Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

E-Modul Riset Operasi Materi Metode Grafik Mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi (PTI) Universitas Rokania Prima, Riky; Jufri; Ramses Hutagol
Jurnal MediaTIK Volume 7 Issue 2, Mei (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v7i2.2246

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan e-modul  riset operasi materi metode grafik mahasiswa pendidikan teknologi informasi (PTI) Universitas Rokania yang valid. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development ( R&D) dengan menerapkan model pengembangan Plomp. model pengembangan Plomp terdiri dari penelitian pendahuluan (preliminary research), tahap pembentukan prototipe (prototyping phase), dan tahap penilaian (assessment phase). Penelitian ini menggunakan angket validasi yang di validasi oleh dua validator yaitu ahli materi dan ahli media. Nilai validasi dari ahli materi didapatkan nilai akhir validasi e-modul yaitu 3,79 dengan kategori valid tidak perlu revisi dan untuk nilai validasi dari ahli media didapatkan nilai akhir validasi e-modul yaitu 3,62 dengan kategori valid tidak perlu revisi. Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwasanya e-modul riset operasi materi metode grafik mahasiswa pendidikan teknologi informasi (PTI) Universitas Rokania dinyatakan valid dari segi isi, tampilan dan layak digunakan.  
E-Modul Riset Operasi Materi Metode Simpleks Mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi (PTI) Universitas Rokania Andri Febriansyah; Jufri
Jurnal MediaTIK Volume 7 Issue 2, Mei (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v7i2.2247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan e-modul riset operasi materi metode simpleks mahasiswa pendidikan teknik informasi (PTI) Universitas Rokania yang valid. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Plomp. Model pengembangan Plomp terdiri dari Preliminary Research, Prototyping Phase dan Assessment phase. Penelitian ini menggunakan angket validasi oleh dua validator yaitu ahli materi dan ahli media. Nilai validasi yang diperoleh dari ahli materi sebesar 3,78 termasuk kedalam kategori valid tidak perlu revisi. Dan untuk nilai validasi dari ahli media sebesar 3,62 termasuk kedalam kategori valid tidak perlu revisi. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa e-modul riset operasi materi metode simpleks mahasiswa pendidikan teknik informasi (PTI) Universitas Rokania telah valid dalam segi kelayakan materi dan desain, yang artinya e-modul ini layak untuk digunakan.
E-Modul Matematika Diskrit Materi Logika Matematika Mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi (PTI) Universitas Rokania Erliyen Nofrianda; Jufri
Jurnal MediaTIK Volume 7 Issue 2, Mei (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v7i2.2250

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menghasilkan e-modul matematika diskrit materi logika matematika pendidikan teknologi informasi (PTI) universitas rokania yang valid. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Reseach and Development (R&D) dengan menerapkan model pengembangan plomp. Model pengembangan Plomp ini terdiri dari tiga tahap yaitu pase pendahuluan (preliminary research), pase pengembangan (prototyping phase) dan pase penilaian (assessment phase). Pada penelitian ini menggunakan angket validasi dan divalidasi oleh dua orang validator yaitu ahli materi dan ahli media. Hasil nilai validasi dari ahli media sebesar 3,62 dan nilai ini termasuk kategori valid . Sedangkan untuk hasil validasi ahli materi sebesar 3,71 nilai ini juga termasuk kategori valid. Sehingga dapat disimpulkan bahwa e-modul matematika diskrit materi logika matematika mahasiswa pendidikan teknologi informasi (PTI) universitas rokania dinyatakan valid dari segi isi dan desain tampilan dan layak untuk digunakan.
The impact of the PASPOR learning model on pre-service teachers’ mathematical communication skills across initial ability levels Jufri; Muslim; Pariang Sonang Siregar
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 17 No 1 (2026): Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v17i1.29576

Abstract

Purpose: Therefore, this study aims to examine the effectiveness of the PASPOR learning model in improving students’ mathematical communication skills and to determine whether learning gains differ across initial ability levels. Method: This study employed a quasi-experimental approach using a one-group pretest posttest design. The participants consisted of 62 pre-service elementary teachers enrolled in a mathematics course. Data were collected through a validated mathematical communication test administered before and after the implementation of the PASPOR learning model. The collected data were analyzed using descriptive statistics to describe changes in performance, normalized gain (N-Gain) to measure the magnitude of improvement, and one-way ANOVA to compare learning gains among students categorized into low, medium, and high initial ability groups. Findings: The results indicate a substantial improvement in students’ mathematical communication skills following the implementation of the PASPOR model. The mean score increased from 43.84 in the pretest to 80.65 in the posttest. The average N-Gain of 0.67 indicates a medium-to-high level of improvement. In addition, ANOVA results showed no statistically significant differences in learning gains across initial ability groups (F = 0.536, p = 0.588). Significance: These findings suggest that the PASPOR learning model effectively enhances mathematical communication skills and supports equitable learning improvement among students with diverse initial abilities.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA KELAS V SDN 2 PULAU MAKASAR Emalia; Abdul Rahim; Jufri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43491

Abstract

This study aims to describe the process of implementing the cooperative learning model in Grade V of SDN 2 Pulau Makasar and to analyze its effectiveness in improving student discipline. A qualitative approach with a case study design was employed. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews with the teacher and students, and documentation. Data analysis followed the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, with source triangulation and technique triangulation applied to ensure data credibility. The findings reveal that the implementation of the cooperative learning model progressed through four interrelated stages: the formation of heterogeneous groups, the organic emergence of peer accountability mechanisms, the internalization of disciplinary values through group discussion, and the transformation of the teacher's role from supervisor to facilitator. The model proved effective in improving student discipline across multiple dimensions, including measurable changes in physical-orderly behavior, a fundamental shift in disciplinary motivation from extrinsic to intrinsic, and the formation of a strong and sustainable social responsibility network among students. These achievements were attained despite the geographical limitations and resource constraints of an island school, demonstrating that learning effectiveness is determined by the appropriateness of the pedagogical approach rather than facility abundance. The findings contribute to SDGs Goal 4 on Quality Education, Goal 10 on Reduced Inequalities, and Goal 16 through the early formation of disciplined character and social responsibility.
NGOPIKA: SINERGIS DALAM BERMUAMALAH DAN BERKARYA YANG AMAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Chitra Dewi; Andi Wahyuni; Marisna Eka Yulianita; Muti Sahida; Jufri; Ruslan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/b.v2i1.266

Abstract

Infeksi virus Corona di seluuh dunia yang menyebar secara luas dan berbanding lurus dengan jumlah angka insiden dan mortalitas pada masyarakat diberbagai negara termasuk Indonesia. Hal ini disebabkan karena penyebaran virus mengikuti mobilisasi manusia. Sehingga seluruh negara melakukan pembatasan pergerakan warga sebagai upaya untuk menekan laju penyebaran COVID-19. Namun disisi lain, manusia sebagai makhluk sosial membutuhkan interaksi (muamalah) untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai sinergi dalam bermuamalah dan berkarya yang aman di masa pandemic COVID-19. Edukasi ini memberikan penguatan pemahaman masyarakat mengenai kegiatan bermuamalah (berinteraksi) selama pandemic COVID-19 menjadi hal yang bisa tetap dilaksanakan guna mendukung produktivitas masyarakat dalam menghasilkan karya dan menopang kebutuhan hidup mereka dengan syarat tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah. Proses kegiatan ini disertai dengan antusiasme peserta dalam menerima dan memberikan tanggapan terhadap materi yang diberikan. Kegiatan ngopika (ngobrol perkara ilmu kesehatan): sinergi dalam bermuamalah dan berkarya yang aman di masa pandemi COVID-19 menjadi salah satu langkah efektif guna menyampaikan informasi mengenai COVID-19 dan memberikan solusi pada masyarakat tentang bagaimana cara yang tepat dalam berinteraksi antar sesama dengan mematuhi instruksi pemerintah untuk melakukan Gerakan 3M dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19.
Principals' Strategies in Developing a Child-Friendly School Culture through a School Based Management Approach Jufri
AIQU: Journal Multidiscipliner of Science Vol. 2 No. 4 (2024): DECEMBER, AIQU: Journal Multidiscipliner of Science
Publisher : Institute Journal and Publication Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the principal’s strategy in developing a child-friendly school culture through a School Based Management approach at SDN 3 Katobengke. The study is grounded in the view that child-friendly school culture should not be understood merely as a formal program, but as an integral part of school governance that promotes a humane, participatory, and student-centered educational environment. In this context, School-Based Management provides schools with the autonomy and flexibility to formulate policies, strengthen stakeholder participation, and develop institutional practices that are responsive to students’ needs. This research employed a qualitative approach with a case study design. The study was conducted at SDN 3 Katobengke, Baubau City. Data were collected through in depth interviews, observation, and documentation involving the principal, teachers, school staff, the school committee, parents, and students. The data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, including data condensation, data display, and conclusion drawing. Data trustworthiness was ensured through source triangulation, technique triangulation, and member checking. The findings reveal that the principal’s strategy in developing a child-friendly school culture was carried out through the strengthening of school policies, participatory leadership, stakeholder involvement, the creation of a supportive learning environment, and the habituation of positive values in daily school life. The principal acted not only as an administrator but also as a strategic leader who mobilized teachers, involved parents, and directed school governance toward students’ best interests. The study concludes that School Based Management can function effectively in strengthening child-friendly school culture when supported by visionary leadership, collaborative governance, and consistent implementation of child-friendly values in everyday school practices.
Pelatihan Internet of Things (IoT) Berbasis Mikrokontroler untuk Meningkatkan Literasi Teknologi dan Keterampilan Praktik Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Rokania Ridwan; Detri Amelia Chandra; Muslim; Elyandri Prasiwiningrum; Sri Wahyudi; Jufri
JURNAL MASYARAKAT NEGERI ROKANIA Vol 7 No 01 (2026): JURNAL MASYARAKAT NEGERI ROKANIA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Rokania

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56313/jmnr.v7i01.521

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi teknologi dan keterampilan praktik mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer melalui pelatihan penerapan Internet of Things (IoT) berbasis mikrokontroler. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan edukatif, partisipatif, dan praktik berbasis proyek yang melibatkan 30 mahasiswa. Materi pelatihan meliputi konsep dasar IoT, konfigurasi mikrokontroler ESP32, integrasi sensor dan aktuator, pemrograman menggunakan Arduino IDE, komunikasi nirkabel, pemantauan data real-time, dan pengujian dashboard sederhana. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, pre-test dan post-test, tugas praktik, respon peserta, serta dokumentasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan praktik mahasiswa. Rata-rata nilai peserta meningkat dari 54,2 pada pre-test menjadi 86,1 pada post-test dengan persentase peningkatan sebesar 31,9%. Mahasiswa menjadi lebih mampu menjelaskan arsitektur IoT, merangkai rangkaian dasar, membaca data sensor, mengunggah program ke mikrokontroler, dan menampilkan hasil monitoring melalui dashboard web sederhana. Secara keseluruhan, pelatihan ini efektif dalam memperkuat literasi IoT, berpikir komputasional, dan kompetensi praktik mahasiswa. Kegiatan ini juga menegaskan bahwa praktik IoT berbasis mikrokontroler relevan digunakan sebagai strategi pembelajaran kontekstual untuk menyiapkan mahasiswa menghadapi perkembangan teknologi industri digital.