p-Index From 2021 - 2026
15.62
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Gizi COPING (Community of Publishing in Nursing) NUTRIRE DIAITA Jurnal Kesehatan Masyarakat (IKESMA) Jurnal GIZIDO Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Jurnal Riset Gizi Darussalam Nutrition Journal Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Media Gizi Pangan GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Minda Baharu Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG) Jurnal Gizi Prima Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal) JUTIS : Jurnal Teknik Informatika Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Abdimas Universal Jurnal Kesehatan Unistek: Jurnal Pendidikan dan Aplikasi Industri JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat HSG (Health Science Growth) Journal Media Gizi Kesmas Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Jurnal Kesehatan Tambusai Journal of English Education Program (JEEP) Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Abdimas ADPI Sains dan Teknologi Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) Jurnal Gizi dan Kuliner Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Gizi dan Kesehatan JURNAL ABDIMAS KESEHATAN TASIKMALAYA Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Tematik JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Jurnal Riset Gizi Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan Asian Journal of Environmental Research Jurnal Siti Rufaidah Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI) Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Jurnal Riset Gizi Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN KADER POSYANDU UNTUK MEMBUAT CAMILAN TINGGI PROTEIN BERBAHAN LOKAL SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Ratih Kurniasari; Sabrina Sabrina; Annisa Nabila Salma
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11468

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Kabupaten Karawang termasuk kedalam daerah yang menjadi fokus program penanganan stunting. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang (2021), persentase balita stunting di kcamatan Pedes sebanyak 2,2%. Salah satu program pemerintah dalam upaya melakukan pencegahan dan screening terhadap kejadian stunting adalah dengan pemanfaatan posyandu balita dan pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada setiap kegiatan posyandu. Buah pisang dan ikan merupakan bahan pangan lokal yang mudah ditemukan dan memiliki nilai gizi yang baik untuk dijadikan PMT. Contoh PMT yang digemari olah seluruh kalangan terutama anak-anak serta dapat memperpanjang masa simpan pangan lokal nugget. Meningkatkan kemampuan peserta pelatihan untuk mengolah camilan tinggi protein berbahan baku pangan lokal dengan memanfaatkan buah pisang dan ikan sebagai upaya pencegahan stunting. Metode : Kegiatan pengabdian dilakukan dilaksanakan di Desa Sungaibuntu. Pelatihan terhadap 15 kader posyandu yang meliputi empat tahap yaitu 1) Penyampaian materi tentang stunting dan cara pencegahannya; 2) Praktek membuat PMT (Pemberian Makanan Tambahan) berbahan dasar buah pisang dan ikan dalam bentuk nugget; 3) Sesi diskusi dan tanya jawab; 4) Evaluasi. Hasil : Terjadi peningkatan pengetahuan kader posyandu (p<0,05). Kesimpulan : Terjadi peningkatan pengetahuan kader posyandu dan keterampilan peserta dalam membuat nugget pisang dan nugget ikan. Kata kunci: pelatihan kader posyandu; pencegahan stunting; nugget pisang; nugget ikan. ABSTRACTBackground: Karawang Regency is included in the area that is the focus of the stunting management program. Based on data from the Karawang Regency Health Office (2021), the percentage of stunting under five in the Pedes sub-district was 2.2%. One of the government's programs in an effort to prevent and screen stunting is the use of integrated healthcare center “posyandu” for toddlers and the provision of Supplementary Food (PMT) at every integrated healthcare center “posyandu”  activity. Bananas and nuggets are local food ingredients that are easy to find and have good nutritional value to be used as PMT. Examples of PMT are favored by all circles, especially children and can extend the shelf life of local food nuggets. Improve the ability of training participants to process high-protein snacks made from local food by utilizing bananas and fish as an effort to prevent stunting. Methods: Service activities were carried out in Sungaibuntu Village. Training for 15 integrated healthcare center “posyandu”  cadres which includes four stages, namely 1) Delivery of material on stunting and how to prevent it; 2) The practice of making PMT (Supplementary Food Provision) based on bananas and fish in the form of nuggets; 3) Discussion and question and answer session; 4) Evaluation. Results: There was an increase in knowledge of integrated healthcare center “posyandu” cadres (p<0.05). Conclusion: There was an increase in knowledge of integrated healthcare center “posyandu” cadres and participants' skills in making banana nuggets and fish nuggets. Keywords: Integrated healthcare center cadre training; stunting prevention; banana nuggets; fish nuggets
Identifikasi Penggunaan Sumber Air Bersih dan Jamban Rumah Tangga Terhadap Riwayat Sakit pada Anak Usia 6-59 Bulan di Pesisir Pantai Kabupaten Karawang Linda Riski Sefrina; Ratih Kurniasari; Milliyantri Elvandari; Annisa Ratri Utami; Asep Malinda Aiboga
Jurnal Gizi dan Kuliner Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Gizi dan Kuliner
Publisher : Program Studi Gizi UNSIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/giziku.v3i2.8343

Abstract

Previous studies have shown that illness, especially infectious diseases, is a risk factor for malnutrition in children aged 6-59 months. Environmental sanitation is an important factor that influences the occurrence of infection. The purpose of this study was to assess the relationship between the use of clean water sources and the use of household latrines with a history of diseases in children aged 6-59 months. This study used a cross-sectional design with 108 research subjects. Research subjects were selected using accidental sampling. Collecting data using interview and observation techniques. The results showed that there was no significant relationship between the type of source of drinking water, type of source of washing water, type of latrines, and ownership of latrines with a history of diseases in the research subjects. The history of diseases in the research subjects was significantly related to the distance between the water source and the waste disposal site (p-value <0.05). Based on these results, further efforts are needed to improve environmental sanitation in coastal areas to prevent an increase in morbidity in children under five.
Literature Review: Pengaruh Bentuk Media Edukasi Gizi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu dalam Upaya Pencegahan Stunting pada Anak: Literature Review : The Influence of Nutrition Education Media Forms on Increasing Mother's Knowledge to Prevent Stunting in Children Grisvia Zain; Ratih Kurniasari
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 15 No. 1 (2023): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jgk.v15i1.281

Abstract

Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam rentan waktu yang cukup lama. Stunting adalah masalah kesehatan yang harus diperhatikan dengan penanganan sedini mungkin karena berdampak pada tingkat kecerdasan, produktivitas, dan kekebalan tubuh terhadap penyakit, yang selanjutnya dapat menghambat pertumbuhan ekonomi sehingga meningkatkan kemiskinan dan ketimpangan yang berefek jangka panjang pada penderita, keluarganya dan Negara. Edukasi gizi mengenai stunting kepada mayarakat dapat membantu menekan kejadian stunting untuk masa yang akan datang. Pengetahuan akan mempengaruhi tindakan manusia, dengan demikian semakin baik pengetahuan seseorang maka kualitas hidupnya pun akan lebih baik. Pada penyampaian edukasi, bentuk dari sebuah media juga berpengaruh dalam keefektifan penyampaian informasi. Untuk itu tujuan dari penulisan ini adalah menilai tingkat informasi yang diserap dari sebuah media terhadap pemahaman ibu dalam mengenal masalah stunting dan cara pencegahan stunting. Metode yang digunakan dalam penulisan adalah telaah sistematis dan pencarian materi melalui jurnal penelitian pada laman sinta ristekdikti dengan kata kunci Media pendidikan gizi, Pengetahuan ibu, dan Pencegahan stunting. Berdasarkan 3 jurnal yang memenuhi kriteria inklusi dalam pembahasan ini, diketahui peningkatan tertinggi dihasilkan oleh media integrating card sebagai media informasi stunting yang dinilai efektif meningkatkan pengetahuan ibu dengan menggunakan metode bermain kartu. Pada uji efektivitas ketiga media menunjukkan adanya pengaruh dalam meningkatkan pengetahuan ibu mengenai stunting. Namun pada media integrating card mendapatkan peningkatan pengetahuan yang lebih tinggi dibandingkan dengan media lain. Hal ini menunjukkan bahwa media interaktif yang menyenangkan lebih dapat diterima isi materinya dibandikan dengan media yang memaparkan materi dengan bentuk yang formal seperti bentuk dari media lembar balik dan modul risiko deteksi stunting.
Kajian Pustaka: Pengaruh Pemberian Media Edukasi Gizi terhadap Pengetahuan Anemia pada Remaja: Literature Review: The Effect of Providing Nutrition Education Media on Anemia Knowledge in Adolescents Nanda Putri Agiratama; Ratih Kurniasari
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 15 No. 1 (2023): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja di Indonesia berisiko mengalami anemia. Penyebab anemia remaja cenderung disebabkan oleh kekurangan asupanan makanan sumber zat besi sehingga perlu dibentuk perilaku makan yang bergizi. Perilaku makan yang baik dapat diperoleh dari pengetahuan. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus menekan kejadian anemia yaitu dengan melakukan edukasi gizi dengan menggunakan media pendukung. Tujuan: tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai media edukasi gizi terhadap tingkat pengetahuan anemia pada remaja. Metode: metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review study yaitu melakukan pengumpulan data yang berhubungan dengan sebuah topik yang telah ditentukan dari berbagai sumber. Hasil: jumlah data yang digunakan dan ditelaah sebanyak 5 penelitian yang menunjukkan adanya pengaruh pemberian edukasi gizi dengan menggunakan media terhadap tingkat pengetahuan anemia pada remaja putri. Kesimpulan: salah satu upaya untuk mencegah anemia di Indonesia yaitu dengan meningkatkan pengetahuan melalui edukasi gizi menggunakan media edukasi. Penggunaan media sebagai bahan ajar untuk meningkatkan pengetahuan anemia dapat memberikan pengaruh terhadap kejadian anemia. Hal ini karena adanya pemanfaatan media yang melibatkan fungsi indera dimana akan membantu seseorang dalam menyerap informasi kesehatan termasuk mengenai anemia.
UPAYA PENANGANAN STUNTING MELALUI PENDIDIKAN GIZI KEPADA KADER POSYANDU DI PESISIR PANTAI KARAWANG Linda Riski Sefrina; Ratih Kurniasari; Milliyantri Elvandari
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Vol 12, No 1 (2023): Maret, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i1.37284

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan akibat kekurangan gizi secara kronis. Penelitian-penelitian sebelumnya menunjukkan kader Posyandu berperan penting dalam penanganan stunting. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan gizi pada kader Posyandu di daerah pesisir pantai Karawang. Metode kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan dan pelatihan. Kegiatan ini diikuti oleh 89 kader Posyandu. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test menunjukkan terdapat peningkatan persentase peserta yang memiliki pengetahuan gizi dengan kategori cukup dari 15,7% menjadi 62,9%, serta peserta yang memiliki pengetahuan gizi berkategori baik dari 3,4% menjadi 12,4 %. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberian kegiatan pendidikan gizi mampu meningkatkan pengetahuan gizi secara signifikan pada kader Posyandu di pesisir pantai Karawang
Hubungan Sedentary Lifestyle dengan Status Gizi Remaja pada Masa Pandemi COVID-19 Hanna Pradifa; Al Mukhlas Fikri; Ratih Kurniasari
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 03 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v12i03.2042

Abstract

Pandemi COVID-19 menyebabkan perubahan di masyarakat, seperti pembatasan aktivitas, selalu menjaga jarak antar sesama, dan menghindari keramaian. Proses pembelajaran dilakukan secara daring sehingga aktivitas anak terbatas. Hal tersebut meningkatkan peluang untuk memiliki sedentary lifestyle. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan sedentary lifestyle dengan status gizi remaja pada masa pandemi. Desain penelitian adalah cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Cibinong. Sampel penelitian adalah 195 siswa kelas 8 dengan pengambilan sampel secara simple random sampling . Kriteria inklusi sampel yaitu remaja awal siswa berusia 13-15 tahun dan bersedia mengikuti penelitian. Timbangan berat badan dan microtoise untuk menilai status gizi remaja. Kuesioner Adolescent Sedentary Activity Questionnaire (ASAQ) digunakan untuk menilai tingkat sedentary lifestyle. Sampel dalam penelitian sebagian besar berjenis kelamin perempuan (63,6%), berusia 14 tahun (60%), dan memiliki ayah dengan pendidikan terakahir SMA (49,2%). Asupan energi subjek tergolong defisit berat (80%), dan memiliki status gizi normal (65,1%). Meskipun demikian, sebanyak 15,4% memiliki status gizi gemuk dan 7,2% obesitas. Akan tetapi, penelitian ini belum dapat menunjukkan adanya hubungan sedentary lifestyle dengan status gizi remaja pada masa pandemi (P-value = 0,899). Diperoleh bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara sedentary lifestyle dengan status gizi remaja pada masa pandemi di SMP Negeri 1 Cibinong.
Pentingnya Pengetahuan Gizi pada Ibu Hamil Terhadap Kesehatan Ibu dan Anak Siti Nur Imani; Ratih Kurniasari
JGK:Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2 No 2 Desember (2022): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.707 KB) | DOI: 10.36086/jgk.v2i2 Desember.1517

Abstract

Background:The development of a nation is essentially to realize the welfare of the people. Efforts to improve the quality of human resources should start as early as possible since the fetus is in the womb. Pregnant women are one of the most vulnerable groups to nutritional problems. Purpose:The purpose of counseling can minimize the occurrence of malnutrition in the community and pregnant women can know the importance of good nutrition for children. Method of literature study or library research. This literature study was carried out by reading relevant sources to obtain the necessary data. Nutritional problems experienced by pregnant women before or during pregnancy can affect the growth of the fetus that is being conceived. Malnourishment can trigger stunting due to prolonged malnutrition in the first 1,000 days of life (HPK). Indonesia is currently having a problem with stunting. The level of one's nutritional knowledge will affect attitudes and behavior in food selection. Results: This study shows that, after testing the effect of knowledge scores on the knowledge of the intervention group and the control group, it is found that there is a significant effect between the knowledge scores. Conclusion: From the results of this research activity it is necessary to have education about balanced nutrition to be able to increase the knowledge of pregnant women.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS MEDIA POSTER, VIDEO, SERTA KOMIK TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG SARAPAN PADA ANAK SDN MARGAHAYU XIX BEKASI Almas Barizah Fathaniah; Ratih Kurniasari
Media Gizi Pangan Vol 30, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.321 KB) | DOI: 10.32382/mgp.v30i1.2789

Abstract

Tujuh dari sepuluh anak di Indonesia kekurangan gizi sarapan. Pendidikan gizi merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan seseorang sedini mungkin.  Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk membandingkan efektivitas pada media poster, video animasi, serta komik digital terhadpa peningkatan pengetahuan tentang pentingnya sarapan pada anak sekolah dasar. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode yang digunakan adalah eksperimental. Desain penelitian yang digunakan yaitu rancangan tiga grup pre-post test karena penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh perlakuan yang diberikan. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan uji paired sample t-test untuk membandingkan pengetahuan ketiga kelompok perlakuan dan uji Wilcoxon sign rank test apabila data tidak bersitribusi normal.  Hasil penelitian pada media poster menunjukkan terdapat pengaruh (p=0,001) pemberian media poster terhadap pengetahuan terkait pentingnya sarapan. Hasil penelitian pada media video menunjukkan terdapat pengaruh (p=0,002) pada pemberian media 3D berupa video animasi terhadap pengetahuan terkait pentingnya sarapan pada anak. Hasil penelitian pada media inovasi menunjukkan terdapat pengaruh (p=0,000) pada pemberian media inovasi berupa komik digital terhadap pengetahuan terkait pentingnya sarapan pada anak. Pada ketiga media yang diberikan, media komik paling efektif dibandingan dengan kedua media lainnya.
EDUKASI GIZI SEIMBANG MENGGUNAKAN MEDIA INFOGRAFIS DAN MEDIA WEBSITE MELALUI APLIKASI WHATSAPP PADA SISWA SEKOLAH DASAR Salma Khairunnisa; Ratih Kurniasari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.15273

Abstract

ABSTRAKPedoman gizi seimbang harus diperkenalkan pada seluruh masyarakat khususnya pada anak usia sekolah karena anak sekolah merupakan usia yang rawan mengalami permasalahan gizi. Salah satu cara untuk memperkenalkan pedoman gizi seimbang pada masyarakat yaitu dengan memberikan edukasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan gizi seimbang siswa sekolah dasar menggunakan media infografis dan media website melalui aplikasi whatsapp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan anak sekolah dasar sebelum dan sesudah diberikan edukasi mengenai gizi seimbang menggunakan media infografis (p=0,001) dan terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan anak sekolah dasar sebelum dan sesudah diberikan edukasi mengenai gizi seimbang menggunakan media website (p=0,003). Dapat disimpulkan bahwa edukasi gizi seimbang menggunakan media infografis dan media website melalui aplikasi Whatsapp dapat meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar. Kata kunci: edukasi; gizi seimbang; infografis; website; whatsapp. ABSTRACTGuidelines for balanced nutrition must be introduced to the whole community, especially to school-age children because school children are an age that is prone to nutritional problems. One way to introduce balanced nutrition guidelines to the community is by providing education. This activity aims to increase elementary school students' balanced nutrition knowledge using infographic media and website media through the WhatsApp application. The results showed that there was a significant difference between the knowledge of elementary school children before and after being given education about balanced nutrition using infographic media (p=0.001) and there was a significant difference between the knowledge of elementary school children before and after being given education about balanced nutrition using the media website (p=0.003). It can be concluded that balanced nutrition education using infographic media and website media through the Whatsapp application can increase elementary school students' knowledge Keywords: education; balanced nutrition; infographics; website; whatsapp.
ENGARUH PEMBERIAN VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN GIZI PADA MAHASISWA TENTANG SUMBER PANGAN ANTIOKSIDAN Al-khonsa Ulya Hafidz; Ratih Kurniasari
Jumantik Vol 8, No 1 (2021): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v8i1.3578

Abstract

Memiliki sistem imun yang baik merupakan cara untuk melawan virus corona, hal tersebut tentunya harus didorong melalui asupan gizi seimbang dan beragam serta pola hidup yang sehat. Salah satu bahan pangan yang dianjurkan untuk dikonsumsi yang dapat meningkatkan imunitas tubuh yaitu bahan pangan dengan kaya akan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian media berupa video animasi terhadap perubahan tingkat pengetahuan mahasiswa tentang pangan fungsional dalam meningkatkan imunitas tubuh. Rancangan penelitian adalah kuasi eksperimental one group pretest-posttest pada mahasiswa Program Studi Farmasi di Universitas Singaperbangsa Karawang. Data dianalisis menggunakan uji paired t-test. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perubahan pada tingkat pengetahuan gizi mahasiswa (p=0,000) sebelum dan sesudah diberikan intervensi gizi menggunakan media video animasi. Pengetahuan mahasiswa sesudah diberikan intervensi tentang pangan fungsional dalam meningkatkan imunitas tubuh dengan media video animasi lebih baik dibandingkan dengan sebelum pemberian intervensi.
Co-Authors Abdurrahman, Muhammad Rafi Adilah Pradipta Syahri Aein, Muhammad Akhdiyatul Afilia, Vena Anggie Agiesna Agustin, Sakhwa Agustine, Dine Agustini, Rika Yayu Aisyah Al Mukhlas Fikri Al-khonsa Ulya Hafidz Almas Barizah Fathaniah Amalia, Gisha Amyranti, Mutia Andita, Puteri Dwi Anggie Afilia, Vena Anggiruling, Dwikani Oklita Anggraini Sabita Anisa, Aan Annisa Nabila Salma Annisa Ratri Utami Arlianti, Lily Arneta Anggraeni Putri Arneta Anggraeni Putri Sumantri Arunisa Rahian Fadila Asep Malinda Aiboga Assabila, Sarah Yuliani Audia, Annisa Rahma Az-zahra, Karina Azizah, Syifa Nur Azzahro, Siti Muthi'ah Bambang Andri Yoga Bunga Algianti Putri Bunga Sovani Firdawiyanti Cahyani, Aisyah Dewi DANNY RAMADHAN Desti Aulia Ramadhani Devie Rienzani Supriadi Eka Andriani Eka Andriani Eka Andriani Eka Andriani, Eka Elvandari, Milliyantri Elvandari, Millyantri Emilia Alfitri Ester, Stephanie Victoria Eusabinus Bunau Fachira Kasmarini Fahmi Farizzi Shiddiq Fairuza, Nur Laili Fajri, Andhika Kusuma Fathma Syahbanu Febria, Mega Audinna Femyliati, Rahmanita Ferdiyan, Muhammad Fikri, Al Mukhlas Fikri, Al Muklas Fiqhi Cahya Fithrah Hidalianisa, Saffanah Fuji Sri Rahayu Fuji Sri Rahayu Grisvia Zain Hanna Pradifa Harianti, Rini Hartanti, NIken Hendrik Septiana Imani, Siti Nur Indrawiananda Nur Sandrina Ismi Nurlatifah Jesica Julyana Hutapea Julia Dwi Lestari Kanya Riyadi, Giska Kardi, Tribita Fajarini Kayla Wulandari Khairunnisa, Dhea Yohana Khairunnisa, Nur Aini Nadhifah Khoirunnisa, Safira Khopiyani, Amalia Latifah Wardayanto Lia Rahmawati, Lia Lily Arlianti Linda Riski Sefrina Made Pasek Kardiwinata Made Rini Damayanti Mahmudah, Dini Maulana MI Medina Alya Andrifni Milliyantri Elvandari Muhammad Alfid Kurnianto Muthmainah, Fitriyah Nafsiyah Nabila Salma, Annisa Nanda Putri Agiratama Nathalia Angela Nazwa Azahra Nurfitriani, Jesi Nurimani , Siti Nurlatifah, Ismi Nurul Fadilah, Nurul Okta Sari, Sekar oktaviani, raden puspa Pasaribu, Sarah Grasya Elisabeth Pebriana, Regi Perihatini, Titin Pratopo, Julinda Zahrani Putri, Bunga Algianti Rachma, Aulia Nur Rahayu, Fuji Sri Rahmadhani, Shabrina Rahmah, Auliyaa’ur Ratna Hamidah Ratna Hamidah Regina Regina Rifka Syifa Zakiya Rifka Syifa Zakiya Rini Harianti Riski Sefrina, Linda Risma Rahmatunisa Risma Rahmatunnisa Sabrina Sabrina Miftahul Sidik Sabrina Sabrina Sabrina Sabrina Sabrina Sabrina Sabrina Sabrina Safira Khoirunnisa Sakhwa Agustin Salma Khairunnisa Salma Luthfianti Salsabila, Haifa Salsabila, Shafa Sapitri, Vira Sarah Yuliani Assabila Sekar Indraswari Shafira Sulviani Silaen, Cristhin Lusiana Siti Maftukhah Siti Nur Imani Sonya, Dava Allya Shafira Syam, Syahriani Tasya Khoirunnisa Taufik Hidayat Vika Fathiara Afifah Viviana, Susan Widiastuti, Yuliati Wulandari, Okta Viani Wulandari Yahya, Salma Yoga Pamungkas, Fajar Yoganika Kausa, Kikan Yuningsih, Resta