Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Model Prediksi Produksi Pertanian Berbasis Machine Learning dan Data Lapangan Khaidir, Khaidir; Fadhliani, Fadhliani; Wirda, Zurrahmi; Ramadhani, Almuna
Sisfo: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol. 9 No. 2 (2025): Sisfo: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi, Oktober 2025
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/.v9i2.26015

Abstract

Ketidakpastian produksi pertanian merupakan tantangan krusial yang memengaruhi ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model prediksi produksi pertanian berbasis machine learning menggunakan data lapangan yang komprehensif. Data dikumpulkan dari lahan pertanian di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara selama tiga musim tanam, mencakup parameter tanah, iklim mikro, praktik budidaya, dan hasil panen aktual, dengan total 432 observasi. Empat algoritma machine learning dibandingkan, yaitu Random Forest, Support Vector Regression, XGBoost, dan Artificial Neural Network. Hasil penelitian menunjukkan bahwa XGBoost memberikan performa terbaik dengan nilai R² sebesar 0,89 dan RMSE 0,52 ton/ha pada dataset pengujian. Validasi lapangan pada musim tanam berikutnya mengonfirmasi kemampuan generalisasi model dengan RMSE 0,61 ton/ha. Analisis interpretabilitas model mengidentifikasi dosis pupuk nitrogen, kandungan C-organik tanah, dan curah hujan sebagai faktor paling berpengaruh terhadap produksi, dengan hubungan non-linear yang menunjukkan ambang optimal curah hujan pada kisaran 1.800–2.200 mm per musim tanam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi machine learning dan data lapangan mampu menghasilkan prediksi produksi yang akurat dan relevan untuk mendukung pengambilan keputusan dalam sistem pertanian Indonesia.
PENERAPAN TEKNOLOGI OTOMATIS PASTEURISASI SUSU KAMBING DENGAN VARIAN RASA UNTUK MENINGKATAKAN DAYA KONSUMSI PADA SISWA Novianda, Novianda; Akram, Rizalul; Fadhliani, Fadhliani; S, Rahmansyah; Ananta, Auliyah Balqis; Tsunami, Lindu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35257

Abstract

Abstrak: Susu kambing merupakan salah satu susu terbaik yang dihasilkan hewan, dapat dikonsumsi langsung atau dimasak, namun terdapat masalah ketika proses pemerahan dan susu mudah basi. Tujuan Pengabdian mengatasi permasalahan tersebut. Metode pelaksanaan dilakukan 4 tahap yaitu, pertama tahap pra kegiatan dilakukan sosialisasi dan analisis permasalahan mitra, kedua tahap pelaksanaan dilakukan workshop dan diskusi mengajarkan mitra cara peggunaan mesin pasteurisasi untuk produksi susu dengan suhu 65 OC dan memberikan varian rasa, ketiga tahap evaluasi dilakukan peningkatan Soft Skill mitra, ke empat tahap monitoring aktifitas produksi. Mitra pengabdian terdiri dari 2 kelompok yaitu mitra peternak etawa berjumlah 10 orang dan mitra Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Aceh Tamiang berjumlah 35 orang. Hasil peningkatan yang telah tercapai dalam kegiatan yaitu aspek produksi yang sebelumnya 75% meningkat menjadi 85%, aspek manajemen usaha dan pemasaran sebelumnya 80% meningkat menjadi 87% dan testimoni hasil produksi susu kepada siswa sekolah sebelumnya 75% meningkat menjadi 90%.Abstract: Goat milk is one of the best types of milk produced by animals. It can be consumed directly or cooked, but there are problems with the milking process and the milk spoils easily. The purpose of the community service program is to address these issues. The implementation method consists of four stages. The first stage is a pre-activity stage, which involves socialization and analysis of the partner's problems, The second stage involved workshops and discussions teaching partners how to use pasteurization machines for milk production at a temperature of 65°C and providing flavor variants, The third stage of evaluation involved improving the soft skills of partners, while the fourth stage involved monitoring production activities. The partners consisted of two groups, namely 10 Etawa goat farmers and 35 students from Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Aceh Tamiang. The improvements achieved in these activities include an increase in production from 75% to 85%, an increase in business management and marketing from 80% to 87%, and an increase in student testimonials on milk production from 75% to 90%.