This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Jurnal Agribisnis dan Ekonomi Pertanian Jurnal Manajemen dan Agribisnis MATRIK: JURNAL MANAJEMEN, STRATEGI BISNIS, DAN KEWIRAUSAHAAN Jurnal Ilmu Lingkungan JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness) Forum Agribisnis Jurnal Sosioteknologi Jurnal Nasional Pariwisata Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis) Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Journal of Regional and Rural Development Planning JRB-Jurnal Riset Bisnis Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan SULUH: Jurnal Abdimas Jurnal Agroplasma Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan Agricultural Science Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation Jurnal Ilmu Sosial Indonesia (JISI) Jurnal Ekonomi Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) Journal of Agribusiness Science and Rural Development Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Indonesian Journal of Agricultural, Resource and Environmental Economics Jurnal Ekonomi Pembangunan Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Jurnal Penelitian Transportasi Darat Warta Penelitian Perhubungan
Claim Missing Document
Check
Articles

Anti-Corruption Strategies in Jakarta Provincial Government: Educational, Preventive and Represive Approaches Rahman, Dedy; Falatehan, A. Faroby; Hardiyanto, Arief Tri
Jurnal Ilmu Sosial Indonesia (JISI) JISI: Vol. 5, No. 2 (2024)
Publisher : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jisi.v5i2.41570

Abstract

Abstract. Anti-corruption programs are the government's efforts to minimize the risk of corruption within the bureaucracy. However, implementing anti-corruption strategies often faces challenges, including the lack of coordination between the approaches used. Educative, preventive, and repressive approaches are often not well-coordinated, thus affecting the success of these anti-corruption programs. Therefore, this research evaluates the effectiveness of educational, preventive, and repressive programs implemented by the Jakarta Provincial Government in combating corruption, as measured by the Corruption Control Effectiveness Index (IEPK) through the Nvivo 14 Method. The study reveals that eight final verdict corruption cases occurred between 2017 and 2023, with seven of these cases arising before implementing the IEPK assessment model. Notably, the IEPK value improved from 2.94 in 2022 to 3.28 in 2023, indicating a shift from a "Learning" category to "Working," which suggests a reduction in corruption levels. While the findings highlight advancements in corruption control efforts, the reliance on corruption level data poses limitations, as it excludes ongoing cases that could accurately represent corruption levels. Future research should explore the impact of these improvements on governance and consider a broader range of data sources. Keywords: Anti-Corruption Strategies, IEPK, Level of Corruption, Nvivo 14.  Abstrak. Program anti-korupsi adalah upaya pemerintah untuk meminimalkan risiko korupsi dalam birokrasi. Namun, pelaksanaan strategi anti-korupsi sering menghadapi tantangan, salah satunya adalah kurangnya koordinasi antara pendekatan yang digunakan. Pendekatan edukasi, pencegahan, dan represif sering kali tidak terkoordinasi dengan baik, sehingga memengaruhi keberhasilan program anti-korupsi tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini mengevaluasi efektivitas program edukasi, pencegahan, dan represif yang diterapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memerangi korupsi, yang diukur melalui Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) melalui Metode Nvivo 14. Studi ini mengungkapkan bahwa delapan kasus korupsi dengan putusan inkracht terjadi antara tahun 2017 dan 2023, di mana tujuh dari kasus tersebut muncul sebelum penerapan model penilaian IEPK. Secara signifikan, nilai IEPK meningkat dari 2,94 pada tahun 2022 menjadi 3,28 pada tahun 2023, menunjukkan pergeseran dari kategori "Belajar" menjadi "Bekerja," yang mengindikasikan penurunan tingkat korupsi. Meskipun temuan ini menyoroti kemajuan dalam upaya pengendalian korupsi, ketergantungan pada data tingkat korupsi menunjukkan keterbatasan, karena tidak mencakup kasus yang sedang berjalan yang dapat secara akurat mencerminkan tingkat korupsi. Penelitian di masa depan harus mengeksplorasi dampak dari perbaikan ini terhadap pemerintahan dan mempertimbangkan berbagai sumber data yang lebih luas. Kata Kunci: Strategi Anti Korupsi, IEPK, Tingkat Korupsi, NVivo 14.
Anti-Corruption Strategies in Jakarta Provincial Government: Educational, Preventive and Represive Approaches Rahman, Dedy; Falatehan, A. Faroby; Hardiyanto, Arief Tri
Jurnal Ilmu Sosial Indonesia (JISI) JISI: Vol. 5, No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP),UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jisi.v5i2.41570

Abstract

Abstract. Anti-corruption programs are the government's efforts to minimize the risk of corruption within the bureaucracy. However, implementing anti-corruption strategies often faces challenges, including the lack of coordination between the approaches used. Educative, preventive, and repressive approaches are often not well-coordinated, thus affecting the success of these anti-corruption programs. Therefore, this research evaluates the effectiveness of educational, preventive, and repressive programs implemented by the Jakarta Provincial Government in combating corruption, as measured by the Corruption Control Effectiveness Index (IEPK) through the Nvivo 14 Method. The study reveals that eight final verdict corruption cases occurred between 2017 and 2023, with seven of these cases arising before implementing the IEPK assessment model. Notably, the IEPK value improved from 2.94 in 2022 to 3.28 in 2023, indicating a shift from a "Learning" category to "Working," which suggests a reduction in corruption levels. While the findings highlight advancements in corruption control efforts, the reliance on corruption level data poses limitations, as it excludes ongoing cases that could accurately represent corruption levels. Future research should explore the impact of these improvements on governance and consider a broader range of data sources. Keywords: Anti-Corruption Strategies, IEPK, Level of Corruption, Nvivo 14.  Abstrak. Program anti-korupsi adalah upaya pemerintah untuk meminimalkan risiko korupsi dalam birokrasi. Namun, pelaksanaan strategi anti-korupsi sering menghadapi tantangan, salah satunya adalah kurangnya koordinasi antara pendekatan yang digunakan. Pendekatan edukasi, pencegahan, dan represif sering kali tidak terkoordinasi dengan baik, sehingga memengaruhi keberhasilan program anti-korupsi tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini mengevaluasi efektivitas program edukasi, pencegahan, dan represif yang diterapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memerangi korupsi, yang diukur melalui Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) melalui Metode Nvivo 14. Studi ini mengungkapkan bahwa delapan kasus korupsi dengan putusan inkracht terjadi antara tahun 2017 dan 2023, di mana tujuh dari kasus tersebut muncul sebelum penerapan model penilaian IEPK. Secara signifikan, nilai IEPK meningkat dari 2,94 pada tahun 2022 menjadi 3,28 pada tahun 2023, menunjukkan pergeseran dari kategori "Belajar" menjadi "Bekerja," yang mengindikasikan penurunan tingkat korupsi. Meskipun temuan ini menyoroti kemajuan dalam upaya pengendalian korupsi, ketergantungan pada data tingkat korupsi menunjukkan keterbatasan, karena tidak mencakup kasus yang sedang berjalan yang dapat secara akurat mencerminkan tingkat korupsi. Penelitian di masa depan harus mengeksplorasi dampak dari perbaikan ini terhadap pemerintahan dan mempertimbangkan berbagai sumber data yang lebih luas. Kata Kunci: Strategi Anti Korupsi, IEPK, Tingkat Korupsi, NVivo 14.
Nilai Ekonomi Penegakkan Disiplin Lalu Lintas Di Lampu Merah Bubulak, Kota Bogor Terhadap Pendapatan Daerah (Benchmarking Kasus Di Malaysia) Falatehan, A. Faroby; Siswanto, Adrianus Dwi
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 24 No. 1 (2012): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v24i1.984

Abstract

ABSTRACTTraffic violations is still not taken seriously in Indonesia, 111~for hmately gafe a big impact 011 regional income. This study discused about the impact tl1e implementation of traffic discipline on local income based on Law No. 21 of 2009. This study approaches the number of violations associated witli the penalties for violations. Observations was conducted in the morning, afternoon and evening for 2 hours which is a solid hour passengers. While the observations made to the vehicle who commits an offense within that period. Further estimated the average per day of violation for the incident and then calculated the amount of the fine revenue in certain periods. The results of the study found that the estimate of receipts relatively large fines which indicates the first violation ever occurred that indicate the presence of non-compliance of traffic regulations. The second penalty is the appropriate option to create a deterrent effect on the offense. Fines provide benefits to local government as a source of income as well as educate tire publictransportation drivers to obey the rules. In Malaysia, a fine policy can be effective because the workers are very disciplined and a beingof the rules. On the other hand it is designed with a simple mechanism in which fines violators will pay the fine at the time of extending the driver's license. This approach is effective for improving adherence offenders while keeping the fine revenue obviously go into the treasuryaccount.Key Words: traffic violations, discipline, Law No. 21 of 2009, revenues
Peranan Terminal Bubulak dan Terminal Laladon Sebagai Terminal di Perbatasan Kota dan Kabupaten Bogor Siswanto, Adrianus Dwi; Falatehan, A Faroby; Oktaria, Andi
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 1 (2010): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v22i1.994

Abstract

Regional autononn; has created considerable authority fur each autonomous region. MunicipalihJ ofBogar and Bogar district government take advantage of regional autonomy to provide the bestservice to its communities. The Jdnds of these services is to develop Terminal Bubulak Ialadon. Bothterminals have a close distance so many problems arise. This study uses three analysis (analysis oflocations, the analysis of perception and analysis of the role linkages. In addition this study alsoidentifiJ (identify the role of the terminal). This research examined the application of KeputusanMenteri Perhubungan No. 31 Tahun 1995 Tentang Terminal Transportasi Jalan.The results showed the existence of violations of the Minister of Transportation regulations. Bubulakterminal development in accordance with the regulations. However, the construction of the terminalI.aladon break the rules. People still feel the non optimal function of these two terminals. On the otherhand the presence of adjacent terminal 2 is problematical. Serious problem is crowded that createdand low service. For that poliaj recommendation is to combine the two terminals into one node asmandated m; the Decree of the Minister of Transportation.Keywords: Terminal, location, function terminal.
Pemilillan Kebijakan Mengatasi Kemacetan Lalu Lintas Di Kota Bogor (Studi Penerapan Analiti.Cal Hirarchi Process (AHP)) Soedomo, R. Pramono; Mulyono, Sri; Falatehan, A Faroby
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 22 No. 2 (2010): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v22i2.1031

Abstract

This paper is a study to produce a poliCtJ to deal with congestion in the city of Bogar by using ahierarchical analysis approach to obtain a poliCt; priority. The results of this study is the main sourceof congestion in the cihj of Bogar is the number of vehicles that exceed the capacihJ of the offendercau.ses congestion in the cihj of Bogar, is the gJVernment. 17ie main obstacle to congestion in the cihJof Bogar is the rule of law. While the poliCtj priori.hj to address congestion in the city of Bogar is thereduction of urban transportation and/ or replacement modes. This is becau.se tire number of vehiclesfrom year to year is alwm;s increasing.Keywords : analytical hierarcln;, policy priori.ties, the number of vehicles, the perpetratorcau.ses congestion
Strategi Konservasi Mangrove di Pulau Bangka melalui Perdagangan Jasa Karbon Sapanli, Kastana; Kusumastanto, Tridoyo; Novindra; Falatehan, A. Faroby; Akhiranti, Irma; Mardyani, Yeyen; Indah, Mega Natasha; Putra, Aditya Handoyo
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol. 5 No. 3 (2023): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0503.673-677

Abstract

Beberapa langkah dalam upaya penerapan jasa perdagangan karbon mangrove: (1) Pemetaan dan inventarisasi wilayah mangrove; (2) penilaian karbon dilakukan untuk mengukur stok karbon yang disimpan dalam ekosistem mangrove; (3) mengidentifikasi langkah-langkah konkret yang akan diambil untuk melindungi dan memulihkan ekosistem mangrove; (4) proyek konservasi mangrove dapat didaftarkan pada program perdagangan karbon di tingkat nasional atau internasional; (5) pengukuran karbon harus dilakukan untuk memantau efektivitas proyek konservasi mangrove secara berkala, (6) konservasi mangrove yang berkelanjutan memerlukan partisipasi aktif masyarakat lokal (7) penerapan jasa perdagangan karbon dalam konservasi mangrove juga harus disertai dengan upaya edukasi dan kesadaran untuk menginformasikan masyarakat tentang pentingnya ekosistem mangrove dalam mitigasi perubahan iklim.
Faktor Yang Memengaruhi Migrasi Anggota Keluarga Petani Padi Serta Kontribusinya Terhadap Rumahtangga Petani (Studi Kasus: Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur) Faidah, Ahmadah; Falatehan, A. Faroby; Amanda, Dea
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2024.008.03.19

Abstract

Mayoritas pekerjaan masyarakat di Pulau Bawean adalah petani padi. Petani padi yang ada di Pulau Bawean didominasi oleh petani berusia lanjut. Lelaki produktif memilih untuk tidak menjadi petani. Mereka memilih bekerja di sektor non pertanian, salah satunya menjadi pekerja migran. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis pendapatan usatahani padi, (2) menganalisis kontribusi remitan terhadap pendapatan rumahtangga petani padi, (3) menganalisis faktor yang memengaruhi migrasi anggota keluarga petani padi. Penelitian ini menggunakan analisis pendapatan usahatani, analisis kontribusi pendapatan dan analisis regresi logistik. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai R/C rasio lebih dari satu, artinya usahatani padi di Pulau Bawean menguntungkan. Kontribusi pendapatan terbesar terhadap pendapatan total keluarga petani adalah remitan dan pendapatan usahatani yang menjadi sumber pendapatan utama bagi keluarga petani berada di urutan ketiga. Faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan migrasi anggota keluarga petani padi adalah pendapatan responden, pendapatan keluarga responden dan riwayat pekerjaan.
Analisis Daya Saing Ekspor Kayu Manis Indonesia di Pasar Amerika Serikat: Analysis of Indonesian Cinnamon Exports' Competitiveness in the US Market Elisabeth; Falatehan, A Faroby
Indonesian Journal of Agricultural Resource and Environmental Economics Vol. 1 No. 2 (2022): December 2022
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/ijaree.v1i2.50002

Abstract

Indonesia termasuk produsen kayu manis di pasar dunia yang bersaing dengan Sri Lanka dan Vietnam. Negara tujuan ekspor kayu manis adalahAmerika Serikat dengan laju pertumbuhan 16,9%. Harga kayu manis Indonesia selalu mengalami peningkatan, tetapi tidak sejalan dengan volume ekspor. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya saing, potensi, serta mengidentifikasi faktor yang memengaruhi ekspor kayu manis di pasar Amerika Serikat. Fokus penelitian komoditas kayu manis dengan kode HS 090611 (Spices; cinnamon (Cinnamomum zeylanicum Blume), neither crushed nor ground) pada periode 2016-2021, penelitian ini menggunakan metode Revealed Comparative Advantage (RCA), Export Product Dynamic (EPD), Diamond Porter’s, X-Model Potential Export Product, dan Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian menunjukan Indonesia mempunyai keunggulan komparatif dan kompetitif, namun perlu mengevaluasi hasil analisis Diamond Porter’s yang menunjukan minimnya kualitas tenaga kerja, minimnya negara tujuan ekspor, kemunduran luas lahan produksi kayu manis Indonesia, minimnya teknologi terbaru, dan minimnya kegiatan industri hilir kayu manis Indonesia. Indonesia juga berada pada pasar optimis serta memiliki hubungan signifikan dengan harga kayu manis, jumlah populasi, dan nilai kurs rupiah di negara tujuan ekspor utama. Indonesia is one of the world's leading cinnamon producers, competing with Sri Lanka and Vietnam. The United States stands out as a key destination for cinnamon exports, experiencing a growth rate of 16.9%. While Indonesian cinnamon prices consistently increase, this growth doesn't align with export volumes. This study aims to analyze the competitiveness and potential of Indonesian cinnamon exports to the United States market. The research focuses on cinnamon commodities with HS code 090611 (Spices; cinnamon (Cinnamomum zeylanicum Blume), neither crushed nor ground) during the period of 2016-2021. The study employs various methods, including the Revealed Comparative Advantage (RCA) method, Export Product Dynamics (EPD), Porter's Diamond, X-Model Potential Export Product, and Ordinary Least Square (OLS). The study results indicate that Indonesia possesses comparative and competitive advantages. However, an evaluation of Porter's Diamond analysis reveals challenges such as a lack of labor quality, limited export destinations, decreasing land for Indonesian cinnamon production, a shortage of advanced technology, and insufficient downstream industry activities. Indonesia remains optimistic in the market and shows a significant relationship with cinnamon prices, population size, and the value of the rupiah exchange rate in major export destination countries.
Perbandingan Kelayakan Ekonomi Usaha Sapi Perah Skala Kecil Dengan dan Tanpa Biodigester di Desa Mundu, Kabupaten Klaten: Comparison of Economic Feasibility of Small Scale Dairy Cattle Business with and without Biodigester in Mundu Village, Klaten District Falatehan, A Faroby; Amanda, Dea; Pradita, Melani Arina
Indonesian Journal of Agricultural Resource and Environmental Economics Vol. 3 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/ijaree.v3i2.58447

Abstract

Desa Mundu, Kecamatan Tulung merupakan salah satu sentra peternakan sapi perah di Klaten. Keberadaan peternakan berimplikasi pada timbulnya limbah serta potensi pencemaran lingkungan akibat aktivitas peternakan. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis kelayakan ekonomi dan analisis non-finansial pada usaha sapi perah yang menggunakan biodigester dan non-biodigester. Penelitian dilakukan di Desa Mundu, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah tahun 2024 dengan menggunakan metode survei lapang, kuesioner, dan wawancara sebanyak 40 peternak. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive) dengan kriteria peternak sapi perah yang telah menerapkan pengolahan limbah ternak dengan biodigester dan non-biodigester. Data yang digunakan berupa data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dengan peternak dan sekunder diperoleh dari dinas terkait. Data yang diperoleh ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif, kuantitatif, dan nilai ekonomi. Tujuan tulisan ini untuk mengetahui perbandingan kelayakan ekonomi usaha sapi perah skala kecil di peternak yang menggunakan biodigester dan non-biodigester. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan kelayakan ekonomi pada usaha sapi perah yang menggunakan biodigester memiliki nilai ekonomi lebih tinggi, sedangkan non-biodigester lebih rendah. Namun, kedua usaha sapi perah memiliki nilai NPV, Net B/C, IRR, dan payback period secara ekonomi layak untuk dijalankan. Analisis sensitivitas terhadap biaya perbaikan biodigester tidak mempengaruhi usaha sapi perah secara signifikan. Analisis switching value penurunan harga jual produksi susu sapi perah berpengaruh sangat signifikan, sedangkan pada kenaikan harga pakan konsentrat dan ampas tahu tidak berpengaruh signifikan pada usaha sapi perah.
Analisis Nilai Ekonomi Wisata Alam Kebun Teh Ciliwung Puncak Bogor (The Ciliwung Tea Estate est. 1907) Susanto, Ashila Putri; Falatehan, A Faroby
Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah
Publisher : Program Studi Manajemen Pembangunan Daerah. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/gfr3k656

Abstract

ABSTRACT The Ciliwung Tea Estate in the Puncak area of Bogor Regency is a natural tourist destination with significant potential for development. This study aims to analyze tourist perceptions, estimate economic value, identify factors influencing visits, and formulate recommendations for the development of the tourist area. The methods used in this study include descriptive analysis with a Likert scale to measure perceptions, the Individual Travel Cost Method (ITCM) for economic value estimation, multiple linear regression analysis to examine the influence of variables on visitation numbers, and qualitative descriptive analysis in formulating recommendations. The results of the study show that tourist perceptions are very good, with a total score of 338.86 from seven assessment categories covering aspects of beauty, air quality, cleanliness, safety, facilities, accessibility, and photo areas. The economic value of tourism generated reaches IDR 176,244,252,217 per year. Based on the regression results, four variables were found to have a significant influence on tourist visitation levels: travel costs, income, number of dependents, and duration of familiarity with the tourist location. Recommendations for the development of Ciliwung Tea Estate include improving the quality of infrastructure and supporting facilities, developing more effective digital promotion strategies, developing educational tourism attractions such as tea processing, enhancing human resource capacity in the tourism sector, and organizing sports tourism events to enhance appeal and expand the tourist market segment. Keywords: development recommendations, economic value, individual travel cost method, Likert    scale, sustainability
Co-Authors ,, Hastuti ., Harianto Abu Hasan As-Sadili Aceng Hidayat Ade Suryani Rifqie Aditya Handoyo Putra Ahyar Ismail Akhiranti, Irma Akhmad Fauzi Alex Mahdi Almanico Islamy Hasibuan Amanda, Dea Amzul Rifin Arif Wibowo Aripradana Aripradana Ariwibawa, Yunus Asrilis Boy Saban Ayu Puspito , Deffi Azizi, Ernes Septina Bahtiar, Rizal Coster, Tinnike D Sonny Priyarsono Dea Amanda Dea Amanda Dedi Budiman Hakim Deffi Ayu Puspito Sari Descartes Descartes Drajad Listiyawan Duwi - Apriyani Dwi Rachmina Dwi Rachmina Dwi Rachmina Eka Intan Kumala Putri Ekawati Sri Wahyuni Elisabeth Erik Harninta Putra Erik Harninta Putra Ernes Septina Azizi Fadlul Ulfa Pratiwi Faidah, Ahmadah Falah, Samsul Falatehan, Sriwulan Ferindian Fariyanti, Anna Fitria Dewi Raswatie Hardiyanto, Arief Tri Hardjanto , Arini Harianto - Harianto Harianto Harianto Harianto Harianto Harianto Harianto Harianto Hariyadi Hariyadi Harjanto, Arini Hastuti Hastuti Hastuti Hastuti Hastuti Hastuti Hermanto Siregar Hertomo, Eko Yulianto Widhi Heru Priyantono Hidayat, Wa Ode Zarmin Hiendra Kurniawan Himawan Hariyoga Idiatul Fitri Danasari IKA APRILIA Indah, Mega Natasha Irfan Syauqi Beik Jamal Othman Januri, Januri Jihan Syarifatullah Juniastuti, Anik Kaharuddin, Amalyah La Maga Lala M Kolopaking Listianova Devi Nurrochmah Lukman M Baga Lukman M. Baga Lukman M. Baga M. Firdaus , Bambang Budiansyah, Kastana Sapanli, Aprianty , Gustav M. Irsyad , M. Firdaus Ma'mun Sarma Mahendra, Roy Mardyani, Yeyen Maulana Firdaus Mayani, Nur Ma’mun Sarma Memen Surahman Meylani Lestari Millenia Aurelia Mitha Virnawati Mizan, Abdullah Al Nabila, Asma Nia Daliati Ahjat Nina Widyani NITA APRILIA NIZAR NASRULLAH Novindra Novrilasari, Dylla Nugraha, Ramlan - Nunung Kusnadi Nur, Kurnia Nuva Oktaria, Andi Oktaria, Andi Oni Hidayati Pini Wijayanti Pipin Dwi Astiti Asti Pradita, Melani Arina Priatmojo, Bhakti Prihartono, Rendy Pudji Muljono Putra, Aditya Handoyo Raharja, Enditya Luhur Rahman, Dedy Reni Novianti Rina Oktaviani Rina Oktaviani Rizal Bahtiar Rizal Bahtiar Rizkia, Tatu Rully Caesario Saban, Asrilis Boy Sahara Salman Al Farisi Salman Al Farisi Samsul Falah Sani, Balgi Fahmi sapanli, kastana Sari, Uni Sarma, Ma’mun Satria, Judo Siswanto, A. Dwi Siswanto, Adrianus Dwi Siswanto, Adrianus Dwi Soedomo, R. Pramono Soedomo, R. Pramono Sri Mulatsih Sri Mulyono Sulistiyo, Agus Tri Sulistiyo, Harianto Sumaryanto Sumaryanto, Sumaryanto Susanto, Ashila Putri Tanti Novianti Tatu Rizkia Tia Revinadewi Tri Maryugo Hawati Tridoyo Kusumastanto Widyastutik Wilaga Azman Haris YUSMAN Yusman Syaukat Yusman Syaukat Yusman Syaukat Yusman Syaukat Yusman Syaukat Yusman Syaukat Yusman Syaukat Zahara Bastari