p-Index From 2021 - 2026
7.504
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Jurnal Agribisnis dan Ekonomi Pertanian Jurnal Manajemen dan Agribisnis MATRIK: JURNAL MANAJEMEN, STRATEGI BISNIS, DAN KEWIRAUSAHAAN Jurnal Ilmu Lingkungan JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Forum Agribisnis Jurnal Sosioteknologi Jurnal Nasional Pariwisata Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis) Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Journal of Regional and Rural Development Planning JRB-Jurnal Riset Bisnis Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik Warta Penelitian Perhubungan Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan SULUH: Jurnal Abdimas Jurnal Agroplasma Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan Agricultural Science Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation Jurnal Ilmu Sosial Indonesia (JISI) Jurnal Ekonomi Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) Journal of Agribusiness Science and Rural Development Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Indonesian Journal of Agricultural, Resource and Environmental Economics Jurnal Ekonomi Pembangunan Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Jurnal Penelitian Transportasi Darat Warta Penelitian Perhubungan
Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI OPTIMALISASI PENERIMAAN RETRIBUSI PELAYANAN PARKIR TEPI JALAN UMUM KOTA TANGERANG SELATAN Tri Maryugo Hawati; Rina Oktaviani; A. Faroby Falatehan
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 19 No. 1 (2017): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v19i1.605

Abstract

Kota Tangerang Selatan merupakan kota yang sedang giat melaksanakan pembangunan di berbagai bidang. Akibatnya, aktivitas perekonomian masyarakat juga ikut meningkat dan mendorong peningkatan jumlah kendaraan bermotor yang digunakan oleh masyarakat Kota Tangerang Selatan. Sebagai konsekuensinya, hal tersebut akan meningkatkan kebutuhan lahan parkir dan meningkatkan pendapatan retribusi parkir, salah satunya parkir tepi jalan umum. Namun, sayangnya kontribusi parkir tepi jalan umum terhadap penerimaan daerah masih sangat rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja retribusi pelayanan parkir tepi jalan umum di Kota Tangerang Selatan, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi realisasi penerimaan retribusi pelayanan parkir tepi jalan umum serta merumuskan prioritas strategi dalam upaya optimalisasi penerimaan retribusi pelayanan parkir tepi jalan umum di Kota Tangerang Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kinerja, analisis regresi linier berganda, dan proses hierarki analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja retribusi pelayanan parkir tepi jalan umum tahun 2010-2015 masih belum baik dan faktor-faktor yang mempengaruhi realisasi penerimaan retribusi pelayanan parkir tepi jalan umum adalah jumlah kepemilikan kendaraan bermotor (roda 2 dan 4)  dan penerimaan retribusi pelayanan parkir tepi jalan umum periode sebelumnya. Strategi dalam upaya optimalisasi penerimaan retribusi pelayanan parkir tepi jalan umum Kota Tangerang Selatan yang dianalisis dengan AHP sesuai dengan urutan bobot dan prioritasnya adalah sebagai berikut: (a) Perbaikan sistem pengelolaan parkir tepi jalan umum dengan bobot sebesar 0.336 (b) Perbaikan sistem pengawasan parkir tepi jalan umum dengan bobot sebesar 0.234 (c) Peningkatan sosialisasi dan penegakkan hukum dengan bobot sebesar 0.208, (d) Peningkatan kualitas SDM dengan bobot sebesar 0.141, (e) Evaluasi kebijakan tarif retribusi pelayanan parkir tepi jalan umum dengan bobot sebesar 0,080.
ANALISIS PENINGKATAN WAKTU PERJALANAN DAN PEMILIHAN MODA PADA PENERAPAN KEBIJAKAN ERP (ELECTRONIC ROAD PRICING) DI JAKARTA A. Faroby Falatehan; Yusman Syaukat; Rizal Bahtiar
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 19 No. 3 (2017): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v19i3.1346

Abstract

Pemerintah DKI berusaha untuk membatasi masyarakat dalam menggunakan kendaraan pribadi di Kota Jakarta, salah satu caranya adalah dengan penerapan ERP. Tetapi penerapan kebijakan ini harus didukung oleh kebijakan lainnya, seperti ketersediaan moda transportasi umum, sehingga penerapan kebijakan ini akan dapat mengurangi kemacetan yang terjadi di Jakarta dapat dikurangi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berapa peningkatan waktu tempuh akibat kemacetan di Jalan Sudirman dan pilihan moda transportasi masyarakat saat ERP diterapkan. Metode penelitian yang digunakan adalah contigent choice model (CCM). Akibat kemacetan di Jalan Sudirman terjadi peningkatan waktu tempuh rata-rata adalah 72 menit, dan jika ERP di terapkan moda transportasi yang akan dipilih oleh masyarakat adalah busway sebesar 70,64 persen dan kereta api sebesar 13,76 persen.
Anti-Corruption Strategies in Jakarta Provincial Government: Educational, Preventive and Represive Approaches Rahman, Dedy; Falatehan, A. Faroby; Hardiyanto, Arief Tri
Jurnal Ilmu Sosial Indonesia (JISI) JISI: Vol. 5, No. 2 (2024)
Publisher : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jisi.v5i2.41570

Abstract

Abstract. Anti-corruption programs are the government's efforts to minimize the risk of corruption within the bureaucracy. However, implementing anti-corruption strategies often faces challenges, including the lack of coordination between the approaches used. Educative, preventive, and repressive approaches are often not well-coordinated, thus affecting the success of these anti-corruption programs. Therefore, this research evaluates the effectiveness of educational, preventive, and repressive programs implemented by the Jakarta Provincial Government in combating corruption, as measured by the Corruption Control Effectiveness Index (IEPK) through the Nvivo 14 Method. The study reveals that eight final verdict corruption cases occurred between 2017 and 2023, with seven of these cases arising before implementing the IEPK assessment model. Notably, the IEPK value improved from 2.94 in 2022 to 3.28 in 2023, indicating a shift from a "Learning" category to "Working," which suggests a reduction in corruption levels. While the findings highlight advancements in corruption control efforts, the reliance on corruption level data poses limitations, as it excludes ongoing cases that could accurately represent corruption levels. Future research should explore the impact of these improvements on governance and consider a broader range of data sources. Keywords: Anti-Corruption Strategies, IEPK, Level of Corruption, Nvivo 14.  Abstrak. Program anti-korupsi adalah upaya pemerintah untuk meminimalkan risiko korupsi dalam birokrasi. Namun, pelaksanaan strategi anti-korupsi sering menghadapi tantangan, salah satunya adalah kurangnya koordinasi antara pendekatan yang digunakan. Pendekatan edukasi, pencegahan, dan represif sering kali tidak terkoordinasi dengan baik, sehingga memengaruhi keberhasilan program anti-korupsi tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini mengevaluasi efektivitas program edukasi, pencegahan, dan represif yang diterapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memerangi korupsi, yang diukur melalui Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) melalui Metode Nvivo 14. Studi ini mengungkapkan bahwa delapan kasus korupsi dengan putusan inkracht terjadi antara tahun 2017 dan 2023, di mana tujuh dari kasus tersebut muncul sebelum penerapan model penilaian IEPK. Secara signifikan, nilai IEPK meningkat dari 2,94 pada tahun 2022 menjadi 3,28 pada tahun 2023, menunjukkan pergeseran dari kategori "Belajar" menjadi "Bekerja," yang mengindikasikan penurunan tingkat korupsi. Meskipun temuan ini menyoroti kemajuan dalam upaya pengendalian korupsi, ketergantungan pada data tingkat korupsi menunjukkan keterbatasan, karena tidak mencakup kasus yang sedang berjalan yang dapat secara akurat mencerminkan tingkat korupsi. Penelitian di masa depan harus mengeksplorasi dampak dari perbaikan ini terhadap pemerintahan dan mempertimbangkan berbagai sumber data yang lebih luas. Kata Kunci: Strategi Anti Korupsi, IEPK, Tingkat Korupsi, NVivo 14.
Nilai Ekonomi Penegakkan Disiplin Lalu Lintas Di Lampu Merah Bubulak, Kota Bogor Terhadap Pendapatan Daerah (Benchmarking Kasus Di Malaysia) Falatehan, A. Faroby; Siswanto, Adrianus Dwi
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 1 (2012): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v24i1.984

Abstract

ABSTRACTTraffic violations is still not taken seriously in Indonesia, 111~for hmately gafe a big impact 011 regional income. This study discused about the impact tl1e implementation of traffic discipline on local income based on Law No. 21 of 2009. This study approaches the number of violations associated witli the penalties for violations. Observations was conducted in the morning, afternoon and evening for 2 hours which is a solid hour passengers. While the observations made to the vehicle who commits an offense within that period. Further estimated the average per day of violation for the incident and then calculated the amount of the fine revenue in certain periods. The results of the study found that the estimate of receipts relatively large fines which indicates the first violation ever occurred that indicate the presence of non-compliance of traffic regulations. The second penalty is the appropriate option to create a deterrent effect on the offense. Fines provide benefits to local government as a source of income as well as educate tire publictransportation drivers to obey the rules. In Malaysia, a fine policy can be effective because the workers are very disciplined and a beingof the rules. On the other hand it is designed with a simple mechanism in which fines violators will pay the fine at the time of extending the driver's license. This approach is effective for improving adherence offenders while keeping the fine revenue obviously go into the treasuryaccount.Key Words: traffic violations, discipline, Law No. 21 of 2009, revenues
Anti-Corruption Strategies in Jakarta Provincial Government: Educational, Preventive and Represive Approaches Rahman, Dedy; Falatehan, A. Faroby; Hardiyanto, Arief Tri
Jurnal Ilmu Sosial Indonesia (JISI) JISI: Vol. 5, No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP),UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jisi.v5i2.41570

Abstract

Abstract. Anti-corruption programs are the government's efforts to minimize the risk of corruption within the bureaucracy. However, implementing anti-corruption strategies often faces challenges, including the lack of coordination between the approaches used. Educative, preventive, and repressive approaches are often not well-coordinated, thus affecting the success of these anti-corruption programs. Therefore, this research evaluates the effectiveness of educational, preventive, and repressive programs implemented by the Jakarta Provincial Government in combating corruption, as measured by the Corruption Control Effectiveness Index (IEPK) through the Nvivo 14 Method. The study reveals that eight final verdict corruption cases occurred between 2017 and 2023, with seven of these cases arising before implementing the IEPK assessment model. Notably, the IEPK value improved from 2.94 in 2022 to 3.28 in 2023, indicating a shift from a "Learning" category to "Working," which suggests a reduction in corruption levels. While the findings highlight advancements in corruption control efforts, the reliance on corruption level data poses limitations, as it excludes ongoing cases that could accurately represent corruption levels. Future research should explore the impact of these improvements on governance and consider a broader range of data sources. Keywords: Anti-Corruption Strategies, IEPK, Level of Corruption, Nvivo 14.  Abstrak. Program anti-korupsi adalah upaya pemerintah untuk meminimalkan risiko korupsi dalam birokrasi. Namun, pelaksanaan strategi anti-korupsi sering menghadapi tantangan, salah satunya adalah kurangnya koordinasi antara pendekatan yang digunakan. Pendekatan edukasi, pencegahan, dan represif sering kali tidak terkoordinasi dengan baik, sehingga memengaruhi keberhasilan program anti-korupsi tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini mengevaluasi efektivitas program edukasi, pencegahan, dan represif yang diterapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memerangi korupsi, yang diukur melalui Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) melalui Metode Nvivo 14. Studi ini mengungkapkan bahwa delapan kasus korupsi dengan putusan inkracht terjadi antara tahun 2017 dan 2023, di mana tujuh dari kasus tersebut muncul sebelum penerapan model penilaian IEPK. Secara signifikan, nilai IEPK meningkat dari 2,94 pada tahun 2022 menjadi 3,28 pada tahun 2023, menunjukkan pergeseran dari kategori "Belajar" menjadi "Bekerja," yang mengindikasikan penurunan tingkat korupsi. Meskipun temuan ini menyoroti kemajuan dalam upaya pengendalian korupsi, ketergantungan pada data tingkat korupsi menunjukkan keterbatasan, karena tidak mencakup kasus yang sedang berjalan yang dapat secara akurat mencerminkan tingkat korupsi. Penelitian di masa depan harus mengeksplorasi dampak dari perbaikan ini terhadap pemerintahan dan mempertimbangkan berbagai sumber data yang lebih luas. Kata Kunci: Strategi Anti Korupsi, IEPK, Tingkat Korupsi, NVivo 14.
Nilai Ekonomi Penegakkan Disiplin Lalu Lintas Di Lampu Merah Bubulak, Kota Bogor Terhadap Pendapatan Daerah (Benchmarking Kasus Di Malaysia) Falatehan, A. Faroby; Siswanto, Adrianus Dwi
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 1 (2012): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v24i1.984

Abstract

ABSTRACTTraffic violations is still not taken seriously in Indonesia, 111~for hmately gafe a big impact 011 regional income. This study discused about the impact tl1e implementation of traffic discipline on local income based on Law No. 21 of 2009. This study approaches the number of violations associated witli the penalties for violations. Observations was conducted in the morning, afternoon and evening for 2 hours which is a solid hour passengers. While the observations made to the vehicle who commits an offense within that period. Further estimated the average per day of violation for the incident and then calculated the amount of the fine revenue in certain periods. The results of the study found that the estimate of receipts relatively large fines which indicates the first violation ever occurred that indicate the presence of non-compliance of traffic regulations. The second penalty is the appropriate option to create a deterrent effect on the offense. Fines provide benefits to local government as a source of income as well as educate tire publictransportation drivers to obey the rules. In Malaysia, a fine policy can be effective because the workers are very disciplined and a beingof the rules. On the other hand it is designed with a simple mechanism in which fines violators will pay the fine at the time of extending the driver's license. This approach is effective for improving adherence offenders while keeping the fine revenue obviously go into the treasuryaccount.Key Words: traffic violations, discipline, Law No. 21 of 2009, revenues
Peranan Terminal Bubulak dan Terminal Laladon Sebagai Terminal di Perbatasan Kota dan Kabupaten Bogor Siswanto, Adrianus Dwi; Falatehan, A Faroby; Oktaria, Andi
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 1 (2010): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v22i1.994

Abstract

Regional autononn; has created considerable authority fur each autonomous region. MunicipalihJ ofBogar and Bogar district government take advantage of regional autonomy to provide the bestservice to its communities. The Jdnds of these services is to develop Terminal Bubulak Ialadon. Bothterminals have a close distance so many problems arise. This study uses three analysis (analysis oflocations, the analysis of perception and analysis of the role linkages. In addition this study alsoidentifiJ (identify the role of the terminal). This research examined the application of KeputusanMenteri Perhubungan No. 31 Tahun 1995 Tentang Terminal Transportasi Jalan.The results showed the existence of violations of the Minister of Transportation regulations. Bubulakterminal development in accordance with the regulations. However, the construction of the terminalI.aladon break the rules. People still feel the non optimal function of these two terminals. On the otherhand the presence of adjacent terminal 2 is problematical. Serious problem is crowded that createdand low service. For that poliaj recommendation is to combine the two terminals into one node asmandated m; the Decree of the Minister of Transportation.Keywords: Terminal, location, function terminal.
Pemilillan Kebijakan Mengatasi Kemacetan Lalu Lintas Di Kota Bogor (Studi Penerapan Analiti.Cal Hirarchi Process (AHP)) Soedomo, R. Pramono; Mulyono, Sri; Falatehan, A Faroby
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 2 (2010): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v22i2.1031

Abstract

This paper is a study to produce a poliCtJ to deal with congestion in the city of Bogar by using ahierarchical analysis approach to obtain a poliCt; priority. The results of this study is the main sourceof congestion in the cihj of Bogar is the number of vehicles that exceed the capacihJ of the offendercau.ses congestion in the cihj of Bogar, is the gJVernment. 17ie main obstacle to congestion in the cihJof Bogar is the rule of law. While the poliCtj priori.hj to address congestion in the city of Bogar is thereduction of urban transportation and/ or replacement modes. This is becau.se tire number of vehiclesfrom year to year is alwm;s increasing.Keywords : analytical hierarcln;, policy priori.ties, the number of vehicles, the perpetratorcau.ses congestion
Strategi Konservasi Mangrove di Pulau Bangka melalui Perdagangan Jasa Karbon Sapanli, Kastana; Kusumastanto, Tridoyo; Novindra; Falatehan, A. Faroby; Akhiranti, Irma; Mardyani, Yeyen; Indah, Mega Natasha; Putra, Aditya Handoyo
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol. 5 No. 3 (2023): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0503.673-677

Abstract

Beberapa langkah dalam upaya penerapan jasa perdagangan karbon mangrove: (1) Pemetaan dan inventarisasi wilayah mangrove; (2) penilaian karbon dilakukan untuk mengukur stok karbon yang disimpan dalam ekosistem mangrove; (3) mengidentifikasi langkah-langkah konkret yang akan diambil untuk melindungi dan memulihkan ekosistem mangrove; (4) proyek konservasi mangrove dapat didaftarkan pada program perdagangan karbon di tingkat nasional atau internasional; (5) pengukuran karbon harus dilakukan untuk memantau efektivitas proyek konservasi mangrove secara berkala, (6) konservasi mangrove yang berkelanjutan memerlukan partisipasi aktif masyarakat lokal (7) penerapan jasa perdagangan karbon dalam konservasi mangrove juga harus disertai dengan upaya edukasi dan kesadaran untuk menginformasikan masyarakat tentang pentingnya ekosistem mangrove dalam mitigasi perubahan iklim.
Faktor Yang Memengaruhi Migrasi Anggota Keluarga Petani Padi Serta Kontribusinya Terhadap Rumahtangga Petani (Studi Kasus: Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur) Faidah, Ahmadah; Falatehan, A. Faroby; Amanda, Dea
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2024.008.03.19

Abstract

Mayoritas pekerjaan masyarakat di Pulau Bawean adalah petani padi. Petani padi yang ada di Pulau Bawean didominasi oleh petani berusia lanjut. Lelaki produktif memilih untuk tidak menjadi petani. Mereka memilih bekerja di sektor non pertanian, salah satunya menjadi pekerja migran. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis pendapatan usatahani padi, (2) menganalisis kontribusi remitan terhadap pendapatan rumahtangga petani padi, (3) menganalisis faktor yang memengaruhi migrasi anggota keluarga petani padi. Penelitian ini menggunakan analisis pendapatan usahatani, analisis kontribusi pendapatan dan analisis regresi logistik. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai R/C rasio lebih dari satu, artinya usahatani padi di Pulau Bawean menguntungkan. Kontribusi pendapatan terbesar terhadap pendapatan total keluarga petani adalah remitan dan pendapatan usahatani yang menjadi sumber pendapatan utama bagi keluarga petani berada di urutan ketiga. Faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan migrasi anggota keluarga petani padi adalah pendapatan responden, pendapatan keluarga responden dan riwayat pekerjaan.
Co-Authors ,, Hastuti ., Harianto Abu Hasan As-Sadili Aceng Hidayat Ade Suryani Rifqie Aditya Handoyo Putra Ahyar Ismail Akhiranti, Irma Akhmad Fauzi Alex Mahdi Almanico Islamy Hasibuan Amanda, Dea Amzul Rifin Arif Wibowo Aripradana Aripradana Ariwibawa, Yunus Asrilis Boy Saban Ayu Puspito , Deffi Azizi, Ernes Septina Bahtiar, Rizal Coster, Tinnike D Sonny Priyarsono Dea Amanda Dea Amanda Dedi Budiman Hakim Deffi Ayu Puspito Sari Descartes Descartes Drajad Listiyawan Duwi - Apriyani Dwi Rachmina Dwi Rachmina Dwi Rachmina Eka Intan Kumala Putri Ekawati Sri Wahyuni Elisabeth Erik Harninta Putra Erik Harninta Putra Ernes Septina Azizi Fadlul Ulfa Pratiwi Faidah, Ahmadah Falah, Samsul Falatehan, Sriwulan Ferindian Fariyanti, Anna Fitria Dewi Raswatie Haki, ⁠Dedi Budiman Hardiyanto, Arief Tri Hardjanto , Arini Harianto - Harianto Harianto Harianto Harianto Harianto Harianto Harianto Harianto Hariyadi Hariyadi Harjanto, Arini Hastuti Hastuti Hastuti Hastuti Hastuti Hastuti Hermanto Siregar Hertomo, Eko Yulianto Widhi Heru Priyantono Hidayat, Wa Ode Zarmin Hiendra Kurniawan Himawan Hariyoga Idiatul Fitri Danasari IKA APRILIA Indah, Mega Natasha Irfan Syauqi Beik Jamal Othman Januri, Januri Jihan Syarifatullah Juniastuti, Anik Kaharuddin, Amalyah La Maga Lala M Kolopaking Listianova Devi Nurrochmah Lukman M Baga Lukman M. Baga Lukman M. Baga M. Firdaus , Bambang Budiansyah, Kastana Sapanli, Aprianty , Gustav M. Irsyad , M. Firdaus Ma'mun Sarma Mahendra, Roy Mardyani, Yeyen Maulana Firdaus Mayani, Nur Ma’mun Sarma Memen Surahman Meylani Lestari Millenia Aurelia Mitha Virnawati Mizan, Abdullah Al Nabila, Asma Nia Daliati Ahjat Nina Widyani NITA APRILIA NIZAR NASRULLAH Novindra Novrilasari, Dylla Nugraha, Ramlan - Nunung Kusnadi Nur, Kurnia Nuva Oktaria, Andi Oktaria, Andi Oni Hidayati Pini Wijayanti Pipin Dwi Astiti Asti Pradita, Melani Arina Priatmojo, Bhakti Prihartono, Rendy Pudji Muljono Putra, Aditya Handoyo Raharja, Enditya Luhur Rahman, Dedy Reni Novianti Rina Oktaviani Rina Oktaviani Rizal Bahtiar Rizal Bahtiar Rizkia, Tatu Rully Caesario Saban, Asrilis Boy Sahara Salman Al Farisi Salman Al Farisi Samsul Falah Sani, Balgi Fahmi sapanli, kastana Sari, Uni Sarma, Ma’mun Satria, Judo Setianingrum, Wuri Siswanto, A. Dwi Siswanto, Adrianus Dwi Siswanto, Adrianus Dwi Soedomo, R. Pramono Soedomo, R. Pramono Sri Mulatsih Sri Mulyono Sulistiyo, Agus Tri Sulistiyo, Harianto Sumaryanto Sumaryanto, Sumaryanto Susanto, Ashila Putri Tanti Novianti Tatu Rizkia Tia Revinadewi Tri Maryugo Hawati Tridoyo Kusumastanto Widyastutik Wilaga Azman Haris YUSMAN Yusman Syaukat Yusman Syaukat Yusman Syaukat Yusman Syaukat Yusman Syaukat Yusman Syaukat Yusman Syaukat Zahara Bastari Zhafira, Jihan