p-Index From 2021 - 2026
15.764
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Gizi COPING (Community of Publishing in Nursing) NUTRIRE DIAITA Jurnal Kesehatan Masyarakat (IKESMA) Jurnal GIZIDO Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Jurnal Riset Gizi Darussalam Nutrition Journal Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Media Gizi Pangan GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Minda Baharu Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG) Jurnal Gizi Prima Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal) JUTIS : Jurnal Teknik Informatika Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Abdimas Universal Jurnal Kesehatan Unistek: Jurnal Pendidikan dan Aplikasi Industri JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat HSG (Health Science Growth) Journal Media Gizi Kesmas Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Jurnal Kesehatan Tambusai Journal of English Education Program (JEEP) Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Abdimas ADPI Sains dan Teknologi Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Practice of Fashion and Textile Education Journal Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) Jurnal Gizi dan Kuliner Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Gizi dan Kesehatan JURNAL ABDIMAS KESEHATAN TASIKMALAYA Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Tematik JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa Jurnal Riset Gizi Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan Asian Journal of Environmental Research Jurnal Siti Rufaidah Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI) Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Jurnal Riset Gizi Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Literatur Rivew Pengaruh Konseling Gizi Terhadap Kepatuhan Diet Pasien Diabetes Mellitus Tipe-2 Sakhwa Agustin; Ratih Kurniasari
Jurnal Gizi dan Kuliner Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Gizi dan Kuliner
Publisher : Program Studi Gizi UNSIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/giziku.v4i1.9666

Abstract

The 2017 International Diabetes Federation shows that as many as 10.3 million people in Indonesia suffer from diabetes and are ranked 6th in the world with the largest number of diabetics (RI Ministry of Health, 2018). Based on the 2018 Riskesdas, the prevalence of diabetes increased to 8.5% from 6.9%. Diabetes mellitus is a metabolic degenerative disease caused by the pancreas being unable to produce enough insulin. The most common type of diabetes mellitus is type-2 diabetes mellitus. The provision of nutritional counseling is very important because it is a disease related to lifestyle. The purpose of nutritional counseling is to change attitudes and behavior so that they are in accordance with the goals of diet management. Patient compliance with what is given during counseling will affect success in undergoing diet management. This research aimed To determine the effect of nutritional counseling on dietary adherence in type-2 diabetes mellitus patients. Method: Using the literature review method by comparing several literature materials. The result showed that nutrition counseling affects dietary adherence in type-2 diabetes mellitus patients. Nutritional counseling with the principle of regulating the type of food, the number of calories and the meal schedule can affect dietary adherence in type-2 diabetes mellitus patients. Keywords: Nutrition counseling, Dietary compliance, Diabetes Mellitus
SOSIALISASI PEDOMAN GIZI SEIMBANG DENGAN METODE NUTRIEDUTAINMENT DI SDN KARAWANG WETAN 1 DAN SDN PALUMBONSARI Ratih Kurniasari; Risma Rahmatunisa
JURNAL ABDIMAS KESEHATAN TASIKMALAYA Vol. 1 No. 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : STIKes Respati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48186/abdimas.v2i1.150

Abstract

Anak sekolah dasar merupakan kelompok usia rawan gizi. Hal ini disebabkan pertumbuhan anak yang pesat dan aktifitas sekolah yang padat. Agar tumbuh kembang anak dapat optimal, asupan gizi yang baik dari segi kuantitas maupun kualitas diperlukan dan perlu perhatian berbagai pihak. Pemberian gizi pada usia ini biasanya tidak berjalan secara optimal, karena banyak faktor lingkungan yang mempengaruhimya salah satu pengetahuan orang tua dan guru yang kurang sehingga menyebabkan anak tidak dapat mengkonsumsi zat gizi yang tepat. (Siti, 2012) Indonesia pada anak umur 6 – 14 tahun (Usia Sekolah) mengalami masalah gizi ganda, yaitu masalah gizi kurang dan masalah gizi lebih. Secara umum di Provinsi Jawa Barat prevalensi kurus adalah 10,9% pada laki-laki dan 8,3% pada perempuan. Sedangkan prevalensi BB lebih pada laki-laki 7,4% dan perempuan 4,6%. Masalah gizi kurang umumnya disebabkan oleh kemiskinan, kurangnya persediaan pangan, kurang baiknya kualitas lingkungan, kurangnya pengetahuan masyarakat tentang gizi, menu seimbang dan kesehatan. Masalah gizi lebih disebabkan oleh kemajuan ekonomi pada lapisan masyarakat tertentu disertai dengan kurangnya pengetahuan tentang gizi, menu seimbang dan kesehatan. (Riskesdas 2017) Pada anak usia sekolah dasar permasalahn gizi yang terjadi disebabkan oleh kurangnya pengetahuan. Pendidikan gizi merupakan suatu upaya untuk membuat seseorang atau sekelompok masyarakat sadar akan pentingnya peran gizi dalam kehidupan. Salah satu hal yang perlu diinformasikan ke anak sekolah dasar terutama masalah Pedoman Gizi Seimbang dan menyadari bahwa sebenarnya slogan Empat Sehat Lima Sempurna (4S5S) sudah tidak dipergunakan lagi (Nuryanto 2014). Masalah gizi pada anak usia sekolah dasar dapat dicegah dengan menggunakan Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS). PUGS merupakan pedoman tentang susunan makanan sehari–hari yang mengandung zat-zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memerhatikan prinsip keanekaragaman atau variasi makanan, aktivitas fisik, kebersihan, dan berat badan (BB) ideal, dengan pemilihan dan mengkonsumsi makanan yang baik, bergizi dan seimbang dapat mempengaruhi status gizi. Gizi seimbang merupakan susunan pangan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Konsumsi pangan individu dapat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan. Tingkat pengetahuan dapat diperoleh melalui media masa, pendidikan, pengalaman, hubungan sosial, dan budaya. Dengan tingkat pengetahuan yang baik maka sesorang akan lebih selektif dalam mengkonsumsi makanan yaitu makanan apa yang bagus untuk dikonsumsi, manfaat yang diberikan dan bagaimana kandungan gizi sehingga dapatan terpenuhinya kebutuhan gizi dalam tubuh (Redyastuti, 2017). Media pendidikan gizi perlu dipertimbangkan karakteristik dan selera sasaran penyuluhan sehingga pesan gizi yang disampaikan dapat diterima secara efektif (Khomsan 2000). Pendidikan gizi yang diberikan pada anak usia sekolah dasar diupayakan diberikan melalui media yang menarik agar penyampaian materi dapat diterima lebih mudah. Edukasi gizi dapat diberikan dengan metode yang menarik, salah satunya yaitu metode nutriedutainment. Nutriedutainment merupakan gabungan dari nutrition, edukasi dan entertainment yang berarti suatu cara untuk membuat proses pendidikan dan pengajaran gizi menjadi menyenangkan, sehingga siswa dengan mudah menangkap dari pembelajaran mengenai gizi seimbang. Nutriedutainment dapat dilakukan didalam maupun diluar kelas, diberikan dengan metode melakukan permainan, mendengarkan cerita, dan menonton drama.
Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) pada Masa Pandemi Covid-19 Ratih Kurniasari
JURNAL ABDIMAS KESEHATAN TASIKMALAYA Vol. 2 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : STIKes Respati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48186/abdimas.v1i02.286

Abstract

Pada awal 2020, Indonesia dikejutkan dengan mewabahnya pneumonia baru yang bermula dari Wuhan, Provinsi Hubei yang kemudian menyebar dengan cepat ke lebih dari 190 negara dan teritori. Wabah ini diberi nama coronavirus disease 2019 (COVID-19) yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2). Penyebaran penyakit ini telah memberikan dampak luas secara sosial dan ekonomi. Saat ini, penyebaran SARS-CoV-2 dari manusiake manusia menjadi sumber transmisi utama sehingga penyebaran menjadi lebih agresif. Transmisi SARS-CoV-2 dari pasien simptomatik terjadi melalui droplet yang keluar saat berbicara, batuk atau bersin.Pada masa pandemic covid-19 banyak orang tua khawatir menyiapkan MP-ASI yang tepat untuk bayi terutama untuk memilih bahan makanan yang meningkatkan imunitas bayi dan anak ketika diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) adalah makanan atau minuman yang mengandung zat gizi yang diberikan pada bayi atau anak usia 6-24 bulan guna memenuhi kebutuhan gizi selain ASI (Departemen Kesehatan RI, 2006). Menurut ASDI, MP-ASI merupakan makanan atau minuman selain ASI yang mengandung zat gizi yang diberikan kepada bayi selama periode penyapihan (complementary feeding)yaitu pada saat makanan/minuman lain diberikan bersama pemberian ASI.Proses optimalisasi tumbuh kembang dan pertumbuhan otak terjadi pada dua tahun awal kehidupan (Window of Opportunity). Adapun awal kehidupan yang rentan dengan berbagai masalah gizi, terjadi pada dua tahun awal kehidupan, perlu memperhatikan makanan lanjutan setelah ASI yaitu MP-ASI (Laurensi, 2017). MP-ASI yang tepat dan baik merupakan makanan yang dapat memenuhi kebutuhan gizi sehingga bayi dan anak dapat tumbuh kembang dengan optimal (Black C et al, 2013). Salah satu penyebab terjadinya gangguan tumbuh kembang bayi dan anak usia 6-24 bulan di Indonesia adalah rendahnya mutu MP-ASI dan ketidaksesuaian waktu serta gizi yang diberikan sehingga beberapa zat gizi tidak dapat memenuhi kebutuhan energi.WHO mengeluarkan rekomendasi mengenai pemberian MP ASI yang meliputi 4 syarat, yaitu: pertama tepat waktu (timely), artinya MP ASI harus diberikan saat ASI eksklusif sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan zat gizi bayi. Syarat kedua adala adekuat, artinya MP ASI memiliki kandungan energi, protein, dan mikronutrien yang dapat memenuhi kebutuhan makronutrien dan mikronutrien bayi sesuai usianya. Makanan utama harus mengandung karbohidrat, protein hewani, protein10nabati, lemak dan vitamin serta mineral. Perlu dipastikan juga bahwa MP ASI harus mengandung zat besi yang memang sangat diperlukan oleh bayi. Karena kandungan zat besi dalam ASI pada saat usia 6 bulan sudah sangat sedikit kandungannya sehingga otomatis tidak bisa memenuhi kebutuhan bayi. Makanan berserat berupa sayur dan buah hanya perlu diberikan sedikit saja karena porsi yang besar bisa menghambat penyerapan zat besi.Syarat ketiga adalah aman, artinya MP ASI disiapkan dan disimpan dengan cara cara yang higienis, diberikan menggunakan tangan dan peralatan makan yang bersih, memisahkan makanan yang mentah dengan yang matang, menggunakan sumber air yang bersih serta cara memasak yang benar dan penyimpanan makanan pada suhu yang tepat. Syarat terakhir adalah diberikan dengan responsive feeding artinya MP ASI diberikan dengan memperhatikan sinyal rasa lapar dan kenyang seorang anak. Frekuensi makan dan metode pemberian makan harus dapat mendorong anak untuk mengonsumsi makanan secara aktif dalam jumlah yang cukup menggunakan tangan, sendok, atau makan sendiri (disesuaikan dengan usia dan tahap perkembangan seorang anak).Menurut Heryanto (2017) bahwa hambatan utama tercapainya ASI Eksklusif dan pemanfaatan ASI yang benar adalah karena kurangnya pengetahuan yang benar tentang MP-ASI. Pemberian MP-ASI dengan tepat dan benar akan mendukung tumbuh kembang bayi baik kognitif, psikomotorik dan menumbuhkan kebiasaan makan yang baik. Pemberian MP-ASI dini mempengaruhi tingkat kecerdasan anak setelah usia dewasa dan memicu terjadinya penyakit obesitas, hipertensi dan penyakit jantung koroner
Pengaruh Penggunaan Media Podcast dan Media Video Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pedoman Gizi Seimbang Pada Remaja Sarah Yuliani Assabila; Ratih Kurniasari
JURNAL RISET GIZI Vol 10, No 1 (2022): Mei (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v10i1.6931

Abstract

Background: The level of nutritional knowledge among adolescents is one of the factors that influence their food choices. Lack of knowledge in adolescents about balanced nutrition allows them to choose foods that tend to be unhealthy and less nutritious and result in unstable weight gain or loss.Objective : This study aims to determine the differences in the effect of nutrition education on general guidelines for balanced nutrition using Podcast media through the Spotify platform and video media on adolescents.Methods : This type of research is a quasi-experiment with pre and post-test with two group designs. The number of samples was 30 students of grade eight in Junior High School. The sampling technique used purposive sampling. Analysis of data using the Wilcoxon and Mann Whitney tests.Results : The results showed the highest increase in the mean score of general guidelines for balanced nutrition knowledge (12.67 ± 1.58) and were significant in the group given Podcast media (p = 0.003) and the group given video intervention also showed an increase (13.93 ± 2, 07) with p-value = 0.007. It was found that there were differences in the use of Podcast media and video  on adolescent knowledge about general guidelines for balanced nutrition (p = 0.007).Conclusion : Podcasts and videos affect increasing knowledge level about general guidelines for balanced nutrition in adolescents. Keywords : Adolescents; balanced nutrition guidelines; podcast; spotify; video
EDUKASI PENCEGAHAN SINDROM METABOLIK PADA WANITA DEWASA DI PEDESAAN Fikri, Al Mukhlas; Elvandari, Milliyantri; Kurniasari, Ratih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol 4, No 2 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jpms.v4i2.1094

Abstract

Sindrom metabolik merupakan salah satu tantangan serius dalam kesehatan masyarakat yang berhubungan dengan meningkatnya risiko penyakit kardiovaskuler dan diabetes. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai sindrom metabolik pada wanita dewasa pedesaan melalui edukasi. Metode kegiatan pengabdian berupa edukasi berbasis ceramah kepada 22 wanita dewasa yang tinggal di pedesaan Karawang sebagai sasaran kegiatan. Kegiatan pengabdian ini juga berupa pengukuran indeks massa tubuh dan lingkar perut untuk menilai status gizi sasaran. Edukasi yang diberikan berkaitan dengan faktor risiko, kriteria, dan upaya pencegahan sindrom metabolik. Perubahan pengetahuan sasaran dinilai dengan pre-post test. Uji Wilcoxon digunakan untuk melihat perbedaan pengetahuan antara sebelum dan setelah edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan sebagian besar sasaran memiliki status gizi obesitas (59,1%), dan obesitas sentral (72,6%). Kategori pengetahuan terkait sindrom metabolik sasaran hanya pada tingkat rendah dan sedang, baik sebelum maupun setelah edukasi. Sebanyak 4.5% sasaran mengalami peningkatan tingkat pengetahuan menjadi kategori sedang, namun secara statistik tidak signifikan (p > 0,05).
PENGARUH PENGGUNAAN VIDEO ANIMASI DAN THREAD TWITTER TERHADAP PENGETAHUAN GIZI SAAT PANDEMI COVID-19 Khoirunnisa, Safira; Kurniasari, Ratih; Sefrina, Linda Riski
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 18 No 4 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v18i4.27214

Abstract

Konsumsi makanan bergizi seperti buah dan sayur adalah salah satu cara yang dapat membantu seseorang untuk mencegah infeksi virus Covid-19. Namun, tingkat konsumi buah dan sayur masyarakat di Indonesia masih rendah. Salah satu faktor penyebab dari rendahnya konsumsi tersebut adalah kurangnya pemahaman masyarkaat terkait manfaat mengkonsumsi buah dan sayur. Pemberian edukasi gizi mengenai buah dan sayur dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran masyarkaat untuk konsumsi buah dan sayur sesuai dengan kebutuhan. Edukasi gizi selama pandemi Covid-19 yang mengutamakan jaga jarak membutuhkan media yang modern dan inovatif, seperti video animasi dan thread Twitter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi gizi menggunakan video animasi dan thread Twitter buah dan sayur terhadap peningkatan pengetahuan buah dan sayur pada usia 20-24 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian pretest-posttest control group yang dilakukan satu kali pada bulan April 2021 di Kota Bekasi menggunakan 30 responden. Responden pada kelompok intervensi diberikan media thread Twitter dan kelompok kontrol diberikan media video animasi. Data pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi diambil mengunakan kuesioner kemudian dianalisis menggunakan paired sample t-test dan independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan responden pada kedua kelompok meningkat setelah mendapatkan edukasi gizi (p = 0,03). Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah edukasi gizi menggunakan media video animasi dan thread Twitter mampu meningkatkan pengetahuan buah dan sayur sehingga dapat dijadikan alternatif media edukasi gizi di masa pandemi Covid-19
EFEKTIVITAS MEDIA 2D DAN 3D SEBAGAI EDUKASI GIZI TERHADAP PENGETAHUAN ANAK SEKOLAH DASAR oktaviani, raden puspa; Kurniasari, Ratih
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10645788

Abstract

Media education is carried out using a variety of media, there are two-dimensional, three-dimensional and innovative media such as games. Interesting media can make responsiveness to increasing children's knowledge more effective, there are colors, images with designs that create attraction so that they become interested in reading. The purpose of the literature review is to determine the effectiveness of 2-dimensional and 3-dimensional educational media on increasing knowledge in elementary school children. The method used to review journals as a source of data with a population of elementary school children the sample is mostly taken in the research of 4th and 5th grade elementary school students with various research instruments such as questionnaires, 2-dimensional and 3-dimensional media and measuring tools for height and weight. The results of the study there was an increase in knowledge by using various 2-dimensional and 3-dimensional media. The advantages of using media that have an appeal so that the delivery and receipt of information can be easily found in elementary school children.
Pengaruh Media Promosi Gizi terhadap Pengetahuan dan Sikap Gizi Seimbang Siswa SDN Sukaluyu IV Karawang: The Effect of Nutrition Promotion Media on Balanced Nutrition education and behaviour for Elementary School Students Sukaluyu IV karawang Kayla Wulandari; Ratih Kurniasari; Eka Andriani
JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Vol. 16 No. 2 (2024): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jgk.v16i2.544

Abstract

The school-age period is prone to health problems that affect children's future development. One of the prevention efforts through increasing knowledge in order to achieve changes in nutritional knowledge and can reduce the problem of balanced nutrition. This study aims to determine the effect of using pocket book media, balanced nutrition pyramid and balanced nutrition spinning wheel on the knowledge and attitude of balanced nutrition of SDN Sukaluyu Karawang students. This research method is a quasi-experiment with a pre and posttest design with control group design with 33 respondents of 5th grade students of SDN Sukaluyu IV. The statistical test used was the Shapiro Wilk test. Bivariate analysis used Paired Sample T-test because the data was normally distributed. The results showed there was a significant change in knowledge using nutrition media p<0.5 and attitude p<0.05 (0.04) with the use of Pocket Book media. Conclusion, nutrition promotion media such as Pocket Books, Balanced nutrition Pyramid and Nutrition Balanced Spinning Wheel can affect elementary school children's knowledge about balanced nutrition but have no effect on attitudes.   ABSTRAK Masa usia sekolah rentan terdapat masalah Kesehatan hingga mempengaruhi perkembangan anak dimasa depan. Salah satu upaya pencegahan melalui Peningkatan pengetahuan demi mencapai perubahan dari pengetahuan gizi dan dapat mengurangi permasalah gizi Seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media buku saku, piramida gizi seimbang dan nutrition balanced spinning wheel terhadap pengetahuan dan sikap gizi seimbang siswa SDN Sukaluyu Karawang. Metode penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan rancangan pre and posttest with control group design dengan jumlah responden sebanyak 33 siswa kelas 5 SDN Sukaluyu IV. Uji statistik yang digunakan adalah uji Shapiro Wilk. Analisis bivariat menggunakan Uji Paired Sample T-test karena data terdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perubahan pengetahuan yang signifikan menggunaan media gizi p<0.5 dan sikap p<0.05 (0.04) dengan penggunaan media Buku Saku. Kesimpulan, Media promosi gizi seperti Buku Saku, Piramida gizi Seimbang dan Nutrition Balanced Spinning Wheel dapat mempengaruhi pengetahuan anak sekolah dasar mengenai gizi seimbang namun tidak berpengaruh terhadap sikap.
HUBUNGAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO, PENGETAHUAN DAN POLA ASUH IBU DENGAN STATUS GIZI ANAK AUTIS DI SLB KOTA BANDUNG Aisyah; Milliyantri Elvandari; Kurniasari, Ratih
Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Gizi Masyarakat Indoneisa
Publisher : Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/jgmi.v12i2.29916

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Autism Spectrum Disorders (ASD) adalah gangguan perkembangan syaraf pada anak yang ditandai dengan gangguan dalam komunikasi, interaksi sosial, dan tingkah laku. Asupan zat gizi makro, pengetahuan ibu, dan pola asuh ibu merupakan faktor yang mempengaruhi status gizi pada anak autis. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan asupan zat gizi makro, pengetahuan dan pola asuh ibu dengan status gizi anak autis di SLB Kota Bandung. Bahan dan Metode: Penelitian ini dilakukan pada 28 Februari – 31 Maret 2023 di 4 SLB Kota Bandung. Jenis penelitian yaitu observasional analitik dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 52 anak autis di 4 SLB Kota Bandung dengan jumlah sampel 36 subjek yang diperoleh dengan teknik accindental sampling. Data dianalisis menggunakan uji Rank Spearman. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan asupan zat gizi makro anak autis mayoritas kurang untuk asupan energi (30,6%), protein (61,1%), dan karbohidrat (44,4%), tingkat pengetahuan dan pola asuh ibu mayoritas baik (66,7%;94,4%), serta status gizi anak sebagian besar status gizi baik (55,6%). Ada hubungan yang signifikan antara asupan protein (p=0,003) dan lemak (p=0,023) dengan status gizi anak autis di SLB Kota Bandung. Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara asupan energi (p=0,105), karbohidrat (p=0,190), pengetahuan ibu (p=0,591), dan pola asuh ibu (p=0,881) dengan status gizi anak autis di SLB Kota Bandung. Kesimpulan: Asupan protein dan lemak berhubungan dengan status gizi anak autis di SLB Kota Bandung. Kata kunci : autis, asupan zat gizi makro, pengetahuan ibu, pola asuh ibu, status gizi.
Faktor Risiko Obesitas pada Kandungan Gorengan di Kalimantan Abdurrahman, Muhammad Rafi; Kurniasari, Ratih
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.10577

Abstract

Pengaruh terjadinya obesitas salah satunya dapat disebabkan oleh tubuh manusia yang mengonsumsi gorengan secara berlebih. Pada era milenial seperti sekarang ini tentunya tidak hanya mengupas kasus, melainkan sebagai masyarakat harus mampu menganalisis akibat atau risiko mengonsumsi gorengan yang berlebih yang mampu memicu penyakit obesitas. Mengetahui fakor risiko obesitas kandungan gorengan di Kalimantan. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka yang berisikan mengenai teori-teori yang relevan dengan masalah-masalah penelitian. Bahaya gorengan terbukti meningkatkan risiko kenaikan berat badan berlebih. Hal ini dikarenakan minyak goreng yang kaya akan lemak jenuh dan lemak trans. Kedua jenis lemak ini adalah “lemak jahat” yang dapat menumpuk dalam tubuh manusia. Dari lemak jahat itulah yang membuat gorengan menjadi salah satu makanan yang menyebabkan risiko terjadinya obesitas. Gorengan seperti tahu, bakwan, risol dan lain-lain rata-rata memiliki 140 kalori, 2,5 gram lemak, 4 gram karbohidrat, dan 0,4 gram protein di dalamnya. Dapat disimpulkan bahwasanya dalam kandungan gorengan yang berlebih dapat menyebabkan penyakit obesitas. bahaya gorengan terbukti meningkatkan risiko kenaikan berat badan berlebih. Hal ini dikarenakan minyak goreng yang kaya akan lemak jenuh dan lemak trans.
Co-Authors Abdurrahman, Muhammad Rafi Adilah Pradipta Syahri Aein, Muhammad Akhdiyatul Afilia, Vena Anggie Agiesna Agustin, Sakhwa Agustine, Dine Agustini, Rika Yayu Aisyah Al Mukhlas Fikri Al-khonsa Ulya Hafidz Almas Barizah Fathaniah Amalia, Gisha Amyranti, Mutia Andita, Puteri Dwi Anggie Afilia, Vena Anggiruling, Dwikani Oklita Anggraini Sabita Anisa, Aan Annisa Nabila Salma Annisa Ratri Utami Arlianti, Lily Arneta Anggraeni Putri Arneta Anggraeni Putri Sumantri Arunisa Rahian Fadila Asep Malinda Aiboga Assabila, Sarah Yuliani Audia, Annisa Rahma Az-zahra, Karina Azizah, Syifa Nur Azzahro, Siti Muthi'ah Bambang Andri Yoga Bunga Algianti Putri Bunga Sovani Firdawiyanti Cahyani, Aisyah Dewi DANNY RAMADHAN Desti Aulia Ramadhani Devie Rienzani Supriadi Eka Andriani Eka Andriani Eka Andriani Eka Andriani, Eka Elvandari, Milliyantri Elvandari, Millyantri Emilia Alfitri Ester, Stephanie Victoria Eusabinus Bunau Fachira Kasmarini Fahmi Farizzi Shiddiq Fairuza, Nur Laili Fajri, Andhika Kusuma Fathma Syahbanu Febria, Mega Audinna Femyliati, Rahmanita Ferdiyan, Muhammad Fikri, Al Mukhlas Fikri, Al Muklas Fiqhi Cahya Fithrah Hidalianisa, Saffanah Fitriah, Mona Maulatul Fuji Sri Rahayu Fuji Sri Rahayu Grisvia Zain Hanna Pradifa Harianti, Rini Hartanti, NIken Hendrik Septiana Imani, Siti Nur Indrawiananda Nur Sandrina Ismi Nurlatifah Jesica Julyana Hutapea Julia Dwi Lestari Kanya Riyadi, Giska Kardi, Tribita Fajarini Kayla Wulandari Khairunnisa, Dhea Yohana Khairunnisa, Nur Aini Nadhifah Khoirunnisa, Safira Khopiyani, Amalia Latifah Wardayanto Lia Rahmawati, Lia Lily Arlianti Linda Riski Sefrina Made Pasek Kardiwinata Made Rini Damayanti Mahmudah, Dini Maulana MI Medina Alya Andrifni Milliyantri Elvandari Muhammad Alfid Kurnianto Muthmainah, Fitriyah Nafsiyah Nabila Salma, Annisa Nanda Putri Agiratama Nathalia Angela Nazwa Azahra Nurfitriani, Jesi Nurimani , Siti Nurlatifah, Ismi Nurul Fadilah, Nurul Okta Sari, Sekar oktaviani, raden puspa Pasaribu, Sarah Grasya Elisabeth Pebriana, Regi Perihatini, Titin Pratopo, Julinda Zahrani Putri, Bunga Algianti Rachma, Aulia Nur Rahayu, Fuji Sri Rahmadhani, Shabrina Rahmah, Auliyaa’ur Ratna Hamidah Ratna Hamidah Regina Regina Rifka Syifa Zakiya Rifka Syifa Zakiya Rini Harianti Riski Sefrina, Linda Risma Rahmatunisa Risma Rahmatunnisa Sabrina Sabrina Miftahul Sidik Sabrina Sabrina Sabrina Sabrina Sabrina Sabrina Sabrina Sabrina Safira Khoirunnisa Sakhwa Agustin Salma Khairunnisa Salma Luthfianti Salsabila, Haifa Salsabila, Shafa Sapitri, Vira Sarah Yuliani Assabila Sekar Indraswari Shafira Sulviani Silaen, Cristhin Lusiana Siti Maftukhah Siti Nur Imani Sonya, Dava Allya Shafira Syam, Syahriani Tasya Khoirunnisa Taufik Hidayat Vika Fathiara Afifah Viviana, Susan Widiastuti, Yuliati Wulandari, Okta Viani Wulandari Yahya, Salma Yoga Pamungkas, Fajar Yoganika Kausa, Kikan Yuningsih, Resta