Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Paradigma Twin Towers sebagai Model Integrasi Keilmuan dalam Perspektif Al-Ghazali dan Syed Naquib al-Attas Pranita, Adelia Yuli; Irma Nur Setyani; Nuriyatul Khanifah; Tabriz Nur Imami; Davina Keisya Shera Putri; Lailatul Maghfiroh; Abd. Muqit
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.8447

Abstract

Derasnya arus globalisasi dan tantangan modernitas yang seringkali memunculkan dikotomi antara ilmu agama dan ilmu sains, dunia pendidikan Islam dituntut untuk menghadirkan paradigma baru yang mampu menyatukan keduanya dalam kerangka epistemologis yang utuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis paradigma Integrasi Keilmuan Twin Towers UIN Sunan Ampel Surabaya sebagai model konseptual yang menggabungkan ilmu agama (naqliyah) dan ilmu sains (aqliyah) dalam satu kesatuan epistemologis dalam perspektif al-Ghazali dan Syed Naquib al-Attas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kajian literatur serta wawancara dengan pengelola program studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol dua menara kembar yang dihubungkan dengan jembatan epistemologis tidak hanya bersifat arsitektural, melainkan menjadi kerangka konseptual pendidikan Islam yang menegaskan keterpaduan antara sains dan agama. Paradigma ini selaras dengan pemikiran klasik Imam al-Ghazali yang menekankan keseimbangan intelektual, moral, dan spiritual, serta pemikiran kontemporer Syed Muhammad Naquib al-Attas mengenai pentingnya adab dalam ilmu pengetahuan. Implementasi paradigma ini terlihat pada kurikulum, pengajaran, riset interdisipliner, hingga pengabdian masyarakat. Kesimpulannya, model Twin Towers merupakan inovasi strategis dalam menjawab dikotomi ilmu sekaligus tantangan global modernitas, serta berkontribusi pada lahirnya lulusan yang beradab, religius, dan progresif.
MENUMBUHKAN JIWA SENI DAN MENINGKATKAN KREATIVITAS: PEMBUATAN BATIK JUMPUTAN KELAS 3 MI ISAMIYAH ATTANWIR Fatya Ainur Rosyida; Lailatul Maghfiroh; Septi Indriyani
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/a62j4m96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas serta menumbuhkan jiwa seni peserta didik melalui kegiatan pembuatan batik jumputan pada siswa kelas III di MI Islamiyah Attanwir yang dilaksanakan dalam program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Kegiatan pembelajaran dirancang dengan pendekatan praktik langsung agar peserta didik memperoleh pengalaman konkret dalam proses berkarya seni. Melalui metode ini, peserta didik diberi kesempatan untuk mengeksplorasi gagasan, menentukan motif, serta memadukan warna sesuai dengan imajinasi dan kreativitas masing-masing. Proses pembuatan batik jumputan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu perencanaan motif, teknik pengikatan kain, dan proses pewarnaan hingga terbentuk pola yang unik dan beragam. Dalam pelaksanaan kegiatan PPL, mahasiswa berperan sebagai fasilitator yang membimbing, mengarahkan, dan memberikan stimulus kreatif kepada peserta didik pada setiap tahapan kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa peserta didik menjadi lebih antusias, percaya diri, dan mampu menghasilkan karya dengan variasi motif serta kombinasi warna yang beragam. Selain meningkatkan kreativitas, kegiatan ini juga menumbuhkan sikap mandiri, kemampuan bekerja sama, serta apresiasi terhadap seni dan budaya. Dengan demikian, pembuatan batik jumputan dalam program PPL terbukti efektif sebagai media pembelajaran seni dalam mengembangkan kreativitas dan menanamkan jiwa seni sejak usia dini.