Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMAN 1 LURAGUNG Iis Siti Aisah; Endang Sri Budi Herawati
Jendela ASWAJA Vol. 2 No. 01 (2021): Maret
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.954 KB) | DOI: 10.52188/ja.v2i01.148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan layanan bimbingan konseling oleh guru BK meliputi: kesiapan, strategi, metode serta sarana prasarana bimbingan dan konseling di SMA N 1 Luragung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, studi dokumentasi dan wawancara. Key Informan adalah kepala sekolah, wakasek, guru bimbingan konseling dan peserta didik. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji validitas data dilakukan melalui triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan layanan BK di SMAN 1 Luragung ditentukan oleh tiga komponen, yaitu: (1) pembagian tugas guru BK pada setiap jenjang kelas yang berbeda; (2) teknik analisis kebutuhan yang dilakukan beragam, yaitu menggunakan Daftar Cek Masalah (DCM), Alat Ungkap Masalah (AUM), Inventori Tugas Perkembangan (ITP); (3) guru BK menyusun program kerja sebagai pedoman pelaksanaan tugas layanan. Adapun strategi dan metode yang digunakan adalah: (1) Strategi Layanan Dasar meliputi: layanan orientasi, informasi, bimbingan klasikal, bimbingan kelompok, kolaborasi; (2) Strategi Layanan Responsif meliputi: konsultasi, Konseling inidividu, konseling kelompok; (3) Strategi Layanan Perencanaan Individual; (4) Layanan Dukungan Sistem meliputi: In House Training, Seminar, Workshop, Studi Lanjutan/pascasarjana, Rencana Operasional Kegiatan, Pengembangan Satuan Layanan Bimbingan. Ketersediaan sarana prasarana layanan BK cukup representative untuk menunjang pelaksanan layanan bagi peserta didik.
KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN PROFESIONAL GURU PENJASKES Awal Chaeruddin; Endang Sri Budi Herawati
Jendela ASWAJA Vol. 3 No. 01 (2022): Maret
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.166 KB) | DOI: 10.52188/ja.v3i01.230

Abstract

Kompetensi pedagogik dan profesional sangatlah penting untuk dimiliki oleh semua guru khususnya guru penjaskes, yang mengajar di sekolah negeri ataupun swasta, sesuai dengan undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Undang-undang Republik Indoneisa Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Kompetensi harus dimiliki oleh setiap guru termasuk guru penjaskes di salah satu sekolah swasta kabupaten Cirebon. Kondisi yang terjadi pada sekolah tersebut dari hasil observasi pra penelitian dengan latar belakang guru penjaskes tidak sesuai dengan pelajaran yang diampu. Dengan guru yang berjumlah dua orang, yang pertama dari lulusan S1 Sarjana Ekonomi dan ke dua lulusan S1 Sarjana Pendidikan Islam. Kondisi yang terjadi di salah satu sekolah swasta kabupaten Cirebon adalah guru penjaskes tidak memiliki latar belakang pendidikan yang linear dengan mata pelajaran yang diampu, sehingga hal tersebut dimungkinkan penguasaan materi rendah. Penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan kompetensi pedagogik dan profesional guru penjaskes di salah satu sekolah swasta kabupaten Cirebon. Metodologi penelitian yang digunakan adalah, penelitian kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Teknik analisis data meliputi triangulasi data, display data, reduksi data dan kemudian conclusions drawing/verifying (verifikasi data kemudian menyajikan hasil penelitian. Hasil penelitian yang diperoleh dari fokus penelitian kompetensi pedagogik dan profesional guru penjaskes salah satu di sekolah swasta kabupaten Cirebon adalah sangat baik. Artinya guru penjaskes tersebut sebagian besar mempunyai kompetensi yang sangat baik dan mumpuni dalam hal Pemahaman wawasan atau landasan kependidikan, Pemahaman terhadap peserta didik, Pengembangan kurikulum, Perancangan pembelajaran, Pelaksanaan pembelajaran yang mendidik dan dialogis, Pemanfaatan teknologi pembelajaran, Evaluasi hasil belajar, Pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya, Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu, Menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran/bidang pengembangan yang diampu, Mengembangkan materi pelajaran yang diampu secara kreatif, dan Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri.
Analisis Kesiapan Guru Sekolah Dasar dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Andang Heryahya; Endang Sri Budi Herawati; Ardi Dwi Susandi; Fanni Zulaiha
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol 5 No 2 (2022): Journal of Education and Instruction (JOEAI)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v5i2.4826

Abstract

The aims of this study were (1) to describe the understanding of elementary school teachers in Cirebon City about independent curriculum policies, (2) to describe the readiness of elementary school teachers in Cirebon City to formulate learning objectives for the Pancasila profile, (3) to describe the readiness of elementary school teachers in Cirebon City to implement learning 21st century, and (4) describes the readiness of elementary school teachers in Cirebon City in identifying students' self-potential. This study uses a survey research design and needs assessment. The population of this study were public elementary school teachers in Cirebon City. There are 128 public elementary schools in Cirebon city, so the population of this study is 768 teachers. The sample was determined using simple random sampling technique. Based on Issac Michael's table with a 5% sampling error, a total sample of 238 teachers was obtained. The data collection technique uses a questionnaire instrument given to teachers and interviews with several key informants. The key informants in this study were the Head of Basic Education in Cirebon City and several school principals. The results of this study are (1) public elementary school teachers in Cirebon City understand the essence of the Independent Curriculum policy, (2) public elementary school teachers in Cirebon city understand in formulating learning objectives for Pancasila student profiles, (3) public elementary school teachers in the city Cirebon is ready to implement 21st century learning, (4) Public Elementary School teachers in Cirebon City are ready to identify various kinds of potential in students. Based on these results, it can be concluded that SD Negri teachers in Cirebon City are ready to implement the independent curriculum in classroom learning. Keyword: Analysis, Elementary School Teacher Readiness, Implementation of the Independent Curriculum
SUPERVISI DAN PENGAWASAN PENDIDIKAN (STUDI DESKRIPTIF DI SDIT RAFLESIA, DEPOK) Endang Sri Budi Herawati
Sinau : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora
Publisher : LPPM STKIP Pangeran Dharma Kusuma Segeran Juntinyuat Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37842/sinau.v5i2.43

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan supervisi akademik di SDIT Raflesia Depok. Supervisi pendidikan adalah kegiatan pengawasan akademik untuk meningkatkan kinerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian diketahui bahwa: (1) Pelaksanaan kegiatan supervisi akademik yang dilakukan oleh kepala sekolah adalah merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dilakukan secara formal dan terjadwal. Supervisi secara mendadak dilakukan kondisional (jika dibutuhkan). (2) Pelaksanaan supervisi yang dilakukan meliputi aspek: a) Administrasi persiapan mengajar (program tahunan, program semester, silabus, RPP/ lesson plan, KKM, daftar nilai; b) proses pembelajaran (Kegiatan pembukaan, kegiatan inti, kegiatan penutup); c) Penggunaan media pembelajaran; dan d) Proses penilaian sedangkan pada kegiatan tindak lanjut, pelaksanaan supervisi diarahkan pada pembimbingan dan pelatihan kompetensi guru. (3) Teknik-teknik supervisi yang dilakukan adalah: teknik diskusi kelompok, teknik kunjungan kelas/ lapangan, teknik pembicaraan individual, dan teknik simulasi pembelajaran. (4) Kendala yang dialami oleh kepala sekolah dalam melaksanakan kegiatan supervisi adalah terbatasnya waktu, kadangkala jadwal supervisi berubah.
Analisis Persepsi Dosen dan Mahasiswa terhadap Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi Covid-19 Endang Sri Budi Herawati; Ardi Dwi Susandi; Fanni Zulaiha; Rusmiati Aliyyah
Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (Jartika) Vol. 4 No. 2 (2021): Juni
Publisher : Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (Jartika)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1065.094 KB)

Abstract

Pandemi Covid-19 yang belum kunjung berakhir hingga saat ini, membuat pendidikan masih harus dilaksanakan secara daring. Wacana pembelajaran secara offline pada semester genap 2021 pun belum tentu menjadi pilihan mengingat penularan covid-19 yang belum juga terkendali. Akibatnya pembelajaran online menjadi sebuah keniscayaan hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana persepsi dosen dan mahasiswa tetang pembelajaran daring selama masa pandemic. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan metode survey yang dilakukan pada mahasiswa dan dosen di wilayah III Cirebon meliputi Kabupaten/Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Kuningan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menganggap pembelajaran daring relatif sulit, membosankan karena tidak ada interaksi langsung dengan teman dan dosen, mahal karena menghabiskan lebih banyak kuota. Meski demikian pembelajaran daring dirasa dapat memberi pengalaman baru. Dosen menganggap bahwa pembelajaran daring memberikan tantangan baru dalam mengelola perkuliahan dan membutuhkan persiapan lebih lama. Baik dosen maupun mahasiswa menganggap bahwa pembelajaran secara tatap muka (offline) dinilai lebih efektif terutama untuk matakuliah praktikum dan eksakta yang membutuhkan penjelasan secara langsung.
Pengabdian Kepada Masyarakat: Pendampingan Kegiatan Keagamaan Berbasis Tauhid Aliyyah, Rusi Rusmiati; Indah Nurrosman; Siti Nur Paridotul Rahmadhan; Siti Endang Sri Budi Herawati
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v4i2.4029

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu di Indonesia yang merupakan aktivitas intrakurikuler memadukan tri dharma perguruan tinggi yaitu: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.  Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pendampingan kegiatan keagamaan berupa bimbingan mengaji, membaca iqra, membaca Al-qur’an dan membaca jum’amma kepada masyarakat desa Benda yang menjadi lokasi kegiatan KKN. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, akhirnya banyak anak-anak dan remaja di Kampung Bodogol Desa Benda Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi yang akhirnya memiliki peningkatan kemampuan membaca Iqra dan Al-qur’an secara bertahap. Kegiatan pendampingan keagamaan ini memberikan manfaat yang sangat besar bagi warga Desa Benda karena dapat membantu orang tua, dan pemerintahan Desa Benda untuk memberantas buta aksara arab dan Al-qur’an sehingga dapat memberikan penanaman nilai-nilai keagamaan sejak dini kepada warga setempat. Kendala sulitnya tenaga pendidik (Ustadz) yang dapat mengajar di Desa Benda menjadi terbantukan dengan hadirnya kelompok KKN yang memberikan pendampingan kegiatan keagamaan.
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM LAYANAN GURU BIMBINGAN KONSELING DI MA NU 01 LOSARI Syekh Hamdani; Endang Sri Budi Herawati; Fitriyah Nurdianah
Jendela ASWAJA Vol 4 No 02 (2023): September
Publisher : LPPM UNU CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/ja.v4i02.548

Abstract

Layanan bimbingan konseling sangat membantu peserta didik menghadapi tantangan dan mengoptimalkan potensi diri baik secara akademik, sosial emosional, karir, maupun kehidupan pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan program layanan, kesiapan, pelaksanaan dan hasil layanan bimbingan dan konseling oleh guru BK bagi peserta didik di MA NU 01 Losari. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi menggunakan model CIPP (Contex, Input, Process, Product). Pada tahap context akan dikaji program kerja yang telah disusun oleh guru BK. Tahap input dilihat dari kesiapan guru BK dalam memberikan layanan. Tahap Process dilihat dari proses pelaksanaan layanan, dan Tahap Product dilihat dari hasil layanan yang diberikan Guru BK. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, dan wawancara. Reponden penelitian ini adalah Guru BK, Kepala Sekolah, Waka Kurikulum, Waka Kesiswaan, Wali Kelas, dan 5 Peserta didik kelas XI di MA NU 01 Losari. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji validitas dilakukan melalui tringulasi teknik, dan tringulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa program Guru BK MA NU 01 Losari sesuai dengan kebutuhan peserta didik karena sebelum penyusunan guru BK melakukan need asesment terlebih dahulu. Kesiapan Guru BK MA NU 01 Losari terlihat dari adanya penyusunan RPL yang sesuai dengan POP BK SMA/MA tahun 2016. Poses pelaksanaan layanan telah melalui tahapan sesuai RPL yang disusun, terdapat beberapa hambatan dalam pelaksanaannya sehingga sebagian program tidak terlaksana, dan hasil dari pelaksanaan layanan menunjukan adanya perubahan pada perilaku peserta didik setelah dilakukan beberapa kali layanan.
Educational Transformation in the Digital Era: Big Data Analysis to Increase Teacher Management Efficiency in Vocational High Schools Sari, Maya Novita; Rahman, Arif; Pisol, Mohd Izzuddin Mohd; Herawati, Endang Sri Budi; Rachmawati, Sela; Aprilia, Triana; Fitriana, Destri
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2023): September
Publisher : Faculty of Educational Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jamp.v11i2.69540

Abstract

Big Data analysis has a role in optimizing the efficiency of teacher management in Vocational High Schools during the educational transformation in the digital era. This research uses a literature review method to analyze relevant concepts, theories, and previous research findings. This research emphasizes vocational schools' challenges, such as the rapid evolution of market-driven skills needs and the lack of qualified vocational teachers. This article proposes a systematic data collection and analysis approach to address these challenges, focusing on volume, velocity, and variability in educational big data. Through a "drivetrain approach," this research outlines a framework for determining purpose, influence, data, and model development, highlighting how this can result in more focused and effective teacher management. The findings show that Big Data analysis can optimize teacher placement based on qualifications, expertise, and school needs, improving teaching effectiveness and overall human resource management efficiency. This article concludes by underscoring the importance of data-based decision-making in the digital era of education.
Pelatihan Peningkatan Kapabilitas Lembaga dalam Menghadapi Kurikulum Merdeka Wijayanti, Wiwik; Rahmawati, Tina; Suharyadi, Aris; Supriyana, Heri; Sri Budi Herawati, Endang; Purwa Widiyan, Agung; Novita Sari, Maya; Astuti, Yuni; Rina Priyani Mirsa, Nur
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2024): April 2024
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v3i3.108

Abstract

Kurikulum merdeka menekankan pada paradigma baru dan diferensiasi dalam pembelajaran, sehingga setiap siswa berkesempatan untuk belajar sesuai kebutuhannya. Guru perlu penguatan agar mampu mendesain pembelajaran berdeferensiasi dalam implementasi kurikulum merdeka. Kegiatan yang didukung oleh Universitas Negeri Yogyakarta ini memberikan penguatan dan pendampingan bagi guru dalam implementasi kurikulum merdeka. Materi Penguatan yang diberikan adalah pembelajaran berdiferensiasi, literasi, dan coaching dalam implementasi kurikulum merdeka. Pelatihan diberikan pada sekolah dasar di Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman. Ada 26 peserta terdiri dari kepala sekolah dan guru, hadir mengikuti kegiatan ini. Kegiatan ini dilaksanakan dengan moda luring dan daring. Pada sesi luring/tatap muka, metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi dan latihan dalam kelompok. Dilanjutkan dengan belajar mandiri, peserta berpartisipasi dalam pengerjaan tugas mandiri melalui google classroom, penguatan kembali secara daring disertai evaluasi terhadap tugas mandiri. Melalui kegiatan ini guru dapat menyesuaikan metode pengajaran untuk memenuhi kebutuhan individual siswa, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan inklusif. Selain itu guru dapat mengembangkan pola pikir yang menekankan pada adaptabilitas dan penerimaan terhadap perbedaan, melatih guru beradaptasi dengan berbagai gaya belajar dan kemampuan siswa untuk tumbuh dan berkembang sesuai potensinya, serta siap menghadapi berbagai perubahan dalam implementasi kurikulum merdeka.
Principals as Instructional Leaders: A Study of Classroom Practices in Elementary Schools Purwa Widiyan, Agung; Herawati, Endang Sri Budi; Sari, Maya Novita; Astuti, Yuni
IJCAR: Indonesian Journal of Classroom Action Research Vol. 2 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Classroom Action Research-Available Online in July 2024
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/ijcar.v2i2.562

Abstract

The purpose of this qualitative research was to examine the dimensions of instructional leadership of elementary school principals. Drawing upon semi-structured interviews with three teachers and five school principals from Yogyakarta city, this research analyzed significant statements and created codes to illuminate the dimensions that facilitate learning. Five the analysis of the combined data sources, five overarching dimensions emerged for school principals to effectively run school programs. These prioritized dimensions are: (a) Articulating the school’s vision, (b) Designing a comprehensive curriculum, (c) Modifying professional development, (d) Fostering a positive learning climate, and (e) Implementing diverse supervision approaches. The findings underscore the necessity for the development of school principals' supervision skills due to the multifaceted impact of instructional leadership roles, which are interconnected and collectively influence each dimension.