Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

ANALISIS REPUTASI RUMAH SAKIT MELALUI KUALITAS PELAYANAN DENGAN PENDEKATAN TERRA DAN KEPUASAN PASIEN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI SURVEI DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH GAMPING) Biantara, Irgi; Mulyani, Sri Rochani; Syahidin, Rukhiyat; Paramarta, Vip; Wirawan, Chevie
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.27841

Abstract

Kualitas pelayanan kesehatan ini menjadi faktor penting dan menjadi salah satu kunci keunggulan kompetitif dalam peningkatan mutu pelayanan serta kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan, kepuasan pasien dan reputasi Rumah Sakit pada Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis verifikatif menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian analisis deskriptif terhadap kualitas pelayanan, kepuasan pasien dan reputasi Rumah Sakit, responden memberikan penilaian baik menuju sangat baik, masih ditemukan beberapa kekurangan yang harus diperhatikan untuk diperbaiki. Sedangkan hasil penelitian verifikatif, model analisis jalur menunjukkan nilai koefisien jalur antar variabel bernilai positif dan nilai koefisien jalur pengaruh tidak langsung lebih besar dari pengaruh langsung (60,6%>41,4%), artinya variabel kepuasan pasien sebagai variabel intervening mampu memediasi kualitas pelayanan dengan reputasi Rumah Sakit. Hasil   hipotesis statistik untuk uji-t (parsial), kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pasien, kualitas pelayanan  berpengaruh positif terhadap reputasi Rumah Sakit, secara langsung kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap reputasi Rumah Sakit,  dan secara tidak langsung kualitas pelayanan berpengaruh positif terhadap reputasi Rumah Sakit melalui kepuasan pasien, hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan adanya implikasi variabel kualitas pelayanan dan variabel kepuasan pasien terhadap reputasi Rumah Sakit.
KOMITMEN MUTU LAYANAN DAN KUALITAS PELAYANAN PRIMA TERHADAP KEPUASAN PASIEN DAN IMPLIKASINYA PADA REPUTASI RUMAH SAKIT (Studi Survei Pada Pasien JKN di RS Swasta Ambon) Chendra, Wijaya Johanes; Mulyani, Sri Rochani; Rulia, Rulia; Yuliaty, Farida; Wirawan, Chevie
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28659

Abstract

Komitmen mutu layanan adalah pelaksanaan serta pelayanan publik yang memiliki orientasi pada kualitas dan hasil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komitmen mutu layanan, kualitas pelayanan prima, kepuasan pasien dan reputasi Rumah Sakit di Rumah Sakit Swasta Ambon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis verifikatif menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian analisis deskriptif terhadap komitmen mutu layanan, kualitas pelayanan prima, kepuasan pasien dan reputasi Rumah Sakit dengan penilaian cukup baik menuju baik, masih ditemukan beberapa kekurangan yang harus diperhatikan untuk diperbaiki. Sedangkan hasil penelitian verifikatif, model analisis jalur menunjukkan nilai koefisien jalur komitmen mutu layanan terhadap reputasi Rumah Sakit bernilai positif dan nilai koefisien jalur pengaruh tidak langsung lebih besar dari pengaruh langsung (12,0%>4,1%), demikian juga kualitas pelayanan prima terhadap reputasi Rumah Sakit bernilai positif dan nilai koefisien pengaruh tidak langsung lebih besar dari pengaruh langsung (22,4%>18,2%) artinya kepuasan pasien sebagai variabel intervening mampu memediasi komitmen mutu layanan maupun kualitas pelayanan prima terhadap reputasi Rumah Sakit. Hasil hipotesis statistik untuk uji-t (parsial), komitmen mutu layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap reputasi Rumah Sakit. Untuk uji-F (simultan), komitmen mutu layanan dan kualitas pelayanan prima terhadap kepuasan pasien berpengaruh positif. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan adanya implikasi variabel komitmen mutu layanan, kualitas pelayanan prima dan kepuasan pasien terhadap reputasi Rumah Sakit.
Peranan Manajemen Tenaga Kerja dalam Meningkatkan Kepuasan Kerja serta Implikasinya Pada Kinerja Karyawan (Studi Survei Pada PT. Bhumi Phala Perkasa Balikpapan) Fauziah, Sifa; Mulyani, Sri Rochani; Paramarta, Vip; Yuliaty, Farida; Kadarisman, Sumeidi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.12817

Abstract

Dalam rangka memastikan layanan yang optimal, perusahaan-perusahaan tersebut perlu mengimplementasikan praktik manajemen mutu yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen tenaga kerja, kepuasan kerja, dan kinerja pegawai pada PT. Bhumi Phala Perkasa Balikpapan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 72 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis verifikatif menggunakan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian analisis deskriptif terhadap manajemen tenaga kerja, kepuasan kerja, dan kinerja karyawan, responden memberikan penilaian baik namun, masih ditemukan beberapa kekurangan yang harus diperhatikan untuk diperbaiki. Sedangkan hasil penelitian verifikatif, model analisis jalur menunjukkan nilai koefisien jalur antar variabel bernilai positif dan nilai koefisien jalur pengaruh tidak langsung lebih besar dari pengaruh langsung (61,9%>58,4%), artinya variabel kepuasan kerja sebagai variabel intervening mampu memediasi antara manajemen tenaga kerja dengan kinerja karyawan. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan adanya implikasi variabel manajemen tenaga kerja dan variabel kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan.
Pengaruh Motivasi Kerja dan Komunikasi Terhadap Kepuasan Kerja yang Berimplikasi Pada Kinerja Pegawai (Studi Survey pada Perangkat Desa Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat) Santi, Santi; Mulyani, Sri Rochani; Ariawaty, R. Rina Novianty; Kosasih, Kosasih; Djogo, Ony
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh motivasi kerja dan komunikasi terhadap kepuasan Kerja yang berimplikasi pada Kinerja Pegawai di Kantor Pemerintahan Desa Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif dan verifikatif, menggunakan sampel 125 responden. Rancangan analisis menggunakan analisis jalur (path anlysis), analisis koefisien korelasi dan koefisien determinasi, sedangkan pengujian hipotesis menggunakan uji F (simultan) dan uji-t (parsial). Adapun hasil penelitian dari analisis deskriptif, menunjukan pendapat responden terhadap motivasi kerja, komunikasi, kepuasan kerja dan kinerja pegawai, menilai dengan katagori baik menuju sangat baik, walaupun terdapat skor penilaian yang rendah, yang harus diperhatikan untuk diperbaiki. Sedangkan hasil penelitian dari analisis verifikatif (analisis jalur) menunjukkan pengaruh positip antar variabel. Nilai pengaruh langsung sebesar 51,12% dan nilai pengaruh tidak langsung sebesar 43,56%. Dengan demikian pengaruh langsung lebih besar dari pengaruh tidak langsung (51,12%> 43,56%), artinya variabel kepuasan kerja sebagai variabel intervening tidak mampu memediasi variabel motivasi kerja dan komunikasi. Hasil pengujian hipotesis secara parsial (uji-t) untuk motivasi kerja dan komunikasi terhadap kepuasan kerja, berpengaruh positip dan signifikan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya motivasi kerja dan komunikasi terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja, diharapkan dapat memberikan kontribusi, untuk meminimalisir motivasi kerja dan komunikasi di Kantor Pemerintahan Desa Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat.
Analisis Kepuasan Pegawai Terhadap Motivasi Kerja Dan Implikasinya Pada Mutu Pelayanan Kesehatan (Studi Survey Di Rsud Kota Manado) Budiman, Rocky Fransiskus; Mulyani, Sri Rochani; Syahidin, Rukhiyat; Utoyo, Widjajanti; Yuliaty, Farida
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis lebih mendalam tentang kepuasan pegawai terhadap motivasi kerja dan implikasinya pada mutu pelayanan kesehatan di RSUD Kota Manado. Analisis data yang digunakan adalah analisis jalur, koefiesien korelasi dan koefisien determinasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitaif dengan melakukan survey melalui penyebaran kuesioner kepada 153 responden yang merupakan pegawai di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Manado. Hasil penelitian menunjukkan kepuasan pegawai berpengaruh signifikan terhadap motivasi di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Manado, motivasi berpengaruh signifikan terhadap variable mutu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Manado selain itu Kepuasan Pegawai tidak berpengaruh signifikan terhadap variable mutu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Manado dan secara tidak langsung Kepuasan Pegawai tidak berpengaruh secara signifikan terhadap mutu pelayanan Kesehatan melalui motivasi kerja di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Manado. Implikasi dari penelitian ini menyoroti pentingnya meningkatkan kepuasan pegawai melalui motivasi kerja pegawai itu sendiri, yang akan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Manado.
Analisis Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pasien dan Implikasinya pada Kunjungan Ulang Pasien Poli Gigi Dan Mulut (Studi Survey di RSUD DR. Sam Ratulangi Tondano) Sari Paraisu, Wo’i Megah Mayang; Mulyani, Sri Rochani; Syahidin, Rukhiyat; Utoyo, Widjajanti; Paramarta, Vip
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis lebih mendalam tentang kualitas pelayanan, kepuasan pasien dan kunjungan ulang pasien poli gigi dan mulut di RSUD DR. Sam Ratulangi Tondano. Obyek penelitian adalah pasien pada poli gigi dan mulut di RSUD DR. Sam Ratulangi Tondano dengan sampel 111 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis jalur, analisis koefiesien korelasi dan analisis koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan analisis deskriptif terhadap kualitas pelayanan, kepuasan pasien dan kunjungan ulang pasien di Rumah Sakit Umum Daerah DR. Sam Ratulangi Tondano sangat kuat namun dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa item yang masih rendah pada kualitas pelayanan yaitu pada pernyataan petugas cepat tanggap dalam memberikan pelayanan dan petugas memiliki keterampilan melakukan pekerjaan melayani pasien, terdapat pengaruh signifikan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah DR. Sam Ratulangi Tondano sebesar 1.193 dengan nilai signifikansi variable kualitas pelayanan sebesar 0.006 (<0,05), pengaruh kepuasan pasien terhadap kunjungan ulang pasien sebesar 0.036 dengan nilai signifikansi variable kepuasan pasien sebesar 0.533 (>0,05) artinya kepuasan pasien tidak berpengaruh signifikan terhadap variable kunjungan ulang pasien di Rumah Sakit Umum Daerah DR. Sam Ratulangi Tondano, pengaruh langsung kualitas pelayanan terhadap kunjungan ulang pasien sebesar 0.872 dengan nilai signifikansi variable kunjungan ulang pasien sebesar 0.004 (<0,05) artinya kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap variable kunjungan ulang pasien di Rumah Sakit Umum Daerah DR. Sam Ratulangi Tondano, pengaruh tidak langsung kualitas pelayanan terhadap kunjungan ulang pasien melalui kepuasan pasien sebesar 0.015 maka memiliki arti bahwa pengaruh tidak langsung lebih kecil dibandingkan dengan pengaruh langsung, artinya secara tidak langsung kualitas pelayanan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kunjungan ulang pasien melalui kepuasan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah DR. Sam Ratulangi Tondano.
Efektivitas Implementasi Sistem Pengendalian Mutu dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pasien dan Implikasinya pada Kinerja Klinik Pratama Laurentius Kota Bandung Philips, Grace Angela; Mulyani, Sri Rochani; Wirawan, Chevie; Kosasih, Kosasih; Syahidin, Rukhiyat
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.18196

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem pengendalian mutu, mutu pelayanan, kepuasan pasien, dan kinerja Klinik Pratama Laurentius Bandung. Penelitian kuantitatif ini menggunakan sampel sebanyak 100 pasien dan analisis deskriptif dan verifikatif dengan analisis jalur. Hasil deskriptif menunjukkan bahwa responden menilai variabel tersebut baik sampai dengan sangat baik, meskipun terdapat beberapa kekurangan. Hasil verifikatif menunjukkan adanya pengaruh positif penerapan pengendalian mutu dan mutu pelayanan terhadap kinerja klinik, dengan pengaruh tidak langsung lebih besar daripada pengaruh langsung (14,47% > 10,37%). Uji t menunjukkan bahwa variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja klinik, karena t hitung > tα (4,083 > 1,98) dan t hitung > tα (2,377 > 1,98), sedangkan uji F menunjukkan adanya pengaruh simultan terhadap kepuasan pasien (108,695 > 3,090). Kata Kunci: Penerapan Sistem Pengendalian Mutu, Kepuasan Pasien, Kinerja Klinik, Mutu Pelayanan
Effectiveness and Efficiency of Medical Check-Up Service Quality With The Use of Terra (Survey Study at Harapan Keluarga Hospital, Mataram City) Siar, Cindy Advenia; Mulyani, Sri Rochani; Sofia, Etty
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4028

Abstract

Periodic health checks represent a key behavioral pattern among both health service users and health providers within a healthcare facility. The present study aims to analyze the effectiveness and efficiency of Medical Check Up (MCU) service quality using the TERRA framework—Tangibles, Empathy, Reliability, Responsiveness, and Assurance—at Harapan Keluarga Mataram Hospital, one of the leading private hospitals in Mataram City. This research employed a descriptive qualitative design, in which data were collected through direct observation, in-depth interviews, documentation reviews, and the study of relevant literature. Informants included hospital directors, physicians, nurses, patients, and subject-matter experts selected to provide comprehensive insights into the MCU service process. Data analysis was conducted using NVivo12 software through Matrix Coding and Project Map Node visualization to identify dominant factors influencing service performance. The findings indicate that reliability, empathy, and assurance constitute the most influential dimensions in determining the effectiveness and efficiency of MCU service quality. These factors strongly shape patient trust, perceived professionalism, and overall satisfaction. Conversely, the dimensions of tangibles and responsiveness were found to have an influence, but their contribution was relatively less significant compared to the other three dimensions. Based on these results, efforts to improve MCU service quality should prioritize sustaining high levels of reliability, empathy, and assurance, as these components form the core determinants of service excellence. Strengthening all five dimensions collectively is essential because the TERRA framework functions as an integrated set of complementary elements that jointly support optimal healthcare service delivery.
Analysis of Occupational Safety and Health (K3) Competency of Outsourced Workers on Employee Performance: Implications for Occupational Accident Risk Control (Survey Study at PT PLN Nusantara Power Unit Generation in Central Kalimantan) Kurniawan, Anang; Paramarta, H. Vip; Mulyani, Sri Rochani
Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting Vol. 6 No. 6 (2026): Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (January - Feb
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijefa.v6i6.5724

Abstract

This study aims to analyze the influence of Occupational Health and Safety (OHS) competence of outsourced workers on employee performance and its implications for occupational accident risk control. A quantitative approach was employed using a survey method conducted among outsourced workers at PT PLN Nusantara Power, Pulang Pisau Generation Unit. Questionnaires were used to gather data, which was then analysed using the SPSS technique. The results indicate that OHS competence has a significant positive effect on employee performance, and employee performance directly influences the effectiveness of occupational accident risk control. This research highlights the vital role of outsourced workers in supporting company operations, particularly in the electricity generation sector, which is characterized by a high-risk work environment. The findings contribute to emphasizing the importance of systematically and continuously improving OHS competence to enhance employee performance and create a safe and productive work environment. The novelty of this study lies in its specific examination of outsourced workers’ OHS competence as both a direct and indirect predictor of employee performance and occupational accident risk control within a high-risk electricity generation context.
Analisis Kompetensi Manajerial dan Sosiokultural, Literasi Digital dan Emerging Skill Terhadap Kinerja Pegawai Suryana, Nia; Mulyani, Sri Rochani; Sikki, Nurhaini; Paramarta, Vip; Yuliaty, Farida
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.10151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis lebih mendalam tentang pengaruh kompetensi manajerial dan sosiokultural, literasi digital dan emerging skill secara parsial dan simultan terhadap kinerja pegawai. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis data deskriptif dan verifikatif. Teknik sampling menggunakan total sampling (sampel jenuh) yakni menjadikan seluruh pegawai pada Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tasikmalaya yang berjumlah 39 orang sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa kompetensi manajerial dan sosiokultural, literasi digital dan emerging skill berpengaruh terhadap kinerja pegawai baik secara parsial maupun simultan. Studi ini menghadirkan aspek baru terkait faktor – faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai. Artikel ini mengungkap faktor kompetensi manajerial, kompetensi soiokultural, literasi digital dan emerging skill dalam mempengaruhi kinerja pegawai. Penelitian ini memberikan pengetahuan atau informasi yang bisa ditindaklanjuti untuk meningkatkan kinerja pegawai dengan cara mengembangkan kompetensi manajerial dan sosiokultural, literasi digital dan emerging skill pegawai.