Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

EVALUASI SUMBER LEMAK YANG BERBEDA PADA PAKAN TERHADAP PERFORMA PERTUMBUHAN BENIH LOBSTER AIR TAWAR (Cherax quadricarinatus) Tumiharti, Tumiharti; Febri, Suri Purnama; Komariyah, Siti; Nazlia, Suraiya
OCTOPUS: JURNAL ILMU PERIKANAN Vol. 14 No. 1 (2025): OCTOPUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/gpw3mk11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sumber asam lemak yang berbeda pada pakan komersil terhadap performa pertumbuhan benih lobster air tawar (Cherax quadricarinatus). Penelitian ini menggunakan medode ekperimental dengan Rancangan Acak Lengkap menggunakan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Adapun metode rancangan penelitian yaitu P1: penambahan minyak kelapa 9%/kg pakan, P2: penambahan minyak jagung 9%/kg pakan, P3: penambahan minyak ikan 9%/kg pakan, P4: penambahan minyak cumi 9%/kg pakan. Hasil penelitian menunjukkan sumber lemak yang berbeda pada pakan berpengaruh nyata (P<0.05) pada setiap perlakuan terhadap performa pertumbuhan lobster air tawar. Pertumbuhan bobot mutlak tertinggi diperoleh pada perlakuan minyak cumi yaitu 2,32g dan panjang mutlak tertinggi diperoleh pada perlakuan minyak kelapa yaitu 1,62g. Selanjutnya laju pertumbuhan bobot harian tertinggi diperoleh pada perlakuan minyak cumi yaitu 1,35% dan laju pertumbuhan panjang harian tertinggi diperoleh pada perlakuan minyak kelapa yaitu 1,59%. Berikutnya tingkat kelangsungan hidup yang terbaik diperoleh pada perlakuan minyak kelapa yaitu 86,66% dan efesiensi pakan tertinggi diperoleh pada perlakuan minyak kelapa yaitu 94,49%. Kualitas air yang dihasilkan selama penelitian yaitu suhu berkisar 27,46-27,62ºC, pH berkisar 6,36-6,47, DO berkisar 4,86-5,33ppm dan amonia sekitar 0,19-0,23mg/L. Minyak kelapa sebagai sumber lemak nabati menghasilkan nilai pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan panjang harian, kelangsungan hidup dan efesiensi pakan yang lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan minyak jagung, minyak ikan dan minyak cumi. Minyak cumi sebagai sumber lemak hewani menghasilkan nilai pertumbuhan bobot mutlak dan bobot harian yang lebih tinggi dibandingkan pada perlakuan minyak kelapa, minyak jagung dan minyak ikan.Kata kunci: minyak ikan, minyak jagung, minyak kelapa, minyak cumi, pertumbuhan.
EDUKASI DAN PEMIJAHAN IKAN HIAS TERHADAP ANAK-ANAK DI DESA BLANG PREH KECAMATAN SIMPANG TIGA KABUPATEN ACEH BESAR Nurhayati, Nurhayati; Handayani, Lia; Thaib, Azwar; Syahputra, Faisal; Nazlia, Suraiya; Razi, Fakhrul
Al Ghafur : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.928 KB) | DOI: 10.47647/alghafur.v1i2.923

Abstract

Pada umumnya masyarakat melakukan kegiatan budidaya ikan hanya sekedar hobi apalagi ikan hias. budidaya ikan ini dapat meningkatkan pendapatan apabila ditekuni. Tidak hanya orang dewasa, anak – anak juga tertarik dengan ikan hias namun mereka belum mengenali jenis-jenisnya sehingga perlu diberikan edukasi. Pengabdian ini bertujuan untuk mengenali jenis – jenis ikan hias dan mampu melakukan budidaya ikan hias ketika mereka beranjak dewasa. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di desa Blang Preh Kecamatan Simpang Tiga Kabupaten Aceh Besar. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan demontrasi. Dari hasil pengabdian diperoleh kesimpulan bahwa edukasi ikan hias dan pemijahan ikan dapat meningkatkan daya tarik peserta terhadap ikan hias dengan harapan mereka mampu menjadi entrepreneur kelak mereka dewasa.Kata kunci: anak – anak, edukasi, ikan hias
Identifikasi Kebutuhan Bahan Material untuk Pembuatan Kapal Kayu Tradisional di Kampung Jawa, Kota Banda Aceh Syahputra, Faisal; Nataya, Anim Hajar; Mukhlis, Mukhlis; Naufal, Agus; hayati, Nur; Thaib, Azwar; Nazlia, Suraiya; Handayani, Lia
MAHSEER: Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Vol 4 No 2 (2022): Juli : Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/mahseer.v4i2.230

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis kayu apa saja yang digunakan dalam pembuatan kapal kayu tradisional, serta memahami alasan penggunaan kapal kayu yang belum ditinggalkan oleh masyarakat Gampong Jawa. Data penelitian dianalisis dengan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian kayu yang digunakan yaitu kayu Alaban (Manee) dengan kelas awet I dan kelas kuat I, Balau (Seumantok) dengan kelas awet I dan kelas kuat I,II, Meuranti dengan kelas awet III,IV dan kelas kuat II,IV dan Bungur yang memiliki tingkat kekuatan yang tinggi dan tahan terhadap serangan organisme laut. Kapal kayu masih digunakan karena kayu lebih mudah digunakan dan lebih ekonomis. Alasan pekerja kapal tidak menggunakan fiber sebab biayanya yang lebih tinggi.
Analisis Tingkat Produksi dan Pendapatan Usaha Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Tambak Intensif di Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar Maulana, Dara; Nazlia, Suraiya; fitri, Sri
MAHSEER: Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Vol 4 No 2 (2022): Juli : Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/mahseer.v4i2.248

Abstract

Usaha budidaya udang pada saat ini terlihat semakin banyak dilaksanakan baik secara intensif maupun ekstensif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk analisis tingkat produksi dan pendapatan usaha budidaya udang vaname di kecamatan Baitussalam kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara. Teknik pengambilan data pada penelitian ini adalah teknik non random sampling dengan pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis kuantitatif. Kebutuhan biaya investasi Rp 218.934.000/Ha. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat jumlah produksi siklus I sebesar 4.908, siklus II sebesar 3.967 dan siklus III sebesar 4.294. Pendapatan pada siklus I Rp.206.731.170, siklus II Rp. 127.031.460 dan siklus III Rp.156.338.834.
Perbandingan Keunggulan Pendapatan dari Sistem Budidaya Tambak Intensif dan Semi Intensif pada Budidaya Udang Vannamei di Kecamatan Baitussalam Husna, Uswatun; Fitri, Sri; Nazlia, Suraiya
MAHSEER: Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Vol 5 No 1 (2023): Januari : Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/mahseer.v5i1.330

Abstract

Udang Vannamei (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu komoditas perikanan unggulan di Indonesia. Hal tersebut disebabkan karena udang vannamei memiliki nilai ekonomis yang tinggi (high economic value) serta memiliki permintaan pasar yang terus menigkat (high demand product) baik secara nasional maupun internasional. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbandingan keunggulan pendapatan dari sistem budidaya tambak intensif dan semi intensif pada budidaya udang vannamei di Kecamatan Baitussalam. Metode yang digunakan adalah metode wawancara. Teknik pengambilan data adalah teknik nonrandom sampling dengan pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan menggunakan analisis uji independent sampel T test. Dari Hasil analisis uji Independent Samples T test pada equal varinces not assumed beda rata-rata pendapatan pada usaha budidaya tambak udang semi intensif dan tambak intensif diketahui bahwa nilai Sig. 2 Tailed adalah 0,062.
IDENTIFIKASI SOSIAL EKONOMI PETAMBAK KOTA BANDA ACEH Syahputra, Faisal; Novita, Cut Rizky; Nazlia, Suraiya; Naufal, Agus; Nurhayati, Nurhayati; Thaib, Azwar; Handayani, Lia
MAHSEER: Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Vol 5 No 2 (2023): Juli : Jurnal Ilmu - Ilmu Perairan dan Perikanan
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/mahseer.v5i2.787

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tambak, biota dan kondisi ekonomi tambak. Metode yang yang digunakan adalah analisa deskriptif dengan pendekatan kuantitatif terhadap pengamatan langsung kondisi tambak menggunakan citra satelit dan SIG. Teknik pengumpulan data adalah teknik sampling jenuh. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil Jenis tambak yang digunakan masyarakat kota Banda Aceh antara lain : Ekstensif, Semi intensif dan Intensif, yang paling banyak di gunakan oleh petambak adalah sistem ekstensif. Jenis biota yang dibudidayakan oleh petambak antara lain: Udang Vanamei (49%), Bandeng (26%), Udang Windu (10%), dan Biota lainnya (15%). Hal ini dikarenakan salinitas yang rendah merupakan pilihan alternatif mengingat mulai muncul penyakit infeksi pada tambak air asin. Jumlah modal yang dikeluarkan oleh petambak persiklus bervariasi, tergantung dari luas tambak, biota, dan sistem budidaya yang digunakan. Adapun jumlah modal yang dikeluarkan yang paling besar terdapat pada budidaya udang vaname sistem intensif 95%. Hal ini dikarenakan besarnya biaya sarana dan prasarana yang digunakan serta input produksi. Modal terkecil terdapat padabudidaya udang windu dengan sistem ekstensif yaitu 76%. Hal ini dikarenakan minimnya petambak yang membudidayakan udang windu yaitu 10%, dan 87,5 % pembudidaya masih menggunakan sistem ekstensif. Namun demikian jumlah modal yang dikeluarkan hampir sama halnya denga keuntungan yang didapatkan.
KINERJA PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN NILA MERAH ( Oreochromis niloticus) DENGAN METODE PEMUASAAN BERBEDA Munawarah, Munawarah; Hasri, Iwan; Nazlia, Suraiya; Syahie, Abdilah
MAHSEER: Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Vol 6 No 1 (2024): Januari : Jurnal Ilmu - Ilmu Perairan dan Perikanan
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/mahseer.v6i1.892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemuasaan terhadap kelangsungan hidup dan laju pertumbuhan ikan nila merah (Oreochromis niloticus). Penelitian ini dilaksanakan di Balai Benih Ikan Lukup Badak Dinas Perikanan Aceh Tengah. Pemberian pakan dengan metode pemuasaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan 3 ulangan, yaitu; A (diberi pakan setiap hari), B (satu hari dipuasakan satu hari diberi pakan), C (satu hari dipuasakan dua hari diberi pakan), D (satu hari dipuasakan tiga hari diberi pakan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemuaasan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan berat mutlak, dan laju peertumbuhan harian. Pertumbuhan terbaik terdapat pada perlakuan B (satu hari dipuasakan satu hari diberi pakan) dan perlakuan C (dua hari diberi pakan sehari dipuasakan). Kata kunci : Pertumbuhan, Kelangsungan Hidup, Pemuasaan, Ikan Nila
Pengembangan Olahan Belimbing Wuluh Sebagai Upaya Meningktakan Ekonomi Masyarakat Di Pulo Aceh Saifuddin, Saifuddin; Nazlia, Suraiya; Khumaira, Khumaira; Hasanah, Hasanah; Taqiyah, Anisah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4522

Abstract

Gampong Paloh terletak di kecamatan Pulo Breueh, atau juga disebut Pulo Aceh, yang merupakan wilayah paling barat di Indonesia. Dengan populasi rata-rata bekerja sebagai nelayan dan tani untuk mendapatkan makanan sehari-hari mereka. Tujuan PKM ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada mitra, dengan penekanan khusus pada ibu rumah tangga yang tergabung dalam kelompok nelayan. Pelatihan ini didasarkan pada sumber daya alam yang dimiliki warga dan dapat diakses oleh mitra. Selama ini, masyarak at mengolah Belimbing Wuluh hanya untuk membuat asam sunti dan tidak diperjualbelikan untuk memenuhi kebutuhan pasar, hanya untuk bumbu dapur. Oleh karena itu, tim memberikan pelatihan tentang cara mengolah Belimbing Wuluh agar menjadi produk berkualitas dan bernilai jual. Pelatihan ini menggunakan metode wawancara, sosialisasi, pelatihan, diskusi, dan pendampingann mitra. Hasil pengabdian yang telah dilaksanakan antara lain: 1) pemahaman mitra tentang motivasi pentingnya berwirausaha dalam meningkatkan perekonomian keluarga, 2) adanya kemampuan memamfaatkan sumber daya alam dengan sangat mudah dan berkualitas dengan berbagai produk, 3) adanya keterampilan baru yang dimiliki oleh mitra dengan mengolah Belimbing Wuluh menjadi produk dodol, selai, dan sirup, 4) meningkatnya pemahaman mitra dalam mengemas dan memberikan label pada produk yang telah dihasilkan sebagai identitas, serta mitra juga mendapatkan ilmu tentang manajemen keuangan sederhana.
Pengaruh tanaman berbeda pada sistem akuaponik terhadap tingkat kelangsungan hidup dan pertumbuhan benih ikan lele (Clarias sp) Nazlia, Suraiya; Zulfiadi, Zulfiadi
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, Vol. 5: No. 1 (April, 2018)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v5i1.527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tanaman berbeda pada sistem akuaponik terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan benih ikan lele (Clarias sp). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan. Eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), menggunakan analysis of variance (ANOVA). Selanjutnya dilakukan uji lanjut menggunakan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa adanya pengaruh nyata perlakuan pada kelangsungan hidup dan pertumbuhan bobot mutlak tetapi tidak berpengaruh pada pertumbuhan panjang mutlak benih ikan lele. Kelangsungan hidup tertinggi ditunjukkan pada perlakuan B (kangkung) sebesar 86.7% diikuti perlakuan C (kangkung dan sawi) sebesar 75.0%  dan terendah pada perlakuan C (sawi) sebesar 55.0%. Sedangkan pertumbuhan bobot mutlak tertinggi pada perlakuan B (kangkung) dan C (kangkung dan sawi) dengan rata-rata sama dengan 1.97 gram, sedangkan perlakuan A (kontrol) dan D (sawi) secara dengan rata-rata pertumbuhan bobot mutlak sebesar 1.69 gram dan 1.54 gram secara berurutan.This study aims to determine the effect of different plants on aquaponic system on the survival rate and growth of catfish seeds (Clarias sp). The method used was experimental with four treatments and three replications.  The experiment used was randomized design. Data were analyzed by using analysis of variance (ANOVA). The results showed that there were a significant effect of treatment on survival and absolute weight growth but did not affect the absolute length growth of catfish fingerling. The highest survival was shown in treatment B (water spinach) of 86.7% followed by C (water spinach and mustard greens) treatment of 75.0% and the lowest in C treatment (mustard greens) amounted to 55.0%. Additionally, the highest absolute weight growth were in treatment B (water spinach) and C (water spinach and mustard greens) with the same average to 1.97 gram, while treatment A (control) and D (mustard greens) were 1.69 gram and 1.54 grams respectively.
Pemanfaatan limbah kulit ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) sebagai gelatin: Hidrolisis menggunakan pelarut HCl dengan konsentrasi berbeda Moranda, Dayva Putri; Handayani, Lia; Nazlia, Suraiya
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal, Vol. 5: No. 2 (October, 2018)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v5i2.850

Abstract

AbstrakKulit ikan tuna sirip kuning merupakan salah satu hasil samping produk perikanan yang belum maksimal pemanfataannya. Kulit ikan dapat dimanfaatkan sebagai gelatin. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari pengaruh konsentrasi HCl terhadap jumlah rendemen gelatin yang dihasilkan. Perlakuan yang dilakukan pada penelitian ini adalah penambahan pelarut HCl dengan konsentrasi berbeda yaitu 1%, 2% dan 3% selama 48 jam (1;2 b/v). Ekstraksi gelatin dilakukan menggunakan akuades (1:2 b/v, 80ºC, selama 6 jam). metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Konsentrasi HCl yang digunakan berpengaruh terhadap jumlah rendemen gelatin yang dihasilkan. Rendemen tertinggi dihasilkan menggunakan konsentrasi HCl 3% yaitu 7,92% dari jumlah bahan baku tulang ikan. Gelatin yang diperoleh memiliki nilai kadar air sebesar 1,75%, abu 1,51% dan lemak sebesar 22,02%. Gugus fungsi yang dihasilkan pada perlakuan terbaik terdapat amida A, II dan III.Kata kunci: FTIR, gelatin, HCL, kulit ikan tuna, rendemenAbstractYellowfin tuna skin is one of the most potential solid waste of fisheries product that have not been maximally utilized. Fish skin can be used as gelatin, because it is contained collagen. Collagen of fish skin can be hydrolyzed into a gelatin. The purpose of this research is to study the effect of adding HCl with different concentration. The treatment apllied was the addition of HCl with different concentrations 1%, 2% and 3% with immersion of fish bone for 48 hours (1:2 w/v). HCl concentrations used has an effect for the gelatin yield. HCl 3% concentration was the best treatment of concentration with the best yield. The yield of gelatin obtained was 7.92% from total fish skin samples. It has moisture content of 1.75%, ash content of 1.51% and fat content of 22.02%. There was functional groups amida A, II and III.Keywords: FTIR; gelatin; HCL; tuna skin; rendemen
Co-Authors Abbas, Muhammadar Abdullah Adrian Damora Afdhal Fuadi Afriana, Safrida Afriani, Sari Afrina, Afrina Agus Putra AS Almuqaramah, T.M. Haja Antoni Antoni Ashabul Kahfi, Ashabul Azmi, Fauziah Azwar Thaib Batubara, Agung Setia Dawami, Muhammad Devani, Khairul Dewi, Cut Dara Djuanda, Rian Faisal Mustafa Faisal Syahputra, Faisal Fakhrul Razi, Fakhrul Febri, Suri Purnama Fikri, Andrian Fitri, Sri Gunawan Hanisah, Hanisah Harahap, Antoni Hasanah Hasanah Haser, Teuku Fadlon Huslina, Feizia Husna, Uswatun Ika Rezvani Aprita Iko imelda arisa, Iko imelda Ilham Zulfahmi Indradewa, Rhian Isma, Muhammad Fauzan Ismarica Ismarica, Ismarica Iwan Hasri, Iwan julismi, Al Kavinta Melanie Khumaira Khumaira, Khumaira Lestari Lestari Lia Handayani, Lia Maghfiriadi, Furqan Maulana, Dara Maulana, Febri Maulida, Cici Maulida, Siti Maulizar, Siti Moranda, Dayva Putri Muh. Saleh Nurdin Muhammad Syahril Mukhlis Mukhlis Munawarah Munawarah, Munawarah Muntazir Nafis, Badratun Nanda, Rizki Nasution, Lucky Marzuki Nataya, Anim Hajar Naufal, Agus Novita, Cut Rizky NST, Natasya Nur Hayati Nur, Firman M Nurfadillah Nurhayati Nurhayati Nuzlia, Cut Perdana, Adli Waliul Purba, Ivrado Putra, Dedi Fazriansyah Putri Maharani Putri, Ayu Nurtila Putriningtias, Andika Rachmawati Rusydi, Rachmawati Rasuldi, Riza Renanti, Tia Riski, Ade Maya Rizwan, T Rusyani, Emy Rusydi, Ichsan Rusydi, Rachmawaty Said Ali Akbar Saifuddin Saifuddin Saputra, Dedy Nurwan Sari, Nurdian Novita Setyawan, Febby Hadi Sihombing, Andri Sinaga, Agustinus Siska Mellisa Siti Komariyah Sri Agustina, Sri Suri Purnama Febri Syahie, Abdilah Taqiyah , Anisah Taqiyah, Anisah Tumiharti, Tumiharti Waliul, Adli Widya, Devita Aristya Sri Yolanda, Riska Z A, Muchlisin Zafrina Zulfiadi, Zulfiadi