Claim Missing Document
Check
Articles

The Influence of Social Cohesion Oncommunity Preparedness in the Face of Tsunami Disaster in Pasiripis Village, Surade Sub District, Sukabumi District Budhiana, Johan
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v10i1.656

Abstract

Aims: This study was to determine the effect of social cohesion on community preparedness for tsunami disaster in Pasiripis Village, Surade Subdistrict, Sukabumi Regency. Methods: This type of research is correlational with cross sectional approach. The population was all people in Pasiripis Village, Surade Sub-district, Sukabumi District and the sample was 160 people using purposive sampling technique. Data collection techniques using questionnaires. Data analysis used univariate analysis with frequency distribution table, bivariate analysis with simple linear regression, and multivariate analysis with multiple linear regression. Results: There is a significant influence of psychological sense of community, neighboring, and attraction on community preparedness in facing tsunami disaster (p < 0.05). There is a simultaneous influence of psychological sense of community, neighboring, and attraction on community preparedness in facing tsunami disasters (p < 0.05). Conclusion: There is an influence of psychological sense of community, neighboring, and attraction on community preparedness in facing tsunami disaster in Pasiripis Village, Surade Subdistrict, Sukabumi Regency. There is a simultaneous influence of psychological sense of community, neighboring, and attraction on community preparedness in facing tsunami disaster in Pasiripis Village, Surade Subdistrict, Sukabumi Regency.
Factors Affecting the Quality of Life of Patients with Chronic Renal Failure Undergoing Hemodialysis at RSUD Sekarwangi Sukabumi District Budhiana, Johan; Melinda, Fera; Dewi, Rosliana; Yulianti, Maria; Arsyi, Dila Nurul
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 10 No. 5 (2024): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v10i5.751

Abstract

Aims: Chronic renal failure is an increasingly prevalent global health issue, with hemodialysis as the most common treatment method. Factors affecting patients' quality of life include age, gender, education, occupation, and treatment duration. This study aimed to identify and examine these factors. Methods: This cross-sectional study involved 80 hemodialysis patients at RSUD Sekarwangi Kabupaten Sukabumi, using total sampling and questionnaires for data collection. Logistic regression was used for data analysis, and the study received ethical approval. Results: The Chi-square test results indicate that age, gender, education, occupation, duration of chronic kidney failure, and length of hemodialysis significantly influence the quality of life in chronic kidney failure patients (p < 0.005). Logistic regression analysis identified education as the dominant factor impacting quality of life (OR = 39.316). Conclusion: The study reveals that age, gender, education, occupation, duration of chronic renal failure, and length of hemodialysis treatment significantly impact the quality of life of patients with chronic renal failure.
The Direct and Indirect Effect of Spirituality and Self-Care on Quality of Life Among Patients with Chronic Kidney Failure Budhiana, Johan; Elengoe, Asita; Said, Mohamed Saefulaman Mohamed
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v11i1.796

Abstract

Aims: Chronic kidney failure (CKF) is a significant global health issue, with profound impacts on patients' quality of life (QoL). Self-care and spirituality have been identified as key determinants influencing QoL among CKF patients undergoing hemodialysis. However, the interactive effects of these factors remain underexplored, particularly in Indonesia. Objective: This study aims to investigate the direct and indirect effects of spirituality and self-care on QoL among CKF patients undergoing hemodialysis at Sekarwangi Hospital, Sukabumi Regency. Methods: A correlational research design was employed, involving 71 CKF patients undergoing routine hemodialysis. Participants were selected using purposive sampling based on inclusion criteria. Data were collected using validated instruments: the Hemodialysis Patients’ Self-Care Measurement Scale (HPSCMS), Spiritual Well-Being Scale (SWBS), and Kidney Disease Quality of Life Short Form (KDQOL-SF™ v1.3). Path analysis was conducted to assess the direct and indirect effects of spirituality and self-care on QoL. Results: Spirituality exhibited a significant direct effect on QoL (β = 0.381, p < 0.001) and an indirect effect through self-care (β = 0.384), with a total effect of 0.765. Self-care also had a significant direct effect on QoL (β = 0.547, p < 0.001). Higher spirituality and better self-care practices were associated with improved QoL in CKF patients. Conclusion: The findings underscore the importance of spirituality and self-care in enhancing QoL among CKF patients undergoing hemodialysis. Integrating spiritual support and promoting self-care behaviors into patient care could significantly improve outcomes. Future interventions should adopt a holistic approach, addressing both physical and spiritual dimensions of care.
Pengaruh Modal Sosial Terhadap Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Banjir Restu Meyda, Nandita; Budhiana, Johan; Permana, Iwan; Yulianti, Maria
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/jka.v10i1.390

Abstract

Indonesia adalah negara rawan bencana, salah satunya yaitu bencana banjir yangdisebabkan oleh kondisi geografis. Diperlukan kesiapsiagaan masyarakat dalam mengatasibencana tersebut. Modal sosial menjadi salah satu faktor penting dalam manajemenbencana terutama dalam kesiapsiagaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruhmodal sosial terhadap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir diRW 06 Desa Pasawahan Wilayah Kerja Puskesmas Cicurug Kabupaten Sukabumi. Desainpenelitian menggunakan korelasional dengan cross-sectional. Populasi dalam penelitianini adalah seluruh masyarakat RW 06 Desa Pasawahan Wilayah Kerja PuskesmasCicurug Kabupaten Sukabumi dengan sampel 317 responden melalui proposionalrandom sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis datayang digunakan adalah regresi linier sederhana. Sebagian besar responden memilikimodal sosial kategori sedang dan kesiapsiagaan kategori siap dengan p-value 0,000 yangberarti <0,05 bahwa terdapat pengaruh modal sosial terhadap kesiapsiagaan. Kesimpulanterdapat pengaruh modal sosial terhadap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapibencana banjir di RW 06 Desa Pasawahan Wilayah Kerja Puskesmas Cicurug KabupatenSukabumi. Disarankan kepada Desa Pasawahan untuk melakukan penyuluhan danpelatihan tentang kesiapsiagaan agar masyarakat siap untuk menghadapi bencana
MEMBANGUN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA MELALUI SOSIALISASI DAN EDUKASI MODAL SOSIAL Budhiana, Johan; Dewi, Rosliana; Janatri, Sri; Fatmala, Syiva Dwi
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.10751

Abstract

Beberapa data dan hasil kajian BNPB menunjukkan salah satu bencana alam yang sering terjadi dan berpotensi besar adalah kejadian tanah longsor. Tanah longsor dapat juga disebabkan oleh gempa atau aktifitas gunung api serta ulah manusia seperti penambangan tanah, pasir dan batu yang tidak terkendali. Salah satu wilayah dengan potensi kejadian tanah longsor yang tinggi di Jawa Barat adalah wilayah Desa Sinaresmi Kabupaten Sukabumi yang pernah terkena dampak longsor dengan skala besar pada akhir tahun 2018. Kegiatan sosialisasi dan edukasi modal sosial merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kesiapsiagaan bencana melalui modal sosial. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Sirnaresmi. Partisipan dalam kegiatan ini dengan melibatkan kasepuhan sebanyak 40 peserta, melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi tentang kebencanaan, kesiapsiagaan dan modal sosial. Hasil pengabdian masyarakat menujukkan sebagian besar partisipan kegiatan memahami tentang pengurangan risiko bencana, kesiapsiagaan bencana tanah longsor, dan peran modal sosial dalam mendukung kesiapsiagaan menghadapi bencana bencana tanah longsor. Diharapkan kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat di kawasan rawan bencana dapat lebih dioptimalkan tidak hanya oleh pemerintah tetapi juga organisasi kemasyarakatan serta organisasi pendidikan. Jika sinergi tersebut dapat tercipta, maka tujuan menuju masyarakat tangguh bencana akan tercapai. 
A HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN TANDA GEJALA POST TRAUMATIC STRESS DISORDER PADA MASYARAKAT KORBAN BENCANA Budhiana, Johan; Tsuraya, Siti Zahra; Novianty, Lia; Melinda, Fera; Dewi, Rosliana
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 25 No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v25i2.1690

Abstract

ABSTRAK Indonesia adalah negara di Asia Tenggara yang rentan terhadap bencana, salah satunya gempa bumi. Dampak dari bencana gempa bumi salah satunya post traumatic stress disorder. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan dukungan sosial dengan tanda gejala post traumatic stress disorder pada masyarakat korban bencana gempa bumi. Metode penelitian menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh masyarakat Desa Cibulakan Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur sebanyak 6.331 responden dengan sampel sebanyak 376 responden menggunakan teknik proportional random sampling. Hasil uji validitas variabel dukungan sosial dan tanda gejala post traumatic stress disorder didapatkan seluruh item memiliki nilai p-value 0,000 dengan nilai r = 0,946 pada dukungan sosial dan r = 0,913 pada tanda gejala post traumatic stress disorder. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah Somer’s d. Hasil analisis univariat didapat sebagian besar responden memiliki dukungan sosial kategori mendukung sebanyak 298 orang (79,3%) dan menunjukkan tanda gejala post traumatic stress disorder yang rendah sebanyak 207 orang (55,1%). Terdapat hubungan dukungan sosial dengan tanda gejala post traumatic stress disorder dengan p-value 0,000. Simpulan, terdapat hubungan dukungan sosial dengan tanda gejala post traumatic stress disorder pada masyarakat korban bencana gempa bumi. Penelitian ini diharapkan bisa menjadi masukan untuk mencegah post traumatic stress disorder dengan melakukan trauma healing dan tindakan psikoterapi. Kata Kunci : Bencana, Dukungan Sosial, Gempa Bumi, Masyarakat, PTSD
PENGARUH KARAKTERISTIK RESPONDEN TERHADAP KESIAPSIAGAAN BENCANA BANJIR DI DESA PASAWAHAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS CICURUG KABUPATEN SUKABUMI Johan Budhiana; Johan Budhiana
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 15 No. 1, Januari 2024
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34035/jk.v15i1.1243

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki kondisi geografis, geologis, hidrologis, demografis dan sosiologis membuatnya rentan terhadap bencana. Letak geografisnya di kawasan beriklim tropis menyebabkan Indonesia memiliki musim kemarau dan musim hujan. Karena hal ini Indonesia menempati peringkat ketiga sebagai negara yang rentan mengalami banjir di dunia. Banjir merupakan situasi di mana daratan tergenang oleh kenaikan volume air. Tujuan penelitia ini ntuk mengetahui pengaruh karakteristik responden terhadap kesipasiagaan masyarakat dalam mengahadapi bencana banjir. Jenis penelitian ini menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini sebanyak 1.538 orang dan sampel 317 orang dengan teknik proportional random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara karakteristik responden terhadap kesiapsiagaan dengan nilai p-value jenis kelamin (0,000), umur (0,000), pendidikan (0,000), pekerjaan (0,000), sumber informasi (0,000), keikutsertaan organisasi (0,000), pelatihan bencana (0,006), pernah mengalami bencana (0,000) dan lama tinggal (0,000). Simpulan terdapat pengaruh jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, sumber informasi, keikutsertaan organisasi, pelatihan bencana, pernah mengalami banjir, lama tinggal terhadap kesiapsiagaan bencana banjir serta terdapat pengaruh simultan jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, sumber informasi, keikutsertaan organisasi, pelatihan bencana, pernah mengalami banjir, lama tinggal terhadap kesiapsiagaan bencana banjir di Desa Pasawahan Wilayah Kerja Puskesmas Cicurug Kabupaten Sukabumi. Indonesia as an archipelago with geographical, geological, hydrological, demographic and sociological conditions makes it vulnerable to disasters. Its geographical location in the tropical climate region causes Indonesia to have a dry season and a rainy season. Because of this, Indonesia ranks as the third most flood-prone country in the world. Flooding is a situation where land is inundated by an increase in water volume. The purpose of this study is to determine the influence of respondent characteristics on community preparedness in dealing with flood disasters. This type of study uses correlation with a cross-sectional approach. The population of this study included 1,538 people, and the sample using proportional random sampling technique was 317 people. As a result, there was no influence between the characteristics of the respondents on motivation by the p-values ​​of gender (0.000), age (0.000), educational background (0.000), occupation (0.000), information source (0.000), and organizational involvement (0.000). It has been shown that there is disaster training (0.006), disaster experience (0.000), length of stay (0.000). It has been concluded that there is a gender effect; age, education, occupation, information sources, organizational participation, disaster training, having experienced a flood, length of stay on flood disaster preparedness and there is a simultaneous influence of gender, age, education, occupation, information sources, organizational participation, disaster training, having experienced a flood. Length of residence on flood disaster preparedness in Pasawahan Village, Cicurug Health Center Working Area, Sukabumi Regency.
PENGARUH KARAKTERISTIK RESPONDEN TERHADAP KESIAPSIAGAAN BENCANA BANJIR DI DESA PASAWAHAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS CICURUG KABUPATEN SUKABUMI Johan Budhiana; Johan Budhiana
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 15 No. 1, Januari 2024
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34035/jk.v15i1.1243

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki kondisi geografis, geologis, hidrologis, demografis dan sosiologis membuatnya rentan terhadap bencana. Letak geografisnya di kawasan beriklim tropis menyebabkan Indonesia memiliki musim kemarau dan musim hujan. Karena hal ini Indonesia menempati peringkat ketiga sebagai negara yang rentan mengalami banjir di dunia. Banjir merupakan situasi di mana daratan tergenang oleh kenaikan volume air. Tujuan penelitia ini ntuk mengetahui pengaruh karakteristik responden terhadap kesipasiagaan masyarakat dalam mengahadapi bencana banjir. Jenis penelitian ini menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini sebanyak 1.538 orang dan sampel 317 orang dengan teknik proportional random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara karakteristik responden terhadap kesiapsiagaan dengan nilai p-value jenis kelamin (0,000), umur (0,000), pendidikan (0,000), pekerjaan (0,000), sumber informasi (0,000), keikutsertaan organisasi (0,000), pelatihan bencana (0,006), pernah mengalami bencana (0,000) dan lama tinggal (0,000). Simpulan terdapat pengaruh jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, sumber informasi, keikutsertaan organisasi, pelatihan bencana, pernah mengalami banjir, lama tinggal terhadap kesiapsiagaan bencana banjir serta terdapat pengaruh simultan jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, sumber informasi, keikutsertaan organisasi, pelatihan bencana, pernah mengalami banjir, lama tinggal terhadap kesiapsiagaan bencana banjir di Desa Pasawahan Wilayah Kerja Puskesmas Cicurug Kabupaten Sukabumi. Indonesia as an archipelago with geographical, geological, hydrological, demographic and sociological conditions makes it vulnerable to disasters. Its geographical location in the tropical climate region causes Indonesia to have a dry season and a rainy season. Because of this, Indonesia ranks as the third most flood-prone country in the world. Flooding is a situation where land is inundated by an increase in water volume. The purpose of this study is to determine the influence of respondent characteristics on community preparedness in dealing with flood disasters. This type of study uses correlation with a cross-sectional approach. The population of this study included 1,538 people, and the sample using proportional random sampling technique was 317 people. As a result, there was no influence between the characteristics of the respondents on motivation by the p-values ​​of gender (0.000), age (0.000), educational background (0.000), occupation (0.000), information source (0.000), and organizational involvement (0.000). It has been shown that there is disaster training (0.006), disaster experience (0.000), length of stay (0.000). It has been concluded that there is a gender effect; age, education, occupation, information sources, organizational participation, disaster training, having experienced a flood, length of stay on flood disaster preparedness and there is a simultaneous influence of gender, age, education, occupation, information sources, organizational participation, disaster training, having experienced a flood. Length of residence on flood disaster preparedness in Pasawahan Village, Cicurug Health Center Working Area, Sukabumi Regency.
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Kualitas Hidup Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Rosliana dewi -; Novi Puspita Darmawan; Salma Aiska Nayla; Bunga Ayu Tresna; Salsadila; Johan Budhiana
Jurnal Kesehatan Mahardika Vol. 13 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan Mahardika
Publisher : LPPM ITEKES Mahardika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54867/jkm.v13i1.299

Abstract

Introduction: NCDs including diabetes are becoming an increasingly urgent health problem worldwide and in Indonesia. DMT2 can reduce quality of life through various complications, so it is important to understand the role of coping mechanisms, stress, self-care, and religiosity in supporting the well-being of DMT2 patients. This study aims to determine the factors that affect quality of life in DMT2 patients. Method: This was a correlational study with a cross-sectional approach. The population consisted of people with T2DM, with a sample of 162 people using proportional random sampling. Data collection methods included the TBCI, DDS, SDSCA, MUDRAS, and DQOL questionnaires. Multiple linear regression was used for statistical analysis. Result: The results showed that there was a significant simultaneous influence of coping mechanisms, stress, self-care, and religiosity on the quality of life of DMT2 patients (p < 0.05). Conclusion: There was a significant simultaneous influence of coping mechanisms, stress, self-care, and religiosity on the quality of life of DMT2 patients. It is recommended that non-pharmacological interventions targeting coping mechanisms, stress, self-care, and religiosity be developed to improve the quality of life of DMT2 patients.
Hubungan pengetahuan, sikap dengan kesiapsiagaan bencana gempa bumi pada remaja program kesetaraan Aziz Nurahim; Johan Budhiana; Ady Waluya
Journal of Health Research Science Vol. 6 No. 01 (2026): Journal of Health Research Science
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/ct617b32

Abstract

Latar Belakang: Remaja program kesetaraan merupakan kelompok yang penting diteliti karena memiliki karakteristik pendidikan dan akses informasi yang berbeda dibandingkan remaja pada pendidikan formal, sementara penelitian kesiapsiagaan bencana pada kelompok ini masih terbatas. Tingginya jumlah korban akibat gempa bumi salah satunya dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan dan sikap dalam menghadapi bencana. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap dengan kesiapsiagaan bencana gempa bumi pada remaja program kesetaraan.Metode: Penelitian korelasional dengan rancangan cross-sectional dilakukan pada 77 remaja program kesetaraan di Pondok Pesantren Salafiyah Whustho menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Somers’D.Hasil: Sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (74%), sikap positif (79%), dan kesiapsiagaan sangat siap (65%). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kesiapsiagaan (p=0,012) dan sikap dengan kesiapsiagaan (p=0,033).Kesimpulan: Pengetahuan (p=0,012; r=0,263) dan sikap (p=0,033; r=0,151) berhubungan secara signifikan dengan kesiapsiagaan bencana gempa bumi pada remaja program kesetaraan, meskipun kekuatan hubungan yang terbentuk tergolong rendah hingga sangat rendah.
Co-Authors Abdul Rahman La Ede Ady Waluya Agnia Ruswandi Agustina, Fanny Dwi Agustina, Marina Pra Akhmad Huda Alin Elitian Amalia, Enung Tati Amalia, Ilmy Nurul Amelia, Regina Anisa Oktaviani Asmarawanti Asmarawanti Asriani Dwi Hindriana Nuraeniah Aulia, Tia Isma Aziz Nurahim Budi Arif Rahman Bunga Ayu Tresna Deasy Dwi Yulianti Dedi Wahyudin Deftiana, Azra Destiana, Marisa Baland Dewi, Siti Rismawati Dian Puspitasari Firdaus Dila Nurul Arsyi Dinda Nabila Firmansyah Elengoe, Asita Endi Sugandi Erna Safariyah Fadillah, Nabila Marsha Fatmala, Syiva Dwi Fera Melinda Fitri Yuliawati, Fitri Fitri, Khoerun Nisa Fitri Ghulam Ahmad Hasibuan, Sofyan Hadi Huda, Akhmad Ida Ida Ika Tarwiyah Indah Dwiya Ningrum Inten Herlianti Anugrah Iyam Mariam Iyam Mariam Iyam Mariam Iyam Mariam Iyam Mariam Khoerun Nisa Fitri Fitri Kusumah, Rani Indriani Lely Wahyuniar Lia Novianty Lia Novianty Lia Novianty Lia Noviyanti Lisdyani, Kristi Mamlukah Mamlukah Maria Yulianti Maria Yulianti, Maria Ma’sum, Muhammadden Alwatuni Melinda, Fera Muhammad Idzharrusman Nabila Budiarti Nabila Huriya Zahra Hasnul Aziz Nabila Huriya Zahra Husnul Aziz Naura Khaira Zahra Hasnul Aziz Nida Rahayu Nisa Fajriah Novi Puspita Darmawan Novianty, Lia Nunung Liawati Nur Syazana Umar Nurani, Meilani Dwi Nurhali, Muhammad Ramli Nurliani, Nira Nurul Halimah Nurul Novtiana Sabilah Nurvita Trianasari Nurvita Trianasari Permana, Iwan Purnairawan, Yosep Rakanda Putra Waliyu Rani Fitriani Arifin, Rani Fitriani Ratiningsih, Ratiningsih Ratnawati, Neng Erni Resfani Fatimah Restu Meyda, Nandita Retno Wulan, Dwi Rima Novianti Utami Robi Marta Dipura Rosliana Dewi Rosliana dewi - Ryan Taufik Hidayat Said, Mohamed Saefulaman Mohamed Salma Aiska Nayla Salsadila Salsadila Aulinia Sanjaya, Waqid Santhna Letchmi Panduragan Siti Yoanny Putri Nurhalisa Sofyan Hadi Hasibuan Sri Janati Sri Janatri Suci Rahayu Suherman, Reni Sukmawati Azahra Susilawati Susilawati Taufik Mu`zizat Nugroho Taufik Mu`zizat Nugroho Teten Tresnawan Thahira Nasagi Rosa Affandi Tinta Elita Mutiara Putri Tsuraya, Siti Zahra Wahida, Astri Zeini Waluya, Ady Waqid Sanjaya Wildan Suheri Woro Rahmanishati Yohan Frans Unmehopa Zeini Wahida, Astri