Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search
Journal : Paradigma Journal of Administration

Analisis Kinerja Pegawai Dalam Meningkatkan Pelayanan Publik Di Kantor Kecamatan Tallo Handayani, Handayani; Mustafa, Delly; Juharni, Juharni
Paradigma Journal of Administration Vol. 2 No. 1 (2024): Paradigma Journal of Administration, Juni 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/pja.v2i1.4605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja aparatur terkait dengan kualitas pelayanan di Kantor Kecamatan Tallo, menganalisis kualitas pelayanan di kantor Kecamatan Tallo Kota Makassar dan faktor yang mempengaruhi kualitas aparatur pada peningkatan kualitas pelayanan di Kantor Kecamatan Tallo Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan sampel Pegawai Negeri Sipil sebanyak 9 orang dan masyarakat 6 orang sedangkan sumber data menggunakan data primer dengan observasi dan wawancara mendalam menggunakan pedoman wawancara. Metode Penelitian dengan menggunakan analisis kualitatif dilakukan dengan menyajikan data yang dimulai dengan menelaah data yang terkumpul, menyusun dalam satu kesatuan yang kemudian dikategorikan pada tahap berikutnya dan memeriksa keabsahan serta menafsirkannya dengan analisis kemampuan daya nalar peneliti untuk membuat kesimpulan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Kinerja aparatur Kecamatan Tallo Kota Makassar, menurut tanggapan responden warga maupun tanggapan aparatur sudah berada pada kategori baik, Peningkatan pelayanan publik dari aspek berwujud dikategorikan sudah baik dan sudah memenuhi kebutuhan dalam pelayanan publik. Walaupun masih perlu ditingkatkan hingga mencapai kinerja yang maksimal. Secara umum kualitas pelayanan aparatur di Kecamatan sudah merujuk pada pelayanan yang prima serta aparatur mempunyai tanggung jawab atas pelaksanaan tugas yang diberikan oleh pimpinan, Dimana pelayanan adalah merupakan hal yang utama dalam pelayanan ke Masyarakat. (2) Kualitas pelayanan di Kantor Kecamatan Tallo meliputi lima dimensi dimana sebagi indikatornya yaitu berwujud (tangible), kehandalan (reliability), ketanggapan (responsivines), jaminan (assurance), empati (empahaty) dapat dikatakan sangat memuaskan/sangat positif. (3) Faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan publik ada dua yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internalnya yaitu prasarana yang memadai Dimana diruang pelayanan sudah dilengkapi dengan AC, terdapat mesin nomor urut antrian, tempat duduk tunggu sudah ada selain itu juga telah tersedia ruang baca untuk Masyarakat Ketika menunggu antrian. Sedangkan faktor eksternal yaitu pola layanan dan tata cara penyediaan layanan yang sudah maksimal. This research aims to find out (1) To analyze the performance of the apparatus related to the quality of service at the Tallo District Office (2) To analyze the quality of service at the Tallo District office, Makassar City (3) Factors that influence the quality of the apparatus in improving the quality of service at the Tallo District Office Makassar city. This research used a sample of 9 civil servants and 6 people from the community, while the data source used primary data with observation and in-depth interviews using questionnaires. Research methods using qualitative analysis are carried out by presenting data starting with reviewing the collected data, arranging them into a single unit which is then categorized at the next stage and checking their validity and interpreting them by analyzing the researcher's reasoning abilities to make research conclusions. The results of this research show that: (1) The performance of the Tallo District apparatus, Makassar City, according to the responses of citizen respondents and the responses of the apparatus, is in the good category. Improvement of public services from the tangible aspect is categorized as good and has met the needs for public services. Although it still needs to be improved to reach maximum performance. In general, the quality of service for the apparatus in the District refers to excellent service and the apparatus has responsibility for carrying out the tasks assigned by the leadership, where service is the main thing in serving the community. (2) The quality of service at the Tallo District Office includes five dimensions, the indicators of which are tangible, reliability, responsiveness, assurance and empathy, which can be said to be very satisfying/very positive. (3) There are two factors that influence the quality of public services, namely internal factors and external factors. The internal factor is adequate infrastructure. The service room is equipped with air conditioning, there is a queue number machine, there are waiting seats, and there is also a reading room for the public when waiting in line. Meanwhile, external factors are service patterns and procedures for providing services that are optimal.
Strategi Pelayanan Publik Terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara Pada Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Makassar Marina S, Dian; Muhibuddin, Andi; Juharni, Juharni
Paradigma Journal of Administration Vol. 2 No. 2 (2024): Paradigma Journal of Administration, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/pja.v2i2.5140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi pelayanan publik pada kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar, serta untuk menganalisis pengaruh strategi pelayanan publik terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara pada Kantor BPKAD Kota Makassar. Populasi pada penelitian ini adalah aparatur sipil negara pada BPKAD yang ditentukan sebanyak 30 orang. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan penyebaran kuesioner, dengan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian yang dilakukan diperoleh temuan yakni terkait dengan strategi pelayanan publik yang telah dilakukan oleh kantor BPKAD Kota Makassar, dimana pada penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pelayanan publik yang dilaksanakan selama ini sudah berada dalam kategori baik, hal ini dapat dilihat dalam hal terkait dengan bukti fisik seperti sarana dan prasarana yang dimiliki sudah tersedia lengkap sehingga menunjang pelayanan kepada pengguna layanan, selain itu keandalan dan daya tanggap yang telah dilakukan sudah sesuai dengan harapan bagi pengguna layanan, begitu pula dengan jaminan dan empati yang sudah berada dalam kategori baik. Pengaruh strategi pelayanan publik terhadap kinerja aparatur sipil negara pada kantor BPKAD kota Makassar, dimana temuan pada penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pelayanan publik yang dilaksanakan selama ini dapat meningkatkan kinerja aparatur sipil negara, dimana semakin baik penerapan strategi pelayanan publik yang dilaksanakan selama ini maka akan semakin meningkat pula kinerja aparatur sipil negara. This study aims to analyze the implementation of public service strategies at the office of Regional Financial and Asset Management Area (BPKAD) of Makassar City, and to analyze the influence of public service strategies on the performance of State Civil Apparatus at the office of BPKAD of Makassar City. The population in this study was the state civil apparatus at BPKAD which was determined as many as 30 people. Data collection techniques through observation and distribution of questionnaires, with data analysis techniques using descriptive analysis and simple regression analysis. The results of the research conducted obtained findings related to the public service strategy that has been carried out by the office of BPKAD of Makassar City, where this study shows that the public service strategy implemented so far has been in the good category, this can be seen in terms of physical evidence such as facilities and infrastructure that are already available complete so as to support services to service users, in addition, the reliability and responsiveness that have been carried out are in accordance with the expectations of service users, as well as guarantees and empathy that are already in the good category. The influence of public service strategies on the performance of state civil servants at the office of BPKAD of Makassar City, where the findings in this study indicate that the public service strategies implemented so far can improve the performance of state civil servants, where the better the implementation of the public service strategies implemented so far, the better the performance of state civil servants will be.
Analisis Peningkatan Kinerja melalui Pengembangan Sumber Daya Manusia Pada Dinas Perhubungan Kabupaten Sinjai Sani, A. Ardin; Pananrangi, Andi Rasyid; Juharni, Juharni
Paradigma Journal of Administration Vol. 2 No. 2 (2024): Paradigma Journal of Administration, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/pja.v2i2.5141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Dinas Perhubungan Kabupaten Sinjai dan faktor-faktor yang menghambat implementasinya. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan survei, yang melibatkan seluruh pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Sinjai sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi, serta dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan SDM di Dinas Perhubungan Kabupaten Sinjai meliputi pendidikan formal, pelatihan, dan penempatan pegawai. Namun, implementasinya terhambat oleh faktor eksternal seperti perubahan teknologi dan perundang-undangan, serta faktor internal seperti anggaran yang terbatas, struktur organisasi yang sentralistik, dan rencana strategis yang kurang tepat sasaran. Pendidikan formal mendapatkan dukungan positif dari pegawai, namun pelatihan kurang optimal akibat kendala anggaran. Penempatan pegawai juga belum sepenuhnya efektif, dengan ketidaksesuaian antara keterampilan pegawai dan posisi yang diisi. Untuk meningkatkan strategi pengembangan SDM, disarankan agar Dinas Perhubungan Kabupaten Sinjai memperbaiki transparansi dalam penempatan pegawai dan mengatasi kendala anggaran yang menghambat pelaksanaan pelatihan. This study aims to analyze the strategy of developing Human Resources (HR) at the Transportation Agency of Sinjai Regency and the factors that hinder its implementation. The method used was descriptive with a survey approach, which involved all employees of the Transportation Agency of Sinjai Regency as a sample. Data were collected through questionnaires, interviews, and observations, and analysed using quantitative descriptive analysis techniques with a Likert scale. The results showed that HR development strategies at the Transportation Agency of Sinjai Regency include formal education, training, and employee placement. However, its implementation is hampered by external factors such as changes in technology and legislation, as well as internal factors such as limited budget, centralised organisational structure, and poorly targeted strategic plans. Formal education received positive support from employees, but training was less than optimal due to budget constraints. Employee placement has also not been fully effective, with a mismatch between employee skills and the positions filled. To improve HR development strategies, it is recommended that the Transportation Agency of Sinjai Regency improve transparency in employee placement and overcome budget constraints that hinder training implementation.
Implementasi E-Kinerja Pada Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kota Makassar Ansyar, Ansyar; Mustafa, Delly; Juharni, Juharni
Paradigma Journal of Administration Vol. 2 No. 2 (2024): Paradigma Journal of Administration, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/pja.v2i2.5142

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis aplikasi e-kinerja sebelum dan sesudah diterapkan di kantor BKPSDMD Kota Makassar, serta faktor yang memengaruhi implementasinya. Informan penelitian berjumlah enam orang, dengan data dikumpulkan melalui wawancara dan dianalisis menggunakan metode pengumpulan data, display data, kondensasi data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Sebelum penerapan e-kinerja, penilaian kinerja dilakukan secara manual, yang rumit dan memakan waktu. Setelah e-kinerja digunakan, berbagai manfaat muncul, seperti kemudahan kontrol kehadiran, manajemen birokrasi, serta pengambilan keputusan terkait pengembangan karir, promosi, penghargaan, dan tambahan penghasilan pegawai. E-kinerja juga mempersingkat proses dan meningkatkan efisiensi pengelolaan kinerja. Faktor pendukung penggunaan e-kinerja meliputi komunikasi aktif melalui grup WhatsApp, pelatihan untuk meningkatkan kemampuan pegawai dalam menggunakan aplikasi, dukungan teknis, dan infrastruktur teknologi yang memadai, seperti koneksi internet stabil. Selain itu, transparansi dalam penilaian kinerja memungkinkan pegawai memantau pencapaiannya secara langsung. Dukungan aturan dan struktur birokrasi yang baik juga menjadi kunci sukses implementasi e-kinerja di kantor BKPSDMD Kota Makassar. This study aims to analyse the e-performance application before and after it is implemented in the BKPSDMD office of Makassar City, as well as factors that influence its implementation. The research informants were six people, with data collected through interviews and analysed using the methods of data collection, data display, data condensation, and conclusion drawing or verification. Before the implementation of e-performance, performance appraisal was done manually, which was complicated and time-consuming. After e-performance was used, various benefits emerged, such as ease of attendance control, bureaucratic management, and decision-making related to career development, promotions, awards, and additional employee income. E-performance also streamlines processes and improves the efficiency of performance management. Supporting factors for the use of e-performance include active communication through WhatsApp groups, training to improve employees' ability to use the application, technical support, and adequate technological infrastructure, such as a stable internet connection. In addition, transparency in performance appraisal allows employees to monitor their achievements directly. Good regulatory support and bureaucratic structure are also key to the successful implementation of e-performance at the Makassar City BKPSDMD office.
Kinerja Pegawai Dalam Pelayanan Publik di Sekretariat Daerah Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan Armawaty, Armawaty; Mustafa, Delly; Juharni, Juharni
Paradigma Journal of Administration Vol. 2 No. 2 (2024): Paradigma Journal of Administration, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/pja.v2i2.5143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) kemampuan pegawai dalam memberikan pelayanan di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Barru dan (2) faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai dalam memberikan pelayanan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilaksanakan di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Barru, dengan informan yang dipilih melalui purposive sampling, berjumlah 8 orang. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder, yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan pegawai dalam memberikan pelayanan sudah memenuhi kriteria kinerja PNS yang berkualitas, yaitu ketepatan, keramahan, kecepatan, dan kenyamanan. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai meliputi: (a) orientasi terhadap perubahan melalui pendidikan, pelatihan, dan studi banding yang memiliki kategori baik, dengan pegawai memiliki motivasi untuk mengembangkan diri; (b) etika pelayanan yang ditunjukkan pegawai di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Barru sangat baik; (c) sistem insentif yang diberikan kepada pegawai tergolong baik, namun perlu ditingkatkan mengingat banyaknya pekerjaan yang menyebabkan lembur; dan (d) semangat kerjasama antar pegawai dan atasan yang masih kurang baik, karena cenderung bekerja secara individu yang menghambat kelancaran proses pelayanan. This study aims to analyse (1) the ability of employees in providing services at the Regional Secretariat Office of Barru Regency and (2) the factors that influence employee performance in providing services. The method used was qualitative research with a descriptive approach. The research was conducted at the Regional Secretariat Office of Barru Regency, with informants selected through purposive sampling, totalling 8 people. The data used consisted of primary and secondary data, which were collected through observation, interviews, and documentation. The results showed that (1) the ability of employees to provide services has fulfilled the criteria for quality civil servant performance, namely accuracy, friendliness, speed, and comfort. (2) Factors affecting employee performance include: (a) orientation towards change through education, training, and comparative studies which has a good category, with employees having motivation to develop themselves; (b) service ethics shown by employees at the Regional Secretariat Office of Barru Regency is very good; (c) the incentive system provided to employees is classified as good, but needs to be improved considering the amount of work that causes overtime; and (d) the spirit of cooperation between employees and superiors is still not good, because they tend to work individually which hampers the smooth service process.
Analisis Kualitas Pelayanan Publik di Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kota Makassar Herianto, Herianto; Juharni, Juharni; Mustapa, Zainuddin
Paradigma Journal of Administration Vol. 2 No. 2 (2024): Paradigma Journal of Administration, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/pja.v2i2.5148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan publik yang dilaksanakan oleh Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar serta faktor-faktor yang menghambat kualitas pelayanan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan kualitatif, yang menggambarkan subjek dan objek penelitian melalui observasi dan wawancara mendalam. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor BKPSDM Kota Makassar, dengan sumber data primer dan sekunder yang diperoleh dari tujuh informan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, serta kajian dokumen dan literatur secara komprehensif sesuai dengan rumusan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan di BKPSDM Kota Makassar sudah sangat baik, dengan program-program yang mengacu pada aturan dan ketentuan yang berlaku. Pelayanan tersebut memenuhi dimensi Tangibles (ketampakan fisik), Reliability (kehandalan), Responsiveness (tanggapan), Assurance (jaminan), dan Empathy (empati), sehingga pelayanan di BKPSDM Kota Makassar disukai oleh masyarakat. Namun, terdapat beberapa faktor yang menjadi penghambat kualitas pelayanan, di antaranya kurangnya sosialisasi mengenai prosedur pelayanan, kendala waktu, jaringan, dan pembaruan sarana. Selain itu, kesadaran masyarakat yang masih kurang untuk mengurus administrasi secara tepat waktu juga menyebabkan antrian pelayanan yang panjang. This research aims to analyse the quality of public services implemented by the Regional Human Resources Development and Staffing Agency (BKPSDM) Makassar City and the factors that hinder the quality of these services. The method used in this research is descriptive qualitative analysis with a qualitative approach, which describes the subject and object of research through observation and in-depth interviews. This research was conducted at the Makassar City BKPSDM Office, with primary and secondary data sources obtained from seven informants. Data collection techniques include observation, interviews, and comprehensive document and literature review in accordance with the problem formulation. The results showed that the quality of service at BKPSDM Makassar City is very good, with programmes that refer to the applicable rules and regulations. The service fulfils the dimensions of Tangibles (physical appearance), Reliability, Responsiveness, Assurance, and Empathy, so that services at BKPSDM Makassar City are favoured by the community. However, there are several factors that hinder service quality, including the lack of socialisation of service procedures, time constraints, networks, and facility updates. In addition, the lack of public awareness to take care of administration in a timely manner also causes long service queues.
Optimalisasi Pelayanan Administrasi Pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kota Makassar Ressa, Nurmiyati; Juharni, Juharni; Bahri, Syamsul
Paradigma Journal of Administration Vol. 2 No. 2 (2024): Paradigma Journal of Administration, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/pja.v2i2.5152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Pelayanan Administrasi pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Makassar dan menganalisis faktor penghambat dalam Optimalisasi Pelayanan Administrasi pada BKPSDMD Kota Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian iniyaitu kualitataif. Lokasi penelitain ini adalah di Kantor BKPSDMD Kota Makassar. Sumber data yang dikumpulkan yaitu data sekunder dan primer. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1)  Optimalisasi pelayanan administrasi pada kantor BKPSDMD sudah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik sesuai etika yang berlaku dan beberapa aspek yaitu: Persamaan (equality), Keadilan (equity), Kesetiaan (loyality), Tanggungjawab (Responsibility)dan (2) Faktor Penghambat Optimalisasi Pelayanan Administrasi pada BKPSDMD Kota Makassar adalah Minimnya Sumber Daya Manusia yang berkompeten di bidang IT, Sarana dan Prasarana, dan kurangnya kesadaran (Renponsive) instansi akan pentingnya pengumpulan data informasi, hal itulah yang membuat kurang lancarnya pelayanan administrasi kepegawaian pada BKPSDMD Kota Makassar. This research aims to analyze the effectiveness of administrative services at the the Regional Human Resources Development and Staffing Agency Office (BKPSDMD) of Makassar City and analyze the inhibiting factors in optimizing administrative services at the BKPSDMD of Makassar City. The method used in this research is qualitative. The location of this research is at the office of BKPSDMD Makassar City. The sources of data collected are secondary and primary data. Data collection techniques are carried out through observation, interviews and documentation. The results of the research show that (1) Optimizing administrative services at the BKPSDMD of Makassar City. has carried out its duties and responsibilities well in accordance with applicable ethics and several aspects, namely: Equality, Justice, Loyalty, Responsibility and (2) Factors Inhibiting the Optimization of Administrative Services at the the BKPSDMD of Makassar City are the lack of competent human resources in the IT field Facilities and Prasarana, and Responsive the lack of agency awareness of the importance of collecting information data, which makes personnel administration services less smooth at the BKPSDMD of Makassar City.
Implementasi Pelayanan Pensiun Pada Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kota Makassar Petramanti, Petramanti; Mustafa, Delly; Juharni, Juharni
Paradigma Journal of Administration Vol. 2 No. 2 (2024): Paradigma Journal of Administration, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/pja.v2i2.5153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis sistem pelayanan administrasi pensiun pegawai di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Makassar, (2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi sistem pelayanan pensiun, dan (3) menganalisis implementasi pelayanan pensiun di Kantor BKPSDMD Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan kualitatif, yang mengandalkan observasi dan wawancara mendalam terhadap subjek penelitian. Penelitian ini dilakukan di Kantor BKPSDMD Kota Makassar dengan mengumpulkan data primer dan sekunder dari 7 informan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, serta kajian dokumen dan literatur. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan model penalaran induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sistem pelayanan administrasi pensiun dimulai dengan penyerahan berkas usul pensiun oleh pegawai kepada Kepala Sub Bagian Umum, dilanjutkan dengan validasi dan pengiriman melalui aplikasi, dan diakhiri dengan penandatanganan SK pensiun oleh Walikota. (2) Implementasi pelayanan pensiun berjalan efektif, dengan prosedur yang sederhana, jelas, dan mudah dipahami oleh pegawai yang mengajukan pensiun. (3) Faktor-faktor yang mempengaruhi proses administrasi pensiun meliputi ketidaksesuaian data, kurangnya kelengkapan syarat, serta hambatan terkait jarak, waktu, dan tempat tinggal pemohon. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan koordinasi antar unit terkait untuk meminimalkan hambatan dalam pengurusan pensiun. This study aims to (1) analyse the employee pension administration service the Regional Human Resources Development and Staffing Agency Office (BKPSDMD) of Makassar City (2) analyse the factors that influence the pension service system, and (3) analyse the implementation of pension services at the BKPSDMD Office of Makassar City. The method used is descriptive qualitative analysis with a qualitative approach, which relies on observation and in-depth interviews with research subjects. This research was conducted at the BKPSDMD Office of Makassar City by collecting primary and secondary data from 7 informants. Data collection techniques include observation, interviews, and document and literature review. The collected data were analysed using an inductive reasoning model. The results showed that: (1) The pension administration service system begins with the submission of the pension proposal file by the employee to the Head of the General Subdivision, followed by validation and sending through the application, and ends with the signing of the retirement decree by the Mayor. (2) The implementation of pension services runs effectively, with procedures that are simple, clear, and easily understood by employees who apply for retirement. (3) Factors affecting the pension administration process include data discrepancies, lack of completeness of requirements, and obstacles related to distance, time, and residence of the applicant. This study recommends increased coordination between related units to minimise obstacles in pension management.
Colaborative Governance Pengembangan Pariwisata dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah : Studi Kasus: Perda Nomor 6 Tahun 2013 Tentang Pengembagan Pariwisata Kabupaten Sinjai Muallim, Ahmad Hamdan; Juharni, Juharni; Suaib, Muh. Ridha
Paradigma Journal of Administration Vol. 2 No. 2 (2024): Paradigma Journal of Administration, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/pja.v2i2.5159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran collaborative governance dalam pengembangan pariwisata sebagai upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Sinjai, dengan fokus pada Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2013 tentang Pengembangan Pariwisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengkaji interaksi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam implementasi kebijakan pariwisata, dengan studi kasus di Desa Tongke-Tongke, Kecamatan Sinjai Timur, yang memiliki destinasi wisata Taman Nasional Hutan Mangrove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemangku kepentingan, seperti pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta, telah berhasil mendorong pengembangan infrastruktur, promosi destinasi, serta peningkatan kualitas layanan pariwisata. Namun, masih terdapat kendala dalam koordinasi dan partisipasi aktif masyarakat. Penelitian ini juga menemukan bahwa penguatan sinergi antar pihak sangat diperlukan untuk mencapai tujuan peningkatan PAD melalui sektor pariwisata. Dalam hal ini, kolaborasi antara Dinas Pariwisata dan masyarakat menjadi faktor kunci dalam memperkuat pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi pengambil kebijakan dalam merumuskan strategi yang lebih efektif untuk pengembangan pariwisata yang berkontribusi terhadap peningkatan PAD Kabupaten Sinjai. This research aims to analyse the role of collaborative governance in tourism development as an effort to increase Local Own-source Revenue (PAD) in Sinjai Regency, with a focus on Regional Regulation Number 6 of 2013 concerning Tourism Development. This research uses a descriptive qualitative approach to examine the interaction between the government, the community, and the private sector in the implementation of tourism policies, with a case study in Tongke-Tongke Village, East Sinjai District, which has a Mangrove Forest National Park tourist destination. The results showed that collaboration between stakeholders, such as local governments, communities, and the private sector, has succeeded in encouraging infrastructure development, destination promotion, and improving the quality of tourism services. However, there are still obstacles in coordination and active community participation. This research also found that strengthening synergies between parties is needed to achieve the goal of increasing PAD through the tourism sector. In this case, collaboration between the Tourism Office and the community is a key factor in strengthening sustainable tourism development. Thus, the results of this study are expected to provide recommendations for policy makers in formulating more effective strategies for tourism development that contribute to increasing the PAD of Sinjai Regency.
Peran Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Museum La Galigo Provinsi Sulawesi Selatan dalam Meningkatkan Minat Pengunjung Hardiyanti, Andi; Bahri, Syamsul; Juharni, Juharni
Paradigma Journal of Administration Vol. 2 No. 2 (2024): Paradigma Journal of Administration, Desember 2024
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/pja.v2i2.5337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui peran unit pelaksanaan teknis pengelolaan Museum La Galigo Provinsi Sulawesi Selatan, 2) Mengetahui program kerja yang dilaksanakan oleh UPT Museum La Galigo Provinsi, dan 3) Kendala yang dihadapi oleh UPT Museum La Galigo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini, peneliti memfokuskan penelitian pada peran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Museum La Galigo dalam meningkatkan minat pengunjung.  Peneliti berusaha menggambarkan hasil penelitian atau fenomena-fenomena yang diteliti ke dalam bentuk uraian-uraian yang menunjukan bagaimana suatu kegiatan pengelolaan Museum La Galigo Provinsi Sulawesi Selatan dapat meningkatkan minat pengunjung. Hasil dari penelitiani ini menunjukkan bahwa terdapat dua sistem pengelolaan Museum La Galigo yaitu pertama, pengelolaan yang bersifat administratif atau ketatausahaan Museum La Galigo, Kedua, pengelolaan teknis yang menangani koleksi Museum La Galigo. Program kegiatan yang dilaksanakan oleh UPT Meseum La Galigo Provinsi Sulawesi Selatan, sebagai upaya memperkenalkan museum La Galigo kepada pengunjung yaitu terdiri dari 3 cakupan yang diharapkan, yaitu sebagai upaya meningkatkan kerjasama, meningkatkan sosialisasi, dan meningkatkan fasilitas. Hambatan yang dihadapi UPT Museum La Galigo dalam mengelola Museum La Galigo, yaitu karena terbatasnya orang-orang   yang berasal dari disiplin ilmu yang mendalami terkait museum. Sehingga, terkadang akan ditemui orang-orang yang berada di posisi kerja yang bukan pada disiplin ilmunya.  Seringkali kegiatan yang dilaksanakan mendapatkan hasil yang kurang maksimal. Kendala lainnya, yaitu dari ketidakoptoimalisasi pengelolaan museum (revitalisasi museum). Salah satunya museum masih belum memiliki daya tarik sebagai destinasi utama untuk dikunjungi masyarakat saat waktu senggang atau libur. This study aims to: 1) Determine the role of the technical implementation unit for the management of the La Galigo Museum in South Sulawesi Province, 2) Determine the work program implemented by the UPT La Galigo Museum in South Sulawesi Province, and 3) The obstacles faced by the UPT La Galigo Museum. This study used descriptive qualitative method.  In this research, researchers focused their research on the role of the Technical Implementation Unit (UPT) museum La Galigo in increasing the interest of visitors. The researchers trying to describe result of the research or phenomena studied in the form of descriptions that show how a management activity of the La Galigo Museum of Southern Sulawesi Province can increase the interest of visitors. The results of this study showed, there are two systems of management of the La Galigo Museum first administrative management or Museum of Entrepreneurship La Galigo, Second, technical management that handles the La Galigo Museum collection. The program of activities carried out by the UPT Meseum La Galigo Province of South Sulawesi, as an attempt to introduce the museum of la Galigo to visitors that consists of 3 expected scopes, namely as an effort to increase collaboration, increase socialization, and improve facilities. Obstacles faced by UPT La Galigo Museum in managing La Galigo Museum. That's because of the limitation of those who come from the disciplines of knowledge that are in-depth related to the museum. That the reason, sometimes you will come across people who are in work positions that are not in their knowledge discipline. Often the activities carried out get results that are less than optimal. Another obstacle, namely the lack of optimization of museum management (museum revitalization). One of them is that museums still don't have the appeal of being a main destination for people to visit during their free time or holidays.
Co-Authors Abdul Rauf Abdullah Umar, Abdullah Abdullah, Nursanti Abjan, Kadar Ada, Renzo Kalvien Palino Adi Sumandiyar Adoi, Armet Mexi Melser Adriani, Rovina Afrisal, Ade ferry Ananda Putra Tanggu Mara, Andry Anas, Ali Andi Muhibuddin, Andi Andi Rasyid Pananrangi Andi, Melani Annisa Annisa Ansyar, Ansyar Aras Syazili Aris, Muhammad Arisona, Y. Armawaty, Armawaty Asapa, Andi Faradhiba Dwi Julianti Azmi, Chaerul B. Talebe, Yusnaini Bakti Nur Ismuhajaroh Clarisa, Deby Congge, Umar Darsan, Ismi Musdalifah Daud, Asmar Hi Delly Mustafa Erna Rusliana Muhamad Saleh Fadhiel, Muhammad Ihsan Fatmawati, Mila Gani Jawak Gusti Rusmayadi Hamidin Rasulu Hamka Hamka, Hamka Hardiyanti, Andi Herianto Herianto Ibrahim Rahmat Ikbal Marus, Ikbal Ilham, Muh. Irma Damayanti Ishak, Safira Ismail, Imran Ismal, Imran Jonatan, Silvester Kadir, Imam Algazali Kalampung, Stephanie M. Kasmudin Mustapa Kehek, Marice Kemesrar, Mikel Kurra, Titus Labenua, Rusmawati Langai, Bambang Fredrickus Leha, Alicia W M. Irfan M. Irfan, M. Irfan M. Mustafa, Ikrima Malan, Sudirto Margono, M. Tirta Marina S, Dian Mochaimin, Muhammad Rofik Muallim, Ahmad Hamdan Muchdar, Fatma Mufti Abdul Murhum Muh. Aris Muhajir, Muhajir S. Muhammad Irfan Musfiani, Musfiani H.R Musfirah, Andi N. Abdullah Nababan, Endang Mayjela Enjelika Naen, Leonardo Konstantin Resy Nasser, Andi Pangeran Nebore, Esau Nurkaidah, Nurkaidah Pabisa, Janwar Putrawira Petramanti, Petramanti Pranatalia, Syiltia Putra, Sahbarsan Eka Rahim, Amirudin Rahman, Nurauliah Raihani Wahdah Rambe, Mikhael Wesley Randi, Randi Rasjid, Sukmawaty Reliubun, Sasa Zainudin Ressa, Nurmiyati Ridho, Muhmmad Rosnani Rosnani Rovina Ruslami, Rovina Runtu, Veronica A. Saenab, Saenab Samadan, Gamal M Samben, Cristina Mercy Sandang, Vonny Sani, A. Ardin Sennang, Indo Siti Fatimah Suaib, Muh. Ridha Suaib, Muhammad Ridha Suryani Suryani Su’udin, Muskira Syaenuddin, Syaenuddin Syahnul Sardi Titaheluw Syamsu, Dewiana Syamsuddin Maldun Syamsul Bahri Syuaib, Muh. Ridha Tamaulina Br Sembiring Tamrin Tamrin Tompo, Natsir Wachid, Choiruddin Wahyu Alfishahrin. T, Wahyu Wahyuni, Angraeni Sri Hanifa WAODE MUNAENI wulansari, angela Yakub Yakub, Yakub Yuliana Yuliana Yusuf, Masri Zainal, Nining Haslinda