p-Index From 2021 - 2026
9.426
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Jurnal Agribisnis dan Ekonomi Pertanian Jurnal Manajemen dan Agribisnis MATRIK: JURNAL MANAJEMEN, STRATEGI BISNIS, DAN KEWIRAUSAHAAN Jurnal Ilmu Lingkungan JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Forum Agribisnis AGRISE Jurnal Sosioteknologi Jurnal Nasional Pariwisata Jurnal Bina Praja Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis) Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Journal of Regional and Rural Development Planning Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian JRB-Jurnal Riset Bisnis Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Asian Journal of Agriculture SULUH: Jurnal Abdimas Jurnal Agroplasma Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Cakrawala Repositori Imwi Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan Agricultural Science Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation Jurnal Ilmu Sosial Indonesia (JISI) Jurnal Ekonomi Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) Journal of Agribusiness Science and Rural Development Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Journal of Business, Social and Technology Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Indonesian Journal of Agricultural, Resource and Environmental Economics IIJSE Jurnal Ekonomi Pembangunan Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Jurnal Penelitian Transportasi Darat Warta Penelitian Perhubungan
Claim Missing Document
Check
Articles

Green Budgeting Strategy for Waste Sector Greenhouse Gas Mitigation: A QSPM-Based Approach in Bogor City Ridwan Adithiansyah; A. Faroby Falatehan; Sri Mulatsih
Journal of Business, Social and Technology Vol. 7 No. 3 (2026): Journal of Business, Social and Technology
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jbt.v7i3.731

Abstract

Background: The waste sector is a local authority emission source whose mitigation depends on structure of public expenditure rather than its size alone. Objective: This study formulates a budget allocation strategy for the Bogor City Environmental Agency (Dinas Lingkungan Hidup [DLH]) to support greenhouse gas (GHG) emission reduction in the waste sector. Methods: Spending data from 2017–2024 were functionally reclassified into core mitigation, downstream operational, and supporting components to ensure comparability across the 2021 fiscal nomenclature transition. The analysis combined descriptive methods, exploratory multiple linear regression with a COVID-19 dummy variable and a two-year lag (n = 6), and a strategic management framework comprising the Internal Factor Evaluation (IFE) matrix, External Factor Evaluation (EFE) matrix, Internal–External (IE) matrix, Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT) analysis, and Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) assessed by nine purposively selected expert respondents. Results: Core mitigation activities absorbed only approximately one-sixth of total mitigation spending, while downstream operations dominated budget allocation, and proportion allocated to core mitigation tended to shrink after 2018. Exploratory regression indicated that each additional million rupiah allocated to core mitigation was associated with an approximately 3.2-ton reduction in CO₂-equivalent (CO₂eq) emissions two years later (p = 0.021). The strategic position analysis placed DLH in a hold-and-maintain quadrant. Among seven identified strategies, large-scale organic waste processing through partnerships received the highest QSPM score, with the top four strategies forming a complementary priority cluster. Conclusion: The findings indicate allocative quality, rather than budget volume alone, determines the effectiveness of mitigation spending.
STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS KONTEN DIKLAT BERBASIS E-LEARNING PADA PUSDIKLAT ANGGARAN DAN PERBENDAHARAAN Anik Juniastuti; A. Faroby Falatehan
Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Vol. 10 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Manajemen Pembangunan Daerah. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jurnal_mpd.v10i2.27784

Abstract

ABSTRACTContent is an important variable in e-learning implementation. Creating the right content, will determine success in learning based on information and communication technology. The results of research in Budget and Treasury Training Center states that e-learning is no more effective than classical, due to the method of delivering inappropriate teaching materials. This research will formulate the strategy of content quality improvement for e-learning on the Budget and Treasury Training Center. First analysis of internal and external factors that determine the quality of e-learning based training content. The analysis was performed using Internal Factor Evaluation (IFE) and External Factor Evaluation (EFE) matrix. The second phase focuses on developing alternative strategies by aligning key internal and external factors. Strength Weakness Opprtunity Threat (SWOT) Analytical techniques will get some alternative strategies. Last stage is to set priority strategy using Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). This research formulates the strategy of optimization of the training services by creating excellent services of e-learning. The policies were the provision of learning materials in attractive packaging, fulfillment of user needs and user friendly. These policies were outlined in three programs: designing edutainment programs, designing micro learning for learning materials, and providing LMS application of android version.Key Words: Content Quality, IFE, EFE, SWOT, QSPM ABSTRAKKonten merupakan variabel penting dalam implementasi e-learning. Membuat konten yang tepat, akan menentukan keberhasilan dalam belajar menggunakan bantuan teknologi informasi dan komunikasi. Penelitian terkait e-learning di Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan menyatakan bahwa diklat dengan metode e-learning tidak lebih efektif dibanding dengan metode klasikal. Hal tersebut disebabkan cara penyampaian materi dalam bentuk bahan ajar yang tidak tepat. Penelitian ini akan merumuskan strategi peningkatan kualitas konten diklat berbasis e-learning pada Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan. Tahapan analisis yang dilakukan yaitu, pertama analisis faktor-faktor internal dan eksternal yang menentukan kualitas konten diklat berbasis e-learning. Analisis dilakukan menggunakan matriks Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE). Tahap kedua berfokus pada pembuatan strategi alternatif yang layak dengan menyelaraskan faktor internal dan eksternal kunci. Teknik analisis menggunakan metode Strength Weakness Opportunity Threat (SWOT) akan menghasilkan beberapa alternatif strategi. Tahap ketiga adalah menetapkan prioritas strategi menggunakan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Penelitian ini merumuskan strategi optimalisasi layanan kediklatan dengan membangun layanan unggulan diklat berbasis e-learning. Kebijakan yang ditetapkan adalah penyediaan materi belajar dalam kemasan yang menarik, memenuhi kebutuhan pengguna, dan user friendly. Kebijakan dijabarkan dalam tiga program yaitu merancang program edutainment, merancang materi dalam bentuk micro learning, dan menyediakan aplikasi LMS versi android.Kata Kunci: Kualitas Konten, IFE, EFE, SWOT, QSPM
Strategi Pengembangan Cabai Merah Pada Lahan Produktif Sekitar Das Ciliwung Kabupaten Bogor Kurnia Nur; Lukman M Baga; A Faroby Falatehan
Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Vol. 16 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Manajemen Pembangunan Daerah. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jurnal_mpd.v11i2.52698

Abstract

Sebagai ibukota negara, DKI Jakarta menjadi barometer pencapaian keberhasilan sebuah program pembangunan. Demikian juga dengan pemenuhan kebutuhan pangan pokok termasuk cabai yang harus dipasok dari berbagai daerah penyanggah di sekitarnya, khususnya dari Provinsi Jawa Barat. Salah satu kendala stabilitas penyediaan cabai untuk Jakarta, yang berdampak pada kenaikan harga yang sangat tinggi adalah jauhnya lokasi sentra produksi. Salah satu potensi lahan yang dapat diberdayakan adalah wilayah yang berdekatan dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) dengan memanfaatkan ketersediaan air irigasi. DAS yang dipilih adalah sungai Ciliwung di Kabupaten Bogor dengan memanfaatkan potensi lahan produktif di sekitarnya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk merumuskan strategi pengembangan cabai merah pada lahan produktif di sekitar DAS Ciliwung Kabupaten Bogor melalui pengembangan kelembagaan usahatani yang dianalisis menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP). Alternatif strategi yang menjadi prioritas utama dalam pengembangan cabai merah pada lahan produktif di sekitar DAS Ciliwung Kabupaten Bogor melalui pengembangan kelembagaan usahatani adalah Pengembangan Kawasan Hortikultura Berbasis Lingkungan dengan nilai 0,372. Implementasi strategi prioritas untuk pengembangan cabai merah di lokasi penelitian adalah mengembangkan potensi kawasan cabai merah berbasis lingkungan di sekitar DAS dengan memantapkan implementasi GAP dalam pengembangan kawasan cabai merah.
Analisis Penyerapan Anggaran Belanja Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Bogor Tatu Rizkia; Dedi Budiman Hakim; A Faroby Falatehan
Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Vol. 16 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Manajemen Pembangunan Daerah. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jurnal_mpd.v11i2.52707

Abstract

Anggaran belanja merupakan pengeluaran yang dilakukan pemerintah untuk mendanai seluruh program dan kegiatan yang berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap pelayanan dasar publik. Besarnya anggaran belanja langsung yang dikelola oleh DPUPR Kabupaten Bogor tidak sejalan dengan besarnya persentase realisasi anggaran belanja langsung. Berdasarkan Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Kabupaten Bogor, selama kurun waktu lima tahun (2014-2018) memperoleh rata-rata realisasi anggaran sebesar 90,73%. Sedangkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor merupakan SKPD yang mempunyai angka realisasi anggaran terendah yaitu 75,01%. Berdasarkan kondisi tersebut, maka tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk merumuskan strategi optimalisasi penyerapan anggaran belanja langsung pada DPUPR Kabupaten Bogor dengan menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process). Tahap awal dari penelitian ini yaitu mengetahui gambaran penyerapan anggaran belanja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bogor dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase penyerapan anggaran belanja langsung pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bogor merupakan persentase penyerapan anggaran terendah diantara SKPD dilingkungan pemerintah Kabupaten Bogor. Strategi untuk mengoptimalkan penyerapan anggaran belanja langsung pada DPUPR Kabupaten adalah pembuatan regulasi yang sangat mengikat bagi penyedia jasa agar tertib administrasi (Peraturan Bupati).
Strategi Keberlanjutan Dalam Mempertahankan Lahan Pertanian Pangan Di Kabupaten Bogor Judo Satria; A Faroby Falatehan; Irfan Syauqi Beik
Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Vol. 17 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Manajemen Pembangunan Daerah. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jurnal_mpd.v12i1.55609

Abstract

This research is conducted based on the challenges faced by the agricultural sector in Bogor Regency, namely the conversion of rice fields. This conversion occurs due to population growth and economic development in the Bogor Regency, which serves as a buffer zone for the Special Capital Region of Jakarta. The aim of this research is to formulate alternative strategies as efforts for sustainable protection of agricultural land in Bogor Regency using the Analytical Hierarchy Process (AHP) method. Based on the results of the AHP vertical analysis, at the priority factor level is Community Empowerment. At the stakeholder level, private sector prioritizes Community Empowerment. The constraint level prioritizes Lack of Collaboration with Local Government. At the alternative strategy level, the priority is the Establishment of a Sustainable Agricultural Land Control Team with academic support. Keywords: Agricultural Land Conversion, Analytic Network Process, Food Agricultural Land, Strategy
Analisis Nilai Ekonomi Wisata Alam Kebun Teh Ciliwung Puncak Bogor (The Ciliwung Tea Estate est. 1907) Ashila Putri Susanto; A Faroby Falatehan
Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah
Publisher : Program Studi Manajemen Pembangunan Daerah. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/gfr3k656

Abstract

ABSTRAK Kebun Teh Ciliwung di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, merupakan destinasi wisata alam yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi wisatawan, mengestimasi nilai ekonomi, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kunjungan, serta merumuskan rekomendasi pengembangan kawasan wisata. Metode yang pendekatan Individual Travel Cost Method (ITCM digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis deskriptif dengan skala likert untuk mengukur persepsi,) untuk estimasi nilai ekonomi, analisis regresi linear berganda untuk melihat pengaruh variabel terhadap jumlah kunjungan, serta analisis deskriptif kualitatif dalam menyusun rekomendasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi wisatawan tergolong sangat baik, dengan skor total sebesar 338,86 dari tujuh kategori penilaian yang mencakup aspek keindahan, kualitas udara, kebersihan, keamanan, fasilitas, aksesibilitas, dan area foto. Nilai ekonomi wisata yang dihasilkan mencapai Rp176.244.252.217 per tahun. Berdasarkan hasil regresi, terdapat empat variabel yang terbukti berpengaruh signifikan terhadap tingkat kunjungan wisatawan, yaitu biaya perjalanan, pendapatan, jumlah tanggungan, dan lama mengenal lokasi wisata. Rekomendasi pengembangan wisata alam Kebun Teh Ciliwung meliputi peningkatan kualitas infrastruktur dan fasilitas pendukung, penyusunan strategi promosi digital yang lebih efektif, pengembangan atraksi eduwisata seperti pengolahan teh, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pariwisata, serta penyelenggaraan event sport tourism sebagai upaya meningkatkan daya tarik dan memperluas segmen pasar wisatawan. Kata Kunci: keberlanjutan, nilai ekonomi, individual travel cost method, rekomendasi pengembangan, skala likert.
Strategy for Developing Processed Fishery and Marine Products in Bontang City Through Regional Research And Innovation (RID) Ecosystem Approach Yogi Octavian Murdiono Putra; A Faroby Falatehan; Feryanto Feryanto
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 9 No 2 (2026): Sharia Economics
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v9i2.10076

Abstract

This study, entitled Strategy for Developing Processed Fishery and Marine Products in Bontang City through the Regional Research and Innovation (RID) Ecosystem Approach, analyzes strategies for strengthening marine-based regional economic potential in an extractive-industry-dependent region. The research aims to identify strategic directions for developing processed fishery and marine products as a leading sector to support economic diversification in Bontang City. The study employs a mixed qualitative–quantitative approach using the Regional Research and Innovation ecosystem framework, which examines six elements: policy and infrastructure, institutional capacity, partnerships, innovation culture, regional integration, and global alignment. Data were collected through Focus Group Discussions with regional stakeholders and analyzed using Standard Gap Analysis with a Likert scale and SWOT analysis. The results reveal substantial gaps between current and expected ecosystem conditions. Based on these findings, nine strategic initiatives are proposed to strengthen institutional capacity, innovation support, and collaborative partnerships for sustainable fisheries-based regional economic development.
Analisis Dampak Sosial-Ekonomi Industri Pertambangan Nikel terhadap Masyarakat Sekitar Kawasan PT Z: Socio-Economic Impact Analysis of the Nickel Mining Industry on the Community Surrounding PT Z Wa Ode Munzila; A Faroby Falatehan; Nia Kurniawati Hidayat
Indonesian Journal of Agricultural Resource and Environmental Economics Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/y6fk0w49

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak sosial dan ekonomi dari keberadaan industri pertambangan nikel terhadap masyarakat di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, khususnya di sekitar kawasan industri PT Z. Pesatnya perkembangan industri pertambangan nikel telah membawa perubahan signifikan terhadap struktur mata pencaharian, kondisi sosial, serta dinamika ekonomi masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kombinasi kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan survei terhadap masyarakat serta tenaga kerja perusahaan. Analisis dampak sosial dilakukan secara deskriptif, sedangkan dampak ekonomi dianalisis menggunakan pendekatan Multiplier Effect dengan metode Keynesian Local Income Multiplier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara sosial, keberadaan industri pertambangan nikel mendorong terjadinya pergeseran pekerjaan masyarakat dari sektor pertanian dan perikanan ke sektor pertambangan dan usaha penunjang, konflik lahan yang relatif telah teratasi melalui mediasi pemerintah desa, peningkatan infrastruktur wilayah, serta tumbuhnya berbagai usaha masyarakat. Dari sisi ekonomi, aktivitas pertambangan nikel memberikan dampak ekonomi total sebesar Rp10.926.705.536.000/tahun yang terdiri dari dampak langsung, tidak langsung, dan dampak imbas. Nilai multiplier effect sebesar 1,15 menunjukkan bahwa setiap peningkatan pengeluaran perusahaan sebesar Rp1.000.000 mampu meningkatkan pendapatan masyarakat lokal sebesar Rp1.150.000. Temuan ini menegaskan bahwa industri pertambangan nikel berperan signifikan dalam mendorong perekonomian lokal, meskipun tetap memerlukan pengelolaan yang berkelanjutan agar manfaat yang dihasilkan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
Model Implementasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah di Provinsi Gorontalo Berdasarkan Pemodelan Persamaan Struktural: Peran Komitmen dan Dukungan Organisasi, Kapasitas Sumber Daya Manusia, dan Kesiapan Teknologi Firmansyah Yusuf; Dedi Budiman Hakim; A. Faroby Falatehan
Jurnal Bina Praja Vol 18 No 2 (2026)
Publisher : Research and Development Agency Ministry of Home Affairs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21787/jbp.18.2026.3344

Abstract

Since the Regulation of the Minister of Home Affairs of the Republic of Indonesia No. 70 of 2019 required all regional governments to adopt the Regional Government Information System (SIPD), the system has been expected to be fully integrated into planning, budgeting, and reporting at every regional agency. In practice, an obligation on paper has not automatically been matched by readiness in the field. In Gorontalo province, SIPD administrators across various regional agencies still contend with a range of problems, from uneven technical understanding to institutional support that varies markedly across agencies. This study analyzes three factors thought to affect the effectiveness of SIPD implementation: organizational commitment and support, human resource capacity, and technology readiness. Data were collected from 125 SIPD administrators across regional agencies throughout Gorontalo province through a questionnaire and analyzed using partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM). Human resource capacity emerged as the most decisive factor. Organizational commitment and support ranked second, because even the best system requires consistent institutional backing rather than the competence of individual users alone. Technology readiness showed a positive but statistically non-significant association, most likely because technological infrastructure in Gorontalo is already relatively adequate. In other words, the current barriers to SIPD implementation are no longer about devices or networks but about people and organizational governance.
A Holistic Approach to Empower Micro Food Enterprises through Halal, Healthy, and Digital Practices Illah Sailah; Khaswar Syamsu; Ahmad Faroby Falatehan; Mulyorini Rahayuningsih; Didah Nur Faridah; Sugiarto Sugiarto
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 3 (2026)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46843/jpm.v5i3.770

Abstract

Following the COVID-19 pandemic, the Pasar OnlinePakcycommunity in thePakuanRegency residential area expanded significantly; however, home-based online food production has largely operated without adequate oversight and limited knowledge of halal compliance, food safety, and hygienic processing. These conditions highlighted the need for holistic training and mentoring to improve product quality, halal literacy, and digital marketing professionalism among local micro food enterprises. This community empowerment program aimed to strengthen microenterprises through integrated training on halal ingredients, healthy food processing, appropriate packaging, and digital marketing. The program involved 40 participants and applied a holistic approach combining lectures, hands-on practice, and post-training mentoring. Knowledge gains were measured using pre- and post-tests, while short-term impacts were assessed through a follow-up survey conducted two months after training and observation of participants' activities in the community's WhatsApp group as a marketing platform. Results showed an increase in knowledge. Survey findings indicated high perceived usefulness, increased self-confidence, and improved understanding of halal principles. Observations revealed better promotional images, clearer pricing, and more effective communication. Overall, integrated training supported by digital community platforms enhanced knowledge and marketing practices, contributing to more competitive, halal, and sustainable micro food businesses.
Co-Authors ,, Hastuti ., Harianto Abu Hasan As-Sadili Aceng Hidayat Ade Suryani Rifqie Aditya Handoyo Putra Ahyar Ismail Akhmad Fauzi Alex Mahdi Alex Mahdi Almanico Islamy Hasibuan Amanda, Dea Amzul Rifin ANGKY DWI SEFFYANTO Anik Juniastuti Arif Wibowo Aripradana Aripradana Ariwibawa, Yunus Ashila Putri Susanto Asma Nabila Asrilis Boy Saban Ayu Puspito , Deffi Azizi, Ernes Septina Bahtiar, Rizal Bani Safari Coster, Tinnike D Sonny Priyarsono Dea Amanda Dea Amanda Dedi Budiman Hakim Deffi Ayu Puspito Sari Descartes Descartes Didah Nur Faridah Drajad Listiyawan Duwi - Apriyani Dwi Rachmina Dwi Rachmina Dwi Rachmina Eka Intan Kumala Putri Ekawati Sri Wahyuni Elisabeth Erik Harninta Putra Erik Harninta Putra Ernes Septina Azizi Fadlul Ulfa Pratiwi Faidah, Ahmadah Falah, Samsul Falatehan, Sriwulan Ferindian Fariyanti, Anna Feryanto Feryanto Firmansyah Yusuf Fitria Dewi Raswatie, Fitria Dewi Frestya Kristyana Carry Hardiyanto, Arief Tri Hardjanto , Arini Harianto - Harianto Harianto Harianto Harianto Harianto Harianto Harianto Harianto Hariyadi Hariyadi, Hariyadi Harjanto, Arini Hastuti Hastuti Hastuti Hastuti Hastuti Hastuti Hermanto Siregar Hertomo, Eko Yulianto Widhi Heru Priyantono Hidayat, Wa Ode Zarmin Hiendra Kurniawan Himawan Hariyoga Idiatul Fitri Danasari IKA APRILIA Illah Sailah Irfan Syauqi Beik Irma Akhiranti Jamal Othman Januri, Januri Jihan Syarifatullah Jihan Zhafira Judo Satria Juniastuti, Anik Kaharuddin, Amalyah Khaswar Syamsu Kurnia Nur La Maga Lala M Kolopaking Listianova Devi Nurrochmah Lukman M Baga Lukman M Baga Lukman M. Baga Lukman M. Baga Ma'mun Sarma Mahendra, Roy Maulana Firdaus Mayani, Nur Ma’mun Sarma Mega Natasha Indah Memen Surahman Meylani Lestari Millenia Aurelia Mitha Virnawati Mizan, Abdullah Al Mulyorini Rahayuningsih Nia Daliati Ahjat Nia Kurniawati Hidayat, Nia Kurniawati Nina Widyani NITA APRILIA Nita Aprilia NIZAR NASRULLAH Novindra Novrilasari, Dylla Nugraha, Ramlan - Nunung Kusnadi Nuva Oktaria, Andi Oktaria, Andi Oni Hidayati Pini Wijayanti Pipin Dwi Astiti Asti Pradita, Melani Arina Priatmojo, Bhakti Prihartono, Rendy Pudji Muljono Putra, Aditya Handoyo Raharja, Enditya Luhur Rahman, Dedy Reni Novianti Ridwan Adithiansyah Rina Oktaviani Rina Oktaviani Rizal Bahtiar Rully Caesario Saban, Asrilis Boy Sahara Salman Al Farisi Salman Al Farisi Samsul Falah Sani, Balgi Fahmi Santoso, Vidya Damayanti sapanli, kastana Sari, Uni Sarma, Ma’mun Satria, Judo Siswanto, A. Dwi Siswanto, Adrianus Dwi Siswanto, Adrianus Dwi Soedomo, R. Pramono Soedomo, R. Pramono SRI HARTOJO Sri Mulatsih Sri Mulyono Sugiarto Sugiarto Sumaryanto Sumaryanto, Sumaryanto Suprehatin Tanti Novianti Tatu Rizkia Tatu Rizkia Teguh Imanto Tessa Magrianti Tia Revinadewi Tri Maryugo Hawati Tridoyo Kusumastanto Wa Ode Munzila Widyastutik Wilaga Azman Haris Wuri Setianingrum Yeyen Mardyani Yogi Octavian Murdiono Putra Yogi Octavian Murdiono Putra YUSMAN Yusman Syaukat Yusman Syaukat Yusman Syaukat Yusman Syaukat Yusman Syaukat Zahara Bastari ⁠Dedi Budiman Haki