembelajaran Sejarah Pendidikan Islam yang berorientasi pada internalisasi nilai sebagai bagian dari strategi penguatan pendidikan karakter di perguruan tinggi keagamaan Islam.
The Use of Augmented Reality in History Education: A Study on Conceptual Understanding Effects Cipto Duwi Priyono; Vann Sok; Felipe Souza
Journal Neosantara Hybrid Learning Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/jnhl.v2i3.1613

Abstract

Technology integration in education has opened new avenues for enhancing student engagement and learning outcomes. Augmented Reality (AR) is a technology that offers immersive and interactive learning experiences, particularly in subjects like history, where visual and spatial understanding is crucial. ws and teacher observations to gain deeper insights into the learning experiences. The results indicated a significant improvement in the conceptual understanding of history in the experimental group compared to the control group. Students using AR demonstrated a better ability to visualize historical events, understand complex historical contexts, and establish connections between historical periods. Qualitative data supported these findings, with students reporting higher engagement and enjoyment in learning history through AR. The study concludes that AR can significantly enhance conceptual understanding in history education. AR-based learning tools offer a promising alternative to traditional methods by providing immersive and interactive experiences that engage students and deepen their understanding of historical concepts. These findings suggest that integrating AR into history curricula can be a valuable strategy for improving educational outcomes.
DESIGNING A MULTICULTURAL HYBRID LEARNING FRAMEWORK FOR SOCIAL STUDIES EDUCATION IN A DIVERSE INDONESIAN CLASSROOM Ali Al-Jubouri; Wahju Dyah Laksmi Wardhani; Tasnia Islam Islam; Cipto Duwi Priyono
Journal Neosantara Hybrid Learning Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/jnhl.v3i3.2533

Abstract

The diversity in Indonesian classrooms presents both opportunities and challenges for social studies education. The evolving cultural and ethnic backgrounds of students necessitate the development of an inclusive and adaptable educational framework. This study explores the design of a multicultural hybrid learning framework tailored for social studies education in Indonesia. The primary objective of the research is to develop an effective, culturally responsive teaching model that integrates both traditional and digital learning methods to cater to diverse student needs. A mixed-methods approach was employed, combining qualitative interviews with social studies educators and quantitative surveys of students across different regions. The research findings indicate that the proposed hybrid framework fosters a more engaging and equitable learning environment by incorporating culturally relevant content, interactive digital tools, and collaborative learning strategies. Furthermore, the study highlights the importance of teacher training in multicultural competence and the integration of technology in enhancing students' critical thinking and social awareness. The study concludes that a hybrid learning model, when thoughtfully implemented, can significantly improve the inclusivity and effectiveness of social studies education in a multicultural context. This research contributes to the broader field of education by offering a model for adapting social studies teaching in diverse classrooms.