Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Paradigma Twin Towers sebagai Model Integrasi Keilmuan dalam Perspektif Al-Ghazali dan Syed Naquib al-Attas Pranita, Adelia Yuli; Irma Nur Setyani; Nuriyatul Khanifah; Tabriz Nur Imami; Davina Keisya Shera Putri; Lailatul Maghfiroh; Abd. Muqit
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.8447

Abstract

Derasnya arus globalisasi dan tantangan modernitas yang seringkali memunculkan dikotomi antara ilmu agama dan ilmu sains, dunia pendidikan Islam dituntut untuk menghadirkan paradigma baru yang mampu menyatukan keduanya dalam kerangka epistemologis yang utuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis paradigma Integrasi Keilmuan Twin Towers UIN Sunan Ampel Surabaya sebagai model konseptual yang menggabungkan ilmu agama (naqliyah) dan ilmu sains (aqliyah) dalam satu kesatuan epistemologis dalam perspektif al-Ghazali dan Syed Naquib al-Attas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kajian literatur serta wawancara dengan pengelola program studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol dua menara kembar yang dihubungkan dengan jembatan epistemologis tidak hanya bersifat arsitektural, melainkan menjadi kerangka konseptual pendidikan Islam yang menegaskan keterpaduan antara sains dan agama. Paradigma ini selaras dengan pemikiran klasik Imam al-Ghazali yang menekankan keseimbangan intelektual, moral, dan spiritual, serta pemikiran kontemporer Syed Muhammad Naquib al-Attas mengenai pentingnya adab dalam ilmu pengetahuan. Implementasi paradigma ini terlihat pada kurikulum, pengajaran, riset interdisipliner, hingga pengabdian masyarakat. Kesimpulannya, model Twin Towers merupakan inovasi strategis dalam menjawab dikotomi ilmu sekaligus tantangan global modernitas, serta berkontribusi pada lahirnya lulusan yang beradab, religius, dan progresif.
MENUMBUHKAN JIWA SENI DAN MENINGKATKAN KREATIVITAS: PEMBUATAN BATIK JUMPUTAN KELAS 3 MI ISAMIYAH ATTANWIR Fatya Ainur Rosyida; Lailatul Maghfiroh; Septi Indriyani
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/a62j4m96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas serta menumbuhkan jiwa seni peserta didik melalui kegiatan pembuatan batik jumputan pada siswa kelas III di MI Islamiyah Attanwir yang dilaksanakan dalam program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Kegiatan pembelajaran dirancang dengan pendekatan praktik langsung agar peserta didik memperoleh pengalaman konkret dalam proses berkarya seni. Melalui metode ini, peserta didik diberi kesempatan untuk mengeksplorasi gagasan, menentukan motif, serta memadukan warna sesuai dengan imajinasi dan kreativitas masing-masing. Proses pembuatan batik jumputan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu perencanaan motif, teknik pengikatan kain, dan proses pewarnaan hingga terbentuk pola yang unik dan beragam. Dalam pelaksanaan kegiatan PPL, mahasiswa berperan sebagai fasilitator yang membimbing, mengarahkan, dan memberikan stimulus kreatif kepada peserta didik pada setiap tahapan kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa peserta didik menjadi lebih antusias, percaya diri, dan mampu menghasilkan karya dengan variasi motif serta kombinasi warna yang beragam. Selain meningkatkan kreativitas, kegiatan ini juga menumbuhkan sikap mandiri, kemampuan bekerja sama, serta apresiasi terhadap seni dan budaya. Dengan demikian, pembuatan batik jumputan dalam program PPL terbukti efektif sebagai media pembelajaran seni dalam mengembangkan kreativitas dan menanamkan jiwa seni sejak usia dini.
Implementasi Program Penghijauan Melalui Kegiatan Penanaman Pohon di Desa Kalikatir: Studi Partisipatif Mahasiswa KKN Rachmad Sholeh; Angel Adinda Putri Utama; Achmad Dwi Aprillianto; Adimas Indra Putra; Amelia Zahro; Audriandra Risma Kurnia Salsabila; Fathur Rahiman Arif; Fifiana Anjika; Ilham Zakariya; Irma Matus Solikhah; Ivanda Syaikur Rochman; Lailatul Maghfiroh; M. Shieva Renjiro Alfathihah; Marthalia Al Fattah; Mela Dinda Eka Saputri; Melisa Christina Santoso; Mohammad Falah Yoga Aditta Putra; Mohammad Faisal Nur Alfian; Muhammad Arif Mustofa; Natalia Arta Nivia Saputri; Naufal Nur Arifiansyah; Nisaul Maghfiroh; Rangga Lesmana; Risquita Putri Diandra; Rois Dyaksa Abdul Fattah; Satifa Ajeng Listiyonigrum; Icha Cantika; Derry Annas Prakoso
Aksi Nyata : Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan Vol. 3 No. 2 (2026): April : Aksi Nyata : Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/aksinyata.v3i2.3151

Abstract

The greening program is an important effort to improve environmental quality and strengthen community awareness of ecological sustainability. This study aims to describe the implementation of tree-planting activities carried out by university students in Kalikatir Village through a participatory approach. The research employed a qualitative descriptive method, using observation, interviews, and documentation as data-collection techniques. The findings indicate that community participation plays a significant role in the success of the program, particularly in selecting planting locations, providing tools and support, and maintaining the planted trees. The greening activities have produced positive impacts, including increased vegetation cover, a cooler village environment, and stronger community awareness of the importance of green spaces. Moreover, collaboration between students and local residents has enhanced social cohesion and supported the sustainability of environmental initiatives. This study concludes that a participatory approach combined with a qualitative descriptive method is effective in understanding the dynamics of implementing greening programs at the village level.
Co-Authors Abd. Muqit Achmad Dwi Aprillianto Adimas Indra Putra Afaf Fitriati Amalia Mujahadah Amelia Zahro Andini Maulidya Angel Adinda Putri Utama Anies Fuady Aprilia Uzlifatul Jannah Ari Susetiyo Atik Fauziyah, Atik Fauziyah Audriandra Risma Kurnia Salsabila Bayu Malikhul Askhar Bilal Kautsar Setiabudi Davina Keisya Shera Putri Derry Annas Prakoso Deviana Putri Septia Ningrum Dr Mustangin Dyan Irawati Endang Sulistyawati Ningsih FATHOR RAHMAN Fathur Rahiman Arif Fatya Ainur Rosyida Fifiana Anjika Helmi Icha Cantika Ilham Zakariya Irma Matus Solikhah Irma Nur Setyani Ivanda Syaikur Rochman Julia Eka Firmanda Karimatul Amaliyah Khamida Khamida Lailatul Berliana Ningsih M Firdaus Tri Kuncoro M. Shieva Renjiro Alfathihah Majidatun Ahmala Maratus Solihah Marthalia Al Fattah Mashudi Mela Dinda Eka Saputri Melisa Christina Santoso Mohammad Faisal Nur Alfian Mohammad Falah Yoga Aditta Putra Mohammad Syaifuddin Muhammad Anvio Djul Cahyono Issudy Muhammad Arif Mustofa Muhammad Aufa Muhammad Zaini Musleh, Musleh Najmi Maulita Amaliya Nasya Amelia P Natalia Arta Nivia Saputri Naufal Nur Arifiansyah Nisaul Maghfiroh Noer Cahya Khoirony Noval Firdaus Novida Aprilina Nisa Fitri Nur Komariyah Nurdiyah, Rikhe Dwi Nuriyatul Khanifah pipit novita Krisna Putri Pranita, Adelia Yuli Rangga Lesmana Rina Sulistyowati Rini Puji Astuti Risquita Putri Diandra Rohmah, Fathur Rois Dyaksa Abdul Fattah Satifa Ajeng Listiyonigrum Septi Indriyani Sholahuddin Sholeh, Rachmad Siti Aisah Hidayatul Hasanah Siti Nurhalizah Sri . Handayani Susi Sulistyoningsih Tabriz Nur Imami Uthurul Jannah Veni Vebriyanti Wasilatul Rohmah Yaumi, Sri