Claim Missing Document
Check
Articles

A HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN TANDA GEJALA POST TRAUMATIC STRESS DISORDER PADA MASYARAKAT KORBAN BENCANA Budhiana, Johan; Tsuraya, Siti Zahra; Novianty, Lia; Melinda, Fera; Dewi, Rosliana
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 25 No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v25i2.1690

Abstract

ABSTRAK Indonesia adalah negara di Asia Tenggara yang rentan terhadap bencana, salah satunya gempa bumi. Dampak dari bencana gempa bumi salah satunya post traumatic stress disorder. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan dukungan sosial dengan tanda gejala post traumatic stress disorder pada masyarakat korban bencana gempa bumi. Metode penelitian menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh masyarakat Desa Cibulakan Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur sebanyak 6.331 responden dengan sampel sebanyak 376 responden menggunakan teknik proportional random sampling. Hasil uji validitas variabel dukungan sosial dan tanda gejala post traumatic stress disorder didapatkan seluruh item memiliki nilai p-value 0,000 dengan nilai r = 0,946 pada dukungan sosial dan r = 0,913 pada tanda gejala post traumatic stress disorder. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah Somer’s d. Hasil analisis univariat didapat sebagian besar responden memiliki dukungan sosial kategori mendukung sebanyak 298 orang (79,3%) dan menunjukkan tanda gejala post traumatic stress disorder yang rendah sebanyak 207 orang (55,1%). Terdapat hubungan dukungan sosial dengan tanda gejala post traumatic stress disorder dengan p-value 0,000. Simpulan, terdapat hubungan dukungan sosial dengan tanda gejala post traumatic stress disorder pada masyarakat korban bencana gempa bumi. Penelitian ini diharapkan bisa menjadi masukan untuk mencegah post traumatic stress disorder dengan melakukan trauma healing dan tindakan psikoterapi. Kata Kunci : Bencana, Dukungan Sosial, Gempa Bumi, Masyarakat, PTSD
PENGARUH KARAKTERISTIK RESPONDEN TERHADAP KESIAPSIAGAAN BENCANA BANJIR DI DESA PASAWAHAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS CICURUG KABUPATEN SUKABUMI Johan Budhiana; Johan Budhiana
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 15 No. 1, Januari 2024
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34035/jk.v15i1.1243

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki kondisi geografis, geologis, hidrologis, demografis dan sosiologis membuatnya rentan terhadap bencana. Letak geografisnya di kawasan beriklim tropis menyebabkan Indonesia memiliki musim kemarau dan musim hujan. Karena hal ini Indonesia menempati peringkat ketiga sebagai negara yang rentan mengalami banjir di dunia. Banjir merupakan situasi di mana daratan tergenang oleh kenaikan volume air. Tujuan penelitia ini ntuk mengetahui pengaruh karakteristik responden terhadap kesipasiagaan masyarakat dalam mengahadapi bencana banjir. Jenis penelitian ini menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini sebanyak 1.538 orang dan sampel 317 orang dengan teknik proportional random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara karakteristik responden terhadap kesiapsiagaan dengan nilai p-value jenis kelamin (0,000), umur (0,000), pendidikan (0,000), pekerjaan (0,000), sumber informasi (0,000), keikutsertaan organisasi (0,000), pelatihan bencana (0,006), pernah mengalami bencana (0,000) dan lama tinggal (0,000). Simpulan terdapat pengaruh jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, sumber informasi, keikutsertaan organisasi, pelatihan bencana, pernah mengalami banjir, lama tinggal terhadap kesiapsiagaan bencana banjir serta terdapat pengaruh simultan jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, sumber informasi, keikutsertaan organisasi, pelatihan bencana, pernah mengalami banjir, lama tinggal terhadap kesiapsiagaan bencana banjir di Desa Pasawahan Wilayah Kerja Puskesmas Cicurug Kabupaten Sukabumi. Indonesia as an archipelago with geographical, geological, hydrological, demographic and sociological conditions makes it vulnerable to disasters. Its geographical location in the tropical climate region causes Indonesia to have a dry season and a rainy season. Because of this, Indonesia ranks as the third most flood-prone country in the world. Flooding is a situation where land is inundated by an increase in water volume. The purpose of this study is to determine the influence of respondent characteristics on community preparedness in dealing with flood disasters. This type of study uses correlation with a cross-sectional approach. The population of this study included 1,538 people, and the sample using proportional random sampling technique was 317 people. As a result, there was no influence between the characteristics of the respondents on motivation by the p-values ​​of gender (0.000), age (0.000), educational background (0.000), occupation (0.000), information source (0.000), and organizational involvement (0.000). It has been shown that there is disaster training (0.006), disaster experience (0.000), length of stay (0.000). It has been concluded that there is a gender effect; age, education, occupation, information sources, organizational participation, disaster training, having experienced a flood, length of stay on flood disaster preparedness and there is a simultaneous influence of gender, age, education, occupation, information sources, organizational participation, disaster training, having experienced a flood. Length of residence on flood disaster preparedness in Pasawahan Village, Cicurug Health Center Working Area, Sukabumi Regency.
PENGARUH KARAKTERISTIK RESPONDEN TERHADAP KESIAPSIAGAAN BENCANA BANJIR DI DESA PASAWAHAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS CICURUG KABUPATEN SUKABUMI Johan Budhiana; Johan Budhiana
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 15 No. 1, Januari 2024
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34035/jk.v15i1.1243

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki kondisi geografis, geologis, hidrologis, demografis dan sosiologis membuatnya rentan terhadap bencana. Letak geografisnya di kawasan beriklim tropis menyebabkan Indonesia memiliki musim kemarau dan musim hujan. Karena hal ini Indonesia menempati peringkat ketiga sebagai negara yang rentan mengalami banjir di dunia. Banjir merupakan situasi di mana daratan tergenang oleh kenaikan volume air. Tujuan penelitia ini ntuk mengetahui pengaruh karakteristik responden terhadap kesipasiagaan masyarakat dalam mengahadapi bencana banjir. Jenis penelitian ini menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini sebanyak 1.538 orang dan sampel 317 orang dengan teknik proportional random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara karakteristik responden terhadap kesiapsiagaan dengan nilai p-value jenis kelamin (0,000), umur (0,000), pendidikan (0,000), pekerjaan (0,000), sumber informasi (0,000), keikutsertaan organisasi (0,000), pelatihan bencana (0,006), pernah mengalami bencana (0,000) dan lama tinggal (0,000). Simpulan terdapat pengaruh jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, sumber informasi, keikutsertaan organisasi, pelatihan bencana, pernah mengalami banjir, lama tinggal terhadap kesiapsiagaan bencana banjir serta terdapat pengaruh simultan jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, sumber informasi, keikutsertaan organisasi, pelatihan bencana, pernah mengalami banjir, lama tinggal terhadap kesiapsiagaan bencana banjir di Desa Pasawahan Wilayah Kerja Puskesmas Cicurug Kabupaten Sukabumi. Indonesia as an archipelago with geographical, geological, hydrological, demographic and sociological conditions makes it vulnerable to disasters. Its geographical location in the tropical climate region causes Indonesia to have a dry season and a rainy season. Because of this, Indonesia ranks as the third most flood-prone country in the world. Flooding is a situation where land is inundated by an increase in water volume. The purpose of this study is to determine the influence of respondent characteristics on community preparedness in dealing with flood disasters. This type of study uses correlation with a cross-sectional approach. The population of this study included 1,538 people, and the sample using proportional random sampling technique was 317 people. As a result, there was no influence between the characteristics of the respondents on motivation by the p-values ​​of gender (0.000), age (0.000), educational background (0.000), occupation (0.000), information source (0.000), and organizational involvement (0.000). It has been shown that there is disaster training (0.006), disaster experience (0.000), length of stay (0.000). It has been concluded that there is a gender effect; age, education, occupation, information sources, organizational participation, disaster training, having experienced a flood, length of stay on flood disaster preparedness and there is a simultaneous influence of gender, age, education, occupation, information sources, organizational participation, disaster training, having experienced a flood. Length of residence on flood disaster preparedness in Pasawahan Village, Cicurug Health Center Working Area, Sukabumi Regency.
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Kualitas Hidup Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Rosliana dewi -; Novi Puspita Darmawan; Salma Aiska Nayla; Bunga Ayu Tresna; Salsadila; Johan Budhiana
Jurnal Kesehatan Mahardika Vol. 13 No. 1 (2026): Jurnal Kesehatan Mahardika
Publisher : LPPM ITEKES Mahardika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54867/jkm.v13i1.299

Abstract

Introduction: NCDs including diabetes are becoming an increasingly urgent health problem worldwide and in Indonesia. DMT2 can reduce quality of life through various complications, so it is important to understand the role of coping mechanisms, stress, self-care, and religiosity in supporting the well-being of DMT2 patients. This study aims to determine the factors that affect quality of life in DMT2 patients. Method: This was a correlational study with a cross-sectional approach. The population consisted of people with T2DM, with a sample of 162 people using proportional random sampling. Data collection methods included the TBCI, DDS, SDSCA, MUDRAS, and DQOL questionnaires. Multiple linear regression was used for statistical analysis. Result: The results showed that there was a significant simultaneous influence of coping mechanisms, stress, self-care, and religiosity on the quality of life of DMT2 patients (p < 0.05). Conclusion: There was a significant simultaneous influence of coping mechanisms, stress, self-care, and religiosity on the quality of life of DMT2 patients. It is recommended that non-pharmacological interventions targeting coping mechanisms, stress, self-care, and religiosity be developed to improve the quality of life of DMT2 patients.
Co-Authors Abdul Rahman La Ede Agustina, Fanny Dwi Agustina, Marina Pra Alin Elitian Amalia, Enung Tati Amalia, Ilmy Nurul Amelia, Regina Asmarawanti Asmarawanti Asriani Dwi Hindriana Nuraeniah Aulia, Tia Isma Bunga Ayu Tresna Deasy Dwi Yulianti Dedi Wahyudin Destiana, Marisa Baland Dewi, Siti Rismawati Dian Puspitasari Firdaus Dila Nurul Arsyi Elengoe, Asita Endi Sugandi Erna Safariyah Fadillah, Nabila Marsha Fatmala, Syiva Dwi Fatmala, Syiva Dwi Fitri Yuliawati, Fitri Fitri, Khoerun Nisa Fitri Ghulam Ahmad Hasibuan, Sofyan Hadi Huda, Akhmad Ida Ida Ida Ida, Ida Indah Dwiya Ningrum Inten Herlianti Anugrah Iyam Mariam Iyam Mariam Iyam Mariam Iyam Mariam Iyam Mariam Khoerun Nisa Fitri Fitri Kusumah, Rani Indriani La Ede, Abdul Rahman Lely Wahyuniar Lia Novianty Lia Novianty Lia Novianty Lia Noviyanti Lisdyani, Kristi Mamlukah Mamlukah Maria Yulianti Maria Yulianti, Maria Ma’sum, Muhammadden Alwatuni Melinda, Fera Muhammad Idzharrusman Nabila Budiarti Nida Rahayu Nisa Fajriah Novi Puspita Darmawan Novianty, Lia Nur Syazana Umar Nurani, Meilani Dwi Nurhali, Muhammad Ramli Nurliani, Nira Nurul Halimah Nurul Novtiana Sabilah Nurvita Trianasari Permana, Iwan Purnairawan, Yosep Rani Fitriani Arifin, Rani Fitriani Ratiningsih, Ratiningsih Ratnawati, Neng Erni Resfani Fatimah Restu Meyda, Nandita Retno Wulan, Dwi Rima Novianti Utami Robi Marta Dipura Rosliana Dewi Rosliana dewi - Ryan Taufik Hidayat Said, Mohamed Saefulaman Mohamed Salma Aiska Nayla Salsadila Salsadila Aulinia Sanjaya, Waqid Santhna Letchmi Panduragan Siti Yoanny Putri Nurhalisa Sri Janatri Suci Rahayu Suherman, Reni Susilawati, Susilawati Tarwiyah, Ika Taufik Mu`zizat Nugroho Taufik Mu`zizat Nugroho Teten Tresnawan Thahira Nasagi Rosa Affandi Tinta Elita Mutiara Putri Tsuraya, Siti Zahra Wahida, Astri Zeini Waliyu, Rakanda Putra Waluya, Ady Waqid Sanjaya Wildan Suheri Woro Rahmanishati Yohan Frans Unmehopa Zeini Wahida, Astri