Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : KHIDMAT SOSIAL

BIMBINGAN SOSIAL TERHADAP ANAK JALANAN DALAM MEMBANGUN KARAKTER DISIPLIN BERBASIS LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK ( LKSA ) Monica Cris Noviyanty Kencana Putri; Muhammad Sahrul
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan anak jalanan di Indonesia masih cukup banyak di Indonesia, dan harus ditangani oleh pemerintah supaya angka anak jalanan tidak bertambah setiap tahunnya. Oleh karena itu pemerintah sudah memiliki cara agar permasalahan anak jalanan bisa diatasi dan angkanya mengurang yaitu dengan cara pemerintah menyediakan LKSA (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak) yang dimana lembaga tersebut memiliki kewajiban untuk mengurus dan mendidik anak jalanan agar mereka hidup dengan layak sebagaimana anak pada umumnya, saat anak jalanan harus tinggal dan bertahan hidup di jalanan membuat sikap dan perilaku nya berubah mereka lebih kasar dalam bertutur kata, pola hidup yang kurang baik dan tidak teratur serta tidak disiplin terhadap waktu, seperti waktu istirahat, makan dan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bimbingan sosial yang dilakukan oleh Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) dalam membangun karakter disiplin terhadap anak jalanan. Metode yang digunakan penulis dalam melakukan penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan dimana penulis mencari referensi, jurnal dan informasi di jurnal, penelitian terdahulu, buku, website, internet dan literature yang judul dan topic nya selaras atau berkaitan dengan judul penulis, kemudian penulis menganalisis sesuai dengan kebutuhan. Hasil dari penelitian ini yaitu bimbingan sosial yang dilakukan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak dalam membangun karakter disiplin terhadap anak jalanan dengan cara dilakukannya pembelajaran di dalam ruangan dan dilakukan oleh pembimbing atau pekerja sosial yang sudah professional lalu setelah kegiatan pembelajaran di dalam kelas anak jalanan mulai mengaplikasikan di kehidupan sehari-hari, lalu pihak lembaga juga bisa mengadakan kegiatan apel pagi sebelum kegiatan dan apel malam sebelum masuk ke kamar masing-masing dan kegiatan piket secara rutin supaya menumbuhkan karakter disiplin dan tanggung jawab terhadap anak jalanan.Kata kunci: Anak Jalanan, Bimbingan Sosial , Karakter Disiplin
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERLINDUNGAN ANAK (TELAAH UU NOMOR 35 TAHUN 2014 PASAL 9 AYAT 1) Rita Novianti; Muhammad Sahrul
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul implementasi kebijakan perlindungan anak (telaah Undang-Undang No. 35 Tahun 2014). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana implementasi kebijakan perlindungan anak di lembaga pendidikan. Metode yang digunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Melihat trend kasus di Indonesia saat ini, kasus kekerasan pada anak di lembaga pendidikan masih cukup tinggi angkanya. Banyak faktor yang dapat menyebabkan terjadinya tindak kekerasan tersebut, baik faktor dari guru maupun pihak sekolah, faktor yang disebabkan oleh teman sebaya bahkan dapat disebabkan juga karena faktor dari orang tua. Oleh sebab itu, bukan hanya peran serta pemerintah untuk menanggulangi kasus kekerasan, namun sangat diperlukan juga peran serta seluruh lapisan masyarakat. Bentuk kekerasan yang sering terjadi di lembaga pendidikan yaitu kekerasan fisik dan kekerasan non fisik. Suatu kebijakan memang sangat penting adanya untuk meminimalisir terjadinya tindak kekerasan terhadap anak, terutama kekerasan terhadap anak di lembaga pendidikan. Namun dalam implementasinya, bukan hanya peran pemerintah saja, namun peran serta seluruh lapisan masyarakat sangat diperlukan. Suatu implementasi kebijakan dapat terealisasikan karena dipengaruhi oleh empat faktor, yaitu faktor komunikasi, sumber-sumber yang dapat menunjang implementasi kebijakan tersebut, faktor tingkah laku dan juga faktor struktur birokrasi. Kata kunci: Implementasi Kebijakan, Kekerasan Terhadap Anak, Perlindungan Anak 
KEBIJAKAN STRATEGI PEMERINTAH PROVINSI DKI JAKARTA DALAM MENURUNKAN ANGKA STUNTING Taufiqurokhman Taufiqurokhman; Agus Suhardika; Muhammad Sahrul
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah menjelaskan kebijakan strategi pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengatasi angka penurunan stunting yang kurang merata di setiap wilayah Provinsi DKI Jakarta menggunakan pendekatan kebijakan dan ilmu kesejahteraan sosial. Walaupun Provinsi DKI Jakarta memiliki angka penurunan prevalensi angka stunting terbaiknya dalam tujuh tahun terakhir dan menempati posisi kedua setelah Provinsi Bali dengan angka prevalensi dalam kategori rendah di Tahun 2022 mencapai 14,8 persen. Metodologi penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dan melakukan wawancara kepada kelompok terfokus yang melibatkan para pemangku kepentingan hingga pelaksana program di masyarakat untuk mengukur efektifitas strategi kebijakan yang dilaksanakan di lapangan. Data diperoleh dari hasil wawancara dan data sekunder melalui berbagai referensi.Hasil penelitian Provinsi DKI Jakarta sudah efektif dan tepat sasaran mengatasi penurunan angka stunting dengan dua kebijakan surat keputusan Gubernur Nomor 981 dan Tahun 2022 dengan menempatkan posisi kedua setelah Provinsi bali dengan angka stunting 14,8 persen indikator terendah dalam Badan Kesehatan Dunia (Word Health Organization). Hanya saja, hal tersebut membuat angka stunting yang kurang merata di wilayah DKI Jakarta. Sehingga memerlukan strategi kebijakan peningkatan kebijakan berupa Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta yang dibuat Provinsi DKI Jakarta untuk dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta agar lebih tepat sasaran dan data yang diperoleh bisa lebih akurat serta program penanganannya mengenai kelompok sasaran. Kata Kunci: Kebijakan stratgi, menurunkan angka stunting
STRATEGI FUNDRAISING DALAM PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (STUDI KASUS PROGRAM “TERSENYUM” RUMAH SOSIAL KUTUB JAKARTA SELATAN) Stafhanie Dumas; Muhammad Sahrul; Sokhivah Sokhivah; Endang Rudiatin
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga Perlu ada alternatif sumber pendanaan untuk perputaran biaya operasional serta dalam kaitannya untuk menjalankan  program sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi fundraising di Lembaga Non-Profit yang merupakan bagian dari organisasi pelayanan sosial.. Rumah Sosial Kutub menjadi wadah terpercaya dalam pengelolaan sumber daya limbah minyak jelantah. Dengan adanya fenomena sosial pada lembaga Rumah Sosial Kutub dalam mendayagunakan hasil perolehan dana dari pengumpulan minyak jelantah, ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Sosial Kutub terhadap Lingkungan yang bersih dan peduli terhadap pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini ditujukan dalam rangka mengetahui bagaimana strategi fundraising melalui program tersenyum untuk program pemberdayaan masyarakat. Penelitian lapangan ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, serta menganalisis data yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah Lembaga Rumah Sosial Kutub dalam Program Tersenyum menggunakan metode Fundraising yaitu Face To face dan Campaign, strategi yang digunakan  dalam program tersenyum ini dengan sosialisasi langsung dengan masyarakat, serta melakukan  promosi untuk menghimpun minyak Jelantah melaui media komunikasi  seperti internet, website resmi, social media seperti IG dari Rumah Sosial Kutub. Dari metode fundraising yang diterapkan Rumah Sosial Kutub, masyarakat tertarik dengan program “tersenyum”. Hasilnya Rumah Sosial Kutub dapat mengumpulkan minyak jelantah dan hasil penjualan minyak jelantah berupa dana operasional untuk mendukung program pemberdayaan masyarakat. Program pemberdayaan menyesuaikan program yang ada masing-masing wilayah yang ikut serta dalam program “tersenyum” ini, seperti bantuan bahan pokok seperti minyak goreng, santunan kepada anak yatim, santunan kepada dhuafa, santunan kepada lansia jompo, serta bantuan asupan gizi bagi anak yang memiliki berat badan dibawah garis merah.Kata kunci: Strategi Fundraising, Metode Fundraising, Pemberdayaan Masyarakat
IMPLEMENTASI PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSBILITY (CSR) PT. BANK MANDIRI Tbk SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (Studi Kasus di Desa Karacak, Leuwiliang Bogor) Deni Sopiansah; Muhammad Sahrul
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Corporate Social Responsbility (CSR) atau yang biasa disebut dengan tanggung jawab sosial perusahaan merupakan bagian penting dalam sebuah perusahaan, karena di negara Indonesia ada Undang-undang yang mengatur tentang sebuah kewajiban pelaksanaan CSR oleh perusahaan. Selain untuk mematuhi Undang-undang, Corporate Social Responsbility dilakukan juga karena kesadaran perusahaan dalam membantu negara mengentaskan kemiskinan. PT. Bank Mandiri mempunyai program CSR dengan pemberdayaan yaitu Mandiri Bersama Mandiri. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan program Corporate Social Responsbility, strategi yang dijalankan dan hasil program Mandiri Bersama Mandiri yang dilakukan oleh Bank Mandiri di Desa Karacak Leuwiliang Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu pengamatan obyek penelitian adapun pengumpulan data dalam penelitian menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi program Corporate Social Responsbility pada program Mandiri Bersama Mandiri yang dilakukan oleh Bank Mandiri secara garis besar terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi yang berorientasi pada output yang dirasakan kemanfaatannya oleh masyarakat. Implementasi program Corporate Social Responsbility yang dilaksanakan oleh Bank Mandiri melalui program pemberdayaan pertanian, mengembangkan potensi lokal dengan capaian hasil berupa hasil fisik dan non fisik. Hasil fisik yaitu dengan adanya program pemberdayaan Corporate Social Responsbility pada bidang pertanian sehingga masyarakat memiliki infrastruktur penunjang pertanian yang lebih baik dan adapun hasil non fisik ialah masyarakat bisa lebih mandiri dalam mengelola hasil pertanian yang mereka miliki, serta adanya tingkat kesadaran dari masyarakat tentang potensi sumber daya yang ada di Desa Karacak yang bisa dimanfaatkan untuk keberdayaan masyarakat.
RAGAM DISKRIMINASI PENYANDANG DISABILITAS FISIK TUNGGAL DALAM DUNIA KERJA Khofifah Mulyani; Muhammad Sahrul Sahrul; Alfan Ramdoni
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas ragam diskriminasi penyandang disabilitas fisik tunggal dalam dunia kerja, adapun pembahasan seperti kebutuhan disabilitas, penyesuaian diri penyandang disabilitas di lingkungan kerja, perlindungan penyandang disabilitas dari perusahaan yang diskriminatif, hak disabilitas dalam bekerja, makna kerja bagi penyandang disabilitas, hingga persepsi para pekerja terhadap pekerja disabilitas menjadi poin penting dalam kehidupan penyandang disabilitas terutama disabilitas fisik tunggal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja ragam diskriminasi yang dialami penyandang disabilitas fisik tunggal saat mereka bekerja dalam dunia kerja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode ini digunakan penulis untuk menggambarkan, menganalisa, serta menginterpretasikan data-data yang terkumpul. Pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dengan mencari berbagai informasi melalui google search dengan tools google scholar, research gate, mendeley, situs resmi, buku, karya tulis ilmiah, serta peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan penelitian. Analisis data yang peneliti gunakan adalah analisis isi yang bersifat pembahasan mendalam terhadap isi penelitian. Selanjutnya, menganalisis ragam diskriminasi apa saja yang dirasakan oleh penyandang disabilitas fisik saat bekerja. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penyandang disabilitas fisik masih merasakan diskriminasi di ruang lingkup pekerjaan seperti stigma, kesenjangan upah, kurangnya akomodasi, kesulitan dalam promosi sampai tidak mendapatkan asuransi dapat menghambat kinerja mereka selama bekerja,karena diskriminasi yang mereka terima di tempat mereka bekerja membuat penyandang disabilitas fisik secara psikis mengalami rasa rendah diri dan kesulitan menyesuaikan diri hingga mengisolasi dirinya sendiri, serta perlu adanya perlindungan kepada para pekerja disabilitas yang mengalami tindakan diskriminastif, dengan dibentuknya komisi perlindungan yang sifatnya netral bisa melindungi para pekerja, melakukan pengawasan dan juga memberikan sanksi pertama berupa teguran kepada pihak perusahaan.Kata kunci: Diskriminasi, Disabilitas Fisik, Dunia Kerja
ANALISIS PERENCANAAN INTERVENSI SOSIAL OLEH PEKERJA SOSIAL TERHADAP KLIEN PECANDU ALKOHOL Tauzia Harari; Ananda Zahra; Nasywa Faza Lailan; Irhamni Rahman; Muhammad Sahrul
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa Remaja, cenderung seseorang melakukan suatu perilaku menyimpang sangatlah tinggi, Salah satu Tindakan atau perilaku yang menyimpang yang sering kita dapati adalah mengkonsumsi alkohol, karena bagi kaum remaja melakukan hal tersebut merupakan hal yang lumrah dan dianggap keren. Artikel ini dibuat untuk memberitahu rancangan rencana intervensi yang dapat dilakukan seorang peksos untuk menangani klien dengan latar belakang kasus kecanduan alkohol. Metodologi desain penelitian yang digunakan adalah penelitian Tindakan Action Research, Sumber data yang digunakan adalah Sumber data Primer dan Sekunder, Teknis Wawancara yang dilakukan adalah Teknik Eksplorasi dan Ventilasi dan Teknis Assessment yang dilakukan adalah BPS/BPSS (Biopsychosocial Spiritual Assessment). Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan terhadap klien berinisial MH, kelompok kami membuat rancangan rencana intervensi yaitu Terapi Perilaku Pengkondisian Klasik, terapi yang kami lakukan adalah pada pengondisian aversif dengan memberikan beberapa stimulus aversif berupa minuman yang tidak MH sukai, yaitu Jus Tomat. Hal ini secara tidak langsung, akan tertanam dalam alam bawah sadarnya perlahan demi perlahan, jika minuman yang dia suka, diminum berbarengan dengan minuman yang paling tidak dia suka, maka kemungkinan besar klien kami menjadi tidak menyukai minuman yang dia suka, dalam kasusnya adalah alkohol.Kata kunci: Alkohol, Kecanduan Alkohol, Intervensi Sosial, Pekerja Sosia
KONTROL DIRI TERHADAP PERILAKU ADIKSI REMAJA PENGGUNA GAME ONLINE Galih Vian Suwari; Muhammad Sahrul
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belakangan ini perilaku adiksi dikalangan remaja sangat populer disebabkan karena berbagai macam hal salah satunya yaitu intensitas penggunaan game online. Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Pada masa ini remaja akan sangat mengalami berbagai  perubahan pada dirinya, baik perubahan fisik maupun psikis. Remaja di era globalisasi ini dimanjakan dengan perkembangan teknologi internet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab adiksi game online pada remaja, untuk mengetahui bagaimana self control remaja yang mengalami adiksi game online, dan untuk mengetahui self control remaja yang mengalami adiksi game online.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jumlah subyek sebanyak 11orang dengan 5 informan kunci dan 6 informan pendukung. Subjek penelitian adalah remaja yang mengalami perilaku adiksi terhadap penggunaan game online.  Dalam penelitian ini perubahan yang paling terasa dialami oleh remaja adalah perubahan emosi. Perubahan keadaan emosi atau suasana hati yang dihadapi remaja yang mengalami kecanduan terhadap penggunaan game online dapat berupa sedih, depresi, lelah maupun gelisah. Perubahan keadaan emosi remaja yang mengalami kecanduan game online tidak terdapat batasan untuk menjadikan dirinya memiliki perasaan senang. Kesenangan tersebut bisa didapatkan akibat bermain game online secara berlebihan sehingga dapat menyebabkan remaja kecanduan untuk terus bermain game online. Perilaku adiksi remaja terhadap penggunaan game online dapat mempengaruhi bagi self control pada diri mereka.Kata kunci: self control, remaja, perilaku adiksi, game online.
PERAN PEKERJA SOSIAL GENERALIS DALAM PENANGANAN KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN Taufiqurokhman; Risyad Mustafa Midin, Arief; Sahrul, Muhammad; Alawiyah, Tuti; Kusmawati , Ati
KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : KHIDMAT SOSIAL: Journal of Social Work and Social Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan terhadap perempuan merupakan isu global yang serius dan kompleks, termasuk di Indonesia, yang mencakup kekerasan fisik, seksual, psikologis, dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pekerja sosial generalis dalam menangani kekerasan terhadap perempuan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 100 orang yang terdiri dari pekerja sosial, korban kekerasan, dan pihak terkait lainnya, dengan teknik purposive sampling yang menghasilkan 20 responden sebagai sampel. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis tematik melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja sosial generalis memainkan peran penting dalam memberikan pendampingan, perlindungan, serta advokasi bagi korban kekerasan, dan mereka juga berkontribusi dalam upaya pencegahan melalui edukasi masyarakat serta kolaborasi lintas sektor. Namun, tantangan masih muncul dalam hal keterbatasan sumber daya dan resistensi budaya patriarkal. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan bagi pekerja sosial, penguatan jejaring kerja, serta kebijakan yang lebih mendukung perlindungan perempuan dari kekerasan.
Co-Authors Abdul Rahman Adi Fahrudin Agus Suhardika Alfan Ramdoni Ali Noer Zaman Amalia Diah Kusumawardhani Anadayoma, Zahra Aprilla Ananda Zahra Angga Trisnanto Anisa Nurmaida Anrian Muhammad Umar Apriansyah, Joli Arfan Fajri Astriani, Linda Ati Kusmawati Aulia Arafah Azahra, Muthia Daffa Pasya Islami Deni Sopiansah Devia Andiani Dini Gandini Purbaningrum DIRGANTARA WICAKSONO Djoni Gunanto El Kahfi, Muhammad Fityan Endang Sulastri Evi Satispi Evi Satispi Faradibba Maiwa Radika Nur Ramadhan Fina Ananda Putri Galih Vian Suwari Gita Apliria Hamka Haris, Damaragil Danar Irhamni Rahman Izzatusholekha Kardinar Wijayanti, Silvana Khofifah Mulyani Kusmawati , Ati Lusi Andriyani Lutfiah Difatul Azizah Mamun Murod Mawar Mawar Mia Nursapitri Moh. Amin Tohari Monica Cris Noviyanty Kencana Putri Muhammad Adam Kusuma Muhammad Arief Effendi Muhammad Luthfi Ramadhan Mulkan Habibi N. Oneng Nurul Bariyah Nasywa Faza Lailan Nida Handayani Putri Camelia Az Zahra Siregar Radysti Devania Rahmadani, Salsa Alvianita Rahman, Irhamni Rahmat Salam Retnowati Wahyuning Dyas Tuti Retnowati WD Tuti Risyad Mustafa Midin, Arief Rita Novianti Rizka Ayu Ramadanti Rosiyani Rosiyani Rudi Saprudin Darwis, Rudi Saprudin Rudiatin, Endang Shabrina Afifah Rasyid Shabrina Anggraita Utami Sokhivah Sokhivah Soni Akhmad Nulhaqim Stafhanie Dumas Stafhanie Dumas Taewoo Park Taufik Paturohman Taufiqurokhman Taufiqurokhman Taufiqurokhman Tauzia Harari Tuti Alawiyah Uswandhian, Era Estu Wahyuning Dyas Tuti, Retnowati Wiwik Handayani