Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan e-modul yang menggunakan pendekatan problem based learning untuk meningkatkan kemampuan computational thinking dalam konteks budaya batak Simalungun. Penelitian ini menerapkan model ADDIE untuk merancang dan mengembangkan e -modul. Berdasarkan seluruh penelitian dari ahli materi dan ahli media dinyatakan bahwa e- modul yang di kembangkan dinyatakan valid dengan presentase 98% (dosen 1), 89% (dosen 2), dan 92% (guru matematika). E-modul yang dikembangkan dinyatakan praktis di lihat dari angket kepraktisan guru sebesar 93,8% dan angket kepraktisan siswa sebesar 93,8%. E-Modul yang dikembangkan dinyatakan efektif di lihat dari ketuntusan belajar siswa yaitu sebesar 87,8%. Dan peningkatan kemampuan computational thinking pada budaya batak simalungun dengan menggunakan e-modul berbasis problem-based learning yang dikembangkan, nilai presentase nya sebesar 87,8%.