Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Fibroadenoma Mammae: Prevensi Berdasarkan Karakteristik dan Faktor Risiko Mesakh, Billy Daniel; Binti, Carlos Gracia Supriantono; Banjarnahor, Dharma Putra P.; Rambung, Etha; Adrianto, Hebert
Jurnal Kedokteran Meditek Vol 30 No 1 (2024): JANUARI
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36452/jkdoktmeditek.v30i1.2613

Abstract

Fibroadenoma mammae (FAM) merupakan masalah kesehatan tumor jinak terbanyak dialami oleh wanita dan memiliki prevalensi tinggi di Indonesia. Tujuan penulisan,  untuk mempelajari karakteristik dan faktor risiko terkait kejadian FAM serta menyusun sebuah prevensi. Metode penelitian adalah studi literatur dari artikel-artikel jurnal penelitian yang memiliki tema penelitian yang sama dengan menggunakan platform Google Scholar, PubMed, dan Semantic Schoolar. Hasil yang diperoleh menunjukkan karakteristik pasien dengan FAM yang datang ke poli bedah sebagian besar memiliki profil benjolan terasa nyeri tekan, demam, benjolan umumnya muncul di kuadran lateral atas atau luar atas dari payudara kiri dengan ukuran kecil dan terus tumbuh menjadi besar seiring berjalannya waktu. Faktor risiko kejadian FAM adalah: usia, riwayat tidak menyusui anak, riwayat keluarga, faktor penggunaan alat kontrasepsi hormonal, pola makan, umur menarche, gaya hidup. Prevensi yang dikembangkan adalah: pendidikan kesehatan, penyuluhan kesehatan, pemeriksaan dini dan medical check up, mengurangi penggunaan kontrasepsi hormonal, peningkatan asupan buah-buahan, sayuran, kedelai, dan keju, membatasi konsumsi makanan yang berisiko merangsang pertumbuhan fibroadenoma mammae serta  aktif melakukan aktivitas fisik. Tindakan prevensi kejadian fibroadenoma mammae adalah pendidikan kesehatan sejak dini pada wanita muda dan dewasa usia 17-30 tahun mengenai apa itu fibroadenoma mammae dan bagaimana bentuknya.
Education of Cardiovascular Disease in the Elderly through Health Seminars and Health Corner Silitonga, Hanna Tabita Hasianna; Panggabean, Ronald Torang Marsahala; Rambung, Etha; Adrianto, Hebert; Sheyoputri, Rytney Electra; Xena, Leora Esther
Poltanesa Vol 25 No 1 (2024): June 2024
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v25i1.3032

Abstract

Advanced age or elderly refers to individuals who have reached the age of 60 and above. According to data from the National Socioeconomic Survey in March 2020, there is a total of 10.48%, consisting of 51.81% elderly women and 48.19% elderly men. The elderly population undergoes the aging process, making them at a higher risk of degenerative diseases. According to Basic Health Research in 2013, the most common diseases among the elderly are hypertension (57.6%), arthritis (51.9%), stroke (46.1%), dental and oral problems (19.1%), chronic obstructive pulmonary disease (8.6%), and diabetes mellitus (4.8%). Hypertension can lead to other disorders, such as cardiovascular disease. Cardiovascular diseases have a high mortality rate and can be caused by various factors, such as diabetes mellitus and obesity resulting from an unhealthy lifestyle. Therefore, through education on cardiovascular diseases and the formation of elderly cadres and health corners, efforts to prevent cardiovascular diseases in the elderly are expected to be optimally implemented. The main target of this program is the congregation of the Indonesian Christian Church (GKI) in Sepanjang Sidoarjo, Taman District, Sidoarjo Regency. Activities include pre-tests and post-tests related to cardiovascular diseases in the elderly, health seminars, and the establishment of health corners. The results of this activity show that the respondents' knowledge level, assessed through questionnaires, had an average pre-test score of 12.52 and a post-test score of 14.71, indicating a significant change with a p-value < 0.001 meeting the significant level of 95%.
The Impact of Conventional Cigarettes, Nicotine-containing, and Nicotine-free Electronic Cigarettes on Testicular Weight of Male Wistar Rats Silitonga, Hanna Tabita Hasianna; Rambung, Etha; Sekarputri, Cempaka Harsa; Nugraheni, Elizabeth Sulastri; Mellyanawati, Mellyanawati
Poltanesa Vol 25 No 1 (2024): June 2024
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v25i1.3042

Abstract

E-cigarettes are gaining increasing popularity worldwide. The World Health Organization (WHO) estimates that there are nearly one billion (984 million) smokers globally, accounting for approximately one-fifth of the adult population. The use of e-cigarettes in Southeast Asian countries has also seen a rise since 2015, although at a slower pace compared to high-income countries. Presently, Indonesia has the highest prevalence of e-cigarette use in Southeast Asia at 11.8%, while Thailand has the lowest prevalence at 3.3%. Testes play a crucial role in male reproductive function. Decreased testicular size can lead to disruptions in testicular function, resulting in infertility. Testicular size is significantly correlated with sperm density in both fertile and infertile men. The objective of this study is to investigate changes in testicular weight due to exposure to conventional cigarettes, nicotine-containing, and nicotine-free e-cigarettes. This experimental research utilizes a post-test control only design. The sample comprises 24 male Wistar rats divided into four groups: Group A (control), Group B (exposed to conventional cigarettes), Group C (exposed to nicotine e-cigarettes), and Group D (exposed to non-nicotine e-cigarettes). Exposure to cigarettes lasts for 30 days, after which the rats undergo surgery to remove their testes. The research findings indicate a decrease in testicular size due to exposure to conventional cigarettes, nicotine e-cigarettes, and non-nicotine e-cigarettes. There is no significant difference observed among the three types of exposure. In conclusion, conventional cigarettes, nicotine-containing, and nicotine-free e-cigarettes elicit similar effects in reducing testicular weight in male Wistar rats.
Inisiasi Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja di Indonesia (Gerakan Anak Muda Lindungi reproduksi Indonesia): Gerakan Anak Muda Lindungi Reproduksi Indonesia Siahaan, Salmon Charles; Yuwono, Natalia; Santosa, Rahajoe Imam; Rambung, Etha; Tannus, Ferdinand Aprianto; Christine, Catarina Lilian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan WHO 2020, permasalahan remaja seperti menstruasi masih dianggap tabu, sehingga remaja menjadi takut dan tertutup saat menstruasi. Selain itu masalah tersebut juga terjadi pada perilaku seks remaja yang mengarah ke tindakan aborsi, akibat kurangnya edukasi seks, karena seks dianggap juga sebagai hal yang tabu. Dilakukan kegiatan webinar nasional “GAUL RI” yang membahas masalah Kesehatan remaja, untuk mencegah ketidakseimbangan peningkatan jumlah penduduk dengan kualitas hidup remaja yang berdampak pada masalah kesehatan, sosial, dan hukum. Kegiatan yang dilakukan mengangkat tema “Masa Muda” melalui media Zoom dan Live Youtube. Peserta kegiatan sebanyak 220 di Zoom, dan 208 views pada Live Youtube. Penyampaian materi oleh pembicara dan dilengkapi oleh panelis. Dilakukan sesi tanya jawab dan diskusi untuk membahas materi dan solusi permasalahan kesehatan reproduksi remaja. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan awareness dan pengetahuan peserta yaitu remaja dan masyarakat umum terhadap kesehatan reproduksi. Kegiatan ini mengharapkan gerakan perubahan, sehingga terbentuk individu sehat dan sejahtera, sebagai upaya mencegah dampak negatif dalam pertumbuhan anak ke remaja hingga dewasa. Kata Kunci: Kesehatan Reproduksi, Pubertas, Remaja
PROGRAM PENINGKATAN KESEHATAN REPRODUKSI ANAK DAN REMAJA LAKI-LAKI DI KECAMATAN SAMBIKEREP SURABAYA Gunawan, Erik Jaya; Siahaan, Salmon Charles P.T.; Rambung, Etha; Nurhadi, Stefani; Ferdinandus, David; Pangemanan, Fransisca Suyanto; Ulhaq, Aura Dhiya; Budi, Stephanie Laurensia; Kaka, Wilhelmus Alvin; Ang, Samantha Debora; Aurelius, Vincent
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki demografi penduduk usia 10-19 tahun mencapai 16,47% dari total populasi. Berdasarakan data nasional, angka kekerasan seksual terhadap anak usia sekolah dan remaja masih tinggi. Selain itu, pandemi COVID-19 menyebabkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan juga terganggu. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan akses layanan kesehatan terkait kesehatan reproduksi pada anak dan remaja laki-laki di kecamatan Sambikerep Surabaya. Metode yang kami gunakan untuk meningkatkan pengetahuan adalah memberikan penyuluhan materi, pemberian brosur, dan tanya jawab terkait masalah kesehatan reproduksi anak laki-laki. Sedangkan untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan reproduksi, kami mengadakan khitan gratis (oleh tim dokter yang kompeten) dan evaluasi luka operasi. Kegiatan diikuti oleh 75 orang (25 anak dan kedua orang tuanya) dan dilaksanakan di Universitas Ciputra Surabaya. Antusiasme peserta dan orang tua saat pemaparan materi dan sesi tanya jawab sangat baik. Orang tua semakin memahami pentingnya Pendidikan kesehatan reproduksi untuk anak. Kegiatan khitan gratis berjalan dengan lancer. Tidak didapatkan komplikasi selama Tindakan khitan ataupun saat evaluasi luka operasi (4 hari setelahnya). Kegiatan ini selain bermanfaat dalam memudahkan akses pelayanan kesehatan serta meningkatkan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi anak dan remaja. Peningkatan pengetahuan akan kesehatan reproduksi juga menjadi bekal dalam menghindari kekerasan seksual dan membangun sumber daya manusia yang sehat secara fisik dan mental yang merupakan modal utama bagi pembangunan bangsa dan negara di masa yang akan datang. Kata Kunci: kesehatan reproduksi, anak, remaja, laki-laki, khitan
Co-Authors Abednego Nugraha Agnes Atmajaya Ang, Samantha Debora Angelarita Djami Raga Atalya Riawani Iring Aurelius, Vincent Azka Nadya Mifta Bambang Wirjatmadi Banjarnahor, Dharma Putra P. Binti, Carlos Gracia Supriantono Budi, Stephanie Laurensia Cempaka Harsa Sekarputri Christiani, Natalia Christine, Catarina Lilian Cindy Clara Sari Denys Putra Alim Dyah Kusuma Wardhani Elizabeth Sulastri Nugraheni Erik Jaya Gunawan Exantie Megaputri Jezua Ferdinand Aprianto Tannus Ferdinand Aprianto Tannus Ferdinandus, David Fransisca Romana Titis Suniati Glory Ta’bi Palloan Gusto B. Yakobus Messakh Gusto Benyamin Messakh Hanna Tabita Hasianna Silitonga Hebert Adrianto Hudi Winarso I Made Irham Muhammad Imelda Ritunga Irene Sisilia Filipin Nggebu Janice Valencia Jemima Lewi Santoso Kaka, Wilhelmus Alvin Karmila Ayu Wardani Keith Justine Thiotansen Lindarto, Wira Widjaya Lukas, Dwi Lily Melania Rahadiyanti Mellyanawati Mellyanawati Mesakh, Billy Daniel Minarni Wartiningsih Najmul Laila Natalia Yuwono Ni Njoman Juliasih Novian Budi Santoso Nurul Illahi Muhammad Risha Oki Krisbianto Pangemanan, Fransisca Suyanto Panggabean, Ronald Torang Marsahala Priangga Adi Wiratama Rio Ferdinand, Gede Romauli Nainggolan Ronald Torang Marsahala Panggabean Salmon Charles P. T Siahaan Salmon Charles Siahaan Santosa, Rahajoe Imam Sheyoputri, Rytney Electra Siahaan, Salmon Charles Siahaan, Salmon Charles P.T. Siusanto Hadi Stefani Nurhadi Tannus, Ferdinand Aprianto Ulhaq, Aura Dhiya Wardani, Karmila Ayu Xena, Leora Esther