Claim Missing Document
Check
Articles

Analisa In Silico Senyawa Biji Lada Hitam (Piper nigrum L.) Terhadap Aktivitas Antioksidan Elis Nurul Ikhlas; Lina Rahmawati Rizkuloh; Richa Mardianingrum
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 2 No. 2 (2023): Oktober: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v2i2.1815

Abstract

Degenerative disease is a health condition of an organ or related tissue whose condition can deteriorate over time due to changes in body cells that affect organ function as a whole. The factor is due to unhealthy life changes such as lack of activity and frequent exposure to harmful substances into the body. Degenerative diseases include hypertension, diabetes, cholesterol, cancer, and death. Harmful substances or free radicals can be inhibited by antioxidants. One drug that has antioxidant activity is ascorbic acid (Vitamin C) which functions as an immune booster and is used by the public because it is effective as an antioxidant and health therapy but there are side effects in the form of gastrointestinal. The research aimed to find candidate drug ingredients from compounds contained in black pepper seeds (Piper nigrum L.) as in silico antioxidants. The methods used are molecular docking and molecular dynamics. The results showed BLH19 had better toxicity than the comparator drug and had hydrogen interactions that could be stabilized by the amino acid Gln139. The results of molecular dynamic calculations for BLH19 have an RMSD value of 1.5 Å with a ΔGTotal of -33.50 Kcal/mol. While the comparator drug has an RMSD value of 1.6 Å with ΔGTotal -3.39 Kcal/mol. The results showed that the affinity level of ascorbic acid compared to BLH19 for the 4RP9 receptor was predicted to be a candidate for a new antioxidant drug.
Evaluasi Pengelolaan Obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Ibu dan Anak Respati menurut Permenkes No 72 Tahun 2016 Rahmawati, Indri; Suhardiana, Eddy; Mardianingrum, Richa
PHRASE (Pharmaceutical Science) Journal Vol 4, No 1 (2024): Pharmaceutical Science Journal Vol 4 No 1, 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52031/phrase.v4i1.659

Abstract

Rumah sakit berperan sebagai tempat rujukan bagi pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan yang lebih kompleks atau spesialis  Permenkes No. 72 Tahun 2016 menetapkan standar bagi fasilitas kesehatan terkait tenaga kesehatan, sarana dan prasarana, serta pengelolaan fasilitas kesehatan, mengatur indikator pelayanan farmasi. Jenis penelitian adalah observasional yang disampaikan secara deskritif dan pengumpulan data kuantitatif bersifat retrospektif dilakukan di Instalasi Farmasi di RSIA Respati Kabupaten Tasikmalaya selama 1 Tahun dimulai dari Maret 2022 sampai Maret 2023. Penilaian indikator tahap pengadaan obat, pengaturan penyimpanan, pengelolaan obat, penyimpanan stok emergensi dan tahap evaluasi sudah sesuai, terdapat 2 point yang belum memenuhi syarat yaitu pada indikator syarat Penyimpanan obat dengan nilai 66,6% dan  pada indikator komponen penyimpanan obat sebesar 80%.
PEMAHAMAN PETANI DALAM BUDIDAYA BUAH MANGGIS DI DESA PARAKANMANGGU PANGANDARAN UNTUK PENINGKATAN KUALITAS HASIL PANEN Nursuhud, Nursuhud; Oktariani, Anisa; Jhoni, I Made; Mardianingrum, Richa; Napitupulu, Gloria; Wirantono, Sebastian Nathanoel; Gramita, Widya Siva; Muchtaridi, Muchtaridi
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i3.56424

Abstract

Pangandaran Regency has not optimally produced mangosteen, therefore it is not in the top 10 regencies producing mangosteen in West Java. Parakanmanggu Village is the largest mangosteen producer in Pangandaran Regency and has the potential to increase its production and has promising potential. This is due to the suitable agro climatic conditions in the area. The aim of this survey is to identify the conditions and issues in mangosteen cultivation and other commodities. The method used in this survey will be direct interviews, with the measurement of community understanding evaluated through assessments by farmers regarding their satisfaction with harvest results and the selling price of their harvest products. Based on this study, the results concluded that the majority of mangosteen farmers already know or understand how to plant and care for the mangosteen trees they grow themselves. However, there are some farmers who do not know how to control pests properly thus it carried out outreach regarding pest control procedures.Kabupaten Pangandaran belum optimal memproduksi manggis sehingga berada di atas 10 besar di Jawa Barat. Desa Parakanmanggu merupakan penghasil manggis terbesar di Kabupaten Pangandaran, sehingga memiliki potensi yang menjanjikan untuk meningkatkan produksinya. Hal ini disebabkan oleh cocoknya kondisi agroklimatik di daerah tersebut. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengidentifikasi kondisi dan permasalahan yang terjadi dalam budidaya manggis dan komoditas lainnya. Metode yang digunakan dalam survei ini adalah survei langsung, dengan pengukuran tingkat pemahaman masyarakat yang di evaluasi melalui penilaian dari para petani mengenai tingkat kepuasan mereka terhadap hasil panen dan nilai jual produk panen mereka. Berdasarkan studi ini, hasilnya menyimpulkan bahwa mayoritas petani manggis sudah mengetahui atau memahami cara menanam dan merawat pohon manggis yang mereka tanam sendiri. Namun, terdapat beberapa petani yang belum mengetahui cara mengendalikan hama dengan benar, sehingga dilakukan penyuluhan mengenai prosedur pengendalian hama.
ANALISIS MUTU SOYGHURT INFUSA BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) SEBAGAI MINUMAN PROBIOTIK Amelia, Widya Puspitasari; Mardianingrum, Richa; Susanti, Susanti
Jurnal Analis Farmasi Vol 9, No 2 (2024): JURNAL ANALIS FARMASI
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jaf.v9i2.12035

Abstract

Soyghurt merupakan minuman probiotik yang berasal dari kedelai yang diolah kemudian difermentasi dengan menggunakan bakteri Streptococcus thermophilus dan Lactobacillus bulgaricus. Infus bunga telang ditambahkan ke soyghurt untuk lebih meningkatkan kualitasnya. Bunga telang selain tinggi antioksidan juga dapat digunakan sebagai pewarna alami pada soyghurt. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat seberapa besar pengaruh konsentrasi bunga telang (Clitoria ternatea L.) terhadap kualitas soyghurt sebagai minuman probiotik. Penelitian terdiri dari infusa bunga telang, pembuatan soyghurt dan uji mutu soyghurt sesuai SNI 2981:2009 yang terdiri dari uji organoleptik, uji total asam dan uji bakteri asam laktat dengan penambahan infusa bunga telang (FI 1%, FII 3%, FIII 5%).  Berdasarkan hasil penelitian, seluruh formula memiliki ciri organoleptik yang hampir sama, antara lain rasa asam, aroma khas kedelai, warna ungu, dan tekstur kental. Total bakteri asam dan asam laktat hasil infus bunga telang soyghurt pada FI, FII, dan FIII memenuhi kriteria regulasi.
Desain dan Studi In Silico Senyawa Daun Kelor (Moringa oleifera) sebagai Kandidat Antimikroba terhadap Staphylococcus aureus Sa'banah, Nonah; Mardianingrum, Richa; Endah, Srie Rezeki Nur
Journal of Islamic Pharmacy Vol 9, No 2 (2024): J. Islamic Pharm.
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jip.v9i2.29099

Abstract

Infeksi adalah suatu penyakit dimana bakteri patogen masuk ke dalam tubuh dan berkembang biak sehingga menimbulkan penyakit. Bakteri patogen Staphylococcus aureus bisa menyebabkan infeksi pneumonia yang terjadi karena peradangan pada alveoli. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan kandidat obat dari 68 senyawa daun kelor sebagai antibakteri S. aureus. Metode yang diujikan meliputi skrining toksisitas, farmakokinetik, drug scan, penambatan molekul, visualisasi docking, serta simulasi molekuler dinamik secara in silico. Hasil toksisitas dan farmakokinetik dengan menggunakan web server PkCSM terdapat 8 senyawa yang lolos dan memenuhi kriteria. Hasil penambatan molekul dengan menggunakan PyRx nilai binding energy yang rendah yaitu -8.02 dan -6.19 masing-masing pada senyawa genistein dan benzylamine, dapat dibuktikan dengan simulasi molekuler dinamik selama 100 ns menggunakan Desmond yang berinteraksi dengan sisi aktif terhadap reseptor inhibitor benzamide pada residu asam amino Gln 192, Leu 209, Gly 227, Asn 243, Val 310, serta memiliki interaksi yang stabil pada waktu 66-100 ns. Hasil ini menunjukkan bahwa genistein menunjukkan potensi antibakteri yang lebih unggul dibandingkan linezolid dan bisa menjadi agen antibakteri yang menjanjikan melawan S. aureus.
In silico study of the active compounds in bitter melon (Momordica charantia L) as antidiabetic medication Ruswanto, Ruswanto; Mardianingrum, Richa; Lestari, Tresna; Nofianti, Tita; Tuslinah, Lilis; Nurmalik, Dudi
Pharmaciana Vol. 8 No. 2 (2018): Pharmaciana
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/pharmaciana.v8i2.8993

Abstract

Antidiabetic are many drugs available in the market, but most medications have side effects that are relatively high and cause toxicity, so it needs tobe develoved search of new drug compounds were more potent drugs with side effects as low. Various research have shown that bitter melon (Momordica charantia L) has an effect antidiabetic. But it is not known specifically as antidiabetic compounds that act on bitter melon (Momordica charantia L). This study was conducted to predict the active compounds of bitter melon (Momordica charantia L)potent as antidiabetic in silico, through the molecular docking, Drug scan, PreADMET and molecular dinamics simulation. The results of the 26 active compound bitter melon (Momordica charantia L) obtained one potential compounds that are active against nuclear reseptor RORα that is goyaglikosida-h and more potent than Rosiglitazon
ANALISIS MUTU SOYGHURT INFUSA BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) SEBAGAI MINUMAN PROBIOTIK Amelia, Widya Puspitasari; Mardianingrum, Richa; Susanti, Susanti
Jurnal Analis Farmasi Vol 9, No 2 (2024): JURNAL ANALIS FARMASI
Publisher : Program Studi Analisis Farmasi dan Makanan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jaf.v9i2.12035

Abstract

Soyghurt merupakan minuman probiotik yang berasal dari kedelai yang diolah kemudian difermentasi dengan menggunakan bakteri Streptococcus thermophilus dan Lactobacillus bulgaricus. Infus bunga telang ditambahkan ke soyghurt untuk lebih meningkatkan kualitasnya. Bunga telang selain tinggi antioksidan juga dapat digunakan sebagai pewarna alami pada soyghurt. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat seberapa besar pengaruh konsentrasi bunga telang (Clitoria ternatea L.) terhadap kualitas soyghurt sebagai minuman probiotik. Penelitian terdiri dari infusa bunga telang, pembuatan soyghurt dan uji mutu soyghurt sesuai SNI 2981:2009 yang terdiri dari uji organoleptik, uji total asam dan uji bakteri asam laktat dengan penambahan infusa bunga telang (FI 1%, FII 3%, FIII 5%).  Berdasarkan hasil penelitian, seluruh formula memiliki ciri organoleptik yang hampir sama, antara lain rasa asam, aroma khas kedelai, warna ungu, dan tekstur kental. Total bakteri asam dan asam laktat hasil infus bunga telang soyghurt pada FI, FII, dan FIII memenuhi kriteria regulasi.
UJI PENENTUAN NILAI SPF (Sun Protection Factor) PADA SEDIAAN EMULGEL EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.) SEBAGAI TABIR SURYA Nurlaila, Putri Saniah; Makiyatuzahro, Dede Avissa; Kuncoro, Aditiya; Mardianingrum, Richa
Jurnal Ilmiah Farmako Bahari Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Farmako Bahari
Publisher : Faculty of Mathematic and Natural Science, Garut University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jifb.v15i2.3187

Abstract

Salah satu produk perawatan kulit yang melindungi dari sinar UV adalah tabir surya. Kulit Manggis, yang kaya akan senyawa antioksidan seperti turunan benzofenon, dapat diformulasikan menjadi tabir surya dalam bentuk emulgel untuk meningkatkan kenyamanan dan efektivitas penggunaan. Evaluasi sifat fisik dari emulgel yang mengandung ekstrak etanol 96% Kulit Manggis (Garcinia mangostana L.) dengan berbagai konsentrasi dilakukan untuk menentukan nilai Sun Protection Factor (SPF) menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental, dimulai dari ekstraksi kulit buah Manggis menggunakan metode maserasi, diikuti dengan pembuatan formulasi emulgel, dan penentuan SPF secara in vitro berdasarkan metode perhitungan yang dikembangkan oleh Mansur dan A.J. Petro. Hasil uji sifat fisik sediaan emulgel yang terdiri dari Uji organoleptis dan homogenitas, Uji pH, Uji Viskositas memenuhi persyaratan sediaan emulgel yang baik. Hasil penelitian menunjukkan adanya SPF (Sun Protection Factor) dengan konsentrasi 2% sebesar 19,366 SPF, konsentrasi 4 % sebesar 19,906 SPF, konsentrasi 6 % sebesar 26,440 SPF. Dapat disimpulkan sediaan emulgel ekstrak kulit  Manggis mampu sebagai agen tabir surya yang memiliki nilai SPF (Sun Protection Factor) dengan kategori proteksi ultra..
Uji Aktivitas Soyghurt Ekstrak Daun Pucuk Merah (Syzygium myrtifolium [Roxb] Walp.) dan Soyghurt Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Terhadap Bakteri Escherichia coli Susanti, Susanti; Afriliani, Sindy; Mardianingrum, Richa
Jurnal Farmasi & Sains Indonesia Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52216/jfsi.vol6no2p102-111

Abstract

Diarrhea is a disease characterized by changes in the form of feces and an increase in the frequency of bowel movements that are more frequent than usual. One of the causes of diarrhea is infection by Escherichia coli which is a normal microflora in the human large intestine that helps the process of food spoilage, but can be pathogenic if the number increases. Red shoot leaves (Syzygium myrtifolium [Roxb] Walp.) and butterfly pea (Clitoria ternatea L.) contain anthocyanins, which are compounds derived from flavonoids which have antibacterial properties. The purpose of this study was to determine the presence of antibacterial activity in soyghurt preparations with a combination of red shoots and soyghurt leaf extract with a combination of butterfly pea flowers, and to determine the most effective concentration for inhibiting the growth of Escherichia coli bacteria using the well-diffusion method. The results showed that soyghurt red shoots leaf extract had antibacterial activity against Escherichia coli bacteria with an inhibition zone diameter of 4.60 mm at a concentration of 10% and 7.95 mm at a concentration of 20%. Whereas in soyghurt butterfly pea flower has antibacterial activity against Escherichia coli bacteria with an inhibition zone diameter of 35.35 mm at a concentration of 5%, 38.68 mm at a concentration of 10% and 40.18 mm at a concentration of 20%.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI DALAM MENGOLAH SAYURAN ‘BON-YUR’ SEBAGAI MAKANAN SEHAT TAMBAHAN Sonya Nurizki Vikandari; Richa Mardianingrum; Adinda Putri Amanda; Mochamad Herdi Nurzaman
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27023

Abstract

Abstrak: Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar Bodas merupakan kelompok pemberdayaan wanita bidang pertanian yang memiliki permasalahan minimnya pengetahuan terkait pengolahan sayuran hasil panen yang tidak laku dijual. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan KWT dalam mengolah sayuran menjadi makanan sehat tambahan Bon-Yur (abon sayur) sebagai inovasi baru dalam bentuk dan rasa yang berbeda. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu Forum Group Discussion, penyuluhan, pelatihan, monitoring dan evaluasi (pre-test dan post-test). Mitra dalam pengabdian ini yaitu KWT Mawar Bodas yang beranggotakan 25 orang. Hasil kegiatan pengabdian ini terdapat peningkatan pengetahuan mengenai materi pengolahan sayuran dan pentingnya sayuran bagi tubuh sebesar 92,6%, sebesar 100% peserta antusias untuk mengolah sayuran menjadi bon-yur serta sebesar 80% peserta tertarik untuk memproduksi bon-yur. Hal ini menunjukkan bahwa KWT memiliki potensi kreativitas dalam memajukan kesejahteraan ekonomi serta pentingnya pengabdian lanjutan sebagai tindak lanjut pembuatan bon-yur.Abstract: The Mawar Bodas Women Farmers Group (KWT) is a women’s empowerment group in the agricultural sector that has a problem of lack knowledge related to processing harvested vegetables that are not sold. The aim of this community service is to increase the knowledge and skills of KWT in processing vegetables into additional healthy food Bon-Yur (vegetable floss) as a new innovation in different forms and flavors. The methods used in this service are forum group discussion, counseling, training, monitoring, and evaluation (pre-test and post-test). The partner in this service is KWT Mawar Bodas Tasikmalaya, which has 25 members. The result of this service activity shows an increase in knowledge about vegetable processing and importance of vegetables for the body by 92.6%, with 100% of participants were enthusiastic about processing vegetables into bon-yur and 80% of participants were interested in producing bon-yur. This shows that KWT has the potential for creativity in advancing economic welfare and the importance of further service as a follow-up to making bon-yur.
Co-Authors Aas Nuraisah Aas Nuraisah Aas Nuraisah Adinda Putri Amanda Afriliani, Sindy Aguslina Kirtishanti Agustien, Gina Septiani Ai Teni Siti Robi`ah Amelia, Widya Puspitasari Andri Kusmayadi Arif Budiman Arry Yanuar AYU RAHMAWATI Bachtiar, Kamiel Roesman Delis Susilawati Diah Lia Aulifa Dudi Nurmalik Elis Nurul Ikhlas Elsi Eryanti Fajar Setiawan Falya, Yuniarti Feri Sandria Fessolsalmin, Muhammad Firiani, Yuli Garna, Imam Mustaqim Gatut Ari Wardani Gina Septiani Agustien Gina Septiani Agustien Gina Septiani Agustien Ginna Sri Nuryani Gramita, Widya Siva Hadiwijaya, Nathannael Adrya Harfiah Nur Aini Hartono, Sugianto Ayudha Ikram, Nur Kusaira Khairul Indah Cantika Indri Rahmawati Irma Andriani Isti Daruwati Jhoni, I Made Kamiel Roesman Bachtiar Korry Novitriani, Korry Kuncoro, Aditiya Kurniawan, Rian Liawardi, Petra Pahlawanda Chrisanto Lilis Tuslinah Lilis Tuslinah, Lilis Lina Rahmawati Rizkuloh Makiyatuzahro, Dede Avissa Mardhiah Mardhiah Mardhiah Mardhiah Mas'ud, Ibnu Meylany Sity Rossy Lestary Mia Nurfazriah Mida Hamidah Mochamad Herdi Nurzaman Monikasari, Hesti Muchtaridi Muchtaridi Nahariyah, St. Rohmani Napitupulu, Gloria Neta Ekayanti Suganda Nisa Uswatun Khasanah Nitya Nurul Fadilah Nofianti, Tita Nofriyaldi, Ali Nur Aji Nur Aji Nur Ihsani Pertiwi Nur Laeli Dwi Hidayati Nur Laili Dwi Hidayati Nur Rahayuningsih Nur Rahayuningsih, Nur Nurlaila, Putri Saniah Nurmalik, Dudi Nurmalik, Dudi Nursuhud Nursuhud Nursuhud Nurul Frasiska Oktariani, Anisa Pertiwi, Nur Ihsani Pratama, Rizki Pratita, Anindita Tri Kusuma Pratomo, Muhammad Fadhil Putri Dian Wulansari Renadi, Sedin Rifda Naufalin Rizgy Anggia Ruswanto, Ruswanto Ryan Apriandi Sa'banah, Nonah Sarwatiningsih, Yunia Sarwatiningsih, Yunia Septian, Ade Dwi Setyawati, Luthfi Utami Sindy Afriliani Siswandono, Siswandono Srie Rezeki Nur Endah Srie Rezeki Nur Endah Suhardiana, Eddy Suharyani, Ine Suharyani SUSANTI Susanti Susanti Susanti Susanti Susanti Susanti Susanti Susanti Syifa Alifia Lukman Syifa Sri Rahmawati Tammy Riyanda Julianti Tati Herlina Tifa Nofianti Tita Nofianti Tita Nofianti, Tita Tresna Lestari, Tresna Tuslinah, Lilis Unang Supratman Vikandari, Sonya Nurizki Walid, Rifan Afrian Nur Winda Trisna Wulandari, Winda Trisna Wirantono, Sebastian Nathanoel Yanti Yanti Yuliawati, Sri Yunia Sarwatiningsih