Claim Missing Document
Check
Articles

THE ROLE OF SPIRITUAL MINDFULNESS THERAPY IN INCREASING SELF-ACCEPTANCE AMONG ADOLESCENT Muhamad Jauhar; Ashri Maulida Rahmawati; Anny Rosiana Masithoh; Edita Pusparatri
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 10, No 1 (2025): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v10i1.3063

Abstract

Evaluation of the benefits of spiritual therapies, such as mindfulness, for adolescent mental health is needed. Adolescence is a difficult period for self-adjustment and is particularly vulnerable to decreased self-acceptance. In today's educational environment, adolescents often experience various crises that are largely due to low self-acceptance. Spiritual mindfulness is a strategy that is easy to implement and can help adolescents recognize problems without judgment, thus reducing the cost and time required in the therapeutic process. This study aims to determine the effect of spiritual mindfulness on increasing self-acceptance in adolescents. The research design used was a pre-experiment with pre-test and post-test methods and involved a control group. Through purposive sampling, twenty-six high school students in Kudus were selected as respondents and divided into intervention and control groups. The study used the Unconditional Self-Acceptance Questionnaire (USAQ). The researcher conducted six sessions of mindfulness therapy, each lasting 30 minutes for two days. The results showed a statistically significant difference in self-acceptance in the intervention group before and after the intervention, with a value of p=0.04 (p0.05). In contrast, in the control group, no significant difference was found with a value of p=0.477 (p0.05). The intervention group showed an increase in self-acceptance of 1.46 higher than the control group. However, the overall effect of mindfulness therapy was less significant in improving self-acceptance in adolescents p=0.332 (p0.05). Changes need to be made in the way spiritual mindfulness therapy is delivered to adolescents to see a more noticeable improvement in self-acceptance.
MOTHER’S SUPPORT AND FEMALE ADOLESCENT’S READINESS FOR MENARCHE : A CORRELATIVE STUDY Evita Dian Lestari; Dewi Hartinah; Ashri Maulida Rahmawati; Edita Pusparatri; Zunia Khairunnisa
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 9, No 2 (2024): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v9i2.2548

Abstract

                                                      AbstrakMenarche, permulaan menstruasi, menandai tonggak penting dalam kehidupan seorang anak perempuan, yang sering kali disertai dengan berbagai perubahan fisik dan psikologis. Dukungan ibu selama periode ini memainkan peran penting dalam membentuk persepsi dan pengalaman anak perempuan tentang menarche. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan ibu dengan kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan studi korelasi dan desain cross-sectional. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara dukungan ibu dengan kesiapan remaja putri menghadapi menarche. Hasil uji chi-square diperoleh nilai 0,044 (0,05). Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara dukungan ibu dengan kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche. AbstractMenarche, the onset of menstruation, marks a significant milestone in a girl's life, often accompanied by a range of physical and psychological change. Mother’s support during this period play a crucial role in shaping girls' perceptions and experiences of menarche. This study aimed to determine the correlation between mother’s support and the readiness of female adolescents for menarche. The research used a quantitative approach with a correlation study and cross-sectional design. Result show there is a correlation between mother’s support and the readiness of female adolescents for menarche. The chi-square test results obtained a value of 0.044(0,05). It can be concluded that there is a significant and positive relationship between mother’s support and the readiness of female adolescents for menarche.
SELF DISCLOSURE AND ACADEMIC STRESS LEVELS IN UNDERGRADUATE NURSING STUDENTS; CORRELATIVE STUDIES Tamaya Hanisa; Anny Rosiana Masithoh; Ashri Maulida Rahmawati
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 9, No 1 (2024): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v9i1.2410

Abstract

Final year students often experience stress in planning, compiling and making final assignments. One way to understand stress is to know the conditions and situations that are being experienced, including self-disclosure. This study aimed to determine the relationship between self-disclosure and the level of academic stress in nursing students. The research method used quantitative with a cross sectional approach. The sampling technique used in this research was simple random sampling with a total of 41 respondents. Data were analyzed using the Spearman rho test. The research results showed a significant correlation between self-disclosure and academic stress in final year Bachelor of Nursing students with a p value (0.000) 0.05. There is a relationship between self-disclosure and the level of academic stress in final year Bachelor of Nursing students
INTERVENSI MINDFULNESS MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS DI KRISIS PANDEMI COVID-19 : LITERATUR REVIEW Ashri Maulida Rahmawati; Muhamad Jauhar; Edi Wibowo Suwandi
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 6, No 2 (2021): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v6i2.1314

Abstract

Abstrak Pandemi COVID-19 menyebabkan berbagai krisis pada kehidupan sosial, ekonomi dan kesehatan mental masyarakat..  Kesejahteraan psikologis yang baik pada situasi pandemi sangat diperlukan karena keadaan emosi yang positif dapat meningkatkan imunitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh intervensi mindfulness terhadap kesejahteraan psikologis dalam situasi krisi pandemi COVID-19.Penelitian ini merupakan semi systematic literature review. Pencarian literatur dilakukan melalui database online seperti Science Direct, PubMed, dan Google Schoolar dengan kata kunci“mindfulness”, “psychological well being”, “Mental health” dan “Covid-19”. Artikel diseleksi menggunakan kerangka PRISMA. Hasil didapatkan 8 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Berdasarkan hasil analisis dari 8 artikel Intervensi mindfulness dapat meningkatkan fleksibilitas emosional dapat meminimalkan kemungkinan terhadap stress, kecemasan, dan kesejahteraan psikologis. Dapat disimpulkan bahwa intervensi mindfulness memiliki pengaruh yang positif terhadap peningkatan kesejahteraan psikologis pada krisis pandemi COVID-19. Abstract The COVID-19 pandemic has caused various crises in people's social, economic and mental health. High psychological well-being in a pandemic situation is very necessary because a positive emotional state can increase immunity. The purpose of this study was to identify the effect of mindfulness interventions on psychological well-being in the crisis situation of  COVID-19 pandemic. This study is a semi-systematic literature review. Literature searches were conducted through online databases such as Science Direct, PubMed, and Google Schoolar with the keywords “mindfulness”, “psychological well being”, “Mental health” and “Covid-19”. Articles were selected using the PRISMA framework. The results obtained 8 articles that meet the inclusion criteria. Based on the results analysis of the 8 articles, mindfulness interventions can increase emotional flexibility and minimize the possibility of stress, anxiety, and increase psychological well-being. It can be concluded that mindfulness interventions have a positive effect on improving psychological well-being during the COVID-19 pandemic crisis.
PENDIDIKAN KESEHATAN MAKANAN SEHAT DAN GIZI SEIMBANG UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI DESA PIJI KABUPATEN KUDUS PROVINSI JAWA TENGAH Dewi Hartinah; Suarmin Sukarmin; Ashri Maulida Rahmawati
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 4, No 1 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v4i1.1510

Abstract

Stunting menjadi salah satu manifestasi malnutrisi yang paling umum pada anak-anak, terutama di negara miskin dan berkembang. Indonesia menempati peringkat ketiga dengan kasus stunting tertinggi mencapai 36,4% di Asia Tenggara. Di Kudus sebanyak 2.871 balita ditemukan menderita stunting dimana salah satu desa yang mengalami kejadian stunting tertinggi adalah desa Piji di kecamatan Ndawe. Salah satu faktor yang paling menyebabkan terjadinya stunting adalah rendahnya pengetahuan ibu terkait gizi anak. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu terkait pemberian makanan sehat dan gizi seimbang untuk mencegah terjadinya stunting pada 1000 hari kehidupan pertama anak. Melalui pemberian edukasi makanan sehat dan gizi seimbang pada Ibu dapat memberikan pemahaman, peningkatan motivasi dan mengubah pola pikir tentang makanan sehat dan gizi seimbang pada 1000 hari pertama kehidupan anak. Berdasarkan hasil evaluasi banyak peserta yang antusias untuk bertanya dan mengalami peningkatan pengetahuan terkait makanan sehat dan gizi seimbang.
PEMBERDAYAAN KADER PEDULI DEMENSIA DALAM UPAYA PROMOSI DAN DETEKSI DINI DEMENSIA MELALUI PEMANFAATAN APLIKASI TELEPON PINTAR DAN MEDIA AUDIOVISUAL Muhamad Jauhar; Edi Wibowo Suwandi; Ashri Maulida Rahmawati; Edita Pusparatri; Fitriana Kartikasari
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.2921

Abstract

Demensia menjadi salah satu ancaman Kesehatan masyarakat baik secara global maupun nasional. Hal ini didukung dengan meningkatnya angka morbiditas dan mortalitas khususnya pada kelompok usia lanjut. Penyakit tidak menular menjadi penyebab utama munculnya demensia pada hamper seluruh kelompok usia dan social masyarakat. Hal ini berdampak pada menurunnya kualitas hidup dan terganggungnya aktivitas sehati-hari. Perlu adanya partisipasi aktif dari masyarakat dalam menangani masalah ini. Tujuan kegiatan ini yaitu mendeskripsikan pengetahuan masyarakat tentang demensia dan fungsi intelektual pada kelompok risiko melalui pemberdayaan masyarakat. Bentuk kegiatan ini yaitu edukasi Kesehatan berbasis media audiovisual dan skrining demensia berbasis aplikasi telepon pintar.  Kegiatan ini dilakukan di 12 cabang aisyiyah di Kabupaten Kudus pada bulan Januari-Februari 2025. Sasaran kegiatan yaitu anggota aisyiyah di Kabupaten Kudus sebanyak 300 orang. Kegiatan ini dilakukan melalui pemberdayaan kader demensia yang terlatih. Aspek yang diukur yaitu pengetahuan tentang demensia dan fungsi intelektual menggunakan kuesioner dan formulir skrining yang tersedia di telepon pintar. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil kegiatan menunjukkan mayoritas peserta memiliki fungsi intelektual utuh sebanyak 282 peserta (94%) dan setengahnya peserta memiliki pengetahuan baik tentang demensia sebanyak 162 peserta (54%). Pengetahuan yang baik dan fungsi intelektual utuh menjadi hal penting dalam upaya pencegahan demensia di masyarakat. Model intervensi dan media edukasi ini dapat dikembangkan oleh fasilitas pelayanan Kesehatan.
MENINGKATKAN EFIKASI DIRI MENGHADAPI BENCANA MELALUI MINDFULNESS SPIRITUAL ISLAM PADA MASYARAKAT DI DAERAH RAWAN BANJIR Fariza Yulia Kartika Sari; Septiani Septiani; Ashri Maulida Rahmawati
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.2922

Abstract

Kesehatan mental masyarakat yang terdampak banjir perlu mendapatkan perhatian yang lebih. Beberapa warga desa Dorang yang  merupakan salah satu desa dari Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara yang rawan banjir, mengeluhkan merasa cemas setiap kali memasuki musim penghujan karena bencana banjir yang terus berulang dari tahun ke tahun. Salah satu upaya untuk mengatasi dampak psikologis pada korban bencana adalah pemberian terapi mindfulness spiritual yang bisa membantu meningkatkan efikasi diri sehingga individu memiliki keyakinan lebih akan kemampuannya untuk dapat mengatasi dan menghadapi situasi bencana. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan efikasi diri dalam emnghadapi bencana pada masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat telah terlaksana pada di PCNA Dorang berjalan lancar dengan total 18 peserta. Kegiatan dilaksanakan melalui 3 tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan Evaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi setelah diberikan terapi mindfulness dapat ditemukan adanya peningkatan efikasi diri dalam menghadapi bencana pada peserta sebesar 2,61, namun peningkatan ini dinilai belum signifikan terapi mindfulness dapat diberikan selama 4 sesi dalam kurun waktu 2 minggu untuk mendapatkan hasil peningkatan efikasi diri yang signifikan. Oleh karena itu, dilihat dari besarnya manfaat yang diberikan, kader siaga bencana perlu menindaklanjuti pemberian mindfulness spiritual islam agar dapat menghasilkan peningkatan efikasi diri yang signifikan