Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS SEMIOTIKA JOHN FISKE DALAM IKLAN MARJAN DI MOMENT RAMADHAN 1444 HIJIRIAH Pohan, Syafruddin; Syahril, Afwan
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains Vol 3 No 3 (2023): ALGEBRA : JURNAL PENDIDIKAN, SOSIAL DAN SAINS
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/algebra.v3i3.883

Abstract

ABSTRAK Indonesia merupakan negara yang memiliki penduduk mayoritas agama Islam, setiap tahunnya masyarakat beragama Islam merayakan bulan Ramadhan. Bukan hanya pada kebutuhan sandang serta pangan, namun juga dalam hal meningkatnya media. Iklan merupakan wadah guna menaruh pesan yang dapat dilihat oleh banyak orang. Iklan pada periode bulan Ramadhan ini diklaim menjadi iklan Ramadhan karena disiarkan menjelang dan selama bulan Ramadhan tiba. Salah satunya, iklan sirup Marjan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis iklan Marjan tahun 2022. metode yang digunakan yakni mengunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menggunakan semiotika John Fiske yang berisi analisis terhadap level realitas yang menjelaskan penampilan model, level representasi dapat disebut dengan teknik dalam pengambilan gambar, pencahayaan serta musik , dan level ideologi menjelaskan konflik dan alur cerita yang terdapat pada video iklan. Kata Kunci: Ramadhan; Media;   ABSTRACT Indonesia is a country with a majority Muslim population, every year the Muslim community celebrates the month of Ramadan. Not only in terms of clothing and food needs, but also in terms of increasing media. Advertisements are a place to put messages that can be seen by many people. This advertisement during the month of Ramadan is claimed to be a Ramadan advertisement because it was broadcast before and during the month of Ramadan. One of them is the Marjan syrup advertisement. The aim of this research is to analyze Marjan's advertisements in 2022. The method used is a qualitative approach. The results of the research use John Fiske's semiotics which contains an analysis of the level of reality which explains the appearance of the model, the level of representation can be called techniques in taking pictures, lighting and music, and the level of ideology explains the conflict and storyline contained in the advertising video. Keywords: Ramadan; Media;
STRATEGI PEMBINGKAIAN MEDIA ONLINE DALAM PEMBERITAAN GIBRAN BICARA NAIK LEVEL JADI GUBERNUR DI 2024 Java Simamora, Andreas Julangdi; Pohan, Syafruddin
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains Vol 3 No 3 (2023): ALGEBRA : JURNAL PENDIDIKAN, SOSIAL DAN SAINS
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/algebra.v3i3.884

Abstract

ABSTRAK Sekarang ini dunia sudah berada dalam era digital, dimana semua orang sudah hidup berdampingan dengan teknologi. Teknologi sudah menjadi kebutuhan sekaligus partner dalam berbagai aspek kehidupan setiap orang. Semua hal yang dilakukan sudah sangat bergantung kepada teknologi, termasuk dalam membaca berita. Situs berita online merupakan tempat orang-orang untuk membaca berita, dimana salah satunya adalah detik.com. Tahun depan yaitu tahun 2024 merupakan tahun yang dinanti-nantikan oleh setiap orang karena untuk pertama kalinya segala jenis pemilu yang ada di Indonesia akan diadakan secara serentak. Penelitian ini mencoba membedah berita dengan judul “Gibran Bicara Naik Level Jadi Gubernur di 2024: Saya Orangnya Ngalir” menggunakan strategi pembingkaian model Kosicki dan Pan dengan pembagian empat jenis yaitu skrip, sintaksis, retorik dan tematik. Kata Kunci: strategi pembingkaian, situs berita online, 2024   ABSTRACT Nowadays world has been in the digital era, where everyone has lived side by side with techs. Techs have been becoming needs and partner in almost every aspect of life for human. Everything’s done depends on tech, included when they’re reading news. Online news sites are where people read news, one of them is detik.com. Next year, 2024 is the first time Indonesia will arrange every general election that’s available, and that’s why everyone is looking for that year. This reseach is trying to dissect a news with headline”Gibran talks about possibility to level up in becoming a governor in 2024 : I am a flowing person” using Kosicki and Pan framing strategy model with four parts, which are script, syntaxys, rhetorical, and thematic. Keywords :  framing strategy, online news site, 2024
KOMUNIKASI PEMASARAN KOPI SUSTAINABLE SEBAGAI NILAI KEUNGGULAN (VALUE PROPOSITION) PRODUK Pohan, Syafruddin; Ariska, Juli; Lubis, Nisa Afifah
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains Vol 3 No 3 (2023): ALGEBRA : JURNAL PENDIDIKAN, SOSIAL DAN SAINS
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kopi merupakan salah satu peranan terbesar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dengan banyaknya persainagn bisnis di Indonesia, pengusaha harus memikirkan pentingnya strategi komunikasi pemasaran dalam memasarkan produk dan jasanya. Menurut Global Agricultural Information Network terjadi peningkatan konsumsi kopi sebanyak 13,9% atau setara dengan 294 ribu ton dari tahun sebelumnya. Salah satu dari nilai keunggulan produk coffee shop adalah sistem pertanian yang baik. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa model AIDA ataupun Komunikasi pemasaran digital 4.0 dan menuju 5.0 sebagai model bisnis yang dapat meningkatkan daya saing produk baik dalam negeri atau luar negeri. Pemanfaatan saluran komunikasi pemasaran akan menciptakan relevansi ekonomi yang baik bagi petani dan konsumen. Kata kunci : Coffee shop , Komunikasi pemasaran   ABSTRACT Coffee is one of the biggest roles for Indonesia's economic growth. With so many business competitions in Indonesia, entrepreneurs must think about the importance of marketing communication strategies in marketing their products and services. According to the Global Agricultural Information Network, there was an increase in coffee consumption by 13.9% or the equivalent of 294 thousand tonnes from the previous year. One of the superior values of coffee shop products is a good farming system. The results of the study show that the AIDA model or digital marketing communications 4.0 and towards 5.0 is a business model that can increase product competitiveness both domestically and abroad. Utilization of marketing communication channels will create good economic relevance for farmers and consumers. Keywords: Coffee shop, Marketing Communication
Analisis Semiotika Nilai-Nilai Edukasi Dalam Lagu Berencana Itu Keren Pohan, Syafruddin; Pratiwi, Nurhasanah
CENDEKIA Vol. 14 No. 02 (2022): Cendekia October 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Billfath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.303 KB) | DOI: 10.37850/cendekia.v14i02.287

Abstract

This paper aims to specifically reveal the signs in the form of educational values contained in the song "Planning is Cool" through a qualitative approach using a descriptive research type of Roland Barthes' semiotic analysis model. The author tries to understand the meanings of reality as well as metaphors in the text of the lyrics of the song "Planning is Cool". Therefore, the subject of this research is the song "Planning is Cool" which is the theme song of the National Family Planning Population Board (BKKBN), and the object of this research is a text document containing the lyrics of the song. The author notes that there are 3 topics of value or educational messages contained in this song, including (1) Self-planning for the future, (2) Self-discipline, (3) Reproductive health for adolescents
Fenomena Pengguna Aplikasi Fitur Affiliate Di Media Tiktok Untuk Menciptakan Peluang Bisnis Pohan, Syafruddin; Amira, Dyanni Syifa; Widari, Lithia Lutfi; Putri, Nurindah Mas Yusdi
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.41-45

Abstract

Tiktok sebagai platform berbelanja yang dikategorikan efektif sebagai peluang bisnis, apalagi dengan adanya fitur tiktok affiliate yang dimana memberikan peluang terhadap masyarakat pengguna aplikasi. tetapi tidak semua orang dapat melakukannya karena ada beberapa tahapan yang harus diikuti. Sehingga banyak konten kreator yang memberikan konten edukasi mengenai fitur affiliate tiktok dan menjadi inspirasi masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk membuat gambaran secara sistematis mengenai fakta dan  fenomena yang terjadi pada perubahan perilaku peminat tiktok affiliate. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan paradigma konstruktivisme. Dalam penelitian ini menggunakan data primer dari observasi dan wawancara terhadap 3 narasumber serta data sekunder diperoleh dari hasil referensi buku atau dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi tiktok berpengaruh besar terhadap perubahan perilaku masyarakat, salah satunya yaitu dengan adanya fitur Affiliate dan banyak nya masyarakat yang berhasil menjadikan fitur tersebut sebagai bisnis pribadi membuat masyarakat awam yang belum mengetahui tata cara penggunaan fitur tersebut terinspirasi dan ingin menjadi affiliator. Fitur tersebut juga membuat masyarakat dapat berkolaborasi dengan new media sebagai bisnis pribadi yaitu affiliate. Keberhasilan tersebut didapatkan dengan konsentrasi penuh dan belajar dengan membuka konten-konten edukasi mengenai Affiliate, dari hal tersebut dapat dibuktikan dengan keberhasilan Affiliator yang telah menginspirasi masyarakat dan menciptakan peluang untuk menambah penghasilan. 
Gaya Hidup Konsumtif Generasi Z dalam Era Belanja Daring Indonesia) Pohan, Marsha Zafirah; Nasution, Tasya Azzahra; Pohan, Syafruddin
Jurnal Ilmu Sosial Humaniora Indonesia Vol 4 No 2 (2024): JISHI - Desember 2024
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jishi.205

Abstract

Kemunculan online shop akibat dari perkembangan teknologi telah menimbulkan perubahan gaya hidup masyarakat, khususnya generasi Z sebagai kelompok sosial yang akrab dengan dunia digital. Dengan berbagai kemudahan dan kecepatan yang ditawarkan, belanja daring dapat memunculkan kecenderungan individu untuk melakukan pembelian secara impulsif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumtif generasi Z dalam era belanja daring beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan adalah studi literatur (literatur review) dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber literatur yang relevan dengan penelitian. Hasilnya ditemukan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi perilaku konsumtif dalam era belanja daring yaitu media baru (new media), kemudahan penggunaan, potongan harga, kebutuhan psikologis, dan literasi keuangan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman gaya hidup konsumtif generasi Z dalam konteks era digital.
The Effect of Somethinc Product Review on TikTok on Brand Awarenes in Medan City Putri, Shalli Anggia; Pohan, Syafruddin; Nasution, Chairunnisah Rahmi
Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 4 No 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poliitik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/jipik.v4i1.1138

Abstract

This research examines how Somethinc Brand Product Review on Tiktok affects FISIP USU students' brand awareness. This quantitative correlational study included 2,311 female Faculty of Social and Political Sciences students. The Slovin formula was used to sample 95 persons with 10% precision and 90% confidence. Proportional stratified random and purposive sampling are used in this investigation. We collected data via questionnaires. Researchers used validity, reliability, single table, cross table, and Spearman's level coefficient hypothesis testing. FISIP USU students like Somethinc Brand product evaluations on Tiktok, and most have top-of-mind brand awareness. Hypothesis testing demonstrates a correlation coefficient of 0.578 between Somethinc Brand product reviews on Tiktok and brand awareness among FISIP USU students. According to the correlation determination test, the Somethinc Brand product review on Tiktok increases brand awareness among FISIP USU students by 33%. Penelitian ini meneliti bagaimana Ulasan Produk Merek Somethinc di Tiktok mempengaruhi kesadaran merek mahasiswa FISIP USU. Penelitian kuantitatif korelasional ini melibatkan 2.311 mahasiswa FISIP USU. Rumus Slovin digunakan untuk mengambil sampel sebanyak 95 orang dengan presisi 10% dan tingkat kepercayaan 90%. Pengambilan sampel secara acak bertingkat proporsional dan purposive sampling digunakan dalam penelitian ini. Kami mengumpulkan data melalui kuesioner. Para peneliti menggunakan uji validitas, reliabilitas, tabel tunggal, tabel silang, dan uji hipotesis koefisien tingkat Spearman. Mahasiswa FISIP USU menyukai evaluasi produk Somethinc Brand di Tiktok, dan sebagian besar memiliki kesadaran merek yang tinggi. Pengujian hipotesis menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,578 antara ulasan produk Somethinc Brand di Tiktok dengan kesadaran merek di kalangan mahasiswa FISIP USU. Berdasarkan uji determinasi korelasi, ulasan produk Somethinc Brand di Tiktok meningkatkan kesadaran merek di kalangan mahasiswa FISIP USU sebesar 33%.
Pengaruh Iklan Tanggal Kembar terhadap Perilaku Impulsive Buying pada Platform E-Commerce di Indonesia: Kajian Literatur Kualitatif Putra, Trisna Mandala; Nurhayati, Nurhayati; Pohan, Syafruddin
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 4 (2024): JUPIN November 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.999

Abstract

Menjamurnya pengguna platform e-commerce memberikan kemudahan bagi para pengguna dalam ber-belanja. Berbagai strategi pemasaran yang dilakukan agar menarik konsumen, salah satunya adalah pro-mosi visual iklan tanggal kembar. Fenomena iklan tanggal kembar ini menawarkan berbagai promo, mulai dari gratis ongkos kirim ekstra, hingga diskon besar-besaran yang kemudian dapat memicu perilaku im-pulsive buying. Penelitian ini bertujuan membahas pengaruh iklan tanggal kembar terhadap perilaku im-pulsive buying pada platform E-commerce di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi pustaka, pengumpulan data dengan cara mencari sumber dan mengkontruksi dari berbagai sumber seperti jurnal yang sudah ada. Analisis literatur berdasarkan 7 artikel dalam rentang tahun 2019-2024, menunjukkan bahwa iklan tanggal kembar meningkatkan impulsive buying hingga 73%, terutama dipengaruhi oleh promosi visual serta diskon yang ditawarkan. Ditemukan bahwa iklan tanggal kembar yang dipromosikan memiliki peran penting dalam pembelian impulsif yang dilakukan konsumen dengan secepat mungkin, tanpa memikirkan konsekuensinya. Iklan yang kreatif, akan memengaruhi minat beli serta keputusan pembelian masyarakat. Makin tinggi kreativitas iklan dan makin banyak promo yang ditawarkan, maka makin besar keputusan pembelian.
REPRESENTASI PATRIOTISME DALAM LIRIK LAGU DAERAH SUMATERA UTARA “BUTET” (Studi Analisis Semiotika Roland Barthes) Simbolon, Meydita; Pohan, Syafruddin; Tarmizi, Muhammad
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jmi.v2i6.248

Abstract

Artikel ini ditulis dengan tujuan untuk mengetahui representasi nilai-nilai Patriotisme yang terkandung dalam lirik lagu daerah ‘Butet’ yang berasal dari provinsi Sumatera Utara. Sejatinya sebuah karya seni khususnya lirik lagu merupakan hasil kreativitas dan luapan emosi yang mendalam dari penciptanya. Tak hanya penyaluran emosi, sebuah lagu juga tak dapat dipisahkan dari unsur budaya yang melekat dalam diri penciptanya. Penulis menganalisis lagu ini menggunakan metode kualitatif analisis Semiotika model buah pikiran Roland Barthes. Peneliti akan mengkaji nilai patriotisme yang terkandung dalam lagu ‘Butet’ dengan menginterpretasikan makna denotasi, konotasi dan mitos pada setiap lirik lagu. Berdasarkan kajian semiotika terhadap lirik lagu ‘Butet’, penulis melihat representasi nilai patriotisme yang tergambar dari makna denotasinya yaitu seorang ayah yang memberi kabar kepada putrinya bahwa dia ikut dalam perjuangan melawan penjajah di medan perang dan berharap putrinya kelak juga bisa berkontribusi dengan menjadi anggota Palang Merah atau sukarelawan medis. Sedangkan makna konotasinya pencipta lagu ingin melukiskan rasa rindu dan kecemasan yang amat dalam seorang prajurit perang kepada istri dan putrinya namun ditahannya untuk pulang sampai ia berhasil mengusir penjajah dari tanah airnya. Terakhir, makna mitosnya, pencipta lagu berusaha menuangkan keresahan hati para pejuang kemerdekaan dimana mereka bukan hanya rela dan siap gugur demi kemerdekaan Indonesia namun juga kehilangan kesempatan untuk melihat tumbuh kembang putri tercintanya.
PENGGUNAAN AI DALAM PROSES PEMBELAJARAN MAHASISWA MAGISTER ILMU KOMUNIKASI KELAS BEASISWA KOMINFO UNIVERSITAS SUMATERA UTARA M. Aidil Hariyandi; Saputra, Dian; Simamora, Monojaya; Pohan, Syafruddin
NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa Vol. 6 No. 1 (2025): NIVEDANA: Jurnal Komunikasi & Bahasa
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri Raden Wijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/nivedana.v6i1.1486

Abstract

This research will discuss how the transformation of AI-based technology (artificial intelligence) affects the learning process among master students. The research method used is descriptive qualitative by taking a case study among students receiving the Kominfo scholarship. Data were collected through interviews, observation, and documentation. Interviews were conducted using purposive sampling technique, namely students who received Kominfo scholarships. The results of this study show that the use of AI in learning helps students to complete various lecture assignments. Various AI features used include virtual assistants, chatboxes, and social media data analysis. However, there are challenges faced in the form of knowledge gaps and tendency to depend on the use of technology that reduces the ability to think critically and independently.