p-Index From 2021 - 2026
5.165
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Akuakultur Indonesia Jurnal Pendidikan Anak Berkala Perikanan Terubuk Jurnal Pelita Pendidikan JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Jurnal Diskursus Islam Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Ilmiah Penegakan Hukum Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi Majalah Sainstekes Jurnal Keperawatan Priority Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Winter Journal: IMWI Student Research Journal Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Stigma : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika Journal Of Human And Education (JAHE) Arfannur: Journal of Islamic Education Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Junior Medical Journal Indonesian Journal of Advanced Social Works (DARMA) SEHRAN (Jurnal Pendidikan Sejarah dan Kewarganegaraan) Shoutika: Jurnal Komunikasi dan Dakwah Jurnal Pendidikan Kreatif TOFEDU: The Future of Education Journal Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Journal of Islamic Economic Scholar Jurnal Cakrawala: Media Pendidikan dan Humaniora Lubna: Journal of Islamic Elementary Education Jurnal Pendidikan dan Kewarganegara Indonesia (jupenkei) Visioner : Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Konten Kreatif
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUHPENERAPANMETODESTORYTELLINGBEBANTUANMEDIA ALAT PERAGATERHADAPHASILBELAJARPESERTADIDIKDIKELASV MIN 10BANDARLAMPUNG Dewi Rahayu; Nur Asiah; Yuli Yanti
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35290

Abstract

Learning in elementary schools required creative and innovative strategies to helpstudents understand concepts concretely and meaningfully. One methodconsidered effective was storytelling, especially when combined with visual aidsthat were engaging and relevant to the learning material. This study aimed todetermine the effect of using the storytelling method assisted by visual aids on thelearning outcomes of fifth-grade students at MIN 10 Bandar Lampung. Theresearch employed an experimental approach with a quasi-experimental designusing the nonequivalent control group design. The subjects consisted of twoclasses: an experimental class (35 students) that used the storytelling methodassisted by visual aids and a control class (34 students) that applied the ProjectBased Learning (PjBL) method. Learning outcome data were collected throughtests and analyzed using the independent sample t-test with the help of SPSSsoftware. The results of the analysis showed that the Sig. (2-tailed) value was0.000 < 0.05, indicating a significant difference between the learning outcomes ofthe experimental and control classes. Therefore, the storytelling method assistedby visual aids was proven to be more effective in improving students’ learningoutcomes than the PjBL method. These findings confirmed that the combination ofnarrative and concrete media could enhance students’ motivation, attention, andconceptual understanding comprehensively. Hence, teachers were encouraged toimplement this method as an innovative and enjoyable alternative for elementaryschool learning.
Stand Up Comedy : Media Pilihan Komunikasi Efektif Pendidikan Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Nur Asiah; Julie Rostina
VISIONER : Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Konten Kreatif Vol. 5 No. 2 (2018): Visioner : Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Konten Kreatif
Publisher : Institut Media Digital Emtek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja menghadapi banyak tantangan dan dianggap sebagai masa yang rawan. Jika remaja tidak tersedia cukup informasi dan pelayanan yang adekuat dihubungkan dengan tingginya dampak buruk terkait aktivitas seksual seperti Infeksi Menular Seksual (IMS) dan kehamilan yang tidak diinginkan (Kolencerry, 2004). Perilaku berpacaran remaja yang belum menikah sangat mengkhawatirkan. Sebanyak 29,5 persen remaja pria dan 6,2 persen remaja putri pernah meraba atau merangsang pasangannya. Sebanyak 48,1 persen remaja laki-laki dan 29,3 persen remaja putri pernah berciuman bibir. Sebanyak 79,6 persen remaja pria dan 71,6 persen remaja wanita pernah berpegangan tangan dengan pasangannya (SKRRI 2012,). Hasil SDKI 2012 menunjukan bahwa pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi belum memadai yang dapat dilihat dengan hanya 35,3 % remaja perempuan dan 31,2 % remaja laki-laki usia 15-9 tahun mengetahui bahwa perempuan dapat hamil dengan satu kali berhubungan seksual.Tidak tersedianya informasi yang akurat dan benar tentang kesehatan reproduksi, memaksa remaja mencari akses dan melakukan eksplorasi sendiri yang sangat memungkinkan mereka salah langkah. Karena itu edukasi dan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi remaja sangat penting dalam pencegahan perilaku seksual beresiko.
The effectiveness of giving silkworms Tubifex sp. enriched with curcumin on the growth and survival of jelawat fish larvae Leptobarbus hoevenii Nur Asiah; Ayuningtyas Putri, Fadila; Heltonika, Benny
Jurnal Akuakultur Indonesia Vol. 25 No. 1 (2026): Jurnal Akuakultur Indonesia
Publisher : Indonesian Society of Scientific Aquaculture (ISSA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19027/jai.25.1.16-25

Abstract

Curcumin is a secondary metabolite that enhances fish immunity and functions as an antibacterial and antimicrobial agent. Curcumin acts as a supplement to increase the larvae's appetite. The aim of this study was to evaluate the effect of curcumin-enriched silkworms (Tubifex sp.) on the growth and survival of jelawat fish larvae. This research was carried out in June–July 2023 at the Fish Hatchery and Breeding Laboratory, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Riau University. This study applied an experimental method using a completely randomized design (CRD) with three replications. The treatment in this study was P0 (silkworms without curcumin enrichment), P1 (silkworms enriched with curcumin 0.2 mg/kg silkworms), P2 (silkworms enriched with curcumin 0.3 mg/kg silkworms), P3 (silkworms enriched with 0.4 mg/kg curcumin), and P4 (silkworms enriched with curcumin 0.5 mg/kg silkworms). The results showed that the treatment of silkworms enriched with curcumin had a significant effect on the growth and survival of jelawat fish larvae (P<0.05). The best treatment is P3 (silkworms enriched with curcumin 0.4 mg/kg silkworms) with absolute weight growth of 2.26 ± 0.04 g, absolute length 5.25 ± 0.03 cm, SGR 11.84 ± 0.04% and survival 100 ± 0.00% respectively. The water quality parameters during the research period were temperature 27.2-29.5℃, pH 6.3-7.5, and dissolved oxygen 4.5-5.8 mg/L still in good condition for jelawat fish. Keywords: curcumin, jelawat fish larvae, silkworms   Abstrak Kurkumin merupakan salah satu senyawa metabolit sekunder yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh ikan dan memiliki manfaat sebagai zat anti bakteri atau mikroba. Kurkumin berperan sebagai suplemen untuk menambah nafsu makan larva. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian cacing sutera (Tubifex sp.) yang diperkaya kurkumin terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan larva ikan jelawat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni–Juli 2023 di Laboratorium Pembenihan dan Pembibitan Ikan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap faktor dan tiga kali ulangan. Perlakuan pada penelitian ini adalah P0 (cacing sutera tanpa diperkaya kurkumin), P1 (cacing sutera yang diperkaya dengan kurkumin 0,2 mg/kg cacing sutera), P2 (cacing sutera yang diperkaya dengan kurkumin 0,3 mg/kg cacing sutera), P3 (cacing sutera yang diperkaya dengan kurkumin 0,4 mg/kg cacing sutera), dan P4 (cacing sutera yang diperkaya dengan kurkumin 0,5 mg/kg cacing sutera). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian cacing sutera diperkaya kurkumin berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva ikan jelawat (P<0,05). Perlakuan terbaik adalah P3 (cacing sutera yang diperkaya dengan kurkumin 0,4 mg/kg cacing sutera) dengan pertumbuhan bobot mutlak 2,26 ± 0,04 g, panjang mutlak 5,25 ± 0,03 cm, SGR 11,84 ± 0,04% dan kelangsungan hidup 100 ± 0,00%. Parameter kualitas air selama penelitian yaitu suhu 27,2-29,5℃, pH 6,3-7,5, dan oksigen terlarut 4,5-5,8 mg/L, masih dalam kondisi baik untuk ikan jelawat. Kata kunci: cacing sutera, kurkumin, larva ikan jelawat
Masalah Emos-Psikososial pada Remaja Putri di Jakarta Menggunakan Pediatric Symptom Checklist-17 (PSC-17) dan Hubungannya dengan Gangguan Tidur Herawaty, Tuty; Sofa Inayatullah; Nur Asiah
Majalah Sainstekes Vol. 12 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/ms.v12i2.5813

Abstract

Remaja awal merupakan kelompok yang rentan mengalami masalah psikososial dan gangguan tidur akibat perubahan biologis, emosional, dan sosial yang cepat. Penelitian ini bertujuan menilai hubungan antara masalah psikososial berdasarkan Pediatric Symptom Checklist-17 (PSC-17) dan gangguan tidur berdasarkan Sleep Disturbance Scale for Children (SDSC) pada remaja putri SMP di Jakarta. Studi potong lintang dilakukan pada 70 siswi kelas VII–IX di SMPN 77 Jakarta menggunakan instrument PSC-17 dan SDSC dalam bentuk self-report menggunakan teknik sampling purposive sampling. Analisis deskriptif dan inferensial digunakan untuk mengidentifikasi distribusi gejala serta hubungan antarvariabel. Hasil menunjukkan 17,14% responden memiliki skor PSC-17 bermasalah, sedangkan 22,86% memiliki skor SDSC tinggi. Gangguan Memulai dan Mempertahankan Tidur (Disturbance in Initiating and Maintaining Sleep = DIMS) merupakan prediktor signifikan terhadap skor total SDSC (p = 0,003). Korelasi menunjukkan bahwa remaja dengan kondisi psikososial normal tetap dapat mengalami gangguan tidur, sementara sebagian remaja dengan masalah psikososial memiliki pola tidur normal. Temuan ini menegaskan perlunya deteksi dini dan intervensi berbasis sekolah untuk mencegah dampak jangka panjang terhadap kesehatan mental dan kualitas tidur remaja.
STRATEGI PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA MELALUI BUDAYA KEBERSIHAN PAGI DI SMP NEGERI 3 PANYABUNGAN Musa, Faisal; Sarah Fitri; M. Alawi; Tri Pratiwi; Yuspa; Adelina; Nur Asiah; Nur Aisah; Ummu Salamah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43775

Abstract

This study aims to describe and analyze the implementation of morning hygiene culture in instilling character education of discipline and responsibility in students and educational staff at SMP Negeri 3 Panyabungan. Morning hygiene culture is a routine activity carried out before the learning process begins through class assignments, cleaning the school environment, and supervision by teachers. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques are carried out through observation, interviews, and documentation. Data analysis is carried out through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that the implementation of morning hygiene culture contributes to forming discipline through compliance with school schedules and regulations and forming a character of responsibility through carrying out tasks regularly and consistently. Supporting factors include the commitment of the principal and teachers, while the obstacle faced is the lack of awareness of some students in carrying out cleaning tasks. Morning hygiene culture is effective in supporting the strengthening of character education in schools.
Efek Protektif Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum) Terhadap Sel Spermatogenik, dan Sel Leydig pada Mencit yang Diinfeksi Staphylococcus aureus secara Intra Uretra Sukarjati; Nur Asiah
STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa Vol 19 No 01 (2026)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/stigma.19.01.11432.%p

Abstract

Infections of the male genital tract can cause infertility in up to 15% of cases. Staphylococcus aureus (S. aureus) is a pathogenic bacterium that can significantly contribute to infertility. Red ginger (Zingiber officinale var. rubrum) contains active compounds such as gingerol, shogaol, zingerone, and flavonoids, which have the potential to exert protective effects against testicular tissue damage caused by infection. This study aimed to evaluate the effect of red ginger on spermatogenic cells in mice infected intraurethrally with S. aureus. A total of 30 male mice aged 3 months were used and divided into three groups, with 10 mice in each group: A; control group, B; group infected intraurethrally with S. aureus, and C; group infected with S. aureus and treated with red ginger extract. The results showed a significant effect (p ≤ 0.05) of red ginger extract administration on the number of spermatogonia, spermatocytes, spermatids, Leydig cells, and testicular weight in mice infected with S. aureus intraurethrally. Therefore, red ginger extract can inhibit the growth of S. aureus and improve spermatogenic cell condition in mice affected by S. aureus infection.   Keywords: S.aureus; genital tract infection, spermatogenic cells, red ginger (Zingiber officinale   var. rubrum)
Persepsi Guru tentang Kurangnya Penggunaan Media Pembelajaran dalam Proses Pembelajaran di SD Negeri Sungayang Lestari Lestari; Nur Asiah; Safrizal Safrizal
Perspektif : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Vol. 4 No. 2 (2026): Juni: Perspektif : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/perspektif.v4i2.3067

Abstract

The urgency of this research stems from the knowledge gap regarding contextual factors contributing to the underuse of learning media in rural elementary schools, which has not been adequately addressed in previous research, which has tended to focus on urban contexts. This study aims to examine teachers' perceptions at Sugayang Public Elementary School regarding the underuse of learning media in the learning process, as well as the factors that contribute to it. The method used was a descriptive qualitative method, utilizing in-depth interviews as a data collection technique. The data were then analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques according to Miles and Huberman. The results showed that teachers experienced difficulties in using technology, difficulties in creating learning media, and the perception that using media was time-consuming. This reveals an important pattern that the underuse of learning media is a systematic problem rooted in the TPACK gap that is not supported by practical time management solutions. These findings imply that changes in learning practices will not occur simply through the provision of generic technology tools or training; rather, bottom-up and contextual solutions are needed. The novelty of this research lies in the in-depth qualitative approach applied to the under-researched context of rural elementary schools, which has not been studied before. This research contributes through recommendations for the implementation of a peer-mentoring program and the development of a ready-to-use digital learning media bank, thus offering valuable insights for future research with relevant stakeholders.
Konsep Ilmu dalam Pendidikan Islam Muhammad Amin Sahib; Nur Asiah; Musdalifah Sahib; Nuryamin
Jurnal Pendidikan Kreatif Vol 7 No 1 (2026): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas konsep ilmu dalam perspektif pendidikan Islam dengan pendekatan deskriptif, analitis, dan filosofis. Kajian difokuskan pada pengertian, hakikat, cara memperoleh, manfaat, nilai, serta klasifikasi ilmu. Dalam pandangan Islam, ilmu merupakan pengetahuan yang diperoleh secara sistematis melalui metode tertentu untuk mencapai kebenaran dan kemaslahatan manusia. Al-Qur’an memberikan perhatian besar terhadap pentingnya ilmu, akal, dan penggunaan potensi berpikir manusia sebagai sarana memahami alam dan menjalankan fungsi kekhalifahan di bumi. Hakikat ilmu dalam pendidikan Islam dipandang bersumber dari Allah Swt., sedangkan manusia berperan mengembangkan dan memanfaatkannya secara bertanggung jawab. Cara memperoleh ilmu pada prinsipnya melalui dua jalur utama, yaitu akal dan indra, yang keduanya didukung oleh wahyu sebagai petunjuk ilahi. Ilmu dalam Islam tidak bersifat bebas nilai, melainkan harus berorientasi pada nilai-nilai rabbani dan memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Oleh karena itu, ilmu harus digunakan untuk menciptakan kemajuan, kesejahteraan, dan pembentukan moral, bukan untuk kerusakan atau kemafsadatan.Tulisan ini juga menguraikan klasifikasi ilmu menurut para pemikir Muslim seperti Al-Farabi, Ibnu Khaldun, dan Al-Ghazali, yang secara umum membagi ilmu ke dalam ilmu naqli dan aqli, serta ilmu agama dan ilmu umum. Keseluruhan klasifikasi tersebut menunjukkan bahwa semua cabang ilmu pada dasarnya saling berkaitan dalam upaya mencari kebenaran dan membangun kehidupan manusia yang beriman, berilmu, dan bermoral. Dengan demikian, ilmu dalam pendidikan Islam memiliki dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis yang integral dalam membentuk peradaban manusia.
Co-Authors A. Rezki Amalia Saiyed Adelina Aditya Fitriasari Ahmad Fauzan Alvi Syahrin Amalia Nur Hanisah Ana Utami Zainal Andi Ariq Fakhri Asmar Andi Suci Anita Andrio Bukit Andy Eko Wibowo Angga Nuraufa Zamzami Saputra Ari Sofia Arif Rahman Hakim Arif Rio Kari Arruum, Diah Ashar Hasairin Ayu Nur Shawmi Ayu Reza Ningrum Ayuningtyas Putri, Fadila Badriyah Nasruddin Baharudin Baharudin Baihaki, Aldi Bella Puspito Negoro Benny Heltonika Chairunnisa Chairunnisa Chandra Ramadhan dahlia kusuma dewi Dela Aprilia Putri Dewi Elizadiani Suza Dewi Rahayu Dhea Nanda Ivanna Dinda Ameldi Edward Syam Emmi Muta’ammidan Eogenie Lakilaki Erika Safitri Faisal Musa Fani Mustiana Fatihatir Rahmi Fatimah Wardatul Jannah Fitriani Nur Ganis N M Habeahan Harjoni Harjoni Hasan Sastra Negara Herawaty, Tuty Hidayati Hidayati Ida Fitriani Iesje Lukistyowati Ilham Imanda Indra Suharman Indri Widiastuti Irawan, Windra Julie Rostina Lestari Lature Lestari Lestari Lili Sanita Lusi Nurvitasari M. Alawi M. Ilyas Prayasin Maya Mega Novia Putri Muhammad Amin Sahib Muhammad Amin Sahib, Muhammad Amin Muhammad Arkhanul Khamsi Muhammad Bintang Rizqy Nabila Muhammad Muchin Afriyadi Muhammad Rizky Muliyadi Muliyadi Musdalifah Sahib Muzdalifah Sahib Netti Aryani Novebri Novebri Nur Aisah Nur Anisa Nur Atika Dewi Nur Rizki Awalia Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nurul Islam Nurul Islam Nuryamin Peni Patriani Raflen Aril Gerungan Ramlan Rani Rahmadini Ratna Dyah Siti Asmara Regina Widi Astrian Ridwan Manda Putra Rini Amelia Siagian Risya Aulia Oktaviani Roza Melinda Puri Rudy Agam Sadewi Septim Utami Safrizal Safrizal Said Muniruddin Salamat Riadi Salmiah Salmiah Sania Rumatiga Sarah Fitri Sari Wahyuni Siti Ardiyanti Sofa Inayatullah Sri Haryanti Sri Yulia Sugiana Sugiana Sukarjati Sukendi Sukendi Suzanni Suzanni Syaputri, Agustin Amanda Syaputri Tia, Destia Tri Pratiwi Tw, Afrizal Ummu Salamah Wiwik Yuliana Yanda Wilfidandi Yasir M. Pidu Yossy Juliana Gultom Yudho Harjoyudanto Yuli Yanti Yuspa Zulkarnain Zulkarnain